{"pages":[{"id":1,"text":"51\r1461. KAJIAN KITAB TA'LIMUL MUTA'ALIM BAGIAN 7\rOLEH : Aby Yahsya\rفصل فى التوكل\rFASAL VII BERTAWAKAL\rA. Pengaruh Rizki\rثم لا بد لطالب العلم من التوكل فى طالب العلم ولا يهتم لأمر الرزق ولا يشغل قلبه بذلك. روى أبو حنيفة رحمه الله عن عبد الله بن الحارث الزبيدى صاحب رسل الله صلى الله عليه و سلم: من تفقه فى دين الله كفى همه الله تعالى ورزقه من حيث لا يحتسب.\rPelajar harus bertawakal dalam menuntut ilmu. Jangan goncang karena masalah rizki, dan hatinya pun jangan terbawa kesana. Abu Hanifah meriwayatkan dari Abdullah Ibnul Hasan Az-Zubaidiy sahabat Rasulullah saw : “Barangsiapa mempelajari agama Allah, maka Allah akan mencukupi kebutuhannya dan memberinya rizki dari jalan yang tidak di kira sebelumnya.”\rفإن من اشتغل قلبه بأمر الرزق من القوت والكسوة قل ما يتفرغ لتحصيل مكارم الأخلاق ومعالى الأمور.\rقيل: دع المكارم لا ترحل لبغيتها واقعد فإنك انت الطاعم الكاسى\rقال رجل [لابن] منصور الحلاج : أوصنى, فقال [ابن] المنصور : هي نفسك, إن لم تشغلها شغلتك.\rKarena orang yang hatinya telah terpengaruh urusan rizki baik makanan atau pakaian, maka jarang sekali yang dapat menghapus pengaruh tersebut untuk mencapai budi luhur dan perkara-perkara yang mulya. Syi’ir menyebutkan :\rTinggalkan kemulyaan, jangan kau mencari\rDuduklah dengan tenang, kau akan disuapi dan dipakaiani\rAda seorang lelaki berkata kepada Manshur Al-Hallaj: “Berilah aku wasiat!” iapun berkata: “Wasiatku adalah hawa nafsumu. Kalau tidak kau tundukkan, engkaulah yang dikalahkan.”\rفينبغى لكل أحد أن يشغل نفسه بأعمال الخير حتى لا يشغل نفسه بهواها","part":1,"page":1},{"id":2,"text":"Bagi setiap orang, hendaknya membuat kesibukan dirinya dengan berbuat kebaikan, dan jangan terpengaruh oleh bujukan hawa nafsunya.\rB. Pengaruh Urusan Duniawi\rولا يهتم العاقل لأمر الدنيا لأن الهم والحزن لا يرد المصيبة, ولا ينفع بل يضر بالقلب والعقل, ويخل بأعمال الخير, ويهتم لأمر الآخرة لأنه ينفع. وأما قوله عليه الصلاة والسلام : إن من الذنوب ذنوبا لا يكفرها إلا هم المعيشة فالمراد منه قدر هم لا يخل بأعمال الخير ولا يشغل القلب شغلا يخل بإحضار القلب فى الصلاة, فإن ذالك القدر من الهم والقصد من أعمال الآخرة.\rBagi yang mengunakan akal, hendaknya jangan tergelisahkan oleh urusan dunia, karena merasa gelisah dan sedih di sini tidak akan bisa mengelakan musibah, bergunapun tidak. Malahan akan membahayakan hati, akal dan badan serta dapat merusakan perbuatan-perbuatan yang baik. Tapi yang harus diperhatikan adalah urusan-urusan akhirat, sebab hanya urusan inilah yang akan membawa manfaat.\rMengenai sabda Nabi saw. “Sesungguhnya ada diantara dosa yang tidak akan bisa dilebur kecuali dengan cara memperhatikan ma’isyah,” maksudnya adalah “perhatian” yang dalam batas-batas tidak merusak amal kebaikan dan tidak mempengaruhi konsentrasi dan khusu, sewaktu shalat. Perhatian dan maksud dalam batas-batas tersebut, adalah termasuk kebagusan sendiri.\rولا بد لطالب العلم من تقليل العلائق الدنيوية بقدر الوسع فلهذا اختاروا الغربة.\rSeorang pelajar tidak boleh tidak dengan sekuat tenaga yang ada menyedikitkan kesibukan duniawinya. Dan karena itulah, maka banyak pelajar-pelajar yang lebih suka belajar di rantau orang.C. Hidup Dengan Prihatin","part":1,"page":2},{"id":3,"text":"ولا بد من تحمل النصب والمشقة فى سفر التعلم, كما قال موسى صلوات الله على نبينا وعليه فى سفر التعلم ولم ينقل عنه ذلك فى غيره من الأسافر [ لقد لقينا من سفرنا هذا نصبا]. ليعلم أن سفر العلم لا يخلو عن التعب، لأن طلب العلم أمر عظيم وهو أفضل من الغزاة عند أكثر العلماء، والأجر على قدر التعب والنصب\rJuga harus sanggup hidup susah dan sulit di waktu kepergiannya menuntut ilmu. Sebagaimana Nabi Musa as. Waktu pergi belajar pernah berkata : “Benar-benar kuhadapi kesulitan dalam kelanaku ini” padahal selain kepergiannya tersebut tiada pernah ia katakan yang seperti itu. Hendaknya pula menyadari bahwa perjalanan menuntut itu tidak akan lepas dari kesusahan. Yang demikian itu, karena belajar adalah salah satu perbuatan yang menurut sebagian besar ulama lebih mulya dari pada berperang. Besar kecil pahala adalah berbanding seberapa besar letih dan kesusahan dalam usahanya.\rفمن صبر على ذلك التعب وجد لذة العلم تفوق [لذات الدنيا]. ولهذا كان محمد بن الحسن إذا سهر الليالى وانحلت له المشكلات يقول: أين أبناء الملوك من هذه اللذات؟.\rSiapa bersabar dalam menghadapi segala kesulitan di atas, maka akan mendapat kelezatan ilmu yang melibihi segala kelezatan yang ada di dunia. Hal ini terbukti dengan ucapan Muhammad Ibnul Hasan setelah tidak tidur bermalam-malam lalu terpecahkan segala kesulitan yang dihadapinya, sebagai berikut: “dimanakah letak kelezatan putra-putra raja, bila dibandingkan dengan kelezatan yang saya alami kali ini.”D. Menggunakan Seluruh Waktu Buat Ilmu","part":1,"page":3},{"id":4,"text":"وينبغى [لطالب العلم] ألا يشتغل بشيئ [أخر غير العلم] ولا يعرض عن الفقه. قال محمد بن الحسن رحمه الله: صناعتنا هذه من المهد إلى اللحد فمن أراد أن يترك علمنا هذا ساعة فليتركه الساعة\rHendaknya pula pelajar tidak terlena dengan segala apapun selain ilmu pengetahuan, dan tidak berpaling dari fiqh. Muhammad berkata: “Sesungguhnya perbuatan seperti ini, adalah dilakukan sejak masih di buaian hingga masuk liang kubur. Barangsiapa meninggalkan ilmu kami ini sesaat saja, akan habislah zaman hidupnya.”\rودخل فقيه، وهو إبراهيم بن الجراح، على أبى يوسف يعوده فى مرض موته وهو يجود بنفسه، فقال أبو يوسف: رمي الجمار راكبا أفضل أم راجلا؟ فلم يعرف الجواب، فأجاب بنفسه\rAda seorang Ahli Fiqh yaitu Ibrahim Ibnul Jarrah, ia sempat menjenguk Abu Yusuf yang tengah sakit keras hampir wafat. Lalu atas kemurahan hati Abu Yusuf sendiri, berkatalah ia kepada Ibrahim: Manakah yang lebih utama, melempar jumrah dengan berkendaran atau dengan berjalan kaki? Ibrahim pun tidak bisa menjawab, maka ia jawab sendiri : “Sesungguhnya melempar dengan berjalan kaki itu lebih disukai oleh orang dahulu.”\rوهكذا ينبغى للفقيه أن يشتغل به فى جميع أوقاته [فحينئذ] يجد لذة عظيمة فى ذلك. وقيل: رؤي محمد [بن الحسن] فى المنام بعد وفاته فقيل له: كيف كنت فى حال النزع؟ فقال: كنت متأملا فى مسألة من مسائل المكاتب، فلم أشعر بخروج روحى . وقيل إنه قال فى آخر عمره: شغلتنى مسائل المكاتب عن الإستعداد لهذا اليوم، وإنما قال ذلك تواضعا.","part":1,"page":4},{"id":5,"text":"Demikian pula, hendaknya sebagai Ahli Fiqh kapan saja selalu fokus dengan fiqhnya. Dengan cara begitulah ia memperoleh kelezatan yang amat besar. Ada dikatakan, bahwa Muhammad setelah wafat pernah ditemukan dalam mimpi, lalu kepadanya diajukan pertanyaan : “bagaimana keadaan tuan waktu nyawa dicabut?” jawabnya: “Di kala itu saya tengah mengangan-angan masalah budak mukatab, sehingga tak kurasakan nyawaku telah terlepas. “Ada dikatakan pula bahwa di akhir hayatnya Muhammad sempat berkata : “Masalah-masalah mukatab menyibukan diriku, hingga tidak sempat menyiapkan diri dalam menghadapi hari ini. “Beliau mengucap seperti ini, karena tawadlu.\rLink asal : www.fb.com/groups/piss.ktb/394274343928713/\r1462. KAJIAN KITAB TA'LIMUL MUTA'ALIM BAGIAN 8\rOLEH : Aby Yahsya\rفى وقت التحصيل\rFASAL VIII MASA BELAJAR\rSaat-saat Belajar\rقيل: وقت التعلم من المهد إلى اللحد. دخل حسن بن زياد فى التفقه وهو ابن ثمانين سنة، ولم يبت على الفراش أربعين سنة فأفتى بعد ذلك أربعين سنة.\rAda dikatakan : “Masa belajar itu sejak manusia berada di buaian hingga masuk keliang kubur. “Hasan bin Ziyad waktu sudah berumur 80 tahun baru mulai belajar fiqh, 40 tahun berjalan tidak pernah tidur di ranjangnya, lalu 40 tahun berikutnya menjadi mufti.\rوأفضل الأوقات شرخ الشباب، ووقت السحر، وما بين العشائين. وينبغى أن يستغرق جميع أوقاته، فإذا مل من علم يشتغل بعلم آخر. وكان ابن عباس رضى الله عنه إذا مل من الكلام يقول: هاتوا ديوان الشعراء.","part":1,"page":5},{"id":6,"text":"Masa yang paling cemerlang untuk belajar adalah permulaan masa-masa jadi pemuda, waktu sahur berpuasa dan waktu di antara magrib dan isya.’ Tetapi sebaiknya menggunakan seluruh waktu yang ada untuk belajar, dan bila telah merasa bosan terhadap ilmu yang sedang dihadapi supaya berganti kepada ilmu lain. Apabila Ibnu Abbas telah bosan mempelajari Ilmu Kalam, maka katanya: “Ambillah itu dia kitab para pujangga penyair?”\rوكان محمد بن الحسن لا ينام الليل، وكان يضع عنده الدفاتر، وكان إذا مل من نوع ينظر فى نوع آخر، (وكان يضع عنده الماء، ويزيل نومه بالماء، وكان يقول: إن النوم من الحرارة)\rMuhammad Ibnul Hasan semalam tanpa tidur selalu bersebelahan dengan buku-bukunya, dan bila telah merasa bosan suatu ilmu, berpindah ilmu yang lain. Iapun menyediakan air penolak tidur di sampingnya, dan ujarnya: “Tidur itu dari panas api, yang harus dihapuskan dengan air dingin.”\rفصل فى الشفقة والنصيحة\rFASAL IX KASIH SAYANG DAN NASEHAT\rKasih Sayang\rينبغى أن يكون صاحب العلم مشفقا ناصحا غير حاسد، فالحسد يضر ولا ينفع. وكان أستاذنا شيخ الإسلام برهان الدين رحمه الله يقول: قالوا إن ابن المعلم يكون عالما لأن المعلم يريد أن يكون تلميذه فى القرآن عالما فببركة اعتقاده وشفقته يكون ابنه عالما","part":1,"page":6},{"id":7,"text":"Orang alim hendaknya memiliki rasa kasih sayang, mau memberi nasehat serta jangan berbuat dengki. Dengki itu tidak akan bermanfaat, justru membahayakan diri sendiri. Guru kita Syaikhul Islam Burhanuddin ra. Berkata : Banyak ulama yang berkata : “Putra sang guru dapat menjadi alim, karena sang guru itu selalu berkehendak agar muridnya kelak menjadi ulama ahli Al-Quran. Kemudian atas berkah I’tikad bagus dan kasih sayangnya itulah putranya menjadi alim.”\rوكان أبو الحسن يحكى أن الصدر الأجل برهان الأئمة جعل وقت السبق لابنيه الصدر الشهيد حسام الدين [ والصدر] السعيد تاج الدين وقت الضحوة الكبرى بعد جميع الاسباق، وكانا يقولان: إن طبيعتنا تكل وتمل فى ذلك الوقت، فقال أبوهما رحمه الله: إن الغرباء وأولاد الكبراء يأتوننى من أقطار الأرض فلا بد من أن أقدم أسباقهم. فببركة شفقته فاق ابناه أكثر فقهاء الأمصار، وأهل الأرض فى ذلك العصر.\rSebuah hikayat diketengahkan. Shadrul Ajall Burhanul Aimmah membagi waktu untuk mengajar kedua orang putra beliau, yaitu Hasamuddin dan Tajuddin pada waktu agak siang begini, minat kami telah berkurang lagi pula merasa bosan”, sang ayahpun menyahut’ “sesungguhnya orang-orang perantauan dan putra-putra pembesar itu pada berdatangan kemari dari berbagai penjuru bumi. Karena itu mereka harus kuajar terlebih dahulu.” Nah, atas berkah sang ayah dan kasih sayangnya itulah, dua orang putra beliau menjadi alim fiqh yang melebihi ahli-ahli lain yang hidup pada masa itu.\rMenghadapi Kedengkian","part":1,"page":7},{"id":8,"text":"وينبغى أن لا ينازع أحدا ولا يخاصمه لأنه يضيع أوقاته. قيل: المحسن سيجزى بإحسانه والمسيئ ستكفيه مساويه. أنشدنى الشيخ الإمام الزاهد العارف ركن الإسلام محمد بن أبى بكر المعروف بإمام خواهر زاده مفتى الفريقين رحمه الله قال: أنشدنى سلطان الشريعة والطريقة يوسف الهمذانى:\rلا تجز [إنسانا] على سوء فعله سيكفيه ما فيه وما هو فاعله\rSelain tersebut di atas, orang alim hendaknya tidak usah turut melibatkan diri dalam arena pertikaian dan peperangan pendapat dengan orang lain, karena hal itu hanya membuat waktu menjadi habis sia-sia. Ada dikatakan: “Pengamal kebajikan akan dibalas karena kebajikannya, sedang pelaku kejelekan itu telah cukup akan memberatkan siksa dirinya.” Syaikhul Islam Az-Zahid Ruknuddin Muhammad bin Abu Bakar yang masyur dengan gelar Khowahir Zadah Al-Mufti membawakan syi’ir untukku, katanya : Sulthanusi Syari’ah Yusuf Al-Hamadani membawakan untukku syi’ir ini:\rBiarkan dia berbuat jelek atas dirimu\rCukup atasnya, karena lakunya, apapun itu\rقيل: من أراد أن يرغم أنف عدوه فليكرر وأنشدت هذا الشعر:\rإذا شئت أن تلقى عدوك راغما وتقتله غما وتحرقه هما\rفرم للعلى وازدد من العلم إنه من ازداد علما زاد حاسده غما\rAda dikatakan : “Barangsiapa yang ingin memutuskan batang hidung lawannya, maka bacalah syi’ir di bawah ini berulang kali” dibawakan syi’ir itu buatku :\rJikalau engkau, ingin musuhmu jadi terhina\rTerbunuh susah, terbakar derita\rMaka caranya capailah mulya, tambahlah ilmu\rSebab orang dengki, tambah susahnya\rBila yang didengki, tambah ilmunya\rقيل: عليك أن تشتغل بمصالح نفسك لا بقهر عدوك، فإذا أقمت مصالح نفسك تضمن ذلك قهر عدوك","part":1,"page":8},{"id":9,"text":"Ada dikatakan : yang harus kauperhatikan adalah kebagusan dirimu sendiri, bukan menghancurkan musuhmu. Apabila telah kau penuhi dirimu dengan kebagusan, maka dengan sendirinya akan hancurlah musuhmu itu.\r. إياك والمعاداة فإنها تفضحك وتضيع أوقاتك، وعليك بالتحمل [لا] سيما من السفهاء. قال عيسى بن مريم صلوات الله عليه: احتملوا من السفيه واحدة كى تربحوا عشرا. وأنشدت لبعضهم شعرا:\rبلوت الناس قرنا بعد قرن ولم أر غير ختال وقالى\rولم أر فى الخطوب أشد وقعا وأصعب من معاداة الرجال\rوذقت مرارة الأشياء طرا وما ذقت أمر من السؤال\rJangan sampai ada pemusuhan, sebab selain hanya membuang-buang waktu juga membuka cela-cela keaibanmu. Tahanlah dirimu dan sabarlah hatimu, terutama sekali dalam menghadapi orang yang belum tahu. Isa bin maryam bersabda: “sabarkanlah dirimu dalam menghadapi orang bodoh satu, agar kau beruntung mendapat sepuluh perkara” syi’ir:\rBerabad-abad umat manusia telah kuuji\rTapi jadinya malah cedrapun jengkelkan hati\rTidak kulihat, ada perkara lebih menyusahkan\rYang menyulitkan, selain bila orang bermusuhan\rtelah kucicipi segala apa yang pahit rasa\rtapi tiada yang melebihi pahitnya minta\rوإياك أن تظن بالمؤمن سوءا فإنه منشأ العداوة ولا يحل ذلك، لقوله عليه الصلاة والسلام: ظنوا بالمؤمنين خيرا\rWaspadalah, jangan berburuk sangka kepada sesama orang Mu’min karena disitulah sumber permusuhan. Di dalam agama islam perbuatan itu adalah terlarang, sebagaimana dinyatakan dalam sabda Nabi saw: “Baikkanlah prasangkamu kepada sesama mu’min.”\rوإنما ينشأ ذلك من خبث النية وسوء السريرة، كما قال أبو الطيب:\rإذا ساء فعل المرء ساءت ظنونه وصدق ما يعتاده من توهم","part":1,"page":9},{"id":10,"text":"وعادى محبيه بقول عداته وأصبح فى ليل من الشك مظلم\rBuruk sangka akan bisa terjadi karena adanya niatan yang tidak baik, atau hatinya jahat. Sebagaimana syai’ir yang dikemukakan oleh Abut Thoiyib :\rBila seorang lakunya buruk, buruklah pula sangkaan hati apa kata wahamnyalah yang ia setujuiIa musuhi yang mencintainya, dan katanya “dia memusuhi” iapun bimbang, ditengah gelap malam menjadi\rوأنشدت لبعضهم:\rتنح عن القبيح ولا ترده ومن أوليته حسنا فزده\rستكفى من عدوك كل كيد إذا كاد العدو فلا تكده\rSyi’ir sebagian ulama’ dibawakan untukku :\rBiarkan saja, lelaku jelek usah kau balas\rApa siapa yang kau bagusi, tambahlah terus\rDari semua tipu musuhmu, kau kan dilindungi\rJikalau musuh menipu kamu, jangan kau peduli\rوأنشدت للشيخ العميد أبى الفتح البستى:\rذو العقل لا يسلم من جاهل يسومه ظلما وإعناتا\rفليختر السلم على حربه وليلزم الإنصات إنصاتا\rDibawakan untukku, syi’ir Syakhul Amid Abul Farhal-Basthiy:\rOrang alim tak akan selamat dari si bodoh\rBila si bodoh melaliminya dan membuat kisruh\rdamailah saja dengn si bodoh jangan kau serang\rbila sibodoh mau cerewet, tetaplah tenang.\rLink Asal : www.fb.com/groups/piss.ktb/394274343928713/\r1463. KAJIAN KITAB TA'LIMUL MUTA'ALIM BAGIAN 9\rOLEH : Aby Yahsya\rفى الإستفادة واقتباس الأدب\rFASAL X MENGAMBIL PELAJARAN\rSaat-saat Mengambil pelajaran\rوينبغى أن يكون طالب العلم مستفيدا فى كل وقت حتى يحصل له الفضل والكمال فى العلم. وطريق الإستفادة أن يكون معه فى كل وقت محبرة حتى يكتب ما يسمع من الفوائدالعلمية.","part":1,"page":10},{"id":11,"text":"Pelajar hendaknya menggunakan setiap kesempatan waktunya untuk belajar, terus-menerus sampai memperoleh keutamaan. Caranya dilakukan bisa dengan selalu menyediakan botol wadah tinta untuk mencatat segala hal-hal ilmiah yang didapatinya.\rقيل: من حفظ فر ومن كتب قر. وقيل: العلم ما يؤخذ من أفواه الرجال، لأنهم يحفظون أحسن ما يسمعون، ويقولون أحسن ما يحفظون. وسمعت عن شيخ الإمام الأديب الأستاذ زين الإسلام المعروف بالأديب المختار يقول: قال هلال [بن زيد] بن يسار: رأيت النبى صلى الله عليه وسلم يقول لأصحابه شيئا من العلم والحكمة، فقلت يا رسول الله أعد لى ما قلت لهم، فقال لى: هل معك محبرة؟ فقلت: ما معى محبرة، فقال النبى عليه السلام: ياهلال لا تفارق المحبرة لأن الخير فيها وفى أهلها إلى يوم القيامة\rAda dikatakan : Hapalan akan lari, tapi tulisan tetap berdiri” dikatakan lagi: “Yang disebut ilmu yaitu segala apa yang didapat dari ucapan ahli ilmu, karena mereka telah menghafal hal-hal yang bagus dari hasil pendengarannya dan mengucapkan yang bagus itu dari hafalan tersebut” saya mendengar ucapan Syaikhul Ustadz Zainul Islam yang terkenal dengan gelar Adibul Mukhtar : Hilal bin Yasar berkata : “Kulihat Nabi saw. Mengemukakan sepatah ilmu dan hikmah kepada sahabat beliau, lalu usulku: “Ya Rasulullah, ulangilah untukku apa yang telah tuan sampaikan kepada mereka” beliau bertanya kepadaku : “apakah engkau bawa botol dawat?” jawabku : “tidak” beliaupun lagi bersabda : “Oh Hilal, janganlah engkau berpisah dari botol dawat, karena sampai hari kiamat kebagusan itu selalu disana dan pada yang membawanya”.","part":1,"page":11},{"id":12,"text":"ووصى الصدر الشهيد حسام الدين إبنه شمس الدين أن يحفظ كل يوم شيئا من العلم والحكمة فإنه يسير، وعن قريب يكون كثيرا. واشترى عصام بن يوسف قلما بدينار ليكتب ما يسمعه فى الحال، فالعمر قصير والعلم كثير.\rYang mulya Hasanudin berwasiat kepada Syamsuddin putra beliau, agar setiap hari menghafal sedikit ilmu dan sepatah hikmah. Hal itu mudah dilakukan, dan dalam waktu singkat menjadi semakin banyak. Isham bin Yusuf membeli pena seharga satu dinar guna mencatat apa yang ia didengar seketika itu. Umur cukup pendek, sedang pengetahuan cukup banyak.\rفينبغى أن لا يضيع طالب العلم الأوقات والساعات ويغتنم الليالى والخلوات. يحكى عن يحيى بن معاذ الرازى [أنه قال] الليل طويل فلا تقصره بمنامك، والنهار مضيئ فلا تكدره بآثامك.\rPelajar jangan sampai membuang-buang waktu dan saatnya, serta hendaknya mengambil kesempatan di malam hari dan di kala sepi. Dari Yahya bin Mu’adz Ar-Razi disebutkan : “malam itu panjang, jangan kau potong dengan tidur; dan siang itu bersinar cemerlang, maka jangan kau kotori dengan perbuatan dosa”.\rMengambil Pelajaran Dari Para Sesepuh\rوينبغى أن يغتنم الشيوخ ويستفيد منهم، وليس كل ما فات يدرك، كما قال أستاذنا شيخ الإسلام فى مشيخته: كم من شيخ كبير أدركته وما استخبرته. وأقول على هذا الفوت منشئا هذا البيت:\rلهفا على فوت التلاقى لهفا ما كل ما فات ويفنى يلفى","part":1,"page":12},{"id":13,"text":"Hendaknya pelajar bisa mengambil pelajaran dari para sesepuh dan mencecap ilmu mereka. Tidak setiap yang telah berlalu bisa didapatkan kembali, sebagaimana yang dikemukakan oleh Ustadz Syaikhul Islam dimsa tua beliau : Banyaklah orang-orang tua yang agung ilmu dan keutamaannya, saya ketemu tapi tidak mengambil sesuatu yang baik dari padanya, maka atas kelewatan tersebut, kuberkata dalam mengubah satu bait syi’ir dibawah ini:\rSayang seribu sayang, aku terlambat dan tak mendapat\rApapun yang pana dan terlewat, tak mesti bisa didapat\rقال على رضى الله عنه: إذا كنت فى أمر فكن فيه، وكفى بالإعراض عن علم الله خزيا وخسارا واستعذ بالله منه ليلا ونهارا.\rAli ra berkata : Jikalau kamu menghadapi suatu perkara, maka tekunilah ia; berpaling dari ilmu Allah itu cukup akan membuat hina dan menyesal; mohonlah perlindungan Allah di waktu siang dan malam agar tidak melakukan tersebut diatas.\rPrihatin Dan Rendah Di Mata Manusia\rولا بد لطالب العلم من تحمل المشقة والمذلة فى طلب العلم، والتملق مذموم إلا فى طلب العلم فإنه لا بد له من التملق للأستاذ والشريك وغيرهم للإستفادة منهم\rPelajar harus sanggup menanggung derita hidup yang terpandang rendah di mata manusia, selama menuntut ilmu, karena seorang murid itu harus bercumbu rayu dengan guru, temannya dan juga orang-orang lain untuk mengambil pelajaran dari mereka.\rقيل: العلم عز لا ذل فيه، لا يدرك إلا بذل لا عز فيه.\rوقال القائل: أرى لك نفسا تشتهى أن تعزها فلست تنال العز حتى تذلها","part":1,"page":13},{"id":14,"text":"Ada dikatakan : ilmu itu mulya tak bercampur hina, dan tak didapati hanya lewat kehinaan tak bercampur kemulyaan” (maksudnya didapat dengan penuh derita yang terpandang rendah dimata manusia). Orang berkata :\rKulihat kamu, ingin supaya mulya dirimu\rTak bakal bisa, kecuali dengan tundukkan nafsumu\rفصل فى الورع فى حالة التعلم\rFASAL XI WARO’ PADA MASA BELAJAR\rWaro’\rروى بعضهم حديثا فى هذا الباب عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال: من لم يتورع فى تعلمه ابتلاه الله تعالى بأحد ثلاثة أشياء: إما أن يميته فى شبابه، أو يوقعه فى الرساتيق، أو يبتليه بخدمة السلطان؛ فكلما كان طالب العلم أورع كان علمه أنفع، والتعلم له أيسر وفوائده أكثر.\rDalam masalah waro’, sebagian ulama meriwayatkan hadist dari Rasulullah saw. : “Barang siapa tidak berbuat waro’ waktu belajarnya, maka Allah memberinya ujian dengan salah satu tiga perkara : dimatikan masih berusia muda, ditempatkan pada perkampungan orang-orang bodoh atau dijadikan pengabdi sang pejabat”. Jikalau mau membuat waro’ maka ilmunya lebih bermanfaat, belajarpun mudah dengan banyak-banyak berfaedah.\rومن الورع [الكامل] أن يتحرز عن الشبع وكثرة النوم وكثرة الكلام فيما لا ينفع\rTermasuk berbuat waro’ adalah memelihara dirinya jangan sampai perutnya kenyang amat, terlalu banyak tidur dan banyak membicarakan hal yang tak bermanfaat.\rوأن يتحرز عن أكل طعام السوق إن أمكن، لأن طعام السوق أقرب إلى النجاسة والخباثة، وأبعد عن ذكر الله وأقرب إلى الغفلة، ولأن أبصار الفقراء تقع عليه ولا يقدرون على الشراء منه، فيتأذون بذلك فتذهب بركته.","part":1,"page":14},{"id":15,"text":"Dan menyingkiri makanan masak di pasar jika mungkin karena makanan ini lebih mudah terkena najis dan kotor, jauh dari dzikrillah, bahkan membuat lengah dari Allah, juga orang-orang fakir mengetahui sedang tidak mampu membelinya yang akhirnya berduka lara, sehingga berkahnyapun menjadi hilang karena hal-hal tersebut.\rوحكي أن الإمام الشيخ الجليل محمد بن الفضل كان فى حال تعلمه لايأكل من طعام السوق، وكان أبوه يسكن فى الرساتيق ويهيئ طعامه ويدخل أليه يوم الجمعة، فرأى فى بيت ابنه خبز السوق يوما فلم يكلمه ساخطا على ابنه فاعتذر ابنه، فقال: ما اشتريت أنا ولم أرض به ولكن أحضره شريكى، فقال أبوه: لو كنت تحتاط وتتورع عن مثله لم يجرؤ شريكك على ذلك. وهكذا كانوا يتورعون فلذلك وفقوا للعلم والنشر حتى بقى اسمهم إلى يوم القيامة.\rSuatu hikayat, syaikhul Jalil Muhammad Ibnul Fadl di waktu masa belajarnya, adalah tidak pernah makan makanan pasar. Ayahnya sendiri seorang dusun yang selalu mengiriminya setiap hari jum’at. Pada suatu hari, sang ayah mengetahui ada roti pasar di kamar muhammad. Iapun marah, dan tidak mau berbicara dengan sang putra. Muhammad matur dan katanya : saya tidak membeli roti itu dan memang tidak mau memakannya, tetapi itu pemberian temanku, ayah. Jawabnya : bila kau berhati-hati dan waro’ niscaya temanmu takkan sembarangan memberikan roti seperti itu. Demikianlah pelajar-pelajar zaman dulu berbuat waro’ dan ternyata banyak-banyak bisa memperoleh ilmu dan mengajarkannya, hingga keharuman nama mereka tetap abadi sampai kiamat.\rووصى فقيه من زهاد الفقهاء طالب العلم أن يتحرز عن الغيبة وعن مجالسة المكثار، وقال: من يكثر الكلام يسرق عمرك ويضيع أوقاتك.","part":1,"page":15},{"id":16,"text":"Ada seorang zuhud ahli fiqh berwasiat kepada seorang murid: Jagalah dirimu dari ghibah dan bergaul dan bergaul dengan orang yang banyak bicaranya. Lalu katanya lagi : orang yang banyak bicara itu mencuri umurmu dan membuang sia-sia waktumu.”\rومن الورع أن يجتنب من أهل الفساد والمعاصى والتعطيل، [ويجاور الصلحاء] فإن المجاورة مؤثرة، وأن يجلس مستقبل القبلة ويكون مستنا بسنة النبى عليه الصلاة والسلام، ويغتنم دعوة أهل الخير، ويتحرز عن دعوة المظلومين.\rTermasuk waro lagi hendaknya menyingkiri kaum perusak, maksiat dan penganggur, sebab perkumpulan itu membawa pengaruh. Menghadap kiblat waktu belajar, bercerminkan diri dengan sunah Nabi, mohon dido’akan oleh para ulama ahli kebajikan dan jngan sampai terkena do’a tidak baiknya orang teraniaya kesemuanya itu termasuk waro’.\rMenghadap Qiblat\rوحكي أن رجلين خرجا فى طلب العلم للغربة وكانا شريكين فرجعا بعد سنين إلى بلدهما وقد فقه أحدهما ولم يفقه الآخر، فتأمل فقهاء البلاد وسئلوا عن حالهما وتكرارهما وجلوسهما فأخبروا أن جلوس الذى تفقه فى حال التكرار كان مستقبل القبلة والمصرالذى [حصل العلم فيه] والآخر كان مستدبرا القبلة ووجهه إلى غير المصر. فاتفق العلماء والفقهاء أن الفقيه فقه ببركة استقبال القبلة إذ هو السنة فى الجلوس إلا عند الضرورة، وببركة دعاء المسلمين فإن المصر لا يخلو من العباد وأهل الخير والزهد، فالظاهر أن عابدا دعا له فى الليل.","part":1,"page":16},{"id":17,"text":"Suatu hikayat, Ada dua orang pergi merantau untuk mencari ilmu. Merekapun belajar bersama-sama. Setelah berjalan bertahun-tahun, mereka kembali pulang. Ternyata satu alim, sedang satunya lagi tidak. Kemudian pernyataan ini menarik perhatian para ulama’ ahli fiqh daerah tersebut, lalu mereka bertanya kepada dua orang tadi, mengenai perbuatannya waktu sedang mengulang sendiri pelajarannya dan duduknya di waktu belajar. Atas hasil pertanyaan itu, mereka mengetahui bahwa orang alim tadi setiap mengulang pelajarannya selalu menghadap qiblat dan kota di mana ia mendapat ilmu. Tapi yang tidak alim, justru membelakanginya. Dengan demikian ahli fiqh dan para ulama sepakat bahwa orang yang menjadi alim tadi adalah atas berkahnya menghadap qiblat sebab itu dihukumi sunah, kecuali bila terpaksa. Dan berkah orang-orang muslimin disana, sebab kota tersebut tidak pernah kesepian dari orang-orang ibadah dan berbuat kebajikan. Yang jelas, untuk setiap malam pasti ada walaupun satu orang ahli ibadah yang mendo’akan kepadanya.\rPerbuatan Adab Dan Sunnah\rفينبغى لطالب العلم أن لؤا يتهاون بالآداب والسنن، ومن تهاون بالأدب حرم السنن، ومن تهاون بالسنن حرم الفرائض، ومن تهاون بالفرائض حرم الآخرة. وبعضهم قالوا بهذا حديثا عن رسول الله صلى الله عليه وسلم\rPelajar hendaknya tidak mengabaikan perbuatan-perbuatan yang berstatus adab kesopanan, dan amal-amal kesunahan. Sebab siapa yang mengabaikan adab menjadi tertutup dari yang sunah, yang mengabaikan sunah tertutup dari fardlu, dan berarti tertutup dari kebahagiaan akhirat. Sebagian ulama’ berkata: “Seperti hadist dari Rasulullah saw.”","part":1,"page":17},{"id":18,"text":"وينبغى أن يكثر الصلاة، ويصلى صلاة الخاشعين، فإن ذلك عون له على التحصيل والتعلم.\rوأنشدت للشيخ الإمام الجليل الزاهد الحجاج نجم الدين عمر بن محمد النسفى شعرا:\rكن للأوامر والنواهى حافظا وعلى الصلاة مواظبا ومحافظا\rواطلب علوم الشرع واجهد واستعن بالطيبات تصر فقيها حافظا\rواسئل إلهك حفظ حفظك راغبا من فضله فالله خير حافظ\rكن للأوامر والنواهى حافظا وعلى الصلاة مواظبا ومحافظا\rواطلب علوم الشرع واجهد واستعن بالطيبات تصر فقيها حافظا\rواسئل إلهك حفظ حفظك راغبا من فضله فالله خير حافظا\rHendaknya pula banyak-banyak melakukan shalat dengan khusu’ sebab dengan begitu akan lebih memudahkan mencapai kesuksesan belajar. Syi’ir gubahan Syaikhul Jalil Al-Hajjaj Najmuddin Umar bin Muhammad An-Nasafi dibawakan untukku:\rJadilah engkau, pengamal perintah penjaga larangan\rJagalah selalu, ibadah shalat terus-terusan\rPelajarilah ilmu Syari’ah sesungguh hati\rPohonlah inayah dengan yang suci\rKau kan menjadi ahli agama yang mengayomi\rMohonlah agar kuat hapalan pada ilahi\rDemi cintamu fi fadlihi\rDialah Allah, sebagus-bagus yang melindungi\rوقال رحمة الله عليه:\rأطيعوا وجدوا ولا تكسلوا وأنتم إلى ربكم ترجعون\rولا تهجعوا فخيار الورى قليلا من الليل ما يهجعون\rUmar An-nasafi berkata :\rTaatlah engkau, sesungguh hati jangan malas diri\rengkau semua, ke sisi Tuhan kan kembali\rOrang yang bagus, yang pendek tidur di malam hari\rKarena itu, berbuat tidur agar di singkiri\rوينبغى أن يستصحب دفترا على كل حال ليطالعه. وقيل: من لم يكن الدفتر فى كمه لم تثبت الحكمة فى قلبه. وينبغى أن يكون فى الدفتر بياض ويستصحب المحبرة ليكتب ما يسمع من العلماء. وقد ذكرنا حديث هلال بن يسار.","part":1,"page":18},{"id":19,"text":"Pelajar hendaknya selalu membawa buku untuk dipelajari. Ada dikatakan : “Barangsiapa tak ada buku di sakunya, maka tak ada hikmah di hatinya.” Lalu buku itu hendaknya berwarna putih. Juga hendaknya membawa botol dawat, agar bisa mencatat segala pengetahuan yang di dengar. Sebagaimana di atas telah kami kemukakan Hadist riwayat Hilal bin Yasar.\rLink Asal : www.fb.com/groups/piss.ktb/394910920531722/\r1464. KAJIAN KITAB TA'LIMUL MUTA'ALIM BAGIAN 10\rOLEH : Aby Yahsya\rفصل فيما يورث الحفظ وفيما يورث النسيان\rFASAL XII HAL-HAL YANG MEMBUAT HAFAL DAN MUDAH LUPA\rBeberapa Sebab Kuat Hafalan\rوأقوى أسباب الحفظ: الجد والمواظبة، وتقليل الغذاء، وصلاة الليل، وقراءة القرآن من أسباب الحفظ.\rقيل: ليس شيئ أزيد للحفظ من قراءة القرأن نظرا، والقراءة نظرا أفضل لقوله عليه الصلاة والسلام: أعظم أعمال أمتى قراءة القرآن نظرا\rYang paling kuat menyebabkan mudah hafal adalah kesungguhan, kontinuitas, mengurangi makan dan shalat di malam hari. Membaca Al-Qur’an termasuk penyebab hafalan seseorang, ada dikatakan : “Tiada sesuatu yang lebih bisa menguatkan hafalan seseorang, kecuali membaca Al-Qur’an dengan menyimak. “Membaca Al-Qur’an yang dilakukan dengan menyimak itu lebih utama, sebagaimana sabda Nabi saw : “Amalan umatku yang paling utama adalah membaca Al-Qur’an dengan menyimak tulisannya.”\rورأى شداد بن حكيم بعض إخوانه فى المنام، فقال لأخيه: أى شيئ وجدته أنفع؟ قراءة القرآن نظرا.\rSyaddad bin Hakim pernah bermimpi ketemu temannya yang mati, lalu bertanya: “Perbuatan apakah yang engkau rasakan lebih bermanfaat? Jawabnya : “membaca Al-Qur’an dengan menyimak tulisannya.”","part":1,"page":19},{"id":20,"text":"ويقول عند رفع الكتاب: بسم الله وسبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله، والله اكبر، لا حول ولا قوة إلا بالله العلى العظيم العزيز العليم، عدد كل حرف كتب ويكتب أبد الآبدين ودهر الداهرين. ويقول بعد كل مكتوبة : آمنت بالله الواحد الأحد الحق، وحده لا شريك له، وكفرت بما سواه\rTermasuk penguat hafalan lagi, yaitu waktu mengambil buku berdo’a: Bimillahi wasubhanallohi walhamdulillahi wala illaha illallohu wallohu akbar wala haula wala kuwwata illa billahil a’liyyil a’zhimil a’jijil a’limi a’dada kulli harfin kutiba wayuktabu abadal abidina wadahroddahirina.\rArtinya : (Dengan menyebut Asnma Allah, Maha suci Allah, segal puji milik Allah dan tiad tuhan selain Allah yang Maha Agung, tiada daya dan kekuatan selain atas pertolongan Allah Yang Maha Mulya Agung Luhur Lagi Mah Mengetahui, sebanyak huruf yang tertulis dan akan di tulis, berabad-abad dan sepanjang masa). Dan setiap selesai menulis berdo’a : Amantu billahil wahidi wahdahu lasyarika lahu wakapartu bima siwahu.\rArtinya: (Aku beriman kepada Allah Yang Tunggal, Maha Esa, berkesendirian tiada teman dalam ketuhannaNya, dan saya hindari dari bertuhan kepad selainNya.)\rويكثر الصلاة على النبى عليه السلام فإن ذكره رحمة للعالمين. [قال الشافعى رضى الله عنه:]\rشكوت إلى وكيع سوء حفظى [فأرشدنى] إلى ترك المعاصى\rفإن الحفظ فضل من الله وفضل الله لا يعطى لعاصى\rDan dengan banyak membaca shalawat Nabi saw. Karena shalawatlah yang menjadi dzikir seluruh alam. Syi’ir disebutkan :\rAku laporkan kepada ki Waki’; hafalanku lemah\rIa menunjuki, agar kutinggal laku maksiat\rHafalan itu, sebagai anugrah dari sisi Tuhan","part":1,"page":20},{"id":21,"text":"Orang yang maksiat tak diberi anugrah dari Tuhan\rوالسواك وشرب العسل وأكل الكندر مع السكر وأكل إحدى وعشرين زبيبة حمراء كل يوم على الريق يورث الحفظ ويشفى من كثير من الأمراض والأسقام، وكل ما يقلل البلغم والرطوبات يزيد فى الحفظ، وكل ما يزيد فى البلغم يورث النسيان.\rBersiwak, minum madu, makan kandar (kemenyan putih), bercampur gula dan menelan buah zabib merah 21 butir setiap hari, kesemuanya dapat mempermudah hafal lagi dapat mengobati berbagai macam penyakit. Segala sesuatu yang bisa mengurangi pelendiran dahak dan mengurangi pelemakan kulit badan yang diakibatkan terlalu banyak makan, adalah juga bisa memperkuat hafalan. Sesuatu yang memperbanyak lendir dahak, akan membuat orang jadi pelupa.\rPenyebab Lupa\rوأما ما يورث النسيان فهو: المعاصى وكثرة الذنوب والهموم والأحزان فى أمور الدنيا، وكثرة الإشتغال والعلائق، وقد ذكرنا أنه لا ينبغى للعاقل أن يهتم لأمر الدنيا لأنه يضر ولا ينفع، وهموم الدنيا لا تخلو عن الظلمة فى القلب، وهموم الآخرة لا تخلو عن النور فى القلب، ويظهر أثره فى الصلاة، فهم الدنيا يمنعه من الخيرات، وهم الآخرة يحمله عليه\rPenyebab lupa adalah laku maksiat, banyak dosa, gila dan gelisah karena urusan dunia. Seperti telah kami kemukakan di atas, bahwa orang yang berakal itu jangan tergila-gila dengan perkara dunia, karena akan membahayakan dan sama sekali tidak ada manfaatnya. Gila dunia tak lepas dari akibat kegelapan hati, sedang gila akhirat tak lepas dari akibat hati bercahaya yang akan tersakan di kala shalat. Kegilaan dunia akan menghalangi berbuat kebajikan, tetapi kegilaan akhirat akan membawa kepada amal kebajikan.","part":1,"page":21},{"id":22,"text":"والإشتغال بالصلاة على الخشوع وتحصيل العلم ينفى الهم والحزن، كما قال الشيخ نصر بن الحسن المرغينانى فى قصيدة له:\rاستعن نصر بن الحسن فى كل علم يحتزن\rذاك الذى ينفى الحزن وما سواه باطل لا يؤتمن\rMembuat dirinya terlena melakukan shalat dengan khusu dan mempelajari ilmu pengetahuan itu dapat menghilangkan kekacauan dalam hati, sebagaimana tersebut di dalam gubahan Syaikhul Islam Nasrhr Ibnul Hasan Al-Marghibani :\rPohonlah inayah, oh Nasr putra Al-Hasan\rUntuk mencapai ilmu yang tersimpan\rHanya itu, yang bisa membuang duka\rSelain itu, jangan percaya\rوالشيخ الإمام الأجل نجم الدين عمر بن محمد النسفى قال فى أم ولد له:\rسلام على من تيمتنى بظرفها ولمعة خدها ولمحة طرفها\rسبتنى وأصبتنى فتاة مليحة تحيرت الأوهام فى كنه وصفها\rفقلت: ذرينى واعذرينى فإننى شغفت بتحصيل العلوم وكشفها\rولى فى طلاب الفضل والعلم والتقى غنى عن غناء الغانيات وعرفها\rSyaikhul Imam Najmuddin Umar bin Muhammad An-Nasafi dalam menyifati jariyah Ummi waladnya, tergubah beberapa bait syi’ir :\rSalamku buat si dia, yang membuatku terpesona karena lembut tubuhnya\rHalus pipinya dan giuran kerdipan matanya\rSi cantik molek, diriku jadi tertahan, hatikupun tertawan\rHati kebingungan, bila bermaksud tuk menggambarkan\rAku berkata : tinggalkan daku, maafkan aku\rKarena kusibuk membuka jalan dan menuntut ilmu\rSelama aku mencari utama dan taqwa\rTak perlu lagi, rayuan si cantik dan harum baunya\rوأما أسباب نسيان العلم: فأكل الكزبرة الرطبة، والتفاح الحامض، والنظر إلى المصلوب، وقراءة الخط المكتوب على حجارة القبور، والمرور بين قطار الجمال، وإلقاء القمل الحي على الأرض، والحجامة على نقرة القفا، كلها يورث النسيان","part":1,"page":22},{"id":23,"text":"Sebab-sebab yang membuat mudah lupa, yaitu makan ketumbar, buah apel masam, melihat salib, membaca tulisan pada kuburan, berjalan disela-sela unta terakit, membuang ke tanah kutu yang masih hidup, dan berbekam pada tengkuk kepala. Singkirilah itu semua, karena membuat orang jadi pelupa.\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/394910920531722/\r1778. TERJEMAHAN KITAB TAQRIB TENTANG ZAKAT FITRAH\rOleh : Yai Abdullah Afif\rTerjemahan Kitab Taqrib tentang zakat fitrah\r(Hamisy Hasyiyah Bajuri juz I halaman 279-280)\rوتجب\rWATAJIBU\rLan wajib\rزكاة الفطر\rZAAKAATUL FITHRI\rOpo zakat f itrah\rبثلاثة أشياء\rBITSALAATSATI ASY_YAA`A\rKelawan telu piro-piro perkoro\rالإسلام\rAL ISLAAMI\r(suwiji kelawan) islam\rوبغروب الشمس\rWA BIGHURUUBISYSYAMSI\rLan (kapindo) kelawan surupe srengenge\rمن آخر يوم\rMIN AAKHIRI YAUMIN\rSaking akhire dino\rمن شهر رمضان\rMIN SYAHRI RAMADHAANA\rSaking wulan romadhon\rووجود الفضل\rWA WUJUUDIL FADHLI\rLan (kaping telu) wujude keluwihan\rعن قوته\r‘AN QUUTIHII\rSaking pikuwatane (makanan poko`e)\rوقوت عياله\rWA QUUTI ‘IYAALIHII\rlan pikuwatane (makanan poko`e) rayate\rفي ذلك اليوم\rFII DZAALIKAL YAUMI\rIngdalem iku dino\rTerjemah bebasnya:\rZakat fitrah wajib dengan tiga perkara,\rSatu : Islam (non muslim tidak wajib zakat fitrah)\rDua: terbenamnya matahari akhir bulan Ramadhan (anak yang lahir setelah maghrib akhir Ramadhan tidak wajib dikeluarkan zakat fitrahnya)\rTiga: mempunyai kelebihan bahan makanan atau harta dari yang diperlukan untuk makan dirinya dan orang-orang yang wajib ditanggung nafkahnya di hari raya (dan begitu juga malam hari raya)\rTambahan:","part":1,"page":23},{"id":24,"text":"Begitu juga mempunyai kelebihan yang dibutuhkan untuk pakaian yang pantas, rumah dan pembantu (lihat hasyiyah Bajuri 1/279:\rفيشترط كونه فاضلا عن دست ثوب يليق به وبممونه ومن المسكن والخادم\rFAYUSYTARATU KAUNUHUU FADHILAN ‘AN DASTI TSAUBIN YALIIQU BIHII WA BIMAMUUNIHII WA MINAL MASKANI WAL KHAADIMI)\rdan disyaratkan adanya kewajiban zakat fitrah ada kelebihan untuk pakaian secukupnya yang layak untuk dirinya dan orang yang wajib dinafkahi, dan (kelebihan) untuk rumah dan pembantu\r............\rlanjutan Terjemahan Kitab Taqrib tentang zakat fitrah\r(Hamisy Hasyiyah Bajuri juz I halaman 279-280):\rويزكى\rWA YUZAKKII\rLan ngeto`ake zakat fitrah sopo wong\rعن نفسه\r‘AN NAFSIHII\rsaking awak deweke wong\rوعمن\rWA ‘AMMAN\rLan saking wong\rتلزمه\rTALZAMUHUU\rkang wajib ing wong\rنفقته\rNAFAQATUHUU\ropo nafkahi MAN\rمن المسلمين\rMINAL MUSLIMIIN\rsaking wong-wong islam\rصاعا\rSHAA`AN\ring sak sho’ (sak centak)\rمن قوت بلده\rMIN QUUTI BALADIHII\rsaking pikuwatane (bahan makanan) negorone wong\rوقدره\rWA QADRUHUU\rutawi kiro-kirane sak sho’\rخمسة أرطال\rKHAMSATU ARTHAALIN\riku limo piro-piro kati\rوثلث\rWA TSULUTSUN\rlan sepertelon (kati)\rبالعراقي\rBIL ‘IRAAQIYYI\rkelawan kati bongso iroq\rTerjemahan bebas:\rDia (wajib) mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya dan untuk orang-orang islam yang wajib dia nafkahi.\r(zakat yang dikeluarkan) satu sha’ berupa bahan makanan negaranya.\rSatu sha’ kira-kira 5 1/3 (lima sepertiga) kati Iraq\r..........\rLanjutan Terjemahan Kitab Taqrib tentang zakat fitrah\r(Hamisy Hasyiyah Bajuri juz I halaman 279-280)\rوتدفع\rWA TUDFA’U\rlan diparingake\rالزكاة\rAZZAKAATU\ropo zakat (termasuk zakat fitrah)","part":1,"page":24},{"id":25,"text":"إلى الأصناف\rILAAL ASHNAAFI\rmaring piro-piro golongan\rالثمانية\rATSTAMAANIYATI\rkang wolu\rالذين\rALLADZIINA\rwong akeh\rذكرهم\rDZAKARAHUM\rkang wus nutur ing ALLADZIINA\rالله تعالى\rALLAAHU TA’AALA\rsopo Allah Ta’ala\rفي كتابه\rFII KITAABIHII\ringdalem kitabe Allah Ta’ala (Al Quran)\rالعزيز\rAL ‘AZIIZI\ringkang mulyo\rفي قوله تعالى\rFII QAULIHII TA’AALAA\ringdalem dawuhe Allah Ta’ala\rإنما الصدقات\rINNAMAASHSHADAQAATU\ranging pestine utawi piro-piro shodaqoh (maksude zakat)\rللفقراء\rLIL FUQARAA`I\riku kanggo wong-wong feqir\rوالمساكين\rWAL MASAAKIINI\rlan wong-wong meskin\rوالعاملين\rWAL ‘AAMILIINA\rlan piro-piro amil\rعليها\r‘ALAIHAA\ringatase shodaqot (zakat)\rوالمؤلفة\rWAL MU`ALLAFATI\rlan wongkang di lulut\rقلوبهم\rQULUUBUHUM\ropo piro-piro atine AL\rوفي الرقاب\rWA FIRRIQAABI\rlan ingdalem (merdika`ake) budak\rوالغارمين\rWAL GHAARIMIINA\rlan piro-piro wongkang utang\rوفي سبيل الله\rWA FII SABIILILLAAH\rlan ingdalem perang sabilillah\rوابن السبيل\rWABNISSABIILI\rlan ibnissabiil (anake dalan)\rوإلى من\rWA ILAA MAN\rlan maring wong\rيوجد\rYUUJADU\rkang ditemu sopo MAN\rمنهم\rMINHUM\rsaking golongan wolu kasebut\rولا يقتصر\rWA LAA YAQTASHIRU\rlan ora keno ngringkes sopo wong\rعلى أقل\r‘ALAA AQALLA\ringatase luwih sitik\rمن ثلاثة\rMIN TSALAATSATIN\rtinimbang wong telu\rمن كل صنف\rMIN KULLI SHINFIN\rsaking saben-saben golongan\rإلا العامل\rILLAAL ‘AAMILA\rkejobo amil\rTerjemahan bebas :","part":1,"page":25},{"id":26,"text":"Zakat (wajib) diberikan kepada delapan golongan yang tuturkan oleh Allah Ta’ala dalam firman-Nya : (yang terjemahannya) “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, amil zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan”. (jika tidak ditemukan semuanya, maka zakat diberikan) kepada orang yang bisa ditemukan dari delapan golongan tersebut. (dalam membagi zakat) tidak boleh lebih sedikit dari tiga orang untuk tiap-tiap golongan, kecuali amil. Wallaahu A'lam.\rSekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat.\rPekalongan, 22 Ramadhan 1433 / 10 Agustus 2012\rLink Asal : www.fb.com/groups/piss.ktb/458851240804356/\r1875. TEKS DAN ARTI NADZOM 'AQIDATUL 'AWAM\rMumu Bsa\rTeks dan Arti nadzom kitab Tauhid 'AQIDATUL 'AWAM\r( oleh Taufiq Mysteri pada 15 Desember 2011 pukul 19:42 )\rأَبْدَأُ بِاسْمِ اللهِ وَالرَّحْمَنِ وَبِالرَّحِيْمِ دَائِمِ اْلإِحْسَانِ\rSaya memulai dengan nama Alloh, Dzat yang maha pengasih, dan Maha Penyayang yang senatiasa memberikan kenikmatan tiada putusnya\rفَالْحَمْدُ ِللهِ الْقَدِيْمِ اْلأَوَّلِ اْلآخِرِ الْبَاقِيْ بِلاَ تَحَوُّلِ\rMaka segala puji bagi Alloh Yang Maha Dahulu, Yang Maha Awal, Yang Maha Akhir, Yang Maha Tetap tanpa ada perubahan\rثُمَّ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ سَرْمَدَ ا عَلَى النَّبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ وَحَّدَا\rKemudian, semoga sholawat dan salam senantiasa tercurahkan pada Nabi sebaik-baiknya orang yang mengEsakan Alloh\rوَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعْ سَبِيْلَ دِيْنِ الْحَقِّ غَيْرَ مُبْتَدِعْ","part":1,"page":26},{"id":27,"text":"Dan keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jalan agama secara benar bukan orang-orang yang berbuat bid’ah\rوَبَعْدُ فَاعْلَمْ بِوُجُوْبِ الْمَعْرِفَهْ مِنْ وَاجِبٍ ِللهِ عِشْرِيْنَ صِفَهْ\rDan setelahnya ketahuilah dengan yakin bahwa Alloh itu mempunyai 20 sifat wajib\rفَاللهُ مَوْجُوْدٌ قَدِيْمٌ بَاقِي مُخَالِفٌ لِلْخَلْقِ بِاْلإِطْلاَقِ\rAlloh itu Ada, Qodim, Baqi dan berbeda dengan makhlukNya secara mutlak\rوَقَائِمٌ غَنِيْ وَوَاحِدٌ وَحَيّ قَادِرٌ مُرِيْدٌ عَالِمٌ بِكُلِّ شَيْ\rBerdiri sendiri, Maha Kaya, Maha Esa, Maha Hidup, Maha Kuasa, Maha Menghendaki, Maha Mengetahui atas segala sesuatu\rسَمِيْعٌ الْبَصِيْرُ والْمُتَكَلِمُ لَهُ صِفَاتٌ سَبْعَةٌ تَنْتَظِمُ\rMaha Mendengar, Maha Melihat, Maha Berbicara, Alloh mempunyai 7 sifat yang tersusun\rفَقُدْرَةٌ إِرَادَةٌ سَمْعٌ بَصَرْ حَيَاةٌ الْعِلْمُ كَلاَمٌ اسْتَمَرْ\ryaitu Berkuasa, Menghendaki, Mendengar, Melihat, Hidup, Mempunyai Ilmu, Berbicara secara terus berlangsung\rوَ جَائِزٌ بِفَضْلِهِ وَ عَدْلِهِ تَرْكٌ لِكُلِّ مُمْكِنٍ كَفِعْلِهِ\rDengan karunia dan keadilanNya, Alloh memiliki sifat boleh (wenang) yaitu boleh mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya\rأَرْسَلَ أَنْبِيَا ذَوِي فَطَانَهْ بِالصِّدْقِ وَالتَّبْلِيْغِ وَاْلأَمَانَهْ\rAlloh telah mengutus para nabi yang memiliki 4 sifat yang wajib yaitu cerdas, jujur, menyampaikan (risalah) dan dipercaya\rوَجَائِزٌ فِي حَقِّهِمْ مِنْ عَرَضِ بِغَيْرِ نَقْصٍ كَخَفِيْفِ الْمَرَضِ\rDan boleh didalam hak Rosul dari sifat manusia tanpa mengurangi derajatnya,misalnya sakit yang ringan\rعِصْمَتُهُمْ كَسَائِرِ الْمَلاَئِكَهْ وَاجِبَةٌ وَفَاضَلُوا الْمَلاَئِكَهْ","part":1,"page":27},{"id":28,"text":"Mereka mendapat penjagaan Alloh (dari perbuatan dosa) seperti para malaikat seluruhnya. (Penjagaan itu) wajib bahkan para Nabi lebih utama dari para malaikat\rوَالْمُسْتَحِيْلُ ضِدُّ كُلِّ وَاجِبِ فَاحْفَظْ لِخَمْسِيْنَ بِحُكْمٍ وَاجِبِ\rDan sifat mustahil adalah lawan dari sifat yang wajib maka hafalkanlah 50 sifat itu sebagai ketentuan yang wajib\rتَفْصِيْلُ خَمْسَةٍ وَعِشْرِيْنَ لَزِمْ كُلَّ مُكَلَّفٍ فَحَقِّقْ وَاغْتَنِمْ\rAdapun rincian nama para Rosul ada 25 itu wajib diketahui bagi setiap mukallaf, maka yakinilah dan ambilah keuntungannya\rهُمْ آدَمُ اِدْرِيْسُ نُوْحٌ هُوْدٌ مَعْ صَالِحْ وَإِبْرَاهِيْمُ كُلٌّ مُتَّبَعْ\rMereka adalah Nabi Adam, Idris, Nuh, Hud serta Sholeh, Ibrahim ( yang masing-masing diikuti berikutnya)\rلُوْطٌ وَاِسْمَاعِيْلُ اِسْحَاقٌ كَذَا يَعْقُوْبُ يُوْسُفٌ وَأَيُّوْبُ احْتَذَى\rLuth, Ismail dan Ishaq demikian pula Ya'qub, Yusuf dan Ayyub dan selanjutnya\rشُعَيْبُ هَارُوْنُ وَمُوْسَى وَالْيَسَعْ ذُو الْكِفْلِ دَاوُدُ سُلَيْمانُ اتَّبَعْ\rSyuaib, Harun, Musa dan Alyasa', Dzulkifli, Dawud, Sulaiman yang diikuti\rإلْيَاسُ يُوْنُسْ زَكَرِيَّا يَحْيَى عِيْسَى وَطَهَ خَاتِمٌ دَعْ غَيَّا\rIlyas, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa dan Thaha (Muhammad) sebagai penutup, maka tinggalkanlah jalan yang menyimpang dari kebenaran\rعَلَيْهِمُ الصَّلاةُ والسَّلامُ وآلِهِمْ مَا دَامَتِ اْلأَيَّامُ\rSemoga sholawat dan salam terkumpulkan pada mereka dan keluarga mereka sepanjang masa\rوَالْمَلَكُ الَّذِي بِلاَ أَبٍ وَأُمْ لاَ أَكْلَ لاَ شُرْبَ وَلاَ نَوْمَ لَهُمْ\rAdapun para malaikat itu tetap tanpa bapak dan ibu, tidak makan dan tidak minum serta tidak tidur","part":1,"page":28},{"id":29,"text":"تَفْصِيْلُ عَشْرٍ مِنْهُمُ جِبْرِيْلُ مِيْكَالُ اِسْرَافِيْلُ عِزْرَائِيْلُ\rSecara terperinci mereka ada 10, yaitu Jibril, Mikail, Isrofil, dan Izroil\rمُنْكَرْ نَكِيْرٌ وَرَقِيْبٌ وَكَذَا عَتِيْدُ مَالِكٌ وَرِضْوَانُ احْتَذَى\rMunkar, Nakiir, dan Roqiib, demikian pula ‘Atiid, Maalik, dan Ridwan dan selanjutnya\rأَرْبَعَةٌ مِنْ كُتُبٍ تَفْصِيْلُهَا تَوْارَةُ مُوْسَى بِالْهُدَى تَنْزِيْلُهَا\rEmpat dari Kitab-Kitab Suci Allah secara terperinci adalah Taurat bagi Nabi Musa diturunkan dengan membawa petunjuk\rزَبُوْرُ دَاوُدَ وَاِنْجِيْلٌ عَلَى عِيْسَى وَفُرْقَانٌ عَلَى خَيْرِ الْمَلاَ\rZabur bagi Nabi Dawud dan Injil bagi Nabi Isa dan AlQur’an bagi sebaik-baik kaum (Nabi Muhammad SAW)\rوَصُحُفُ الْخَلِيْلِ وَالْكَلِيْمِ فِيْهَا كَلاَمُ الْحَكَمِ الْعَلِيْمِ\rDan lembaran-lembaran (Shuhuf) suci yang diturunkan untuk AlKholil (Nabi Ibrohim) dan AlKaliim (Nabi Musa) mengandung Perkataan dari Yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui\rوَكُلُّ مَا أَتَى بِهِ الرَّسُوْلُ فَحَقُّهُ التَّسْلِيْمُ وَالْقَبُوْلُ\rDan segala apa-apa yang disampaikan oleh Rosulullah, maka kita wajib pasrah dan menerima\rإِيْمَانُنَا بِيَوْمِ آخِرٍ وَجَبْ وَكُلِّ مَا كَانَ بِهِ مِنَ الْعَجَبْ\rKeimanan kita kepada Hari Akhir hukumnya wajib, dan segala perkara yang dahsyat pada Hari Akhir\rخَاتِمَةٌ فِي ذِكْرِ بَاقِي الْوَاجِبِ مِمَّا عَلَى مُكَلَّفٍ مِنْ وَاجِبِ\rSebagai penutup untuk menerangkan ketetapan yang wajib, dari hal yang menjadi kewajiban bagi mukallaf\rنَبِيُّنَا مُحَمَّدٌ قَدْ أُرْسِلاَ لِلْعَالَمِيْنَ رَحْمَةً وَفُضِّلاَ","part":1,"page":29},{"id":30,"text":"Nabi kita Muhammad telah diutus untuk seluruh alam sebagai Rahmat dan keutamaan diberikan kepada beliau SAW melebihi semua\rأَبُوْهُ عَبْدُ اللهِ عَبْدُ الْمُطَّلِبْ وَهَاشِمٌ عَبْدُ مَنَافٍ يَنْتَسِبْ\rAyahnya bernama Abdullah putera Abdul Mutthalib, dan nasabnya bersambung kepada Hasyim putera Abdu Manaf\rوَأُمُّهُ آمِنَةُ الزُّهْرِيَّهْ أَرْضَعَهُ حَلِيْمَةُ السَّعْدِيَّهْ\rDan ibunya bernama Aminah Az-Zuhriyyah, yang menyusui beliau adalah Halimah As-Sa’diyyah\rمَوْلِدُهُ بِمَكَةَ اْلأَمِيْنَهْ وَفَاتُهُ بِطَيْبَةَ الْمَدِيْنَهْ\rLahirnya di Makkah yang aman, dan wafatnya di Toiybah (Madinah)\rأَتَمَّ قَبْلَ الْوَحِيِ أرْبَعِيْنَا وَعُمْرُهُ قَدْ جَاوَزَ السِّتِّيْنَا\rSebelum turun wahyu, nabi Muhammad telah sempurna berumur 40 tahun, dan usia beliau 60 tahun lebih\rوسَبْعَةٌ أَوْلاَدُهُ فَمِنْهُمُ ثَلاَثَةٌ مِنَ الذُّكُوْرِ تُفْهَمُ\rAda 7 orang putera-puteri nabi Muhammad, diantara mereka 3 orang laki-laki, maka pahamilah itu\rقَاسِمْ وَعَبْدُ اللهِ وَهْوَ الطَّيِّبُ وَطَاهِرٌ بِذَيْنِ ذَا يُلَقَّبُ\rQasim dan Abdullah yang bergelar At-Thoyyib dan At-Thohir, dengan 2 sebutan inilah (At-Thoyyib dan At-Thohir) Abdullah diberi gelar\rأَتَاهُ إِبْرَاهِيْمُ مِنْ سَرِيَّهْ فَأُمُّهُ مَارِيَةُ الْقِبْطِيَّهْ\rAnak yang ketiga bernama Ibrohim dari Sariyyah (Amat perempuan), ibunya (Ibrohim) bernama Mariyah Al-Qibtiyyah\rوَغَيْرُ إِبْرَاهِيْمَ مِنْ خَدِيْجَهْ هُمْ سِتَةٌ فَخُذْ بِهِمْ وَلِيْجَهْ\rSelain Ibrohim, ibu putera-puteri Nabi Muhammad berasal dari Khodijah, mereka ada 6 orang (selain Ibrohim), maka kenalilah dengan penuh cinta","part":1,"page":30},{"id":31,"text":"وَأَرْبَعٌ مِنَ اْلإِنَاثِ تُذْكَرُ رِضْوَانُ رَبِّي لِلْجَمِيْعِ يُذْكَرُ\rDan 4 orang anak perempuan Nabi akan disebutkan, semoga keridhoan Allah untuk mereka semua\rفَاطِمَةُ الزَّهْرَاءُ بَعْلُهَا عَلِيْ وَابْنَاهُمَا السِّبْطَانِ فَضْلُهُمْ جَلِيْ\rFatimah Az-Zahro yang bersuamikan Ali bin Abi Tholib, dan kedua putera mereka (Hasan dan Husein) adalah cucu Nabi yang sudah jelas keutamaanya\rفَزَيْنَبٌ وبَعْدَهَا رُقَيَّهْ وَأُمُّ كُلْثُوْمٍ زَكَتْ رَضِيَّهْ\rKemudian Zaenab dan selanjutnya Ruqayyah, dan Ummu Kultsum yang suci lagi diridhoi\rعَنْ تِسْعِ نِسْوَةٍ وَفَاةُ الْمُصْطَفَى خُيِّرْنَ فَاخْتَرْنَ النَّبِيَّ الْمُقْتَفَى\rDari 9 istri Nabi ditinggalkan setelah wafatnya, mereka semua telah diminta memilih syurga atu dunia, maka mereka memilih nabi sebagai panutan\rعَائِشَةٌ وَحَفْصَةٌ وَسَوْدَةُ صَفِيَّةٌ مَيْمُوْنَةٌ وَ رَمْلَةُ\rAisyah, Hafshah, dan Saudah, Shofiyyah, Maimunah, dan Romlah\rهِنْدٌ وَ زَيْنَبٌ كَذَا جُوَيْرِيَهْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ أُمَّهَاتٌ مَرْضِيَهْ\rHindun dan Zaenab, begitu pula Juwairiyyah, Bagi kaum Mu’minin mereka menjadi ibu-ibu yang diridhoi\rحَمْزَةُ عَمُّهُ وعَبَّاسٌ كَذَا عَمَّتُهُ صَفِيَّةٌ ذَاتُ احْتِذَا\rHamzah adalah Paman Nabi demikian pula ‘Abbas, Bibi Nabi adalah Shofiyyah yang mengikuti Nabi\rوَقَبْلَ هِجْرَةِ النَّبِيِّ اْلإِسْرَا مِنْ مَكَّةٍ لَيْلاً لِقُدْسٍ يُدْرَى\rDan sebelum Nabi Hijrah (ke Madinah), terjadi peristiwa Isro’. Dari Makkah pada malam hari menuju Baitul Maqdis yang dapat dilihat\rبَعْدَ إِسْرَاءٍ عُرُوْجٌ لِلسَّمَا حَتىَّ رَأَى النَّبِيُّ رَبًّا كَلَّمَا","part":1,"page":31},{"id":32,"text":"Setelah Isro’ lalu Mi’roj (naik) keatas sehingga Nabi melihat Tuhan yang berkata-kata\rمِنْ غَيْرِ كَيْفٍ وَانْحِصَارٍ وَافْتَرَضْ عَلَيْهِ خَمْساً بَعْدَ خَمْسِيْنَ فَرَضْ\rBerkata-kata tanpa bentuk dan ruang. Disinilah diwajibkan kepadanya (sholat) 5 waktu yang sebelumnya 50 waktu\rوَبَلَّغَ اْلأُمَّةَ بِاْلإِسْرَاءِ وَفَرْضِ خَمْسَةٍ بِلاَ امْتِرَاءِ\rDan Nabi telah menyampaikan kepada umat peristiwa Isro’ tersebut. Dan kewajiban sholat 5 waktu tanpa keraguan\rقَدْ فَازَ صِدِّيْقٌ بِتَصْدِيْقٍ لَهُ وَبِالْعُرُوْجِ الصِّدْقُ وَافَى أَهْلَهُ\rSungguh beruntung sahabat Abubakar As-Shiddiq dengan membenarkan peristiwa tersebut, juga peristiwa Mi’raj yang sudah sepantasnya kebenaran itu disandang bagi pelaku Isro’ Mi’roj\rوَهَذِهِ عَقِيْدَةٌ مُخْتَصَرَهْ وَلِلْعَوَامِ سَهْلَةٌ مُيَسَّرَهْ\rInilah keterangan Aqidah secara ringkas bagi orang-orang awam yang mudah dan gampang\rنَاظِمُ تِلْكَ أَحْمَدُ الْمَرْزُوقِيْ مَنْ يَنْتَمِي لِلصَّادِقِ الْمَصْدُوْقِ\rYang di nadhomkan oleh Ahmad Al Marzuqi, seorang yang bernisbat kepada Nabi Muhammad (As-Shodiqul Mashduq)\rوَ الْحَمْدُ ِللهِ وَصَلَّى سَلَّمَا عَلَى النَّبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ عَلَّمَا\rDan segala puji bagi Allah serta Sholawat dan Salam tercurahkan kepada Nabi sebaik-baik orang yang telah mengajar\rوَاْلآلِ وَالصَّحْبِ وَكُلِّ مُرْشِدِ وَكُلِّ مَنْ بِخَيْرِ هَدْيٍ يَقْتَدِي\rJuga kepada keluarga dan sahabat serta orang yang memberi petunjuk dan orang yang mengikuti petunjuk\rوَأَسْأَلُ الْكَرِيْمَ إِخْلاَصَ الْعَمَلْ ونَفْعَ كُلِّ مَنْ بِهَا قَدِ اشْتَغَلْ","part":1,"page":32},{"id":33,"text":"Dan saya mohon kepada Allah yang Maha Pemurah keikhlasan dalam beramal dan manfaat bagi setiap orang yang berpegang teguh pada aqidah ini\rأبْيَاتُهَا ( مَيْزٌ ) بِعَدِّ الْجُمَّلِ تَارِيْخُها ( لِيْ حَيُّ غُرٍّ ) جُمَّلِ\rNadhom ini ada 57 bait dengan hitungan abjad, tahun penulisannya 1258 Hijriah\rسَمَّيْتُهَا عَقِيْدَةَ الْعَوَامِ مِنْ وَاجِبٍ فِي الدِّيْنِ بِالتَّمَامِ\rAku namakan aqidah ini Aqidatul Awwam, keterangan yang wajib diketahui dalam urusan agama dengan sempurna\rLink Asal : www.fb.com/groups/piss.ktb/316303575059124/\r1938. TERJEMAH KITAB MAFAHIM YAJIBU AN TUSHOHHAH\roleh Muhammad Bakhit\rPAHAM-PAHAM YANG HARUS DILURUSKAN ( Terjemah Kitab Mafahim Yajibu An Tushohhah karangan Alhabib Muhammad bin Alwi Almaliky Alhasany )\r?…BAB I PEMBAHASAN MASALAH ''AQIDAH'' : ''KESALAHAN PARAMETER KEKUFURAN DAN KESESATAN DI ZAMAN SEKARANG''\r?…LARANGAN MENJATUHKAN VONIS KUFUR ( TAKFIR ) SECARA MEMBABI BUTA\r?…SIKAP SYAIKH MUHAMMAD IBN ABDUL WAHHAB MENYANGKUT TAKFIR\r?…RISALAH PENTING LAIN KARYA SYAIKH MUHAMMAD IBN ABDUL WAHHAB DALAM MASALAH PENTAKFIRAN\r?…MEMAKI ORANG ISLAM ADALAH TINDAKAN FASIQ DAN MEMERANGINYA ADALAH TINDAKAN KUFUR\r?…MAJAZ ‘AQLI DAN PENGGUNAANNYA\r?…URGENSI MENETAPKAN KAITAN ( NISBAT ) DALAM MENETAPKAN BATASAN KUFUR DAN IMAN\r?…ESENSI MENISBATKAN TINDAKAN KEPADA PARA HAMBA\r?…PERBEDAAN ARTI AKIBAT PERBEDAAAN NISBAT LAFADH\r?…MENGAGUNGKAN ANTARA IBADAH DAN ETIKA\r?…PERANTARA SYIRIK\r?…MEDIATOR PALING AGUNG\r?…BAJU KEPALSUAN\r?…ANTARA SEBAIK-BAIK BID’AH DAN SEBURUK-BURUKNYA\r?…PERBEDAAN PASTI ANTARA BID’AH SYAR’IYYAH DAN BID’AH LUGHAWIYYAH","part":1,"page":33},{"id":34,"text":"?…AJAKAN PARA AIMMAT AT-TASHAWWUF UNTUK MENGAPLIKASIKAN SYARI'AT\r?…SUBSTANSI KELOMPOK IMAM ABUL HASAN AL-ASY’ARI (ASYA’IRAH)\r?…ESENSI-ESENSI YANG SELESAI DENGAN KAJIAN\r?…PENGERTIAN TAWASSUL\r?…BENTUK TAWASSUL YANG DISEPAKATI ULAMA\r?…DALIL-DALIL TAWASSUL YANG DIPRAKTEKKAN KAUM MUSLIMIN\r?…TAWASSUL DENGAN NABI MUHAMMAD SAW. SEBELUM WUJUD DI DUNIA\r?…DOKUMEN-DOKUMEN TENTANG HADITS TAWASSUL ADAM AS\rLARANGAN MENJATUHKAN VONIS KUFUR ( TAKFIR ) SECARA MEMBABI BUTA\rBanyak orang keliru dalam memahami substansi faktor-faktor yang membuat seseorang keluar dari Islam dan divonis kafir. Anda akan menyaksikan mereka segera memvonis kafir seseorang hanya karena ia memiliki pandangan berbeda. Vonis yang tergesa-gesa ini bisa membuat jumlah penduduk muslim di dunia tinggal sedikit. Kami, karena husnuddzon, berusaha memaklumi tindakan tersebut serta berfikir barangkali niat mereka baik. Dorongan kewajiban mempraktekkan amar ma’ruf nahi munkar mungkin mendasari tindakan mereka. Sayangnya, mereka lupa bahwa kewajiban mempraktekkan amar ma’ruf nahi munkar harus dilakukan dengan cara-cara yang bijak dan tutur kata yang baik (bi al-Hikmah wa al-Mau’idzoh al–Hasanah). Jika kondisi memaksa untuk melakukan perdebatan maka hal ini harus dilakukan dengan metode yang paling baik sebagaimana disebutkan dalam QS. an-Nahl:125:\rادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ\r''Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.''","part":1,"page":34},{"id":35,"text":"Praktek amar ma’ruf nahi munkar dengan cara yang baik ini perlu dikembangkan karena lebih efektif untuk menggapai hasil yang diharapkan. Menggunakan cara yang negatif dalam melakukan amar ma’ruf nahi munkar adalah tindakan yang salah dan tolol.\rJika Anda mengajak seorang muslim yang sudah taat mengerjakan sholat, melaksakan kewajiban-kewajiban yang ditetapkan Allah, menjauhi hal-hal yang diharamkan-Nya, menyebarkan dakwah, mendirikan masjid, dan menegakkan syi’ar-syi’ar-Nya untuk melakukan sesuatu yang Anda nilai benar sedangkan dia memiliki penilaian berbeda dan para ulama sendiri sejak dulu berbeda pendapat dalam persoalan tersebut kemudian dia tidak mengikuti ajakanmu lalu kamu menilainya kafir hanya karena berbeda pandangan denganmu maka sungguh kamu telah melakukan kesalahan besar yang Allah melarang kamu untuk melakukannya dan menyuruhmu untuk menggunakan cara yang bijak dan tutur kata yang baik.\rAl-'Allamah al-Imam as-Sayyid Ahmad Masyhur bin Thoha al-Haddad mengatakan,\r“Telah ada konsensus ulama untuk melarang memvonis kufur ahlul qiblat (ummat Islam) kecuali akibat dari tindakan yang mengandung unsur meniadakan eksistensi Allah, kemusyrikan yang nyata yang tidak mungkin ditafsirkan lain, mengingkari kenabian, prinsip-prinsip ajaran agama Islam yang harus diketahui ummat Islam tanpa pandang bulu (ma ‘ulima min ad-din bi adh-dharurat), mengingkari ajaran yang dikategorikan mutawatir atau yang telah mendapat konsensus ulama dan wajib diketahui semua ummat Islam tanpa pandang bulu.''","part":1,"page":35},{"id":36,"text":"Ajaran-ajaran yang dikategorikan wajib diketahui semua ummat Islam seperti masalah ke-Esaan Allah, kenabian, diakhirinya kerasulan dengan Nabi Muhammad saw, kebangkitan di hari akhir, hisab (perhitungan amal), balasan, surga dan neraka bisa mengakibatkan kekafiran orang yang mengingkarinya dan tidak ada toleransi bagi siapapun umat Islam yang tidak mengetahuinya kecuali orang yang baru masuk Islam maka ia diberi toleransi sampai mempelajarinya kemudian sesudahnya tidak ada toleransi lagi.\rMutawatir adalah hadits yang diriwayatkan sekelompok perawi yang mustahil melakukan kebohongan kolektif dan diperoleh dari sekelompok perawi yang sama. Kemutawatir bisa dipandang dari :\r1. Aspek isnad seperti hadits :\rعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ, قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ\r\"Barangsiapa berbohong atas namaku maka carilah tempatnya di neraka\" (HR. Muslim)\r2. Aspek tingkatan kelompok perawi.\rSeperti kemutawatiran al-Qur’an yang kemutawatirannya terjadi di muka bumi ini dari wilayah barat hingga timur dari aspek kajian, pembacaan, dan penghafalan serta ditransfer dari kelompok perawi satu kepada kelompok lain dari berbagai tingkatannya sehingga ia tidak membutuhkan isnad.","part":1,"page":36},{"id":37,"text":"Kemutawatiran ada juga yang dikategorikan mutawatir dari aspek praktikal dan turun-temurun (tawuturu ‘amalin wa tawarutsin) seperti praktik atas sesuatu hal sejak zaman nabi sampai sekarang, atau mutawatir dari aspek informasi (tawaturu ‘ilmin) seperti kemutawatiran mu’jizat-mu’jizat. Karena mu’jizat-mu’jizat itu meskipun satu persatunya malah sebagian ada yang dikategorikan hadits ahad namun benang merah dari semua mu’jizat tersebut mutlak mutawatir dalam pengetahuan setiap muslim.\rMemvonis kufur seorang muslim di luar konteks di muka adalah tindakan fatal. Dalam sebuah hadits disebutkan :\rإِذَا قَالَ الرجلُ لأَخِيه : يَا كَافِرُ فَقَدْ بَاءَ بِهِ أَحَدُهُمَا\r\"Jika seorang laki-laki berkata kepada saudara muslimnya; Hai kafir, maka vonis kufur telah jatuh pada salah satu dari keduanya.\" ( HR.Bukhari)\rVonis kufur tidak boleh dijatuhkan kecuali oleh orang yang mengetahui seluk-beluk keluar masuknya seseorang dalam lingkaran kufur dan batasan-batasan yang memisahkan antara kufur dan iman dalam hukum syari’at Islam.\rTidak diperkenankan bagi siapapun memasuki wilayah ini dan menjatuhkan vonis kufur berdasarkan prasangka dan dugaan tanpa kehati-hatian, kepastian dan informasi akurat. Jika vonis kufur dilakukan dengan sembarangan maka akan kacau dan mengakibatkan penduduk muslim yang berada di dunia ini hanya tinggal segelintir.\rDemikian pula, tidak diperbolehkan menjatuhkan vonis kufur terhadap tindakan-tindakan maksiat sepanjang keimanan dan pengakuan terhadap syahadatain tetap terpelihara. Dalam sebuah hadits dari Anas ra. Rasulullah saw. bersabda :","part":1,"page":37},{"id":38,"text":"ثَلَاثٌ مِنْ أَصْلِ الْإِيمَانِ : الْكَفُّ عَمَّنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نُكَفِّرُهُ بِذَنْبٍ وَلَا نُخْرِجُهُ مِنْ الْإِسْلَامِ بِعَمَلٍ ، وَالْجِهَادُ مَاضٍ مُنْذُ بَعَثَنِي اللَّهُ إِلَى أَنْ يُقَاتِلَ آخِرُ أُمَّتِي الدَّجَّالَ لَا يُبْطِلُهُ جَوْرُ جَائِرٍ وَلَا عَدْلُ عَادِلٍ وَالْإِيمَانُ بِالْأَقْدَارِ\r“Tiga hal merupakan pokok iman; menahan diri dari orang yang menyatakan tiada Tuhan kecuali Allah, tidak memvonis kafir akibat dosa dan tidak mengeluarkannya dari agama Islam akibat perbuatan dosa. Jihad berlangsung terus semenjak Allah mengutusku sampai akhir umatku memerangi Dajjal. Jihad tidak bisa dihapus oleh kelaliman orang yang lalim dan keadilan orang yang adil dan meyakini kebenaran takdir”. (HR. Abu Daud)\rAl-Imam al-Haramain pernah berkata:\r“Jika ditanyakan kepadaku: Tolong jelaskan dengan detail ungkapan-ungkapan yang menyebabkan kufur dan tidak”. Maka saya akan menjawab,” Pertanyaan ini adalah harapan yang bukan pada tempatnya. Karena penjelasan secara detail persoalan ini membutuhkan argumentasi mendalam dan proses rumit yang digali dari dasar-dasar ilmu Tauhid. Siapapun yang tidak dikarunia puncak-puncak hakikat maka ia akan gagal meraih bukti-bukti kuat menyangkut dalil-dalil pengkafiran”.\rBerangkat dari paparan di muka kami ingatkan untuk menjauhi pengkafiran secara membabi buta di luar poin-poin yang telah dijelaskan di atas. Karena tindakan pengkafiran bisa berakibat sangat fatal.\rHanya Allah swt. yang memberi petunjuk ke jalan yang lurus dan hanya kepada-Nya lah tempat kembali.","part":1,"page":38},{"id":39,"text":"SIKAP SYAIKH MUHAMMAD IBN ABDUL WAHHAB MENYANGKUT TAKFIR\rSyaikh Muhammad ibn Abdul Wahhab rahimahullah memiliki sikap mulia dalam hal pentakfiran. Sebuah sikap yang dipandang aneh oleh mereka yang mengklaim sebagai pendukungnya kemudian memvonis kafir secara serampangan terhadap siapapun yang berbeda jalan dan menolak pemikiran mereka. Padahal Syaikh Muhammad ibn Abdul Wahhab sendiri menolak semua pandangan-pandangan tak berharga yang dialamatkan kepadanya. Dalam sebuah risalah yang dikirimkannya kepada penduduk Qashim pada bahasan tentang aqidah ia menulis sebagai berikut :\r''Telah jelas bagi kalian bahwa telah sampai kepadaku berita mengenai risalah Sulaiman ibn Suhaim yang telah sampai kepada kalian dan bahwa sebagian ulama di daerah kalian menerima dan membenarkan isi risalah tersebut. Allah mengetahui bahwa Sulaiman ibn Suhaim mengada-ada atas nama saya ucapan-ucapan yang tidak pernah aku katakan dan kebanyakan tidak terlintas sama sekali di hatiku.''\rDi antaranya: Ucapan Sulaiman bahwa saya menganggap sesat semua kitab madzhab empat. Bahwa manusia semenjak 600 tahun yang silam tidak menganut agama yang benar.Saya mengklaim mampu berijtihad dan lepas dari taqlid. Perbedaan para ulama adalah malapetaka dan saya mengkafirkan orang yang melakukan tawassul dengan orang-orang shalih, dan saya mengkafirkan Imam al-Bushiri karena ucapannya: Wahai makhluk paling mulia.","part":1,"page":39},{"id":40,"text":"Seandainya saya mampu meruntuhkan kubah Rasulullah saw. maka saya akan melakukannya dan jika mampu mengambil talang Ka’bah yang terbuat dari emas maka saya akan menggantinya dengan talang kayu. Saya mengharamkan ziarah ke makam Nabi saw, mengingkari ziarah ke makam kedua orang tua dan makam orang lain, saya mengkafirkan orang yang bersumpah dengan selain Allah, mengkafirkan Ibnu Faridl dan Ibnu ‘Araby, dan bahwasanya saya membakar kitab Dalailul Khairaat dan Raudhat ar-Rayahin yang kemudian saya namakan Raudhat asy-Syayathin.\rJawaban saya atas tuduhan telah mengucapkan perkataan-perkataan di atas adalah firman Allah: \"Maha suci Engkau (ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar.\" ( QS. an-Nur:16)\rSebelum apa yang saya alami terjadi, peristiwa mirip pernah dialami Nabi saw. Beliau dituduh telah memaki Isa ibn Maryam dan orang-orang shalih. Hati mereka yang melakukan perbuatan terkutuk ini sama persis sebab menciptakan kebohongan dan ucapan palsu. Allah swt. berfirman: \"Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah.\" (Q.S. an-Nahl:105)\rKafir Qurays melontarkan tuduhan palsu bahwa Nabi saw. mengatakan bahwa Malaikat, Isa dan ‘Uzair berada di neraka. Lalu Allah menurunkan firmanNya :\"Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami. Mereka itu dijauhkan dari neraka.\" (QS. al-Anbiya`:101)\rRISALAH PENTING LAIN KARYA SYAIKH MUHAMMAD IBN ABDUL WAHHAB DALAM MASALAH PENTAKFIRAN","part":1,"page":40},{"id":41,"text":"Risalah ini dikirimkan kepada as-Suwaidi, seorang ulama Iraq. Sebelumnya as-Suwaidi mengirimkan buku dan menanyakan mengenai apa yang diperbincangkan masyarakat. Kemudian Syaikh Muhammad ibn Abdul Wahhab menjawab dalam risalahnya :\r\"Tersebarnya kebohongan adalah hal yang membuat orang yang berakal merasa malu untuk menceritakannya apalagi untuk membuat-buat hal-hal yang tidak ada faktanya. Sebagian dari apa yang kalian katakan adalah bahwasanya saya mengkafirkan semua orang kecuali mereka yang mengikutiku. Sungguh aneh, bagaimana mungkin kebohongan ini masuk ke akal orang yang berakal? Dan bagaimana mungkin seorang muslim akan melontarkan ucapan demikian?\rDan apa yang kalian katakan: Seandainya saya mampu meruntuhkan kubah Nabi saw. niscaya saya akan merealisasikannya, membakar dalailul khairaat jika mampu dan melarang bersholawat kepada Nabi dengan ungkapan sholawat apapun. Perkataan-perkataan ini dikategorikan kebohongan. Dalam hati seorang muslim tidak terbesit dalam hatinya sesuatu yang lebih agung melebihi al-Qur’an.\rPada halaman 64 dari kitab yang sama Syaikh Muhammad ibn Abdul Wahhab berkata:","part":1,"page":41},{"id":42,"text":"\"Apa yang kalian katakan bahwa saya telah mengkafirkan orang yang melakukan tawassul dengan orang-orang shalih, mengkafirkan Bushoiri karena ungkapannya: Wahai makhluk paling mulia, mengingkari diperkenankannya ziarah kubur Nabi saw, kuburan kedua orang tua dan kuburan-kuburan orang lain serta mengkafirkan orang yang bersumpah menggunakan nama selain Allah, maka jawaban saya atas semua tuduhan ini adalah Firman Allah: \"Maha suci Engkau ( ya Tuhan kami ), ini adalah Dusta yang besar.\" (QS. an-Nur:16)\rMEMAKI ORANG ISLAM ADALAH TINDAKAN FASIQ DAN MEMERANGINYA ADALAH TINDAKAN KUFUR\rKetahuilah bahwa membenci, memboikot dan berseberangan dengan kaum muslimin adalah haram, memaki orang Islam adalah tindakan fasiq dan memeranginya adalah tindakan kufur jika menilai tindakan tersebut adalah halal.\rKisah mengenai Khalid ibn Walid bersama pasukannya ketika menuju Bani Jadzimah untuk mengajak mereka masuk Islam cukup digunakan untuk menolak pemahaman harfiah (literal) dari judul di atas. Saat Khalid tiba di tempat mereka, mereka menyambutnya. Lalu Khalid mengeluarkan instruksi, “Peluklah agama Islam!”. “Kami adalah kaum muslimin.” Jawab mereka. “Letakkan senjata kalian dan turunlah.” lanjut Khalid. “Tidak, demi Allah. Karena setelah senjata diletakkan pasti ada pembunuhan. Kami tidak bisa mempercayai kamu dan orang-orang yang bersama kamu.” jawab mereka kembali. “Tidak ada perlindungan buat kalian kecuali jika kalian mau turun,” Kata Khalid. Akhirnya sebagian kaum menuruti perintah Khalid dan sisanya tercerai berai.","part":1,"page":42},{"id":43,"text":"Dalam riwayat lain redaksinya sebagai berikut: Ketika Khalid tiba bertemu mereka, mereka menyambutnya. Lalu Khalid bertanya, “Siapakah kalian? Apakah kaum muslimin atau kaum kafir?”. “Kami adalah kaum muslimin yang menjalankan sholat, membenarkan Muhammad, membangun masjid di tanah lapang kami dan mengumandangkan adzan di dalamnya.” Jawab mereka. Dalam lafadz hadits, mereka tidak bisa mengucapkan Aslamna, akhirnya mereka mengatakan Shoba’na Shoba’na. “Untuk apa senjata yang kalian bawa?, tanya Khalid. “Ada permusuhan antara kami dan sebuah kaum Arab. Oleh karena itu kami khawatir kalian adalah mereka hingga kami pun membawa senjata.” Jawab mereka. “Letakkan senjata kalian!” Perintah Khalid. Mereka pun mengikuti perintah Khalid untuk meletakkan senjata. “Menyerahlah kalian semua sebagai tawanan!” Lanjut Khalid. Kemudian Khalid menyuruh sebagian dari kaum untuk mengikat sebagian yang lain dan membagikan mereka kepada pasukannya.\rKetika tiba waktu pagi, juru bicara Khalid berteriak : “Siapapun yang memiliki tawanan bunuhlah ia!”. Maka Banu Sulaim membunuh tawanan mereka. Namun kaum Muhajirin dan Anshor menolak perintah ini. Mereka malah melepaskan para tawanan. Ketika tindakan Khalid ini sampai kepada Nabi saw., beliau berkata, “Ya Allah, saya tidak bertanggung jawab atas tindakan Khalid.” Beliau mengulang ucapan ini dua kali.","part":1,"page":43},{"id":44,"text":"Ada pendapat yang menyatakan bahwa Khalid mengira mereka mengatakan shoba’na shoba’na dengan angkuh dan menolak tunduk kepada Islam. Hanya saja yang disesalkan Rasulullah saw. adalah ketergesa-gesaan dan ketidakhati-hatiannya dalam menangani kasus ini sebelum mengetahui terlebih dulu apa yang dimaksud dengan shoba’na shoba’na. Nabi saw. sendiri pernah mengatakan: “Sebaik-baik hamba Allah adalah saudara kabilah Qurays; Khalid ibn Walid, salah satu pedang Allah yang terhunus untuk menghancurkan orang-orang kafir dan munafik”.\rPersis seperti apa yang dialami Khalid adalah peristiwa yang menimpa Usamah ibn Zaid kekasih dan putra kekasih Rasulullah saw. berdasarkan hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Abi Dzibyan. Abi Dzibyan berkata, “Saya mendengar Usamah ibn Zaid berkata, “Rasulullah saw. mengirim kami ke desa al-Huraqah. Kemudian kami menyerang mereka di waktu pagi dan berhasil mengalahkan mereka. Saya dan seorang laki-laki Anshar mengejar seorang laki-laki Bani Dzibyan.''\rKetika kami berdua telah mengepungnya tiba-tiba ia berkata, “La Ilaha illallah”. Ucapan laki-laki ini membuat temanku orang Anshar mengurungkan niat untuk membunuhnya namun saya menikamnya dan diapun mati. Ketika kami tiba kembali di Madinah, Nabi saw. telah mendengar informasi tentang tindakan pembunuhan yang saya lakukan. Beliau saw. pun berkata, “Wahai Usamah! Mengapa engkau membunuhnya setelah dia mengatakan La Ilaha illallah?”. “Dia hanya berpura-pura,” Jawabku. Nabi mengucapkan pertanyaannya berulang-ulang sampai-sampai saya berharap baru masuk Islam pada hari tersebut.","part":1,"page":44},{"id":45,"text":"Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah saw. berkata kepada Usamah, “Mengapa tidak engkau robek saja hatinya agar kamu tahu apakah dia sungguh-sungguh atau berpura-pura?”. “Saya tidak akan pernah lagi membunuh siapapun yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah”. Kata Usamah.\rSayyidina Ali ra. pernah ditanya mengenai kelompok-kelompok yang menentangnya, “Apakah mereka kafir?”. “Tidak,” jawab Ali, “Mereka adalah orang-orang yang menjauhi kekufuran”. “Apakah mereka kaum munafik?”. “Bukan, orang-orang munafik hanya sekelebat mengingat Allah sedang mereka banyak mengingat Allah”. “Terus siapakah mereka?” Ali kembali ditanya. “Mereka adalah kaum yang terkena fitnah yang mengakibatkan mereka buta dan tuli”, jawab Ali.\rMAJAZ ‘AQLI DAN PENGGUNAANNYA\rTidak disangsikan lagi bahwa majaz ‘aqli digunakan dalam al-Qur’an dan as-Sunnah. Di antaranya pada ayat:\rوَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آَيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا\r\"Dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya)\". (QS. al-Anfal:2)\rPenyandaran kalimat ziyadah ke kalimat ayat adalah majaz ‘aqli. Karena ayat adalah penyebab bertambah sedang yang menambah sesungguhnya adalah Allah swt.\rيَوْمًا يَجْعَلُ الْوِلْدَانَ شِيبًا\r\"Hari yang menjadikan anak-anak beruban.\" (QS. al-Muzzammil:17)\rPenyandaran kata ja’ala pada pada al-Yaum adalah majaz ‘aqli. Karena al-Yaum adalah tempat mereka menjadi beruban. Kejadian tersebut tercipta pada al-Yaum sedang yang menjadikan sesungguhnya adalah Allah swt. \"Dan jangan pula suwwa`, yaghuts, ya`uq dan nasr.","part":1,"page":45},{"id":46,"text":"وَقَدْ أَضَلُّوا كَثِيرًا وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا ضَلَالًا\r\"Dan sesudahnya mereka menyesatkan kebanyakan (manusia).\" (QS. Nuh:23-24)\rPenyandaran idhlal pada ashnam adalah majaz ‘aqli karena ashnam adalah penyebab terjadinya idhlal sedang yang memberi petunjuk dan yang menyesatkan hakikatnya Allah swt. semata. Firman Allah swt. mengisahkan Fir’aun:\r\"Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi.\" (QS. al-Mu`min:36)\rPenyandaran al-Binaa kepada Haman adalah majaz ‘aqli karena Haman hanya penyebab. Ia hanya pemberi perintah tidak membangun sendiri. Yang membangun adalah para pekerja. Adapun keberadaaan majaz ‘aqli dalam hadits maka di dalamnya terdapat jumlah yang banyak yang diketahui oleh orang yang mau mengkajinya.\rPara ulama berkata: \"Terlontarnya penyandaran di atas dari orang yang mengesakan Allah swt. cukup menjadikannya dikategorikan sebagai penyandaran majazi karena keyakinan yang benar adalah bahwa Pencipta para hamba dan tindakan-tindakan mereka adalah Allah semata. Allah swt. adalah Pencipta para hamba dan tindakan-tindakan mereka. Tidak ada yang bisa memberikan pengaruh kecuali Allah swt. Orang hidup atau orang mati tidak bisa memberi pengaruh apapun. Keyakinan semacam ini adalah tauhid yang murni. Berbeda kalau memiliki keyakinan yang berlawanan. Maka ia bisa jatuh dalam kemusyrikan.\rURGENSI MENETAPKAN KAITAN ( NISBAT ) DALAM MENETAPKAN BATASAN KUFUR DAN IMAN","part":1,"page":46},{"id":47,"text":"Beberapa kelompok sesat hanya menggunakan pendekatan tekstual tanpa melibatkan indikasi-indikasi dan tujuan-tujuan serta tidak menggunakan titik temu yang bisa menghindari kontradiksi antar dalil-dalil yang ada seperti kelompok yang berpendapat bahwa al-Qur’an adalah makhluk dengan menggunakan argumentasi firman Allah swt.:\rإِنَّا جَعَلْنَاهُ قُرْآَنًا عَرَبِيًّا\r\"Sesungguhnya Kami menjadikan al-Quran dalam bahasa Arab.\" (QS. az-Zukhruf:3)\rKelompok Qadariyyah (free will) yang menggunakan ayat:\rفَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ\r\"Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.\" (QS. asy-Syura:30)\rبِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ\r\"Apa yang telah kamu kerjakan.\" (QS. Yunus:23)\rKelompok Jabariyah yang berpegang teguh dengan ayat:\rوَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ\r\"Padahal Allahlah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.\" (QS. ash-Shaffat:96)\rوَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى\r\"Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allahlah yang melempar.\" (QS. al-Anfaal:17)\rUntuk menyingkap maksud dari firman Allah swt. di muka bahwa sesungguhnya semua kelompok ummat Islam di luar kelompok Qadariyyah meyakini bahwa semua tindakan para hamba adalah diciptakan Allah swt. berdasarkan ayat:\rوَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُون\rdan ayat\rوَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى\rMeskipun tindakan itu bisa dilekatkan kepada hamba dengan menggunakan pendekatan lain yang disebut iktisab (bekerja) seperti dalam firman Allah swt.:\rلَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ","part":1,"page":47},{"id":48,"text":"\"Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.\" (QS. al-Baqarah:286)\rDan ayat-ayat lain yang menunjukkan penyandaran kerja kepada hamba.\rKeterkaitan qudrat dengan al-Maqdur (obyek dari sifat qudrat) tidak harus melalui penciptaan semata karena qudrat Allah pada masa 'azali berkaitan dengan alam sebelum Allah menciptakannya. Dan qudrat Allah ketika menciptakan alam berkaitan dengan alam dalam corak keterkaitan lain.\rESENSI MENISBATKAN TINDAKAN KEPADA PARA HAMBA\rBerangkat dari keterkaitan qudrat di atas jelaslah bahwa keterkaitan qudrat tidak hanya dengan terjadinya al-maqdur lewat sifat ini. Hubungan tindakan makhluk dengan mereka sendiri dengan cara mengerjakan bukan penciptaan. Karena Allah swt. yang menciptakan, mentakdirkan dan menghendakinya. Tidak perlu dipersoalkan bagaimana Allah swt. menghendaki apa yang Dia larang, karena perintah berbeda dengan kehendak dengan bukti Allah swt. menyuruh semua manusia untuk beriman namun Allah swt. tidak menghendaki semuanya beriman. Hal ini berdasarkan firman Allah swt.:\rوَمَا أَكْثَرُ النَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِينَ\r\"Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman walaupun kamu sangat menginginkannya.\" (QS. Yusuf:103)","part":1,"page":48},{"id":49,"text":"Penisbatan tindakan kepada makhluk masuk kategori penisbatan musabbab (obyek yang terkena pengaruh sebab) kepada sabab (penyebab) atau wasithah (perantara). Hal ini bukanlah sebuah kontradiksi karena yang menjadi penyebab dari segala sebab adalah Pencipta washithah yang menciptakan makna keperantaraan kepada washithah. Seandainya Allah swt. tidak memberi makna keperantaraan terhadap segala sebab maka segala sebab itu tidak layak menjadi washithah baik sebab yang tidak diberi akal oleh Allah swt. seperti benda mati, cakrawala, hujan dan api atau sebab yang berakal seperti malaikat, manusia, atau jin.\rPERBEDAAN ARTI AKIBAT PERBEDAAAN NISBAT LAFADH\rBarangkali Anda berkata: Tidaklah rasional menisbatkan satu tindakan kepada dua pelaku karena mustahil berkumpulnya dua hal yang mampu memberikan pengaruh kepada satu obyek yang terkena pengaruh. Kami jawab, “Benar pandangan kalian. Namun konteksnya jika pelaku hanya memiliki satu pengertian dalam penggunaannya”. Tapi jika pelaku memiliki dua pengertian maka kalimat tersebut ada kemungkinan digunakan untuk salah satunya.","part":1,"page":49},{"id":50,"text":"Kalau demikian tidak boleh kalimat itu digunakan untuk kedua-duanya sebagaimana telah diketahui dalam penggunaan kalimat yang memiliki lebih dari satu pengertian (musytarak/ambigu) atau hakikat dan majaz sebagaimana ungkapan: Pemimpin membunuh si fulan dan ungkapan: Si fulan dibunuh oleh algojo. Kata membunuh yang dinisbatkan kepada pemimpin memiliki pengertian yang berbeda dengan kata yang sama yang dinisbatkan kepada algojo. Maka ungkapan kita: Allah swt. adalah pelaku dengan pengertian Dia adalah pencipta yang membuat sesuatu menjadi ada dan ungkapan kita: Sesungguhnya makhluk adalah pelaku, artinya adalah bahwa makhluk adalah obyek yang Allah ciptakan padanya kemampuan setelah menciptakan padanya kehendak dan pengetahuan.\rBerarti hubungan qudrat dengan iradat serta gerakan dengan qudrat adalah hubungan kausalitas dan yang diciptakan dengan yang menciptakan. Hubungan semacam ini berlaku jika obyeknya adalah makhluk berakal. Namun jika tidak berakal ia termasuk kategori mengaitkan yang disebabi atas yang menjadi penyebab.\rBerarti sah-sah saja menyebut setiap hal yang memiliki kaitan dengan qudrat sebagai fa’il (pelaku) bagaimanapun bentuk kaitannya. Sebagaimana algojo dan penguasa bisa disebut pembunuh dengan memandang dari sudut masing-masing. Karena pembunuhan berkaitan dengan keduanya. Meskipun pembunuhan dilihat dari dua sisi pandang berbeda namun masing-masing algojo dan penguasa bisa disebut pembunuh. Demikian pula dalam hal menilai obyek-obyek dari qudrat dengan dua qudrat.","part":1,"page":50},{"id":51,"text":"Dalil yang menunjukkan diperbolehkan menisbatkan hal-hal di muka dan relevansinya adalah bahwa Allah swt. sendiri kadang menisbatkan tindakan kepada para malaikat dan terkadang kepada yang lain dan terkadang menisbatkannya kepada diriNya sendiri.\rAllah swt. berfirman:\rقُلْ يَتَوَفَّاكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ بِكُمْ\r\"Katakanlah: \"Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikanmu.\" (QS. as-Sajdah:11)\rاللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا\r\"Allah memegang jiwa (seseorang) ketika matinya.\" (QS. az-Zumar:42)\rأَفَرَأَيْتُمْ مَا تَحْرُثُونَ\r\"Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam.\" (QS. al-Waqi`ah:63). Dengan dinisbatkan kepada mereka.\rأَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّا\r\"Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit). Kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya. Lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu.\" (QS.`Abasa:25-27)\rفَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا\r\"Lalu Kami mengutus ruh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.\" (QS. Maryam:17)\rفَنَفَخْنَا فِيهَا مِنْ رُوحِنَا وَجَعَلْنَاهَا وَابْنَهَا آَيَةً لِلْعَالَمِينَ\r\"Lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.\" (QS. al-Anbiya`:91). Nafkh (tiupan) disandarkan kepada Allah padahal yang meniup sesungguhnya adalah Jibril as. Allah swt. berfirman:\rفَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآَنَهُ","part":1,"page":51},{"id":52,"text":"\"Apabila Kami telah selesai membacakannya Maka ikutilah bacaannya itu.\" (QS. al-Qiyamah:18) padahal pembaca al-Qur’an yang didengar bacaannya oleh Nabi Muhammad saw. adalah Jibril.\rAllah swt. berfirman:\rفَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى\r\"Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allahlah yang melempar.\" (QS. al-Anfal:17)\rAllah meniadakan tindakan pembunuhan dari mereka dan menetapkan tindakan itu kepada diriNya dan menafikan tindakan pelemparan darinya lalu menyandarkannya kepada diriNya.\rMaksud dari ayat bukan berarti menafikan fakta kasat mata tindakan mereka membunuh orang-orang kafir dan menafikan tindakan Nabi melempari mereka dengan kerikil. Namun maksudnya adalah bahwa mereka tidak membunuh dan melempar dalam pengertian sebagaimana Allah membunuh dan melempar yaitu penciptaan dan kepastian. Sebab kedua pengertian ini adalah dua makna yang memiliki arti berbeda.\rKadangkala Allah swt. menisbatkan tindakan kepada diriNya dan Nabi Muhammad saw. secara bersamaan sebagaimana firman Allah swt.:\rوَلَوْ أَنَّهُمْ رَضُوا مَا آَتَاهُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ سَيُؤْتِينَا اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَرَسُولُهُ إِنَّا إِلَى اللَّهِ رَاغِبُونَ","part":1,"page":52},{"id":53,"text":"\"Jikalau mereka sungguh-sungguh ridha dengan apa yang diberikan Allah dan RasulNya kepada mereka, dan berkata: \"Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan sebagian dari karuniaNya dan demikian (pula) RasulNya, Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah\" (tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka).\" (QS. at-Taubah:59)\rSayyidah ‘Aisyah rha. meriwayatkan bahwa Allah swt. jika berkehendak menciptakan janin maka Allah swt. mengutus malaikat. Lalu malaikat memasuki rahim dan memungut sperma dengan tangannya kemudian membentuknya sebagai jasad. Malaikat bertanya, “Wahai Tuhanku, laki-laki atau perempuan jenis kelamin janin ini dan apakah ia normal atau cacat ?”. Lalu Allah menetapkan janin sesuai dengan kehendakNya dan malaikat pun membentuknya. Dalam versi lain: Malaikat membentuk janin dan meniupkan nyawa padanya sebagai janin yang mendapat bahagia atau celaka.\rJika Anda memahami keterangan di atas maka jelaslah bagi Anda bahwa tindakan digunakan dalam arti beragam dan tidak kontradiktif. Karena itu tindakan adakalanya disandarkan kepada benda mati seperti dalam firman Allah swt.:\rتُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا\r\"Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya.\"(QS. Ibrahim:25) padahal pohon tidak bisa memberikan buah dengan sendirinya.\rSebagaimana halnya sabda Nabi saw. kepada orang yang memberikan beliau sebuah kurma:\rخذها لو لم تأتها لأتتك\r\"Ambillah kurma itu. Jika engkau tidak mendatanginya maka kurma itu akan datang kepadamu \" (HR. Thabrani dan Ibnu Hibban).","part":1,"page":53},{"id":54,"text":"Penyandaran kata ityan (datang) berbeda pengertian antara yang disandarkan kepada seorang laki-laki dan kurma. Maksud dari datangnya kurma berbeda dengan datangnya laki-laki.\rPengertian datang dari keduanya adalah dua majaz yang berbeda sudut pandangnya. Kemajazan penyebutan kedatangan kepada laki-laki bermakna bahwa Allah menciptakan padanya kemampuan dan kehendak untuk datang pada kurma. Sedang kedatangan kurma bermakna bahwa Allah swt. akan membuat seseorang sebagai penyebab datangnya kurma.\rYang sesungguhnya adalah menyandarkan mendatangkan kepada Allah pada keduanya. Karena perbedaan sudut pandang dalam perantara maka memandang perantara dalam tindakan terkadang bisa mengakibatkan kekufuran sebagaimana jawaban Qarun terhadap Nabi Musa as. Qarun berkata:\rقَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِنْدِي\r\"Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku. \" (QS. al-Qashash:78)\rDan sebagaimana dalam hadits :\rأَصْبَحَ مِنْ عِبَادِى مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ ، فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ ، وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا فَذَلِكَ كَافِرٌ بِى وَمُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ\r\"Sebagian hamba-Ku, di pagi hari ada yang beriman kepadaKu dan kafir”. Adapun yang berkata: \"Kami disirami hujan berkat anugerah dan rahmat Allah maka ia beriman kepadaKu dan kufur kepada bintang\". Sebaliknya orang yang berkata: \"Kami disirami hujan berkat bintang ini atau itu maka ia kafir kepadaKu dan beriman kepada bintang\".","part":1,"page":54},{"id":55,"text":"Kekufuran ini terjadi karena memandang perantara sebagai yang memberikan pengaruh dan yang menciptakan. Imam an-Nawawi berkata: pendapat para ulama terbelah menjadi dua menyangkut kekufuran orang yang mengatakan: \"Kami disirami hujan berkat bintang ini.\"\rPendapat pertama: menyatakan bahwa perkataan ini adalah kekufuran kepada Allah swt. dan mencabut dasar keimanan serta dapat mengeluarkan dari agama Islam. Dalam pandangan ulama kekufuran bisa terjadi atas mereka yang mengatakan perkataan tersebut seraya meyakini bahwa bintang adalah pelaku, pengatur dan pencipta hujan sebagaimana anggapan sebagian kaum jahiliyyah. Siapapun yang memiliki keyakinan semacam ini maka tidak disangsikan lagi telah kafir. Ini adalah pandangan mayoritas ulama di antaranya Imam asy-Syafi’i dan sesuai dengan makna literal dalam hadits. Karena itu, dalam pandangan mereka seandainya mengatakan: \"Kami disirami hujan berkat bintang ini.\" dengan tetap meyakini bahwa hujan itu dari dan berkat rahmat Allah swt. sedang bintang cuma dianggap sebagai waktu dan ciri berdasarkan kebiasaan maka seolah-olah ia mengatakan: \"Kami disirami hujan pada waktu bintang ini\", berarti ia tidak kufur. Para ulama berbeda pendapat menyangkut kemakruhan perkataan: \"Kami disirami hujan berkat bintang ini\". Namun kemakruhan ini sebatas makruh tanzih yang tidak berimplikasi dosa. Penyebab kemakruhan adalah karena kalimat ini berada dalam posisi kufur dan tidak, yang bisa berdampak sangkaan buruk bagi pengucapnya. Dan juga ia adalah lambang jahiliyyah dan mereka yang meniru cara hidup jahiliyyah.","part":1,"page":55},{"id":56,"text":"Pendapat kedua: Pada dasarnya penafsiran hadits Nabi saw. menyatakan bahwa kufur terhadap nikmat Allah swt. sebab membatasi terjadinya hujan terhadap bintang. Kufur nikmat ini berlaku bagi orang yang tidak meyakini peranan bintang. Penafsiran ini didukung oleh riwayat terakhir pada bab ini, \"Sebagian orang, di pagi hari ada yang bersyukur dan ada yang kufur\". Dalam riwayat lain, Allah tidak menurunkan berkah dari langit kecuali sebagian manusia mengkufuri terhadap berkah itu. Kata biha (terhadap berkah itu) menunjukkan kekufuran yang terjadi adalah kufur nikmat. Wallahu a’lam.\rAnda bisa melihat bahwa Imam an-Nawawi menyatakan adanya konsensus ulama bahwa siapapun yang menisbatkan tindakan kepada perantara tidak berdampak kufur kecuali disertai keyakinan bahwa perantara itu yang bertindak sebagai pelaku, pengatur dan pencipta. Namun jika perantara tidak dilihat demikian namun hanya menganggap perantara adalah ciri atau tempat terjadinya penciptaan yang telah ditakdirkan maka vonis kufur tidak jatuh. Syara’ malah kadang mengajak untuk memandang perantara sebagaimana sabda Nabi saw.:\rمن أسدى إليكم معروفا فكافئوه فان لم تستطيعوا فادعوا له حتى تعلموا أنكم قد كافأتموه\r\"Siapapun yang memberi kebaikan kepada Anda maka balaslah ia. Jika Anda tidak mampu membalasnya maka doakanlah ia sampai kalian menyadari telah membalas kebaikannya.\"\rDan sabda Nabi yang lain:\rمَنْ لَمْ يَشْكُرِ النَّاسَ لَمْ يَشْكُرِ اللَّهَ\r\"Siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, ia tidak akan bersyukur kepada Allah.\"","part":1,"page":56},{"id":57,"text":"Ajakan syara’ ini berdasarkan pertimbangan bahwa memandang perantara dari sudut pandang demikian tidak berarti meniadakan anugerah dari Allah swt. Banyak ayat di mana Allah swt. memberikan pujian atas perbuatan baik para hambaNya dan malah memberi mereka pahala atas perbuatan tersebut. Allah swt. adalah Dzat yuang mendorong mereka berbuat baik dan menciptakan kemampuan mereka untuk mengerjakannya. Allah swt. berfirman:\rنِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ\r\"Dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya).\" (QS. Shaad:30)\rلِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ\r\"Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya.\" (QS. Yunus:26)\rقَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا\r\"Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu\" (Q.S. asy-Syams:9)\rJika telah jelas di mata Anda bahwa tindakan (al-fi’lu) dapat digunakan dalam beragam makna maka makna-makna tersebut tidaklah berbenturan jika dipahami dengan jernih. Makna-makna yang terkandung dalam ungkapan lebih luas dari ungkapan itu sendiri dan hati lebih luas dari buku-buku yang dikarang. Jika kita terpaku pada lafadz dalam arti hakiki tanpa memandang majaz maka kita tidak akan mampu mengkompromikan antara teks-teks atau membedakannya. Silahkan Anda perhatikan informasi yang disampaikan Allah swt. tentang Nabi Ibrahim as. dalam:\rرَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ\rApakah Anda menilai Nabi Ibrahim as. menyekutukan Allah swt. dengan benda mati? Padahal beliaulah yang bertanya:\rأَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ","part":1,"page":57},{"id":58,"text":"Kompromi terhadap dua ayat ini adalah bahwa siapapun yang menyekutukan Allah swt. dengan yang lain dalam segi penciptaan dan memberikan pengaruh maka ia telah musyrik baik obyek lain itu benda mati atau manusia, baik Nabi atau bukan. Dan barangsiapa yang meyakini adanya penyebab dalam hal di atas baik penyebab itu berlaku secara umum atau tidak kemudian menjadikan Allah swt. sebagai penyebab atas terjadinya musabbab dan bahwa pelakunya (al-fa’il) adalah Allah semata tidak ada yang menyukutui maka ia adalah seorang mukmin meskipun salah dalam menilai apa yang bukan sebab dianggap sebagai sebab. Karena kesalahannya terletak pada sebab bukan pada yang menciptakan sebab yang notabene adalah Sang Pencipta dan Pengatur swt.\rMENGAGUNGKAN ANTARA IBADAH DAN ETIKA\rBanyak orang keliru dalam memahami substansi pengagungan dan ibadah. Mereka mencampur kedua substansi ini dan menganggap bahwa apapun bentuk pengagungan berarti ibadah kepada yang diagungkan. Berdiri, mencium tangan, mengagungkan Nabi saw. dengan kata Sayyidina dan Maulana, dan berdiri di depan beliau saat berziarah dengan sopan santun; semua ini tindakan berlebihan di mata mereka yang bisa mengarah kepada penyembahan selain Allah swt.","part":1,"page":58},{"id":59,"text":"Pandangan ini sesungguhnya adalah pandangan bodoh dan membingungkan yang tidak diridloi Allah swt. dan Rasulullah saw. serta menyusahkan diri sendiri yang tidak sesuai dengan spirit Syari’at Islamiyyah. Nabi Adam as. manusia pertama dan hamba Allah swt. yang shalih yang pertama dari jenis manusia, oleh Allah malaikat diperintahkan untuk bersujud kepadanya sebagai bentuk penghargaan dan pengagungan atas ilmu pengetahuan yang diberikan Allah swt. kepada Nabi Adam as. dan sebagai proklamasi kepada para malaikat atas dipilihnya Nabi Adam as. bukan para makhluk lain.\rAllah swt. berfirman:\rوَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآَدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ قَالَ أَأَسْجُدُ لِمَنْ خَلَقْتَ طِينًا قَالَ أَرَأَيْتَكَ هَذَا الَّذِي كَرَّمْتَ عَلَيَّ لَئِنْ أَخَّرْتَنِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَأَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُ إِلَّا قَلِيلًا\r\"Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: \"Sujudlah kamu semua kepada Adam\", lalu mereka sujud kecuali Iblis. Dia berkata: \"Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?\" Dia (iblis) berkata: \"Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil\" (QS. al-Isra':61-62)\rDalam ayat lain Allah swt. berfirman:\rقَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ\r\"Menjawab iblis: \"Saya lebih baik daripadanya. Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.\" (QS. al-A`raf:12)","part":1,"page":59},{"id":60,"text":"فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَى أَنْ يَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ\r\"Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. ia enggan ikut besama-sama (malaikat) yang sujud itu.\" (QS. al-Hijr:30-31)\rPara malaikat mengagungkan makhluk yang diagungkan Allah swt. dan iblis menolak untuk sujud kepada makhluk yang tercipta dari tanah. Iblis adalah yang pertama kali menggunakan analogi dengan akalnya dan berkata: \"Saya lebih baik dari Adam\", dengan alasan karena ia tercipta dari api sedang Adam dari tanah. Ia enggan menghormati Adam dan menolak bersujud kepadanya.\rIblis adalah makhluk angkuh pertama dan menolak mengagungkan makhluk yang diagungkan Allah swt. akhirnya ia dijauhkan dari rahmat Allah swt. karena keangkuhannya pada Adam yang shalih. Sikap iblis pada dasarnya adalah keangkuhan kepada Allah swt. karena sujud kepada Adam semata-mata atas perintah Allah swt. Sujud kepada Adam hanyalah sebagai bentuk penghormatan kepadanya atas para malaikat. Iblis adalah makhluk yang mengesakan Allah swt. namun ketauhidannya tidak berguna sama sekali akibat menolak bersujud kepada Adam.\rSalah satu firman Allah swt. yang menjelaskan pengagungan terhadap orang-orang sholih adalah firman Allah swt. menyangkut Nabi Yusuf as.:\rوَرَفَعَ أَبَوَيْهِ عَلَى الْعَرْشِ وَخَرُّوا لَهُ سُجَّدًا\r\"Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud. \" (QS. Yusuf:100)\rSujud ini adalah sujud sebagai ungkapan penghargaan dan pemuliaan terhadap Yusuf atas saudara-saudaranya.","part":1,"page":60},{"id":61,"text":"Sujud menyentuh tanah yang dilakukan saudara-saudara Yusuf ditunjukkan oleh kalimat \" وَخَرُّوا\" barangkali dalam syari’at saudara-saudara Yusuf sujud dalam bentuk seperti ini diperbolehkan atau seperti sujud para malaikat kepada Adam untuk memuliakan, mengagungkan, dan mematuhi perintah Allah swt. sebagai penafsiran terhadap mimpi Yusuf di mana mimpi para Nabi berstatus wahyu.\rAdapun Nabi Muhammad saw. maka Allah swt. telah berfirman: \"Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan,9. Supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.\"\rيَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ\rيَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَنْ تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ إِنَّ الَّذِينَ يَغُضُّونَ أَصْوَاتَهُمْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ أُولَئِكَ الَّذِينَ امْتَحَنَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ لِلتَّقْوَى لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ عَظِيمٌ إِنَّ الَّذِينَ يُنَادُونَكَ مِنْ وَرَاءِ الْحُجُرَاتِ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ","part":1,"page":61},{"id":62,"text":"\"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan RasulNya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari. Sesungguhnya orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka Itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar. Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar(mu) kebanyakan mereka tidak mengerti.\" (QS. al-Hujurat:1-4)\rلَا تَجْعَلُوا دُعَاءَ الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاءِ بَعْضِكُمْ بَعْضًا قَدْ يَعْلَمُ اللَّهُ الَّذِينَ يَتَسَلَّلُونَ مِنْكُمْ لِوَاذًا فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ\r\" Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian (yang lain). Sesungguhnya Allah swt. telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintahNya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih. (QS. an-Nur:63)","part":1,"page":62},{"id":63,"text":"Ketika berhadapan dengan Rasulullah saw. Allah swt. melarang berbicara mendahului beliau dan bersikap tidak sopan dengan mendahului berbicara. Sahl ibn Abdillah berkata, \"Janganlah kamu berkata sebelum Rasulullah saw. berkata, dan jika beliau berkata maka dengarkanlah dan perhatikanlah.\" Para sahabat dilarang untuk mendahului dan tergesa-gesa memenuhi keinginannya sebelum keinginan Rasulullah saw. terpenuhi dan dilarang mengeluarkan fatwa apapun baik perang atau urusan lain yang menyangkut agama tanpa perintah Nabi saw. dan juga tidak boleh mendahului beliau.\rKemudian Allah swt. memperingatkan mereka untuk tidak melanggar larangan di atas :\rوَاتَّقُواْ اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ\r\"Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.\" (QS. al-Hujurat:1)\rBerkata as-Silmi: \"Takutlah kepada Allah, jangan sampai menelantarkan hak Allah dan menyia-nyiakan hal-hal yang diharamkanNya karena Dia mendengar ucapan kalian dan mengetahui tindakan kalian.\"\rSelanjutnya Allah melarang mengeraskan suara melebihi suara beliau dan berbicara keras kepada beliau sebagaimana mereka berbicara kepada sesamanya. Versi lain mengatakan, sebagaimana kalian saling memanggil dengan menggunakan nama.","part":1,"page":63},{"id":64,"text":"Abu Muhammad Makki mengatakan: \"Janganlah kalian berkata sebelum beliau, mengeraskan ucapan dan memanggi beliau dengan namanya sebagaimana panggilan kalian dengan sesamanya.\" Tapi agungkanlah dan hormatilah dan panggillah beliau dengan panggilan paling mulia yang beliau senang dengan panggilan tersebut yaitu wahai Rasulullah dan wahai Nabiyyallah. Pandangan Abu Muhammad Makki ini sebagaimana firman Allah swt. QS. an-Nur:63 di atas.\rUlama lain menafsirkan: \"Jangan berkata kepada beliau kecuali bertanya. Selanjutnya Allah swt. memperingatkan bahwa amal perbuatan mereka akan hangus jika melanggar larangan di muka. Ayat di atas turun dilatarbelakangi oleh peristiwa ketika sekelompok orang datang kepada Nabi saw. dan memanggil beliau dengan: \"Wahai Muhammad, keluarlah untuk menemui kami\". Lalu Allah swt. pun mengecam tindakan mereka sebagai kebodohan dan menggambarkan bahwa kebanyakan mereka tidak berakal.\rAmr ibn Ash berkata: \"Tidak ada orang yang lebih kucintai melebihi Rasulullah saw. dan di mataku tidak ada yang lebih agung melebihi beliau. Saya tidak mampu memandang beliau dengan mata terbuka lebar semata-mata karena menghormatinya. Jika saya ditanya untuk mensifati beliau saya tidak akan mampu menjawab sebab saya tidak mampu memandang beliau dengan mata terbuka lebar. (HR. Muslim dalam Kitab al-Iman, bab Kaun al-Islam Yahdimu ma Qablahu).","part":1,"page":64},{"id":65,"text":"Turmudzi meriwayatkan dari Anas bahwa Rasulullah saw. keluar menemui sahabat Muhajirin dan Anshor yang sedang duduk. Di antara mereka terdapat Abu Bakar dan Umar. Tidak ada yang berani memandang beliau dengan wajah terangkat kecuali Abu Bakar dan Umar. Keduanya memandang beliau dan beliau memandang keduanya dan mereka berdua tersenyum kepada beliau dan beliau juga tersenyum kepada mereka.\rUsamah ibn Syuraik meriwayatkan : \"Saya datang kepada Nabi saw. yang dikelilingi para sahabat yang seolah-olah di atas kepala mereka dihinggapi burung\".\rDalam mensifati beliau : \"Jika berbicara para pendengar yang duduk di sekeliling beliau akan menundukkan kepala seolah-olah di atas kepala mereka dihinggapi burung.\"\rSaat Urwah ibn Mas’ud menjadi duta Qurays waktu mengadakan perjanjian datang kepada Rasulullah saw. dan melihat penghormatan para sahabat kepada beliau saw. Ia melihat jika beliau saw. berwudhu maka mereka akan segera berebutan mengambil air wudlu. Bila beliau saw. meludah atau membuang dahak maka mereka akan meraihnya dengan telapak tangan mereka lalu digosokkan pada wajah dan badan mereka. Kalau ada sehelai rambut beliau saw. yang jatuh mereka segera mengambilnya. Jika beliau saw. memberi instruksi mereka segera mengerjakanya. Bila beliau saw. berbicara mereka merendahkan suara mereka. Mereka tidak berani memandang tajam beliau saw., karena menghormatinya.","part":1,"page":65},{"id":66,"text":"Ketika Usamah bin Syuraik kembali kepada kaum quraisy ia berkata: “Wahai orang-orang Quraisy saya pernah mendatangi Kisra dan kaisar di istana mereka, Demi Allah saya belum pernah sekalipun melihat raja bersama kaumnya sebagaimana Muhammad bersama para sahabatnya\".\rDalam riwayat lain disebutkan: \"Saya belum pernah sekalipun melihat raja yang dihormati pengikutnya sebagaimana para sahabat menghormati Nabi saw.. Sungguh saya telah melihat kaum yang tidak akan membiarkan beliau saw. dalam bahaya selamanya\".\rAth-Thabrani dan Ibnu Hibban dalam kitab shahihnya meriwayatkan dari Usamah bin Syuraik bahwasanya ia berkata; “Kami sedang duduk-duduk di samping Nabi saw. seolah-seolah di atas kepala kami hinggap burung “.\rTidak ada seorangpun di antara kami yang berbicara tiba-tiba datang beberapa orang pada Nabi saw. lalu mereka bertanya; “ Siapakah hamba Allah yang paling dicintainya? “Yang paling baik budi pekertinya “Jawab Nabi saw.. Demikian tercantum dalam at-Targhib:2/187. Imam al-Mundziri berkata: Hadits ini diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam ash-Shahih dengan para perawi yang bisa dijadikan argumentasi.\rAbu Ya’la meriwayatkan dari al-Barra’ ibn ‘Azib dan menilainya shahih bahwa al-Barra’ mengatakan: “Sungguh aku ingin sekali menanyakan sesuatu kepada Rasulullah saw. namun aku menundanya selama dua tahun semata-mata karena segan”.","part":1,"page":66},{"id":67,"text":"Al-Baihaqi meriwayatkan dari az-Zuhri bahwa ia berkata: “Mengkhabarkan kepada saya seorang Anshor yang tidak saya ragukan bahwa Rasulullah saw. jika berwudhu atau mengeluarkan dahak maka para sahabat berebutan mengambil dahak beliau kemudian diusapkan pada wajah dan kulit mereka. “Mengapa kalian berbuat demikian,? Tanya Rasulullah saw.? “Kami mencari berkah darinya.” “Barangsiapa yang ingin dicintai Allah swt. dan RasulNya maka berkatalah jujur, menyampaikan amanah dan tidak menyakiti tetangganya.” Demikian keterangan dalam al-Kanzu:8228.\rWalhasil, dalam hal ini ada dua persoalan besar yang harus dimengerti. Pertama; kewajiban menghargai Nabi saw. dan meninggikan derajat beliau di atas semua makhluk. Kedua; mengesakan Tuhan dan menyakini bahwa Allah swt. berbeda dari semua makhlukNya dalam aspek dzat, sifat dan tindakan.\rBarang siapa yang meyakini adanya kesamaan makhluk dengan Allah swt. dalam aspek ini maka ia telah menyekutukan Allah swt. sebagaimana kaum musyrikin yang meyakini ketuhanan dan penyembahan terhadap berhala. Dan siapapun yang merendahkan Nabi saw. dari kedudukan semestinya maka ia berdosa atau kafir.","part":1,"page":67},{"id":68,"text":"Adapun orang menghormati Nabi saw. dengan beragam penghormatan yang berlebihan namun tidak mensifati beliau dengan sifat-sifat Allah swt. apapun maka ia telah berada di jalan yang benar dan secara bersamaan telah menjaga aspek ketuhanan dan kerasulan. Sikap semacam ini adalah sikap yang ideal. Apabila ditemukan dalam ucapan kaum mukminin penyandaran sesuatu kepada selain Allah maka wajib dipahami sebagai majaz ‘aqli. Tidak ada alasan untuk mengkafirkannya karena majaz ‘aqli digunakan dalam al-Qur’an dan as-Sunnah.\rPERANTARA SYIRIK\rBanyak orang keliru dalam memahami esensi perantara (wasithah). Mereka memvonis dengan gegabah bahwa perantara adalah tindakan musyrik dan menganggap bahwa siapapun yang menggunakan perantara dengan cara apapun telah menyekutukan Allah swt. dan sikapnya sama dengan sikap orang-orang musyrik yang mengatakan:\rمَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى\r\"Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya.\" (QS. az-Zumar:3)\rKesimpulan ini jelas salah dan berargumentasi dengan ayat di atas adalah bukan pada tempatnya. Karena ayat tersebut jelas menunjukkan pengingkaran terhadap orang musyrik menyangkut penyembahan mereka terhadap berhala dan menjadikannya sebagai tuhan selain Allah swt. serta menjadikan berhala sebagai sekutu dalam ketuhanan dengan anggapan bahwa penyembahan mereka terhadap berhala mendekatkan mereka kepada Allah swt.","part":1,"page":68},{"id":69,"text":"Jadi, kekufuran dan kemusyrikan kaum mussyrikin adalah dari aspek penyembahan mereka terhadap berhala dan dari aspek keyakinan mereka bahwa berhala adalah tuhan-tuhan di luar Allah swt.\rDi sini ada masalah yang urgen untuk dijelaskan, yaitu bahwa ayat di atas menyatakan bahwa kaum musyrikin, sesuai yang digambarkan Allah swt., tidak meyakini dengan serius ucapan mereka yang membenarkan penyembahan berhala: (Kami tidak menyembah mereka kecuali semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah). Jika ucapan kaum musyrikin tersebut sungguh-sungguh niscaya Allah swt. lebih agung daripada berhala dan mereka tidak akan menyembah selainNya.\rAllah telah melarang kaum muslimin untuk memaki berhala-berhala kaum musyrikin, lewat firmanNya:\rوَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ كَذَلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ مَرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ\r\"Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.\" (QS. al-An`am:108)","part":1,"page":69},{"id":70,"text":"Abdurrazaq, Abd ibn Hamid, Ibn Jarir, Ibnu al-Mundzir, Ibnu Abi Hatim dan Abu asy-Syaikh meriwayatkan dari Qatadah bahwa Rasulullah saw. Berkata: “Awalnya Kaum muslimin memaki berhala-berhala orang kafir. Akhirnya mereka memaki Allah. Lalu turunlah ayat 108 surat al-An'am di atas. Peristiwa inilah yang menjadi latar belakang turunnya ayat tersebut. Berarti ayat tersebut melarang dengan keras kaum mu’minin untuk melontarkan kalimat yang bernada merendahkan terhadap batu-batu yang disembah oleh kaum paganis di Makkah.\rKarena melontarkan kalimat seperti itu mengakibatkan kemurkaan kaum paganis karena membela bebatuan yang mereka yakini dari lubuk hati paling dalam sebagai tuhan yang memberi manfaat dan menolak bahaya. Jika mereka emosi maka akan balik memaki Tuhan kaum muslimin, Allah swt. dan melecehkanNya dengan berbagai kekurangan padahal Dia bebas dari segala kekurangan. Jika mereka meyakini dengan sebenarnya bahwa penyembahan kepada berhala sekedar untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. niscaya mereka tidak akan berani memaki Allah swt. untuk membalas orang yang memaki tuhan-tuhan mereka.\rFakta ini menunjukkan dengan jelas bahwa keberadaaan Allah swt. dalam hati mereka jauh lebih sedikit dari pada keberadaaan bebatuan yang disembah. Ayat lain yang menunjukkan ketidakjujuran orang kafir adalah\rوَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ قُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ","part":1,"page":70},{"id":71,"text":"\"Dan Sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: \"Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?\" Tentu mereka akan menjawab: \"Allah\". Katakanlah : \"Segala puji bagi Allah\"; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.\" (QS. Luqman:25)\rBila orang-orang kafir meyakini dengan jujur bahwa hanya Allah swt. Sang Pencipta dan bahwa berhala-berhala itu tidak mampu menciptakan apa-apa niscaya mereka akan menyembah Allah swt. semata, tidak menyembah berhala atau minimal penghormatan mereka terhadap Allah swt. melebihi penghormatan kepada patung-patung dari batu tersebut. Apakah jawaban mereka dalam ayat ini relevan dengan makian mereka terhadap Allah swt. sebagai bentuk pembelaan terhadap berhala-berhala mereka dan pelampiasan dendam terhadap Allah swt? Secara spontan kita akan menjawab sampai kapanpun hal ini tidak relevan. Ayat di atas bukanlah satu-satunya ayat yang menunjukkan bahwa di mata mereka Allah swt. lebih rendah dari patung-patung yang mereka sembah.\rBanyak ayat senada seperti :\rوَجَعَلُوا لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ الْحَرْثِ وَالْأَنْعَامِ نَصِيبًا فَقَالُوا هَذَا لِلَّهِ بِزَعْمِهِمْ وَهَذَا لِشُرَكَائِنَا فَمَا كَانَ لِشُرَكَائِهِمْ فَلَا يَصِلُ إِلَى اللَّهِ وَمَا كَانَ لِلَّهِ فَهُوَ يَصِلُ إِلَى شُرَكَائِهِمْ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ","part":1,"page":71},{"id":72,"text":"\"Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka: \"Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami\". Maka saji-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah; dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu.\" (QS. al-An`am:136)\rSeandainya di mata mereka Allah swt. tidak lebih rendah dibanding patung-patung tersebut maka mereka tidak akan mengunggulkannya dalam bentuk seperti yang diceritakan ayat ini dan tidak layak mendapat vonis\r\" سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ \" .\rSalah satu ungkapan yang masuk kategori di atas adalah perkataan Abu Sufyan sebelum masuk Islam, “Mulialah engkau wahai Hubal!” sebagaimana riwayat al-Bukhari. Pujian ini dialamatkan kepada berhala mereka yang bernama Hubal agar dalam kondisi kritis mampu mengatasi Allah Tuhan langit dan bumi serta agar ia dan pasukannya mampu mengalahkan tentara mukmin yang hendak menghancurkan berhala-berhala mereka. Ini adalah gambaran dari sikap orang musyrik menyangkut berhala dan Allah swt.\rPengertian bahwa penghormatan bukan berarti penyembahan terhadap obyek yang dihormati harus dipahami dengan baik karena banyak orang tidak memahaminya dengan benar lalu membangun persepsi-persepsi yang sesuai dengan pemahamannya.","part":1,"page":72},{"id":73,"text":"Apakah tidak engkau perhatikan ketika Allah swt. menyuruh kaum muslimin menghadap Ka’bah saat shalat, mereka menyembah menghadapnya dan menjadikannya sebagai kiblat? Tetapi Ka’bah bukanlah obyek penyembahan. Mencium Hajar Aswad adalah penghambaan kepada Allah swt. dan mengikuti Nabi saw. Seandainya ada kaum muslimin yang berniat menyembah Ka’bah dan Hajar Aswad niscaya mereka menjadi musyrik sebagaimana para penyembah berhala. Perantara (mediator/ wasithah) adalah sesuatu yang harus ada.\rEksistensinya bukanlah sebagai bentuk kemusyrikan. Tidak semua orang yang menggunakan mediator antara dirinya dan Allah swt. dipandang musyrik. Jika semua dianggap musyrik niscaya semua orang dikategorikan musyrik karena segala urusan mereka didasarkan atas eksistensi mediator. Nabi Muhammad saw. menerima al-Qur’an via Jibril dan Jibril adalah mediator beliau.\rSedang Nabi saw. adalah mediator besar bagi para sahabat. Ketika mengalami problem yang berat mereka datang dan mengadukannya kepada beliau dan menjadikannya sebagai mediator menuju Allah swt. Mereka memohon doa kepada beliau dan beliau tidak menjawab, “Kalian telah musyrik dan kafir karena tidak boleh mengadu dan memohon kepada saya. Kalian harus datang, berdoa dan memohon sendiri karena Allah lebih dekat dengan kalian dari pada saya”. Nabi saw. tidak pernah berkata demikian. Beliau malah berdiam dan dan memohon pada saat di mana mereka mengatahui bahwa Pemberi Sejati adalah Allah swt. dan yang mencegah, melimpahkan dan pemberi rizqi juga Allah swt. Mereka juga tahu bahwa beliau saw. memberi atas izin dan karunia Allah swt.","part":1,"page":73},{"id":74,"text":"Beliaulah yang mengatakan, ”Saya adalah pembagi dan Allah adalah pemberi”. Berangkat dari pengertian bahwa penghormatan bukan berarti penyembahan terhadap obyek yang dihormati ini maka jelas diperbolehkan menetapkan manusia biasa manapun bahwa ia telah mengatasi kesulitan dan mencukupi kebutuhan dengan pengertian bahwa ia adalah mediator dalam pemenuhan kebutuhan tersebut.\rKalau manusia biasa bisa berperan seperti ini maka bagaimana dengan Nabi Muhammad saw. yang notabene junjungan mulia, Nabi Agung, makhluk termulia dunia akhirat , junjungan jin dan manusia serta makhluk Allah swt. paling utama secara mutlak? Bukankah beliau pernah bersabda: \"Barangsiapa membantu mengatasi satu dari banyak kesulitan seorang mu’min di dunia, maka Allah akan melepaskannya kesusahan pada hari kiamat.\" (HR. Bukhari dan Muslim).\rMaka orang mu’min adalah orang yang mengatasi segala kesulitan.\rBukankah beliau juga bersabda: \"Barangsiapa membantu kebutuhan saudaranya maka saya akan berdiri di dekat timbangan amalnya. Jika timbangan amal baik itu lebih berat maka akubiarkan, jika tidak maka aku akan memberinya syafaat? Maka orang mu’min adalah orang yang mencukupi segala kebutuhan.\"\rمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ لهُ\r\"Barangsiapa menutupi aib seorang muslim maka Allah akan menutupi aibnya.\"\r\"Sesungguhnya Allah memiliki para makhluk yang didatangi banyak orang untuk memenuhi kebutuhan mereka.\"\rوَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ\r\"Allah senantiasa membantu hamba-Nya sepanjang ia membantu saudaranya.\"","part":1,"page":74},{"id":75,"text":"مَنْ أَغَاثَ مَلْهُوفًا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ ثَلاَثَةً وَسَبْعِينَ حَسَنَةً\r\"Siapapun yang menolong orang teraniaya maka Allah akan menulis baginya 73 kebaikan.\" (HR. Abu Ya’la, al-Bazzar dan al-Baihaqi)\rDalam konteks ini orang mu’min adalah yang mengatasi, membantu, menolong, menutupi dan yang menjadi tempat pengaduan meskipun sesungguhnya pelaku sejatinya adalah Allah swt. Namun berhubung ia adalah mediator dalam menangani masalah-masalah tersebut maka sah menisbatkan tindakan-tindakan tersebut kepadanya.\rDalam koleksi hadits-hadits Rasulullah saw. terdapat banyak hadits yang menjelaskan bahwa Allah swt. menghindarkan siksaan dari penduduk bumi berkat orang-orang yang beristighfar dan mereka yang rajin menghidupkan masjid dan Dia juga memberi rizqi, menolong dan menjauhkan musibah dan tenggelam dari penduduk bumi berkat mereka. Ath-Thabrani dalam al-Kabir dan al-Baihaqi dalam as-Sunan meriwayatkan dari Mani’ ad-Dailami ra. bahwa ia berkata : Rasulullah saw. bersabda: “Jikalau tiada para hamba Allah yang sholat, para bayi yang menyusui dan binatang yang merumput niscaya adzab akan diturunkan dan orang-orang yang terkena adzab itu akan dihancurkan”.\rAl-Bukhari meriwayatkan dari Sa’d ibn Abi Waqqash ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda:\rهَلْ تُنْصَرُونَ وَتُرْزَقُونَ إِلَّا بِضُعَفَائِكُمْ ؟\r”Bukankah kalian mendapat kemenangan dan rizki hanya karena orang-orang lemah kalian”.\rAt-Tirmidzi meriwayatkan sebuah hadits yang dikategorikan shahih oleh al-Hakim dari Anas ra. bahwa Nabi saw. bersabda:\rلَعَلَّكَ تُرْزَقُ بِهِ\r”Barangkali kamu mendapat rizqi berkat saudaramu”.","part":1,"page":75},{"id":76,"text":"Dari Abdullah ibn Umar ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda: ”Sesungguhnya Allah memiliki para makhluk yang Dia ciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Orang-orang datang kepada mereka untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Mereka dalah orang-orang yang aman dari adzab Allah”.(HR. Thabrani dalam al-Kabiir, Abu Nu’aim dan al-Qudlo’i dengan status Hasan)\rDari Abdillah ibn Umar ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda : ”Sesungguhnya Allah swt, sebab keshalihan seorang laki-laki muslim akan membuat anak, cucu, warga desanya dan desa-desa sekitarnya menjadi shalih dan mereka senantiasa berada dalam lindungan Allah sepanjang laki-laki shalih itu tinggal bersama mereka”.\rDiriwayatkan oleh Ibn Jarir dalam tafsirnya:2341 dan an-Nasa’i dalam al-Mawa’idz dari as-Sunan al-Kubra sebagaimana keterangan dalam at-Tuhfah:13/380. Para perawi hadits ini sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Shahih al-Bukhari dan al-Muslim selain guru an-Nasa’i yang dikategorikan tsiqah dan wa fihi kalamun.\rDari Ibnu ‘Umar ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda: ”Sesungguhnya Allah menghindarkan bala’ berkat seorang laki-laki shalih, seratus keluarga dari tetangganya,”.\rLalu Ibn ‘Umar mengutip firman Allah swt.: \"Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam.\" (HR. Thabrani).\rDari Tsauban seraya memarfu’kan hadits berkata: ”Di tengah kalian senantiasa ada 7 orang wali di mana berkat mereka kalian diberi pertolongan, hujan dan rizki sampai tiba hari kiamat”.","part":1,"page":76},{"id":77,"text":"Dari ‘Ubadah ibn Shamit ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda:\rالأبدال فى أمتى ثلاثون بهم تقوم الأرض وبهم يُمطرون وبهم يُنصرون\r”Wali badal (Abdaal) dalam ummatku ada 30. Berkat mereka kalian diberi hujan dan mendapat pertolongan”.\rQatadah berkata:\rإِنِّي لأَرْجُو أَنْ يَكُونَ الْحَسَنِ مِنْهُمْ\r”Sungguh saya berharap Hasan al-Bashri termasuk mereka”. (HR. Thabrani).\rEmpat hadits di atas disebutkan oleh al-Hafidz Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat: \"Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam.\" (QS. al-Baqarah:251). Ayat ini layak dijadikan argumen dan dari keempatnya status hadits menjadi shahih.\rDari Anas ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda: ”Bumi tidak akan sepi dari 40 laki-laki seperti Khalilurrahman Ibrahim as. Berkat mereka kalian disirami hujan dan diberi pertolongan. Jika salah seorang meninggal maka Allah akan menggantinya dengan orang lain.” (HR. Thabrani dalam al-Ausath dan isnad-isnad hadits ini hasan. Majma’ az-Zawaid:2/62)\rMEDIATOR PALING AGUNG","part":1,"page":77},{"id":78,"text":"Dalam hari mahsyar yang notabene hari tauhid, hari iman dan hari di mana ‘Arsy dimunculkan, akan tampak keutamaan mediator paling agung, pemilik panji (al-Liwa’ al-Ma’qud), kedudukan terpuji, telaga yang didatangi, pemberi syafaat yang diterima syafaatnya dan tidak sia-sia jaminannya untuk orang yang Allah swt. telah berjanji kepada beliau bahwa Allah swt. tidak akan mengecewakan anggapan beliau, tidak akan menghina beliau selamanya, tidak membuat beliau susah serta malu saat para makhluk datang kepada beliau memohon syafaat. Lalu beliau berdiri kemudian tidak kembali kecuali mendapat baju kebaikan dan mahkota kemuliaan yang tergambar dalam perintah Allah swt. kepada beliau:\rيَا مُحَمَّدُ ، ارْفَعْ رَأْسَكَ وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ وَسَلْ تُعْطَ\r“Wahai Muhammad, angkatlah kepalamu, berilah syafaat maka syafaatmu akan diterima dan mohonlah maka kamu akan diberi ”.\rBAJU KEPALSUAN\rMereka yang mengklaim memahami substansi permasalahan dan kekanak-kanakkan banyak jumlahnya. Namun sesungguhnya mereka tidak tahu apa-apa dan tidak layak dianggap memahaminya.\rSemua mengaku punya hubungan kasih dengan Laila Tapi Laila menampik pengakuan mereka. Fakta menyedihkan ini ditambah lagi dengan sikap mereka yang mencoreng diri sendiri dan merusak reputasi. Sikap mereka tepat dengan apa yang digambarkan secara detail dalam sebuah hadits:\rالْمُتَشَبِّعُ بِمَا لَمْ يُعْطَ كَلَابِسِ ثَوْبِي زُورٍ\r\"Orang yang berpura-pura kenyang dengan sesuatu yang tidak bisa membuat kenyang laksana orang yang mengenakan dua baju kebohongan\".","part":1,"page":78},{"id":79,"text":"Kita, umat Islam mendapat cobaan dengan banyaknya orang-orang seperti di atas. Mereka mengeruhkan kedamaian umat, memecah belah antar kelompok dan menbangkitkan konflik antar sesama saudara dan anak dengan ayahnya. Mereka berusaha meluruskan persepsi-persepsi Islam lewat pintu pendurhakaan terhadap ulama, dan berpegang teguh dengan ajaran-ajaran salaf dengan jalan pengingkaran, dan mengganti kebajikan, tutur kata yang baik dan belas kasih dengan sikap keras, membatu, etika yang buruk dan minimnya simpati.\rDi antara para pengklaim adalah mereka yang menganggap mengikuti jalan tasawwuf padahal mereka adalah orang yang paling jauh dari substansi dan essensi tasawwuf. Mereka menodai tasawwuf, mengotori kemuliaannya, merusak ajarannya dan melontarkan kritik pedas terhadap tasawwuf dan para imamnya dari para ahli ma’rifat dan para guru pembimbing. Kami tidak mengenal tahayyul, kebatilan, kebohongan dan tipuan dalam tasawwuf.\rKami juga tidak mengenal teori-teori filsafat, ide-ide luar atau aqidah-aqidah musyrik baik sinkretisme atau manunggaling kawula gusti. Kami lepas tangan kepada Allah swt. dari muatan-muatan sesat tasawwuf dan mengkategorikan semua pandangan yang berlawanan dengan al-Kitab dan as-Sunnah dan tidak bisa dita’wil adalah kebohongan yang menyusup dan ditambahkan oleh tangan-tangan jahil dan jiwa-jiwa yang lemah.","part":1,"page":79},{"id":80,"text":"Dengan perilaku yang baik dan budi pekerti yang bersih tampaklah kepahlawanan generasi awal, para tokoh, para imam dan para pahlawannya. Dan tampak di hadapan kita sosok Islam yang paling cemerlang, sempurna, dan contoh paling luhur dan suci. Sejarah telah menginformasikan kepada kita cerita kemuliaan, kebanggaan, kehormatan, keagungan, jihad, perjuangan, dan pelajaran-pelajaran tentang peradaban Islam.\rBerangkat dari fakta di muka kami meyakini bahwa kebangkitan-kebangkitan besar tidak akan terbangun kecuali di atas risalah-risalah spiritual dan inspirasi-inspirasi iman dan tidak akan berdiri kecuali di atas etika-etika luhur yang kokoh yang model-modelnya digali dari akidah-akidah suci.\rSesungguhnya sifat-sifat etik, psikologis dan spiritual adalah modal dasar bangsa. Ketiga faktor ini adalah aset-aset besar yang membentuk umat dan mengantarkan umat manusia menuju cita-cita luhur. Orang yang mengkaji sejarah hidup generasi salaf shalih dan tokoh-tokoh sufi di tengah masyarakat, akan melihat bagaimana contoh-contoh ideal dan prinsip-prinsip ini bisa menjadi faktor langsung terjadinya revolusi-revolusi yang nyata, tercatat dan populer dalam sejarah Islam.\rMereka tidak memiliki pengaruh dan kekuatan kecuali iman dalam tatarannya yang paling tinggi. Iman yang panas, berkobar-kobar, dan hidup yang berlandaskan kerinduan dan kecintaan kepada Allah swt. Sebuah keimanan yang mampu menyalakan api yang menyala-nyala dan menatap selamanya kepada Allah swt. dalam hati para pengikutnya.","part":1,"page":80},{"id":81,"text":"Orang yang mengkaji juga akan melihat bagaimana di tengah mereka seorang laki-laki bisa hidup dalam maqam al-Ihsan (kondisi di mana seseorang merasakan kehadiran Allah swt.), ia melihat Allah swt. dalam segala sesuatu, dan merasa takut kepadaNya dalam segala aktivitasnya. Ia senantiasa merasa takut kepada Allah swt. dalam setiap tarikan nafasnya tanpa meyakini adanya penitisan, bersatunya Tuhan dengannya, dan peniadaan eksistensi Tuhan. Iman ini adalah iman yang membangunkan kesadaran holistik dalam kehidupan, menyentak rasa yang dalam akan ketuhanan yang berjalan dalam alam semesta, dan yang hidup dalam sudut-sudut paling dasar dari alam semesta, yang mengetahui apa-apa yang terlintas di hati, bisikan-bisikan rahasia, mata yang mencuri pandang dan apa yang disembunyikan dalam hati.\rANTARA SEBAIK-BAIK BID’AH DAN SEBURUK-BURUKNYA\rDi antara mereka yang mengklaim memahami substansi permasalahan adalah orang-orang yang menilai diri mereka sebagai salaf shalih. Mereka bangkit mendakwahkan gerakan salafiyah dengan cara biadab dan tolol, fanatisme buta, akal-akal yang kosong, pemahaman-pemahaman yang dangkal dan tidak toleran dengan memerangi segala hal yang baru dan menolak setiap kreativitas yang berguna dengan anggapan bahwa hal itu adalah bid’ah dan semua bid’ah adalah sesat tanpa memilah klasifikasinya padahal spirit syariah Islam mengharuskan kita membedakan bermacam-macam bid’ah dan mengatakan bahwa: \"Sebagian bid’ah ada yang baik dan sebagian ada yang buruk\".","part":1,"page":81},{"id":82,"text":"Klasifikasi ini adalah tuntutan akal yang cemerlang dan pandangan yang dalam. Klasifikasi bid’ah ini adalah hasil kajian mendalam para sarjana ushul fiqh dari generasi klasik kaum muslimin seperti al-Imam al-‘Izz ibn Abdissalam, an-Nawawi, as-Suyuthi, al-Mahalli dan Ibnu Hajar. Hadits-hadits Nabi itu saling menafsirkan dan saling melengkapi. Maka diharuskan menilainya dengan penilaian yang utuh dan komprehensif serta harus menafsirkannya dengan menggunakan spirit dan persepsi syariah dan yang telah mendapat legitimasi dari para pakar.\rKarena itu kita menemukan banyak hadits mulia dalam penafsirannya membutuhkan akal yang jernih, fikiran yang dalam, pemahaman yang relevan, dan emosi yang sensitif yang digali dari samudera syariah, yang bisa memperhatikan kondisi dan kebutuhan umat, dan mampu menyesuaikan kondisi dan kebutuhan tersebut dalam batasan kaidah-kaidah syari’at dan teks-teks al-Qur’an dan hadits yang mengikat. Salah satu contoh dari hadits-hadits di muka adalah hadits:\rكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ\r\"Setiap bid’ah itu sesat.\"\rBid’ah dalam hadits ini harus ditafsirkan sebagai bid’ah sayyi’ah (bid’ah tercela) yang tidak termasuk dalam naungan dalil syar’i.\rPenafsiran semacam ini terjadi pula dalam hadits lain seperti:\rلاَ صَلاَةَ لِجَارِ الْمَسْجِدِ إِلاَّ فِى الْمَسْجِدِ\r\"Tidak ada sholatnya seseorang yang tinggal di dekat masjid kecuali dilakukan di masjid.\"","part":1,"page":82},{"id":83,"text":"Hadits ini meskipun menunjukkan pengkhususan akan tidak sahnya sholat tetangga masjid kecuali di masjid namun keumuman-keumuman hadits memberikan batasan bahwa sholat tersebut tidak sempurna bukan tidak sah, di samping masih adanya perbedaan dalam kalangan ulama.\rSeperti hadits:\rلاَ صَلاَةَ بِحَضْرَةِ الطَّعَامِ\r\"Tidak ada sholat di hadapan makanan\".\rPara ulama menafsirkan bahwa sholat tersebut tidak sempurna.\rلَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ\r\"Tidak beriman salah satu dari kalian sehingga mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya.\"\rواللهِ لا يُؤْمِن والله لا يؤمن والله لا يؤمن قيل: مَن يا رسول الله؟ قال:مَنْ لَمْ يَأْمَنْ جَارُهُ بَوَائِقَهُ\r\"Demi Allah, tidak beriman, demi Allah, tidak beriman, demi Allah, tidak beriman. Ditanyakan kepada beliau, “Siapakah wahai Rasulullah”. “Seseorang yang tetangganya merasa terganggu dengannya”.\rPara ulama menafsirkan dengan tidak adanya iman yang sempurna.\rلاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَتَّاتٌ....., لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ وعاق لوالديه\r\"Tidak akan masuk sorga orang yang suka mengadu domba…….tidak akan masuk sorga orang yang memutus hubungan kerabat dan yang durhaka kepada kedua orang tuanya.\"\rPara ulama menegaskan bahwa yang dimaksud tidak akan masuk surga ialah tidak akan masuk pertama kali atau tidak masuk surga jika menilai perbuatan tercela tersebut halal dilakukan. Walhasil, para ulama tidak memahami hadits di atas secara tekstual tapi menafsirkannya dengan bermacam-macam penafsiran yang sesuai.","part":1,"page":83},{"id":84,"text":"Hadits di atas yang menjelaskan bid’ah termasuk dalam kategori ini. Keumuman-keumuman hadits dan keadaan-keadaan sahabat memberi kesimpulan bahwa bid’ah yang dimaksud adalah bid’ah tercela yang tidak berada dalam naungan prinsip umum. Dalam sebuah hadits dijelaskan:\rمَنْ سَنَّ سُنَّةً حَسَنَةً فَعُمِلَ بِهَا كَانَ لَهُ أَجْرُهَا وَ أَجْر مَنْ عَمِلَ بِهَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ\r\"Siapapun yang mengawali tradisi yang terpuji maka ia memperoleh pahala darinya dan dari pahala mereka yang mengamalkannya sampai hari kiamat.\"\r\"Berpegangteguhlah dengan sunnahku dan sunnah para khulafaurrasyidin sesudah wafatku.\"\rUmar ibn Khaththab berkomentar mengenai sholat tarawih: \"Sebaik-baik bid’ah adalah ini (sholat tarawih berjama’ah dalam satu masjid dengan seorang imam)\".\rPERBEDAAN PASTI ANTARA BID’AH SYAR’IYYAH DAN BID’AH LUGHAWIYYAH\rSebagian ulama mengkritik pengklasifikasian bid’ah dalam bid’ah terpuji dan tercela. Mereka menolak dengan keras orang yang berpendapat demikian. Malah sebagian ada yang menuduhnya fasik dan sesat disebabkan berlawanan dengan sabda Nabi saw. yang jelas: \"Setiap bid’ah itu sesat\". Teks hadits ini jelas menunjukkan keumuman dan menggambarkan bid’ah sebagai sesat.","part":1,"page":84},{"id":85,"text":"Karena itu Anda akan melihat ia berkata: Setelah sabda penetap syari’ah dan pemilik risalah bahwa setiap bid’ah itu sesat, apakah sah ungkapan: Akan datang seorang mujtahid atau faqih, apapun kedudukannya, lalu ia berkata, “Tidak, tidak, tidak setiap bid’ah itu sesat. Tetapi sebagian bid’ah itu sesat, sebagian baik dan sebagian lagi buruk. Berangkat dari pandangan ini banyak masyarakat terpedaya. Mereka ikut berteriak dan ingkar serta memperbanyak jumlah orang-orang yang tidak memahami tujuan-tujuan syari’ah dan tidak merasakan spirit agama Islam.\rTidak lama kemudian mereka terpaksa menciptakan jalan untuk memecahkan problem-problem yang mereka hadapi dan kondisi zaman yang mereka hadapi juga menekan mereka. Mereka terpaksa menciptakan perantara lain. Yang jika tanpa perantara ini mereka tidak akan bisa makan, minum dan diam. Malah tidak akan bisa mengenakan pakaian, bernafas, menikah serta berhubungan dengan dirinya, keluarga, saudara dan masyarakatnya.\rPerantara ini ialah ungkapan yang dilontarkan dengan jelas: Sesungguhnya bid’ah terbagi menjadi dua ; 1) Bid’ah Diniyah (keagamaan) 2) Bid’ah Duniawiyyah (keduniaan). Subhanallah, mereka yang suka bermain-main ini membolehkan menciptakan klasifikasi tersebut atau minimal telah membuat nama tersebut. Jika kita setuju bahwa pengertian ini telah ada sejak era kenabian namun pembagian ini, diniyyah dan duniawiyyah, sama sekali tidak ada dalam era pembuatan undang-undang kenabian. Lalu dari mana pembagian ini? dan dari mana nama-nama baru ini datang?","part":1,"page":85},{"id":86,"text":"Orang yang berkata bahwa pembagian bid’ah ke yang baik dan buruk itu tidak bersumber dari Syari’, maka saya akan menjawabnya bahwa pembagian bid’ah ke bid’ah diniyyah yang tidak bisa diterima dan ke duniawiyyah yang diterima, adalah tindakan bid’ah dan mengada-ada yang sebenarnya. Rasulullah saw. sebagai Syari’ bersabda: “Setiap bid’ah itu sesat\". Demikianlah beliau mengatakannya secara mutlak. Sedang ia mengatakan tidak, tidak, tidak semua bid’ah itu sesat. Tetapi bid’ah terbagi menjadi dua bagian; diniyyah yang sesat dan duniawiyyah yang tidak mengandung konsekuensi apa-apa. Karena itu harus kami jelaskan di sini sebuah persoalan penting yang dengannya banyak keganjilan akan menjadi jelas, insya Allah.\rDalam persoalan ini yang berbicara adalah Syari’ yang bijak. Lisan Syari’ adalah lisan Syar’i. Maka untuk memahami ucapannya harus menggunakan standar Syar’i yang dibawa Syari’. Jika Anda telah mengetahui bahwa bid’ah pada dasarnya adalah setiap hal yang baru dan diciptakan tanpa ada contoh sebelumnya maka jangan sampai lenyap dari hatimu bahwa penambahan dan pembuatan yang tercela di sini adalah penambahan dalam urusan agama agar tambahan itu menjadi urusan agama, dan menambahi syari’at agar tambahan itu mengambil bentuk syari’ah.\rLalu akhirnya tambahan itu menjadi syari’at yang dipatuhi yang dinisbatkan kepada pemilik syari’ah. Bid’ah model inilah yang mendapat ancaman dari Nabi saw.:\rمَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ\r\"Barangsiapa menciptakan dalam agama kita, hal baru yang bukan bagian dari agama, maka ia ditolak.\"","part":1,"page":86},{"id":87,"text":"Garis pemisah dalam tema hadits ini adalah kalimat\r“فِى أَمْرِنَا هَذَا”.\rOleh karena itu pengklasifikasian bid’ah menjadi bid’ah yang baik dan buruk dalam persepsi kami hanya berlaku untuk pengertian bid’ah yang ditinjau dari segi bahasa. Yakni, sekedar menciptakan hal baru. Kami semua tidak ragu bahwa bid’ah dalam kacamata syara’ tidak lain adalah sesat dan fitnah yang tercela, tidak diterima, dan dibenci. Jika mereka yang menolak memahami penjelasan bisa memahami penjelasan ini maka akan tampak bagi mereka bahwa titik temu dari perbedaan itu dekat dan sumber persengketaan itu jauh. Untuk lebih mendekatkan beberapa pemahaman, saya melihat mereka yang mengingkari pembagian bid’ah menjadi bid’ah hasanah dan sayyi’ah, sebenarnya mengingkari pembagian bid’ah dalam tinjauan syara’, dengan bukti mereka membagi bid’ah dalam bid’ah diniyyah dan duniawiyyah, dan penilaian mereka bahwa pembagian ini adalah sebuah keniscayaan.\rMereka yang membagi bid’ah menjadi bid’ah hasanah dan sayyi’ah memandang bahwa pembagian ini dikaitkan dengan tinjauan bid’ah dari aspek bahasa. Sebab mereka mengatakan bahwa penambahan dalam agama dan syari’at adalah kesesatan dan perbuatan amat tercela. Keyakinan semacam ini tidak diragukan lagi di mata mereka. Dari dua cara pandang yang berbeda ini berarti perbedaan antara dua kelompok ini tidaklah substansial","part":1,"page":87},{"id":88,"text":"Hanya saja saya melihat bahwa kawan-kawan yang mengingkari pembagian bid’ah menjadi hasanah dan sayyiah dan yang berpendapat terbaginya bid’ah menjadi bid’ah diniyyah dan duniawiyyah tidak mampu menggunakan ekspresi bahasa dengan cermat. Hal ini disebabkan ketika mereka memvonis bahwa bid’ah diniyyah itu sesat, –ini adalah pendapat yang benar– dan bid’ah duniawiyyah tidak ada konsekuensi apapun, mereka telah keliru dalam menetapkan hukum. Sebab dengan sikap ini mereka memvonis semua bid’ah duniawiyyah itu boleh. Sikap ini jelas sangat berbahaya dan bisa menimbulkan fitnah dan bencana. Karena itu, persoalan ini wajib dan mendesak untuk dijelaskan secara mendetail.","part":1,"page":88},{"id":89,"text":"Yakni mereka mengatakan bahwa bid’ah duniawiyyah ada yang baik dan ada yang buruk sebagaimana fakta yang terjadi, yang tidak diingkari kecuali oleh orang buta yang bodoh. Penambahan kalimat ini harus dilakukan. Untuk mendapatkan pengertian yang tepat, cukuplah kita menggunakan pendapat orang yang berpendapat bahwa bid’ah terbagi menjadi bid’ah hasanah dan bid’ah sayyiah. Yang dimaksud bid’ah di sini sudah jelas adalah bid’ah dari aspek bahasa sebagaimana telah dipaparkan di atas. Bid’ah dalam pengertian inilah yang dikatakan dengan bid’ah duniawiyyah oleh mereka yang ingkar terhadap pembagiannya menjadi hasanah dan sayyiah. Pendapat bid’ah terbagi menjadi hasanah dan sayyiah adalah pendapat yang sangat cermat dan hati-hati. Karena pendapat ini mengumandangkan kepada setiap hal baru untuk mematuhi hukum syari’at dan kaidah-kaidah agama, dan mengharuskan kaum muslimin untuk menyelaraskan semua urusan dunia, baik yang bersifat umum atau khusus, sesuai dengan syariat Islam, agar mengetahui hukum Islam yang terdapat di dalamnya, betapapun besarnya bid’ah itu. Sikap semacam ini tidak mungkin direalisasikan kecuali dengan mengklasifikasikan bid’ah dengan tepat dan telah mendapat pertimbangan dari para aimmatul ushul.\rSemoga Allah swt. meridloi para a'immatul ushul dan meridhoi kajian mereka terhadap lafadz-lafadz yang shahih dan mencukupi yang mengantar menuju pengertian-pengertian yang benar, tanpa pengurangan, perubahan atau interpretasi.\rAJAKAN PARA AIMMAT AT-TASHAWWUF UNTUK MENGAPLIKASIKAN SYARI'AT","part":1,"page":89},{"id":90,"text":"Tasawwuf, obyek yang teraniaya dan senantiasa dicurigai, sangat minim mereka yang bersikap adil dalam menyikapinya. Justru sebagian kalangan dengan keterlaluan dan tanpa rasa malu mengkategorikannya dalam daftar karakter negatif yang mengakibatkan gugurnya kesaksian dan lenyapnya sikap adil, dengan mengatakan, “Fulan bukan orang yang bisa dipercaya dan informasinya ditolak.” Mengapa? Karena ia seorang sufi. Anehnya, saya melihat sebagian mereka yang menghina tasawwuf, menyerang dan memusuhi pengamal tasawwuf bertindak dan berbicara tentang tasawwuf, kemudian tanpa sungkan mengutip ungkapan para imam tasawwuf dalam khutbah dan ceramahnya di atas mimbar-mimbar Jum’at kursi-kursi pengajaran.\rDengan gagah dan percaya diri ia mengatakan, “Berkata Fudhail ibn ‘Iyadh, al-Junaid, al-Hasan al-Bashri, Sahl at-Tusturi, al-Muhasibi, dan Bisyr al-Hafi.” Fudhail ibn ‘Iyadh, al-Junaid, al-Hasan al-Bashri, Sahl at-Tusturi, al-Muhasibi, dan Bisyr al-Hafi adalah tokoh-tokoh tasawwuf yang kitab-kitab tasawwuf penuh dengan ucapan, informasi, kisah-kisah teladan, dan karakter mereka. Jadi, saya tidak mengerti, apakah ia bodoh atau pura-pura bodoh? Buta atau pura-pura buta? Saya ingin mengutip pandangan para tokoh tasawwuf menyangkut syari’ah Islam agar kita mengetahui sikap mereka sesungguhnya.","part":1,"page":90},{"id":91,"text":"Karena yang wajib adalah kita mengetahui seseorang lewat pribadinya sendiri dan manusia adalah orang terbaik yang berbicara mengenai pandangannya dan yang paling dipercaya mengungkapkan apa yang dirahasiakan. Al-Imam Junaid ra. berkata : “Semua jalan telah tertutup bagi makhluk kecuali orang yang mengikuti jejak Rasulullah, sunnahnya dan setia pada jalan ditempuh beliau. Karena semua jalan kebaikan terbuka untuk Nabi dan mereka yang mengikuti jejak beliau.\"\rTerdapat riwayat yang menyebutkan bahwa Abu Yazid al-Basthomi suatu hari berbicara pada para muridnya, “Bangunlah bersamaku untuk melihat orang mempopulerkan dirinya sebagai wali.” Lalu Abu Yazid dan murid-muridnya berangkat untuk mendatangi wali tersebut. Kebetulan wali tersebut hendak menuju masjid dan meludah ke arah kiblat. Abu Yazid pun berbalik pulang dan tidak memberi salam. “Orang ini tidak dapat dipercaya atas satu etika dari beberapa etika Rasulullah saw., maka bagaimana mungkin ia dapat dipercaya atas klaimnya tentang kedudukan para wali dan shiddiqin?“ kata Abu Yazid.\rDzunnun al-Mishri berkata, \"Poros dari segala ungkapan (madar al- Kalam) ada empat; Cinta kepada Allah Yang Maha Agung, benci kepada yang sedikit, mengikuti al-Quran, dan khawatir berubah menjadi orang celaka. Salah satu indikasi orang yang cinta kepada Allah adalah mengikuti kekasih Allah saw. dalam budi pekerti, tindakan, perintah dan sunnahnya.\"","part":1,"page":91},{"id":92,"text":"As-Sirri as-Siqthi berkata, “Tasawwuf adalah identitas untuk tiga makna; Shufi (pengamal tasawwuf) adalah orang yang cahaya ma’rifatnya tidak memadamkan cahaya wara’nya, tidak berbicara menggunakan bathin menyangkut ilmu yang bertentangan dengan pengertian lahirial al-Kitab dan as-Sunnah, dan karomahnya tidak mendorong untuk menyingkap tabir-tabir keharaman Allah swt.\"\rAbu Nashr Bisyr ibn al-Harits al-Hafi berkata, “Saya bermimpi bertemu Nabi saw.: “Wahai Bisyr, tahukah kamu kenapa Allah meninggikan derajatmu mengalahkan teman-temanmu? Tanya Beliau.“Tidak tahu, Wahai Rasulullah,” Jawabku. “Sebab Engkau mengikuti sunnahku, mengabdi kepada orang salih, memberi nasihat pada teman-temanmu dan kecintaanmu kepada para sahabat dan keluargaku. Inilah faktor yang membuatmu meraih derajat orang-orang yang baik (Abror).”\rAbu Yazid ibn ‘Isa ibn Thoifur al-Bashthomi berkata, “Sungguh terlintas di hatiku untuk memohon kepada Allah swt. agar mencukupi biaya makan dan biaya perempuan, kemudian saya berkata. “Bagaimana boleh saya memohon ini kepada Allah swt. padahal Rasulullah saw. tidak pernah memohon demikian.” Akhirnya saya tidak memohon ini kepada Allah swt. Kemudian Allah swt. mencukupi biaya para perempuan hingga saya tidak peduli, apakah perempuan menghadapku atau tembok.\"","part":1,"page":92},{"id":93,"text":"Abu Yazid juga pernah berkata, “Jika engkau memandang seorang laki-laki diberi beberapa karomah hingga ia mampu terbang di udara, maka janganlah engkau tertipu sampai engkau melihat bagaimana sikapnya menghadapi perintah dan larangan Allah, menjaga batas-batas yang digariskan Allah dan pelaksanaannnya terhadap syari’ah.”\rSulaiman Abdurrahaman ibn ‘Athiah ad-Darani berkata, “Terkadang, selama beberapa hari terasa di hatiku satu noktah dari beberapa noktah masyarakat. Saya tidak menerima isi dari hati saya kecuali dengan dua saksi adil ; al-Qur’an dan as-Sunnah.\rAbul Hasan Ahmad ibn Abi al-Hawari berkata, “Siapapun yang mengerjakan perbuatan tanpa mengikuti sunnah Rasulullah saw. maka perbuatan itu sia-sia.”\rAbu Hafsh Umar ibn Salamah al-Haddaad berkata, “Barangsiapa yang tidak mengukur semua tindakannya setiap saat dengan al-Kitab dan as-Sunnah, dan tidak berburuk sangka dengan apa yang terlintas dalam hatinya, maka janganlah ia dimasukkan dalam daftar para tokoh besar (diwan ar-Rijal).\rAbul Qasim al-Junaid ibn Muhammad berkata, “Siapapun yang tidak memperhatikan al-Qur’an dan tidak mencatat al-Hadits, ia tidak bisa dijadikan panutan dalam bidang ini (tasawwuf), karena ilmu kita dibatasi dengan al-Kitab dan as-Sunnah.”\rIa juga berkata, “ Madzhabku ini dibatasi dengan prinsip-prinsip al-Kitab dan as-Sunnah dan ilmuku ini dibangun di atas fondasi hadits Rasulullah saw.”","part":1,"page":93},{"id":94,"text":"Abu ‘Utsman Sa’id ibn Ismail al-Hairi berkata, “Saat sikap Abu Utsman berubah, maka anaknya, Abu Bakar merobek-robek qamis yang melekat pada tubuhnya, lalu Abu ‘Utsman membuka matanya dan berkata, “Wahai Anakku, mempraktekkan sunnah dalam penampilan lahiriah itu indikasi kesempurnaan batin.”\rIa juga berkata, “Bersahabat dengan Allah swt. itu dengan budi pekerti yang luhur dan senantiasa takut kepadaNya. Bersahabat dengan Rasulullah saw. itu dengan mengikuti sunnahnya dan senantiasa mempraktekkan ilmu lahiriah. Bersahabat dengan para wali dengan menghormati dan mengabdi. Bersahabat dengan keluarga itu dengan budi pekerti yang baik. Bersahabat dengan kawan-kawan itu dengan senantiasa bermuka manis sepanjang bukan perbuatan dosa. Dan bersahabat dengan orang bodoh itu dengan mendoakan dan rasa belas kasih.\"\rIa juga berkata, “Barangsiapa yang memposisikan as-Sunnah sebagai pimpinannya dalam ucapan dan tindakan maka ia akan berbicara dengan hikmah. Dan barangsiapa memposisikan hawa nafsu sebagai pimpinannya dalam ucapan dan tindakan maka ia akan berbicara dengan bid’ah. Allah swt. berfirman:\rوَإِنْ تُطِيعُوهُ تَهْتَدُوا\r\"Jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk.\" (QS. an-Nur:54)\rAbul Hasan Ahmad ibn Muhammad an-Nawawi mengatakan, “Jika engkau melihat orang yang mengklaim kondisi bersama Allah swt. yang membuatnya terlepas dari batasan ilmu syari’at maka janganlah engkau mendekatinya.”","part":1,"page":94},{"id":95,"text":"Abul Fawaris Syah ibn Syuja’ al-Karmani berkata, “Barangsiapa memejamkan matanya dari hal-hal yang diharamkan, mengendalikan nafsunya dari syahwat, menghidupkan bathinnya dengan senantiasa merasakan kehadiran Allah swt. (muraqabat) dan menghidupkan keadaan lahiriahnya dengan mengikuti sunnah, dan membiasakan diri memakan barang halal, maka firasatnya tidak akan meleset.”\rAbul Abbas Ahmad ibn Muhammad ibn Sahl ibn Atha’ mengatakan, “Barangsiapa menekan dirinya untuk mengamalkan etika-etika syari’at maka Allah swt. akan menerangi hatinya dengan cahaya ma’rifat dan dianugerahi kedudukan mengikuti al-Habib Rasulullah saw. dalam segala perintah, larangan dan budi pekerti beliau saw.”\rIa juga mengatakan, “Semua yang ditanyakan kepadaku carilah pada belantara syari’at. Jika engkau tidak menemukannya, carilah di medan hikmah. Jika tidak menemukannya, takarlah dengan tauhid. Dan jika tidak menemukannya di tiga tempat pencarian ini, maka lemparkanlah ia ke wajah setan.”\rAbu Hamzah al-Baghdadi al-Bazzar mengatakan, “Siapapun yang mengetahui jalan Allah swt. maka Dia akan memudahkan untuk menempuhnya. Dan tidak ada petunjuk jalan menuju Allah swt. kecuali mengikuti Rasulullah saw. dalam sikap, tindakan dan ucapan beliau.”\rAbu Ishaq Ibrahim ibn Dawud ar-Ruqi mengatakan, “ Indikator cinta kepada Allah swt. adalah memprioritaskan ketaatan kepada Allah swt. dan mengikuti NabiNya saw.”\rMamsyad ad-Dinawari berkata, “Etika murid adalah selalu dalam menghormati masyayikh (guru), membantu kawan-kawan, terlepas dari faktor-faktor penyebab, dan menjaga etika syari’at untuk dirinya.”","part":1,"page":95},{"id":96,"text":"Abu Abdillah ibn Munazil berkata, “Tidak ada seseorangpun yang menelantarkan salah satu kefardhuan Allah swt. kecuali Allah swt. akan menimpakan musibah dengan menyia-nyiakan sunnah. Dan Allah swt. tidak menimpakan musibah seseorang dengan menelantarkan sunnah kecuali ia hendak diberi musibah dengan bid’ah.”\rSUBSTANSI KELOMPOK IMAM ABUL HASAN AL-ASY’ARI (ASYA’IRAH)\rBanyak kaum muslimin tidak mengenal madzhab al-Asya’irah (kelompok ulama penganut madzhab Imam Asy’ari) dan tidak mengetahui siapakah mereka, dan metode mereka dalam bidang aqidah. Sebagian kalangan, tanpa apriori, malah menilai mereka sesat atau telah keluar dari Islam dan menyimpang dalam memahami sifat-sifat Allah swt. Ketidaktahuan terhadap madzhab al-Asya’irah ini adalah faktor retaknya kesatuan kelompok Ahlussunnah dan terpecah-pecahnya persatuan mereka, sehingga sebagian kalangan yang bodoh memasukkan al-Asya’irah dalam daftar kelompok sesat. Saya tidak habis pikir, mengapa kelompok yang beriman dan kelompok sesat disatukan? Dan mengapa Ahlussunnah dan kelompok ekstrim Mu’tazilah (Jahmiyyah) disamakan?\rأَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِينَ كَالْمُجْرِمِينَ\r\"Maka apakah patut Kami menjadikan orng-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir).\" (QS. Al-Qalam:35)\rAl-Asya’irah adalah para imam simbol hidayah dari kalangan ulama muslimin yang ilmu mereka memenuhi bagian timur dan barat dunia dan semua orang sepakat atas keutamaan, keilmuan dan keagamaan mereka. Mereka adalah tokoh-tokoh besar ulama Ahlussunnah yang menentang kesewenang-wenangan Mu’tazilah.","part":1,"page":96},{"id":97,"text":"Dalam versi Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah al-Asya’irah digambarkan dalam kitab al-Fataawaa, volume 4 sebagai berikut: \"Para ulama adalah pembela ilmu agama dan al-Asya’irah pembela dasar-dasar agama (ushuluddin).\"\rAl-Asya’irah (penganut madzhab al-Asy’ari) terdiri dari kelompok para imam ahli hadits, ahli fiqih dan ahli tafsir seperti :\r?…Syaikhul Islam Ahmad ibn Hajar al-‘Asqalani, yang tidak disangsikan lagi sebagai gurunya para ahli hadits, penyusun kitab Fathu al-Bari ‘ala Syarhi al-Bukhaari.\r?…Syaikhu Ulamai Ahlissunnah, al-Imam an-Nawaawi, penyusun Syarh Shahih Muslim, dan penyusun banyak kitab populer.\r?…Syaikhul Mufassirin al-Imam al-Qurthubi penyusun tafsir al-Jami’ li Ahkami al-Qur’an.\r?…Syaikhul Islam Ibnu Hajar al-Haitami, penyusun kitab az-Zawajir ‘an Iqtiraf al-Kaba’ir.\r?…Syaikhul Fiqh, al-Hujjah (argumentasi) dan ats-Tsabat (tokoh ulama yang dipercaya) Zakariya al-Anshari.\r?…Al-Imam Abu Bakar al-Baaqilani\r?…Al-Imam al-Qashthalani.\r?…Al-Imam an-Nasafi\r?…Al-Imam asy-Syarbini\r?…Abu Hayyan an-Nahwi, penyusun tafsir al-Bahru al-Muhith.\r?…Al-Imam Ibnu Juza, penyusun at-Tafshil fi ‘Uluumi at-Tanzil.\r?…Dan sebagainya.","part":1,"page":97},{"id":98,"text":"Seandainya kita menghitung jumlah ulama besar dari ahli hadits, tafsir dan fiqh dari kalangan al-Asya’irah, maka keadaan tidak akan memungkinkan dan kita membutuhkan beberapa jilid buku untuk merangkai nama para ulama besar yang ilmu mereka memenuhi wilayah timur dan barat bumi. Adalah salah satu kewajiban kita untuk berterimakasih kepada orang-orang yang telah berjasa dan mengakui keutamaan orang-orang yang berilmu dan memiliki kelebihan yakni para tokoh ulama, yang telah mengabdi kepada syari’at junjungan para rasul Muhammad saw.\rKebaikan apa yang bisa kita peroleh jika kita menuding para ulama besar dan generasi salaf shalih telah menyimpang dan sesat? Bagaimana Allah swt. akan membukakan mata hati kita untuk mengambil manfaat dari ilmu mereka bila kita meyakini mereka telah menyimpang dan tersesat dari jalan Islam?\rSaya ingin bertanya, “Adakah dari para ulama sekarang dari kalangan doktor dan orang-orang jenius, yang telah mengabdi kepada hadits Nabi saw. sebagaimana dua imam besar ; Ibnu Hajar al-‘Asqalani dan al-Imam an-Nawawi? semoga Allah swt. melimpahkan rahmat dan keridhoan kepada mereka berdua.”","part":1,"page":98},{"id":99,"text":"Lalu mengapa kita menuduh sesat mereka berdua dan ulama al-Asya’irah yang lain, padahal kita membutuhkan ilmu-ilmu mereka? Mengapa kita mengambil ilmu dari mereka jika mereka memang sesat? Padahal al-Imam Ibnu Sirin rahimakumullah pernah berkata: \"Ilmu hadits ini adalah agama maka perhatikan dari siapa kalian mengambil agama kalian.\" Apakah tidak cukup bagi orang yang tidak sependapat dengan para imam di atas, untuk mengatakan, “Mereka rahimahullah telah berijtihad dan mereka salah dalam menafsirkan sifat-sifat Allah swt.\"\rMaka yang lebih baik adalah tidak mengikuti metode mereka. Sebagai ganti dari ungkapan kami menuduh mereka telah menyimpang dan sesat dan kami marah atas orang yang mengkategorikan mereka sebagai Ahlussunnah. Bila al-Imam an-Nawawi, al-‘Asqalani, al-Qurthubi, al-Fakhrurrazi, al-Haitami dan Zakariya al-Anshari dan ulama besar lain tidak dikategorikan sebagai Ahlussunnah wal Jama’ah, lalu siapakah mereka yang termasuk Ahlussunnah wal Jama’ah?.\rSungguh, dengan tulus kami mengajak semua pendakwah dan mereka yang beraktivitas di medan dakwah Islam untuk takut kepada Allah swt. dalam menilai umat Muhammad, khususnya menyangkut tokoh-tokoh besar ulama dan fuqaha’. Karena, umat Muhammad tetap dalam kondisi baik hingga tiba hari kiamat. Dan tidak ada kebaikan bagi kita jika tidak mengakui kedudukan dan keutamaan para ulama kita sendiri.\rESENSI-ESENSI YANG SELESAI DENGAN KAJIAN","part":1,"page":99},{"id":100,"text":"Polemik berkembang di antara ulama menyangkut banyak substansi persoalan dalam bidang aqidah, yang Allah swt. tidak membebani kita untuk mengkajinya. Dalam pandangan saya polemik ini telah menghilangkan keindahan dan keagungan substansi masalah ini. Misalkan, pro kontra para ulama menyangkut melihatnya Nabi saw. kepada Allah swt. dan bagaimana cara melihatNya, dan perbedaan yang luas antara mereka menyangkut persoalan ini. Sebagian berpendapat Nabi saw. melihat Allah swt. dengan hatinya, dan sebagian berpendapat dengan mata. Kedua kubu ini sama-sama mengajukan argumentasi dan membela pendapatnya dengan hal-hal yang tak berguna.\rDalam pandangan saya perbedaan ini tidak berguna sama sekali. Justru menimbulkan dampak negatif yang lebih besar dibanding manfaat yang didapat. Apalagi jika masyarakat awam mendengar polemik yang pasti menimbulkan keragu-raguan di hati mereka ini. Jika kita mau mengesampingkan polemik ini dan menganggap cukup dengan menyajikan sunstansi persoalan ini apa adanya maka niscaya persoalan ini tetap dimuliakan dan dihargai dalam sanubari kaum muslimin, dengan cara kita mengatakan bahwa Rasulullah saw. melihat Tuhannya.\rCukup kita berkata demikian sedangkan menyangkut cara melihat dan lain sebagainya biarlah menjadi urusan Nabi saw.\rDalam firman Allah swt:\rوَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَى تَكْلِيماً\r\"Dan Allah telah berfirman terhadap Musa\"","part":1,"page":100},{"id":101,"text":"Salah satu subsatansi persoalan di atas adalah polemik yang berkembang di antara para ulama menyangkut substansi firman Allah swt. dan perbedaan luas dalam masalah ini. sebagian berpendapat bahwa firman Allah swt. adalah suara hati (kalam nafsi) dan sebagian lagi berpendapat bahwa kalam Allah swt. berhuruf dan bersuara. Saya sendiri berpendapat kedua pihak ini sama-sama mencari substansi mensucikan Allah swt. dan menjauhi syirik dalam berbagai bentuknya.\rPersoalan kalam (firman Allah) adalah kebenaran yang tidak bisa diingkari, karena tidak meniadakan kesempurnaan Ilahi. Ini adalah pandangan dari satu aspek. Ditinjau dari aspek lain, sifat-sifat Allah swt. yang terdapat dalam al-Qur’an wajib dipercayai dan ditetapkan, karena tidak ada yang mengetahui Allah swt. kecuali Allah swt. sendiri. Apa yang saya yakini dan saya ajak adalah menetapkan kebenaran ini tanpa perlu membicarakan bagaimana cara dan bentuknya. Kita tetapkan bahwa Allah swt. memiliki sifat kalam dan berkata: \"Ini adalah kalam Allah swt. dan Allah swt. adalah Dzat yang berbicara.\" Kita cukup berbicara seperti ini dan menjauhi mengkaji apakah kalam itu kalam nafsi atau kalam yang bukan nafsi yang berhuruf dan bersuara atau tidak berhuruf dan tidak bersuara.","part":1,"page":101},{"id":102,"text":"Karena pembahasan seperti ini berlebihan, yang Nabi Muhammad saw. sebagai pembawa tauhid tidak pernah membicarakannya. Lalu mengapa kita menambahkan apa yang datang dibawa oleh Nabi saw.? Bukankah hal semacam ini adalah salah satu bid’ah terburuk? Subhanaka Hadza Buhtanun ‘Adzim. Rasulullah Saw. mengabarkan kepada kita tentang kalam pada saat kita berkumpul dengan beliau di sisi Allah swt.\rKami mengajak agar pembicaraan kita selamanya menyangkut substansi kalam dan masalah sejenis terlepas dari pembahasan mengenai cara dan bentuknya.\rDalam sabda Rasulullah saw.:\rإِنِّي أَرَاكُمْ مِنْ خَلْفِي\r\"Saya mampu melihatmu dari belakang.\"\rSalah satu subsatansi persoalan di atas adalah polemik yang terjadi di antara ulama menyangkut substansi sabda Nabi saw, “Sesungguhnya saya bisa melihat kalian dari belakang sebagaimana dari arah depan.” Sebagian ulama berpendapat bahwa Allah swt. menciptakan dua mata di arah belakang. Sebagian berpendapat bahwa Allah swt. menjadikan kedua mata beliau yang di depan memiliki kekuatan yang mampu menembus bagian belakang. Sebagian lagi berpendapat bahwa Allah swt. membalik obyek yang ada di belakang Nabi saw. sehingga berada di depan beliau. Semua ini adalah interpretasi berlebihan yang membuat persoalan ini kehilangan keindahan dan keelokannya sekaligus meredupkan kewibawaan dan keagungannya di hati manusia. Adapun keberadaan Nabi saw. mampu melihat orang yang berada di belakang sebagaimana melihat orang yang ada di depan maka ini adalah fakta yang telah disampaikan beliau sendiri dalam hadits shahih.","part":1,"page":102},{"id":103,"text":"Maka tidak ada ruang sama sekali untuk membantahnya. Namun apa yang saya ajak dan menjadi pendapat saya adalah menetapkan fakta ini apa adanya tanpa perlu mengkaji cara dan bentuknya. Kita wajib meyakini kemungkinan terjadinya dan dampaknya, dengan cara menyaksikan salah satu hal yang di luar kebiasaan yang meminggirkan faktor penyebab untuk menampakkan kekuasaan Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa serta kedudukan Rasulullah saw.\rجبريل يتمثل رجلا\r\"Jibril menyamar sebagai seorang lelaki\"\rPara ulama bersilang sengketa menyangkut penyamaran Jibril as. saat datang membawa wahyu dalam bentuk seorang lelaki padahal fisik Jibril as. sangat luar biasa besar. Sebagian berpendapat bahwa Allah swt. membuang kelebihan dari fisiknya. Sebagian lain menyatakan sebagian fisiknya menyatu dengan yang lain sehingga menyusut menjadi kecil. Menurut hemat saya interpretasi ini tidak berguna. Saya meyakini Allah mampu membuat Jibril menyamar dalam bentuk seorang laki-laki dan ini merupakan fakta yang telah disaksikan oleh banyak sahabat.\rBagi saya tidaklah penting mengetahui cara penyamaran Jibril dalam bentuk seorang laki-laki dan saya mengajak saudara-saudara kita sesama pelajar untuk menyampaikan fakta ini tanpa perlu menyinggung perbedaan-perbedaan yang menyertainya agar fakta ini tetap besar dan agung dalam hati.\rPENGERTIAN TAWASSUL\rBanyak kalangan keliru dalam memahami substansi tawassul. Karena itu kami akan menjelaskan pengertian tawassul yang benar dalam pandangan kami. Namun sebelumnya akan kami jelaskan dulu point-point berikut:","part":1,"page":103},{"id":104,"text":"Tawassul adalah salah satu metode berdoa dan salah satu pintu dari pintu-pintu untuk menghadap Allah swt. Maksud sesungguhnya adalah Allah swt. Obyek yang dijadikan tawassul berperan sebagai mediator untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Siapapun yang meyakini di luar batasan ini berarti ia telah musyrik. Orang yang melakukan tawassul tidak bertawassul dengan mediator tersebut kecuali karena ia memang mencintainya dan meyakini bahwa Allah swt. mencintainya. Jika ternyata penilaiannya keliru niscaya ia akan menjadi orang yang paling menjauhinya dan paling membencinya. Orang yang bertawassul jika meyakini bahwa media yang dijadikan untuk bertawassul kepada Allah swt. itu bisa memberi manfaat dan derita dengan sendirinya sebagaimana Allah swt. atau tanpa izinNya, niscaya ia musyrik. Tawassul bukanlah suatu keharusan dan terkabulnya doa tidaklah ditentukan dengannya. Justru yang asli adalah berdoa kepada Allah swt. secara mutlak, sebagaimana firman Allah swt.:\rوَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ\r\"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintahKu) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.\" (QS. al-Baqarah:186)","part":1,"page":104},{"id":105,"text":"قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَنَ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا\r\"Katakanlah: \"Serulah Allah atau serulah ar-Rahman dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al-Asma' al-Husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu.\" (QS. al-Isra`:110)\rBENTUK TAWASSUL YANG DISEPAKATI ULAMA\rTidak ada seorang pun kaum muslimin yang menolak keabsahan tawassul dengan amal shalih. Barangsiapa yang berpuasa, sholat, membaca al-Qur’an atau bersedekah berarti ia telah bertawassul dengan puasa, sholat, bacaan, dan sedekahnya. Malah tawassul model ini lebih besar peluangnya untuk diterima dan terkabulnya harapan. Tidak ada yang mengingkari hal ini.\rDalil diperbolehkannya tawassul dengan amal shalih adalah sebuah hadits yang mengisahkan tiga lelaki yang terperangkap dalam goa. Salah seorang bertawassul dengan pengabdiannya kepada kedua orangtua, yang lain dengan tindakannya menjauhi perbuatan zina setelah kesempatan itu terbuka lebar, dan yang ketiga dengan sikap amanah serta menjaga harta orang lain dan menyerahkan seluruhnya kepada orang tersebut. Allah pun menyingkirkan persoalan yang mendera mereka.\rTawassul model ini telah dikaji, dijelaskan dalil-dalinya dan dibahas secara mendalam oleh Syaikh Ibnu Taimiyyah dalam kitab-kitabnya, khususnya dalam risalahnya yang berjudul “Qa’idah Jalilah fi at-Tawassul wa al-Wasilah”.\rTitik Perbedaan","part":1,"page":105},{"id":106,"text":"Sumber perbedaan dalam masalah tawassul adalah tawassul dengan selain amal orang yang bertawassul, seperti tawassul dengan dzat atau orang dengan mengatakan: \"Ya Allah, aku bertawassul dengan NabiMu Muhammad saw, atau dengan Abu Bakar, Umar ibn Khaththab, ‘Utsman, atau Ali ra.\" Tawassul model inilah yang dilarang oleh sebagian ulama.\rKami memandang bahwa pro kontra menyangkut tawassul sekedar formalitas bukan substansial. Karena tawassul dengan dzat pada dasarnya adalah tawassulnya seseorang dengan amal perbuatannya, yang telah disepakati merupakan hal yang diperbolehkan. Seandainya orang yang menolak tawassul yang keras kepala melihat persoalan dengan mata hati niscaya persoalan menjadi jelas, keruwetan terurai dan fitnah yang menjerumuskan mereka yang kemudian memvonis kaum muslimin telah musyrik dan sesat, pun hilang.\rAkan saya jelaskan bagaimana orang yang tawassul dengan orang lain pada dasarnya adalah bertawassul dengan amal perbuatannya sendiri yang dinisbatkan kepadanya dan yang termasuk hasil usahanya.\rSaya katakan: Ketahuilah bahwa orang yang bertawassul dengan siapa pun itu karena ia mencintai orang yang dijadikan tawassul tersebut. Karena ia meyakini keshalihan, kewalian dan keutamaannya, sebagai bentuk prasangka baik terhadapnya. Atau karena ia meyakini bahwa orang yang dijadikan tawassul itu mencintai Allah swt, yang berjihad di jalan Allah swt. Atau karena ia meyakini bahwa Allah swt. mencintai orang yang dijadikan tawassul, sebagaimana firman Allah swt.:\r\"يحبّونهم ويحبّونه\"\ratau sifat-sifat di atas seluruhnya berada pada orang yang dijadikan obyek tawassul.","part":1,"page":106},{"id":107,"text":"Jika anda mencermati persoalan ini maka anda akan menemukan bahwa rasa cinta dan keyakinan tersebut termasuk amal perbuatan orang yang bertawassul. Karena hal itu adalah keyakinan yang diyakini oleh hatinya, yang dinisbatkan kepada dirinya, dipertanggungjawabkan olehnya dan akan mendapat pahala karenanya.\rOrang yang bertawassul itu seolah-olah berkata, “Ya Tuhanku, saya mencintai fulan dan saya meyakini bahwa ia mencintaiMu. Ia orang yang ikhlas kepadaMu dan berjihad di jalanMu. Saya meyakini Engkau mencintainya dan Engkau ridha terhadapnya. Maka saya bertawassul kepadaMu dengan rasa cintaku kepadanya dan dengan keyakinanku padanya, agar Engkau melakukan seperti ini dan itu.\"\rNamun mayoritas kaum muslimin tidak pernah menyatakan ungkapan ini dan merasa cukup dengan kemahatahuan Dzat yang tidak samar baginya hal yang samar, baik di bumi maupun langit. Dzat yang mengetahui mata yang berkhianat dan isi hati yang tersimpan.\rOrang yang berkata : “Ya Allah, saya bertawassul kepadaMu dengan NabiMu,\" itu sama dengan orang yang mengatakan: \"Ya Allah, saya bertawassul kepadaMu dengan rasa cintaku kepada NabiMu.\"\rKarena orang yang pertama tidak akan berkata demikian kecuali karena rasa cinta dan kepercayaannya kepada Nabi. Seandainya rasa cinta dan kepercayaan kepada Nabi ini tidak ada maka ia tidak akan bertawassul dengan Nabi. Demikian pula yang terjadi pada selain Nabi dari para wali.","part":1,"page":107},{"id":108,"text":"Berangkat dari paparan di muka, nyatalah bahwa pro kontra masalah tawassul sesungguhnya hanya formalitas yang tidak perlu berdampak perpecahan dan perseteruan dengan menjatuhkan vonis kufur terhadap orang-orang yang bertawassul dan mengeluarkan mereka dari lingkaran Islam.\rسُبْحَانك هَذَا بُهْتَان عَظِيم\rDALIL-DALIL TAWASSUL YANG DIPRAKTEKKAN KAUM MUSLIMIN\rAllah swt. berfirman:\rيَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ\rWasilah adalah segala sesuatu yang dijadikan Allah swt. sebagai faktor untuk mendekatkan kepada Allah swt. dan sebagai media untuk mencapai kebutuhan. Parameter dalam bertawassul adalah bahwa yang dijadikan wasilah itu memiliki kedudukan dan kemuliaan di mata yang ditawassulkan.\rLafadz al-Wasilah dalam ayat di atas bersifat umum sebagaimana anda lihat. Lafadz ini mencakup tawassul dengan sosok-sosok mulia dari kalangan para Nabi dan sholihin baik di dunia maupun sesudah mati dan tawassul dengan melakukan amal shalih sesuai dengan ketentuannya. Tawassul dengan amal shalih ini dilakukan setelah amal ini dikerjakan.\rDalam hadits dan atsar yang akan anda dengar terdapat keterangan yang menjelaskan keumuman ayat di atas. Maka perhatikan dengan seksama agar anda bisa melihat bahwa tawassul dengan Nabi saw. sebelum wujudnya beliau dan sesudahnya di dunia, sesudah wafat dalam alam barzakh dan sesudah dibangkitkan di hari kiamat, terdapat di dalamnya.\rTAWASSUL DENGAN NABI MUHAMMAD SAW. SEBELUM WUJUD DI DUNIA\rNabi Adam as. bertawassul dengan Nabi Muhammad saw.","part":1,"page":108},{"id":109,"text":"Di dalam sebuah hadits terdapat keterangan bahwa Nabi Adam as. bertawassul dengan Nabi Muhammad saw.\rDalam al-Mustadrok, Imam al-Hakim berkata: Abu Sa’id Amr ibnu Muhammad al-‘Adlu menceritakan kepadaku, Abul Hasan Muhammad Ibnu Ishak Ibnu Ibrahim al-Handhori menceritakan kepadaku, Abul Harits Abdullah ibnu Muslim al-Fihri menceritakan kepadaku, Abdurrahman ibnu Zaid ibnu Aslam menceritakan kepadaku, dari ayahnya dari kakeknya dari Umar ra, ia berkata: Rasulullah saw. bersabda:”Ketika Adam melakukan kesalahan, ia berkata Ya Tuhanku, Aku mohon kepadaMu dengan haqqnya Muhammad agar Engkau mengampuniku.” Allah berkata; Wahai Adam bagaimana engkau mengenal Muhammad padahal Aku belum menciptakanya. “ Wahai Tuhanku, karena ketika Engkau menciptakanku dengan kekuatanMu dan Engkau tiupkan nyawa pada tubuhku dari roh-Mu, maka aku tengadahkan kepalaku lalu saya melihat di kaki-kaki ‘Arsy terdapat tulisan “Laa Ilaha illa Allahu Muhammadur Rasulullah”, maka saya yakin Engkau tidak menyandarkan namaMu kecuali nama makhluk yang paling Engkau cintai,” jawab Adam. “Benar kamu wahai Adam, Muhammad adalah makhluk yang paling Aku cintai. Berdo’alah kepadaKu dengan haqqnya Muhammad maka Aku ampuni kamu. Seandainya tanpa Muhammad, Aku tidak akan menciptakanmu,” lanjut Allah.","part":1,"page":109},{"id":110,"text":"Imam al-Hakim meriwayatkan hadits di atas dalam kitab Al Mustadrok dan menilainya sebagai hadits shahih ( vol. 2 hal. 615 ). Al Hafidh As Suyuthi meriwayatkan dalam kitab Al Khashais An Nabawiyah dan mengategorikan sebagai hadits shahih. Imam Al Baihaqi meriwayatkanya dalam kitab Dalail Nubuwah, dan beliau tidak meriwayatkan hadits palsu sebagaimana telah ia jelaskan dalam pengantar kitabnya. Al Qasthalani dan Az Zurqani dalam Al Mawahib Al Laduniyah juga menilainya sebagai hadits shahih. vol. 1 hal. 62. As Subuki dalam kitabnya Syifaussaqaam juga menilainya sebagai hadits shahih. Al Hafidh Al Haitami berkata, “At Tabrani meriwayatkan hadits di atas dalam Al Ausath dan di dalam hadits tersebut terdapat rawi yang tidak saya kenal.” Majma’uzzawaid vol. 8 hal. 253.\rTerdapat hadits dari jalur lain dari Ibnu ‘Abbas dengan redaksi: “Jika tidak ada Muhammad maka Aku tidak akan menciptakan Adam, surga dan neraka.”\rHR. Al-Hakim dalam Al Mustadrak dengan isnad yang menurutnya shahih. Syaikhul Islam Al Bulqini dalam Fatawinya juga menilai hadits ini shahih. Hadits ini juga dicantumkan oleh Syaikh Ibnul Jauzi dalam Al Wafaa pada bagian awal kitab dan dikutip oleh Ibnu Katsir dalam Al Bidayah vol. 1 hlm. 180.","part":1,"page":110},{"id":111,"text":"Sebagian ulama tidak sepakat atas keshahihan hadits tersebut lalu mengomentari statusnya, menolaknya dan memvonisnya sebagai hadits palsu (maudlu’) seperti Adz Dzahabi dan pakar hadits lain. Sebagian menilainya sebagai hadits dlo’if dan sebagian lagi menganggapnya sebagai hadits munkar. Dari penjelasan ini, tampak bahwa para pakar hadits tidak satu suara dalam menilainya. Karena itu persoalan ini menjadi polemik antara yang pro dan kontra berdasarkan perbedaan mereka menyangkut status hadits. Ini adalah kajian dari aspek sanad dan eksistensi hadits. Adapun dari aspek makna, maka mari kita simak penjelasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengenai hadits tawassul ini.\rDOKUMEN-DOKUMEN TENTANG HADITS TAWASSUL ADAM AS","part":1,"page":111},{"id":112,"text":"Dalam konteks ini Ibnu Taimiyyah menyebut dua hadits seraya berargumentasi dengan keduanya. Ia berkata, “Abu al-Faraj Ibnu al-Jauzi meriwayatkan dengan sanadnya sampai Maisarah. Maisarah berkata, “Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, kapan engkau menjadi Nabi?” “Ketika Allah menciptakan bumi dan naik ke atas langit dan menyempurnakannya menjadi tujuh langit, dan menciptakan ‘arsy maka Allah menulis di atas kaki ( betis ) ‘arsy “Muhammad Rasulullah Khaatamul Anbiyaa’.” Dan Allah menciptakan sorga yang ditempati oleh Adam dan Hawwaa’. Lalu Dia menulis namaku pada pintu, daun, kubah dan kemah. Saat itu kondisi Adam berada antara ruh dan jasad. Ketika Allah menghidupkan Adam, ia memandang ‘arsy dan melihat namaku. Lalu Allah menginformasikan kepadanya bahwa Muhammad ( yang tercatat pada ‘arsy ) junjungan anakmu. Ketika Adam dan Hawwa’ terpedaya oleh syetan, keduanya bertaubat dan memohon syafa’at dengan namaku kepada-Nya.”","part":1,"page":112},{"id":113,"text":"Abu Nu’aim Al-Hafidh meriwayatkan dalam kitab Dalaailu al-Nubuwwah dan melalui jalur Syaikh Abi al-Faraj. Menceritakan kepadaku Sulaiman ibn Ahmad, menceritakan kepadaku Ahmad ibn Rasyid, menceritakan kepadaku Ahmad ibn Sa’id al-Fihri, menceritakan kepadaku Abdullah ibn Ismail al-Madani dari Abdurrahman ibn Yazid ibn Aslam dari ayahnya dari ‘Umar ibn al-Khaththab, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda: “Ketika Adam melakukan kesalahan, ia mendongakkan kepalanya. “Wahai Tuhanku, dengan hak Muhammad, mohon Engkau ampuni aku,” ujar Adam. Lalu Adam mendapat pertanyaan lewat wahyu, “Apa dan siapakah Muhammad?” “Ya Tuhanku, ketika Engkau menyempurnakan penciptaanku, aku mendongakkan kepalaku ke arah ‘arsy-Mu dan ternyata di sana tertera tulisan “Laa Ilaaha illa Allaah Muhammadun Rasulullaah”. Jadi saya tahu bahwa Muhammad adalah makhluk Engkau yang paling mulia di sisi-Mu. Karena Engkau merangkai namanya dengan nama-Mu,” jawab Adam. “Betul,” jawab Allah, “Aku telah mengampunimu, dan Muhammad Nabi terakhir dari keturunanmu. Jika tanpa dia, Aku tidak akan menciptakanmu.”\rHadits ini menguatkan hadits sebelumnya, dan keduanya seperti tafsir atas beberapa hadits shahih. (Al-Fatawa, vol. II hlm. 150).\rPendapat saya, fakta ini menunjukkan bahwa hadits di atas layak dijadikan penguat dan legitimasi. Karena hadits maudlu’ atau bathil tidak bisa dijadikan penguat di mata para pakar hadits. Dan anda melihat sendiri bahwa Syaikh Ibnu Taimiyyah menjadikannya sebagai penguat atas penafsiran.\r1941. Terjemah Kitab Matan Abi Syuja’ AT-TAQRIB (Bab SIWAK)\roleh Ibnu Toha\rMatan Abi Syuja’ AT-TAQRIB","part":1,"page":113},{"id":114,"text":"\"فصل\" والسواك مستحب في كل حال إلا بعد الزوال للصائم وهو في ثلاثة مواضع أشد استحبابا: عند تغير الفم من أزم وغيره وعند القيام من النوم وعند القيام إلى الصلاة.\rFASLUN WAS-SIWAAKU MUSTAHABBUN FIY KULLI HAALIN ILLAA BA’DAZ-ZAWAALI LISH-SHAA’IMI, WA HUWA FIY TSALAATSATI MAWAADHI’A ASYADDU ISTIHBABAN: INDA TAGHAYYURIL-FAMI MIN AZMIN WA GHAIRIHI, WA ‘INDAL-QIYAAMI MINAN-NAUMI, WA ‘INDAL-QIYAAMI ILASH-SHOLAATI.\rFasal, bersiwak itu dianjurkan/disunnahkan di semua keadaan, kecuali setelah zawal (setelah matahai lengser dari tengah langit siang hari) bagi orang yang berpuasa. lebih-lebih bersiwak pada tiga keadaan ini sangatlah disunnahkan yaitu : 1. ketika perubahan bau mulut sehabis bertarak (lama diam atau tidak makan) dan semacamnya (bau mulut sehabis makan trasi dsb). 2. ketika bangun dari tidur. 3. ketika hendak menunaikan Sholat.\rArti kata AS-SIWAAK (menggosok gigi) adalah isim yang dimusytaq dari kata SAAKA (menggosok), yakni menggosok berikut dengan alat-alatnya. Demikian menurut LUGHATAN.\rAS-SIWAAK menurut SYARI'AT adalah : pemakaian batang dari KAYU AROK dan semacamnya semisal USYNAN (nama alat pembersih yang dibuat dari ekstrak pohon khusus untuk itu) yang digosokkan pada gigi dan sekitarnya yang bertujuan untuk menghilangkan perubahan pada mulut (bau mulut, gigi menguning) dan semacamnya.\ribarot :\rوهو بكسر السين مشتق من ساك إذا دلك والسواك لغة الدلك وآلته وشرعا استعمال عود من أراك أو نحوه كأشنان في الأسنان وما حولها لإذهاب التغير ونحوه\r(AL-IQNA')\rSyarah Fathul Qarib :","part":1,"page":114},{"id":115,"text":"(والسواك مستحب في كل حال) ولا يكره تنزيها (إلا بعد الزوال للصائم) فرضا أو نفلا؛ وتزول الكراهة بغروب الشمس. واختار النووي عدم الكراهة مطلقا.\rSiwak itu disunnahkan pada semua situasi kecuali dimakruhkan dengan hukum makruh tanzih bagi orang yang sedang berpuasa pada siang hari setelah matahari zawal baik puasa fardhu atau puasa sunnah dan hilanglah kemakruhannya apabila matahari sudah terbenam (maghrib). sedangkan menurut imam Nawawi beliau memilih tanpa ada kemakruhan secara mutlak.\rSyarah Fathul Qarib :\rويتأكد أيضا في غير الثلاثة المذكورة مما هو مذكور في المطولات، كقراءة القرآن، واصفرار الأسنان.\rDan ditetapkan pula sangatnya kesunnahan bersiwak selain pada tiga keadaan diatas yang disebutkan pada kitab-kitab yang lebih luas ulasannya. semisal ketika hendak membaca AL-Qur'an, ketika gigi menguning... dsb.\rSyarah Fathul Qarib :\rويسن أن ينوي بالسواك السنةَ؛ وأن يستاك بيمينه، ويبدأ بالجانب الأيمن من فمه، وأن يمره على سقف حلقه امرارا لطيفا، وعلى كراسي أضراسه\rDisunnahkan pula untuk berniat kesunnahan siwak, memegang dengan tangan kanan, memulai dari sebelah kanan mulut, melewati gosokan hingga ke langit-langit mulut dengan lembut, dan menggosok juga pada atas gigi-gigi gerahamnya.\rSebelum wudhu' pun tetap disunnahkan siwak :\rوأما سنن الوضوء، فكثيرة:إحداها: السواك. وهو: سنة مطلقا\rAdapun sunnah-sunnah wudhu' banyak macamnya: diantaranya: SIWAK, hukum siwak adalah sunnah secara mutlaq. (ROUDHATUT THOLIBIN).\r2022. KITAB SYARAH BURDAH 1\rOleh : Muhammad Bakhit\rشرح بردة البوصيري\rالأستاذ محمد رضوان أحمد\rالحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على سيد الأنبياء والمرسلين وبعد:","part":1,"page":115},{"id":116,"text":"يقول الشارح الأستاذ محمد رضوان أحمد:\rمقدمة شرح بُردة الأُستاذ البوصيري\rالحمد لله الذي أنعم علينا بنعمة الوجود. وشرفنا بإتباع صاحب الركوع والسجود. فكنا بهذه التبعية من الغُر المحجلين. شرفاً وتميزا لنا عن سائر الأمم يوم الدين. والصلاة والسلام على أشرف المرسلين وخاتم النبيين النبي الأمي القرشي الهاشمي محمد بن عبد الله صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه التابعين أما بعد:\rفقد اطلعت على شرح بردة الأستاذ البوصيري. للأستاذ الشيخ عبد الحميد حسين. فأعجبتني طريقته وسرني اختصاره غير أنني وجدت فيه إبهاما في العبارة لجنوحه إلى حسن التركيب وبلاغة التشبيه مما يعسر على البسطاء فهمه. ويبعد على قليل الإدراك علمه. فدفعني هذا إلى كتابة شرح سهل العبارة قريب المعنى بعيد عن التعطيل.\rفشرعت في هذا الشرح مستمدا من الفيض الإلهي والعطف النبوي فجاء بحمد الله موافقا للمرام، دالا على أن مثلي مع ما به من عجز لا يكتبه إلا بالهام. والدليل على أن هذا الشرح كان بالهام انجازه في أوقات فراغي في يومين كاملين وبإحدى عيني رمَدٌ حُجبَ ضوئها مدة شهرين. والدليل على قبوله إن شاء الله عود الشفاء لعيني المريضة عقب الانتهاء من كتابته مع موافقة فراغي منها أذان عصر يوم الخميس الموافق 27 من رمضان سنة 1350 للهجرة بقول المؤذن الله أكبر الله أكبر. فكان فألاً حسناً وبشرى مُعجلة ولا شك عندي في أن هذا من توفيق الله ورعاية رسوله. جعله الله أثراً صالحاً وخلد ذكره كما خلد ذكر البردة بجاه الممدوح وبركة المادح حتى لا أُحرم من دعوة صالحة من فَم طاهر.\rوقد اهتم بتصحيحه أخي في الله الأستاذ عبد الرزاق أفندي منصور، بلغه الله مراده وكافأه بالقبول والله تعالى أسأل أن لا يحرم أحداً ممن يعمل على نشره بين العباد من جزيل تعطف وعظيم عطيات وواسع رحماته آمين.\rترجمة الأستاذ محمد بن سعيد البوصيري رضي الله عنه","part":1,"page":116},{"id":117,"text":"هو الإمام العلامة العارف بالله الصادق في محبة رسول الله. سيدي محمد بن سعيد بن حماد بن محسن بن عبد الله بن صنهاج بن هلال الصنهاجي (نسبة إلى صنهاجه بلدة ببلاد البربر بالمغرب الأقصى) كان أحد أبويه من دلاص والآخر من بوصير. وهما قريتان من قرى صعيد مصر فنسب إليهما فقيل له الدلاصيري ولكنه شُهر بعد ذلك بالبوصيري.\rوكان مولده في الأولى ومرباه في الثانية. ولد رحمه الله بدلاص في أول شوال سنة 608 هجرية وتوفي سنة 695 ودفن بالإسكندرية فكان عمره حين وفاته 87 سنة. تعلم في صباه الكتابة والقراءة وحفظ القرءان الكريم وتلقى مبادئ العلوم وتدرج في علم الأدب والكتابة فبرز في الشعر والنثر تبريزا حببه إلى حكام مصر فولوه بعض الأعمال الكتابية في مديرية الشرقية ببلبيس وقد كان في أول عهده يسلك في شعره مسالك الشعراء من مدح وذم وشكوى. ولكنه في كهولته تزهد واتصل بالإمام الواصل العارف بالله سيدي أبي العباس أحمد بن عمر المرسي الأنصاري مريد سيدي عبد السلام بن مشيش الحسني فصفت نفسه وصلح أمره وخلص لعبادة ربه. وفُتحَ عليه في مدح رسول الله صلى الله عليه وسلم فمدحه بقصائد تزهو على شعر الفحول بالسهولة والجمال والجلال طار بها صيته وخلد بها ذكره.\rفمنها البردة وهي (القصيدة الميمية) التي نحن بصدد شرحها والتي نظمها في علة أصابته فبريء منها بسببها إذ أنشدها على رسول الله في المنام فخلع عليه بردته الشريفة ومسح على جسده فعوفي لوقته ومنها الهمزية التي جمعت سيرة النبي مفصلة وغيرهما مما هو مشهورٌ معروف لدى الخاص والعام نفعنا الله بالممدوح والمادح في دار الدنيا ودار السلام... آمين.\rمدخل\rإن المحب الصادق في محبته لا يُسرُ بشيء، سروره بذكر محبوبه ولا يرتاح لحديث، راحته لمن يتحدث إليه في شأن من شؤون هذا المحبوب ولو كان هذا الحديث من فم ناصح أو لائم كما قال القائل:\rأعد ذكر من أهوى ولو بملام **** فإن أحاديث الحبيب مُدامي","part":1,"page":117},{"id":118,"text":"والأستاذ البوصيري محب لرسول الله صلى الله عليه وسلم صادق في محبته. وشاعرٌ قوي الوجدان لا يضارعه غيره في شاعريته. أخذ قلمه وكتب يتغنى بذكر محبوبه الأعظم صلى الله عليه وسلم. ينوع الذكر فقال: وقد سالت دموعه وزاد لهيب شوقه يُسائل نفسه أو متصورا شخصاً يسأله عن داعي حزنه وبكائه. أمن تذكر الخ...\rأمنْ تذكر جيرانٍ بذي سلمٍ *** مزجْتَ دمعا جَرَى من مقلةٍ بدمِ\rأتذكرت أملك ومنتهى ما تصبو إليه نفسك بتلك الأماكن النائية التي عجزت عن الوصول إليها فبكيت هذا البكاء الحار الذي امتزج فيه دمعك بدمك؟\rأَمْ هبَّتِ الريحُ مِنْ تلقاءِ كاظمةٍ *** وأَومض البرق في الظَّلْماءِ من إِضمِ\rأم هبت الريح من جهة هذه الديار فشممت شذا أنفاس الحبيب. أومض البرق فذكرت بريق ثغر. فيه ماء حياتك ومنبع ارتوائك؟\rفما لعينيك إن قلت اكْفُفا هَمَتا *** وما لقلبك إن قلت استفق يهمِ\rما لك لا تجيب، أتظن أن سكوتك هذا يخفي ما عندك من حب. وإذا سلمنا أنك غير محب فما لعينيك أن زجرتهما عن البُكاء لا تكفان. وما لقلبك إن قلت له ارجع إلى طريق الهدى يعصك ويظل هيمان؟\rأيحسب الصبُ أنّ الحب منكتمٌ *** ما بين منسجم منه ومضْطَّرمِ\rأحسبت أن حبك يخفى على الناس، وقد ظهر بهذا الدمع المُنسكب والقلب المُلتهب؟\rلولا الهوى لم ترق دمعاً على طللٍ *** ولا أرقْتَ لذكر البانِ والعَلمِ\rلولا الهوى يا صاح لم ترق هذه الدموع ، ولا حُرمت لذيذ النوم لذكرى ديار نائية ليست لك بوطن، ولا كنت في واد وعقلك في واد.\rفكيف تنكر حباً بعد ما شهدتْ *** به عليك عدول الدمع والسقمِ\rفيا عجباً من إنكارك الحب، وقد شهد به عليك شاهد عدل إن أصررتَ على الكتمان، كان فيهما ما ينفي كل شك، هما الدمع والسقم، وفوق هذا لدينا حجة أُخرى، هي أن دمعك سبق سقمك، ولو سبق الضعف الدمع لتوهمنا أن الدمع نتيجة الألم، فما فائدة كتمانك وقد قامت عليك الحجة ولزمك الدليل؟.","part":1,"page":118},{"id":119,"text":"وأثبت الوجد خطى عبرة وضنى *** مثل البَهار على خديك والعنم\rوزيادة عن كلّ ما تقدم من أدلة فقد أكد لنا وجدَك علامتان محسوستان هما اصفرار وجهك واحمرار دمعك وهما من علامات العشاق، فأولى بك الاعتراف لعل الله الذي ابتلاك أن يهدينا إلى مداواتك بما يزيل علاتك.\rنعم سرى طيف من أهوى فأرَّقني *** والحبُّ يعتَرضُ اللّذات بالألم\rأما وقد ظهر حبي بما لا سبيل معه إلى الإنكار، فنعم يا صاح، سرى خيال حبيبي فنبهني من سبات الفكر فيه إلى يقظة الحرمان منه إذ فرحتُ بإقباله فأسرعت للقائه، فإذا أنا في مكاني وهو حيث أعلم فما أشأم عجلتي التي قطعت لذيذ أحلامي ولكن هي سنة الحب فإن من طبعه أن يقطع أسباب اللذات بسيف الألم، وهكذا كان معي إذ حرصت على التَّمتُّع بجماله، فحال بيني وبين خياله.\rيا لائمي في الهوى العُذري معذرة *** مني إليك ولو أنصفت لم تَلُم\rلما أقر بحبه أحس بخطئه في إذاعته سره فوجه معذرته إلى من يتوقع منه اللوم على الحب فقال يا لائمي في اعترافي بهواي البريء من كل شين إني أعتذر إليك فيما فرط مني. ولو أنصفتني ما وجهت إلي أي لوم.\rعدتك حالي لا سرّي بمُستَتر *** عن الوُشاة ولا دائي بمُنحَسم\rلأن سري قد أفشاه الدمع، ودائي لا دواء له إلا بالوَصل، وهو بعيد الحصول لعُلُو مقام المحبوب وبعد داره، فحالي تتطلب الرحمة.\rمحضتَني النُّصحَ لكنْ لستُ أسمعه *** إنَّ المُحبَ عن العُذّال في صَمَم\rأنت أخلصت لي النصيحة إذ خطأتني في اعترافي بحبي، أو استرسالي في طريق هلاكي ، غير أنني مع علمي بحُسن نيتك أعتبر نُصحك عذلاً ما دام ينهاني عن التَّفوه بذكر من أحببت فلن اسمع لك لأنني محب وأُذُن المحب عن العُذال صمَّاء .\rإنّي اتَّهَمْتُ نصيحَ الشَّيب في عَذل *** والشَّيبُ أبعدُ في نُصح عن التُّهَم","part":1,"page":119},{"id":120,"text":"فلا يسؤك إعراضي عن نُصحك فقد اتهمت ما هو بعيد عن كل شبهة في نصيحة منك وهو الشيب فقد أنذرني بقرب الأجل وحثني على ترك الأمل ورغَّبني في صالح العمل فتماديت في الغرور ولازمت الشرور اعتمادا على أن الله غفور.\rفي التحذير من هوى النفس\rفإنَّ أمَّارتي بِالسّوءِ ما اتَّعَظَتْ *** مِنْ جَهلِها بِنَذيرِ الشَّيْبِ والهَرَمِ\rوماذا أصنع بنفسي التي تأمر بالشرّ وتنهى عن الخير حتى مع تذكيرها بالموت ببياض الشعر. وضعف الجسم والبصر.\rولا أَعَدَّتْ مِنَ الفِعل الجَميلِ قِرى *** ضيْفٍ ألمَّ بِرأسي غيرَ مُحتَشِمِ\rفها هي لم ترجع عن المحرمات، ولم تَرعَوِ لقرب الممات ولا أعدّت من فعل الخير والطاعة ما يليق بإكرام هذا الضيف الذي نزل برأسي بغير استئذان.\rلو كنتُ أعلمُ أنّي ما أُوَقِّرُهُ *** كَتَمْتُ سِرّاً بدا لي منهُ بالكَتمِ\rولو كنت أعلم أنني سأهينه هذه الإهانة، ولا أحترمه بالإقبال على الله واتباع أوامره واجتناب نواهيه لواريته عن العيون بالسواد احتراماً له وحفظاً لِكرامته، ولكنه عمي الشباب وضلال الغرور.\rمن لي بِردِّ جِمَاحٍٍ مِن غَوايَتِها *** كما يُرَدُّ جِماحُ الخَيْلِ باللُّجُمِ\rفلا تَرُم بالمَعاصي كَسْرَ شَهْوَتِها *** إنَّ الطّعامَ يُقَوّي شَهوَةَ النَّهِمِ\rفمن هذا الذي يرشدني إلى من يرد نفسي عن فيافي الظلم إلى حظيرة الهدى ولو استعمل في سبيل ذلك ما يستعمله الفارس في إزالة اعوجاج فرسه من العُنف والشِّدة. من هذا الذي يفعل ذلك حتى ألجأ إليه وألقي أزمتي بين يديه؟ أأتركها تهيم في وادي المعاصي حتى تسأمها فتعود إلى الطاعة مستعذبة موردها غير منحرفة عنها أمّاذا أفعل؟ ومن يضمن لي رجوعها والطعام يقوي شهوة الشره إلى الإكثار منه؟\rوالنُّفس كالطِّفلِ إن تُهملهُ شَبَّ على *** حُبِّ الرَّضاعِ وإن تَفطِمهُ ينفطِمِ","part":1,"page":120},{"id":121,"text":"وما ذلك إلا لأن نفس الإنسان كالطفل الصغير إن أهملتَها سارت في طريق الشَّر الذي يُلائم طبعها وإن زجرتها ومنعتها امتنعت كما أنك إذا طاوعت الطفل كلما طلب الرضاع كبر وهو مُكِبٌّ عليه وإن فطمته انفطم ورجع.\rفاصرِفْ هواها وحاذِر أن تُوَلّيَهُ *** إن الهوى ما تولَّى يُصْمِ أو يَصِمِ\rفلا تُجِب طلباتها فمن سار وراء هوى نفسه هلك أو ضاع شرفه وكلاهما أمرٌ عظيم وخطبٌ جسيم.\rوراعِها وهي في الأعمال سائمةٌ *** وإنْ هي استَحلَتِ المرعى فلا تسمِ\rوكن معها على الدوام كالراعي مع ماشيته بمنعها عن أكل ما لا يُباح، وإن هي استحلَت الشَّرّ فلا تُطل لها الحبل بل قيدها بقيد من قيود خوف الله الحديدية.\rكَمْ حَسَّنَتْ لَذَّةً للمرءِ قاتلةً *** من حيثُ لَم يَدرِ أنَّ السُّمَّ في الدَّسَمِ\rولا تغتر ببلاغتها وقوة حجتها عند مخاصمتها فكم حسنت القبيح وقبحت الحسن حتى وقع في هاوية الهلاك من غره معسول قولها وعظيم دهائها.\rواخَش الدَّسائِس مِن جوعٍ ومن شبَعٍ *** فَرُبَّ مَخْمَصَةٍ شَرٌّ من التُّخَمِ\rوهي ماكرة مخادعة إذا رأت منك الشدة عليها دسّت لك ما يُخادعك ويلين من شدتك كالجوع الداعي إلى الإقدام على ارتكاب المحرمات كالسرقة والغدر، والشبع المؤدي إلى البطر والكبر والزنا وشرب الخمر.\rواستَفرِغ الدَّمعَ من عين قد امتَلأت *** مِنَ المَحارِمٍ والزَمْ حِميَةَ النَّدَمِ\rفإذا غلبت النفس وقهرت دسائسها فارجع إلى الله بالتوبة واذرف الدمع من عين طالما نظرت إلى المحرمات ولم تخش بارئ السماوات.\rوخالف النَّفس والشيطان واعصهما *** وإن هما محَّضاك النُّصح فاتّهِمِ\rولا تنسى شريك النفسِ الذي يُغريها إذا تهاونت، ويحثها إذا تباطأت وهو الشيطان. فنصيحتي إليك أن لا تركن إلى واحدٍ منهما وأن تهمهما في كلِّ نصيحةٍ يُقدمانها إليك مهما ظهر لك صلاحها.\rولا تُطِع منهما خصماً ولا حكما *** فأنت تعرفُ كيدَ الخصم والحَكَمِ","part":1,"page":121},{"id":122,"text":"وأسيء الظنَّ بهما على الدوام، سواء من ظهر منهما بمظهر الخصومة لك ومن تظاهر بالورع والتقوى واحتلال منصة العدالة، فكلاهما غير مؤتمن، لأنهما تحالفا على الإيقاع بك.\rأستغفرُ الله من قولٍ بِلا عملٍ *** لقد نَسَبتُ به نسلاً لِذي عُقُم ِ\rهنا يتذكَّر النَّاظم رحمه الله تعالى قوله تعالى {كَبُرَ مَقْتاً عِنْدَ اللهِ أنْ تَقولوا ما لا تَفْعَلون} فأستغفر الله وقال ما نسبة هذه النَّصائح الغالية والأقوال الجميلةِ إليّ إلا كنسبة ولدٍ لِعَقيم لا يلد وكبر مقتاً عند الله أن يلحق الإنسان ولدا بغير أبيه وأمه.\rأمرتُكَ الخير لكن ما ائتمرتُ به *** وما استقمتُ فما قولي لك استقِمِ\rوكيف لا أستغفر الله وقد أمرتك بفعل الخير وأنا بعيد عنه، وحثثتك على لزوم الاستقامة وأنا لم أستقم بعد، وما زلت حائداً عن سبيل الرَّشاد.\rولا تزوَّدتُ قبل الموت نافلةً *** ولم أصلِّ سوى فرضٍ ولم أصُمِ\rوأين أنا من الاستقامة وما تزودت قبل موتي بِنافلةٍ من الصلاة والصيام، إذ لم أصلِّ ولم أصُم سوى ما فرض الله عليَّ.\rفي مدح النبيّ صلى الله عليه وسلم\rظَلَمْتُ سنةَ من أحيَى الظلامَ إلى *** أنِ اشتكَت قدماهُ الضُّرَّ من وَرَمِ\rيقول: نعم ما صليت ولا صمت سوى ما فرضه الله علي، فظلمت سنَّة من أحيى الظلام راكعاً ساجداً إلى أن اشتكت قدماه ضر الورم، مع أنه منزه عن النقائص محلى بالنفائس ومع هذا أدعي محبته صلى الله عليه وسلم وأرجو شفاعته.\rوشَدَّ من شَغَبٍ أحشائَهُ وطوى *** تَحتَ الحِجارةِ كَشحاً مُتْرَفَ الأَدَمِ","part":1,"page":122},{"id":123,"text":"ولا أدري كيف يكون ذلك وأنا أنام ليلا وألهو نهاراً وأتثاقل في تأدية الواجبات اغتراراً. أتناول ما لذَّ وطاب، وكم من جائع ليس له من يدي سوى الطعان والضراب، والذي أدّعي حبه قد شدّ من الجوع أحشائه، وضغط بالحجر الصلب أمعائه لا من قلة ولا لبخل أو علة، ولكن ليسن لنا سنة الزهد في الدنيا حتى لا تلهينا بزخرفها، فنعرض عن الآخرة ونقبل عليها فنكون من الهالكين، وحب الدنيا رأس كل خطيئة.\rوراوَدَتهُ الجِبالُ الشُّمَّ مِنْ ذَهَبٍ *** عن نَفسِهِ فأراها أيَّما شَممِ\rوالدليل على أنه صلى الله عليه وسلم لم يرد غير الزهد في الدنيا، أن الجبال عرضت عليه أن تكون له ذهباً فأبى وما كان عليه في الإجابة من حرج غير أن العصمة وهي من أخص صفاته تمنع صاحبها من المباحات.\rوأكَّدَتْ زُهدَهُ فيها ضَرورتُهُ *** إنَّ الضرورة لا تَعْدُو على العِصَمِ\rومما يؤكد أنه ما فعل ذلك إلا زهداً أنه أبى قبول أن تكون الجبال له ذهبا وهو لا يملك درهما واحدا يمكنه من مشترى ما يزيل به جوعه، وشدة الجوع ضرورة قصوى، ولكن الضرورة لا تتغلب على العصمة التي منحه الله إياها.\rمحمدٌ سيّدُ الكونَيْنِ والثقل *** نِ والفريقينِ مِن عُربٍ ومن عَجَمِ\rومن ذا الذي تحلى بهذه الصفات وجمع هذه الكمالات وطبع على هذه المكارم؟ هو محمد سيد الإنس والجن والعرب والعجم مبعث الهدي والنور لسائر الأُمَم صلى الله عليه وسلَّم.\rنَبِيُّنا الآمِرُ الناهي فلا أحَدٌ *** أبَرَّ في قولٍ لا مِنْهُ ولا نَعَمِِ\rهو نبينا الذي صدقنا برسالته وأمرنا بالعمل بشريعته واقتفاء سيرته الآمر بالمعروف، والناهي عن المنكر، الصادق الوعد الذي لا يوجد في الخلق أوفى منه إذا قال لا أو نعم.\rهو الحبيبُ الذي تُرجى شفاعتهُ *** لِكٌلِّ هَوْلٍ مِنَ الأهوالِ مُقتَحَمِ\rوهو حبيبنا الذي لا يصل إلى مركز حبه أحد سواه، وكيف لا وهو هادينا وشفيعنا وملجؤنا في حياتنا.","part":1,"page":123},{"id":124,"text":"دعا إلى اللهِ فالمُستَمسِكونَ بهِ *** مُسْتَمسِكونَ بِحَبلٍ غيرِ مُنْفَصِمِ\rجاءته الرسالة فدعا الخلق إلى الله، فمن أجاب دعوته وعمل بشريعته وسار على سنته تمسك بسبب قوي من أسباب النجاة لن يضيع من تمسك به.\rفاقَ النَّبيينَ في خَلْقٍ وفي خُلُقٍ*** ولم يُدانوهُ في عِلمٍ ولا كَرَمٍ\rفاق النبيين في الخلقِ والخُلُق وهم مع تحليهم بصفة النبوة والرسالة لم يقاربوه لا فيما منحهُ الله من علمٍ ولا فيما خصَّه الله من كرم فهو أعلم الخلقِ وأكرمهم على الإطلاق.\rوكُلُّهُم من رسولِ اللهِ مُلتَمِسٌ*** غَرفاٌ من البحرِ أو رشفاً من الدِّيَمِ\rوكيف يدانونه في صفةٍ من صفاته وكلهم من فيض بحرٍ معرفته وغناه مقتبس كلٌّ على قدر ما وهبه الله جلَّ وعلا غرفاً من البحرِ أو رشفاً من مياه الأمطار أي كثيرا أو قليلاً.\rوواقفون لديهِ عندَ حَدِّهِم*** من نُقطَةِ العِلمِ أو من شكلَةِ الحِكَمِ\rفجميعهم واقفون بالنسبةِ إليه عند حدِّهم مُعتَرفون له بالتَّقَدُّم والفضلِ، ومن أولى منهم بالاعتراف بالفضلِ لِصاحبه.\rفهوَ الذي تَمَّ معناهُ وصورَتُهُ*** ثُمَّ اصطفاهُ حبيباً بارئ النَّسَمِ\rفهو الوحيد في المخلوقين الذي كمَّلهُ الله ذاتاً وصِفات. وأدباً وكمالاً ثُمَّ اختاره حبيباً ورسولاً واسطة بينه وبين خلقه يُخرجهم من الظُّلمات إلى النُّور فهو عين الكمال ونبراس الهدى ومهبط الوحي فلو تمثلت جميع الكمالات صورة لما تعدَّت ذاته.\rمنزَّهٌ عن شريكٍ في محاسِنِهِ*** فَجَوهَرُ الحُسنِ فيهِ غيرُ مُنْقَسِمِ\rفهو المخلوق الوحيد الذي نزَّهه الله عن مشاركة مخلوق له في مميِّزاته ومحاسنه.\rدَعْ ما ادَّعَتْهُ النصارى في نبيِّهمِ *** واحكم بِما شِئْتَ مَدحاً فيهِ واحتَكمِ","part":1,"page":124},{"id":125,"text":"فيا من تريد وصفه كف عما لا قدرة لك عليه. لأنك لن توفيه بعض ما يجب له من الوصف الذي يليق بمكانته عند ربه. ولكن إذا أصررت على المدح فلا تجعله لله شريكاً كما فعل النصارى مع سيدنا عيسى، وبالغ في وصفه بما شئت فلست بموفيه حقه عليك ولو أفنيت البحار مدادا والأشجار أقلاماً. وكيف لا وهذه آياته البينات ما زالت تهدي الأمم إلى ما لم تكن تعلم خاضعة لقول الله تعالى (أولم يتفكروا في ملكوت السموات والأرض وما خلق الله) وقوله (ويخلق ما لا تعلمون).\rوانسب إلى ذاتِهِ ما شئت من شَرَفٍ *** وانسُبْ إلى قَدرِهِ ما شِئتَ مِنْ عِظَمِ\rفانسب كل شرف علمته وكل عظم في القدر والجلال والفضل أدركته إلى ذاته الشريفة، فليس بعد ذاته وقدره ما يصح إسناد كل شرف وعظم إليه.\rفإنَّ فضلَ رسول الله ليسَ لَهُ *** حدٌّ فَيُعْرِبُ عنهُ ناطقٌ بفَمِ\rكرر في المدح ما شئت ونوِّع في المعاني وتلاعب بالألفاظ على قدر ما وهبك الله من علم وفهم فستعترف في النهاية بالعجز عن بلوغ فضل لا حد له حتى يعبر عنه ناطق بفم. لأن فضله فوق مدارك العقول البشرية.\rلو ناسَبَتْ قَدرَهُ آياتُهُ عِظماً *** أحي اسمُهُ حينَ يُدعى دارِسَ الرَّممِ\rولئن بهرت العالم معجزاته وحيرت العقول آياته فكل ذلك صغير بالنسبة إليه لأن الله سبحانه وتعالى لو أعطاه من المعجزات ما يناسب قدره لأحي اسمه الأجساد البالية حين ينادي به عندها.\rلم يَمْتَحِنَّا بما تَعيَى العقولُ بهِ *** حِرصاً علينا فَلَمْ نَرتَبْ وَلَم نَهِمِ\rيقول: غير أنَّ الله سبحانه وتعالى فضلاً منه تكريماً لهذه الأمّة لطف بنا فلم يُعطِهِ من المُعجزات ما يكون سبب فتنتنا. كما افتتن قوم عيسى بإحيائه للموتى فجعلوه لله شريكا. فالحمد لله على نعمائه. والشكر له على أن جعلنا من اتباعه.\rأعيَى الوَرى فَهْمُ معناه فليسَ يُرى *** للقُربِ والبُعدِ فيهِ غيرُ مُنفَحِمِ","part":1,"page":125},{"id":126,"text":"فهو صلى الله عليه وسلَّم معنى غامض استأثر الله بمعرفة حقيقته فأعيى جميع الخلق فهمه فما سعى أحد وراء الوقوف على حقيقته إلا وعاد بعد الجهد مقراً بالعجز معترفاً بالجهلِ.\rكالشَّمسِ تظهَر للعَيْنينِ مِن بُعُدٍ *** صَغيرَةً وتكِلُّ الطَّرفَ منْ أَمَمٍ\rوذلك انه يظهر بداهة بشر مثل سائر البشر امتاز بالرسالة وأكرم بالنبوة ولكن متى شرع الإنسان في تحليل أخلاقه ومطالعة سيرته وجده بشراً غير البشر الذي درس أخلاقه وعلم طباعه فهو شيء عظيم استأثر الله بعلم ما حوى من جلال وجمال وكمال.\rوكيفَ يُدرِكُ في الدُّنيا حقيقَتَهُ *** قَومٌ نِيامٌ تَسَلَّوْا عَنْهُ بِالحُلُمِ\rفمن العبث وهو كما وصفنا أن يسعى إلى الوصول إلى فهم حقيقته قومٌ نِيام عن التفكير في ملكوت السموات والأرض. فلم تصف نفوسهم من أدران البشرية الخاطئة ولم تشتمل بنيران الملكية المعصومة.\rفَمَبْلَغُ العِلْمِ فيهِ أنَّهُ بَشَرٌ *** وأنَّهُ خَيْرُ خَلْقِ اللهِ كُلِّهِمِ\rفغاية علم البشر فيه أنه بشر مثلهم وأنه خير خلق الله على الإطلاق.\rوكلُّ آيٍ أتى الرُّسلُ الكرامُ بها *** فإنما اتصلَتْ مِن نورهِ بِهِمِ\rيقول: وكل معجزات باهرات أيّد الله بها الأنبياء السابقين في دعواهم إنما هي مقتبسة من نوره صلى الله عليه وسلم.\rفانه شمسُ فضلٍ هُم كواكِبُها *** يُظهِرنَ أنوارها للنَّاسِ في الظُّلَمِ\rلأنه شمس الكون الحقيقية وهم كواكبها. ولهذا كان صلى الله عليه وسلم فضل الهداية من لدن آدم حتى قيام الساعة.\rأكرِم بِخُلْقِ نبيٍّ زانَهُ خُلُقٌ *** بالحُسنِ مشتَمِلٍ بالبِشرِ مُتَّسِمِ\rفأكرِم به من نبيّ تحلى بالحُسن خَلقاً وخُلُقا ولم يفارقه البِشْر يسرا وعسرا.\rكالزَّهْرِ في تَرَفٍ والبَدرِ في شَرَفٍ *** والبَحرِ في كَرَمٍ والدَّهرِ في هِمَمِ","part":1,"page":126},{"id":127,"text":"فهو كالزهر ليناً ورِقّة، وكالبدر شرفاً وعلوا وارتفاعا. وكالبحر كرما وعطاء. وكالدهر قوة وبطشا. والغرض من هذا التشبيه تقريب المعنى للأذهان كالتشبيه في قوله تعالى: {مثلُ نوره كمشكاة فيها مصباح * المصباح في زجاجة * الزجاجة كأنها كوكب درّيٌّ يوقَدُ من شجرة مباركة زيتونة لا شرقية ولا غربية يكاد زيتها يُضيء ولو لم تمسسه نار * نور على نور}، لأن قدر النبي أعلى من أن يشبه بالزهر والبدر والبحر والدهر.\rكأنَّهُ وهْوَ فَردٌ من جلالتِهِ *** في عسكَرٍ حينَ تلقاهُ وفي حَشَمِ\rوهو مع هذه الصفات التي لابدَّ من الجرأة لمن يتحلى بها من البشر. إذا لقيته فردا خاله ملكا في حشمه وجنده، لما وهبه الله من هيبة وجلال.\rكأنَّما اللُّؤلُؤُ المكنونُ في صَدَفٍ *** مِن مَعدِنَيْ منطِقٍ مِنْهُ ومُبتَسِمِ\rومع هيبته هذه التي تخِرّ أمامها الجبابرة فهو إذا تكلَّم خِلت الدُّرَّ يتناثر من فمه حلاوة ورقة وإذا سكت نظرت اللؤلؤ المكنون مستقراً بين شفتيه صفّاً ولمعانا. فما لآليء الصدف المكنون إذا قيست بلآليء حكمه البالغة إلا خزف فسبحان من كوَّنه وجمَّله.\rلا طيبَ يَعدِلُ تُرباً ضَمَّ أعظُمَهُ *** طوبى لِمُنتشِقٍ منهُ وَمُلتَثمِ\rومن الخصائص التي ميزه الله بها أن جعله طيبا بحيث لا يوجد في العالم طيبٌ يوازي زكاء رائحة تراب مكان حوى ذاته الشريفة لأن طيبه عليه السلام طيبٌ إلهي مستمر غير منقطع وقد أكرم الله من استنشق طيبه فجعل جزاءه الجنة.\rفي مولده عليه الصلاة والسلام\rأبانَ مولِدُهُ عن طيبِ عُنصرِهِ *** يا طيبَ مبتدأ منهُ ومُختَتَمِ","part":1,"page":127},{"id":128,"text":"وقد كشف مولده عليه السلام عن قدره وجليل خطره بما حدث عند ولادته من هُويِّ الأصنام وإرعاب الأعجام فما أطيب بدأه وختامه. إذ بدأ بسيدنا إسماعيل وخُتِم بعبد الله وكلاهما ذبيح طاهر محترم من الجميع فلم يزل عليه السلام منذ آدم يتنقل من طهر إلى طهر ومن ظهر إلى ظهر. بعيداً عن سفاح الجاهلية حتى تشرفت الكائنات بظهور بدر محياه وإشراق شمس علاه.\rيومٌ تَفَرَّسَ فيهِ الفُرسُ أنَّهُمُ *** قَدْ أُنذِروا بِحُلولِ البؤسِ والنِّقَمِ\rففي يوم مولده فهم الفرس فراسة بما حلَّ ببلادهم من النوائب الجسام والصدمات التي حيرت الأفهام أنهم أُنذروا بالويل والثبور وعظائم الأمور فتأهبوا لِمُلاقاة النوائب بالعزم والقوة. فلم ينفعهم عزة ولا قوة ولا عدة ولا عدد عندما ظهر من سيذهب ملكهم ويهدّ جبروتهم.\rوباتَ إيوانُ كِسرى وَهْوَ مُنصَدِعٌ *** كَشَملِ أصحابِ كِسرى غير مُلتَئِمِ\rوها هي بوادر فشلهم قد بدأت بتصدُّع إيوان كسرى القوي البنيان الثابت الأركان إذ لم يقو ما شيدته يد الطغيان على البقاء أمام جلال صاحب البرهان كما تشتت شمل كسرى الكثير العدد القوي العدة ذعراً ورعباً من هول ما رأى من آيات بينات.\rوالنار خامدة الأنفاس من أسفٍ *** عليهِ والنَّهر ساهي العين من سَدَمِ\rوظهرت جلية واضحة من خمود النار التي يعبدونها وهي لم تطفأ منذ آلاف السنين. وما ذلك إلا إيذاناً بانطفاء دولتهم. فوا أسفاه على من يعبدون النار من دون الواحد القهار. ووقف نهرهم عن جريانه إجلالاً لمولود بشرت به حيتانه. وحزنا لبعده عن دار هذا الذي غيَّر معالم الكفر ظهوره فأضاء ظلمات الجهالة نوره.\rوساء ساوة أن غاضتْ بُحيرتُها *** ورُدَّ واردها بالغيظ حين ظَمي\rوقد عم الحزن آل ساوة لما حلّ بهم البلاء بجفاف بحيرتهم التي عليها تتوقف حياتهم حتى رجع كل قاصد الري منها والغيظُ يأكل قلبه خيبة أمله وسوء منقلبه.","part":1,"page":128},{"id":129,"text":"كأنَّ بالنَّار ما بالماء من بللٍ *** حُزناً وبالماء ما بالنَّارِ من ضَرَمِ\rكأن الحال تبدل غير الحال فصار طبع النار البلل والري والانطفاء فخمد لهبها.... وصار طبع الماء الإحراق وإزالة الرطوبة فجف وزال.... أو حزن الماء والنار لعدم إسراع الفرس إلى اغتنام الخير بالتصديق بمن بشَّر الجماد بمولده.\rوالجِن تهتِف والأنوار ساطِعةٌ*** والحقُّ يظهرُ من معنىً ومن كَلِمِ\rماذا أصابهم حتى لم ينتبهوا إلى كل هذه الآيات وها هي الجنُّ تهتف مبشِّرة بظهور سيد الكائنات وفوق هذا كله فأنوار هذا البدر الذي انبثق في أُفق بطحاء مكة لا تخفى والبراهين الدالّة على علو كعبه وفضله متعددة قولا وفعلا فلِمَ لا تتدبرون أيها الفُرس ولِمَ لا تعقلون؟\rعَموا وصمُّوا فإعلانُ البشائرِ لم*** تُسمع وبارقَةُ الإنذار لم تُشَمِ\rسرت البشر بمولد هذا العظيم في جميع الأقطار بواسطة الطير في الهواء والحيتان في الماء. والوحوش في الفضاء والجن في جميع الأرجاء ومع كل هذا فقد صمت آذان هؤلاء القوم عند سماع بشرى المبشرين. وعميت أعينهم فلم يروا سواطع النذر المتكررة. والله يهدي من يشاء إلى صراط مستقيم.\rمن بعدِ ما أخبرَ الأقوامَ كاهنَهُمْ*** بأنَّ دينهُم المُعوَجَّ لَمْ يَقُمِ\rكل هذا قد حدث من بعد ما أخبرهم كاهنهم بأن دينهم قد انهار فلن تقوم له قائمة ولن يقر له بعد اليوم قرار فلم يفدهم شيء من هذا كما لم تفدهم من كاهنهم النصيحة وهو لديهم الصادق الأمين.\rوبعدما عاينوا في الأُفْقِ من شُهُبٍ*** مُنقضَّةٍ وفق ما في الأرض من صنمِ\rحتى بعدما عاينوا الشهب تنقض على الأصنام التي يعبدونها وبأيديهم يصنعونها فتبتلعها.\rحتى غدا عن طريق الوحيِ مُنْهَزِمٌ *** من الشَّياطينِ يقفو إثرَ مُنهَزِمِ","part":1,"page":129},{"id":130,"text":"ورأوا من الشياطين هارباً إثر هارب فراراً من الشهب المُحرقة التي حالت بينهم وبين استراق السمع إذ كانوا يُولون الأدبار واحداً بعد واحد عن طريق الوحي والشهب تتبعهم إلى حيث يتجهون حتى بعد كل هذا لم يرجعوا عن إعراضهم ويتدبروا في مستقبلهم.\rكأنهم هرباً أطفالُ أبرَهَةٍ *** أو عسكرٍ بالحصى من راحتَيْهِ رُمِى\rمع أن الشياطين في هربهم كانوا من الكثرة بحيث أشبهوا أبطال أبرهة الذي جاء بجيشٍ عظيم لهدم الكعبة حين شتت الله شملهم وأهلكهم دفاعاً عنها. أو جيش الكفار في غزوة بدر وحنين حين رماه المصطفى بالحصى فكانوا من المهزومين.\rنبذاً بهِ بعد تسبيحٍ ببطنِهِما *** نبذَ المُسَبِّح من أحشاءِ مُنْتَقِمِ\rحيث كان الحصى يُسبِّحُ بِراحتيه عليه السلام. فكان نبذه الحصى من كفه وهو يُسبح كإلقاء الحوت سيدَنا يونُس عليه السلام من جوفه وهو يقول: لا اله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين.\rفي معجزاته صلى الله عليه وسلم\rجاءت لدعوته الأشجار ساجدةً *** تمشي إليه على ساقٍ بِلا قَدَمِ\rلما بلغ المولود الذي شرَّفَه الله بما تقدم من الدَّلائل الساطعة الدّاَلّة على عِظم منزلته عند ربه أربعين سنة اصطفاه الله نبياً وبعثه رسولا وأمره بدعوة الخَلْقِ إلى عبادة الله وحده لا يُشركون به شيئاً مع التَّصديق برسالته فامتثل الأمر ودعا الناس سِراً ثم جهراً فآمن من سبقت سعادته وأبى من حقَّت عليه شقاوته فأيده الله في أثناء ذلك بآياتٍ بيِّناتٍ تصديقاً لهُ لِئلاّ يكون للجاحدين حُجَّةً يعتمدون عليها. وهي كثيرة لا تُحصى عدداً منها دعوته الشجرة التي أتت إليه تشُقُّ الأرض شقّا حتى وصلت إليه وشهِدت برسالته إجابة له.\rكأنما سطرت سطراً لما كتبت *** فروعها من بديعِ الخط باللَّقَمِ","part":1,"page":130},{"id":131,"text":"ولِئلا يكون في هذه المعجزة مجال لِدعوى السحر. ظهرت خطوط فروعها على وجه الأرض ظهور خط الكاتب في الصحيفة البيضاء. فرقاً بين المعجزة والسحر إذ السحر خيال لا يُرى له من الأثر الحقيقي شيء.\rمِثل الغمامةِ أنّى سارَ سائرةً *** تقيه حرَّ وطيسٍ للهَجيرِ حَمىِ\rولا غرابة في سعي الشجرة إليه. إذ لا فرق بين سعي الشجرة إليه وتظليل الغمامة إياه وقاية من الشمس المحرقة في وسط الصحراء القفرة فكلاهما معجزة خارقة للعادة وقد اعترفوا بتظليل الغمامة قبل الرسالة فلم لا يعترفون بسعي الشجرة بعدها!\rأقسمتُ بالقمرِ المُنشَقِّ إنَّ لَهُ *** من قلبه نِسْبَةً مبرورة القَسَمِ\rوإني لأُقسم بالقمر الذي انشق له انشقاقاً محسوسا كما شق جبريل صدره الشريف شقاً حقيقيا، أقسم أنَّ بين انشقاق قلبه وانشقاق القمر نسبة لا مماراة فيها ولا إيهام.\rوما حوى الغار من خيرٍ ومن كَرَمٍ *** وكُلُّ طرْفٍ من الكُفّار عنهُ عَمِي\rوأقسم بما حوى الغار من خير ومن كرم عميت عيون الكفار عن الاهتداء إليه.\rفالصِّدْقُ في الغار والصّدِّيقُ لَم يَرما *** وهُم يقولون ما بالغار مِن أرِمِ\rإن النبي صلى الله عليه وسلم والصدّيق أبا بكر في الغار لم يبرحاه. وعمي الأبصار والبصائر ممن يبحثون عنهما يقولون ما بالغار أحد.\rظنّوا الحمامَ وظنّوا العنكبوتَ على *** خيرِ البرِيَّةِ لَمْ تَنْسُجْ وَلَمْ تَحُمِ\rكبر على عقولهم الناقصة أن يُمكن الله العناكب من نسج خيوطها والحمام من طرح بيضها في بعض يوم. دفاعا عنه وصديقه إذ هما في الغار. فينصرهما العزيز القهار. وهما ضعيفان أعزلان لا حول لهما إلا بالله. وما هي إلا آية أيده الله بها لإنكارهم سعي الشجرة وانشقاق القمر، حقا إنها لا تعمى الأبصار ولكن تعمى القلوب التي في الصدور.\rوقاية الله أغنت عن مُضاعفةٍ *** مِن الدُّروعِ وعن عالٍ من الأُطُم","part":1,"page":131},{"id":132,"text":"فيا أيها الأغبياء البلهاء، لا تعدوا ذلك مستحيلا لأنَّ العناكب والحمام سببان ظاهريان والفاعل في الحقيقة هو الله بقدرته العلية. وما إسناد الفعل لهذه المخلوقات الضعيفة إلا استهزاء بجبروتكم وتعجيزاً لقوتكم وحطّاً لكرامتكم التي تدعونها. وليس تصديق هذا بكبير عليكم لو رجعتم إلى العقل وخالفتم الشيطان لأنكم شاهدتموه بأعينكم ولمستموه بأيديكم... وإنه ليسير علينا التصديق به على السماع دون المشاهدة فما لكم لا تؤمنون؟ فبعدا للقوم الكافرين.. اللهم إني آمنت وصدقت بأن وقاية الله بهذين الحيوانين الضعيفين أشد وأعظم من وقاية الحصون المنيعة والدروع المضاعفة.\rما سامني الدهرُ ضيماً واستجرتُ بِهِ ***إلاّ ونِلتُ جِواراً مِنهُ لَمْ يُضَمِ\rأقسمت بما مرّ جميعه أنني ما وقعت في شدة ولا ضرني أمر واستجرت بهذا الرسول إلا ونلت ما رجوت ونجوت مما خفت بما له عند الله من مكانة. حتى ازددت إيماناً به ويقيناً بصدق دعوته. إن كان بعد تصديق المؤمن ويقينه مزيد.\rولا التمسْتُ غنى الدّارينِ من يَدِهِ *** إلاّ استَلَمْتُ النَّدى مِنْ خيرِ مُسْتَلَمِ\rولا عضني الدهر وجردني الفقر وأزعجتني المعاصي والتمست غنى الدارين منه صلى الله عليه وسلم إلا استلمت عطاء جما وخيرا عميما من كريم، وتلك شيمة العرب العرباء فما بالك بسيد الأنبياء.\rلا تُنكرِ الوَحيَ من رؤياهُ إنَّ لهُ*** قلباً إذا نامتِ العينانِ لَمْ يَنَمِ\rفمتى علمت ما وهبه الله في صِغره من جميل الخصال كالأدب في اليتم والعلم مع الأُمية وتظليل الغمام وإزعاج الأعجام وتكسير الأصنام. فلا تُنكر أن رؤياه وحي من عند الله إذ هو ليس مثلي ومثلك لأنه إذا نامت عيناه فقلبه لا ينام. فما يراه في منامه حق لا خيال فيه ولا إيهام.\rوذاك حين بلوغٍ من نبوتِهِ*** فليس يُنكر فيه حال مُحتلمِ","part":1,"page":132},{"id":133,"text":"خصوصاً وأن هذه الرؤيا كانت بعد بلوغه السن التي أهلته لان يكون نبياً ورسولا وهاديا وواسطة بين الله وبين خلقه حيث تمت مداركه وحيث لا تنكر رؤيا راءٍ.\rتبارك اللهُ ما وحيٌ بِمُكتَسَبٍ*** ولا نبيٌّ على غيبٍ بِمُتَّهَمِ\rتنزه الله عن أن يجعل وحيه تحت سلطان أية قوة روحية حتى يكتسبه من يريده بالرياضة والعبادة وتنزه عن أن يتخذ نبياً كذوبا حتى يتهم فيما يخبر به من الأمور الغيبية.\rكم أبرَأَتْ وَصباً باللمسِ راحتُهُ*** وأطلقَتْ أَرِباً من رِبْقَةِ اللّمَمِ\rوكيف يتهم فيما ادعاه؟ وكم أبرأت مريضا باللمس راحته. وأطلقت مخبولا مسه الجن من أسر شيطان مارد فعاد إليه عقله ورد إليه صوابه بعد الجنون.\rوأحيتِ السَّنةَ الشَّهباءَ دعوتُهُ*** حتّى حَكَتْ غُرَّةً في الأعصُرِ الدُّهُمِ\rوناهيك بدعوة أنقذت العرب من سنة مجدبة أهلكت الحرث والنسل. إذ جف الضرع واحترق الزرع. وكثرت الشكوى. وعظم البلاء. فإذا بغيث هاطل يأتي بدعة منه وماء منهمر يلجئ طالب الماء إلى الإسراع بالعودة إليه لطلب رفعه خوف الغرق وخشية التلف فيفعل النبي ذاك رحمة بهم وعطفا عليهم.\rبِعارضٍ جادَ أو خِلتُ البطاحَ بِها *** سيبٌ من اليمِّ أوْ سيلٌ من العَرِمِ\rأجاب الله دعوة الرسول بطلب الماء. فأرسل سحاباً ممطراً لم يزل يجود بماء منهمر حتى خُيل للرائي أن بمسيل الماء في الأراضي الواسعة سيباً من بحر عظيمٍ أو سيلا كسيل العرم.\rفي شرف القرءان ومدحه\r2023. KITAB SYARAH BURDAH 2\rOleh : Muhammad Bakhit\rدعني ووصفِيَ آياتٍ لهُ ظَهَرَتْ *** ظهور نارِ القرى ليلاً على علمِ\rأما وقد وقفت على كثير من معجزاته الباهرة فدعني أصِفُ لك معجزة من معجزاته التي ظهرت ظهور نارٍ عظيمة على قمة جبل عالٍ. فعمَّ الكون نورها فانتفع بها من آمن بها ومن جحدها. فهي المُعجزة الخالدة التي بقيت تفقأ عين الجاحدين وتفضح المتفلسفين. ألا وهي القرءان المبين.","part":1,"page":133},{"id":134,"text":"فالدُّرُّ يزداد حُسناً وهو منتظمٌ *** وليس يَنقُصُ قدراً غير مُنتظمِ\rفإنَّ اجتماع هذه الآيات يزيد في حسنها وإن كان في كل واحدة بمفردها من الحُسن ما لا يمكن وصفه ولا تُقدَّر قيمته كالدُّرِّ يزداد حسناً إذا انتظم عقداً ويظلُّ حافظاً قيمته وهو غير منظوم.\rفما تطاول آمال المديح إلى *** ما فيه من كرمِ الأخلاقِ والشِّيَمِ\rإذ ليس في مقدور أحد الوصول إلى حقيقة ما فيه من الأخلاق الكريمة والصفات الجميلة وكيف يُمكن أن يصِل إلى حقيقته مخلوقٌ بعد أن مدحه الله في كتابه ووصفه بآياته. فقال تعالى: {لقد جاءكم رسولٌ من أنفسِكم عزيزٌ عليه ما عَنِتُّم حريصٌ عليكم بالمؤمنين رؤوف رحيم}. وقال: {وإنك لعلى خلق عظيم}، وقال: {إنا أرسلناك شاهداً ومبشراً ونذيراً وداعياً إلى الله بإذنه وسراجاً منيرا}. وقال في ذم من ذمه: {إنا أعطيناك الكوثر، فصل لربك وانحر، إن شانئك هو الأبتر}. وقال: {تبت يدا أبي لهب وتب * ما أغنى عنه ماله وما كسب * سيصلى ناراً ذات لهب * وامرأته حمالة الحطب * في جيدها حبل من مسد}. وقال يهدىء روعه عندما توقف الوحي من النزول لفترة إليه: {والضحى * والليل إذا سجى * ما ودعك ربك وما قلى * وللآخرة خير لك من الأولى * ولسوف يُعطيك ربكَ فترضى}.. إلى غير ذلك الكثير الكثير.\rدامت لدينا فقامت كُلَّ مُعجِزَةٍ *** من النَّبيين إذ جاءت ولَمْ تَدُمِ\rفهي الآيات الحقَّة القديمة المعنى التي أُنزلت على سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم فصارت جديدة اللفظ. صالحة لكلِّ زمان ومكان لا فرق بين قطر وقطر ونوع من بني آدم ونوع وكيف لا وهي من عند من خلق الجميع ونوَّع معاشهم وفاوت بين عقولهم وعلم مستقبل حياتهم حتى تقوم الساعة وتنتهي الدنيا.\rلَمْ تَقْتَرِن بزمانٍ وهيَ تَخْبِرُنا *** عنِ المَعادِ وعَنْ عادٍ وعَنْ إرَمِ","part":1,"page":134},{"id":135,"text":"لم تظهر في غير زمن النبي مع أنها أخبرت عن الآتي المعاد وعن الماضي كقصة عاد وإرم ذات العماد. حتى لا يتهمها متهم في الآتي لصدقها في الماضي الذي خفي أمره إلا على قليل من أهل الكتاب. وقد جاءت هي على لسان أُمي لا يقرأ المكتوب ولا يكتب بعيد عن العلماء والرهبان فسبحان من أنطق كل لسان.\rآيات حقٍّ من الرحمنِ مُحدَثَةٌ *** قديمةٌ صِفةُ المَوصوفِ بِالقِدَمِ\rوقد فاقت معجزة القرءان كل معجزة جاء بها النبيون أممهم لأن معجزاتهم انتهت بموتهم أما هذه فدائمة تكر السنون وتمر العصور وتتبدل الدول. وهي هي لم تتغير ولم تتبدل. محافظة على كأنها الأول من قوة الحجة وإصابة المحجة.....{إنّا نحنُ نزَّلنا الذكر وإنّا لهُ لحافظون}.\rمُحكماتٌ فما تُبْقِيَن مِن شُبَهٍ *** لِذي شِقاقٍ وما تبْغينَ من حِكَمِ\rآيات محكمة تنفي كل شبهة عن شديد الخصومة قوي الجدل. المتعصب لغير ما أمرت به فهي غير محتاجة إلى قاض يحكم بينها وبين من يجادلها. لأنها الحجة الواضحة والحكم العدل البعيد عن الهوى المنزه عن الغرض.\rما حورِبَتْ قَطُّ إلاّ عادَ من حَربٍ *** أعدى الأعادي إليها مُلْقِيَ السَّلَمِ\rما اعتدى عليها عدو من أشد أعدائها إلا عاد بعد التعب مغلوباً معترفاً بتفوقها على كل حجة وغلبتها لكل مجادل واعترف بأنها منزهة عن كلام البشر وبلاغته.\rرَدَّتْ بلاغتُها دعوى مُعارِضِها *** رَدَّ الغيور يَدَ الجاني عَنِ الحُرَمِ\rوما عارضها معارض من المفترين الذين كذبوا فادعوا أنها من كلام البشر وادعوا قدرتهم على الإتيان بمثلها. إلا وردته بلاغتها مقهوراً مقرأً بالعجز كما يرد البطل المقدام يد المعتدي التي امتدت إلى ما في حمايته من الحرم والمال.\rلها معانٍ كموجِ البحر في مَدَدٍ *** وفوْقَ جوهَرِهِ في الحُسْنِ والقِيَمِ","part":1,"page":135},{"id":136,"text":"أما معانيها فكموج البحر لا تعد ولا تحصى ولا تستقصى. وكيف لا وقد مر على ظهورها زهاء ألف وأربعمائة عام وجبابرة العقول من العلماء يعرضون لها فيشرحونها. كل على قدر ما وهبه الله من فهم. والى الآن لم يصل أحد إلى ساحل بحرها. فكيف يقدر بشر على إخراج أسرارها. لا سيما أن بحرها عظيم الغور كبير الخطر لا يصل إليه إلا من اصطفاه الله لفيض نور إلهامه من النبيين والصديقين والصالحين. كل على قدر منزلته عند ربه.\rفما تُعدُّ ولا تُحصى عجائبها *** ولا تُسام على الإكثار بالسأمِ\rولكل باحث عليم في فهم معانيها طرق تظهر فيها عجائب. من حسن في التركيب وجمال في التشبيه. وإبداع في الاستعارة. وإصابة في الحكم. مما دل على أن عجائبها لا تحصى. وهي مع كثرة معانيها وتنوع مرامي بلاغتها. لا يسأم متتبعها وتاليها، لحلاوة مذاقها وعذوبة ألفاظها وغرابة ما فيها من جمال يتجلى للمتأمل البصير. وإتقان يحير كل فطن خبير.\rقَرَّت بها عينُ قاريها فقلت لهُ *** لقد ظفرتَ بحبل الله فاعتصم\rقرت بها عين القارىء المتدبر الحريص على فهم ما حوت من أمر ونهي وترغيب وترهيب ووعد ووعيد فقلت له لقد ظفرت بباب النجاة فاعمل بما فيها تعتصم من كل ما تخشى وتخاف. فهي مفتاح السعادة ودليل الخيرات.\rإن تتلُها خيفةً من حر نار لظى *** أطفأْتَ حر لظى منْ وردِها الشّبِمِ\rلأنك إذا تلوتها خوفاً من النار وُقيت شر النار لأنها مخلوق الهي تتلاشى أمامها كل حرارة مهما عظمت قوتها واشتد خطرها. وان تلوتها طلبا للثواب ورضاء الواحد الوهاب. بلغت المراد وما تعدت السداد.\rكأنها الحوض تبيَضُّ الوجوه به *** من العصاة وقد جاؤوهُ كالحُمَمِ","part":1,"page":136},{"id":137,"text":"ولا غرابة في ذلك. فهي كالحوض الموعود به في الآخرة. إذ يخرج العصاة من النار محترقين كالفحم فيغتسلون به فتبيض وجوههم وتعود أجسامهم إلى حالتها الطبيعية، فهكذا هي. يتذكر المتدبر أثناء تلاوتها زلاّته فيندم ويقبل على الله تائباً نادماً على ما مضى. يطلب العفو والرضا. وهي التوبة الحقة الصادقة التي تزيل سواد القلوب وتغسل الذنوب عمن يتوب.\rوكالصراط وكالميزان مُعْدَلَةً *** فالقِسطُ من غيرها في الناس لَمْ يَقُمِ\rوكالصراط وكالميزان تميز الخبيث من الطيب والتام من الناقص تقول لمن رجحت كفة خطاياه ويل لك على ما فرّط في حقوق الله فيرجع عن طريق الخسران من كتبت له السعادة. وتقول لمن اتبع الأوامر واجتنب النواهي. طوبى لك فهي جزاء المتقين.\rلا تعجَبَنْ لحسودٍ راحَ يُنكرها *** تجاهُلاً وَهْوَ عينُ الحاذِقِ الفَهِمِ\rفلا تعجب بعد كل هذا من تجاهل حاسد لها وإنكاره إياها وهو يعلم ما تضمنته من حِكَم غَوالٍ وهدي بيّن فإن هذا من لوازم الحسد وهو لا يحط من قدرها لأنه لا يُحسد إلا من تمّت نعمته وبلغ العلى في كماله.\rقد تُنكِرُ العَيْنُ ضوْءَ الشمسِ مِنْ رَمَدٍ *** ويُنكِرُ الفَمُ طَعْمَ الماءِ من سَقَم\rنعم لا تعجب، فالعين قد تُنكر ضوء الشمس وهي طالعة لألم ألمّ بها لا تقوى معه على رؤية النور. والفم ينكر طعم الماء العذب الصافي لمرض حل به. ولا يحط من قدر الشمس والماء هذا الإنكار الذي ينكره الذوق والعيان. فلا غرابة في إنكار معجزة القرءان إذاً ممن ختم الله على قلبه وتسيطر الشيطان على حواسه.\rفي إسرائه ومعراجه صلى الله عليه وسلم\rيا خير من يمَّمَ العافونَ ساحتَهُ *** سعياً وفوق مُتونِ الأينُقِ الرُّسُمِ\rيا خير من قصد المحتاجون حرمه مشاة وركبانا طلبا لما عجزوا عن الوصول إليه من غيرك.\rومَنْ هوَ الآيَةُ الكُبرى لِمُعتَبِرٍ*** ومن هو النِّعْمَةُ العُظمى لِمُغتَنم","part":1,"page":137},{"id":138,"text":"ويا من هو المعجزة العظيمة للمتعظ الذي يُحكّم العقل فيما جاء على يده من معجزات مشاهدات باهرات. ويا من هو النعمة العظيمة لمن يريد اغتنام القربات المنجيات.\rسَرَيْت من حرمٍ ليلاً إلى حَرَمٍ *** كما سرى البَدْرُ في داجٍ مِنَ الظُّلَمِ\rلقد سرت من الحرم المكي إلى بيت المقدس ثم عدت في بعض ليلة. كما سرى البدر في الليلة الظلماء من المشرق إلى المغرب.\rوبِتَّ ترقى إلى أنْ نِلْتَ مَنْزِلَةً *** من قابِ قوسَيْنِ لَمْ تُدرَكْ وَلَمْ تُرَمِ\rوفي هذا الزمن اليسير عرجت إلى السموات العلا حتى صرت قاب قوسين أو أدنى كما أخبر الله تبارك وتعالى بذلك في القرءان الكريم، وقد قالت السيدة عائشة رضي الله عنها أنا أول من سأل النبي عليه الصلاة والسلام عن هذه الآية: {ثُمَّ دنا فتدلّى فكان قاب قوسين أو أدنى}. فقال لي: هو جبريل يا عائشة.\rوَقَدَّمَتْكَ جميعُ الأنبياءِ بِها *** والرُّسْلِ تقديمَ مخدومٍ على خَدَمِ\rوقدمتك جميع الأنبياء والرسل حيث صليت بهم إماما في المسجد الأقصى فكان تقديمك تقديم السيد وهو أكبر دليل على علو مقامك عن مقامات الأنبياء والمرسلين أجمعين.\rوأنتَ تَخْترِقُ السَّبعَ الطِّباقَ بِهم *** في موكِبٍ كُنْتَ فيهِ صاحبَ العَلَمِ\rحيث صعدت تخترق السموات السبع بهم في موكب عظيم كنت أنت فيه القائد الأعظم صاحب العلم الأكبر.\rحتى إذا لم تدَعْ شأواً لِمُستبقٍ *** من الدنوِّ ولا مَرقىً لِمُستنِمِ\rحتى إذا وصلت إلى مقام لا ينبغي لأحد سواك اعتلاؤه تأخر الجميع وتقدمت حتى دنوت مقام الشرف.\rخفضتَ كلَّ مقامٍ بالإضافةِ إذ *** نوديتَ بالرفعِ مثل المُفردِ العَلَمِ\rفكان كل مقام من مقامات الأنبياء والمرسلين والملائكة المقربين بالنسبة إلى مقامك أصغر وإذ سمعت صرير الأقلام. نوديت من قبل العلي القدير بيا محمد.\rكيما تفوزَ بوصلٍ أيِّ مُستتِرٍ *** عن العيونِ وسِرٍ أيِّ مُكتتمِ","part":1,"page":138},{"id":139,"text":"نوديت لتتمتع بحب الله المنزه عن الكيف. ولتُمنح من لدنه تعالى عظيمات الأسرار الإلهية.\rفحُزتَ كلَّ فَخارٍ غير مُشترَكٍ *** وجُزتَ كل مقامٍ غَيْرِ مزدَحَمِ\rفحزت بهذا التفضل الإلهي فخراً لا يشاركك فيه أحد وتعديت كل مقام حتى صرت فردا لا يزاحمك مزاحم.\rوجل مقدارُ ما وُليتَ من رُتبٍ *** وعزَّ إدراك ما أُتيتَ من نِعَمِ\rفما أعظم ما أولاك الله من المراتب العلية. وما أعز على غيرك إدراك بعض ما أولاك الله من نعم سنية.\rبُشرى لنا معشر الإسلام إنّ لنا *** من العناية ركناً غير مُنهَدِمِ\rفبشرى لنا بك يا أشرف الخلق فإن لنا بك من عناية الله ورحمته وغفرانه ركنا قوياً لا تزعزعه عواصف المعاصي. ولا تؤثر فيه زلازل الخطايا.\rلمّا دعا اللهُ داعينا لِطاعته *** بأكرمِ الرُّسْلِ كُنّا أكرم الأُمَمِ\rولما دعا الله رسولنا الذي دعانا إلى التوحيد وهدانا من الظلمات إلى النور بأكرم الرسل. كنا نحن أكرم الأُمم. لأن التابع يشرف بشرف المتبوع. وإذا كان الرجل يفخر على أقرانه بتبعيته لدولة قوية من الدول الأجنبية فكيف لا يفخر من انتسب إلى الملة المحمدية التي هي حزب الله. وحزب الله هم المفلحون. فالحمد لله الذي جعلنا من هذه الأمّة التي هي خير أمّة أُخرِجَت للناس تأمر بالمعروف وتنهى عن المنكر. حمداً يُكافىء هذه النعمة العظيمة والمنحة الجليلة.\rفي جهاد النّبي صلى الله عليه وسلم\rراعَتْ قُلوبَ العِدا أنباءُ بِعْثَتهِ *** كنَبأَةٍ أجفَلَتْ غُفْلاً من الغَنَمِ","part":1,"page":139},{"id":140,"text":"عندما أراد الله إيقاظ العرب بل العالم أجمع من سبات جهالة عمياء وشر مستطير حيث السلب والنهب وانتهاك الحرمات وأكل أموال الناس بالباطل الإكراه على البغاء. أظهر الذات المحمدية في مظهرها الحقيقي مظهر الرسول القوي الموفد من قبل ملك الملوك ليدعو إلى الله فدعا الناس إلى التوحيد فهالتهم دعوته التي ستنقلهم من عبادة الأوثان إلى عبادة الواحد الديّان المنزَّه عن مشابهة العيان الموجود أزلاً وأبداً بِلا كيفٍ ولا مكان. فذعروا لهذه الدعوة كما تذعر الغنم الرابضة حين تفاجئها زأرة أسد على غرة فتفترق حيرى لا تدري إلى أي جهة تتجه ولا على أي طريق تسير.\rما زال يلقاهُمُ في كلِّ مُعتَرَكٍ *** حتّى حَكَوا بِالقَنا لحماً على وَضَمِ\rكبر عليهم دعوته إلى الله فناصبوه العداء وأبو إجابته وآذوه إيذاء شديدا وهو يقول اللهم اهدِ قومي فإنهم لا يعلمون. فلما طال الأمد ملازمون للعناد أمره الله بقتالهم فحذرهم الحرب فلم يزدادوا إلا استهزاء فحمل عليهم بعدده القليل في معارك كثيرة فنصره الله على جيوشهم المتكاثفة حتى تخطفهم أسنة رماح أصحابه فاشتبهت قطع لحومهم المقطعة بأطراف الرماح قطع اللحم الموضوعة على خشبة الجزار.\rوَدّوا الفَرار فكادوا يغبِطون به *** أشلاء شالَتْ مَعَ العِقْبانِ والرَّخَم\rفلما رأوا الغلبة عليهم في جميع المعارك ورأوا رءوسهم تتطاير ودوا الفرار حتى صاروا من شغفهم به يغبطون قطع اللحم التي ارتفعت مع العقبان والرخم من أجسام أنصارهم. ولكن أين المفر. والخوف قد سد عليهم كل طريق والجبن عمي عليهم كل مسلك والله من ورائهم محيط.\rتمضي الليالي ولا يدرون عِدَّتَها *** ما لم تكُن من ليالي الأشهرِ الحُرُمِ\rشغلهم الرسول بالحرب حتى كانت تمر الليالي لا يعرفون كم هي ولا في أي زمن هم اللهم إلا أيام الأشهر الحُرُم التي تضع الحرب فيها أوزارها. وهي رجب وذو القعدة وذو الحجة والمحرم.","part":1,"page":140},{"id":141,"text":"كأنما الدّينُ ضيفٌ حَلَّ ساحتَهُم *** بِكُلِّ قَرْم إلى لحمِ العِدا قَرِمِ\rكأنما دين الإسلام حين نزل بهم ضيف. أتباعه أبطال أصحاء مشتهون أكل لحوم أعدائهم.\rيَجُرُّ بَحْرَ خميسٍ فوقَ سابِحةٍ *** يرمي بموجٍ من الأبطالِ مُلْتَطَمِ\rيجر وراءه جيشاً عرمرماً يحكي لكثرة عدده بحراً متلاطم الأمواج يخشى منظره ويخاف مخبره.\rمن كل منتدب لله مُحتسِب *** يسطو بمستأصلٍ للكفر مُصْطَلَمِ\rفيه كل مجاهد في سبيل الله محتسب أجره من الله لا يرجو سوى تأييد كلمة الله يصول على الكفار بسيف يقتلع الكفر من جذوره. لا يفل له حد ولا ترد له ضربة.\rحتى غدت مِلةُ الإسلام وهي بهمْ *** من بعد غربتها موصولة الرحم\rفلم يزل هؤلاء الصناديد يدعون إلى الله ويقاتلون من يأبى إجابة الدعوة حتى صارت ملة الإسلام بهمتهم وقوة إيمانهم وإقدامهم على الموت صاحبة الحول والطول إن شرقت أو غربت وجدت لها أقارب وأنصاراً. بعد أن كانت غريبة في وطنها لا ناصر لها. فسبحان من بيده ملكوت كل شيء. وهو على كل شيء قدير.\rمكفولة أبداً منهم بخير أبٍ *** وخير بعلٍ فلَمْ تيْتَمْ ولم تَئِم\rوليس في ذلك غرابة وقد كفلها منهم من هو منها بمنزلة الأب كالرسول صلى الله عليه وسلم ومن هو منها بمنزلة البعل كالمهاجرين والأنصار رضوان الله عليهم فهي لم تيتم ولم نفقد البعل لأن الله موجدها ومسخر من يحفظها.\rهم الجبال فسَلْ عنهم مُصادمَهُم *** ماذا رأى منهم في كل مُصطدَمِ\rوأن أنصارها كالجبال قوة وثباتاً وإذا شئت أن تعرفهم حق معرفتهم لتلم الإلمام التام بمن باعوا أنفسهم وأموالهم بأن لهم الجنة وكان على يدهم النصر والفتح. فاستفهم عنهم ممن اشتبك معهم في معامع الوقائع يخبرك أنهم الجبال الرواسي الذين ثبتوا عند اللقاء فلم تزعجهم الكثرة. ولا أخافتهم العدة. ولا زحزحهم عن مواقفهم تتابع الطعنات.\rوسَلْ حنيناً وسَلَْ بدرا وسَل أُحُداً *** فصول حتفٍ لهُمْ أدهى من الوَخَمِ","part":1,"page":141},{"id":142,"text":"واستفسر عن المواضع التي دارت رحى الحرب فيها بينهم وبين أعدائهم كحنين وبدر وأُحُد فقد رأوا فيها أنواعا من الموت أشد عليهم من الوباء الداهم إذ تركهم المسلمون حصيدا بعد أن أذاقوهم عذابا أليما.\rالمُصدري البيض حُمراً بعدما وردتْ *** من العِدا كلَّ مُسوَدٍّ من اللّمَمِ\rفهم قوم لا تخفى على أحد صفاتهم لأنهم ما رجعوا بسيوفهم قط غير مخضبة بالدماء. بعد أن وردت مورداً شهياً من رءوس الأعداء.\rوالكاتبين بِسُمْرِ الخَطِّ ما تَرَكَتْ *** أقلامُهمْ حَرفَ جِسمٍ غيرَ مُنْعَجِمِ\rوقد جرحوا برماحهم من أجسام الكفار ما لم يجرح من قبل بقواطع السيوف لمنعة صاحبه وقوته فكتبوا بما أحدثوا بها من جراح رايات النصر التي لم يتمكنوا من كتابتها في الصحف بالأقلام لأميتهم أو لمشغوليتهم بالحرب.\rشاكي السلاحِ لهمْ سيما تُمَيِّزُهُمْ *** والوردُ يمتازُ بالسيما من السَّلَمِ\rولأُقرب عليك الأمر بوصف أخص. فهم قوم على الدوام لابسون سلاحهم لأنهم إما في الحرب أو مستعدون لحرب فهم لا يخشون الموت. وعلامتهم التي تميزهم من الناس. هي هيبة البطولة ونور اليقين وصاحبة التقوى. فهم كالورد بالنسبة للناس والناس بالنسبة لهم كالسلم. والورد والسلم نوعان من الشجر لا يشتبهان.\rتُهدي إليك رياحُ النصرِ نَشْرَهُمُ *** فتحسبُ الزهرَ في الأكمامِ كُلَّ كَمِي\rتهدي إليك على الدوام رائحتهم الزكية أنباء النصر. ولهذا تخال الزهور في أكمامها أبطالاً لاشتمالها على رائحة زكية تشبه رائحة تحيات نصرهم المتواترة.\rكأنهم في ظهور الخيل نبتُ رُباً *** من شدّة الحَزْمِ لا من شدّة الحُزُمِ\rفهم فوق ظهور الخيل ثابتون. لا تزعزعهم هجمات الأعداء ولا كثرة الصيحات كنبت الأرض العالية الذي لا تؤثر فيه الرياح الهوجاء. ولا السيول العمياء. وذلك من شدة الثبات ورباطة الجأش لا من قوة شد الحبال كما يفعل الجبان الخوار.","part":1,"page":142},{"id":143,"text":"طارت قلوب العِدا من بأسهم فَرَقاً *** فما تُفَرقُ بينَ البَهْمِ والبُهُمِ\rجن الأعداء من شدتهم وانتصارهم عليهم مع قلتهم فأعماهم الفزع والرعب. فهم لا يفرقون عند اللقاء بين الرجال والدواب وكيف لا يخذل من يخبط خبط عشواء . ومن يُضْلِل الله فما له هاد.\rومَنْ تَكُنْ برسول اللهِ نُصرَتُهُ *** إن تَلْقَهُ الأُسدُ في آجامها تَجِمِ\rوكيف لا يكون الثبات والإقدام من شيم هؤلاء الأبطال. ولا يكون النصر حليفهم. والجبن والخذلان من مستلزمات أعدائهم؟ وناصرهم رسول الله ومن تكون برسول الله نصرته إذا داهم الأسد في مأواه حيث تكون أشد دفاعاً فرت منه هرباً وما وجدت إلى الثبات سبيلا.\rولن ترى من وليٍّ غير منتصرٍ *** بهِ ولا من عدوٍّ غيْرِ مُنْقَصِمِ\rوكيف لا ينصرون ويهْزِمونَ من جرؤ عليهم من الأعداء. وقد باعوا أنفسهم وأموالهم لله فاشتراها منهم بأنَّ لهم الجنة وتولاهم بحمايته. فهم أولياء الله لا خوف عليهم ولا هم يحزنون وكيف ترى وليا من أولياء الله غير منتصر بحبه لحبيبه الأعظم صلى الله عليه وسلم؟! وكيف ترى عدوا من أعداء الله غير مخذول بإبغاضه لرسوله الصادق الأمين؟!\rأحلَّ أُمَّته في حرز ملَّتِهِ *** كالليث حلَّ مع الأشبالِ في أجَمِ\rهذا الرسول الذي أحل أُمته في حصن الدين المنيع فهم آمنون به من الشيطان وجنوده والكفر ونصرائه. كما يتحصن الليث وأشباله في مأواه من كل طارىء ولن يجرؤ على الدنو من الأسد في عرينه احد.\rكم جَدَّلَتْ كلمات الله مِنْ جَدِلٍ *** فيه وكم خصَمَ البرهانُ من خَصِمِ\rوماذا أعدد من معجزات لا تحصى وكم أرغمت كلمات الله وآياته فيه أنف كل مفوه كثير الجدل. وكم قهر البرهان خصماً لدوداً من أشد معارضيه.\rكفاك بالعِلْمِ في الأُمّيِّ معجزةً *** في الجاهليةِ والتّأديبِ في اليُتُمِ","part":1,"page":143},{"id":144,"text":"كل ما كان من معجزاتك يا رسول الله لو لم يكن لكفاك دليلاً على صدق رسالتك علمك مع أُميتك وتأديبك في يتمك. ألست أنت الذي جئتنا من عند الله بالقرآن الذي أعجز البلغاء وأفحم الخطباء. فعجزوا عن مجاراته والوصول إلى محاكاته في أصغر سورة منه. اللهم بلى.\rفي التوسل بالنبي صلى الله عليه وسلم\rخَدَمتُهُ بِمَديحٍ أستقيلُ بِهِ *** ذنوبَ عُمْرٍ مَضَي في الشِّعْرِ والخِدَمِ\rخدمته؟ لا، بل خدمت نفسي بمدحه صلى الله عليه وسلم رجاء أن يقيلني الله من ذنوب كثيرة جنيتها طول عمر قضيته في الشعر بمدح من لا يستحق المدح وذم من لو تركت ذمه لكان أولى وأحق. وفي خدمة من لا ينفع وقد يضر. وكل عمل لغير الله باطل.\rإذ قَلَّداني ما تُخشى عواقِبُهُ *** كأني بِهِمَا هَدْيٌ من النَّعَمِ\rإذ قلدني الشعر والخدمة بقلادة من الأوزار تخشى عاقبتها فكنت كهدي النعم الذي يساق إلى الذبح فداء لدى البيت الحرام.\rأطعت غَيَّ الصِّبا في الحالتين وما *** حصلتُ إلاّ على الآثامِ والنَّدَمِ\rأطعت هوى شبابي فقلت الشعر مادحا وذاما وخدمت هذا وذاك رجاء منفعة دنيوية. فما جنيت واأسفاه سوى الذنوب التي عليها الآن أندم. فما كان أغاني عما يوجب تأنيب الضمير والخشية ممن يحاسب على النقير والقطمير.\rفيا خسارة نفسٍ في تجارتها *** لم تَشْترِ الدّينَ بالدنيا ولَمْ تَسُمِ\rفيا خسارة نفس في هذه التجارة التي لم تشتر فيها الدين بالدنيا بل عكست. ولم تطلب زيادة الثمن إذ ضحت هذه التضحية العظيمة. فباعت دينها بدنياها. ولو فعلت هذا لكان لها في كثرة الثمن شبه عذر في إقدامها على هذه الصفقة الخاسرة.\rومن يَبِعْ آجِلاً منه بعاجلِهِ *** يَبِنْ لهُ الغِبْنُ في بيعٍ وفي سَلَمِ\rومن باع الدار الباقية التي لا فناء لها بدار فانية زائلة ظهر له بعد تمام البيع الخسارة في البيع والتسليم.\rإنْ آتِ ذنباً فما عهدي بمُنْتقِضٍ *** من النبيّ ولا حبلى بمنصرمِ","part":1,"page":144},{"id":145,"text":"وأنا وإن ارتكبت الذنوب وشملتني العيوب فما نقضت والحمد لله لرسول الله عهداً. ولا قطعت بيني وبينه صلة وإن لكل جواد كبوة وكبوتي هذه إن شاء الله بسببه مغفورة.\rفإنَّ لي ذِمَّةً منهُ بِتسمِيَتي *** مُحمداً وَهْوَ أوفى الخَلْقِ بالذِمَمِ\rفإن بيني وبينه عهداً وثيقاً وهو تسميتي باسمه الشريف. فلا خوف إن شاء الله عَلَيَّ من ذنوب أثقلت كاهلي وأحبطت عملي فإنني ناجٍ بسبب هذا العهد فالرسول الأعظم أوفى الخلق بالعهود فلا يترك من لجأ إلى ساحة كرمه.\rإن لم يكن في معادي آخذاً بيدي *** فضلاً وإلاّ فَقُلْ يا زلَّةَ القَدَمِ\rإن لم يأخذ بيدي رسولُ الله يوم يقول الكافر (يا ليتني كنت ترابا) فيا زلة القدم ويا سوء المآل لأن الاعتماد على الطاعة في طلب النجاة من سوء التدبير وقلة الإدراك.\rحاشاهُ أن يُحرمَ الرّاجي مكارمَهُ *** أو يَرجِعَ الجارُ مِنْهُ غيرَ مُحتَرَمِ\rومنذُ ألزَمْتُ أفكاري مدائِحهُ *** وجدتُهُ لخلاصي خيرَ مُلتَزمِ\rوحاش لله أن يستجير به مستجير أو يرجوه راج فلا يأمن المستجير ولا ينال الراجي مبتغاه فبشراك يا نفسي. لأنه لو لم يقبل رجائي ويُجيرني من عذاب شديد لعلي كنت لم أقف لمدحه بهذا الخصوص، فإن توفيقي لمدحه صلى الله عليه وسلم وتفريج كل كرب بالتجائي إليه دليلان واضحان دلاّني على أنَّ خاتم الأنبياء قد التزم خلاصي وتعهد بنجاتي إن شاء الله رب العالمين.\rولَنْ يفوتَ الغِنى مِنْهُ يداً تَرِبَتْ *** إنَّ الحيا يُنْبِتُ الأزهار في الأكمِ\rولا يفوت حنانه وعطفه نفس تعلقت به لأنه صلى الله عليه وسلم أعظم من المطر نفعاً، والمطر يروي الأرض المقفرة التي لا ينتفع بها كثيرا فينبت فيها الزهر وهي غير أهل له لخلوها ممن ينتفع به.\rولمْ أُرِد زهرةَ الدنيا التي اقتطَفَتْ *** يدا زُهَيرٍ بما أثْنى على هَرِمِ","part":1,"page":145},{"id":146,"text":"وأنا مع إكثاري من مدحه صلى الله عليه وسلم لم أرد بهذا المدح منفعة دنيوية تنقضي بانقضاء الأجل التي أرادها زهير من هرم بن سنان. وإنما أردت رضاء الله ورضاه والدار الآخرة التي طرحتها وراء ظهري عمراً مديداً وزمناً طويلاً.\rفي المناجاة وعرض الحاجات\rيا أكرمَ الخَلْقِ مالي من ألوذُ بهِ سواكَ عندَ حُلولِ الحادث الْعَمِمِ\rفيا أكرم الخلق ها أنا مقر بذنبي معترف بخطئي نادم على تفريطي. وقد يكون وليس لي باب إلى النجاة سوى باب كرمك فخذ بيدي يا رسول الله عند عرضي على من لا تخفى عليه خافية.\rوَلَنْ يضيقَ رسول الله جاهُكَ بي إذا الكريمُ تجلَّى باسم مُنْتَقِمِ\rفلن يضيق واسع جاهك بي يا رسول الله إذا تجلى ملك الملوك يوم القيامة على عباده باسم المنتقم.\rفإنّ من جودك الدنيا وضرّتَها ومن علومك علمَ اللوحِ والقلمِ\rوكيف يضيق جاهك بي، ومن جودك الدنيا والآخرة بما حوتا، ومما علمك الله بعض ما جرى به القلم على اللوح وها أنا أُعلمك بحالتي وحاجتي وأنتم يا سيدي يا رسول الله تأخذون بيد من لجأ إليكم.\rيا نفس لا تَقْنَطي من زَلَّةٍ عَظُمَتْ إنَّ الكبائر في الغُفرانِِ كاللَّمَمِ\rهنا أحسَّ البوصيري رضي الله عنه بالعطف النبوي، والقبول الإلهي. فقال منشرحاً مسروراً يهتز من الفرح: يا نفس لا تقنطي من النجاة لخطاياي العظيمة ما دام الملجأ رسول الله. فإن الله يغفر الذنوب جميعاً. لا فرق عند غفرانه سبحان بين الكبائر والصغائر. وقد أحسنت به الظن وهو سبحانه عند ظن عبده به فبشرى لك يا نفس.\rلعل رحمةَ ربِّي حينَ يَقْسِمُها *** تأتي على حَسَبِ العصيان في القِسَمِ\rورجائي أن الله حين يقسم رحمته بين خلقه يجعل القسمة على قدر المعاصي لا على عدد الأنفس. لأن نصيبي سيكون عظيماً أنجو به إن شاء الله من عذاب أليم لما أعلمه من خطاياي العظيمة التي لا أستطيع أن أعدّها أو أحصيها.","part":1,"page":146},{"id":147,"text":"يا ربِّ واجعلْ رجائي غيرَ مُنْعَكِسٍ *** لديك واجعل حسابي غيرَ مُنْخَرِمِ\rفاللهم اجعل هذا الرجاء غير منعكس واجعل حسابي الذي حسبته من قسمة الرحمة على قدر المعاصي غير خاطىء.\rوالطُفْ بعبدكَ في الدارينِ إنَّ لهُ *** صبراً متى تَدْعُهُ الأهوالُ يَنْهَزِمِ\rوالطف اللهم بي في الدارين لأن صبري ضعيف ينهزم متى دهمتني الأهوال فخذ يا رب بيدي إكراماً لمن لجأتُ إلى بابه واحتميت بحمى جنابه.\rوأذنْ لِسُحْبِ صلاةٍ منكَ دائمةً *** على النَّبي بِمُنْهَلٍ ومُنْسَجِمِ\rكما أسألك أن تصب من فيض فضلك رحمات دائمات كالغيث المتتابع الذي لا ينقطع على نبيك وخيرتك من خلقك.\rما رنَّحَتْ عذباتِ البانِ ريحُ صباً *** وأطربَ العيس حادي العيسِ بالنَّغَمِ\rواجعلها مستمرة ما هزَّت الريح أطراف الأغصان. واطرب النوق حادي النوق بالألحان.\rوآخره أن الحمد لله ربّ العالمين\rوصلّى الله على سيّدنا محمّد وعلى اله وصحبه الطيبين الطاهرين\r4324. PERBEDAAN KITAB BADA'IUZ ZUHUR IBNU IYAS DAN IMAM SUYUTI\rPERTANYAAN :\r> Raden Mas LeyehLeyeh\rAssalaamu'alaikum warohmatullah wabarokaatuh... Mohon informasi, tentang perbedaan Kitab Bada'iuz zuhur versi Muhammad bin Iyas & versi Imam Jalaluddin Assuyuthi ... Apa memang beda isinya? atau cuman beda penisbatan nama pengarangnya saja? karena kalo gak salah Muhammad bin Iyas itu kan juga Muridnya Assuyuthi ...\rJAWABAN :\r> Mas Hamzah","part":1,"page":147},{"id":148,"text":"Wa alaikumus salaam warohmatullohi wabarokaatuh. Beda kang, judulnya memang sama tapi pengarang dan isinya beda. Kepunyaan ibnu iyas tentang sejarah mesir, kepunyaan imam suyuti lebih umum. Kepunyaan ibnu iyyas muqoddimahnya adalah alhamdulillahilladzi faawata bainal ibad....dst, sedangkan kepunyaan imam suyuti alhamddulillahil qodiimil awwal....dst kitabnya ibnu iyyas hasil pilihan dari 37 kitab sejarah, sedangkan kitabnya imam suyuti dari 32 kitab sejarah. Kitabnya ibnu iyas berisi sejarah , keutamaan dan keajaiban mesir. Sedangkan kitab imam suyuti isinya kejadian langka, mulai penciptaan makhluk pertama kali sampai kisah nabi dan raja, tetapi tidak sampai khatam. Wallohu a'lam.\r- Kitab Kasyfud Dzunun Haji Kholifah (1/229-230) :\rبدائع الزهور، في وقائع الدهورلمحمد بن إياس الأديب، المصري.المتوفى: سنة 930.وهو من تواريخ مصر.في مجلدين.أوله: (الحمد لله الذي فاوت بين العباد ... الخ) .أورد فيه: فوائد سنية، تصلح لمجالس الجليس.لخصه: من نحو سبعة وثلاثين كتابا.وذكر: ما وقع في القرآن والحديث من فضائل مصر، وما اشتملت عليه من العجائب، ومن نزلها ودخلها من الأنبياء - عليهم السلام -، ومن ملكها إلى الجراكسة، ونشأ بها من الأعيان، على ترتيب الشهور والأعوام.وانتهى فيه: إلى سنة ثمان وعشرين وتسعمائة.\rبدائع الزهور، في وقائع الدهورتاريخ أيضا.للشيخ، جلال الدين: عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي.المتوفى: سنة إحدى عشرة وتسعمائة.أوله: (الحمد لله القديم الأول ... ) .ذكر فيه: أنه انتقاه من اثنين وثلاثين تاريخا.فذكر نوادر الوقائع، من مبدأ الخلق إلى زمانه، قدم الأنبياء - عليهم السلام - ثم الخلفاء، ثم الملوك.لكنه لم يكمله\rLINK DISKUSI :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/976619142360894/","part":1,"page":148},{"id":149,"text":"www.fb.com/notes/www.piss-ktb.com/978200508869424\r2085. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 1 : AWAL PENCIPTAAN NABI ADAM 'ALAIHISSALAAM\rOleh Mbah Godek\rPengajian bulan romadlon bagian 1\rذكر قصة آدم عليه السلام\rKisah nabi adam alaihis salam\rقال الثعلبي في كتابه لما أراد الله تعالى أن يخلق آدم عليه السلام أوحى الى الارض أنى خالق من أديمك خلقا فمنهم من يطيعني ومنهم من يعصيني فمن أطاعني أدخلته الجنة ومن عصاني أدخلته النار\rImam tsa'labi bercerita dalam kitabnya : Pada waktu ALLOH SWT ingin menciptakan nabi adam AS,maka ALLOH memberi wahyu pada bumi, Bahwa sesungguhnya kami akan menciptakan mahluk dari inti sarimu,sebagian ada taat padaku dan ada pula yang durhaka padaku,maka siapa yang taat padaku akan saya masukkan disurgaku,dan siapa yang durhaka padaku maka akan saya masukkan dinerakaku.\rثم بعث الله تعالى جبرائيل عليه السلام إلى الأرض ليأتينه بقبضهمنها فلما أتاها جبريل أقسمت عليه وقالت أني أعوذ بعزة الله الذي أرسلك أن لا تأخذ مني شيئا يكون للنار فيه نصيب فلم يأخذ منها شيئا ورجع الى ربه وقال يا رب قد استعاذت بك مني فكرهت أن آخذ منها شيئا فأمر الله تعالى ميكائيل أن يمضي اليها ويقبض منها قبضة من تراب فأقسمت عليه وقالت له مثل ما قالت لجبرائيل فبر قسمها ولم يأخذ منها شيئا","part":1,"page":149},{"id":150,"text":"kemudian ALLOH mengutus jibril alaihis salam turun kebumi untuk membawa secakupan tanah dari bumi,setelah jibril sampai dibumi,maka bumi memberi sumpah pada jibril dan berkata,sesungg uhnya aku berlindung pada ALLOH yang maha mulia yang mengutusmu, saya minta agar kamu tidak mengambil sesuatu dariku yang mana dapat bagian masuk neraka.setelah itu jibril tidak mau mengambil secakupan tanah dan pulang pada TUHAN dan berkata,bumi telah minta perlindungan atas nama besarmu,maka saya tidak berani untuk mengambil sesuatu darinya, kemudian ALLOH mengutus mikail agar meluncur kebumi dan mengambil secakupan tanah darinya,terus bumi mengucapkan sumpah padanya sebagaimana sumpahnya pada jibril,kemudian mikail memulyakan sumpahnya bumi dan tidak mau mengambil sesuatu darinya\rفأرسل الله اليها عزرائيل فلما هبط اليها وكزها بحربة كانت معه فاضطربت فمد يده اليها فأقسمت عليه وقالت له مثل ما قالت لأخويه فقال لها أمر الله خير من قسمك وقبض من زواياها الأربع من جميع أديمها من أسودها وابيضها وأحمرها من سهلها وجبلها وأعاليها وأسالفها ثم أتى بتلك القبضة بين يدى الله تعالى فقال الله تعالى له لم لم تجبها وقد أقسمت بى عليك فقال يارب أمرك أوجب وخوفك أرهب فقال له اذن أنت ملك الموت وقابض الأرواح ومنتزعها من الاشباح ولم يكن قبل ذلك ملك الموت","part":1,"page":150},{"id":151,"text":"kemudian ALLOH mengutus izroil,ketika izroil turun kebumi dan menancapkan tombak yang ada kantong yang ada padanya,maka bumi jadi guncang,terus izroil mengulurkan tangannya,lalu bumi bersumpah pada izroil sebagaimana sumpah yang disampaikan pada kedua saudaranya,maka izroil menjawab,taat pada perintah ALLOH itu lebih baik daripada menuruti sumpahmu,kemudi an izroil mengambil secakupan tanah dari pojokan 4 yang diambil dari inti sari bumi,hitamnya, putihnya,merahny a, dari gunungnya,atasn ya dan bawahnya,kemudi an secakupan tersebut diserahkan pada ALLOH.lalu ALLOH bertanya,kenapa kamu tidak menuruti sumpahnya? padah al dia bersumpah atas namaku ? izroil menjawab, YA TUHANKU ,perint ahmu lebih berhak dilakukan,dan takut padamu lebih diutamakan, lalu ALLOH berfirman,,mula i sekarang kamu jadi malaikat maut,dan malaikat pencabut nyawa dan malaikat pengambil nyawa dari jasad dan sebelum kejadian ini belum ada yang namanya malaikat maut...\rInsya Allah BERSAMBUNG\rLink Asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 450747251614755/\r2086. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 2 : PENCIPTAAN NABI ADAM 'ALAIHISSALAAM\rOleh Mbah Godek\rPengajian bulan romadlon bagian 2 : Kitab bada'i izzuhur hal 37\rقال فلما قبض منها ومضى بكت على ما نقص منها فأوحى الله اليها انى سوف أرد إليك ما أخذ منك وهو قوله تعالى (منها خلقناكم وفيها نعيدكم ومنها نخرجكم تارة أخرى)","part":1,"page":151},{"id":152,"text":"ثم أن الله تعالى أمر عزرائيل أن يضع تلك القبضة على باب الجنة فلما وضعها أمر الله رضوان خازن الجنان أن يعجنها بماء التسنيم ثم أمر الله تعالى جبرائيل بأن يأتى بالقبضة البيضاء التى هي قلب الأرض فخلق منها الأنبياء ثم خلط الطين بالماء حتى صارت معجنة كبيرة\rImam tsa'labi berkata,setelah diambil secakupan maka bumi menangis karena merasa dirinya kehilangan,kemu dian ALLOH memberi wahyu padanya sungguh suatu saat nanti aku akan mengembalikan apa yang aku darimu sebagaiman firman ALLOH yang artinya \"Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain\" (qs.thoha ayat 55).\rKemudian ALLOH mengutus izroil agar Secakupan tadi diletakkan dipintu surga,setelah diletakkan kemudian ALLOH mengutus malaikat penjaga surga yaitu ridwan agar menjadikan secakupan tadi menjadi adonan dengan dicampur air dari bengawan tasnim kemudian ALLOH mengutus jibril agar mendatangkan segumpal tanah yang putih yaitu hati/intisari bumi dan dari itu ALLOH menciptakan para nabi,,kemudian ALLOH mencampur debu tersebut dengan air sehingga menjadi adonan yang besar\rوقد قيل في المعنى يا مشتكى الهم دعه وانتظر فرجا ... ودار وقتك من حين الى حين ولا تعاند اذا أصبحت في كدر ... فانما أنت من ماء ومن طين\rDan dikatakan pada makna Wahai orang yang mengadukan kesusahan,tingg alkanlah kesusahan itu dan tunggulah solusinya karena waktumu itu berputar dari masa ke masa Dan janganlah menentang jika kamu dalam keadaan keruh karena sesungguhnya kamu tercipta dari paduan air dan tanah","part":1,"page":152},{"id":153,"text":"فلما عجنت تركت أربعين سنة حتى صارت طينا لاز ياثم تركت أربعين سنة أخرى حتى صارت صلصالا كالفخار ثم جعل من تلك العجينة جسدا مصورا وألقاه على طريق الملائكة التى تصعد منها وتهبط وترك أربعين سنة ملقى على تلك الهيئة قال تعالى (هل أتى على الانسان حين من الدهر لم يكن شيئا مذكورا) قال ابن عباس الحين أربعون سنة قال الثعلبي أن الله تعالى لما عجن طينة آدم عليه السلام أمطر عليها سحائب الهموم والحزن أربعين سنة ثم أمطر عليها السرور والفرح سنة واحدة فلذلك صار الهم أكثر من الفرح والحزن أكثر من السرور\rSetelah dijadikan adonan terus ditinggal selama 40 tahun sehingga menjadi tanah yang keras,kemudian dibiarkan selama 40 tahun lagi sehingga menjadi seperti batu bata,kemudian baru dibentuk jasad lalu diletakkan dijalan yang mana para malaikat lewat jalan tersebut ketika hendak naik turun,lalu dibiarkan disitu selama 40 tahun lagi,, ALLOH berfirman :\rهل أتى على الانسان حين من الدهر لم يكن شيئا مذكورا\rBukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut? [ addahr/al insan ayat 1 ].\rIbnu abbas berkata,yang dimaksud masa tersebut adalah 40 tahun, Imam tsa'labi berkata, ketika ALLOH membuat adonan pada tanah liat adam,ALLOH memberi siraman hujan kesedihan dan kesusahan selama 40 tahun,kemudian memberi siraman hujan kebahagiaan selama 1 tahun,oleh karena itu jadilah dalam kehidupan susah itu lebih banyak daripada senang dan sedih lebih banyak dari pada bahagia\rوأنشد في المعنى أي شيئ يكون أعجب من ذا ... لو تفكرت في صروف الزمان حادثات السرور توزن وزنا ... والبلايا تكال بالصيعان","part":1,"page":153},{"id":154,"text":"Jika kamu berfikir pada pergantian zaman,manakah sesuatu yang lebih mengagumkan daripada ini,(susah lebih banyak daripada senang). Datangnya kebahagiaan itu bisa ditimbang dan cobaan itu bisa ditakar dengan cetakan.\rLink asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 451760298180117/\r2087. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 3 : AWAL PENCIPTAAN TUBUH DAN RUH NABI ADAM\rOleh Mbah Godek\rPengajian bulan romadlon bagian 3 : Kitab bada'i izzuhur hal 38\rثم أن الله تعالى أظهر أدم الى الوجود فكان طوله ستين ذراعا وجعل فيه ثلثمائة وستين عرقا وما ئتين وأربعين عصبا واثني عشر مفصلا وفي رأسه سبع منافذ وجعل له اليدين والرجلين وغير ذلك وأتم خلقه فتبارك الله أحسن الخالقين\rKemudian Alloh menampakkan wujud nabi adam yang panjangnya 60 dziro' dan menciptakan pada tubuh 360 otot kecil,240 otot besar dan bagian kepala ada 7 jalan tembus (lubang) dan memberi 2 tangan dan 2 kaki dan lain-lain dan sempurnalah ciptaan Alloh maha suci Alloh sebaik-baiknya dzat yang menciptakan para mahluq\rوقال أبو موسى الاشعري لما خلق الله فرج آدم قال هذا أمانتى عندك فلا تضعها الا في حقها قال ابن عباس رضى الله عنهما خلق الله تعالى ثلاثة بيده الأول آدم والثاني شجرة طوبي والالواح المكتوبة فيها التوراة واليد عبارة عن القدرة انما أمره اذا أراد شيئا أن يقول له كن فيكون","part":1,"page":154},{"id":155,"text":"Abu musa al asy'ari berkata,sewaktu ALLOH menciptakan farji/kemaluan adam,ALLOH berfirman,ini adalah amanahku,maka janganlah engkau menggunakannya kecuali pada haknya. Ibnu abbas ra.berkata,ALLO H menciptakan 3 perkara dengan tangannya sendiri,yang pertama adalah adam,yang ke-2 adalah pohon thuba dan yang ke-3 adalah papan yang didalamnya tertulis kitab taurot, Ibarat kata tangan yang dimaksud adalah kekuasaan\rانما أمره اذا أراد شيئا أن يقول له كن فيكون\rSesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: \"Jadilah!\" maka terjadilah ia. [Qs.yaasiin ayat 82].\rقال ولما كان آدم عليه السلام صلصالا كالخلية كان ابليس اللعين يمر عليه ويضرب بيده على بطن آدم فمن تلك الضربة صار مكانها السرة فكانت السرة علامة من ضرب ابليس وأن سبب ضرب أبليس ليعلم أهو مجوف أم صامد فلما رآه مجوفا دخل الى باطنه فاطلع على جميع أعضائه ظاهرا وباطنا وعلى عروقه الا قلبه فأنه لم يطلع عليه أحد غير الله تعالى ومنع ابليس عن القلب لأنه بيت الرب ولهذا يقال ان الشيطان يجري مجرى الدم\rIbnu abbas ra.berkata,keti ka nabi adam as,masih berupa perongkolan tanah liat,iblis melewatinya dan mengetuk perut nabi adam dengan jarinya,dan sebab ketukan itulah jadilah pusar pada perut nabi adam,dari itulah yang namanya pusar adalah petilasan dari ketukan (dudulan.jawa) iblis.","part":1,"page":155},{"id":156,"text":"Sebab musababnya iblis mengetuk perut adam adalah dia ingin tau apakah ciptaan ALLOH itu bisa bolong apa buntu,dan ketika mengetahui kalau itu bolong maka iblis masuk pada perut nabi adam dan menerobos keanggota-anggo ta tubuh mulai dalam sampai luar dan sampai pada otot-otot kecuali hati,karena pada hati siapa pun tidak bisa menerobos selain ALLOH,\rIblis tidak diberi kemampuan menerobos hati karena hati adalah BAITURROBBI\rOleh karena inilah dikatakan bahwa sesungguhnya syetan itu berjalan sebagaimana tempat aliran darah.\rقال فلما أراد الله تعالى أن ينفخ في أدم الروح أمرها بأن تدخل اليه من رأسه ولذلك سمي الرأس يافوخا ويروى أن الروح امتنعت من الدخول الى أدم فقالت يا رب كيف أدخل الى مكان مظلم فناداها جل وعلا ثلاث مرات وهي تأبى فدخلت في جسده كرها فأوحى الله اليها لو دخلت طائعه لخرجت طائعة ولكن سبق لك في علمى من الأزل أن تدخلى كرها وتخرجي كرها\rIbnu abbas berkata,ketika ALLOH mau meniupkan ruh pada jasad adam,maka ALLOH mengutus ruh agar masuk pada tubuh adam mulai dari kepala,oleh sebab itulah kepala dinamakan yafukho,\rDiceritakan bahwa ruh tersebut membangkang dan enggan masuk dan protes pada ALLOH,\rYA TUHAN,bagaimana mungkin saya masuk pada tempat yang gelap. Kemudiaan ALLOH JALLA WA ALA memanggilnya 3x tapi ruh tadi tidak menghiraukan, ak hirnya dimasukkanlah ia dalam jasad dengan paksa. Maka ALLOH memberi wahyu padanya andai kamu mau masuk dengan tulus maka kamu pun kluarnya juga tulus,tetapi ilmuku sudah tertera dizaman azali bahwa kamu masuknya secara paksa maka kluarpun juga dipaksa,","part":1,"page":156},{"id":157,"text":"فلما دخلت الروح الى دماغه استدارت فيه مائة عام ثم نزلت على عينيه فأبصرتا فنظر إلى جسده وهو صلصال كالفخار ثم نزلت الى منخريه فشم الهواء فتنفس فعطس فنزلت الروح الى فمه ولسانه فألهمه الله حمده فقال الحمد لله رب العالمين فقال الله له يرحمك ربك يا أدم وهذا لك ولذريتك ولذلك سّن تشميت العاطس وروى لما حمد الله آدم قال تعالى لهذا خلقتك يا آدم ثم نزلت الروح الى صدره وأضلاعه وبطنه فصار آدم ينظر إلى الروح وهي تنتقل وكلما انتقلت الى عضو يصير لحما وعظما وروحا ودما فلما بلغت الروح الى ركبته أخذ يعالج القيام فلم يقدر عليه فقال الله تعالى\r(خلق الأنسان من عجل) فلما عمت الروح سائر جسده قام وتحرك وتمايل وقد تمت خلقته بأذن الله من يحي العظام وهي رميم\rDisaat ruh masuk pada otak,ia berputar2 samapi 100 tahun,lalu turun pada ke-2 mata,seketika itu bisa melek terus melihat pada jasadnya yang masih berupa prongkolan batu bata kemudian turun ke lubang hidung terus bisa menghirup udara bernafas dan bersin,lalu turun ke mulut dan lisan,saat itu ALLOH memberi ilham untuk memuji dan berkatalah lisan tadi ALHAMDULILLAHI ROBBIL ALAMIN (segala puji bagi Tuhan semesta alam) dan ALLOH menjawab YARHAMUKA ROBBUKA YA ADAM HADZA LAKA WALIDZURRIYYATI KA\r(Tuhanmu telah merahmatimu wahai adam dan ini utukmu dan anak cucumu)\rOleh sebab inilah sunnah untuk mendoakan orang yang bersin","part":1,"page":157},{"id":158,"text":"Diceritakan, saa t adam memuji ALLOH maka ALLOH menjawab karena inilah aku menciptakanmu wahai adam. Lalu ruh turun lagi ke dada,tulang rusuk dan perut maka adam bisa melihatnya kalau ruh itu berpindah-pinda h terus,dan setiap ruh pindah maka anggota tadi jadi daging, tulang, r uh dan darah. Disaat ruh sudah sampai dilutut maka adam tergesa-tega untuk berdiri tapi tidak mampu maka ALLOH berfirman : . Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. [Al-anbiya' ayat 37].\rDan disaat ruh merata diseluruh jasad maka adam bergerak,berdir i sempoyongan dan sampurnalah ciptaan ALLOH dengan izin yang maha menghidupkan tulang-tulang yang sudah hancur.\rLink asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 452463181443162/\r2088. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 4 : AWAL KEHIDUPAN NABI ADAM\rOleh Mbah Godek\rPengajian bulan romadlon bagian 4 : Kitab bada'i izzuhur hal 38--39\rقال الحافظ اسماعيل السدى قرأت في الانجيل أشياء كثيرة فمنها أن عدد ساعات الليل والنهار أربعة وعشرون ساعة يتنفس فيها ابن آدم ثلاثين ألف نفس في كل ساعة ألف ومائتان وخمسون نفسا واعتبار ذلك من الغرائب. قال العزيزي ان الروح دخلت في جسد آدم يوم الجمعة وقد مضى من النهار سبع ساعات وهي من ساعات الأخرة ثم ان الله تعالى ألبسه من الجنة حلة خضراء من السندس وألبسه تاجا من الذهب مرصعا بالجواهر وله أربعة أركان في كل ركن منه درة عظيمة ضوؤها على ضوء الشمس وختمه بخاتم الكرامة ومنطقه بمنطقة الرضوان وسروله بسروال من السندس الأخضر ثم ظهر في جبهته نور ساطع كشعاع الشمس وهو نور محمد صلى الله عليه وسلم","part":1,"page":158},{"id":159,"text":"Alhafidz ismail assaddi berkata,saya membaca keterangan banyak dalam kitab injil diantaranya hitungan jam dalam sehari semalam itu ada 24 jam yang mana anak cucu adam bernafas 30.000x disetiap jam bernafas 1250x dan ini adalah keterangan yang langka. Al azizi berkata,sesungg uhnya ruh masuk dijasad nabi adam pada siangnya hari jum'at yang berlangsung selama 7 jam dan itu adalah jam akhirat. Kemudian ALLOH memberi baju sutra dari surga yang penuh dengan perhiasan dan memakaikan mahkota yang terbuat dari emas yang dicampur dengan mutiara.mahkota tadi punya 4 sudut disetiap sudut terdapat mutiara yang besar dan bersinar sebagaimana sinar matahari dan ALLOH memberikan cincin kemuliaan dan memberi ikat pinggang yang dipenuhi dengan ridlo juga memberi celana hijau yang terbuat dari sutra dan nampaklah dikeningnya sinar cemerlang sebagaimana sinar matahari dan sinar itu adalah Nur Muhammad shollallohu alaihi wa sallam\rثم أن الله أمر الملائكة أن تحمل على أكتافها ويطوفوا به في السموات السبع فحملته الملائكة فطافوا به مقدار مائة عام حتى رأى ما فيها من العجائب ثم أمر الله تعالى أن ينصب له منبر من الذهب وعلمه الأسماء كلها وهي قوله تعالى(وعلم آدم الأسماء كلها) الآية ثم أن آدم صعد المنبر وبيده قضيب من النور وذلك يوم الجمعة عند زوال الشمس فانتصب قائما","part":1,"page":159},{"id":160,"text":"Kemudian ALLOH mengutus malikat agar menggendong adam dipundaknya untuk keliling dilangit sampai 7 tingkatan akhirnya mereka berkeliling sampai sekitar 100 tahun sehingga melihat keajaiban-keaja iban disana. Kemudian ALLOH mengutus malaikat untuk membuatkan mimbar dari emas dan ALLOH memberikan pengetahuan pada adam semua nama-nama sesuatu yaitu firman ALLOH :\rDan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya… [Qs.albaqoroh ayat 31].\rKemudian adam naik dimimbar dan berdiri tegak, tangannya memegang tongkat yang terbuat dari cahaya dan itu terjadi pada hari jum’at waktu tergelincirnya matahari\rقائما وجمع الله له جميع الملائكة فقال آدم السلام عليكم يا ملائكة ربي ورحمة الله وبركاته فقالت الملائكة وعليك السلام يا صفوة الله ورحمته وبركاته فقال الله يا آدم هذه تحية لك ولأولادك الى يوم القيامة فلما خطب آدم قال الحمد لله فصارت سنة في الخطبة فأول من خطب على المنبر آدم في يوم الجمعة ثم ان الله تعالى عرض الأسماء كلها على الملائكة فقال أنبئونى بأسماء هؤلاء ان كنتم صادقين فقالت الملائكة سبحانك لا علم لنا ألا ما علمتنا فقال الله تعالى يا آدم أنبئهم بأسمائهم فلما أنبأهم بأسمائهم قال ألم أقل لكم أني أعلم غيب السموات والأرض وأعلم ما تبدون وما كنتم تكتمون\rDan ALLOH mengumpulkan malaikat karena adam dan adam pun berucap “assalamu alaikum ya malaikata robbi wa rohmatullohi wa barokatuh” maka para malaikat menjawab, “alaikas salam ya shofwatallohi warohmatuhu wa barokatuh”.","part":1,"page":160},{"id":161,"text":"Dan ALLOH berfirman “wahai adam ini adalah penghormatan untukmu dan anak cucumu sampai hari kiamat nanti. Ketika adam khutbah,ia berucap ALHAMDULILLAH maka hal itu jadi kebiasaan/ rukun dalam khutbah. pertama kali orang yang khutbah dihari jum’at adalah adam, Kemudian ALLOH memperlihatkat semua nama-nama benda pada malaikat dan ALLOH berfirman : Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!\"\rMereka menjawab: \"Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami..\"\rALLOH berfirman : wahai adam beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.\" Maka setelah diberitahukanny a kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: \"Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?\"\rLink asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 453860107970136/\r2089. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 5 : SUJUDNYA MALAIKAT PADA NABI ADAM\rOleh Mbah Godek\rPengajian bulan romadlon bagian 5 : Kitab bada'i izzuhur hal 38","part":1,"page":161},{"id":162,"text":"قال وهب بن منبه أول من أفشى السلام آدم وفي بعض الأخبار ما أفشى السلام قوم الا أمنوا من العذاب والنقمة ثم قالت الملائكة إلهنا هل خلقت خلقا أفضل منا فقال الله تعالى أنا الذي خلقته بيدي وقلت له كن فكان ثم ان الله تعالى أمرالملائكة أن يسجدوا لآدم فكان أول من سجد جبرائيل ثم ميكائيل ثم اسرافيل ثم عزرائيل ثم الملائكة المقربون صلوات الله وسلامه عليهم أجمعين ثم ان الله تعالى أمرابليس بالسجود لآدم فأبى وامتنع من السجود فقال الله تعالى له(ما منعك أن تسجد لما خلقت بيدي) فقال أبليس أنا خير منه خلقتني من نار وخلقته من طين وأنا الذي عبدتك دهرا طويلا قبل أن تخلقه فقال الله تعالى لقد علمت من سابق علمي منك المعصية فلم تنفعك العبادة أخرج من رحمتي مذموما مدحورا لأملأن جهنم منك وممن تبعك فقال ابليس عند ذلك ربي أنظرني الى يوم يبعثون قال انك من المنظرين فعند ذلك تغير خلقته وصار شيطانا رجيما وكان أسمه عزازيل وكان كبار الملائكة ما ترك بقعة من السماء والأرض الا وله فيها ركعة وسجدة ولكن بعصيانه لم تنفعه عبادته وسمى ابليس لأنه أبلس من رحمة الله أي أيس","part":1,"page":162},{"id":163,"text":"Wahhab bin munabbih berkata : pertama kali yang mengumandangkan salam adalah nabi adam dan disebagian kabar ada keterangan, tida klah suatu kaum yang mengumandangkan salam kecuali mereka selamat dari siksa setelah itu malaikat bertanya,,ya TUHAN kami apakah engkau menciptakan mahluk yang lebih mulia dari pada kami ? ALLOH menjawab,akulah yang menciptakannya lewat tanganku sendiri dan aku berucap, wujudla h, maka dia jadi wujud setelah itu ALLOH perintah pada para malaikat untuk sujud pada adam, dan yang pertama sujud adalah jibril,lalu mikail,lalu isrofil lalu izroil kemudian para malaikat muqorrobin sholawatulloh wasalamuhu ajma'in, kemudian ALLOH perintah pada iblis untuk sujud pada nabi adam tapi iblis membangkang dan enggan untuk bersujud. ALLOH bersabda apa yang membuatmu tidak mau bersujud pada mahluk yang aku ciptakan lewat tanganku sendiri ? iblis menjawab,aku lebih mulia dari padanya, engkau menciptakanku dari api sedangkan ia engkau ciptakan dari tanah,dan saya telah beribadah kepadamu dulu dari masa yang sangat lama sebelum ia engkau ciptakan.","part":1,"page":163},{"id":164,"text":"ALLOH menjawab,,dari dahulu aku telah mengetahui bahwa kamu akan durhaka padaku maka semua ibadah yang kamu lakukan tidak akan bermanfaat, mulai sekarang keluarlah dari rahmatku, sunggu h aku akan memenuhi isi neraka jahannam darimu dan semua pengikutmu setelah itu iblis berkata ya TUHAN tunggulah saya sampai hari kebangkitan, ALLOH berfirman sungguh kamu tergolong orang-orang yang menunggu. Setelah kejadian itu iblis wujudnya berubah menjadi syetan yang terkutuk, nama asli iblis adalah azazil yang jadi pembesar para malaikat,tiada suatu tempat dilangit maupun dibumi kecuali disitu ia melakukan sujud ibadah pada ALLOH,tapi karena durhaka maka semua ibadahnya menjadi sia-sia dinamakan iblis karena ia telah ablas/bablas/ ambles/putus dari rahmat ALLOH\rسؤال لطيف لم أهلك الله أعداء سائر الأنبياء وأبقى إبليس وهو عدو آدم عليه السلام فالجواب ان الله تعالى أبقى إبليس امتحانا للخلق وقد قال رسول الله صلى الله عليه لو أراد الله تعالى أن لا يعصى لما خلق ابليس وأيضا بقاؤه عقوبة للكافرين ورحمة للمؤمنين فيحبهم الله بمعصيتهم لابليس وأيضا ابليس سأل ربه الانظار الى يوم البعث","part":1,"page":164},{"id":165,"text":"Pertanyaan simpel kenapa ALLOH menghancurkan musuh-musuh para nabi tapi membiarkan iblis padahal musuh nabi adam as? jawabnya : ALLOH membiarkan iblis karena untuk mencoba para mahluk. Nabi saw bersabda, jika ALLOH berkehendak agar tiada mahluk yang durhaka padaNYA maka ALLOH tidak akan menciptakan iblis,begitu juga adanya iblis itu siksa untuk orang-orang kafir dan rahmat bagi orang-orang beriman maka ALLOH akan mencintai mereka bagi orang-orang yang durhaka pada ublis dan juga gara-gara iblis minta pada TUHAN untuk menunda sampai hari kebangkitan\rفلما نزل آدم عن المنبر جلس بين الملائكة فألقى الله عليه النوم لان فيه راحة للبدن فلما نام رأى حواء فى منامه قبل أن تخلق فمال اليها حين نظرها ثم أخرجها من ضلعه الأيسر فخلقت منه حواء على هيئته وأحسن الله خلقها وأعطاها حسن ألف حورية فكانت أحسن النساء اللاتى هن بناتها الى يوم القيامة وكان لها سبعمائة ضفيرة من الشعر فكانت على طول آدم وألبسها الله من الجنة الحلى والحلل فكانت تشرق إشراقا أبهى من الشمس فانتبه آدم من منامه فوجدها بجانبه فأعجبته وألقى الشهوة فى أدم فهم بها فقيل له لا تفعل حتى تؤدى صداقها فقال وما صداقها قال قد نهيتك عن شجرة الحنطة فلا تأكل منها فهو صداقها وقيل ان الله تعالى قال أعطها صداقا قال وما صداقها قال الصلاة على نبي وحبيبى محمد فقال آدم يارب وما يكون محمد قال إنه من أولادك وهو آخر الأنبياء ولولاه ما خلقت خلقا","part":1,"page":165},{"id":166,"text":"ketika nabi adam turun dari mimbar terus beliau duduk diantara para malaikat, maka ALLOH menidurkan nabi adam karena tidur adalah istirahatnya badan saat tidur,nabi adam melihat ibu hawa dalam mimpinya sebelum ibu hawa diciptakan,sete lah melihatnya, akhi rnya nabi adam jatuh hati padanya, kemudian ALLOH menciptakan ibu hawa dari tulang rusuk bagian kiri nabi adam..ALLOH menciptakan hawa sama bentuknya dengan nabi adam dan mempercantik ciptaannya dan memberikannya kecantikan melebihi 1000 bidadari. ibu hawa dan keturunannyalah secantik2nya wanita sampai dihari kiamat nanti ibu hawa mempunyai 700 ikatan pada rambut dan tingginya sama dengan nabi adam dan ALLOH memberi gelang dan perhiasan dari surga yang mengkilap melebihi sinar matahari.\rSetelah itu nabi adam terbangun dan tiba2 ibu hawa sudah ada disampingnya,, n abi adam heran,kagum dan jatuh cinta padanya dan syahwat pun merasukinya terus dikatakan pada nabi adam \"jangan engkau lakukan sehingga engkau mendatangkan maharnya\". nabi adam bertanya \"apa mahar/mas kawinnya? ALLOH menjawab, aku mencegah kalian dari pohon gandum,maka janganlah kalian makan dan itulah maharnya. dikatakan, sesun gguhnya ALLOH berfirman, berik anlah dia mahar adam bertanya, apa maharnya? ALLOH menjawab, bacaka n sholawat pasa nabiku dan kekasihku muhammad. adam bertanya, siapak ah muhammad itu ? ALLOH menjawab,dia adalah anak cucumu nanti dan dia adalah penutup para nabi,andai bukan karena dia,aku tidak akan menciptakan mahluk. WALLOHU A'LAM\rEpisode selanjutnya tentang resepsi pernikahan adam dan hawa. Insya Allah BERSAMBUNG\rLink asal :","part":1,"page":166},{"id":167,"text":"http:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 454548327901314/\r2090. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 6 : PERNIKAHAN NABI ADAM\rOleh Mbah Godek\rPengajian bulan romadlon bagian 6 : Kitab bada'i iz zuhur\rثم ان الله تعالى مسح على ظهر آدم فأخرج منه ذريته كهيئة الذرما بين أبيض وأسود من ذكر وأنثى وأفاض عليهم من نوره فمن أصابه من ذلك النور كان مؤمنا ومن لم يصبه كان كافرا ومنهم طائفة لهم نور ساطع فقال يارب من هؤلاء قال الأنبياء من ذريتك يا أدم ثم زوج الله تعالى أدم بحواء وكان ذلك يوم الجمعة بعد الزوال ولهذا سن عقد التزويج فى يوم الجمعة.\rKemudian ALLOH mengusap punggungnya adam maka kluarlah seperti mutiara yang terdapat gambar anak cucunya antara putih dan hitam dari pria dan wanita dan ALLOH menuangkan cahayanya, siapa saja yang terkena cahaya tersebut maka ia mukmin dan bagi yang tidak mengena maka tergolong kafir,sebagian lagi ada golongan yang mendapat cahaya yang mengkilat dan adam bertanya,ya Tuhan siapakah mereka itu? ALLOH menjawab, mereka adalah para nabi dari anak cucumu wahai adam. Kemudian ALLOH menikahkan adam dengan hawa dan itu bertepatan hari jum’at setelah tergelincirnya matahari,oleh karena inilah disunnahkan menikah pada hari jum’at","part":1,"page":167},{"id":168,"text":"وقيل كان آدم أحسن من حواء ولكن كانت حواء ألطف وألين ثم أوحى الله تعالى الى رضوان خازن الجنان أن يزخرف القصور ويزين الولدان والحور وخلق لآدم فرسا من المسك الأذفر يسمى الميمون كالبرق الخاطف فلما أحضر بين يدى آدم ركبه وأحضر لحواء ناقة من نوق الجنة وعليها هودج من اللؤلؤ فركبت فيه على الناقة فأخذ جبرائيل عليه السلام بلجام الفرس ومشى ميكائيل عن يمينه واسرافيل عن يساره وطافوا به فى السموات كلها وهو يسلم على من يمر به من الملائكة فتقول ما أكرمك من خلق الله على الله تعالى هذا وحواء راكبة الناقة تطوف معه الى أن أتوا بها الى باب الجنة فوقفوا ببابها ساعة\rDikatakan bahwa adam itu lebih bagus daripada hawa akan tetapi hawa lebih lembut dan lunak hatinya. Kemudian ALLOH memberi wahyu pada malaikat ridwan sang penjaga surga untuk membuatkan perkemahan dan merias para wildan/pelayan surga dan para bidadari\rDan dibuatkanlah adam seekor kuda seperti kilat yang menyambar yang terbuat dari misik yang dikasih nama kuda maimun dan saat kuda tersebut dihaturkan pada adam,maka adam pun langsung menaikinya. Dan disiapkan bagi hawa seekor unta pilihan dari surga yang atasnya dipasang tandu terbuat dari mutiara lalu ia menaikinya.\rDan jibril memegang kendali dari kuda sedangkan mikail berjalang mengiringnya disebelah kanan dan isrofil disebelah kiri dan berkeliling dilangit dan mengucapkan salam pada para malaikat yang mereka jumpai maka malaikat pun berkata sungguh begitu mulia mengalahkan ciptaan ALLOH yang lainnya dirimu ini. adam dan hawa berkeliling menaiki onta dan akhirnya sampai dipintu surga dan mereka terdiam sebentar disitu","part":1,"page":168},{"id":169,"text":"فأوحى الله تعالى الى آدم هذه جنتى ودار كرامتى ادخلا فيها (وكلا منها رغداً حيثُ شئتما ولا تقربا هذه الشجرة فتكونا من الظالمين) وأشهد عليهما الملائكة ثم أدخلا الى الجنة فطافت بهما الملائكة فى الجنان وأرتهما أماكن الأنبياء جميعهم\rKemudian ALLOH memberi wahyu pada adam ini surgaku dan istana kemulyaanku masuklah kalian dan makanlah apa yang ada sesuka hati kalian dan janganlah mendekat pada pohon ini niscaya kalian tergolong orang-orang dzolim. Dan malaikat yang jadi saksi atas pernikahan mereka kemudian menghantar mereka masuk kesurga dan berkeliling menemani adam dan hawa didalam surga dan melihat persediaan tempat-tempat bersemayamnya semua nabi. Insya Allah BERSAMBUNG\rLink asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 455061667849980/\r2091. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 7 : BULAN MADU NABI ADAM\rOleh Mbah Godek\rPENGAJIAN BULAN ROMADLON BAGIAN 7 : KITAB BADA'I IZ ZUHUR\rفلما وصلا الى جنة الفردوس نظرا سريرا من الجواهر وله سبعمائة قاعدة من الياقوت الأحمر وعليه فراش من السندس الأخضر فقالت الملائكة يا آدم انزل ههنا أنت وحواء فنزلا وجلسا على السرير ثم أتوهما بقطفتين من عنب فكان كل قطف مسيرة يوم وليلة فأكلا وشربا ورتعا فى رياض الجنة فكان آدم اذا أراد المجامعة مع حواء دخل قبة من اللؤلؤ والزبرجد وأسبلت عليهما ستور من السندس والاستبرق فكانت حواء اذا مشت فى القصور كان خلفها من الحور ما لايحصى قال ابن السنى ان أول شئ أكله آدم من فواكه الجنة النبق. وقال ابن عباس انما أكلا أولا العنب وآخر شئ أكلا منه الحنطة كما سيأتى الكلام عليه وكان يشرب من خمر وكان اذا شربه يجد سرورا زائدا فمن شرب من خمر الدنيا لم يشرب من خمر الجنة","part":1,"page":169},{"id":170,"text":"Ketika adam dan hawa sampai dalam surga mereka melihat ranjang pengantin / pelaminan yang terbuat dari mutiara dan dilengkapi dengan 700 kursi yang terbuat gari mutiara merah dan diatasnya terdapat selimut dari sutra. Lalu malaikat berkata,wahai adam dan hawa turunlah kalian disini,lalu mereka turun dan duduk diatas pelaminan kemudian didatangkan kepada mereka 2 dompol anggur, disetiap 1 dompolnya panjangnya kira2 perjalanan 1 hari 1 malam. Dan mereka makan,minum dan berpesta ria dipertamanan surga.jika adam ingin bersenggama bersama hawa maka mereka masuk disebuah kubah yang terbuat dari mutiara dan batu zabarjad dan dipasanglah korden-korden sutra.\rJika hawa berjalan maka dibelakangnya diiringi bidadari yang tidak terhitung jumlahnya.\rIbnu sina berkata, buah-bu ahan surga yang pertama kali dimakan nabi adam adalah buah pidara\rIbnu abbas berkata,pertma kali yang mereka makan adalh anggur dan terakhir kali yang mereka makan adalah jagung gandum seperti keterangan yang akan datang. Mereka disana pada minum arak surga,disaat meminumnya maka dapat kebahagiaan yang extra,maka barang siapa minum arak dunia maka tidak bisa minum arak surga.\rقال وزارع الحنطة يعتريه الكد والتعب دائما فى زرعها وفى حصادها الى أن تصير دقيقا لأنها أكلت أولا على العصيان ويروى أن المؤمنين أول ما يأكلون من الجنة العنب. وقال النيسابورى أول ما يأكلون من كبد الحوت الذى هو حامل الأرض حتى يعلم أهل الجنة بانقراض الدنيا","part":1,"page":170},{"id":171,"text":"Wahhab bin munabbih berkata,petani jagung gandum akan mendapat kepayahan dan kerepotan selamanya pada masa mulai menanamnya, menu nainya sampai menjadikan tepung karena itu makanan yang pertama kali dimakan atas kemaksiatan. Dan diceritakan sesungguhnya pertama kali yang dimakan orang-orang mukmin disurga adalah buah anggur. Annaisaburi berkata, yang pertama kali dimakan adalah hatinya ikan yang menggendong bumi sehingga penduduk surga tau masa habisnya dunia.\rوقال وكان آدم يطوف فى الجنة فاذا جاء الى جهة شجرة الحنطة نفر عنها للعهد الذى بينه وبين الله تعالى بعدم الأكل منها وكانت شجرة الحنطة أعظم شجر الجنة ولها سنابل وفيها الحب كل حبة قدر رأس البعير وكانت أحلى من العسل وأبيض من اللبن ولما علم إبليس بدخول آدم وحواء الى الجنة وعلم أن آدم منع من أكل شجرة الحنطة أتى الى باب الجنة وأقام عنده نحوا من ثلثمائة سنة وهى ساعة من ساعات الآخرة فكان ابليس ينظر الى من يأتى الى جهة باب الجنة قال فجاء طائر مليح الملبوس يقال له الطاوس وكان سيد طيور الجنة فلما رآه ابليس تقدم اليه وقال أيها الطائر المبارك من أين جئت فقال من بساتين آدم فقال ابليس ان لك عندى نصيحة وأريد أن تدخلنى معك فقال ولم لم تدخل بنفسك فقال انما أريد أن أدخل سرا فقال الطاوس لا سبيل الى ذلك ولكننى آتيك بمن يدخلك سرا فذهب الطاوس الى الحية ولم يكن فى الجنة أحسن منها خلقا فكان رأسها من الياقوت الأحمر وعيناها من الزبرجد الأخضر ولسانها من الكافور وقوائمها مثل قوائم البعير فقال لها الطاوس ان على باب الجنة ملكا من المكرمين ومعه نصيحة فأسرعت الحية اليه فقال هل لك أن تدخلينى الجنة سرا ولك منى نصيحة فقالت الحية وكيف الحيلة على رضوان فقال لها افتحى فاك ففتحته فدخل فيه ابليس وقال لها ضعينى عند شجرة الحنطة فوضعته عندها","part":1,"page":171},{"id":172,"text":"Wahhab bin munabbih berkata,ketika adam jalan-jalan tanpa sengaja mendekati pohon jagung gandum,maka cepat-cepat ia lari menjauh karena terikat janji antara ia dan ALLOH agar tidak memakan buahnya. Pohon jagung gandum disurga itu punya beberapa tangkai, disetia p tangkai ada bijinya dan disetiap biji kira-kira sebesar kepala unta rasanya lebih manis daripada madu dan lebih putih daripada susu. Setelah iblis mengetahui bahwa adam dan hawa sudah dalam surga dan mengetahui jika adam dilarang makan jagung gandum maka ia menghampiri pintu surga dan berdiri disitu kira-kira 300 tahun dari tahun akhirat dan dia selalu melihat kesana kemari siapa tau ada yang lewat kepintu surga.\rWahhab bin munabbih berkata, dan datanglah raja burung surga yaitu burung merak yang indah wujudnya dan ketika iblis melihatnya maka burung tadi dipanggil dan disuruh mendekat, lalu berkatalah iblis padanya,wahai burung yang bagus, dari manakah kamu ? Burung tadi menjawab, dari pertamanan adam, Iblis berkata saya membawa nasihat yang bagus dan saya ingin kamu memasukkanku kesurga bersamamu, Burung merak menjawab, kenapa kamu tidak masuk sendiri?\rIblis berkata,saya ingin masuk secara rahasia,burung tadi menjawab,wah saya tidak sanggup tapi saya akan membawa teman yang bisa memasukkanmu dengan rahasia, Kemudian merak tadi mendatangi ular yang mana disurga tidak ada mahluk yang lebih indah daripada ular,,kepalanya\rdari yaqut merah,kedua matanya dari zabarjad hijau,lidahnya dari kapur dan kedua kakinya seperti kaki unta.","part":1,"page":172},{"id":173,"text":"Merak berkata padanya,dipintu surga ada malaikat dari malaikat mukarromin yang membawa nasihat.maka bergegaslah ular tadi menemuinya.. kem udian iblis berkata,apakah kamu bisa membawaku masuk surga secara rahasia karena aku membawa sebuah nasihat, Ular menjawab,, giman a caranya mengelabuhi malaikat ridwan ? Iblis berkata,,bukala h mulutmu..lalu ular membuka mulutnya,dan masuklah iblis tersebut dan berkata,bawalah aku dekat pohon gandum lalu ular membawanya dan meletakkannya dipohon gandum tadi. Insya Allah BERSAMBUNG\rLink asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 457841714238642/\r2092. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 8 : TERGODANYA NABI ADAM\rOleh Mbah Godek\rPENGAJIAN BULAN ROMADLON BAGIAN 8 : KITAB BADA'I IZ ZUHUR\rفأخرج إبليس مزمارا وزمر تزميرا مطربا فلما سمع آدم وحواء المزمار جاءا ليسمعا ذلك فلما وصلا الى شجرة الحنطة قال ابليس تقدم الى هذه الشجرة يآدم فقال إنى ممنوع فقال ابليس (وما نهاكما ربكما عن هذه الشجرة الا أن تكونا ملكين أو تكونا من الخالدين) فان من أكل من هذه الشجرة لا يشيب ولا يهرم ثم أقسم بالله أنها لا تضرهما وأنه لمن الناصحين لهما فظن آدم أنه لا يتجاسر أحد على أن يحلف بالله كاذبا وظن أنه من الناصحين","part":1,"page":173},{"id":174,"text":"Kemudian iblis mengeluarkan seruling dan memainkannya dengan merdu, ketika adam dan hawa mendengarnya, me reka langsung mendatanginya untuk mendengarkan/ menikmatinya,dis aat mereka sampai dipohon gandum maka iblis berkata padanya,, wahai adam,mendekatla h pada pohon ini,adam berkata, sesungg uhnya aku dicegah untuk dekat dengan pohon itu, iblis berkata Tuhan kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga).\"\rKarena sesungguhnya siapa saja yang memakan biji dari pohon ini,dia tidak akan bisa tua dan pikun dan iblis juga bersumpah dengan nama ALLOH bahwa makan biji itu tidak akan membahayakan mereka berdua dan dia mengaku bahwa dia adalah pembawa nasihat bagi mereka berdua maka adam pun menyangka bahwa tiada yang berani mengucapkan sumpah dengan nama ALLOH pada kebohongan dan menyangka juga bahwa iblis tadi adalah malaikat pembawa nasihat.\rفمن حرص حواء على الخلود فى الجنة تقدمت وأكلت فلما نظر آدم اليها حين أكلت ووجدها سالمة تقدم وأكل بعدها فلما وصلت الحبة الى جوفه طار التاج عن رأسه وطارت الحلل أيضا\rDari keinginan hawa untuk kekal disurga maka ia maju duluan dan memakannya ketika adam melihatnya makan dan selamat maka adam pun ikut maju dan memakannya,pada saat biji sampai ditenggorokan maka terbanglah mahkota yang ada dikepalanya bersama perhiasan-perhi asan yang ada padanya\rسؤال لأى شئ لما أكلت حواء من الشجرة لم تسقط الكسوة عنها فى الحال وآدم حين أكل سقطت عنه فى الحال الجواب لوسقطت فى الحال عن حواء لرجع آدم ولم يأكل وأيضا االدية على العاقلة ولان الأمر كان أولا لآدم","part":1,"page":174},{"id":175,"text":"Pertanyaan, kenapa disaat hawa makan biji tersebut seluruh pakaiannya tidak terlepas seketika sedangkan adam pakaiannya terlepas seketika ? Jawab :Umpama lepas seketika maka adam akan kembali dan tidak mau ikut makan,begitu juga diyat/tebusan itu pada yang berakal dan karena sesungguhnya awal perkara itu untuk adam.\rوقال بعض العلماء ان آدم أكل وهو ناس قال الله تعالى (ولقد عهدنا الى آدم من قبل فنسى)\rSebagian ulama’ berkata sesungguhnya adam memakannya itu dalam keadaan lupa Sebagaimana firman ALLOH : Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu). Qs.thoha ayat 115.\rفلما أكل آدم من الشجرة أوحى الله تعالى الى جبرائيل عليه السلام بأن يقبض على ناصية آدم وحواء ويخرجهما من الجنة فأخرجهما جبرائيل من الجنة ونودى عليهما بالمعصية. قال فكان آدم وحواء عريانين فطافا على أشجار الجنة ليستترا بأوراقها فكانت الأشجار تنفر عنهما ورحمته شجرة التين فغطته فتستر بورقها وقيل غطته شجرة العود فلذلك أكرمها الله بالرائحة الطيبة وأكرم شجرة التين بالثمر الحلو الذى ليس له نوى وقيل غطته شجرة الحناء فلذلك صار أثرها طيبا مفرحا ولذلك سميت الحناء قال كعب الأحبار لما صار آدم عريانا أوحى الله تعالى اليه أن اخرج الىّ لأنظرك فقال آدم يارب لا أستطيع ذلك من حيائى منك وخجلى","part":1,"page":175},{"id":176,"text":"Disaat adam makan dari biji gandum tersebut maka ALLOH memerintahkan jibril untuk mencabut ubun-ubun adam dan hawa dan mengeluarkannya dari surga dan dipanggil dengan sebutan maksiyat. Wahhab bin munabbih berkata, saat itu adam dan hawa dalam keadaan telanjang, merek a berputar pada pohon-pohon surga untuk mengambil daun untuk menutupi tubuh mereka tapi pohon-pohon itu pada kabur dari mereka, akhirnya pohon tin iba pada mereka dan menutupi mereka dan diambillah daunnya untuk menutupi tubuh mereka.\rDikatakan bahwa yang menutupinya adalah pohon garu,oleh karena itu ALLOH memulyakannya dengan bau yang harum dan ALLOH memulyakan pohon tin dengan buah yang manis tanpa biji. Dikatakan juga bahwa yang menutupinya adalah pohon inai oleh karena itu jadilah baunya harum dan wangi dan dinamakan inai. Ka’ab alahbar berkata,ketika adam dalam keadaan telanjang, ALLOH berfirman padanya keluarlah kamu dariku, aku akan menunggumu maka adam berkata ya Tuhan sungguh aku tidak sanggup karena malu padamu.\rLink asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 458257980863682/\r2093. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 9 : NABI ADAM AS. TURUN KE BUMI\rOleh Mbah Godek\rPENGAJIAN BULAN ROMADLON BAGIAN 9 : KITAB BADA'I IZ ZUHUR\rقال ثم ان جبرائيل أخذ بيد آدم وهو عريان مكشوف الرأس فهبط به الى الأرض عند غروب الشمس من يوم الجمعة فأهبط على جبل من جبال الهند يقال له الراهون وتقدمت صفة هذا الجبل فى ذكر الجبال وأما حواء فقد ذهب عنها حسنها وجمالها وابتليت بالحيض وانقطع عنها ذكر النسب فيقال أولاد آدم ولا يقال أولاد حواء لانها غرت آدم مع ابليس حيث ابتدأت بالأكل","part":1,"page":176},{"id":177,"text":"Wahhab bin munabbih berkata, kemudia n jibril menggandeng tangan nabi adam yang dalam keadaan telanjang dan terbuka kepalanya/ tidak pakai tutup kepala dan menurunkan adam kebumi saat terbenamnya matahari dihari jum’at, adam diturunkan digunung dari salah satu gunung dinegara hindia yang bernama gunung rohun, dan pembahasan gunung ini sudah lewat pada bab yang menerangkan tentang gunung. Adapun hawa telah hilang cantiknya dan dicoba dengan mengalami haid dan putusnya nasab. Maka dikatakanlah anak cucu adam bukan anak cucu hawa karena dia membujuk adam bersama iblis yaitu dengan cara ia makan biji duluan.\rوأهبط حواء عند ساحل البحر المالح بجدة قال الله تعالى (اهبطو بعضكم لبعض عدو ولكم فى الأرض مستقر ومتاع الى حين) وأما ابليس اللعين فانه خرج عن طور الملائكة وصار شيطانا رجيما فلما أهبط من الجنة نزل بأرض العراق نحو البصرة قال ابن عباس رضى الله عنهما لما أهبط ابليس الى الأرض نكح نفسه بنفسه فباض أربع بيضات ففرق فى كل قطر من الأقطار بيضة فجميع من فى الارض من الشياطين من تلك البيضة وقال مجاهد انه نكح الحية التى دخل فى جوفها فى الجنة حين أهبطت الى الأرض فباضت الاربع بيضات وأما الطاوس فانه ذهبت عنه الجواهر وبعض الحسن وأهبط أيضا الى الأرض ونزل فى أرض بابل وقيل بأرض أنطاكية وأما الحية فمسخ شكلها وصار فيها السم وسببه ان ابليس اختبأ تحت أنيابها وأدخلته الى الجنة وخرس لسانها وصارت تمشى على بطنها زحفا ونزلت الى الأرض باصبهان\rDan hawa diturunkan dipesisir kota jeddah. ALLOH berfirman : \"Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan\". (Qs.albaqoroh ayat 36).","part":1,"page":177},{"id":178,"text":"Adapun iblis yang dilaknat dia dikluarkan dari golongan malaikat dan menjadi syetan yang terkutuk ketika dia kluar/turun dari surga maka ia turun dibumi irak sekitar kota basroh. Ibnu abbas Ra berkata ketika iblis diturunkan dibumi dia menikah dengan dirinya sendiri dan membuahkan 4 telur lalu dipisah disetiap sudut bumi dikasih 1 telur,jadi semua syetan dipenjuru bumi ini adalah dari telur-telur tersebut.\rMujahid berkata iblis itu menikah dengan ular yang membawanya kesurga ketika mereka diturunkan dibumi dan membuahkan 4 telur. Adapun merak hilang mutiara dari tubuhnya dan hilang sebagian keindahannya dan ia pun juga diturunkan dibumi tepatnya turun dibabiliun dikatakan ia diturunkan dikota antokiyyah (didaerah syam/syiria). Adapun ular,ia berubah bentuk tubuhnya dan mempunyai racun/bisa.. sebabnya yaitu iblis bersembunyi diantara siungnya dan memasukkannya kesurga. Dan ular pun lisannya berubah bisu dan jalannya diatas perutnya (ngesot) dan ia diturunkan di daerah basibhan.\rقال ابن عباس كانت اقامة آدم وحواء فى الجنة مدة نصف يوم من أيام الآخرة وهو مقدار خمسمائة عام من أعوام الدنيا فلما هبط آدم ألقى الله عليه النوم فنام فألقى الله النوم على جميع من فى الأرض من الحيوانات الوحش والطير وكل شئ فيه روح ولم يكن قبل ذلك يعرف النوم فسمى ذلك اليوم يوم السبت","part":1,"page":178},{"id":179,"text":"Ibnu abbas berkata,adam dan hawa tinggal disurga itu hanya setengah hari dari hari akhirat yaitu kira-kira 500 tahun dari tahun yang ada di dunia. Ketika adam diturunkan dibumi,maka ALLOH memberikan rasa tidur padanya,maka adam menjadi tidur,dan tidurlah semua yang ada dibumi dari hewan-hewan buas,burung-bur ung dan semua yang bernyawa dan sebelum ada kejadian ini mereka semua tidak pernah mengalami tidur,maka hari itu dinamakanlah dengan nama hari sabtu.. (sabtu=tidur/ istirahat). Insya Allah BERSAMBUNG.\rLink Asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 459077360781744/\r2094. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 10 : AWAL KEHIDUPAN NABI ADAM DI BUMI\rOleh Mbah Godek\rPENGAJIAN BULAN ROMADLON BAGIAN 10 : KITAB BADA'I IZ ZUHUR\rفلما طلع النهار ورأى آدم الشمس وهى تدور مع الفلك تعجب من ذلك فلما تعالت فى الفلك أحرقت جسد آدم لأنه كان عريانا مكشوف الرأس فأتاه جبريل فشكا اليه من ذلك فمسح على رأسه بيده فحط من ذلك الطول خمسة وثلاثين ذراعا قال قتادة كان آدم اذا عطش يشرب من السحاب ويروى أنه لما طلع الشعر على رأسه وطالت أظفاره أناه جبرائيل فحلق رأسه وقص أظافره ودفن ذلك فى الأرض فأنبت الله منه النخل ولهذا قيل أكرموا عماتكم النخل وقال ابن عباس مكث آدم فى الأرض ثلثمائة سنة لم يرفع رأسه الى السماء حياء من الله تعالى وأقام يبكى نحو مائتى سنة فنبت العشب من دموعه وصارت الطيور والوحوش تشرب من دموعه","part":1,"page":179},{"id":180,"text":"Ketika siang tiba dan adam melihat matahari yang berputar dicakrawala maka adam menjadi kagum dan disaat matahari makin tinggi dicakrawala maka terbakarlah jasad adam karena dia telanjang dan tanpa tutup kepala dan disaat jibril datang lalu adam mengadu tentang sesuatu yang terjadi akhirnya jibril mengusap kepala adam maka berkuranglah tinggi badan adam sampai 35 dziro’. Qotadah berkata jika adam haus maka ia meminum awan dan diriwayatkan jika rambut dan kuku adam tumbuh panjang jibril datang padanya dan memotongnya lalu bekas potongan tadi dikubur dibumi maka ALLOH menumbuhkan pohon kurma dilokasi penguburan tersebut oleh karena ini dikatakan mulyakanlah bibimu yaitu kurma. Ibnu abbas berkata selama 300 tagun adam dibumi,ia tidak pernah melihat keatas karena malu pada ALLOH dan berdiam diri sambil menangis selama kurang lebih 100 tahun maka tumbuhlah rumput-rumput dari tetesan air matanya dan burung-burung beserta hewan-hewan buas juga meminum tetesan air matanya","part":1,"page":180},{"id":181,"text":"ثم ان آدم شكا الى جبرائيل العرى وحر الشمس فمضى جبرائيل الى حواء ومعه كبش من الجنة فقص من صوفه ودفعه الى حواء وعلمها كيف تغزل الصوف فلما علمها وغزلته علمها كيف تنسجه فنسجته عباءة فأخذها جبرائيل ومضى بها الى آدم فستر بها جسده ولم يقل له هذه العباءة من عند حواء ثم انه شكا من الجوع لأنه أقام أربعين سنة لم يأكل ولم يشرب فمضى جبرائيل وأتاه بثورين من الجنة أحدهما أسود والآخر أحمر وعلمه كيف يحرث فحرث ثم أتاه بكف من الحنطة وعلمه كيف يزرع فزرع نكتة بينما آدم يحرث فى الأرض اذ وقف أحد الثورين فضربه بعصا كانت بيده فأنطق الله تعالى ذلك الثور فقال لم ضربتنى فقال لأجل مخالفتك لى فقال له الثور لطف الله بك حيث لم يضر بك حين خالفته فبكى آدم وقال إلهى صار كل شئ يوبخنى حتى البهائم فأمر الله جبرائيل أن يمسح على لسان البهائم فأخرست وكانت البهائم تتكلم قبل هبوط آدم الى الأرض\rKemudian adam mengadukan tentang dirinya yang telanjang dan panasnya terik matahari maka jibril mendatangi hawa dengan membawa domba dari surga dan mengambil bulunya lalu diserahkan pada hawa dan jibril mengajarinya cara membuat benang dari bulu setelah dipraktekkan lalu jibril mengajarinya menenun maka hawa pun menenun untuk dibuat selimut,kemudia n jibril berpaling dari hawa dan membawakan selimut tadi pada adam maka tertutuplah jasad adam dan jibril pun tidak bilang kalau selimut ini adalah pembuatannya hawa.","part":1,"page":181},{"id":182,"text":"Kemudian adam mengadu tentang lapar karena dia tinggal dibumi sudah 40 tahun tidak makan dan tidak minum,lalu jibril pergi dan datang membawa 2 ekor sapi dari surga yang 1 warna hitam yang 1 lagi warna merah dan mengajarkannya bertani lalu jibril datang membawakan secakupan gandum dan mengajari pada adam cara menanamnya.\rSuatu hari adam mengolah tanah,tiba-tiba salah 1 sapi berhenti dan adm pun memukulnya dengan tongkat yang ada ditangannya,lal u dengan izin ALLOH sapi tadi berkata kenapa kamu memukulku? Adam menjawab, karena kamu tidak patuh padaku,maka sapi tadi berkata lagi ALLOH benar-benar maha welas asih padamu karena tidak memukulmu disaat kamu tidak mematuhiNYA, mendengar kata-kata tadi adam langsung menangis dan berucap. YA ALLOH kenapa semua mencelaku (meleh2no) sehingga para hewan pun begitu? Lalu ALLOH memerintahkan jibril untuk mengusap lidah para hewan dan jadilah hewan-hewan menjadi bisu (tidak bisa bicara). Sebenarnya hewan-hewan itu bisa bicara sebelum turunnya adam kebumi. Insya Allah BERSAMBUNG.\rLink asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 459162580773222/\r2095. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 11 : NABI ADAM BERCOCOK-TANAM\rOleh Mbah Godek\rPengajian bulan romadlon bagian 11 : Kitab bada'i izzuhur","part":1,"page":182},{"id":183,"text":"فلما زرع آدم نبت فى الحال وأسبل وأدرك القمح من يومه فعلمه جبرائيل كيف يحصد فحصد ودرس وذرى فى الهواء فقال آدم لجبرائيل آكل فقال اصبر ثم قطع من الجبل حجرين فطحن بهما فلما صار دقيقا قال آدم آكل فقال اصبر ثم مضى وأناه بشرارة نار من نار جهنم بعد أن غمسها فى الماء سبع مرات ولولا ذلك لأحرقت الأرض ومن عليها ثم ان جبرائيل علمه كيف يخبزفخبزثم قال لجبرائيل آكل فقال اصبر حتى تغرب الشمس فيتم لك الصوم فكان آدم أول من صام على وجه الأرض فلما غربت الشمس ووضع آدم الرغيف بين يديه ومد يده ليأخذ من الرغيف لقمة فر الرغيف من بين يديه وسقط من أعلى الجبل فتبعه آدم وأخذه فقال له جبرائيل لو صبرت لأتاك الرغيف من غير أن تقوم اليه\rSaat nabi adam menanam seketika itu jadi tumbuh dan bertangkai dan timbullah gandum dihari itu juga lalu jibril mengajarkan untuk menunainya, maka ditunailah gandum tersebut dengan seksama dan ditampi (disiliri..jawa ) melalui angin (ditiupkan angin agar bersih) adam berkata apakah boleh aku makan sekarang ? jibril menjawab, tunggu dulu. Kemudian jibril membelah 2 batu gunung lalu menggiling gandum tersebut dengan ke 2 batu itu sehingga menjadi tepung lalu adam berkat,apakah aku sudah bisa memakannya sekarang? jibril menjawab, sabarl ah, lalu jibril pergi dan mendatangkan secuil api dari jahannam setelah dicelupkan air selama 7x, jika tidak demikian maka bumi seisinya bisa terbakar.","part":1,"page":183},{"id":184,"text":"Kemudian jibril mengajarkan cara membuat roti,setelah jadi roti,adam bertanya pada jibril,apakah aku sudah bisa memakannya? jibril menjawab, tunggu dulu sampai matahari terbenam maka jadi sempurna untukmu berpuasa nabi adam adalah manusia yang pertama kali melakukan puasa dimuka bumi ini ketika matahari sudah terbenam dan adam meletakkan roti itu dihadapannya lalu adam mengulurkan tangannya untuk mengambil secuil dari roti tersebut, maka rotinya lari dan jatuh dari atas gunung lalu adam mengejar dan mengambilnya kembali lalu jibril berkata pada adam, seumpama kamu mau bersabar maka roti tersebut akan mendatangimu sendiri tanpa kamu kejar.\rLink asal :\rhttps:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 482014651821348/\r2096. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 12 : AWAL MAKAN-MINUMNYA NABI ADAM\rOleh Mbah Godek\rPengajian bulan romadlon bagian 12 : Kitab bada'i izzuhur hal 41\rويروى أن آدم لما أكل من الرغيف ادخر منه الى الليلة القابلة فقال له جبرائيل لولا أنك فعلت ذلك لما كان أحد من أولادك يدخر فصار ذلك عادة لبنى آدم وقيل ان آدم لما أكل الخبز عطش فشرب عليه الماء ووجد فى نفسه تشكيا لم يعهده فلما أتاه جبرائيل شكا له ذلك ففتق جبرائيل عن دبره فبال وتغوط من وقته وقال ابن عباس رضى الله عنهما كان آدم اذا جاع نسى حواء واذا شبع تذكرها فقال يوما لجبرائيل هل حواء على قيد الحياة أم ماتت فقال بل فى قيد الحياة وأنها أصلح حالا منك لأنها على ساحل البحر تصطاد الأسماك وتأكل منها فقال آدم ياجبرائيل انى رأيتها فى منامى فى هذه الليلة فقال جبرائيل","part":1,"page":184},{"id":185,"text":"ياآدم أبشر فما أراك الله اياها الا لقرب الاجتماع قال ابن عباس رضى الله عنهما لما انقضت أيام المحنة عن آدم عليه السلام وتاب فتاب الله عليه وهو قوله تعالى (فتلقى آدم من ربه كلمات فتاب عليه أنه هو التواب الرحيم) قال بعض العلماء ألهمه الله أن يقول(ربنا ظلمنا أنفسنا وأن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين) وقيل أنن آدم قال يا رب بحق محمد الا ما غفرت لي خطيئتي فأوحى الله تعالى اليه وكيف عرفت محمد اولم أخلقه بعد فقال آدم لما خلقتني رفعت رأسي فرأيت مكتوبا على قوائم العرش لا إله إلا الله محمد رسول الله فعلمت أنك لم تقرن إسمك إلا باسم من هو أحب الخلق عليك فقال صدقت يا آدم وقد غفرت لك خطيئتك اذ سألتنى بحق محمد . قال الثعلبي ثم ان الله تعالى أوحى الى آدم بأن أرحل من أرض الهند الى مكة وطف حول مكان البيت واسألني المغفرة فأغفر لك خطيئتك . قيل ان الله تعالى انزل ياقوتة حمراء من بواقيت الجنة على قدر الكعبة وذلك مكان الحشفة البيضاء التى أمتدت منها الارض كما تقدم وجعل من داخلها قناديل من ذهب تضئ بالنور. ثم أرسل الله لآدم ملكا يقوده ويرشده الى طريق مكة وأنزل عليه عصا من شجر الآس. طولها عشرون ذراعا وهي من أشجار الجنة فكان آدم يمشي فتطوى له الارض فصار كل مكان وضع عليه قدمه يصير قرية فلما دخل آدم مكة أوحى الله تعالى اليه أن يطوف بذلك البيت فطاف به سبعا مكشوف الرأس عريان الجسد وذلك سنة الحج. فلما فعل ذلك آدم غفر الله له خطيئته وتاب عليه وصار الطواف يكفر الذنوب","part":1,"page":185},{"id":186,"text":"وروى عن رسول الله صلي الله عليه وسلم أنه قال ان ابليس اللعين قال يا رب ان شأن عبادك عجيب أحبوك وعصوك وأبغضوك وأطاعوني. فأوحى الله تعالى اليه وعزتي وجلالي لأجعلن حبهم لي كفارة لطاعتك وبغضهم لك كفارة لمعصيتي قال ولما تاب آدم أمره الله تعالى أن يخرج الى عرفات فلما خرج الى عرفات وقف بها. واذا بحواء أقبلت نحو آدم فاجتمعا على ذلك الجبل فمن يومئذ صار الوقوف على ذلك الجبل سنة الحاج، وأنما سمى عرفات لأن آدم وحواء تعارفا فيه. ثم أن آدم أقام في مكة مدة يسيره ثم أرتحل إلى أرض الهند هو وحواء وروى أن المدة التى كانت بين أدم وحواء متفرقين خمسمائة عام\rDiceritakan bahwa sesungguhnya adam sewaktu makan roti,ia lalu menyimpannya sampai malam berikutnya maka jibril berkata padanya,andai kamu tidak melakukan itu maka tiada satu pun anak cucumu melakukn simpan menyimpan,maka hal itu jadi kebiasaan anak cucu adam. Diceritakan bahwa saat adam makan roti lalu ia merasa haus kemudian ia minum air,setelah itu perutnya merasa mual yang melilit dan tidak bias ditahan,disaat jibril mendatanginya, i a langsung mengadu,lalu jibril menusuk dari duburnya seketika itu adam bias kencing dan berak.","part":1,"page":186},{"id":187,"text":"Ibnu abbas ra berkata,saat adam lapar,ia lupa hawa’ dan teringat saat ia kenyang dan suatu hari ia bertanya pada jibril,wahai jibril apakah hawa masih hidup atau sudah mati ?. Jibril menjawab, ia masih hidup,bahkan keadaannya lebih baik daripada kamu karena dia ada dipantai dan menangkap ikan lalu dibuat makan Adam berkata, wahai jibril sungguh aku mimpi bertemu hawa pada malam ini. Jibril berkata,wahai adam,berbahagia lah kamu,karena Alloh tidak memperlihatkann ya padamu kecuali dekat dengan pertemuan. Ibnu abbas berkata,saat masa ujian adam habis lalu bertaubat maka Alloh menerima taubatnya yaitu pada firman Alloh\rفَتَلَقَّى آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ\rKemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang (albaqoroh ayat 37). Sebagian ulama’ berkata Alloh memberi ilham pada adam lalu berucap :\rرَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ\r\"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi (al a’rof ayat 23).","part":1,"page":187},{"id":188,"text":"Dan diceritakan,bah wa adam berdoa,ya Robbi dengan hak Muhammad ampunilah kesalahanku lalu Alloh member wahyu,bagaimana kamu tau Muhammad padahal belum aku ciptakan? Adam menjawab,disaat engkau menciptakanku, a ku mengangkat kepalaku dan aku melihat dipilar-pilar arasy ada tulisan LA ILAHA ILLALLOH MUHAMMADUR ROSULULLOH maka aku mengetahui bahwa engkau tidak akan mengaitkan nama engkau kecuali dengan nama seorang mahluk yang engkau cintai lalu Alloh menjawab,kamu benar adam,maka aku mengampunimu karena kamu berdoa padaku dengan hak Muhammad.","part":1,"page":188},{"id":189,"text":"Imam tsa’labi berkata,kemudia n Alloh member wahyu pada adam berjalanlah dari bumi hindia menuju makkah dan thowaflah mengelilingi ALBAIT lalu mintalah ampunan padaku maka aku akan mengampuni kesalahanmu. Diceritakan Alloh menurunkan mutira merah dari mutiara-mutiara surga sebesar ka’bah dan itu adalah tempat batu putih yang menjadikan bumi jadi panjang yang didalamnya dijadikan bejana dari emas yang bersinar,lalu Alloh mengutus malaikat untuk menemani adam dan jadi petunjuk jaln menuju makkah dan diturunkan untuk adam sebuah tongkat yang panjangnya 20 dziro’ dari pohon garu yaitu pohon yang berada disurga,disaat adam berjalan maka bumi jadi terlipat maka setiap tempat yang terinjak telapak kaki adam jadilah sebuah perkampungan/ berpenduduk.disa at adam memasuki makkah maka Alloh member wahyu agar adam thowaf dibaitulloh lalu adam thowaf 7x dengan kepala terbuka dan telanjang badan maka hal itu jadi sunnah haji,setelah adam melakukan hal itu maka ALLOH telah mengampuni kesalahannya dan menerima taubatnya maka jadilah thowaf sebagai pelebur dosa\rDiceritakan dari Rosululloh saw bahwa rosul bersabda,sesung guhnya iblis yang laknat berkata,ya Robbi sungguh prilaku hamba-hambamu sangat aneh,ada yang cinta padamu ada yang mendurhakaimu, a da yang benci padaku ada juga yang taat padaku,lalu Alloh menjawab demi kemulyaan dan keagunganku aku menjadikan cinta mereka padaku sebagai pelebur untuk taat padamu dan aku menjadikan bencinya mereka padamu sebagai pelebur kemaksiatan padaku.","part":1,"page":189},{"id":190,"text":"Wahhab bin munabbih berkata,saat adam bertaubat ALLOH memerintahkan padanya agar keluar menuju tanah arofah setelah sampai dibukit arofah lalu adam wukuf/berhenti sejenak/\rmengheningkan cipta disana setelah itu tiba-tiba ibu hawa ada dihadapannya lalu mereka berkumpul dibukit situ, maka dari inilah wukuf diarofah jadi sunnah haji. Dinamakan arofah karena adam dan hawa bertemu disana, kemudian adam tinggal dimakkah sebentar lalu mereka pindah menuju bumi hindia. Diceritakan bahwa perpisahan adam dan hawa itu 500 tahun.\rLink asal :\rhttps:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 486203234735823/\r2097. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 13 : PAKAIAN DAN RUMAH NABI ADAM\rOleh Mbah Godek\rPENGAJIAN BULAN ROMADLON BAGIAN 13 : KITAB BADA'I IZ ZUHUR\rوروى أن أدم لما خرج من الجنة تستر بورق الجنة فلما صار في الارض يبس الورق وتناثر على الارض فجميع ما في الهند من الروائح الطيبة سببها ذلك. قيل أن الله أنزل على أدم ثمانية أزواج من الانعام من الضأن اثنين ومن المعز أثنين وأمره أن يشرب من ألبانها ويكتسي من أصوافها وكان آدم وحواء يبكيان على ما فات من نعيم الجنة فخرج من دموعهما الحمص والفول ويروى أن آدم عليه السلام شكا الى الله تعالى فقال يا رب لا أعلم أوقات العبادة فأنزل الله اليه ديكا من الجنة على قدر الثور العظيم وهو أبيض اللون فكان اذا سمع الديك تسبيح الملائكة في السماء يسبح في الارض فيعلم آدم من ذلك أوقات العبادة","part":1,"page":190},{"id":191,"text":"Diceritakan, ses ungguhnya adam ketika keluar dari surga,dia menutupi tubuhnya dengan daun surga disaat sampai dibumi daun tersebut menjadi kering dan sumerbak bau wanginya dibumi maka semua wewangian dihindia sebabnya adalah daun tadi. Diceritakan Alloh menurunkan pada adam 8 pasangan dari hewan rojo koyo dari kambing 2 pasangan dari domba 2 pasangan dan Alloh memerintahkan pada adam agar minum dari susunya dan menggunakan pakaian dari bulu-bulunya. adam dan hawa menangis karena nikmat surga telah putus pada mereka maka tumbuhlah kacang hijau dan kacang tanah dari tetesan air mata mereka.\rDiceritakan bahwa adam alaihis salam mengadu pada Alloh lalu berkata ya ALLOH saya tidak tau waktu-waktu untuk beribadah maka Alloh menurunkan padanya ayam putih dari surga seukuran unta yang besar disaat ayam tadi mendengar tasbihnya para malaikat dilangit maka ayam tadi bertasbih/ kluruk/berkokok dibumi maka dengan demikian adam tau bahwa itu adalah waktu untuk beribadah.\rثم ان آدم غرس الأشجار وحفر الأبار وعمر الدار ثم أنزل الله على آدم إحدى وعشرين صحيفة. فيها تحريم الميتة والدم ولحم الخنزير وغير ذلك وأنزل عليه حروف الهجاء وهي تسعة وعشرون حرفا فتعلمها آدم لاجل أن يقراء الصحف ولا يقدر أحد أن يزيد فيها حرفا واحدا فان حكم الاله محكمة متقنة","part":1,"page":191},{"id":192,"text":"Kemudian adam menebang pohon-pohon dan menggali sumur-sumur dan membangun rumah,lalu Alloh menurunkan 21 lampiran yang didalamnya tertera hukum haramnya bangkai,dan darah dan daging babi dan sebagainya, dan Alloh pun juga menurunkan huruf-huruf hijaiyyah pada adam yang jumlahnya ada 29, maka adam belajar dari huruf-huruf itu agar dupaya bisa membaca suhuf/ lampiran-lampira n itu dan satu pun orang tidak akan mampu menambahkannya walaupun 1 huruf, maka sesungguhnya hukum Tuhan itu sangat tegak dan kokoh.\rLink asal :\rhttps:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 496015520421261/\r2098. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 14 : PUTRA-PUTRI NABI ADAM\rOleh Mbah Godek\rPENGAJIAN BULAN ROMADLON BAGIAN 14 : KITAB BADA'I IZ ZUHUR\rقال الثعلبي لما حملت حواء من آدم تحرك الجنين في بطنها لوقته ففزعت حواء وكانت تقول من أين يخرج هذا المتحرك مني فلما ولدت وضعت اثنين ذكرا وانثى فسمي الذكر هابيل والانثى ليوثا فلما انقضى زمن الولادة وطهرت أراد أن يواقعها فأبت لما رأت من آلم الولادة فلا زال بها حتى واقعها وقيل كانت تمانعه مع محبتها لذلك ولكن تخاف من أمر الولادة كما ذكر الحكماء ان في الرجال شهوة واحدة وفي النساء تسعة ولكن غلب الحياء عليهن فلم يظهرن شيئا من ذلك توفيقا وفي الحديث يتمنعن وهن الراغبات.","part":1,"page":192},{"id":193,"text":"Imam tsa'labi berkata : ketika ibu hawa hamil,janinnya seketika bisa bergerak lalu kaget dan berkata dari mana yang bergerak ini bisa keluar dariku, saat lahir maka lahirkan anak kembar laki-laki dan perempuan lalu yang laki diberi nama habil dan yang perempuan diberi nama layutsa. Setelah selesai masa-masa melahirkan dan sudah suci nabi adam ingin melakukan hubungan badan lagi tapi ibu hawa menolak karena mengetahui betapa sakitnya saat melahirkan tapi nabi adam selalu merayu terus sampai ibu hawa mau lagi.\rDikatakan bahwa wanita itu pura-pura tidak mau padahal sebenarnya sangat menyukai senggama tapi takut pada saat melahirkan sebagaimana para ahli hukum menjelaskan bagwa syahwat laki-laki itu satu sedangkan perempuan itu sembilan tapi tertutup malu sehingga mereka tidak memperlihatkann ya itu karena adanya taufiq sebagaimana ada hadis nabi yang artinya mereka (wanita2) menolak tapi sebenarnya mereka sangat suka.\rقال وحملت حواء ثانيا فجائت بذكر وأنثى في بطن واحدة فسمياهما قابيل واقليما ويقال ان مجموع ما ولدت حواء عشرون بطنا في كل بطن اثنان ذكر وانثى فكان لها من الاولاد أربعون ولدا ذكورا واناثا وقيل مائتا ولد ولم تلد في بطن واحد غير شيث وكان في جبهته نور المصطفى صلي الله عليه وسلم ويروى ان أولاد آدم لم يزالوا يتناسلون في مدة حياته حتى بلغ عددهم نحو من أربعين ألفا ذكورا واناثا وهو قوله تعالى (الذي خلقكم من نفس واحدة وخلق منها زوجها وبث منهما رجالا كثيرا ونساء)","part":1,"page":193},{"id":194,"text":"Imam tsa'labi berkata dan ibu hawa hamil lagi yang ke 2 dan lahirlah 2 anak kembar laki-laki dan perempuan dalam 1 kandungan lalu mereka diberi nama qobil dan iqlima. Dikatakan jumlah kandungan ibu hawa itu 20x,disetiap 1 kandungan melahirkan 2 anak kembar laki-laki dan perempun maka jumlah anaknya adalah 40 yang terdiri laki-laki dan perempuan. Dikatakan lagi bahwa anaknya ada 200 dan tidak pernah melahirkan 1 anak dalam 1 kandungan kecuali nabi syis yang mana dikeningnya ada nur musthofa shollallohu alaihi wa sallam. Dikatakan lagi bahwa anak cucu adam bertambah terus selama nabi adam hidup sampai berjumlah kurang lebih 40 ribu yang terdiri laki-laki dan perempuan dan itu dalam firman ALLOH.\rياأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَآءً وَاتَّقُواْ اللَّهَ الَّذِي تَسَآءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً [النساء:1]\rHai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain [264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.","part":1,"page":194},{"id":195,"text":"ويروى ان أدم لما تكاثر نسله صاروا يتشاجرون فانزل الله تعالى لآدم عصا من الجنة ليؤدب بها أولاده اذا عصوه ولهذا يقال ان العصا من الجنة قال الثعلبي لما كبر قابيل فوض اليه ادم أمر الزرع وفوض أمر الغنم الى هابيل فأوحى الله تعالى الى أدم بان يزوج اقليما بهابيل وان يزوج ليوثا بقابيل فأبى قابيل ان يتزوج بليوثا وقال لا اتزوج الا باقليما لانها ولدت معي في بطن واحد وهي أحب الى من أخت هابيل وكان يومئذ نكاح الاخت جائز لتكاثر النسل فعند ذلك قال لآدم يا بنى لا تعص الله فيما أمرنى به فقال لا أدع أخي أن يأخذ أقليما.\rDiceritakan disaat anak cucu adam berkembang biak jadi banyak mereka saling bertengkar/\rporo padu lalu ALLOH menurunkan tongkat dari surga pada adam untuk mendidik mereka yang durhaka oleh karena inilah dikatakan bahwa sesungguhnya tongkat itu dari surga. Imam tsa'labi berkata saat qobil sudah besar maka adam memasrahkan padanya urusan polowijo sedangkan habil dipasrahi tentang urusan ternak, lalu ALLOH memberi wahyu pada adam agar iqlima dinikahkan dengan habil dan layutsa dengan qobil tapi qobil menolak menikah dengan layutsa dan berkata saya tidak akan menikah kecuali dengan iqlima karena dia dilahirkan bersamaku dalam 1 kandungan dan dia lebih aku cinta daripada saudarinya habil pada waktu itu nikah saudara itu diperbolehkan untuk memperbanyak keturunan. Setelah itu maka adam berkata wahai anakku janganlah kamu durhaka pada ALLOH yang telah memberi perintah padaku pada masalah ini lalu qobil menjawab saya tidak akan membiarkan saudaraku mempersunting iqlima.","part":1,"page":195},{"id":196,"text":"فقال آدم أذهب أنت وأخوك فقربا الى الله تعالى قربانا وليكن من أطيب ما عندكما ثم يقف كل منكما وينظر من يتقبل قربانه فهو أحق باقليما فرضيا بذلك وخرجا وتوجها الى مكة فصعدا على جبل من جبالها وقرب هابيل قربانا من خيار غنمه وقرب قابيل قمحا لم يدرك في سنبله ثم وقف قابيل وهابيل ينتظران ما يكون من أمرهما فنزلت من السماء غمامة بيضاء فأشرقت على قربان قابيل ثم أعرضت عنه ومالت الى قربان أخيه هابيل فاحتملته وصعدت به الى السماء وهو قوله تعالى(فتقبل من أحدهما ولم يتقبل من الآخر) الآيتين فقال قابيل لأخيه ان تأخذها قتلتك ولا أدع لك أختى الحسناء وما أنا بآخذ أختك القبيحة\rLalu adam berkata pergilah kamu dan saudaramu dan berkurbanlah untuk ALLOH pada sesuatu yang terbaik yang kalian miliki lalu letakkanlah kurban kalian lalu tunggu dan lihatlah siapa yang kurbannya diterima dia lah yang lebih berhak atas iqlima lemudian mereka sepakat lalu keluar dan menuju makkah lalu naik disalah satu gunung daerah situ habil berkurban pakai kambing yang pilihan sedangkan qobil berkurban pakai gandum yang tidak disertakan tangkainya lalu qobil dan habil berdiri menunggu apa yang akan terjadi, lalu dari langit turunlah awan putih dan bersinar pada kurbannya qobil lemudian berpaling dan condong pada qurbannya habil lalu diambil terus dibawa naik kelangit dan itu adalah firman ALLOH :\rوَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَاناً فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الآخَرِ قَالَ لأَقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ المائدة : 27","part":1,"page":196},{"id":197,"text":"Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): \"Aku pasti membunuhmu!.\" Berkata Habil: \"Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.\" lalu qobil berkata pada saudaranya jika kamu ambil iqlima aku akan membunuhmu dan tak akan ku biarkan kamu ambil saudariku yang cantik dan aku pun tak akan mau menikah dengan saudarimu yang buruk rupa.\rLink asal :\rhttp:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 498202606869219/\r2099. KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 15 : KISAH QOBIL DAN HABIL\rOleh Mbah Godek\rPENGAJIAN BULAN ROMADLON BAGIAN 15 : KITAB BADA'I IZ ZUHUR\rوبقي قابيل متحيرا كيف يقتل هابيل فأتاه ابليس اللعين على صورة بعض أخوانه فأخد حجرين من الأرض وضرب أحدهما بالآخر فانفلق الحجر نصفين وقابيل ينظر الى ذلك فقال لم لا أفعل بهابيل كذلك فنهض قال قابيل من وقته واتى الى أخيه هابيل فوجده نائما تحت جبل من الجبال فعمد قابيل الى صخرة فاحتملها وألقاها على رأس أخيه فقتله ومات وهو أول من قتل ظلما من أولاد آدم وكان عمره عشرين سنة فلما قتله بقي متحيرا كيف يصنع به فجعله في جراب وحمله على ظهره وطاف به الأرض وكانت السباع والطيور تحوم حوله وتنتظر متى يتركه لتأكله حتى بعث الله له غرابين فقتل أحدهما الآخر فلما قتله حفر له الأرض بمنقاره وبرجله ووضعه في حفره ورد عليه التراب فعند ذلك قال قابيل يا ويلتا أعجزت أن أكون مثل هذا الغراب فأوارى سوأه أخي فأصبح من النادمين قال بعض المفسرين لم يندم قابيل على القتل ولكنه ندم على حمله حيث حمله قيل حمله سنة ولم يدر كيف يصنع به","part":1,"page":197},{"id":198,"text":"Qobil selalu bingung karena belum menemukan cara untuk membunuh habil, lalu silaknat iblis datang pada qobil dengan menyamar salah 1 saudaranya lalu mengambil 2 batu dari bumi lalu memukulkan antar 1 sama lain maka terbelahlah batu tersebut menjadi 2 sedangkan qobil menyaksikan hal itu lalu ia berkata kenapa aku tidak melakukan hal ini pada habil, lalu seketika itu qobil bangkit dan menemui habil,lalu ia melihat habil lagi tidur dibawah gunung,lalu qobil mengambil batu besar lalu menjatuhkannya dikepala habil dan akhirnya habil mati, habil adalah orang yang pertama kali dibunuh dengan dzolim diantara anak cucu adam waktu itu umurnya 20 tahun.\rSetelah qobil berhasil membunuh habil,maka qobil menjadi bingung karena ia tidak tau apa yang harus dilakukan terhadap jasadnya habil,lalu ia meletakkannya dikantong dan digendong mengelilingi bumi dan para hewan buas,burung-bur ung selalu mengepungnya dan menunggu jika suatu saat ditinggal maka mereka akan memangsanya sehingga Alloh mengutus 2 burung gagak dan bertarung sampai salah satunya mati disaat salah satunya mati maka burung yang hidup tadi menggali tanah dengan paruh dan kakinya dan meletakkan bangkai itu ditanah lalu menguburnya.","part":1,"page":198},{"id":199,"text":"Melihat kejadian tersebut lalu qobil berkata Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?\" Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal. Sebagian ulama' ahli tafsir berpendapat qobil menyesal bukan karena membunuh tapi ia menyesal karena telah menggendong kemana-mana pada jasadnya habil. Dikatakan bahwa qobil menggendong jasad habil itu selama 1 tahun dan tidak tau apa yang harus ia lakukan pada jasad habil\rقال صاحب مرأه الزمان ان أرباب النجوم يذكرون أن كوكب الذنب لم يظهر في الدنيا الا عند قتل هابيل وعند القاء ابراهيم الخليل فى النار وعند هلاك قوم عاد وعند غرق فرعون واستمر من يومئذ لا يظهر الا عند ظهور أمر من طاعون أو قتل ملك من الملوك وقد ظهر في أول الاسلام عند غزوة بدر الكبرى وظهر عند قتل الامام عثمان بن عفان رضى الله عنه وعند قتل على بن ابي طالب كرم الله وجهه وهذا أمر قد جرب والله أعلم\rPara ahli penerawangan berkata sesungguhnya para ahli nujum menjelaskan bahwa bintang yang berekor/ lintang kemukus tidak menampakkan diri didunia kecuali saat terbunuhnya habil dan saat dijatuhkannya nabi ibrohim ke pembakaran dan saat hancurnya kaum ad dan saat tenggelamnya fir'aun dan hal itu akan berlangsung tidak akan menampakkan diri kecuali jika akan ada pagebluk/balak atau matinya para pemimpin dan lintang tadi juga menampakkan diri pada awal islam ketika perang badar kubro dan juga menampakkan diri ketika terbunuhnya kholifah usman bin affan dan terbunuhnya sayyidina ali karromallohu wajhah dan ini adalah perkara yang sudah terbukti. WALLOHU A'LAM.\rLink asal :","part":1,"page":199},{"id":200,"text":"http:// fb.com /groups/ piss.ktb/ permalink/ 498646090158204/\r2245. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 16 : ASAL USUL GEMPA BUMI & GERHANA\rOleh : Mbah Godek\rقال الثعلبى لما قتل هابيل تزلزلت الأرض وهى أول زلزلة وقعت في الأرض وكانت في اليوم تزلزل سبع مرات الى سبعة أيام من قتل هابيل وفي ذلك كسفت الشمس وهو أول كسوف وقع في الدنيا. قال الثعلبي لما قتل هابيل نبت الشوك في الاشجار وتغير طعم الفواكه وملح طعم الماء وكان آدم بأرض الهند ولم يكن عنده علم بقتل ابنه هابيل وكان يحبه\rAttsa'labi berkata saat habil dibunuh maka bumi bergetar dan ini adalah pertama kali gempa yang terjadi dibumi, dan itu terjadi 7x dalam sehari sampai 7 hari dari kematian habil, oleh karenanya maka matahari jadi tertutup, dan ini adalah pertamanya terjadi gerhana matahari dimuka bumi. Attsa'labi berkata, ketika habil terbunuh maka tumbuhlah duri di pohon-pohon dan jadi berubah rasa buah-buahan dan jadi asin rasa air, pada saat itu adam masih di tanah hindia dan belum tau kabar tentang kematian anak yang dicintainya yaitu habil\rقال ابن عباس لما قتل قابيل أخاه هابيل كان في جبل قاسيون في مغارة الدم فشربت الارض الدم. فأوحى الله تعالى إلى قابيل أين أخوك فقال لا أدري فأوحى الله اليه ان صورة دم أخيك تنادي من الأرض بانك قتلته فقال قابيل يا رب وأين دمه فمن يومئذ حرم الله على الارض أن تشرب الدماء جميعا ولما رأى أدم ضيقا في صدره خرج الى الأرض ليرى ما حدث فيها فلما وصل الى جهة أولاده رأى ابنه هابيل قد قتل وأخذ قابيل الاغنام وتزوج باقليما فعند قدوم آدم هرب قابيل وساح فى الارض خوفا من أبيه","part":1,"page":200},{"id":201,"text":"Ibnu abbas berkata saat qobil membunuh saudara yang bernama habil saat itu berada di gunung qosiyun dalam gua darah maka bumi menyerap darah tersebut, lalu Alloh memberi wangsit pada qobil, dimana saudaramu, qobil menjawab aku tidak tau.Alloh memberi wangsit lagi, sesungguhnya bentuk/ gambaran darahnya saudaramu berteriak dari bumi bahwa kaulah yang membunuhnya lalu qobil berkata dimanakah darahnya ? maka pada hari itu juga Alloh mengharamkan bumi untuk menyerap semua darah di saat adam tahu kalau hatinya merasa tidak tenang maka ia keluar untuk mengetahui apa yang sudah terjadi, disaat sampai dihadapan anak-anaknya, maka barulah ia tau bahwa habil telah dibunuh, dan qobil mengambil dan mempersunting iqlima,disaat kedatangan adam maka qobil berlari dan menjerit karena takut pada ayahnya\rقال فلما تحقق أدم قتل ولده بكى ولما تحققت حواء ذلك صرخت فصار ذلك سنة في أولادهما وقت المصيبة\rقال الثعلبي لما علم آدم بقتل هابيل أقام سنة لا يضحك ولا يطأ حواء فأوحى الله تعالى اليه يا آدم الى كم هذا البكاء والحزن انى معوضك عن هذا الولد بولد يكون صديقا نبيا وأجعل من نسله الأنبياء الى يوم القيامة وعلامته أنه سيوضع وحده في بطن واحد فاذا ولد تسمه شيثا ومعناه بالسريانية عبد الله فلما حملت به حواء لم تجد لحمله ثقلا وولدته من غير مشقة ولما ولدت حواء شيثا كان ما مضى من قتل قابيل مائة سنة","part":1,"page":201},{"id":202,"text":"Attsa'labi berkata : disaat kabar pembunuhan anaknya sudah jelas pada adam maka adam menangis,dan kabar tersebut sudah jelas pada hawa,maka ia langsung menjerit-jerit maka jadilah kebiasaan tersebut pada anak cucu mereka. Attsa'labi berkata disaat adam mengetahui terbunuhnya habil mak adam berdiam diri selama 1 tahun tidak pernah tertawa dan tidak mau menggauli istrinya (hawa) lalu Alloh memberi wahyuhai adam sampai kapan kamu bersedih dan menangis sungguh aku akan memberi gantinya padamu anak yang benar2 nabi dan aku akan menjadikan nabi-nabi dari keturunannya samapai hari kiamat,dan ciri-cirinya adalah bahwa ia nanti akan dilahirkan sendiri (tidak kembar) pada 1 kandungan,ketika ia lahir maka berilah ia nama syis,dan arti syis menurut bahasa suryani adalah abdullah, saat hawa mengandungnya,ia tak merasa berat dan tak merasa repot saat melahirkan, jarak antara kematian habil dan hawa melahirkan syis adalah 100 tahun. Wallohu a'lam.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/556790944343718/\r2253. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 17 : WASIAT NABI ADAM & KEADAAN IBLIS MENJELANG AJAL\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 46، بترقيم الشاملة آليا)","part":1,"page":202},{"id":203,"text":"ذكر الثعلبي أنه لما ولدت شيث وكبر اعتزل آدم الى عبادة ربه وقراءة الصحف وصار شيث يتولى أمر اخوته ويقضي بينهم بالحق فبينما آدم في خلوته يعبد الله تعالى اذ أوحى الله اليه يا أدم أوص ولدك شيثا بما أوصيتك به فانى مذيقك الموت الذي كتبته عليك وعلى أولادك الى يوم القيامة ففزع أدم من هذا المقال وقال يارب ما هذا الموت الذي تتوعدني به ثم أن أدم أحضر شيثا وأوصاه بشئ كثير حتى أعلمه بوقوع الطوفان وهلاك العالم وعلمه أوقات العبادة من الليل والنهار وأخرج له سمطا من حرير أبيض كان فيه صور الانبياء ومن يملك الدنيا الى يوم القيامة وكان هذا هذا السمط أنزل على أدم من الجنة فعرضه على شيث وامره أن يطويه ويضعه في تابوت ويقفل عليه ثم أن آدم عمد الى شعرات من لحيته ووضعهن فى التابوت وقال يابنى خذ هذه الشعرات فاذا أهمك أمر فاحملها معك فانك تظفر بأعدائك ما دامت هذه الشعرات معك واذا رأيتها قد ابيضت فاعلم بان أجلك قد قرب وتموت فى تلك السنة. ثم ان آدم نزع خاتمه ودفعه الى شيث وسلمه التابوت والصحف التى أنزلت عليه وقال له يابنى حارب أخاك قابيل فان الله ينصرك عليه انتهى ذلك ويروى ان آدم عاش من العمر ألف سنة من حين أهبط الى الأرض","part":1,"page":203},{"id":204,"text":"Imam Tsa'labi menyebutkan ketika nabi syis lahir dan besar, nabi adam kemudian menyendiri untuk beribadah kepada Allah dan membaca suhuf, lalu segala urusan saudaranya dipegang dan dikendalikan oleh nabi syis. disaat menyendirinya nabi adam beliau mendapatkan wahyu dari Allah: Wahai adam aku wasiatkan kepada anakmu syis dengan apa yang kuwasiatkan kepadamu. sesungguhnya aku akan memberikan kamu rasa sakit kematian yang aku telah pastikan itu, juga kepada anak cucumu sampai hari qiyamat. perkataan itu membuat nabi adam terkejut, dan berkata : wahai tuhan apa itu kematian yang telah kau jangjikan itu. kemudian adam meminta nabi syis datang dan memberikannya wasiat dengan wasiat yang banyak, sampai kabar tentang akan datangnya taufan (angin dan banjir) yang membinasakan semua isi alam juga memberitahukan tentang waktu-waktu ibadah dari malam sampai siang. kemudian adam memberikan ia sejenis kalung yang nabi adam bawa dari surga dan memerintahkannya untuk melipatkan dan meletakkan di dalam kotak dan menguncinya. Kemudian adam memegang jenggotnya dan dan meletakan itu ke dalam tabuut (kotak) lalu berkata: wahai anakku ambilah bulu jenggotku ini, apa bila engkau mendapatkan perkara yang membuatmu bingung maka bawalah, maka engkau akan mampu mengalahkan musuhmu selama jenggot ini bersamamu dan jika engkau telah melihat jenggot ini memutih maka ketahuilah bahwa ajalmu telah dekat dan engkau akan mati pada tahun itu. kemudian adam mencabut cincinnya dan memberikan itu ke syis lalu menyerahkan tabut serta suhuf yang diturunkan kepadanya(adam) lalu berkata wahai anakku perangilah","part":1,"page":204},{"id":205,"text":"saudaramu qobiil karena sesungguhnya Allah akan memberimu kemenangan atasmu. Diceritakan bahwa adam hidup di dunia ini berumur 1000 tahun dari diturunkannya ia ke dunia.\rومن الاخبار العجيبة ما روى ان ابليس أتى الى موسى بن عمران عليه السلام وقال له اذا ناجيت ربك فاشفع لى عنده وسله هل لى عنده من توبة اذا تبت فلما ناجى موسى ربه قال الهى هل تقبل توبة من ابليس اذا تاب فقال الله عز وجل ياموسى سبق فى علمى انه لن يتوب ولكن أنا التواب الرحيم فان تاب يسجد لآدم فان سجد له على قبره قبلت توبته فلما رجع موسى أتى اليه ابليس وقال ياموسى ما صنعت بحاجتى فقال له موسى الأمر معلق على سجودك عند قبر آدم فقال له أنا ما سجدت له وهو حى فكيف أسجد له وهو ميت","part":1,"page":205},{"id":206,"text":"Kabar yang mengagumkan, diceritakan bahwa iblis mendatangi nabi musa bin imron dan berbicara jika engkau munajat pada Tuhanmu maka mintalah syafaat untukku dan tanyakan apakah masih diterima taubatku jika aku bertaubat ? dan disaat nabi musa munajat pada TUHAN, beliau bertanya ya TUHAN apakah engkau mau menerima taubatnya iblis jika ia bertaubat ? maka ALLOH azza wa jalla menjawab, sudah terlewat dalam ilmuku bahwa dia tidak akan bertaubat tapi aku maha menerima taubat dan maha penyayang, jika dia ingin taubat maka bersujudlah ia pada adam, jika dia sujud pada kuburnya adam maka aku akan menerima taubatnya, ketika nabi musa sudah pulang dari munajatnya, maka iblis menemuinya,dan bertanya,hai musa apakah engkau telah menyampaikan hajatku ? nabi musa menjawab, masalahmu tergantung pada sujudmu dikuburan nabi adam, lalu iblis menjawab, aku enggan sujud pada adam sewaktu dia masih hidup, bagaimana mungkin aku mau bersujud padanya yang sekarang sudah mati","part":1,"page":206},{"id":207,"text":"وروى أن ابليس اذا مات عند ميعاده يرسل الله اليه ملائكة من أعوان عزرائيل ليقضوا عليه لأجل قبض روحه فينهزم ابليس فى جهات البر والبحر فلم يجد له ملجأ حتى يأتى عند قبر آدم فيسجد له فيقال ان الله تعالى أغلق باب التوبة فلم يقبل منك فيتحقق عدم القبول فيقول تجاهلا لو علمت ان هذا قبر آدم لما وقفت هنا وسجدت فتقبض عليه الملائكة ويقبض عزرائيل روحه أشد القبض وروى انه اذا كان يوم القيامة وصار أهل الجنة فى الجنة وأهل النار فى النار يأمر الله تعالى أن يخرج ابليس من النار فى كل مائة ألف سنة مرة ويخرج آدم من الجنة ويأمر الله ابليس أن يسجد لآدم فيأبى ابليس عن ذلك فيرده الله الى النار ويرد آدم الى الجنة وقد قال الله تعالى (إن الشيطان للانسان عدوُ مبينُ) انتهى ما أوردناه عن قصة آدم عليه السلام على سبيل الاختصار\rDiceritakan bahwa iblis ketika menjelang ajalnya, Alloh memerintahkan prajurit-prajuritnya malaikat izroil untuk mencabut nyawanya,lalu iblis lari kesemua arah laut dan darat tapi tidak menemukan tempat aman sehingga sampai pada makam Nabi adam lalu bersujud pada makam itu, lalu dikatakan padanya,Alloh telah menutup pintu taubat maka taubatmu tidak akan diterima, setelah jelas tidak adanya diterima maka iblis berkata pura-pura tidak tau, andai aku tau bahwa ini adalah kuburannya adam maka aku akan berdiam diri disini dan bersujud,kemudian para malaikat mengepungnya dan malaikat izroil mencabut nyawanya dengan keras.","part":1,"page":207},{"id":208,"text":"Diceritakan di waktu hari kiamat dan penduduk surga sudah pada masuk surga dan semua penduduk neraka sudah masuk dineraka,Alloh memerintahkan agar iblis dikluarkan dari neraka pada setiap 100 ribu tahun sekali,dan diperintahkan adam supaya dikluarkan juga,lalu Alloh memberi perintah pada iblis supaya sujud pada Adam tapi iblis enggan melakukan sujud, kemudian ia dimasukkan neraka lagi dan adam dimasukkan ke surga lagi. Alloh berfirman sesungguhnya syetan bagi manusia adalah musuh yang nyata selesailah cerita yang kami sampaikan dari kisah Nabi Adam Alaihis salam dengan ringkas.\rSEKIAN TERIMA KASIH. Semoga bisa membawa manfaat bagi kita semua, apabila ada kesalahan mohon diluruskan, anggaplah itu kekuranganku, saya manusia biasa pasti punya kesalahan, entah dalam makna maupun apapun, insya Alloh akan ganti cerita Nabi Nuh. Wassalamu alaikum.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/560292140660265/\r2257. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 18 : KISAH NABI NUH AS [ BAG. I ]\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 51، بترقيم الشاملة آليا)\rKisah Nabi Nuh alaihis salam\rذكر قصة نوح عليه السلام وهو نوح بن لامك بن متوشلخ بن ادريس عليه السلام . قال الكسائي كان اسمه عبد الغفار أو يشكر وسبب تسميته نوحا ما قيل أنه رأي كلبا له أربعة أعين فقال نوح ان هذا الكلب شنيع فقال له الكلب يا عبد الغفار أتعيب النقش أمن النقاش فان كان العيب على النقش فان الأمر لو كان الىّ لما أخترت أن أكون كلبا وان كان العيب من النقاش فهو لا يلحقه عيب لانه يفعل ما يشاء فكان كلما ذكر ذلك ينوح ويبكي على خطيئته وذنبه فلكثره نوحه سمي نوحا","part":1,"page":208},{"id":209,"text":"Dia adalah Nuh bin lamak bin matusyalkho bin idris alaihis salam..imam kisa'i berkomentar nama Nabi Nuh adalah abdul ghoffar atau yasykur dan sebab terjadinya dinamakan nuh yaitu diceritakan bahwa ia melihat anjing mempunyai 4 mata lalu Nuh berkata anjing ini sangat jelek menjijikkan, kemudian anjing tadi bicara pada Nuh wahai abdul ghoffar engkau menghina ukiran apa yang mengukir ?\rJika hinaan itu pada ukiran maka jelas jika itu tertuju padaku maka aku enggan pilih menjadi anjing dan jika hnaan tadi tertuju pada sang pengukir maka hinaan itu tidaklah layak karena Ia bisa berkehendak pada apa yang Ia kehendaki, setelah ingat kata-kata tadi abdul ghoffar terus menangis dan menangisi kesalahan dan dosanya dan karena seringnya dia menangis maka dinamakanlah dia Nuh (menangis) telah bercerita imam assaddi pada kisah tersebut.","part":1,"page":209},{"id":210,"text":"قال وهب بن منبه لما أتى على نوح من العمر أربعمائة وثمانون سنة أتاه جبرائل عليه السلام فقال له نوح من أنت أيها الرجل البهي فقال له جبرائيل أنا رسول رب العالمين جئتك بالرسالة من عنده وقد بعثك الله الى قومك وهو قوله تعالى(انا أرسلنا نوحا الى قومه أن أنذر قومك من قبل أن يأتيهم عذاب أليم) ثم أن جبرائيل ألبسه لباس المجاهدين وعممه بعمامة النصر وقلده بسيف العزم ثم قال له امض الى عدو الله درمشيل بن فوميل بن جيج بن قابيل بن آدم وكان درمشيل جبارا عنيدا وهو أول من اعتصر الخمر وشربها وهو اول من لعب بالقمار وأول من اتخذ الثياب المنسوجة بالذهب كان هو وقومه يعبدون الأصنام الخمسة وهي ودّ وسواع ويغوث ويعوق نسر وهي التى ذكرها الله في القرأن العظيم وكان حول هذه الأصنام ألف وسبعمائة صنم وكان لهم بيوت مبنية بالرخام الملون طول كل بيت ألف ذراع وعرضه كذلك وكان لهذه الأصنام كراسي من الذهب فيها انواع من الجواهر الفاخرة وكان لها خدام يخدمونها بالليل والنهار وكان لها عيد معلوم في السنة يجتمعون فيه فخرج اليهم نوح في ذلك اليوم وكانوا يوقدون النار حول تلك الأصنام ويقربون اليها القربان ثم يسجدون بين يديها تعظيما لها وكانوا يخرجون بأصناف الملاهي ويضربون بالصنوج ويرقصون عندها ويشربون الخمر ويزنون بالنساء جهارا من غير ستر ويركبونهن كالبهائم بين الناس\rWahhab bin munabbih berkata,ketika Nuh berusia 480 tahun datanglah malaikat jibril alaihis salam padanya,nuh bertanya, siapakah engkau wahai laki-laki tampan ? Jibril menjawab saya utusan Tuhan semesta alam, saya datang padamu membawa risalah,sungguh Alloh telah mengutusmu untuk umatmu, sebagaimana firman Alloh dalam Alqur'an :\r{إِنَّآ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَى قَوْمِهِ أَنْ أَنذِرْ قَوْمَكَ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ} (نوح: 1)","part":1,"page":210},{"id":211,"text":"Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan): \"Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih\", lalu jibril mengenakannya baju mujahidin dan mengenakannya surban kemenangan dan memberi ikat pinggang saiful azmi dan berkata padanya,berilah peringatan pada musuh Alloh yang bernama darmasyil bin fumail bin jij bin qobil bin adam, konon darmasyil adalah raja yang lalim, dia adalah pertama kali manusia yang memeras arak dan meminumnya,juga pertama kali orang yang bermain judi,juga yang pertama kali orang yang membuat baju yang dihiasi dengan emas, dia dan kaumnya adalah penyembah 5 berhala, yaitu wad, siwa', yaghus, ya'uq dan nasr yang mana berhala2 itu sudah disebutkan dalam Alqur'an Al-adzim, konon berhala2 ini dikelilingi 1700 berhala,pada berhala itu dibuatkan rumah yang dibuat dari marmer yang berwarna-warni,disetiap satu rumah panjangnya 1000 dziro', begitu juga lebarnya, konon pada berhala-berhala ini ada kursi-kursi yang terbuat dari emas yang di dalamnya terdapat bermacam-macam perhiasan yang megah dan juga ada pelayan yang melayaninya pada siang malam dan juga mempunyai hari raya yang diperingati setiap tahunnya,pada hari raya itu nuh keluar,dan mereka pada menyalakan api disekitar berhala-berhala itu, mempersembahkan kurban lalu mereka pada bersujud memulyakan berhala-berhala tadi, mereka pada membawa alat-alat musik, pada menabuh gong dan menari-nari berpesta ria sambil meminum arak dan berpesta sex dengan terang-terangan, dan mereka menaiki / memperlakukan wanita sebagaimana hewan.\rLINK ASAL :","part":1,"page":211},{"id":212,"text":"www.fb.com/groups/piss.ktb/561146317241514/\r2265. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 19 : KISAH NABI NUH AS [ BAG. II ]\rOleh : Mbah Godek\rKITAB BADA_I IZZUHUR KARYA IMAM JALALUDDIN ASSUYUTI\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 51، بترقيم الشاملة آليا)\rفلما خرج اليهم نوح وقف على تل عال ورفع رأسه الى السماء وقال الهى أسألك أن تنصرني عليهم بنور محمد صلى الله عليه وسلم وكانوا ممن لا يحصون لكثرتهم. ثم ان نوحا وقف على ذلك التل ونادى بأعلى صوته يا أيها القوم انى قد جئتكم من عند رب العالمين أدعوكم لعبادته وأنهاكم عن عبادة الأصنام فلما صاح نوح هذه الصيحة بلغ صوته الى المشرق والمغرب وسقطت الأصنام عن كراسيها وفزع كل من حولها من الخدام وغشى على الملك درمشيل فلما أفاق من غشيته قال لمن حوله ما الذي سمعتموه من الصوت فقالوا هذا صوت رجل يقال له نوح وهو مجنون وفي عقله خلل فقال الملك أئتوني به فجاءت إليه أعوان الملك فأخذوه وأوقفوه بين يدي الملك فقال له الملك من أنت قال أنا نوح رسول رب العالمين قد جئتكم بالرسالة لتؤمنوا بالله وحده وتتركوا عبادة هذه الأصنام فقال له الملك ان كان بك جنون نداويك وان كنت فقيرا نواسيك وان كنت مدينا قضينا عند دينك فقال نوح ما بي جنون ولا أنا فقير ولا على ديون وأما أنا رسول رب العالمين\rKetika nabi Nuh mendatangi kaumnya , ia berdiri diatas jurang dengan menengadahkan kepalanya keatas seraya memanjatkan do'a : \" Ya Aloh , saya minta kepada_MU agar menolongku dengan Nur Muhammad SAW \".","part":1,"page":212},{"id":213,"text":"Jumlah kaum Nabi Nuh tidaklah terhitung banyaknya , seketika itu pula Nabi Nuh berseru dengan sekuat tenaga dan berkata : \" Wahai kaumku , kedatanganku ini adalah atas perintah dari Tuhan semesta alam , saya mengajak kalian untuk menyembah kepada_NYA dan meninggalkan penyembahan terhadap berhala_berhala itu \".\rSeruan Nabi Nuh ini begitu membahana dan menggelegar sehingga terdengarlah dari segala penjuru , mulai dari ujung barat sampai ujung timur .\rKarena seruannya itu pula maka berjatuhanlah berhala_berhala itu dari kursinya [ tempatnya semula ] .\rTatkala itu semua pelayan kerajaan kaget , begitu pula dengan sang raja DARMASYIL yang menjadi pingsan dibuatnya .\rSetelah sang raja siuman , ia bertanya kepada orang_orang disekelilingnya : \" Suara apa itu ? \". Kemudian salah satu dari mereka menjawab : \" Itu adalah suara seorang laki_laki yang bernama NUH , dia adalah orang gila yang akalnya sudah tidak normal lagi .\"\rSeketika itu pula sang raja memerintahkan prajuritnya agar membawa Nuh kehadapannya .\rKetika Nabi Nuh sudah berada dihadapannya , sang raja pun bertanya : \" Siapa kamu ? \". Nabi Nuh menjawab : \" Saya adalah NUH , utusan Tuhan semesta alam . Saya datang kesini membawa risalah agar kalian semua beriman kepada Alloh dan meninggalkan semua berhala_berhala itu . \"\rKemudian sang raja berkata : \" Jika memang benar kamu gila , maka saya akan mengobatimu .\rJika memang benar kamu fakir , maka saya akan mencukupkan harta untukmu .\rDan jika memang benar kamu adalah orang yang terlilit hutang , maka saya akan melunasi semua hutang_hutangmu . \"","part":1,"page":213},{"id":214,"text":"Lalu Nabi Nuh menjawab : \" Saya tidaklah gila , tidak juga fakir , tidak juga terlilit hutang , Saya adalah utusan Tuhan semesta alam .\"\rفكان نوح عليه السلام أول المرسلين وهو من أولى العزم وقد بعثه الله تعالى الى بنى قابيل لما تمادوا على عبادة الأصنام وأظهروا الشرك بالله فدعاهم الى توحيد الله وأن يقولوا لا اله الا الله وأن نوحا رسول الله فلما سمع الملك كلامه غضب عليه وقال لولا أنه يوم عيد لقتلته شر قتله ويروى أنه آمن بنوح في ذلك اليوم امرأة يقال لها عمرة فتزوجها فولدت منه ثلاثة أولاد ذكور وهم سام وحام ويافث وولدت له ثلاث بنات وهن حصوة وسارة وبحيورة ثم أمنت به أمرأة أخرى يقال لها ولعب بنت عجويل فتزوجها فولدت له ولدين وهما بالوس وكنعان ثم انها عادت الى دينها بعد اسلامها ثم آمن به من الرجال والنساء نحو سبعين انسانا فصار نوح يخرج الى القوم في كل يوم وينادي يا قوم اعبدوا الله ما لكم من اله غيره لا شريك له فيخرج اليه القوم من بيوتهم فيضربونه بالعصى والنعال فيغشى عليه ويغيب عن الدنيا فيجرونه من رجله ويلقونه على المزابل ولما يفيق يمسح الدماء عن وجهه ويصلى ركعتين ويقول اللهم اغفر لقومي فانهم لا يعلمون فأقام على ذلك نحوا من ثلاثمائة سنة\rNabi Nuh adalah Rosul pertama yang termasuk kedalam golongan ULUL 'AZMI , Alloh mengutusnya kepada kaum QOBIL yang mana mereka ini telah sangat keterlaluan dalam menyembah berhala dan sengaja memperlihatkan kesyirikannya kepada Alloh dengan terang-terangan.\rKarena itulah Nabi Nuh mengajak mereka untuk beriman dan meng_Esakan Alloh semata serta mengajak mereka untuk berikrar dengan kalimat : \" LAA ILAAHA ILLA ALLOH WA ANNA NUUHAN RASULULLOH \". \" Tiada Tuhan selain Alloh dan Nuh adalah utusan Alloh \".","part":1,"page":214},{"id":215,"text":"Ketika sang raja mendengar ucapan itu , maka murkalah ia , seraya berkata : \" Seandainya ini bukan hari raya , maka sudah pasti akan saya bunuh kamu dengan kejam \". Dikisahkan juga bahwa pada waktu itu hanya ada satu orang yang beriman dari golongan wanita , yaitu AMROH . Lalu Nabi Nuh menikahinya dan dikarunia tiga orang putra :\r- Sam\r- Ham\r- Yafus\rSerta tiga orang putri :\r- Haswah\r- Saroh\r- Bahyuroh\rSetelah itu adapula seorang wanita yang beriman , ia adalah WAL'AB BINTI AJUWEL, Yang kemudian juga dinikahi oleh Nabi Nuh , dengan istri yang kedua ini NUh dikarunia dua orang putra , mereka adalah :\r- Balus\r- Kan'an\rAkan tetapi kemudian wanita itu kembali lagi kepada agamanya yang semula setelah ia memeluk Islam. Kemudian ada lagi beberapa orang yang beriman kepadanya , mereka kira2 berjumlah 70 [ tujuh puluh ] orang , yang terdiri dari pria dan wanita. Setelah itu kesehariannya Nuh adalah terus keluar untuk berdakwah dengan berseru : \" Wahai kaumku , sembahlah Alloh , tiada Tuhan kecuali DIA dan tiada pula sekutu bagi_NYA \".\rLalu semua kaum itu keluar dari rumahnya masing_masing , mereka melempari Nuh dengan batu serta sandal , sehingga membuat Nuh pingsan . Mereka mengasingkan Nuh dari dunia , mereka menyeret dan melemparkan Nuh kedalam kotoran.\rKetika Nuh telah siuman , ia lantas mengusap wajahnya yang berlumur darah , ia segera beranjak untuk melakukan sholat dua roka'at , seraya berdo'a : \" Ya Alloh , ampunilah kaumku karena mereka belum mengetahuinya \". Nabi Nuh melakukan hal itu kira-kira selama 300 [ tiga ratus tahun ]. Wallaahu A'lam.\rLINK ASAL :","part":1,"page":215},{"id":216,"text":"www.fb.com/groups/piss.ktb/564396743583138/\r2345. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 20 : NABI NUH AS [ BAG. III ]\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 51، بترقيم الشاملة آليا)\rثم ان الملك درمشيل هلك وأقام بعده ابنه توبين فكان أطغى من ابيه فصار نوح يدعوه لما كان يدعو أباه من قبل اليه واستمر نوح يدعوا قومه الى أربعمائة سنة حتى دخل عليه القرن الخامس\rوالقوم على حالهم وكانوا كلما سمعوا صوت نوح عليه السلام يضعون أصابعهم في آذانهم كما أخبر الله العظيم في القرآن الكريم وكان قومه يجمعون له الحجارة فوق الاسطحة فاذا مر عليهم يرمونه بها فيغشى عليه فيظنون أنه قد مات فكانت الطيور تروح عليه بأجنحتها اذا غشى عليه فيفيق فلا زال كذلك حتى مر عليه ستة قرون ودخل فى القرن السابع وهلك الملك توبين واستخلف من بعده ابنه طغردوس فكان أشد طغيانا من أبيه فصار كلما يدعوهم يرمونه بالحجارة كما تقدم\rKemudian Raja Darmasyil mati dan diganti anaknya yang bernama \" Tubin \" yang sifatnya lebih kejam daripada ayahnya,,Nuh tak menyerah tuk mengajaknya beriman sebagaimana Nuh mengajak ayah Tubin,,Nuh selalu bedakwah pada kaumnya sampai 400 tahun.\rSehingga masuk kurun yang ke 5 sedangkan kaumnya masih pada keadaan semula,saat mendengar suara Nuh mereka menutup tangannya pada telinga sebagaimana yang telah dikhabarkan Alloh dalam Alqur'an yang mulia,mereka mengumpulkan batu-batu diatas loteng,disaat Nuh lewat maka mereka melemparinya dengan batu tersebut sampai Nuh pingsan,dan mereka menyangka Nuh telah mati,,maka burung-burung pada mengibaskan sayapnya saat Nuh pingsan sampai siuman,hal seperti itu terus berlangsung sampai melewati kurun yang ke 6 .","part":1,"page":216},{"id":217,"text":"Ketika memasuki kurun yang ke 7,dan Tubin pun telah mati dan digantikan putranya yang bernama \" Togrodus \" yang mana lebih lalim lagi daripada ayahnya. Disaat Nuh berdakwah maka nuh dilempari batu sebagaimana yang sudah-sudah .\rثم أوحى الله تعالى الى نوح انه لم يبق في أصلاب الرجال ولا في بطون النساء مؤمن يجيب دعوتك وقد أعقمهم الله تعالى فعند ذلك دعا عليهم نوح بأن الله لا يبقى أحدا منهم كما أخبر الله تعالى عنه بقوله(رب لاتذر على الأرض من الكافرين ديارا انك أن تذرهم يضلوا عبادك ولا يلدوا الا فاجرا كفارا) فانفتحت أبواب السماء لدعوته وهاجت عندها الملائكة\rKemudian Alloh memberi wahyu pada Nuh bahwa tiada tersisa dari iga orang laki-laki dan dalam perut wanita yang mau beriman ikut pada dakwahmu karena Alloh telah menenggelamkannya,maka berdakwahlah Nuh pada mereka bahwa Alloh tidak akan menyisakan dari mereka sebagaimana yang dikabarkan Alloh.\rوَقَالَ نُوحٌ رَّبِّ لا تَذَرْ عَلَى الأَرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا\rNuh berkata : \"Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi .\"\rإِنَّكَ إِن تَذَرْهُمْ يُضِلُّوا عِبَادَكَ وَلا يَلِدُوا إِلاَّ فَاجِرًا كَفَّارًا\r\" Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat ma'siat lagi sangat kafir\". Qs.Nuh ayat 26-27\rMaka terbukalah pintu langit atas doa Nuh dan bergeraklah para malaikat .","part":1,"page":217},{"id":218,"text":"قال فعند ذلك أوحى الله اليه أن اصنع الفلك الآية فقال نوح يا رب وما الفلك قال هو بيت من الخشب يجري على وجه الارض فأمره الله أن يغرس في الأرض خشب الساج وقيل هو الآبنوس وأمره أن يغرسه بأرض الكوفة فغرسه فاقام أربعين سنة حتى أدرك وأمر السماء أن تمنع القطر وأمر الأرض أن تمنع النبات ففى تلك المدة لم ينزل من السماء قطرة ولم يخرج من الأرض عشبة ولم تلد امرأة ولا بهيمة ولا وحش ولم يفرخ طير وذلك لاقامة الحجة على الناس قبل نزول العذاب فأمر الله نوحا عليه السلام أن يتوجه الى الكوفة وينقل خشب الساج فبقى نوح متحيرا كيف ينقل الخشب فأوحى الله إليه أن عوج بن عنق يحمل ذلك.\rSang rowi bekata : setelah malaikat pada bergerak maka ALLOH memberi wahyu pada Nuh agar membuat perahu . . . Lalu Nuh bertanya : \"Ya Tuhan , apakah perahu itu? \". Alloh menjawab : \" Perahu adalah rumah kayu yang berjalan dipermukaan bumi \". Lalu Alloh memerintahkan Nuh agar menanam pohon jati ditanah Kufah,ada yang bilang pohon \" abnus \". Dan kemudian Nuh menanamnya dan membiarkannya tumbuh sampai 40 tahun sampai penebangan. Langit dicegah hujan dan bumi dicegah menumbuhkan pepohonan , diwaktu itulah langit tidak meneteskan air hujan dan bumi pun tak menumbuhkan rumput . Wanita-wanita,hewan jinak maupun buas juga tak bisa beranak , bahkan burung pun tak bisa bertelur . . . itu terjadi untuk membuktikan suatu hujjah pada semua manusia sebelum adzab tiba . . . Kemudian Alloh memerintahkan Nuh untuk menuju kuffah dan memindah kayu2 jati,lalu Nuh bingung bagaimana cara memindahkan kayu tersebut . Maka Alloh memberi wahyu pada Nuh bahwa sesungguhnya \" Iwaj Bin Unuq \" yang mampu menggendongnya.\rLINK ASAL :","part":1,"page":218},{"id":219,"text":"www.fb.com/groups/piss.ktb/583369738352505/\r2353. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 21 : KISAH NABI NUH AS [ BAG. 4 ]\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 52، بترقيم الشاملة آليا)\rقال الكسائى ان عنق أم عوج كانت من أولاد آدم وكانت شنيعة المنظر قبيحة الشكل وكانت ساحرة ماهرة فولدت عوجا ثم ماتت بعد ولادتها بمائة سنة\rAlkisai berkata : \" Sesungguhnya Anuq ibunya Auj adalah keturunan dari anak cucu Adam yang buruk rupa dan buruk pula bentuk tubuhnya,dia adalah tukang sihir yang mahir.Dia melahirkan Auj kemudian mati setelah 100 tahun dari kelahiran anaknya itu .\rفلما كبر عوج كان عظيم الخلقة طوله ستمائة ذراع بالذراع القديم وهو ذراع ونصف الآن وكان عرضه مثل ذلك حتى قيل انه لما جاء الطوفان لم يجاوز الى ركبته وكان اذا جلس على الجبل يمد يده الى البحر فيأخذ منه السمك ويشويه فى عين الشمس وكان اذا غضب على أهل قرية يبول عليهم فيغرقهم\rوقيل انه سلط على أهل قرية فقالوا له نحن نكسوك قميصا ولا نأخذ منك ثمنه إلا بعد سنة فتخارج أهل تلك القرية وصنعوا له قميصا من القطن فألبسوه اياه فمضى عنهم فكان كلما قصد أن يمر عليهم يذكر ما عليه من الدين فيرجع عنهم ولا يدخل إليهم خوفا من الدين\rKetika Auj sudah dewasa ia berubah wujud menjadi raksasa yang tinggi badannya mencapai 600 dziro' , begiitu pula lebarnya juga sama , yaitu mencapai 600 dziro' { ukuran dziro' zaman dahulu , yaitu sama dengan 1 1/2 dziro' sekarang }. Sehingga diceritakan bahwa :\r- Disaat badai banjir tufan tiba, banjir itu tidak bisa sampai pada lututnya .\r- Disaat ia duduk di atas gunung, ia bisa memasukkan tangannya ke laut dan bisa mengambil ikan dari dalam laut tersebut, serta bisa memanggang ikan tadi di teriknya matahari .","part":1,"page":219},{"id":220,"text":"- Disaat ia marah maka seluruh penduduk desa ia kencingi dan membuat mereka tenggelam di dalamnya .\r- Diceritakan juga bahwa ia memperdayakan penduduk desa, Maka para penduduk berkata padanya : \" Kami akan membuatkanmu baju dan kami tidak akan mengambil harganya kecuali setelah 1 tahun\".\rSetelah itu semua penduduk desa keluar untuk membuatkan baju dari kapas dan memakaikannya pada Iwaj , yang kemudian membuat Auj pergi menjauh dari penduduk desa tersebut . Disaat ia ingin melewati perkampungan itu , ia teringat akan janjinya . Maka ia cepat-cepat lari karena takut ditagih hutangnya .\rويروى أن عوج بن عنق عاش من العمر أربعة آلاف سنة وخمسمائة سنة وأدرك أيام موسى فلما دخل موسى الى التيه ومعه بنو اسرائيل قصد عوج أن يهلكهم فجاء الى جيش موسى لأجل أن يعرف مقدارهم فوجدهم فرسخا فى فرسخ فمضى إلى جبل وقلعة من الأرض واحتمله على رأسه وجاء ليقلبه على جيش موسى فأرسل الله اليه هدهدا وجعل له منقارا من حديد فنزل ذلك الهدهد على تلك الصخرة وجعل ينقرها حتى ثقبها فنزلت فى عنق عوج فصارت غلاله لا يستطيع الحركة فلما رأى موسى ذلك أتى اليه وضربه بعصاه وكان طولها عشرة أذرع ووثب موسى فى الهواء عشرة أذرع وكان طول موسى عشرة أذرع فلم تبلغ ضربته ساق عوج فلما ضربه موسى خر عوج ميتا وصار ملقى فى الفلاة كالجبل العظيم ويروى أن ببلاد التتر نهرا يسمى الطائى وعليه قنطرة عظيمة فيقال ان تلك القنطرة من عظم ضلع عوج بن عنق وكان من جملة عجائب الدنيا","part":1,"page":220},{"id":221,"text":"Diceritakan juga bahwa Au hidup selama 4500 tahun , sehingga ia bisa menjumpai Nabi Musa. Tatkala Nabi Musa masuk ke tanah Tih beserta rombongan Bani Isroil , Auj ingin menghancurkan mereka . Ia datang pada tentara Musa untuk mengetahui ukuran kekuatan mereka , dan disaat ia mndapatkan keleluasaan , maka ia mencabut gunung dan menggendong gunung tersebut diatas kepalanya. Kemudian ia mendatangi Musa untuk memukul mundur tentara musa. Akan tetapi gagal karena Alloh mengutus burung hudhud dan menjadikan burung hudhud itu mempunyai paruh besi,lalu burung tersebut turun ke batu itu dan memaruhnya sampai berlubang. Setelah itu batu tersebut jatuh keleher Auj dan membelenggunya sehingga ia tak bisa bergerak .\rDisaat Musa melihat kejadian itu maka Musa mendekat dan memukul Auj dengan tongkatnya yang memiliki tinggi 10 dziro'. Lantas Nabi Musa melompat ke udara setinggi 10 dziro' sedangkan tinggi Nabi Musa sendiri adalah 10 dziro' maka pukulannya tidak sampai mengenai lutut Auj. Ketika pukulan Musa menghantamnya seketika itu Auj terjatuh dan mati tergeletak di lapangan seperti gunung besar.\rDiceritakan pula bahwa di Gunung Tatri ada sebuah sungai yang bernama Tho'i, di sana ada jembatan yang besar, dikatakan bahwa jembatan itu berasal dari tulang iganya Auj Bin Anuq dan hal ini termasuk dalam keajaiban dunia .","part":1,"page":221},{"id":222,"text":"قال الكسائى فلما أوحى الله الى نوح بأن الذى يحمل له الخشب عوج من الكوفة الى أرض الحيرة وكانت الحيرة قرية من بغداد جاء نوح الى عوج وسأله أن يحمل له الخشب فقال عوج لا أحمل ذلك لك حتى تشبعنى من الخبز وكان مع نوح ثلاثة أرغفة من خبز الشعير فقدم الى عوج قرصا منها وقال له كل فضحك عوج من ذلك وقال لو أن مثل هذا الجبل خبزا ما أشبعنى فكيف أشبع بهذا القرص فكسر له نوح ذلك القرص وقال له قل بسم الله الرحمن الرحيم وكل فأكل القرص وقدم له قرصا ثانيا فشبع من نصف الثانى ولم يقدر أن يأكل شيئا بعد ذلك فحمل عوج ذلك الخشب من الكوفة الى الحيرة جميعه فى نقلة واحدة\rImam Alkisai berkata : \" Disaat Alloh telah memberi wahyu pada Nuh bahwa yang akan menggendong kayu adalah Auj dari kufah menuju desa didaerah Bagdad yang bernama Hairoh,Maka Nuh mendatangi Auj dan memintanya untuk menggendong kayu tersebut \".\rDan kemudian Auj berkata : \" Aku tidak akan mau menggendongnya untukmu sehingga kamu mengenyangkan perutku dengan roti .\"\rDiwaktu itu Nabi Nuh membawa 3 potong roti yang terbuat dari gandum dan memberikannya pada Auj 1 iris dan berkata : \" Makanlah roti ini .\"\rLalu Auj tertawa dan berkata : \" Seumpama gunung ini jadi roti , itu pun tidak akan bisa mengenyangkan perutku , bagaimana mungkin aku bisa kenyang hanya dengan irisan roti ini ? \"\rKemudian Nuh memotong irisan roti tersebut dan mengucapkan : \" BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM , \"\rLalu berkata : \" Makanlah .\"","part":1,"page":222},{"id":223,"text":"Maka Auj memakannya , lalu Nuh memberinya seiris roti lagi. Akan tetapi ia menolak karena sudah merasa kenyang dengan memakan setengah irisan roti tadi dan tidak mampu untuk memakannya lagi. Dan setelah itu Auj menggendong semua kayu mulai dari Kufah sampai Hairoh dengan sekali muatan .\rWALLOHU A'LAM. BERSAMBUNG INSYA ALLAH.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/586403864715759/\r2369. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 22 : KISAH NABI NUH AS [ BAG. 5 ]\rOleh : Mbah Godek\rالكتاب: بدائع الزهور في وقائع الدهور ص: 52، المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي فلما صار الخشب عند نوح قال يارب وكيف أصنع هذه السفينة فأوحى الله تعالى الى جبرائيل أن يعلمه كيف يصنع السفينة فكان نوح يصنع الخشب ألواحا ويلصق بعضها ببعض ويسمره بالمسامير الحديد ثم جعل رأسها كرأس الطاووس وذنبها كذنب الديك ومنقارها كمنقار البازى وأجنحتها كأجنحة العقاب ووجهها كوجه الحمامة وجعلها ثلاث طباق وقيل سبع طبقات قال ابن عباس رضى الله عنهما كان طولها ألف ذراع وعرضها ستمائة ذراع وارتفاعها ثلاثمائة ذراع","part":1,"page":223},{"id":224,"text":"Ketika kayu-kayu itu sudah siap dan berada dihadapan Nabi Nuh , Lantas Nabi Nuh berkata : \" Wahai Tuhan , bagaimanakah cara untuk membuat perahu ? \". Kemudian Alloh memberi wahyu kepada Malaikat Jibril supaya mengajari Nuh membuat perahu . Lalu Nuh menjadikan kayu-kayu tersebut sebuah papan dan menggabungkannya satu sama lain serta memakunya dengan paku besi . Lalu menjadikan bagian depan / kepala perahu seperti kepala burung merak,ekornya seperti ekor ayam jago,paruhnya seperti paruh burung alap-alap/gagak,sayapnya seperti sayap elang dan wajahnya seperti wajah burung merpati dan kemudian menjadikannya 3 tingkat, menurut pendapat lain 7 tingkat .\rIbnu Abbas berkata : \" Perahu Nabi Nuh panjangnya 1000 dziro',lebarnya 600 dziro' dan tingginya 300 dziro' \"\rويروى أنه أقام فى أعمالها أربعين سنة فكان القوم يسخرون منه ويقولون له يانوح قد تركت النبوة وصرت نجارا. قال الكسائى كان القوم اذا أتى الليل يطلقون النار فى خشب السفينة فلم تعمل فيه النار فيقولون هذا من سحر نوح فلما أشرقت السفينة على الفراغ طلاها بالزفت والقير ثم أوحى الله تعالى اليه بأن يسمر فى جوانبها أربعة مسامير وينقش على كل مسمار منها عينا فقال نوح يارب ما فائدة ذلك فأوحى الله اليه هذه أسماء أصحاب محمد وهم عبد الله أبو بكر وعمر وعثمان وعلى رضى الله عنهم أجمعين فلاتتم السفينة إلا أن تفعل ذلك ففعل نوح ما أمره الله به فتمت السفينة","part":1,"page":224},{"id":225,"text":"Diceritakan bahwa,Nuh membuat perahu selama 40 tahun . Semua kaum menghina dan meremehkannya , mereka berkata : \" Wahai Nuh,kamu telah meninggalkan kenabian dan menjadi tukang kayu \". Alkisai juga berkata bahwa pada suatu malam , para kaum Nabi Nuh keluar dan berusaha menyalakan api pada kayu perahu tersebut , akan tetapi apinya tidak bisa menyala . Lantas mereka berkata bahwa ini adalah sihirnya Nuh . Disaat pembuatan perahu sudah hampir jadi , maka Nuh melapisinya dengan aspal . Kemudian Alloh memberi wahyu kepadanya agar memberi empat paku disamping kanan kiri perahu dan memberi ukiran disetiap satu pakunya. Lalu Nuh berkata : \" Ya Tuhan , apa faidahnya itu? \"\rKemudian Alloh memberi wahyu kepada Nuh : \" Ini adalah nama-nama sahabat Muhammad , mereka adalah Abdullah Abu Bakar , Umar , Utsman dan Ali Rodliyallohu Anhum Ajmain . Perahu ini tidak akan bisa sempurna sehingga engkau melakukan hal tersebut .\"\rMaka Nuh melakukan apa yang diperintahkan dan jadilah perahu tersebut dengan sempurna .","part":1,"page":225},{"id":226,"text":"ثم أنطقها الله تعالى فقالت جهارا والناس يسمعونها لا إله إلا الله إله الأولين والآخرين أنا السفينة التى من ركبنى نجا ومن تخلف عنى هلك فقال نوح تؤمنون الآن فقالوا ان هذا من سحرك يانوح ثم أوحى الله تعالى اليه انه قد اشتد غضبى على من عصانى فأمره الله أن يحمل معه قوت ستة أشهر وأن يعمل فى السفينة مخزنا للماء العذب ثم أنزل الله لنوح خرزة من الجنة لها ضوء كضوء الشمس فكان يعلم منها مواقيت الليل والنهار ومضى الساعات ثم ان نوحا استأذن ربه بأن يحج فأذن له بذلك فلما مضى الى مكة أراد القوم أن يحرقوا السفينة فأمر الله تعالى الملائكة بأن يرفعوها بين السماء والأرض فرفعوها والقوم ينظرون اليها فلما مضى نوح الى مكة طاف بالبيت سبعا ثم دعا على قومه هناك فاستجاب الله دعاءه فلما رجع نوح من مكة أنزل الله له السفينة الى الأرض\rKemudian perahu itu bisa bicara denga idzin Allah dan berkata dengan keras : \" Tiada Tuhan selain Allah,Tuhan yang Maha Awal dan Akhir . . . aku adalah perahu,siapa yang menaikiku maka ia akan selamat dan siapa yang enggan padaku maka akan hancur .\"\rLalu Nuh berkata kepada kaumnya : \" Sudah percayakah kalian sekarang? \"\rMereka menjawab : \" Ini adalah sihirmu , wahai Nuh .\"\rKemudian Allah memberi wahyu kepada Nuh : \" Murka_KU sudah memuncak bagi orang yang mendurhakai_KU .\"","part":1,"page":226},{"id":227,"text":"Lalu Allah memberi perintah kepada Nuh untuk membawa bekal makanan pokok untuk 6 bulan dan membuat wadah untuk air tawar . Dan kemudian Allah menurunkan bola mata dari surga yang mempunyai cahaya seperti cahaya matahari untuk Nuh , yang mana Nuh bisa mengetahui pergantian siang malam dari bola mata tersebut dan lewatnya waktu-waktu . Lalu Nuh meminta idzin kepada Tuhan untuk melakukah haji,dan Tuhan mengidzinkannya , maka berangkatlah Nuh untuk menunaikannya. Disaat Nuh menuju makkah, para kaum ingin menghancurkan perahu tersebut .\rLalu Allah memerintahkan para malaikat supaya mengangkat perahu itu diantara langit dan bumi . Kemudian malaikat mengangkatnya , dan semua kaum melihat kejadian itu .Disaat Nuh sampai di Makkah , maka Nuh melakukan thowaf di Baitullloh 7x serta berdoa untuk kaumnya dan Allah mengkabulkan doanya tadi . Disaat Nuh pulang dari Makkah maka Alloh menurunkan perahu tersebut diatas permukaan bumi. WALLOHU A'LAM. Bersambung...\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/589434407746038/\r2377. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 23 : KISAH NABI NUH AS [ BAG. 6]\rOleh : Mbah Godek\rالكتاب: بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 54 ،المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي","part":1,"page":227},{"id":228,"text":"ثم أوحى الله تعالى اليه بأن يصعد الى الجبل وينادى بأعلى صوته يامعشر الوحوش والطيور والهوام وكل شئ فيه روح هلموا الى دخول السفينة فقد قرب العذاب فوصلت دعوته الى المشرق والمغرب فأقبلت اليه الوحوش والطيور والدواب والهوام أفواجا أفواجا فقال نوح انى أمرت أن أحمل معى من كل زوجين اثنين ثم أمره بأن يحمل معه الأشجار قاطبة وأن يحمل معه جسد آدم وحواء فوضعهما فى تابوت ثم أمره بأن يحمل معه الحجر الأسود وعصا آدم التى أنزلت عليه من الجنة وحمل معه التابوت والصحف والسمط وكان جملة من دخل معه فى السفينة أربعين رجلا وأربعين أمرأة فوضعهم فى الطبقة الاولى ووضع فى الطبقة الثانية الوحوش والدواب والأنعام ويروى أن آخر من دخل من الدواب الحمار وقد أمسك ابليس اللعين بذنبه فمنعه من الدخول فظن نوح أن الحمار يمتنع من قبل نفسه فقال له نوح ادخل ياملعون فدخل الحمار وابليس معه فلما رآه نوح قال له من أذن لك فى الدخول فقال أنت أذنت لىّ ألست القائل ادخل ياملعون وما فى الخلق على الاطلاق ملعون غيرى\rKemudian Allah memberi wahyu kepada Nuh agar naik keatas gunung dan berteriak dengan sekeras_kerasnya : \" Wahai para hewan liar,burung_burung ,para hama/kutu dan semua yang bernyawa,kemari dan naiklah kalian semua dalam perahu karena adzab sudah dekat .\"\rTeriakan Nuh tadi terdengar sampai arah barat dan timur,maka para hewan liar,burung_burung,hewan ternak dan kutu ,semua berdatangan menghadap Nuh dengan berduyun-duyun. Kemudian Nuh berkata : \" Sungguh aku telah diperintah agar membawa kalian bersamaku secara sepasang-sepasang .\"","part":1,"page":228},{"id":229,"text":"Lalu Allah memberi perintah kepada Nuh untuk membawa semua kayu serta membawa jasad Adam dan Hawa .Kemudian ditaruh dalam peti , ia juga membawa hajar aswad dan tongkat Adam yang dibawa turun dari surga dan menaruhnya dalam peti bersama lampiran_lampiran .\rAdapun jumlah pengikut yang masuk dalam perahu adalah 40 orang laki_laki dan 40 orang perempuan .Yang kemudian ditempatkan pada lantai pertama , sedangkan dilantai kedua , penghuninya adalah para hewan liar dan hewan_hewan ternak .\rDiceritakan bahwa hewan yang paling akhir memasuki perahu adalah keledai , dikarenakan ekornya diikat oleh iblis . Maka ia kesulitan untuk masuk , Nuh menyangka bahwa keledai enggan masuk perahu .\rLalu Nuh berkata padanya : \" Masuklah , wahai terkutuk .\"\rKemudian keledai itu bisa masuk bersama iblis .Disaat Nuh melihatnya , lantas Nuh berkata : \" Siapa yang mengizinkanmu masuk kesini? \"\rIblis menjawab : \"Kamu sendiri yang mengijinkan aku masuk . . Bukankah engkau berkata : ' masuklah wahai terkutuk? 'Dan tiada yang terkutuk didunia ini secara mutlaq selain aku .\"\rويروى أن نوحا لما ركب السفينة نهى جميع من كان معه عن النكاح خشية من التناسل فيضيق عليهم المكان فأطاعه جميع من كان فيها إلا الكلب فانه نكح أنثاه فنمت الهرة لنوح على الكلب على فعله فأنكر ذلك وعاد ثانيا وثالثا فقالت الهرة لنوح فى ذلك فدعا عليهما بالفضيحة فوقعت العداوة بين الكلب والهزة من يومئذ وصارت لهما الفضيحة عند جماعهما وقيل فيهماقالت الهرة قولا ... جمعت كل المعانىأشتهى أن لا أرى الكلب ... ولا الكلب يرانى","part":1,"page":229},{"id":230,"text":"Diceritakan juga bahwa semasa masih berada didalam perahu,Nuh melarang semua penumpang untuk berhubungan intim karena khawatir akan berkembang biak dan tempatnya akan menjadi sempit. Maka semua mematuhinya , kecuali anjing .Yang mana anjing tersebut malah berhubungan intim dengan betinanya. Lalu kucing melaporkan kepada Nuh tentang apa yang telah dilakukan anjing , akan tetapi anjing mengingkarinya , dan bahkan mengulanginya lagi 2 sampai 3x .Kemudian kucing melaporkannya lagi kepada Nuh , lantas Nuh memanggil mereka dengan aib. Maka terjadilah permusuhan antara mereka seketika itu,dan menimpalah pada mereka aib disaat mereka melakukan kawin dan dikatakan kepada mereka. Kucing berkata dengan ucapan : \" Disetiap aku kawin,aku berkeinginan agar aku tidak melihat anjing dan anjing pun juga tidak melihatku \". WALLOHU A'LAM. BERSAMBUNG . . .\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/592370000785812/\r2421. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 24 : KISAH NABI NUH AS [ BAG. 7 ]\rOleh : Mbah Godek\rالكتاب: بدائع الزهور في وقائع الدهور المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 57، بترقيم الشاملة آليا) ويروى أنه لما كثر روث الدواب فى السفينة شكوا من ذلك الى نوح فأوحى الله اليه أن اعصر ذنب الفيل فلما عصره وقع منه خنزير وخنزيرة فصارا يأكلان الروث ثم خلق الله من عطسة الخنزير فأرا وفأرة ثم تناسل الفيران فصاروا يقرضون فى جوانب السفينة فشكا أهل السفينة من ذلك فسلط على الفيران السنانير وهى القطط فصاروا يأكلونها أكلا ذريعا حتى أفنوها عن آخرها فمن ذلك اليوم صارت العداوة بين القطط والفأر","part":1,"page":230},{"id":231,"text":"Diceritakan bahwa ketika kotoran hewan sudah banyak berceceran didalam perahu , maka para penumpang mengadu kepada Nabi Nuh , maka dari itu lantas Alloh memberikan wahyu kepada Nabi Nuh : \" Peraslah ekor gajah \" .\rKetika Nuh memeras ekor gajah tersebut , maka keluarlah babi jantan dan betina , dan kemudian babi-babi itu memakan semua kotoran-kotoran yang tercecer tadi . Setelah itu , Alloh menciptakan tikus jantan dan betina dari bersinnya babi . Tikus-tikus itu beranak pinak dan terus menggerogoti kiri-kanannya perahu . Melihat kejadian itu , para penumpang lantas pada mengadu . Maka dari itu para kucing liar / musang memangsa dan memakannya dengan cepat sehingga musnahlah tikus-tikus itu .\rNah , sejak hari itulah awal mulanya terjadi permusuhan antara tikus dan kucing liar/musang .\r.قال ابن وصيف شاه لم يكن فى ملوك مصر أغنى من سور يد ومما وقع له أنه رأى فى منامه قبل وقوع الطوفان بثلاثمائة سنة كأن السماء قد انقلبت على الأرض حتى صارت كالجوبة وكأن الكواكب قد تساقطت والشمس والقمر قد قربا من العالم ورأى طيورا بيضاء تخطف الناس وتلقيهم بين جبلين وكأن الدنيا سوداء مظلمة وكأن الناس قد اجتمعوا عليه من صعيد واحد وهم يستجيرون به فلما رأى ذلك استيقظ من منامه وهو مرعوب خائف","part":1,"page":231},{"id":232,"text":"Ibnu Washif Syah berkata : \" Tidak ada raja di mesir yang lebih kaya dari raja suraid. Sesuatu yang menimpanya yaitu 300 tahun sebelum terjadi bencana tofan dia bermimpi seolah-olah langit pindah ke bumi sehingga seperti lubang penggalian dan bintang-bintang berjatuhan , sedangkan matahari dan rembulan dekat sekali dengan alam/bumi,dan juga melihat burung-burung putih pada menyambar manusia dan bertemu diantara dua gunung dan seolah-olah dunia menjadi hitam kelam dan gelap gulita. Semua manusia berkumpul disuatu gunung untuk menyelamatkan diri.Setelah bermimpi tersebut,dia bangun dan sangat ketakutan\".\rفلما أصبح استدعى الكهنة وهم مائة رجل وكانوا لا يقضون أمرا إلا بالنجوم والطوالع فاختلى بهم وقص عليهم الرؤيا فقالوا ان رؤياك سماوية يهلك بها جميع العالم وجميع من على وجه الأرض فقال لهم الملك خذوا الارتفاع من الكواكب فلما نظروا فى ذلك قالوا وجدنا القمر فى برج السرطان وهو مقارب للسماك فيكون الهلاك فى أمر من طوفان وان هذه الآفة مائية سماوية فقال لهم انظروا هل تلحق هذه الآفة بلادنا فقالوا له نعم تأتى اليها وتقيم البلاد خرابا مدة طويلة فقال لهم الملك انظروا هل تعود بلادنا عامرة أحسن مما كانت عليه قالوا نعم تعود أحسن مما كانت عليه\rPada pagi harinya raja suraid mengundang para dukun yang berjumlah 100 dukun laki-laki , mereka tidak bisa menghukumi suatu masalah kecuali dengan melihat perbintangan,raja menyendiri bersama mereka dan menceritakan mimpinya dan mereka berkata : \" Mimpimu adalah golongan langit yang mana dengan mimpi ini semua alam dan penduduk bumi bisa hancur. \"\rLalu Sang raja berkata : \" Ambillah kesimpulan dari bintang diatas sana .\"","part":1,"page":232},{"id":233,"text":"Disaat mereka melihat keatas lalu mereka berkata : \" Saya melihat bulan pada zodiak cancer dan itu telah mendekati ikan maka kehancuran yang timbul adalah perkara tofan dan musibah ini adalah golongan air langit .\"\rLalu Sang raja bertanya : \" Apakah musibah ini juga menimpa negara ini?\"\rMereka menjawab : \" Iya , musibah itu akan menimpa negara kita dan negara akan hancur dalam masa yang panjang .\"\rLalu Sang raja bertanya lagi : \"Lihatlah , apakah negara kita akan kembali ramai seperti sedia kala? \"\rMereka menjawab : \"Iiya , negara akan kembali lebih bagus dari yang ada .\"","part":1,"page":233},{"id":234,"text":"فعند ذلك أمر سوريد ببناء هذه الأهرام وقد جعل أساسها مقدار ارتفاعها عن الأرض وقال نجعلها نواويس لنا وقبورا لأجسادنا ثم نقل اليها أشياء كثيرة من الأموال والجواهر وآلات السلاح والتماثيل العجيبة والأوانى الغريبة التى هى من سائر المعادن وكتب عليها الطلاسم والعلوم الفلكية التى تخبر بما سيحدث من الامور الى آخر الزمان ومن يملك البلاد من الملوك المسلمين والكافرين وأخبرت الكهنة أن هذا الطوفان لا يقيم كثيرا على وجه الأرض بل نحو أربعين يوما فبنى الاهرام وحبس فيها الهواء بتقدير وتدبير الحكمة وادخر ما ذكرناه من الأموال وغير ذلك وقال ان كنا ننجو من هذا الطوفان نعود الى ملكنا فنجد أموالنا كما هى باقية وان متنا فتكون هذه الاهرام قبورا لأجسادنا حرزا تصونها من البلى فصنع كل واحد من وزرائه وحكمائه وأرباب دولته هرما لتكون حرزا لأجسادهم من الطوفان قال المسعودى فى مروج الذهب ان فى كل هرم منها سبع بيوت على عدد الكواكب السيارة وفى تلك البيوت عدة أصنام من الذهب مرصعة بالجواهر الفاخرة وفى آذانهم درر قدر بيضة الدجاج وفى كل هرم ناووس من الرخام الاخضر وفيه جثة صاحبه مطبق عليه ومعه صحيفة فيها اسمه وترجمته ومدة ملكه وذكروا أن لهذه الاهرام مكانا ينفذ الى صحراء الفيوم وهى على مسيرة يومين من الاهرام","part":1,"page":234},{"id":235,"text":"Oleh karena itu Suraid memerintahkan untuk membangun kota dan menjadikan pondasinya setara tinggi dengan kota itu dan berkata : \" Kita menjadikan tempat ini sebagai kuburan kita lalu memindahkan banyak barang-barang yang terdiri dari harta benda,perhiasan,alat-alat perang,patung-patung yang indah dan wadah-wadah yang cantik , yang terdiri dari bahan tambang lalu menulis rajah-rajah serta ilmu-ilmu perbintangan yang menceritakan suatu kejadian yag akan timbul samapai hari akhir dan juga menceritakan raja-raja yang menguasai negara , entah raja itu islam maupun kafir .\"\rDan para dukun juga memberi kabar bahwa bencana tofan ini tidak lama bermukim dibumi tetapi hanya 40 hari, lalu pada membangun kota dan menangkap udara dengan kekuasaan dan tadbirul hikmah dan menyimpan harta-harta serta sebagainya .\rKemudian Sang raja berkata : \" Jika kita selamat dari bencara tofan ini kita akan kembali pada milik kita dan menemukan harta-harta kita tapi jika kita binasa dalam bencana tofan ini maka bangunan ini adalah sebagai kuburan terhadap jasad kita yang bisa menjaga dari kehancuran.\"\rDi setiap perorangan dari para menteri,hakim-hakim dan seluruh pejabat negara pada membuat bangunan untuk melindungi jasad mereka dari bencana tofan.","part":1,"page":235},{"id":236,"text":"Almas'udi berkata dalam kitab murujid dzahab : \" Sesungguhnya disetiap 1 bangunan ada 7 rumah sebgaimana 7 bintang yang berjalan dan didalam rumah tersebut ada patung-patung yang terbuat dari emas yang disepuh dengan perhiasan yang indah dan pada telinga-telinga patung ada mutiara sebesar telur ayam dan disetiap bangunan juga ada peti yang terbuat dari marmer hijau dan didalamnya terdapat mayat yang diterapkan dengan disertai lampiran dan tertera nama,terjemah dan masa jabatannya dan menjelaskan pula bahwa dalam bangunan ini ada tempat menembus lapangan kota fayyum dengan menempuh perjalanan dua hari dari bangunan tersebut. WALLOHU A'LAM. BERSAMBUNG.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/605758752780270/\r2457. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 25 : LANJUTAN KISAH NABI NUH 'ALAYHIS SALAAM [ BAG. 8 ]\rOleh : Mbah Godek\rالكتاب: بدائع الزهور في وقائع الدهور\rالمؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 57، بترقيم الشاملة آليا)\rومما حكى عن الشهاب الحجازى قال خرجنا من الجامع الأزهر أحد عشر نفرا فى طلب الاهرام وكان معنا عدة سلب طوال على حمار فلما وصلنا الى الأهرام دخلنا الى الهرم الكبير المفتوح ووقفنا على رأس البئر الذى به فتجرد منا شخص وكان يدعى الشجاعة فربطناه من وسطه بسلبة من تلك السلب التى معنا وأدليناه فى البئر فنفد السلب الذى معنا جميعه ولم ينته الى قعر البئر فربطنا فى السلب شاش عمائمنا فانقطع الشاش فهوى الشخص الى قعر البئر ولم نعلم له خبرا فرجعنا متأسفين عليه وخائفين على أنفسنا بسببه فدخلنا فى خفية الى القاهرة ولم نعلم أحدا من الناس بحالنا","part":1,"page":236},{"id":237,"text":"Dan sebagian dari kisah Syihab Al Hijaz : Dikatakan bahwa kami keluar dari masjid jami’ al-azhar sebanyak sebelas rombongan dengan membawa keledai ,juga membawa tali_tali yang panjang yang dimuat keledai .Ketika telah sampai di kota besar , ditempat bangunan yang kami tuju . Kami berdiri diatas sumur dan ada seorang pemberani yang langsung membuka bajunya , lantas kami mengikat perutnya dengan tali yang kami bawa tadi . Kemudian ia masuk kedalam sumur dengan tali yang kami bawa itu , setelah turun kebawah ternyata tali sudah habis sedangkan dasar sumur belum terjangkau , . Sehingga surban_surban yang kami pakai juga digunakan untuk menyambung tali_tali tadi , surban_surban itu terus disambung_sambung .\rTapi , ditengah_tengah sumur sambungan surban dan tali itu tiba_tiba terputus , sehingga terjatuhlah sang pemberani tadi ke dasar sumur . dan kami Tak dapat kabar mengenai orang yang didalam sumur itu , sampai akhirnya kami dan beserta rombongan memutuskan untuk pulang dan meninggalkannya dengan penuh ketakutan dan penyesalan. Lalu kami memasuki kota dengan penyamaran dan tidak ada yang mengenal tentang kami.","part":1,"page":237},{"id":238,"text":"فبينما نحن فى الجامع بعد مضى أسبوع واذا نحن بصاحبنا الذى سقط فى البئر قد دخل علينا وهو فى غاية الضعف فلما دخل فى باب الجامع وقرب منا سقط بيننا وغشى عليه فلما أفاق استحكيناه عما كان من أمره بعد سقوطه فى البئر فقال لما انتهى بى السقوط نزلت على علية أعطتنى ليانة فقد حت بالزناد الذى كان معى وأوقدت شمعة ومشيت فى ذلك فوجدت من زبل الوطاويط شيئا كثيرا ورأيت أشخاصا وأشباحا طوالا واقفين على عكاكيز فقربت من واحد منهم وهززته فانقض الى الأرض هباء منثورا فأخذت عكازته من يده ومشيت فاذا أنا بباب أمامى ودهليز فأخذت أمشى فى ذلك الدهليز وقد زادنى الخوف والفزع ووجدت هناك عظاما بالية ورؤسا وجماجم كبارا على قدر البطيخ الكبير وبينما أنا أمشى فى ذلك الدهليز واذا بشئ يمشى قدامى فتأملته فاذا هو ثعلب فتبعته حتى خرج من ثقب فرأيت منه ضوء الدنيا فأردت أن أخرج منه فلم أستطع فحفرت بتلك العكازة التى معى فاتسع ذلك الثقب قليلا فخرجت فلما رأيت نفسى على وجه الأرض وقعت مغشيا على فلم أدر أين أنا من البلاد واذا أنا بانسان يقول قم أيها الرجل فان القفل راح وخلاك فقلت أى مكان أنا فيه. قال فى صحراء الفيوم فقمت وركبت مع القفل وكنت لما خرجت من الثقب وجدت العكازة التى معى ذهبا جيدا فلما أغمى على فقدتها واختفى عنى ذلك المكان الذى خرجت منه فتحيرت من ذلك واذا بقائل يقول لا تطمع فى عود العكازة اليك فتوجهت صحبة القفل ودخلت القاهرة انتهى","part":1,"page":238},{"id":239,"text":"Suatu hari , seminggu setelah kehilangannya , kami pergi ke masjid jami’. Kami tersentak kaget , karena tiba_tiba kami bertemu dengan orang yang terjebak dalam sumur tadi . Orang itu masuk menemui kami dalam keadaan dan kondisi yang sangat lemah . Ketika sampai didepan pintu masjid , ia mendekati kami dan langsung terjatuh pingsan . Disaat ia tersadar dari pingsannya ., kami memintanya untuk menceritakan tentang kejadian yang telah menimpanya beberapa hari lalu dalam sumur tersebut . Laki_laki itupun mulai bercerita :\r“ Setelah aku benar_benar terjatuh ke dasar sumur , aku melihat ada sesosok makhluk halus [ leluhur ] yang menaikiku , ia memberiku barang yang lunak .Setelah itu aku menyalakan barang pemberiannya tadi dengan kayu bakar dan aku membakarkannya pada lilin , kemudian aku berjalan dengan lilin itu . Aku menemukan sesuatu yang banyak diantara kotoran kelelawar dan hal_hal lain didalamnya . Aku juga melihat jasad_jasad yang memiliki postur tubuh yang sangat besar dan tinggi , semua jasad_jasad itu berdiri tegak menggunakan tongkat . Kemudian aku mendekati salah satu jasad tadi , kusentuh dan ku gerak_gerakkan. Maka langsung hancurlah jasad itu . Lalu aku mengambil tongkat itu dari tangannya lalu aku bawa Aku berjalan menggunakan tongkat itu , aku tersentak kaget karena tiba_tiba aku melihat ada pintu dan juga sebuah teras .","part":1,"page":239},{"id":240,"text":"Aku terus berjalan menuju teras depan itu , rasa takut dan gemetar semakin menggelayutiku . Diteras itu aku menemukan banyak tulang belulang yang telah hancur remuk , serta tengkorak_tengkorak kepala yang besarnya sebesar semangka. Ku terus berjalan dalam penuh ketakutan, tiba_tiba saja aku melihat sesosok makhluk berjalan didepanku Tubuhku semakin gemetar tak karuan , aku terus bertanya dalam diam , makhluk apakah itu ?\rKu toleh perlahan . . . . Oh . . . ternyata adalah seekor “ garangan.”\rSekarang aku mulai berjalan lagi mengikutinya ,sehingga keluar dari lubang dan ku lihat ada sinar dunia disana Rasa ingin keluar dari gelapnya ruangan yang telah menyelimutiku semakin tak terbendung lagi . . Tapi apa daya ,aku tidak mampu melakukannya .\rLalu aku menggali lubang itu dengan tongkat yang ada ditanganku , maka tak khayal , jadi longgarlah lubang itu sedikit demi sedikit , dan akhirnya aku bisa keluar dari tempat yang mengerikan itu . Ketika aku menyadari bahwa aku telah berada dipermukaan bumi , maka terjatuhlah aku sehingga membuatku tak sadarkan diri [ pingsan ]. Aku tak tahu , ada di belahan bumi manakan aku ?\rTiba-tiba aku melihat sesosok manusia dihadapanku , ia berkata : “ Berdirilah , wahai pemuda . Karena rombonganmu telah pergi dan meninggalkanmu.”\rAku bertanya kapadanya : “ Dimanakan aku ?”\rLaki_laki itu menjawab : “ Kamu sekarang sedang berada di padang pasir kota Fayyum .”\rAkhirnya aku berdiri dan ikut dengan rombongan laki_laki tadi .","part":1,"page":240},{"id":241,"text":"Ternyata ketika aku keluar dari lubang tadi , aku menemukan emas yang sangat bagus yang menempel ditongkat yang kubawa.Dan setelah aku siuman , aku menemukan bahwa tongkat itu telah raib dari genggamanku. Begitupun dengan lubang yang aku lihat tadi , tiba_tiba ia ikut lenyap dan raib dari hadapanku. Aku bingung . . . dan tiba-tiba aku mendengar ada suara berseru : “ Janganlah kamu mengharap tongkat itu bisa kembali lagi padamu .”\rLalu Aku ikuti rombongan tersebut ,sehingga aku bisa masuk kembali ke kota ini .”\rقال أبو الريحان البيروتى فى كتاب الآثار الباقية من القرون الخالية ان الهرم الكبير الشرقى موكل به صنم من جزع أبيض وأسود له عينان مفتوحتان براقتان وهو جالس على كرسى من ذهب وبيده حربة فاذا دنا منه أحد صوت عليه صوتا عاليا فيخرج الذى يدنو منه على وجهه ولا يبرح عنه حتى يموت مكانه والهرم الغربى موكل به صنم من حجر الصوان وهو جالس على كرسى من ذهب وعلى رأسه شبه حية وقد تطوق بها فمن دنا منه وثبت عليه تلك الحية وتطوقت على عنقه حتى تقتله ثم تعود الى مكانها والهرم الصغير المكسو بحجر الصوان موكل به صنم من حجر البهت فمن نظر اليه يجذبه حتى يلتصق به فلا يبرح عن مكانه حتى يموت","part":1,"page":241},{"id":242,"text":"Abu Rayhan Beirut berkata dalam kitabnya “ Atsaril Baaqiyah Min Quruunil Kholiyah “ :\" Bahwa sesungguhnya bangunan besar yang dari arah timur itu didalamnya terdapat sebuah berhala yang terbuat dari marjan putih dan hitam , mempunyai dua mata yang terbuka dan bersinar mencorong . Berhala itu duduk diatas kursi yang terbuat dari emas dan tangannya membawa tongkat . Ketika ada salah satu orang yang mendekat , berhala itu akan mengeluarkan suara yang sangat keras .Sehingga keluarlah orang yang mendekat tadi dan menjauh dari tempat itu . Tapi walaupun telah menjauh , suara berhala itu akan terus mengejar dan mengikuti orang itu sampai orang itu meninggal .\rSedangkan bangunan yang berada disebelah barat itu juga terdapat sebuah berhala yang terbuat dari batu showan . Berhala itu juga duduk diatas kursi yang terbuat dari emas , dikepalanya ada semacam ular dan melingkar dilehernya . Ketika ada salah satu orang yang mendekat pada shonam, ular itu akan melompat dan melilit pada leher orang tersebut sampai orangnya meninggal .Dan kemudian ular itu akan kembali pada tempatnya semula . . . Kemudian pada bangunan kecil yang dihias dengan batu sowan , disana terdapat berhala juga yang terbuat dari bukhti . Barang siapa yang melihat berhala itu , maka berhala itu akan menyedot orang tersebut sehingga tidak bisa terlepas dan meninggallah orang itu disana .","part":1,"page":242},{"id":243,"text":"قال المسعودى لما فرغ سوريد من عمارة تلك الأهرام وكل بها جماعة من الروحانيين وذبح لها الذبائح لتمنع من أرادها بسوء فوكل بالهرم الشرقة غلاما أمرد مصفر اللون. وهو عريان وله أسنان كبار ووكل بالهرم الغربة امرأة عريانة بادية عن فرجها تضحك فى وجه الانسان حتى يدنو منها فتستهويه فيذهب عقله ووكل بالهرم الصغير الملون شخصا فى يده مبخرة وعليه ثياب الرهبان وهو يبخر حول هذا الهرم. وذكر جماعة من أهل الجيزة أنهم يرونه مرارا عديدة وهو يطوف حول الهرم وقت القائلة وعند غروب الشمس فاذا دنوا منه يغيب عنهم واذا بعدوا عنه يظهر لهم عن بعد. وأما ما نقله محمد بن عبد الكريم أن فى أحد هذين الهرمين قبر أخى ديمون وفى الآخر قبر هرمس. وكانا من حكماء اليونان وكان أخو ديمون أقدم من هرمس وكانت الصابئة يحجون اليها من أقطار الأرض ويحملون اليها الأموال الجزيلة على طريق النذر. وكان وراء هذه الأهرام من جهة الغرب أربعمائة مدينة عامرة غير القرى. وأما ما نقله أبو الحسن المسعودى فى مروج الذهب حيث قال ان سوريد لما فرغ من بناء هذه الأهرام كساها الديباج الملون من أعلاها الى أسفلها، وعمل لها عيدا يحضره أرباب دولة مدينته وكتب على جابنها هذا بناء سوريد بن شهلوق قد بناها فى ستين سنة فمن يدع قوة فى ملكه فليهدمها فى ستمائة سنة وان الهدم أيسر من البناء فهو الصحيح . وقيل ان الخليفة المأمون لما فتح الباب الذى فى الهرم الكبير وجد به قطعة من المرجان وهى كالوح وفيها مكتوب هذا بناء سوريد الى آخره كتابته بالقلم القديم.\rImam Almas'udi brkata : \" Ketika Suraid telah selesai membangun kota tersebut maka ia menguasakannya kepada segolongan arwah_arwah dan kemudian menyembelih kurban_kurban untuknya dengan tujuan menolak orang yang ingin merusaknya atau berbuat jahat dengan bangunan itu .","part":1,"page":243},{"id":244,"text":"Setelah itu kota yang bagian timur dipasrahkan oleh Sura'id kepada anak kecil yang tampan yang putih kulitnya . . . dan anak kecil itu telanjang dan mempunyai gigi yang besar dan tajam-tajam . . .\rDan suraid memasrahkan kota yang bagian barat kepada wanita yang telanjang yang memperlihatkan kemaluannya , wanita itu tertawa terbahak bahak dihadapan manusia sehingga manusia tergoda untuk mendekati wanita tersebut , setelah didekati maka wanita tersebut menjatuhkan tubuhnya kepada manusia sehingga manusia tersebut kehilangan akalnya [ gila ]..\rDan pada kota kecil yang berwarna warni dijaga seseorang yang tangannya slalu memegang dupa dan memakai pakaian pendeta serta selalu membakar dupa dikiri kanan bangunan itu .\rDan segerombolan orang dari tanah jibroh menjelaskan : \" sesungguhnya penduduk jibroh sering melihat penjaga tersebut dan penjaga itu selalu berjalan mengelilingi kota tersebut didalam waku siang bolong/tengah terik matahari dan diwaktu terbenamnya matahari . Ketika mereka mendekatinya maka penjaga itu menghilang dan ketika mereka menjauh maka dia menampakkan dirinya lagi dari kejauhan .\"\rKeterangan yang didapat dari Muhammad Bin Abdul Karim bahwa disalah satu bangunan timur dan barat itu terdapat kuburan Akhi Daymun dan Hurmus . Mereka itu adalah perwira_perwira dari bangsa Yunani , kuburannya Akhi Daymun dibangun lebih dahulu daripada kuburannya Harmus .","part":1,"page":244},{"id":245,"text":"Para penduduk Sobiah menziarahi kesana dari penjuru bumi dan membawa harta yang banyak untuk menepati nadzar mereka . Dan dibelakang bangunan itu jika dipandang dari wilayah barat terdaat 400 kota yang ramai tanpa desa .\rAdapun keterangan yang ditangkap oleh Abul Hasan Al Mas'udi dalam kitabnya Murujud dzahab : \" Setelah selesai membangun bangunan itu Sura'id menghiasinya dengan sutra yng berwarna warni dari atas sampai bawah , dan ia menjadikan tempat ini sebagai hari raya yang dihadiri oleh pembesar_pembesar dari kotanya. Dan tertulis di arah samping bangunan tersebut :\r\" Ini adalah bangunan Sura'id Bin Sahluq, ia membangunnya selama 60 tahun . Barang siapa yang ingin membuktikan kekuatannya maka rusaklah bangunan ini selama 600 tahun , padahal sebenarnya merusak itu lebih mudah dari pada membangun . \"\rDan Cerita ini adalah yang benar : Dan dikatakan bahwa kholifah Al Ma'mun ketika ia membuka pintu pada bangunan yang besar tersebut maka ia menemukan sebongkah batu marjan yang berbentuk papan yang didalamnya terdapat tulisan : \" ini adalah bangunan Sura'id . . . . sampai akhir .\" Dimana tulisan itu ditulis dengan pena kuno. WALLOHU A'LAM .\rLINK ASAL : 2750\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/612350465454432/\r2508. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 26 : LANJUTAN KISAH NABI NUH 'ALAYHIS SALAAM [ BAG. 9 ]\rOleh : Mbah Godek","part":1,"page":245},{"id":246,"text":"بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 61، بترقيم الشاملة آليا) ثم أوحى الله الى نوح يانوح اذا فار التنور من بيت ابنك سام فاركب فى السفينة. وكان سام أكبر أولاده وهو يومئذ ابن ثلثمائة سنة. وكان متزوجا بإمرأة تسمى رحمة فجاء نوح الى بيت ابنه سام وقال يارحمة ان مبدأ الطوفان يكون من هذا التنور الذى تخبزين فيه فاذا رأيت التنور قد فار فأسرعى الىّ من وقتك وأخبرينى وكان هذا التنور من حجر أسود فلما كان يوم الجمعة لعشر مضين من رجب كانت رحمة تخبز فى التنور فلما كان آخر رغيف واذا بالماء قد فار وهو قوله تعالى (حتى اذا جاء أمرنا وفار التنور) الآية فلما رأت رحمة ذلك صاحت الله أكبر قد جاء ما وعد الله به من العذاب وقد صدق نبى الله نوح فبادرت رحمة الى نوح وأخبرته بفوران التنور فقال نوح لا حول ولا قوة إلا بالله العلى العظيم وكان نوح قد جهز ما كان يحتاج اليه فى السفينة حتى علف الدواب والطير فلما أعلمته رحمة بذلك أتى الى بيت ابنه سام فرأى الماء يفور من التنور قد ملأ صحن الدار وهو يخرج من الباب كالنهر العظيم فلما رأى ذلك توجه الى السفينة وهو ينادى ياقوم النجاة النجاة فأتوا الى السفينة وكانت عدتهم أربعين امرأة وأربعين رجلا\rKemudian Allah memberi wahyu kepada Nuh : \"Hai Nuh jika tempat pembakaran dari rumah anakmu yang bernama Sam itu memancarkan air maka naiklah keatas perahu.\"\rSam adalah anak tertua dari anak_anak Nabi Nuh, pada waktu itu ia berusia 300 tahun, ia menikahi wanita yang bernama Rohmah.\rNuh datang kerumah Sam dan berkata: \" Wahai Rohmah, sesungguhnya awal terjadi datangnya banjir tofan itu dari tempat pembakaran ini yang mana kamu menggunakannya untuk memasak roti, jika kamu melihat pembakaran ini memancarkan air maka seketika itu juga kamu harus cepat_cepat lari dan memberitahuku.","part":1,"page":246},{"id":247,"text":"Sebenarnya tempat pembakaran itu adalah dari hajar aswad, pada saat hari jum'at melewati tanggal 10 dibulan rajab Rohmah memasak roti menggunakan tempat pembakaran itu dan disaat terakhir roti yang dimasak tiba_tiba air sudah memancar. Sebagaimana firman Allah :\rحَتَّى إِذَا جَآءَ أَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّورُ قُلْنَا احْمِلْ فِيهَا مِن كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلاَّ مَن سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ وَمَنْ ءَامَنَ وَمَآ ءَامَنَ مَعَهُ إِلاَّ قَلِيلٌ\r\"Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman: 'Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing_masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang_orang yang beriman.' Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit.\" { Qs.Huud : 40 }\rDi saat Rohmah melihat kejadian itu,ia langsung menjerit : \"Allohu akbar,telah datang adzab dari Allah dan dan sungguh benar apa yang disampaikan Nabi Alloh yang bernama Nuh .\" Kemudian Rohmah bergegas lari dan memberitahukan NUh tentang pancaran air ditempat pembakaran itu .\rLalu Nuh mengucapkan : \"LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYYIL ADZIM \"\rNabi NUh telah mempersiapkan bekal yang dibutuhkan saat nanti dalam perahu , sampai pakan ternak dan burung pun juga sudah siap .\rDisaat Rohmah mengabarkan kepadanya atas kejadian pancaran air itu , lantas Nuh bergegas mendatangi rumah putranya yang bernama Sam dan melihat bahwa air sudah memenuhi ruangan depan rumahnya yang mana air tersebut telah melewati pintu sebagaimana sungai yang besar .","part":1,"page":247},{"id":248,"text":"Disaat Nuh melihat kejadian itu maka cepat_cepatlah ia menuju perahu dan berseru : \"Wahai kaumku selamatkan diri kalian,selamatkan diri kalian ayo cepat naik keatas perahu . \"\rJumlah kaum Nabi NUh adalah 40 laki_laki dan 40 perempuan .\rثم ان نوحا قال لابنه كنعان (اركب معنا ولا تكن مع الكافرين قال سآوى الى جبل يعصمنى من الماء قال لا عاصم اليوم من أمر الله إلا من رحم وحال بينهما الموج فكان من المغرقين). وقد أخبر الله عنه انه غير صالح. قال وهب بن منبه ان كنعان بن نوح غرق قبل أن يصل الى الجبل\rKemudian Nuh berkata kepada putranya yang bernama kan'an :\rيَا بُنَيَّ ارْكَب مَّعَنَا وَلاَ تَكُن مَّعَ الْكَافِرِينَ قَالَ سَآوِي إِلَى جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاء قَالَ لاَ عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللّهِ إِلاَّ مَن رَّحِمَ وَحَالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَ\r\"Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang_orang yang kafir.\"\rAnaknya menjawab: \"Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!\"\rNuh berkata: \"Tidak ada yang bisa melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang.\"\rDan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang_orang yang ditenggelamkan. { QS. Huud : 42_43 }\rSungguh Allah telah memberitahukan bahwa kan'an bukan termasuk orang yang sholih . Wahhab Bin Munabbih berkata bahwa kan'an bin Nuh tenggelam sebelum ia sampai ke gunung . WALLOHU A'LAM.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/621330447889767/\r2751. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 27 : LANJUTAN KISAH NABI NUH 'ALAYHIS SALAAM [ BAG. 10 ]\rOleh : Mbah Godek","part":1,"page":248},{"id":249,"text":"بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 61، بترقيم الشاملة آليا)\rقال ابن عباس لما فار التنور فتحت أبواب السماء بالمطر من غير سحاب وأظلمت الدنيا ظلمة شديدة فكانت ملائكة الغضب تضرب بأجنحتها على وجه الشمس فكانت السماء تقول لولا الحد الذى حده الله تعالى لغاض الماء الى الأرض السابعة وكان الرجل يمشى فى الطرقات والماء ينبع من تحت رجليه وكانت المرأة قائمة فى بيتها فينبع الماء من تحتها وهو يفور ويغلى كغليان القدور وصار الماء ينبع من سائر أقطار الأرض فلما فار الماء فى مدينة أمسوس وكانت يومئذ كرسى مملكة الملك سوريد وسمع صريخ العالم ركب فى عظماء قومه ووقف على جبل عال ليرى أحوال الناس وهو متفكر فى هذا الماء فلم يشعر إلا والماء يفور من تحت حافر فرسه فرجع الى قصره فما صار فى قصره إلا والماء صار له موج عظيم كالجبال وما بقى بظهر الأرض من شئ\rIbnu Abbas berkata : \" Dikala pembakaran itu memancarkan air maka pintu_pintu langit dibuka dengan hujan tanpa ada mendung,dan dunia menjadi gelap gulita, malaikat Ghodlob pada menyibakkan sayapnya dipermukaan matahari, dan langit pun berkata : ' Andaikata ini tidak dibatasi Allah maka akan tembus sampai lapisan bumi ke tujuh .'","part":1,"page":249},{"id":250,"text":"Pada waktu kejadian ini andai seorang laki_laki berjalan maka bekas injakannya itu memancarkan air , dan wanita yang berdiri dirumahnya maka dibawah kakinya juga akan memancarkan air yang bergelombang sebagaimana gelombang yang ada ditempat masak air , dan jadilah air memancar diseluruh penjuru bumi.Disaat air memancar di kota Amsus yaitu kota pemerintahan kerajaan Suraid dan terdengar jeritan alam , maka sang raja beserta pembesar_pembesar kaumnya naik keatas gunung yang tinggi untuk melihat keadaan para manusia,dia berfikir darimana air ini datang tapi dia tak menemukan jawaban , kecuali air selalu memancar dari bekas telapak kudanya. Lalu ia kembali ke pemukimannya tapi ia tak menemukan pemukimannya kecuali air sudah jadi ombak yg besar seperti gunung yang ia temui dan tiada sesuatu yang tersisa diatas permukaan bumi .\rقال وهب بن منبه كان مبدأ الطوفان من الكوفة وبها فار التنور. وأما نوح فانه ركب السفينة هو وأهله وقد تقدم ذكر ذلك. ويروى أن عوج بن عنق لما رأى هذه الأهوال أتى الى السفينة ووضع يده عليها فقال له نوح ما تريد ياعدو الله فقال له عوج لا بأس عليك يانبى الله دعنى أمش مع السفينة حيث مشت فأضع يدى عليها وأستأنس بها من الفزع وأسمع تسبيح الملائكة فأوحى الله الى نوح لا تخش من عوج ودعه يمش مع السفينة حيث سارت\rWahhab Bin Munabbih berkata : \"Tempat awal terjadinya bencana banjir tofan adalah dari kota Kufah dengan sebab tempat pembakaran memancarkan air . Adapun Nuh,ia dan para kaumnya sudah pada naik perahu dan diceritakan bahwa Auj Bin Anuq saat melihat bencana ini,maka ia langsung menuju perahu dan meletakkan/menggantungkan/nggandulno tangannya diperahu.","part":1,"page":250},{"id":251,"text":"Lalu Nuh berkata kepadanya : \" Apa yang kau inginkan wahai musuh Allah?\"\rLalu Auj menjawab : \"Saya tidak akan menyakitimu wahai Nabi Allah,biarlah aku berjalan bersama perahu ini kemana perahu berlayar maka aku menggantungkan tanganku diperahu ini dan saya merasa nyaman dari kepanikan dan saya juga mendengar tasbihnya para malaikat lalu Allah memberi wahyu pada Nuh janganlah engkau takut pada Auj,biarlah ia ikut berjalan bersama perahu kemana akan berlayar . \"\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/621939021162243/\r2752. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 28 : LANJUTAN KISAH NABI NUH 'ALAYHIS SALAAM [ BAG. 11 ]\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 61، بترقيم الشاملة آليا)\rثم ان نوحا أغلق أبواب السفينة (وقال اركبوا فيها بسم الله مجريها ومرساها) فصارت تمشى بهم بين أمواج كالجبال وقد قال الله تعالى (انا لما طغى الماء حملنا كم فى الجار ية). ويروى أن الله تعالى لما أرسل الطوفان رفع البيت المعمور الذى كان أنزله فى زمن آدم وكان من ياقوتة حمراء فلما طغى الماء رفعه الله تعالى الى السماء. وسمى البيت المعمور العتيق لأنه صار عتيقا من الطوفان\rKemudian Nuh mengunci pintu_pintu perahu ,\rوَقَالَ ارْكَبُواْ فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ\rDan Nuh berkata : \"Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya , Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [ QS.Hud:41 ]\rMaka perahu bisa berjalan bersama mereka melewati ombak_ombak besar seperti gunung. Allah berfirman :\rإِنَّا لَمَّا طَغَى الْمَاءُ حَمَلْنَاكُمْ فِي الْجَارِيَةِ","part":1,"page":251},{"id":252,"text":"\"Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu, ke dalam bahtera.\" [ QS.Al-Haqqah:11 ]\rDiceritakan bahwa sesungguhnya Allah mengutus tofan maka Allah mengangkat baitul makmur yang telah diturunkan ke bumi pada zaman Adam dan terbuat dari mutiara yang merah. Tatkala air telah naik maka Allah mengangkatnya ke langit , dinamakan baitul makmur dengan sebutan Al-Atiq karena sangat antik bisa selamat dari adzab tofan .\rفلما سارت السفينة أتت الى مكان الكعبة وطافت به سبعا ثم أتت الى مكان بيت المقدس فزارته وكانت السفينة لا تمر بنوح على مكان حتى تنادى يانوح هذا مكان كذا وكذا فطافت به من المشرق الى المغرب وكان حول السفينة تسعون ألف ملك يحفظونها من العذاب المنزل فكانت تجرى فى الماء كجرى القمر فى الفلك فلم تكن الا ساعة يسيرة حتى ارتفع الماء فوق رؤس الجبال مقدار أربعين ذراعاوعم الأرض والجبال ولم يبق على وجه الأرض ذو روح غير أهل السفينة وعوج بن عنق إلا هلك ولم تبق مدينة ولا قرية الا خربت ولم يبق أثر إلا الأهرام والبرابى فانها كانت محكمة البناء\rDisaat perahu berlayar,maka bisa sampai ke tempat ka'bah . Lalu memutarinya sampai 7x , sehingga sampai juga pada tempat Baitul Maqdis lalu mengunjunginya. Perahu tidak berjalan bersama Nuh kesuatu tempat kecuali perahu itu berkata : \"Hai Nuh,ini tempat ini , dan ini tempat ini .\"","part":1,"page":252},{"id":253,"text":"Maka berkelilinglah perahu itu bersama Nuh dari ujung timur sampai ujung barat , disekeliling perahu penuh dengan 1000 malaikat yang menamenginya dari serangan adzab yang turun , perahu berjalan diatas permukaan air sebagaimana berjalannya purnama dicakrawala disetiap detik air selalu naik diatas puncak gunung kira_kira setinggi 40 dziro' dan meratai bumi dan gunung_gunung dan tiada mahluk yang bernyawa yang dibumi ini tersisa kecuali penghuni perahu dan Auj bin Anuq dan tidak ada pula kota dan desa kecuali pada hancur dan tidak ada pula bekas_bekas bangunan kecuali Ahrom (bangunan raja Suraid) dan Al Barobi , karena keduanya merupakan bangunan yang sangat kokoh. Wallohu A'lam .\r2753. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 29 : LANJUTAN KISAH NABI NUH 'ALAYHIS SALAAM [ BAG. 12 ]\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 61، بترقيم الشاملة آليا )\rومن النوادر الغريبة ما رواه الثعلبى فى أخبار الطوفان ان إمرأة حملت ولدا صغيرا مرضعا ولم يكن فى القوم من الاطفال غيره فلما ارتفع الماء حملت ابنها على عنقها وهربت وصعدت الى جبل عال لتعتصم به من الماء فلما غشيها الماء حملت ابنها على عنقها فلما بلغ الماء فمها رفعته بيدها الى أعلى رأسها فلما غمرها الماء جعلته تحت رجليها ووقفت عليه ساعة فطلبت النجاة قدر نفس ثم غرقا جميعا فأوحى الله الى نوح لو كنت أرحم أحدا من قومك لرحمت تلك المرأة وولدها فصارت هذه الواقعة مثلا فيقال اذا وقع الطوفان يضع الانسان ولده تحت رجليه","part":1,"page":253},{"id":254,"text":"Dan sebagian dari cerita yang mengherankan yaitu cerita dari As Sa'labi Ketika terjadi banjir tofan, bahwa ada seorang wanita yang sedang menggendong anak kecil , dan semasa itu tidak ada anak kecil kecuali anak kecil itu.Ketika air telah naik , ia menggendong anak itu dipundaknya , kemudian dia berenang,berlari dan naik keatas gunung agar dia bisa menyelamatkan anaknya dari banjir tofan.Ketika air bertambah naik , ia menaruh anaknya dipundaknya , dan ketika air sudah sampai dimulut wanita tadi , maka ia menyungging anaknya lebih tinggi dari kepalanya.Dan ketika air telah menenggelamkannya , maka ia menaruh anaknya itu dibawah kakinya , dan berpijaklah ia pada anaknya itu agar ia bisa bernafas dan bisa selamat dr banjir . Setelah itu tenggelamlah keduanya,kemudian Alloh memberikan wahyu kepada nabi nuh: umpama aku mengasihi salah satu kaummu (yg durhaka) maka aku akan menyelamatkan wanita itu beserta anaknya dan kejadian ini sebagai contoh dikatakan Kebanyakan manusia pada saat itu menaruh anaknya dibawah telapak kaki mereka agar bisa dijadikan sebagai pijakan .","part":1,"page":254},{"id":255,"text":"قال الكسائى اختلف جماعة من العلماء فى مقدار مكث الماء على الأرض فمنهم من قال مكث على وجه الأرض ستة أشهر ومنهم من قال مائة وخمسين يوما وبعد ذلك أوحى الله الى الأرض (يأرض ابلعى ماءك وياسماء أقلعى وغيض الماء وقضى الأمر واستوت على الجودى ) . ويروى أن الجودى جبل بالقرب من الموصل فاستقرت السفينة عليه. قال الثعلبى كان استواء السفينة على جبل الجودى يوم عاشوراء وهو العاشر من المحرم فصامه نوح شكرا لله تعالى وأمر من كان معه بالصيام فى ذلك اليوم شكرا على تلك النعمة. ويروى أن الطيور والوحوش والدواب جمعهم صاموا ذلك اليوم ثم ان نوحا أخرج ما بقى معه من الزاد فجمع سبعة أصناف من الحبوب وهى البسلة والعدس والفول والحمص والقمح والشعير والأرز فخلط بعضها فى بعض وطبخها فى ذلك اليوم فصارت الحبوب من ذلك اليوم سنة نوح عليه السلام وهى مستحبة\rAlkisa'i berkata Kebanyakan manusia pada saat itu menaruh anaknya dibawah telapak kaki mereka agar bisa dijadikan sebagai pijakan . Mengenai lama masa banjir dibumi ini Ulama' berbeda pendapat, sebagian ulama' berpendapat : \"Banjir itu menggenang diatas bumi selama 6bulan\" Sebagian ulama' lagi berpendapat bahwa banjir itu menggenangi bumi selama 150 hari {5bulan}. Setelah itu Alloh memberi wahyu kepada bumi:\rوَقِيلَ يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءكِ وَيَا سَمَاء أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَاء وَقُضِيَ الأَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ وَقِيلَ بُعْداً لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ\rDan difirmankan: \"Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,\" dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Jud, dan dikatakan: \"Binasalah orang-orang yang zalim. [ QS.Hud : 44 ]","part":1,"page":255},{"id":256,"text":"Dan diceritakan bahwa Bukit Jud itu adalah bukit yang letaknya berdekatan dengan tanah mushol.dan perahu berlabuh dibukit itu Imam Tsa'labi berkata : \"Perahu itu berlabuh pada hari asyuro,yaitu tanggal 10 dari bulan muharrom.\" Kemudian berpuasalah Nabi Nuh dihari itu sebagai ungkapan syukur kepada Alloh,dan nabi Nuh juga memerintahkan semua penumpang untuk ikut menunaikan puasa sebagai tanda syukur atas kenikmatan_kenikmatan yang telah diberikan oleh Alloh SWT kepada mereka. diceritakan bahwa para hewan , burung_burung,hewan ternak , ataupun hewan liar , mereka semua juga ikut melakukan puasa .\rKemudian Nabi nuh mengeluarkan semua bekal yang dibawanya, kemudian mengelompokkannya menjadi 7 golongan . Yaitu: \"pala , kedelai,kacang tanah,kacang hijau,gandum,jagung,dan padi.\"\rLalu dicampur dan dimasak jadi 1 maka jadikah campuran polowijo (bubur syuro\") jadi kesukaaan Nabi Nuh.\rثم فتح أبواب السفينة فرأى الشمس والسحاب وقد تقطع وظهر فى الأرض قوس قزح . وقيل انه لم يظهر فيما قبل إلا فى ذلك اليوم وكان دليلا لنقص الماء فلما رأى نوح ذلك كبر وكبر معه أهل السفينة قاطبة ثم ان أهل السفينة صاروا لا يقابلون الشمس بأعينهم فشكوا ذلك الى نوح وقالوا لا طاقة لنا أن نقابل ضوء الشمس بأعيننا فأمرهم أن يكتحلوا بحجر الاثمد فى ذلك اليوم لتقوى أعينهم ويروى عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال من اكتحل فى يوم عاشوراء لم يرمد فى سنته ثم ان نوحا فتح أبواب السفينة كلها فدخلت الشمس ونفضت الطيور أجنحتها وتحركت الوحوش وتمايلت الأشجار ثم أن عوج بن عنق لما رأى السفينة قد رست تركها ومضى يخوض فى الماء حيث شاء","part":1,"page":256},{"id":257,"text":"Setelah itu Nabi Nuh membuka pintu_pintu perahu , dan kemudian Nabi Nuh melihat matahari dan awan,serta tampaklah busur_busur yang berwarna_warni (pelangi). Pelangi itu tidak pernah nampak sebelumnya , kecuali pada hari itu , yaitu tanggal 10 Asyuro . Dan pelangi itu sebagai tanda bahwa air semakin surut .\rKetika Nabi Nuh melihat matahari serta pelangi,maka nabi nuh mengucapkan takbir : \" ALLAHU AKBAR \" ,\rKemudian semua penumpang yang ada didalam perahu itu ikut mengumandangkan takbir. Ketika itu para penumpang tidak bisa melihat matahari itu dengan mata telanjang,kemudian mereka mengadu kepada Nabi Nuh tentang apa yang telah menimpa mereka,mereka berkata : \" Mata_mata kami tidak bisa menghadapi sinar matahari.\"\rKemudian Nabi Nuh memerintahkan kepada mereka untuk bercelak dengan \"hajar ismid\" agar mereka bisa kuat melihat sinar matahari.\rRasulullah SAW bersabda : \"Barang siapa yang bercelak pada hari asyuro' maka orang itu tidak akan buta pada tahun itu.\"\rKemudian ketika Nabi Nuh telah membuka semua pintu perahu maka sinar matahari bisa masuk kedalam perahu itu sehingga para burung bisa mengepakkan sayapnya,dan semua hewan dan pohon-pohon bisa menggerak_gerakkan tubuhnya. Dan ketika Auj Bin Anuq mengetahui bahwa perahu itu telah berlabuh,maka langsung pergilah ia meninggalkan perahu itu dan berenanglah ia kedalam air sesuka hatinya.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/639200559436089/\r2801. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 30 : LANJUTAN KISAH NABI NUH 'ALAYHIS SALAAM [ BAG. 13 ]\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 63، بترقيم الشاملة آليا)","part":1,"page":257},{"id":258,"text":"المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي.قال الكسائى أول ما ظهر من الجبال فى الأرض جبل أبى قبيس الذى بمكة وظهر مكان الكعبة وقد صارت ربوة حمراء ولم يسلم من القرى سوى قرية نهاروند فوجدت من تحت الماء كما هى لم تتغير وسلمت الاهرام وسلمت البرابى التى كانت بجهات الصعيد وهى التى بناها هرمس الاول الذى أودع فيها علم النجوم وعلم الهيئة فوجدت على حالها\rBerkata Alkisa'i : \" Setelah banjir melanda selama 150 hari , ketika banjir itu surut yang terlihat pertama kali setelah banjir dari golongan gunung-gunung adalah gunung iabi qubais yang berada di Ka'bah , sehingga terlihatlah tempat ka'bah yang memiliki tanah berwarna merah .Dan tak ada desa yang terselamatkan , yang selamat hanya desa Naharwandi , desa ini ditemukan dibawah air utuh seperti semula ,, tidak ada yang hancur sama sekali .Begitu juga desa Albarobi yang letaknya diarah tanah Shoid , konon desa ini yang membangun adalah Hurmus 1 ,yang mana didalam bangunan itu , hurmus telah meletakkan berbagai ilmu .perbintangan dan ilmu kesaktian-kesaktian .Bangunan ini ditemukan dalam keadaan utuh","part":1,"page":258},{"id":259,"text":"ثم ان نوحا أراد أن يعلم هل انكشف الماء عن الأرض أم لا فأرسل الغراب ليكشف له خبرالأرض فلما ذهب الغراب رأى جيفة فاشتغل بأكل الجيفة فأبطأ بالخبر عن نوح سبعة أيام فدعا عليه فصار يمشى وفى رأسه الرعونة لا يستقر بمكان واحد. ثم ان نوحا قال لبقية الطيور من فيكن يأتينى بخبر الماء ولا يفعل كفعل الغراب فقالت الحمامة أنا آتيك بخبر الماء يا نبي الله فطارت وغابت ساعة ثم رجعت وفي فمها ورقة خضراء فلما رأى نوح تلك الورقة في فمها قال هذه الورقة من ورق الزيتون فعلم أن الماء لم ينكشف عن الارض ثم أقام بعد ذلك مدة يسيرة وأرسل الحمامة فغابت ساعة ثم عادت ورجلاها مخضبتان بحمرة وسبب ذلك أنه أول ما أنكشف عن الارض مكان الكعبة فصارت ربوة حمراء فوقفت عليها الحمامة فأختضبت رجلاها من ذلك الطين الاحمر وتطوقت فدعا لها نوح وقال اللهم اجعل الحمام أبرك الطيور وأكثر من نسله وحببه للناس فما أقامت السفينة على الجبل أربعين يوما حتى جفت الارض ونبت فيها الأعشاب من كل جانب\rKemudian nabi Nuh , ingin mengetahui perkembangan yang ada di bumi , sudah surutkah apa belum ?\rMaka dari itu beliau mengutus seekor burung elang ,untuk memberikan kabar tentang bumi dan ketika elang itu sudah pergi , ia melihat bangkai ditengah perjalanan ,setelah itu ia malah memakan bangkai tersebut , sehingga lupalah ia terhadap tugas yang sedang diembannya , sehingga nabi Nuh menunggunya selama tujuh hari,setelah itu Nabi Nuh memanggilnya.Lalu elang berjalan dengan kecerobohan dan tak bisa menetap pada satu tempat.\rSetelah itu nabi Nuh berkata kepada burung-burung yang lain : \"siapakah diantara kalian yang bisa memberikan kabar kepadaku tentang keadaan air dimuka bumi dan tak melakukan seperti apa yg dilakukan elang? \"","part":1,"page":259},{"id":260,"text":"Setelah itu burung merpati berkata : \" Wahai Nabiyullah , sesungguhnya saya lah yang akan membawakan kabar itu kepadamu\" .\rSetelah itu terbanglah merpati itu , ia kembali dengan membawa daun hijau diparuh nya .\rKetika melihat daun itu Nabi Nuh berkata: \"Sesungguhnya daun ini adalah sebagian dari daun-daunnya pohon zaitun .\"\rDan setelah melihat daun itu , barulah Nuh mengetahui bahwa banjir itu belum surut .Setelah itu nabi Nuh menunggu beberapa hari lagi , kemudian beliau menyuruh burung merpati itu lagi , seketika itu juga dia langsung terbang , dan setelah kembali , dengan kakinya itu penuh dengan lumpur yang berwarna merah , penyebabnya adalah karena yang pertama terlihat dibumi adalah tempatnya ka'bah , maka jadilah merah tanah tersebut dan berhinggaplah burung merpati itu disana , yang kemudian dioles-oleskanlah tanah merah itu pada kedua kakinya.\rMaka Nuh mendo'akan burung merpati itu : \" Ya Allah , jadikanlah burung merpati-merpati ini barokah-barokahnya para burung dan perbanyaklah keturunan-keturunannya serta disukai oleh banyak orang .\"\rPerahu itu berada diatas gunung selama 40 hari sehingga bumi menjadi kering (tidak banjir) dan tumbuhlah rumput-rumput disekitar perahu itu.\rفأوحى الله إلى نوح (أن أهبط بسلام منا وبركات عليك وعلى أمم من معك). ثم أن الله أمر نوحا بأن يطلق ما كان معه من الطيور والوحوش والدواب والهوام فأطلقهم أجمعين فتفرقوا في الفضاء كما كانوا فى الاول ثم ان الله تعالى أظهر الليل والنهار والشمس والقمر والنجوم كما كانوا أولا. ثم بعد ذلك أمطر مطر الرحمة ودحرج ماء الطوفان عن الارض وجعله ملحا أجاجا ففرح نوح بذلك وأستبشر بالرضا من الله تعالى","part":1,"page":260},{"id":261,"text":"Lalu Allah memberi wahyu pada Nuh :\rيانُوحُ اهْبِطْ بِسَلَامٍ مِّنَّا وَبَركَاتٍ عَلَيْكَ وَعَلَى أُمَمٍ مِّمَّن مَّعَكَ\r\" Hai Nuh , turunlah dengan selamat sejahtera dan penuh keberkatan dari Kami atasmu dan atas umat-umat (yang mukmin) dari orang-orang yang bersamamu.\" [ QS.Huud : 48 ]\rKemudian Allah memerintahkan nabi Nuh untuk melepas dan membebaskan semua yang ada didalam perahu itu , sebagaimana kembali seperti sedia kala.Setelah itu Allah memperlihatkan siang,malam menerbitkan matahari , bulan , dan bintang seperti sedia kalakemudian menurunkan hujan kerahmatan dan menggulung air banjir tofan sehingga menjadi air segar.maka bergembiralah hati Nuh dan merasa bahagia dengan ridlo Allah. WALLOHU A'LAM\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/658649907491154\r2805. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 31 : LANJUTAN KISAH NABI NUH 'ALAYHIS SALAAM [ BAG. 14 ]\rOleh Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 64، بترقيم الشاملة آليا) المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي","part":1,"page":261},{"id":262,"text":"ويروى أن نوحا لما خرج من السفينة رأى الارض بيضاء كلها فصار متعجبا من ذلك فأتاه جبرائيل وقال له هل تدري يا نوح ما هذا البياض الذى تراه قال وما هو قال هذه عظام قومك ثم سمع صلصلة عظيمة فقال له جبرائيل أتدرى ما هذه الصلصلة قال وما هى قال هذه أصوات السلاسل التى يسحب بها قومك إلى النار وهو قوله تعالى(مما خطيئاتهم أغرقوا فأدخلوا نارا)قال لما خرج نوح من السفينة وكان معه من المؤمنين ثمانون انسانا عمر لهم قرية هناك وسماها قرية الثمانين وهي اول قرية بنيت على وجه الأرض بعد الطوفان فلما استقروا بتلك القرية اوقع الله فيهم الفناء فماتوا جميعا ولم يبق احد الا نوح واولاده وهم سام وحام و يافث ونساؤهم فكانت عدتهم سبعة انفس وهو قوله تعالى(وجعلنا ذريته هم الباقين)فجميع العالم نوح عليه السلام وهو ابو البشر الثاني\rDiceritakan ketika Nabi Nuh keluar dari perahu , maka nabi nuh mendapati bumi ini menjadi serba putih , lantas heranlah nabi Nuh :, maka datanglah malaikat jibril danbertanya“ Wahai Nuh , apakah kamu tau apa sebenarnya putih-putih yang kamu lihat ini ?”\rLalu nabi Nuh menjawab :“ , apakah ini ?”\rMalaikat Jibril menjawab :“ Sesungguhnya warna putih-putih itu adalah tulang belulang dari kaummu .”\rSetelah nabi Nuh mengetahuinya , kemudian mendengarlah ia atas suara-suara yang “ krincing-krincing”kemudianmalaikat Jibril bertanya lagi,apakah kamu tau suara apa itu? Nabi Nuh menjawab“ Suara apakah itu ?”\rLalu malaikat Jibril menjawab :“ Sesungguhnya ini adalah suara rantai-rantai yang digunakan untuk menyeret kaummu ke neraka ”. sebagaimana firman Allah :\rمِمَّا خَطِيئَاتِهِمْ أُغْرِقُوا فَأُدْخِلُوا نَارًا فَلَمْ يَجِدُوا لَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْصَارًا","part":1,"page":262},{"id":263,"text":"Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Allah. [نوح: 25]\rDan diceritakan bahwa ketika Nabi Nuh keluar dari perahu , Ia bersama 80 manusiaSetelah itu Nabi Nuh membangun sebuah desa dan meramaikannya , dan desa itu diberi nama “ Tsamanin .”Dan desa ini adalah desa pertama kali yang dibangun dipermukaan bumi setelah terjadi banjir tofan . . .\rMaka ketika 80 orang itu sudah menempati desa itu , maka Allah menurunkan kerusakan dengan membinasakan 80 orang itu secara bersamaan .Dan tidak tersisa satupun kecuali nabi Nuh dan anak-anaknya Nuh , yaitu :- Sam- Ham- YafusDan menantu-menantunya Nabi Nuh , maka jumlahnya menjadi 7 orang, sebagaimana firma Allah :\rوَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُ هُمُ الْبَاقِينَ\rDan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan. QS. As Shoffat : 77.\rDan semua alam ini adalah dari Nabi Nuh , dan Nabi Nuh adalah Bapak manusia yang kedua setelah Nabi Adam Alaihis Salaam .\rقال وهب بن منبه كان مبتدأ الطوفان في رجب وكان انتهاؤه في او آخر ذي الحجة قال ابو معشر كان بين طوفان نوح وتوبة آدم الفان ومائتان واربعون سنة وكان بين الطوفان والهجرة النبوية ثلاثة الاف وسبعمائة واربعة وسبعون سنة\rDan berkata Wahhab Bin Munabbih : “ Awal terjadinya banjir taufan adalah bulan rajab sampai akhir bulan dzulhijjah (6 bulan).”\rBerkata Imam Abu Ma’syar : “ Bahwa diantara jarak taufannya Nabi Nuh dan taubatnya Nabi Adam adalah 2240 tahun , sedangkan antara taufannya Nabi Nuh dan hijrahnya Nabi adalah 3774 tahun . “","part":1,"page":263},{"id":264,"text":"(ومن النكت اللطيفة)ما نقله الثعلبي قال لما استقر نوح اوحى الله اليه ان يغرس الاشجار التي كانت معه فغرسها في اول الأرض وكان اول ما غرس شجرة الآس واراد ان يغرس شجرة العنب فلم يجدها فقال لولده سام يا بني ما فعلت بشجرة العنب فقال لا اعلم بها فهبط جبرائيل فقال له يا نوح ان ابليس قد سرقها قال نوح لابليس اعد شجرة العنب التي سرقتها فقال ابليس ما اعيدها لك حتى تشركني بها قال له قد جعلت لك فيها الثلث فأبى ابليس من ذلك فقال قد جعلت لك فيها الثلثين فرضي.\rDan ini setengah dari beberapa faidah yang lembut ,Berkata Imam Tsa’labi : “ Ketika Nabi Nuh sudah menetap , maka Allah memberikan wahyu kepadanya agar dia menanam beberapa pohon , maka Nabi Nuh menjalankan perintah Allah SWT untuk menanam pohon-pohon itu.Dan pohon pertama kali yang ditanam adalah pohon jati , setelah itu Nabi Nuh ingin menanam pohon anggur , tapi Beliau tidak menemukan pohon itu , maka Nabi Nuh bertanya kepada putranya yang bernama Sam“ Wahai putraku , apakah kamu mengambil pohon anggur ?”\rSang putra menjawab : “ Saya tidak tahu , Ayah .”\rSetelah kejadian itu, maka turunlah malaikat Jibril dan berkata :“ Wahai Nuh , sesungguhnya pohon anggur itu telah dicuri iblis.”\rSetelah itu Nabi Nuh berkata kepada iblis : “ Kembalikanlah kepadaku pohon anggur yang telah kau curi itu .”\rIblis menjawab : “ Aku tidak akan mengembalikan pohon anggur itu sehingga kau mau membaginya denganku .”\rNabi Nuh berkata : “ Baiklah , kamu nanti akan mendapat 1/3 bagian \". Setelah iblis mendengar keputusan Nabi Nuh, maka iblis menolak .\rDan kemudian Nabi Nuh menaikkan bagiannya menjadi 2/3 , maka setujulah si iblis.","part":1,"page":264},{"id":265,"text":"قال الشيخ كمال الدين الدميري في كتاب حياة الحيوان لما غرس ابليس شجرة العنب في الأرض ذبح عليها طاووسا فشربت من دمه فلما طلعت اوراقها ذبح عليها قردا فشربت من دمه فلما اثمرت ذبح عليها اسدا فشربت من دمه فلما تزببت أعنابها ذبح عليها خنزيرا فشربت من دمه فلهذا شارب الخمر تعتريه هذه الأوصاف الأربعة ولذلك اول من يشربها وتدب في أعضائه يزهو كما يزهو الطاوس فاذا مشي صفق ورقص كما يرقص القرد فاذا قوى عليه السكر عربد وزمجر كما يفعل الأسد فاذا خدر منه السكر ينعس ويطلب النوم كما يفعل الخنزير فهذه العناصر الأربعة لا تحول من شارب الخمر قطقال الكسائي اول من عصر الخمر وصنع الطار والمزمار وآلآت الطرب إبليس\rBerkata syekh Kamaluddin Ad Damiri dalam kitabnya hayatulhayawan : “ Ketika iblis menanam pohon anggur , pertama kali menanam , iblis menyembelih burung merak dan menyiramkan darahnya pada pohon itu , sehingga terseraplah darah itu pada pohon anggur.Setelah daunnya tumbuh , maka iblis menyembelih monyet , dan menyiramkan darahnya kepada pohon itu , sehingga terseraplah darah itu . Dan ketika berbuah muda , maka iblis menyembelih harimau , maka terseraplah darahnya , dan ketika buahnya sudah besar-besar maka menyembelih babi sehingga terseraplah darahnya itu .Oleh karena itu barang siapa yang meminum khamr maka tidak akan lepas dari sifat keempat hewan itu .","part":1,"page":265},{"id":266,"text":"Orang yang meminum anggur , pertama kali minum maka akan bergerak-gerak tubuhnya seperti burung merak , setelah minum maka dia akan berjalan sempoyongan , menari-nari sendiri seperti monyet , setelah parah maka dia berteriak-teriak seperti harimau , dan ketika benar-benar sudah parah maka ia akan merasa ngantuk dan ingin tidur layaknya seekor babi”. Dan sifat 4 ini tak lepas dari orang yang minum minuman keras. Berkata imam Al Kisa’i , bahwa pertama kali yang memeras anggur menjadi arak adalah iblis dan pertama kali yang membuat gendang,seruling dan alat-alat musik adalah iblis. WALLOHU A'LAM\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/662168453805966\r2987. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 32 : LANJUTAN KISAH NABI NUH 'ALAYHIS SALAAM [ BAG. 15 ]\rOleh: Mbah Godek\rPEMBAGIAN ARAH DI MUKA BUMI\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 64، بترقيم الشاملة آليا) المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي (ذكر ما كان من أخبار الأرض بعد الطوفان) قال الكسائي لما استقر نوح في الأرض قسم الجهات بين اولاده الثلاثة وهم سام وحام ويافث فاستقر سام بالجهة المغربية فكان من نسله الروم وفارس والعرب وكان يرى في وجه سام نور النبوة وأضاف اليه جهات الحجاز واليمن والعراق والشام وغير ذلك من الجهات وكان اكبر أولاده. وأما حام فاستقر بالجهة القبلية من الجنوب فكان من نسله الزنج والحبشة، وأما يافث فاستقر بالجهة الشرقية قكان من نسله الترك ويأجوج ومأجوج فهم بنو عم الترك","part":1,"page":266},{"id":267,"text":"Berkata Imam Al Kisa’I , disaat nabi nuh telah menetap dibumi maka membagilah Nabi Nuh terhadap arah-arah diantara ketiga anaknya , yaitu Sam , Ham , dan Yafus. Jadi Sam menempati bumi bagian barat , maka anak keturunan sam adalah bangsa Romawi [ Italia , Persia , Iran ].\rDan nabi Nuh melihat diwajah Sam itu ada nur nubuwwah , maka Nabi nuh menyerahkan arah tanah Hijaz , Yaman ,Irak , dan Syiria kepadanya. Dan sam adalah anak yang paling besar . Adapun Ham , ia menetap diarah selatan , maka keturunan Ham adalah orang-orang dari negara zanju dan Habashah.\rAdapun Yafus menempati arah timur , maka ada keturunan Yafus itu adalah Turki , [ temasuk ya’juj ma’juj ]. Jadi semua yang ada di Turki adalah anak keturunannya “ Amut turki “.\rثم ان الله تعالى أوحى الى نوح بأن يدفن جسد آدم وحواء في المكان الذي أخذهما منه ففعل ذلك ثم أمره بأن يرد الحجر الأسود الى مكانه ففعل ذلك واستمر نوح يسعى في عمارة الأرض بعد الطوفان كما كانت عليه في الأول، قال كعب الأحبار لما كبر سن نوح وقرب أجله أراد أن يدعو أولاده وأولاد أولاده ويسأل الله أن يرزقه الإجابة في دعائه فصعد الى جبل عال ونادى ابنه ساما فجاء وجلس بين يديه فوضع نوح يديه عليه وقال اللهم بارك في سام وذريته واجعل فيهما النبوة والملك فكان من نسل سام ارفخشد فجاء من أولاده الأنبياء والصلحاء\rDan ketika bumi telah dibagikan kepada anak-anaknya , maka Allah memberi wahyu kepada Nuh supaya mengubur nabi Nuh terhadap jasadnya Nabi Adam dan Ibu Hawa agar dikembalikan ketempat semula. Maka nabi nuh mengerjakan perintah Allah SWT.","part":1,"page":267},{"id":268,"text":"Kemudian Allah memberi wahyu untuk mengembalikan hajar aswad ketempatnya semula ,dan mengerjakanlah nabi Nuh terhadap perintah itu.Ketika semua telah dkembalikan maka nabi Nuh berusaha meramaikan bumi setelah banjir tofan\rImam Ka’ab Al Ahbar berkata : “ Ketika umur nabi Nuh telah senja dan ajalnya sudah mendekat maka nabi Nuh berkeinginan untuk mengundang anak cucunya dan berharap bahwa Allah akan memberikan rizqi kepadanya dengan dikabulkannya do’a tersebut .”\rMaka naiklah nabi Nuh keatas gunung yang tinggi , dan mulailah ia memanggil-manggil nama anaknya Sam , maka datanglah sam dan duduklah ia didekatnya nabi Nuh , maka kedua tangan nabi Nuh ditempelkan kebadannya sam seraya berdo’a : “ Ya Alloh , berikanlah barokah kepada anakku sam dan keturunannya , dan jadikanlah mereka para nabi dan raja .\r” Maka sebagian dari anak keturunannya Sam adalah Arfahsat Maka jadilah anak keturunannya Sam itu menjadi nabi-nabi dan anak-anak yang sholeh .\rثم نادى ابنه حاما فلم يجبه فدعا عليه وقال اللهم اجعل أولاده أذلاء وسود وجوههم واجعلهم عبيدا وخداما لأولاد سام، وقيل كان لحام ولد يقال له مصرايم فسمع دعاء جده نوح فجاء اليه وقال له يا جدي قد أجبتك اذ لم يجبك أبي فوضع نوح يديه على مصرايم وقال اللهم كما أجاب دعوتي قبارك فيه وفي ذريته وأسكنهم الأرض المباركة التي هي أم البلاد وغوث العباد التي نيلها أفضل الأنهار فسكن مصرايم بمصر وبه سميت فكان من ذريته القبط،","part":1,"page":268},{"id":269,"text":"Kemudian nabi Nuh juga mengundang anaknya yg bernama Ham , maka ham tidak memenuhi undangannya nabi Nuh . Lalu Nabi Nuh berdo’a : “ Ya Allah , jadikanlah anak turunnya Ham itu orang yang hina dan jadikanlah hitam terhadap wajah dan kulit-kulit mereka serta jadikanlah merka budak dan pelayan-pelayan dari anak keturunannya Sam .”\rDan katanya : Ham mempunyai anak laki-laki yang bernama Misroyim , dan Misroyim mendengar do’anya Nabi Nuh , maka datanglah ia kepada Nabi Nuh , dan berkata : “Wahai kakek , saya datang memenuhi panggilanmu karna ayah saya tidak bisa memenuhi undanganmu \"\rLantas nabi Nuh meletakkan kedua tangannya diatas pundak cucunya seraya berdo’a : “Ya Allah , karena ia memenuhi undanganku , maka berkahilah ia dan anak cucunya serta engkau memberkahi tempat tinggalnya dan tempatkan ia pada Negara yang menjadi pusat Negara-negara di dunia dan pusat bantuan Negara-negara yang mana sungai nil nya itu sebagai sungai yang paling bagus diseluruh dunia .”\rMaka Misroyim menempati Negara mesir , dan karna itulah Negara itu disebut mesir . Setengah dari anak cucunya Misroyim itu suku kibtu .","part":1,"page":269},{"id":270,"text":"ثم دعا ابنه يافث فلم يجبه فدعا عليه وقال اللهم اجعل نسله أرار الخلق فكان نسله يأجوج ومأجوج والترك كما تقدم فلما دعا نوح على ابنه حام واقع زوجته في تلك الليلة فحملت بولدين ذكر وأنثى فرأى حام لونهما أسود فأنكرهما وقال ما هما مني فقالت زوجته بلى بل هما منك ولكن لحقتنا دعوة ابيك فتركها وابنيها وولى هاربا على وجهه خجلا من الناس فلما كبر الولدان خرجا في طلب ابيهما حام فبلغا الى قرية بساحل بحر النيل ثم ان الغلام الأسود وثب على أخته فحملت وولدت منه غلاما وجارية أسودين فتناكحا وتناسلا فكان من نسلهما جميع السودان الى الآن، وقال الكسائي أن القرية التي نزلوا بها تسمى النوبة،\rKemudian setelah itu nabi Nuh mengundang anaknya , Yafus . Akan tetapi ia tidak memenuhi undanganya ayahnya. Maka Nabi nuh mendo’akannya : “ Ya Allah , jadikannlah anak turunannya yafus sejelek-jeleknya bentuk.\" Maka keturunannya Yafus itu adalah Ya’juj dan Ma’juj dan turki sebagaimana keterangan yang telah lalu .\rDan ketika Nabi Nuh mengundang Ham itu, ia dalam keadaan bersenang-senang (bersenggama) dengan istrinya di malam itu, maka nabi Nuh berdo’a : “ Ya Allah , jadikanlah hitam semua keturunannya .”\rDan kemudian istrinya hamil serta melahirkan anak kembar, laki-laki dan perempuan, ketika Ham melihat kulit kedua anaknya hitam semua maka ia mengingkarinya dan berkata mereka bukan dariku lalu istrinya menjawab,mereka adalah anakmu tapi doa ayahmu telah mengenainya lalu Ham pergi meninggalkan istri dan anaknya karena malu dari para manusia. Dan ketika kedua anaknya sudah besar, mereka pergi mencari ayahnya yang telah pergi meninggalkannya .","part":1,"page":270},{"id":271,"text":"Maka sampailah mereka di sekitar desa di pinggir sungai nil . . . Akhirnya anak kembar itu kumpul kebo dengan saudaranya sendiri, setelah itu ia hamil dan lahirlah anak kembar yang hitam , dan seterusnya sehingga melahirkan anak-anak yang berkulit hitam .\rDan semuanya orang yang hitam di dunia hingga sekarang itu adalah keturunan dari anak kembarnya Ham. Alkisai berkata sesungguhnya desa yang digunakan untuk kumpul kebo mereka namanya adalah desa 'An Nubah'.\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/745082062181271/\r2988. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 33 : LANJUTAN KISAH NABI NUH 'ALAYHIS SALAAM [ BAG. 16 ]\rOleh: Mbah Godek\rWAFATNYA NABI NUH ‘ALAIHIS SALAAM\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 64، بترقيم الشاملة آليا) المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي (ذكر ما كان من أخبار الأرض بعد الطوفان) وقال الكسائي واما يافث فانه سار الى بلاد الشرق فتزوج هناك فولدت له خمسة من الأولاد وهم جوهر وبترس ومياشخ وسناف وسقويل فمن نسل جوهر الصقالبه والروم ومن نسل بترس الترك والخزر ومن نسل المياشيخ الأعاجم ومن سناف يأجوج ومأجوج ومن نسل سقويل الأرمن.\rDan berkata imam Al Kisa’I : “ Sesungguhnya Yafus itu berjalan ke negara-negara bagian timur dan dia menikah dengan orang sana , maka istrinya melahirkan lima orang anak laki-laki, yaitu Juhir, betrus, Mayashih, Sinab, dan Samuel.","part":1,"page":271},{"id":272,"text":"Dan anak keturunannya Juhir itu adalah suku 'Sokolabeh' , Romawi Italia. Dan anak cucu dari keturunannya betrus itu dari Negara turki dan khizir. Dari anak cucu dari keturunannya Mayashih itu adalah suku ‘Ajam { seperti kita }. Dan anak cucu dari keturunannya Sinap adalah ya’juj ma’juj , Dan anak cucu dari keturunannya Samuel adalah suku Arman .\"\rوأما سام فانه ولد له من الأولاد خمسة ارفحشد جاء منه الأنباء والصلحاء ومن نسله عرب وبيعة ومضر وقبائل اليمن، وحاشيم جاء من نسله أقوام بأرض اليمن يقال له النسانيس وكان في عينهم عين واحدة وأذن واحدة ورجل واحدة، وهويل جاء من نسله العمالقة والعمادية، وارم جاء من نسله قبائل عاد وثمود، وشمليخا كان منقطع النسل عقيما،\rSesungguhnya Sam itu juga mempunyai lima orang anak . Yaitu Arfahsat, yang menurunkankan para nabi dan orang-orang sholeh, yaitu dari suku Arab , Bi’ah, Madhor dan qabilah-qablah Yaman .\rDan Hasyim, anak cucunya ditanah yaman yang dinamakan kaum Nisanis. Yang mana kaum itu adalah kaum yang penduduknya bermata satu, bertelinga satu ,serta berkaki satu.\rYang ketiga adalah Hawail, anak cucunya di tanah Amalaqoh dan Amadiyah, Yang keempat adalh Irmi , anak cucunya adalah qabilah-qabilah ‘Ad dan Tsamud. Yang kelima Samlikho’ , ia tidak memiliki keturunan karena mandul.","part":1,"page":272},{"id":273,"text":"قال الثعلبي ان ساما عاش من العمر ستمائة سنة كان جزوعا من الموت فكان نوح يسال الله تعالى أن لا يموت سام حتى يسأل هو ربه الموت فلما كبر سنه عجز عن الحركة فسأله ربه الموت فلما مات سام دفن في مدينة نوى من أعمال حوران قال وهب بن منبه ان نوحا عاش بعد الطوفان مائتي سنة وحج بعد خروجه من السفينة قال وهب بن منبه بعث الى قومه وهو ابن مائتين وخمسين سنة ومكث فيهم ألف سنة الا خمسين عاما كما أخبر الله في القرآن العظيم فلما استوفى نوح العمر الذي كتبه الله له جاء ملك الموت وقال له السلام عليك يا نبي الله وعليكم السلام من انت؟ وقد ارعدت قلبي بسلامك فقال انا ملك الموت جئتك لأقبض روحك فلما سمع نوح ذلك تغير وجهه وتلجلج لسانه فقال له ملك الموت ما هذا الجزع يا نوح الم تشبع من الدنيا وانت أطول الناس عمرا فقال نوح انما وجدت الدنيا دارا لها بابان دخلت من احدهما وخرجت من الآخر ثم ان ملك الموت ناوله كأسا من شراب الحنة وقال له اشرب من هذا الكأس حتى يسكن روعك فتناوله وشربه فلما شربه خر ميتا صلاوات الله وسلامه عليه فلما مات شرع أولاده في تجهيزه فغسلوه وكفنوه وصلوا عليه ودفنوه في قرية قريبة من الكرك ويقال ان عند قبره عين ماء تجري","part":1,"page":273},{"id":274,"text":"Berkata imam Tsa’labi : \" Sam berumur 600 tahun, ia sulit untuk mati. Karena dulu Nabi Nuh meminta kepada Allah agar Sam tidak mati kecuali ia meminta mati sendiri. Dan ketika usianya telah lanjut maka kerepotanlah ia karena tidak mampu bergerak maka ia meminta kepada Tuhannya agar segera diberi mati. Ketika ia telah mati maka ia disemayamkan di tanah Nawa. \" Berkata Wahhab Bin Munabbih : \" Nabi Nuh hidup setelah banjir tofan selama 200 tahun dan ia berhaji setelah keluar dari perahu\". Berkata Wahhab Bin Munabbih : \" Nabi Nuh berseru kepada kaumnya pada saat itu beliau berumur 250 tahun, dan umurnya 950 tahun selama menetap dibumi .\"\rSebagaiman keterangan dalam Al Qur’an : Ketika umurnya nabi Nuh yang telah ditetapkan Allah itu telah usai maka datanglah malaikat maut dan berkata : “ Assalaamu’alaika yaa Nabiyallah“. Nabi Nuh menjawab : “ Wa’alaikumus salaam , siapakah engkau ?salam yang kau lantunkan telah menggetarkan hatiku”. Maka malaikat maut menjawab : “ Saya adalah malaikat pencabut nyawa , saya datang kepadamu untuk mencabut rohmu .” Ketika nabi Nuh mendengar ucapan malaikat maut maka wajahnya berubah menjadi terkejut.","part":1,"page":274},{"id":275,"text":"Malaikat bertanya : “ Apa yang engkau susahkan , wahai Nuh ? apakah engkau masih kurang hidup di dunia ini ? Bukankah kamu adalah manusia yang paling berumur panjang ? Maka nabi Nuh menjawab : “ Saya menemukan dunia ini adalah seperti rumah yang memiliki dua pintu , satu pintu untuk masuk dan satu lagi untuk keluar .”. Maka malaikat maut memberikan nabi Nuh satu gelas minuman dari surga seraya berkata : “ Minumlah isi yang ada dalam gelas ini sehingga engkau bisa tenang dan tidak ketakutan lagi .\rMaka Nabi nuh mengambil gelas itu dan kemudian meminumnya. Ketika nabi Nuh meminumnya, jatuhlah ia dan meninggallah ia seketika itu juga. Ketika nabi Nuh meninggal maka anak-anak Beliau merawatnya, memandikan, mengkafani, menshalati serta menguburkannya di dekat tanah turki, dan dikatakan bahwa didekat kuburan nabi Nuh terdapat sumber air yang mengalir. WALLOHU A'LAM\rSekian kisah singkat dari nabi Nuh 'Alaihis Salaam. Semoga bermanfaat buat kita semua. Terima kasih.\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/745082615514549/\r3092. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 34 : KISAH NABI KHIDIR 'ALAIHIS SALAAM [ BAGIAN 1 ]\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 69، المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي\rذكر قصة الخضر عليه السلام\rقال السدى اختلف جماعة من العلماء فى أمر الخضر عليه السلام.قال ابن عباس انه من ولد شالخ بن أرفخشد بن سام","part":1,"page":275},{"id":276,"text":"بن نوح عليهم السلاموقال ابن اسحق انه من ولد العيص بن اسحق بن ابراهيم الخليل عليهم السلاموقال النقاش انه ابن فرعون صاحب موسى ولم يصحح الطبرى ذلك وأبطله وقال آخر هو اليسع صاحب الياس ولم يصحح ذلكوقال آخر هو أرمياء ولم يصحح ذلكوقال الاستاذ الحافظ أبو القاسم عبد الله بن الحسن الخثعمى فى كتاب التعريف ان الخضر عليه السلام ابن ملك يقال له عاميل وهو من ولد العيص ابن ساحق وأمه بنت ملك يقال له فارس وكان اسمها ألهى وانها ولدته فى مغارة وكان بها شاة فصارت ترضعه كل يوم فأخذه الراعى ورباه حتى كبر وشب وصار ماهرا جيدا الخط قارئا للصحف التى أنزلت على ابراهيم عليه السلام\rImam As-Sadiy berkata : \" Segolongan ulama’ berbeda pendapat tentang masalah Khidir 'Alaihis Salaam :\r1.…- Ibnu Abbas berkata : ' Sesungguhnya Nabi Khidir itu adalah putranya Syalih Bin Arfahsat Bin Sam Bin Nuh 'Alaihis Salaam .'\r2.…- Ibnu Ishaq berkata : ' Sesungguhnya Nabi Khidir itu adalah putranya 'Ish Bin Ishaq Bin Ibrahim Al Kholil 'Alaihis Salaam .'\r3.…- Imam An_Nuqos berkata : ' Sesungguhnya Nabi Khidir itu adalah putranya Fir’aun yang menjadi temannya Nabi Musa '. Akan tetapi tidak menshohihkan At-Thobari dan bahkan menganggap bahwa keterangan ini adalah bathil .\r4.…- Menurut ulama’ yang lain : \" Nabi Khidir adalah Ilyasa’ yang menjadi temannya Nabi Ilyas , akan tetapi keterangan ini juga dianggap tidak shohih\".\r5.…- Menurut pendapat yang lain Nabi Khidir itu adalah Armiya’, dan keterangan ini juga tidak dishohihkan .","part":1,"page":276},{"id":277,"text":"Berkata Al Ustadz Al Hafidz Abul Qosim Abdillah Bin Hasan pada kitab At-Taqrib, bahwa : \" Khodir adalah putra dari seorang raja yang bernama AMIL , dan raja Amil itu adalah putranya 'ish Bin Ishaq. Sedangkan ibunya juga putri dari seorang raja yang bernama Faris, dan nama Ibunya adalah ALHA . Dia melahirkan khodir ditengah hutan, yang mana didalam hutan itu terdapat kambing yang menyertainya dan kambing itu selalu menyusui Khodir setiap hari. Kemudian Nabi Khidir diambil oleh seorang penggembala, ia dirawat sehigga tumbuh menjadi besar dan jadilah dia anak yang cerdas yang bagus tulisannya dan pintar membaca shuhuf-shuhuf yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim 'Alaihis Salaam . . . Bersambung . . . .\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/769976953025115/\r3134. KAJIAN KITAB BADA'I IZZUHUR 35 : KISAH NABI KHIDIR 'ALAIHIS SALAAM [ BAGIAN 2 ]\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 69، المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي\rوقال ابن اسحق ان أبا الخضر عاميل طلب كاتبا جيد الخط ليكتب له الصحف التى أنزلت على ابراهيم وشيث فقدم عليه\rجماعة من الكتاب وابنه الخضر وهو لا يعرفه فلما عرضوا خطوطهم على الملك استحسن خط ولده الخضر فوقع فى قلبه محبته واستحسن شكله وعبارته فى الكلام ثم انه بحث عن حقيقة نسبه فتنبين أنه ابنه فقام اليه واعتنقه وضمه الى صدره","part":1,"page":277},{"id":278,"text":"ثم انه نزل له عن الملك وولاه على رعيته عوضا عن نفسه واستمر على ملك أبيه وهو يقضى بين الناس بالحق إلا أنه فر من الملك لأسباب يطول شرحها واستمر سائحا فى الأرض الى أن وجد عين الحياة فشرب منها كما سيجئ الكلام على ذلك فهو حى الى أن يخرج الدجال ويقتله ثم يحييه الله تعالى بحضرة الدجال بعد ما يقطعه قطعا قال جماعة من العلماء انه لم يدرك زمن النبى صلى الله عليه وسلم وهذا لم يصح\rوقال البخارى وطائفة من أهل الحديث منهم الشيخ أبو بكر بن العربى ان الخضر قد مات قبل انقضاء المائة من عمره لقوله\rعليه السلام الى رأس مائة عام لا يبقى على الأرض ممن هو عليها أحد يعنى ممن كان حيا حينقال هذه المقالة والصواب ما رواه أبو بكر بن أبى الدنيا فى كتاب الهواتف بسند يرفعه الى على بن أبى طالب رضى الله عنه قال لما مات النبى صلى الله عليه وسلم سمع هاتف يقول السلام عليكم ياأهل البيت ان فى الله خلفا من كل هالك وعوضا من كل فائت وعزاء من كل مصيبة فعليكم بالصبر فاصبروا فكانوا يسمعون صوته ولا يرون شخصه فقال أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم هو الخضر عليه السلام فهو دليل على حياته\rIbnu Ishaq berkata : \" Sesungguhnya raja Amil sedang mencari seorang sekretaris yang benar_benar pintar menulis agar bisa menulis shuhuf_shuhuf yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim dan Syits 'Alaihumas Salaam .\rMaka raja Amil menghadirkan sekelompok atau beberapa sekretaris termasuk Khodir , hanya saja Amil belum mengetahui kalau Khodir adalah putranya .","part":1,"page":278},{"id":279,"text":"Ketika semua sekretaris menampakkan tulisannya masing_masing , maka sang raja menganggap tulisan anaknya lah yang paling bagus sehingga timbullah rasa senang dihatinya kepada Khodir , karena melihat tulisannya itu.Ia mnyukai bentuk_bentuk tulisan Khodir serta ibarat_ibarat susunan katanya .Dan ketika Khadir sudah terpilih maka bertanyalah Sang Raja mengenai nasab Khodir , sehingga pada akhirnya tahulah ia kalau Khodir adalah anaknya sendiri .\"\rLantas berdirilah Sang Raja dengan serta merta memeluk erat Khodir didadanya . . .\rSang Raja turun dari singgasana dan menyerahkan Tahta kepemimpinan kepada Khodir untuk menggantikannya , dan akhirnya Khodir pun memimpin kerajaan Ayahnya , dia selalu memutuskan masalah dengan adil dan bijaksana .\rAkan tetapi kemudian dia pergi dari kerajaannya karena beberapa sebab yang panjang lebar .\rIa menggembara disegala penjuru bumi sehingga ia menemukan air kehidupan [ ma’ul hayat ] , maka minumlah ia terhadap air kehidupan itu , sebagaimana keterangan yang akan datang.\rNabi khidir itu hidup sampai keluarnya dajjal , sampai dajjal membunuhnya , yang kemudian Allah menghidupkannya kembali dihadapan dajjal setelah dipotong_potong tubuhnya .\rBerkata sebagian ulama’ bahwa : \" Nabi khidir tidak sampai berjumpa dengan zamannya Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam , akan tetapi keterangan ini juga tidak shohih .\"","part":1,"page":279},{"id":280,"text":"Imam Bukhori dan segolongan ahli hadits berkata , diantaranya Syekh Abu Bakar Al A’robi berkata bahwa : \" Nabi khidir telah meninggal sebelum berumur 100 tahun\". Karena ada sebuah sabda dari Baginda Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam : \" Pada kepala 100 tahun tidak ada seorangpun yang ada dibumi ini yang bisa bertahan\". Maksudnya , kehidupan setelah terucapnya maqolah ini.\rDan keterangan yang benar adalah keterangan dari Abu Bakar Bin Abiddunya dalam kitab Al Hawatif dengan sanad marfu’ sampai kepada Sayyidina Ali Karromalloohu Wajhah : “ Ketika Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam wafat maka terdengarlah Hatif { suara tanpa rupa } :\r‘ Assalaamu’Alaikum Yaa Ahlal Bait , Sesungguhnya Allah itu punya pengganti pada setiap perkara_perkara yang hancur dan punya penggati juga terhadap sesuatu yang tertunda , dan akan mengganti dengan kebahagiaan pada setiap musibah , maka hendaklah kalian bersabar.’ \"\rDan semua sahabat mendengar suara itu tapi mereka tidak bisa melihat bentuknya. Maka para sahabat berkata : \" Itu adalah suaranya Nabi Khidir\". Dan inilah salah satu bukti bahwa Nabi Khidir masih hidup (sampai sekarang). WALLOHU A'LAM .\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/774508439238633/\r2264. KAJIAN TARIKH : SEKELUMIT TENTANG BUMI\rOleh : Mbah Godek\rبدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 6، بترقيم الشاملة آليا)","part":1,"page":280},{"id":281,"text":"قال الله تعالى (هو الذى خلق السموات والأرض فى ستة أيام ثم استوى على العرش) قوله تعالى فى ستة أيام اختلف جماعة من العلماء فى مقدار هذه الأيام هل هى من أيام الدنيا أم من أيام الآخرة قال ابن عباس رضى الله عنهما ومجاهد والضحاك وآخرون من العلماء هى من أيام الدنيا وقال كعب الاحبار وابن جرير انها من أيام الآخرة التى كل يوم منها مقدار ألف سنة مما تعدون والأصح ما قاله ابن عباس والضحاك قال ابن عباس لما أراد الله تعالى أن يخلق الأرض أمر الرياح جميعا أن تثور فثارت حتى هيجت المياه وأثارت الأمواج فصار يضرب بعضها ببعض فلم تزل الرياح تضرب بالماء حتى أزبد وتراكم الزبد فصار منه حشفة بيضاء فصارت ربوة كهيئة التل العظيم فجعل الماء يقل والزبد ينمو بقدرة الله تعالى حتى بلغ ما بلغ وأحدق الماء من حوله فصارت الأرض كالكرة الباركة فى الماء قال وهب بن منبه لما خلق الله تعالى الأرض كانت طبقة واحدة ففتقها فسيرها سبعا كما فعل بالسماء وجعل بين الطبقة والطبقة مسيرة خمسمائة عام وهو قوله تعالى (ففتقناهما وجعلنا من الماء كا شئ حى) قال وهب بن منبه لما فتق الله تعالى الأرض وجعلها سبعا كان اسم الطبقة الأولى أديما والثانية بسيطا والثالثة ثقيلا والرابعة بطيحا والخامسة حينا والسادسة ماسكة والسابعة الثرى وفى بعض الروايات تختلف أسماؤها. قال الثعلبى ان الأرض الثانية تخرج منها الريح وسكانها أمم يقال لهم الطمس وطعامهم من لحومهم وشرابهم من دمائهم والطبقة الثالثة سكانها أمم وجوههم كوجوه بنى آدم وأفواههم كأفواه الكلاب وأيديهم كأيدى بنى آدم وأرجلهم كأرجل البقر وآذانهم كآذان البقر وعلى أبدانهم شعر كصوف الغنم وهو لهم ثياب ويقال أن ليلنا نهارهم ونهارهم ليلنا والطبقة الرابعة سكانها أمم يقال لهم الحلهام وليس لهم أعين ولا أقدام بل لهم أجنحة مثل أجنحة القطا والطبقة الخامسة بها أمم يقال لهم الخشن وهم كأمثال البغال ولهم أذناب كا ذنب","part":1,"page":281},{"id":282,"text":"نحو ثلثمائة ذراع وفى هذه الأرض حيات كأمثال النخل الطوال ولهم أنياب مثل الجمال والطبقة السادسة بها أمم يقال لهم الحثوم وهم سود الابدان ولهم مخالب كمخالب السباع ويقال ان الله تعالى يسلطهم على يأجوج ومأجوج حين يخرجون على الناس فتهلكهم والطبقة السابعة فيها مسكن ابليس اللعين وجنوده من المردة الشياطين\rAlloh SWT berfirman : \" Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa / hari , Kemudian Dia bersemayam (berkuasa) di atas ´arsy\".[ QS.Alhadid : 4)\rFirman Alloh pada lafadz SITTATI AYYAAMIN/6 hari , Golongan ulama berbeda pendapat pada : [ kira-kira hari-hari ini , apakah hari-hari yang didunia atau hari akhirat ] .\r- Ibnu Abbas RA,Mujahid dan Ad-Dlohak serta ulama'-ulama' akhir berkata : \" yang dimaksud adalah hari dunia \" .\r- Ka'ab Al-Ahbar dan Ibnu Jarir berkata : \" bahwa hari yang diimaksud adalah hari di akhirat , yang mana setiap 1 harinya kira-kira seribu tahun dari hitungan hari di bumi \".\rDan yang paling shohih adalah pendapatnya Ibnu Abbas dan Ad-Dlohak .\rIbnu Abbas berkata : \" Disaat Alloh ingin menciptakan bumi,Alloh memberi perintah pada semua angin agar bertiup kencang,sehingga bisa mengguncang air dan menjadikan ombak saling berbenturan,angin tak hentinya mengguncang air menjadikan air tersebut mengeluarkan busa sehingga tercipta pulau kecil yang putih dan membentuk seperti bukit yang besar,lalu air itu dijadikan dalam volume sedikit sedangkan busa tersebut terus berkembang hingga mencapai titik total dengan kekuasaan Alloh,dan air selalu berbentur disekitarnya maka jadilah bumi seperti bola yang mengambang di atas air .\"","part":1,"page":282},{"id":283,"text":"Wahhab bin Munabbih berkata : \" Di saat Alloh menciptakan bumi kala itu bumi masih terpadu menjadi satu, lalu Alloh membaginya menjadi tujuh bagian , sebagaimana Alloh membagi langit dan menjadikannya diantara tingkat satu ke tingkat yang lain dengan jarak tempuh perjalanan selama 500 tahun .\"\rDan pemisahan itu sebagaimana dijelaskan dalam firman Alloh :\rأَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاء كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلا يُؤْمِنُونَ\r\"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? \" [ Qs.Al-Anbiya' : 30 ].\rWahhab bin Munabbih berkata : \" Disaat Alloh memisah bumi dan membaginya menjadi tujuh bagian,Alloh memberikan nama pada tiap-tiap tingkatan dengan nama-nama sebagai berikut :\r- Tingkatan pertama bernama \" Adim \"\r- Tingkatan kedua bernama \" Basit \"\r- Tingkatan ketiga bernama \" Tsaqil \"\r- Tingkatan keempat bernama \" Batih \"\r- Tingkatan kelima bernama \" Hin \"\r- Tingkatan keenam bernama \" Masikah \"\r- Tingkatan ketujuh bernama \" Attsaro \"\rDan menurut sebagian riwayat terdapat perbedaan dalam penamaannya .\rImam Tsa'labi berkata : Sesungguhnya pada bumi yang kedua, dari situlah datangnya angin dan penduduknya terdapat umat yang bernama \" At-Thomas \" , makanan mereka adalah daging mereka sendiri dan minumannya adalah darah mereka sendiri .","part":1,"page":283},{"id":284,"text":"Penduduk pada tingkatan ketiga memiliki wajah yang mirip dengan wajahnya bani adam , mulut mereka seperti mulutnya anjing , tangan mereka seperti tangan bani adam ,kaki mereka seperti kaki-kaki sapi dan telinga-telinga mereka juga seperti telinga-telinga sapi , dibadan mereka terdapat bulu-bulu seperti bulu pada kambing yang mereka pergunakan sebagai pakaian mereka .\rDikatakan juga bahwa malam hari di tempat [ bumi ] mereka seperti siang hari di tempat [ bumi ] kita dan begitu juga sebaliknya .\rPenduduk pada tingkatan keempat bernama \" Al-Halham \" ,mereka tidak memiliki mata dan juga kaki , akan tetapi mereka memiliki sayap seperti sayapnya burung derkuku .\rPenduduk pada tingkatan kelima bernama \" Al-Khosan \" , mereka semua seperti keledai dan mempunyai ekor yang panjangnya 300 dziro' , dan didalam bumi ini terdapat ular seperti ganggang air yangg panjang serta mempunyai taring yang bagus .\rPenduduk pada tingkatan keenam bernama \" Al-Hatsum \", Badan mereka hitam pekat dan mempunyai kuku sepeti kukunya hewan buas .\rDisebutkan bahwa Alloh menguasakn makhluk ini untuk Ya'juj Ma'jud ketika muncul kepada manusia dan mereka jugalah yang nantinya akan menimbulkan kerusakan pada manusia.\rPenduduk pada tingkatan ketujuh adalah \" Iblis \" dan pasukannya dari golongan syetan .","part":1,"page":284},{"id":285,"text":"بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 6، بترقيم الشاملة آليا) قال الثعلبى لما خلق الله تعالى الأرض بعث اليها ملكا من تحت العرش فدخل من تحت الأرضين السبع وأخرج احدى يديه من المشرق والأخرى من المغرب وقبض على أطراف الأرض فلم يكن لقدميه قرار فأهبط الله تعالى ثورا من الجنة اسمه نون له أربعون ألف قرن أربعون ألف قائمة من القرن الى القرن خمسمائة عام فاسقرت قدم ذلك الملك على ذلك الثور فلم يكن لاقدام ذلك الثور قرار فأنزل الله تعالى ياقوتة خضراء ثم خلق الله تعالى صخرة كغلظ السماء ولارض وهى الصخرة التى قال لقمان لابنه\rيَابُنَىَّ إِنَّهَآ إِن تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُن فِى صَخْرَةٍ [لقمان:16 ] الاية\rواسم الصخرة صيخور وروى ان فى هذه الصخرة تسعة الاف ثقب فى كل ثقب منها بحر لا يعلم عظمه الا الله فاستقرت تلك الياقوتة الخضراء عليها ولما لم يكن للصخرة قرار أهبط الله تعالى اليهالا يعلم عظمه الا الله فاستقرت تلك الياقوتة الخضراء عليها ولما لم يكن للصخرة قرار أهبط الله تعالى اليها حوتاعظيما من البحر السابع الذى تحت العرش ويقال اسم الحوت بهموت وقيل بلهوت فاستقرت تلك الصخرة على ظهر الحوت وقيل لا يقدر أحد أن ينظر الى ذلك الحوت من بريق عينيه ولو وضعت بحار الدنيا كلها فى احدى منخريه لكانت كالخردلة فى أرض فلاة فاستقر الحوت على الماء وصار واقفا مكانه لا يتحرك فقال اللهم لك الحمد بك قويت وبحولك استطعت ولولا ذلك لما كان لى قوة على حمل ما استحملتنى اياه فائذن لى يارب بالسجود شكرا لك على ذلك فأذن الله تعالى له بأن يسجد فأدخل رأسه فى الماء حتى غاب ثم أخرجه من الماء فهو يسجد فى كل يوم الى يوم القيامة ثم جعل الله تعالى تحت الماء الهواء وتحت الهواء الظلمة ومن هناك ينقطع على الخلائق","part":1,"page":285},{"id":286,"text":"Imam Tsa'labi berkata : \"Ketika Alloh menciptakan bumi maka Alloh mengutus malaikat dari bawah arsy lalu masuk dari bawah bumi tingkat tujuh dan mengeluarkan salah satu tangannya dari arah timur dan tangan yang satu lagi dari arah barat , dan kemudian menggenggam sudut-sudut bumi , akan tetapi tiada tempat berpijak untuk kedua kakinya , Kemudian Alloh menurunkan sapi dari surga yang bernama NUN ,sapi tersebut mempunyai 40.000 tanduk dan 40.000 kaki,dari tanduk satu ke tanduk yang lain sama halnya dengan jarak tempuh perjalanan selama 500 tahun , maka menetaplah telapak kaki malaikat tersebut pada sapi itu,Akan tetapi sapi itu juga tidak memiliki tempat untuk berpijak , maka Alloh menurunkan intan hijau dari intan-intan surga yang tebalnya kira-kira ditempuh perjalanan 500 tahun , maka menetapkan kaki-kaki sapi tersebut pada intan ini, , Kemudian Alloh menciptakan batu yang tebalnya sebagaimana langit dan bumi , batu ini adalah batu yang diucapkan oleh Luqman ketika menasehati anaknya :\rيَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِن تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُن فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ [لقمان:16\rLuqman berkata : \"Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui . \"","part":1,"page":286},{"id":287,"text":"Nama batu itu adalah \" Shoikhur \" , diceritakan bahwa batu ini mempunyai tujuh lubang dan disetiap satu lubangnya terdapat lautan yang besarnya tidak bisa diketahui kecuali hanya Alloh semata,lalu menetaplah intan hijau itu diatas batu tersebut .\rDan batu ini tidak mempunyai tempat untuk menetap , maka Alloh mendatangkan ikan yang besar dari laut lapisan ketujuh yang letaknya dibawah arasy,yangg mana nama ikan tadi dikenal dengan sebutan \" Bahmut \" ,ada juga yang mengatakan \" Balhut \" .\rMaka menetaplah batu tersebut dipunggung ikan ini .\rDan dikatakan tiada satu pun yang mampu melihat ikan ini karena kedua matanya sangat berkilau,seandainya seluruh lautan di bumi ini ditaruh disalah satu lubang hidung ikan ini maka semuanya akan muat laksana biji sawi yang diletakkan di bumi .\rDan menetapkan ikan ini diatas air dan berdiam diri bahkan tidak bergerak dan ikan tadi berkata : \" Ya TUHAN bagimu segala puji dan sebabmu aku jadi kuat dan dengan dayamu aku jadi mampu jika bukan sebab itu aku tidak akan mampu menggendong muatan ini , maka izinkanlah aku wahai Tuhan untuk bersujud syukur padamu . \"\rKemudian Alloh mengizinkannya untuk bersujud,lalu ikan itu menenggelamkan kepalanya dalam air , setelah itu mengeluarkannya lagi , dan begitu pula seterusnya .Da ikan itu melakukan sujud setiap hari samapai hari kiamat nanti\rKemudian Alloh menciptakan udara dibawah air tersebut dan menciptakan ruang kegelapan dibawah udara tersebut dan dari situlah jadi terbagi alamnya para mahluk .\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/562031140486365/","part":1,"page":287},{"id":288,"text":"2103. KAJIAN AL-MINAHUS SANIYYAH 'ALAA AL-WASHIYYATI AL-MABTUULIYAH\rOleh Muhammad Mujtahid Muthlaq\rالمنح السنية على الوصية المبتولية\rالشيخ العارف بالله تعالى أبي إسحاق إبراهيم المبتولي\rKAJIAN AL-MINAHUS SANIYYAH 'ALAA AL-WASHIYYATI AL-MABTUULIYAH\rAs-Syaikh Al-'Aarif Billaahi Ta'aalaa Abi Ishaaq Ibroohiim Al-Mabtuuliy\rأول الوصية : عليك أيها الأخ بالإستقامة في التوبة\rالتوبة في اللغة الرجوع, يقال تاب : أي رجع وفي الشرع : الرجوع عما كان مذموما في الشرع إلى ما هو م حمود في الشرع, ولها بداية و نهاية فبدايتها التوبة من الكبائر ثم الصغائر ثم المكروهات ثم من خلاف الأولى ثم من رؤية الحسنات ثم من رؤيته أنه صار معدودا من فقراء الزمان ثم من رؤيته أنه صدق في التوبة ثم من كل خاطر يخطر له في غير مرضاة الله تعالى وأما نهايتها فالتوبة كلما غفل عن شهود ربه تعالى طرفة عين\rWASHIYAT PERTAMA : Kepadamu wahai Saudaraku, hendaklah beristiqoomah dalam bertaubat","part":1,"page":288},{"id":289,"text":"Taubat dalam segi bahasa adalah Ar-rujuu' (kembali), Dikatakan bertaubat : yaitu kembali. Dan di dalam istilah syara' nya adalah : Kembali dari apa yang tercela (jelek) dalam pandangan Syari'at Islam menuju ke hal hal yang Mahmuudah ( yang terpuji ) dalam pandangan syara', Dan adapun pertaubatan itu ada langkah awal dan langkah akhir. Maka adapun langkah langkah awal dalam pertaubatan itu adalah Taubat dari segala dosa yang besar maupun yang kecil, dari hal hal yang Makruuh, dari hal hal yang bersifat Khilaaful uula ( hampir mendekati keharaman ), dari hal hal yang bersifat hanya mengambil yang baik baik saja ( yang enteng enteng saja bagi dirinya), dari hal hal yang bersifat menghindar dari waktu waktu yang sulit saja, dari niat yang hanya melihat keuntungan dari taubat nya saja, dan kemudian dari semua angan angan yang kosong yang tidak di Ridhoi Allah Subhanahu Wata'aalaa. Dan adapun langkah terakhirnya adalah Taubat dari seluruh apa apa yang dapat melalaikan dari mengingat Allah Subhaanahu wata'aalaa walau sekejap mata\rوذكر المحقوقون من أهل الطريق أن من ندم علي ذنبه واعترف به فقد صحت توبته وقال العلماء: أن من شرط التوبة الإقلاع والعزم أن لا يعود وبدأ الشيخ بالتوبة لأنها أساس لكل مقام يترقي إليه العبد . ومن كلامهم : من أحكم مقام توبة حفظه الله تعالي من سائر الشوائب التي في الأعمال فهي نظير مقام الزهد في الدنيا يحفطه صاحبه من سائر ما يحجب عن الحق تعالي, وحث علي الإستقامة في التوبة\rPara ahli thoriiqoh menuturkan yang haqq bahwasanya barang siapa menyesali atas dosanya dan mengakui kesalahan nya maka telah sah taubat nya.","part":1,"page":289},{"id":290,"text":"Para 'Ulama berkata : bahwa sanya syarat dari Taubat adalah Al-Iqlaa', ya'ni meninggalkan segala ma'shiyat, wal 'Azama An Laa ya'uudu, dan berkeinginan kuat untuk tidak melakukan nya lagi.\rSyaikh Abi Ishaaq Ibroohim Al- Mabtuuly memulai kitab nya dengan pembahasan taubat, karena taubat adalah dasar dari setiap maqom/ tingkat penghambaan . Dan dari sebagian perkataan nya : barang siapa yang menghukumi ( meletakkan dirinnya dengan sungguh2) dalam maqoom Taubat nya maka Allah akan menjaganya dari semua kejelekn dan aib dalam 'amal nya, lalu ia menzuhudkan diri nya dari dunia maka Allah akan menjaga orang itu dan akan di bukakan semua yang terhijab dari penglihatan nya,,, Dan juga beliau juga menganjurkan kepada kita agar beristiqomah dalam taubat\rقال سيدى محمد بن عنان رحمه الله تعالى : من استقام في توبته عن المعاصي ارتقي إلي التوبة من كل ما لا يعنى ومن لم يستقم فيها لا يشم من التوبة عن الفضول رائحة, ولا يقدر علي رعاية خاطره أبدا, بل تغلب عليه خواطر المعاصي حتي في صلاته, وتأمل قوله تعالي للمعصوم الأكبر صلي الله عليه وسلم : \"فاستقم كما أمرت ومن تاب معك \" فأمره الله تعالي بالإستقامة في التوبة, ومن تاب معه من جميع أتباعه وأمته\rBerkata Sayyid Muhammad bin 'Inaan Rahimahullaahu Ta'aalaa : Barang siapa yang beristiqomah dalam taubat nya dari ma'shiyat maka akan dipermudah ( ditinggikan ) karena taubat nya itu ya'ni dari urusan urusan yang sepele ( bagi Allah ) { ya'ni urusan dalam agamanya, Dunia nya, dan Karunia karunia Allah lain nya bagi orang2 mu'min sperti dalam murod hadits MAN HASUNA ISLAAMAL MAR\"I TARKUHU MAA LAA YA\"NIIHI }","part":1,"page":290},{"id":291,"text":"Dan barang siapa yang tidak beristiqomah dalam taubat nya maka dia tidak akan menemukan dari taubat nya mutiara karunia keindahan yang harum bau nya, tidak akan pernah mampu mengendalikan arah fikiran nya sendiri yang bersifat ma'shiyat, bahkan sampai mempengaruhi kedalam sholat nya, inilah yang di harapkan oleh Nabi Besar kita Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam yang ma'shuum seperti dalam sabdanya : \" Maka bertaqwalah kamu seperti apa ayang aku perintah kan dan bertaubat lah kamu beserta nya ( Istiqomah dalam bertaubat ) \" demikian Allah memerintahkan kepada beliau ( Nabi ) untuk mengarahkan seluruh pengikut nya dan umat nya untuk beristiqomah dalam bertaubat\rوقال سيدى علي الخواص رحمه الله تعالي : من استقام في توبته , وزهد في الدنيا فقدانطوى فيه سائر المقامات والأحوال الصالحة\rDan berkata Sayyid 'Ali al- Khowash rahimahullaahu Ta'aalaa : Barang siapa yang beristiqomah dalam bertaubat dan zuhud dari dunia maka sungguh dia telah mendapatkan intisari dari dalam kedudukan nya (dalam maqom nya) dan hal hal yang baik..\rWASHIAT KEDUA :\rينبغي للعبد أن يفتش أعضاءه الظاهرة والباطنة صباحا ومساء هل حفظت حدود الله تعالي التي حدها لها أو تعدت ؟ وهل قامت بما أمرت به من غض البصر وحفظ اللسان والأذن و القلب وغير ذلك علي وجه الإخلاص أولم تقم ؟ فإن رأى جارحة من جوارحه أطاعت شكر الله تعالى ولم ير نفسه أهلا لذلك, وإن رأىها تلطخت بمعصية من المعاصي أخذ في الندم والإستغفار, ثم يشكر الله تعالي إذا لم يقدر عليه أكثر من تلك المعصية","part":1,"page":291},{"id":292,"text":"Dan hendak nya bagi setiap hamba agar selalu mengoreksi( introspeksi) untuk setiap bagian bagian tubuh nya secara zhoohiriyah dan bathiniyah baik pagi dan maupun sore hari apakah ada yang melampaui ( melanggar batas) dari hukum Allah yang telah di gariskan atau tidak ..?? Dan apakah sudah berjalan sesuai dengan perintah Nya dengan menjaga pandangan , menjaga lisan, menjaga telinga, hati dan lain nya dengan ikhlaash atau tidak ...??\rMaka jika kau menjumpai salah satu dari anggotamu ta'at dan bersyukur kepada Allah akan tetapi pada bagian indra penglihatan mu tidak dan dan asyik akan berma'shiyat maka segeralah menyesalinya dan beristighfar kemudan bersyukur kepada Allah karena tidak terlalu banyak melakukan ma'shiyat ( seketika lgsg ingat)\rوكان سيدى أبو الحسن الشاذلي رحمه الله تعالي يقول : لا يترقي مريد فط إلا أن صحت له محبة الحق تعالي , ةلا يحبه الحق تعالي حتي يبغض الدنيا وأهلها , ويزهد في نعيم الدارين,, وقال أيضا , كل مريد أحب الدنيا فالحق تعالي يكرهه علي حسب محبتها له كثرة وقلة,, فيجب علي المريد أن يرمي الدنيا من يده ومن قلبه أول دخوله في الطريق, ومتي تلقن علي شيخ أو أخذ عليه العهد وهو يميل إلي الدنيا فلا بد أن يرجع من حيث جاء, وترفضه الطريق , فغن أقل أساس يضعه المريد في الطريق الزهد في الدنيا, فمن لم يزهد في الدنيا لا يصح له بناء شيء في الأخرة","part":1,"page":292},{"id":293,"text":"Syeikh Abu Hasan S-Syadzili berkata : Tidak akan tercapai suatu keinginan (berma'rifat) kecuali dengan mencintai Sang Haqq Allah subhaanahu wa ta'aalaa dan tidak akan dia mencintai yang Haqq itu kecuali dengan membenci ( meninggalkan) dunia dan isinya dan berlaku zuhud dalam menikmati kehidupan dunia dan akhirat. Dan beliau juga berkata \" Setiap timbul keinginan dalam diri seseorang dalam mencintai dunia maka sedikit banyak nya Allah tidak menyukainya dan akan meninggalkan nya, Maka dalam hal ini seseorang di haruskan untuk membuang keinginan ( kecintaan nya ) terhadap dunia dari tangan nya, dan dari hatinya, dan inilah langkah awal untuk masuk dalam lingkaran Thoriiqoh( jalan khusus penghambaan).\rوكان سيدس عبد القادر الجيلاني رحمه الله تعالي يقول : من أراد الأخرة فعليه بالزهد في الدنيا, ومن أراد الله تعالي فعليه بالزهد في الأخرة \" وما دام في القلب العبد شهوة من شهوات الدنيا أو لذة من لذاتها من مأكول أو ملبوس أو منكوح أو ولاية أو رياسة أو تدفيق في فن من فنون العلم الزاهد عن الفرض\rDan Sayyidiy Syeikh 'Abdul Qodir Al-jailiani Rahimahullaahu Ta'aalaa berkata : Barang siapa menginginkan kesejahteraan di Akhirat maka capailah dengan Zuhud dalam dunia, dan barang siapa menginginkan Allah Ta'aalaa maka capailah Dia dengan jalan Zuhud dalam Akhirat \" Selama di dalam hati seorang hamba masih ada tersimpan syahwat dari berbagai syahwat akan dunia atau kelezatan kelezatan nya dari makan , pakaian, keinginan nikah, kekuasaan wilayah, kenegaraan, atau mencurahkan hidupnya terhadap ilmu dari seluruh disiplin ilmu itu adalah orang yang Zuhud dari ketentuan yang berlaku.\rLink Asal :","part":1,"page":293},{"id":294,"text":"www.fb.com/groups/piss.ktb/501411063215040/\rF0007. KAJIAN SAFINAH ANNAJAH (1) : ARTI HURUF BA (BI) BASMALAH\rOleh Masaji Antoro\rبِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ\rDengan Asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang\rSegala puji bagi Allah yang telah memberi taufiq pada hamba-hambaNya dalam menjalani keutamaan pengabdian dan mencari kesempurnaan kebahagiaan. Shalawat Salam semoga terhaturkan kepada Nabi Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya yang sinarannya senantiasa berbintang. Dengan di awali basmalah pengajian kitab Safiinatun Najaah dimulai sesuai petunjuk Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi wa sallam dalam sabdanya :\r?…“Setiap urusan yang baik yang tidak diawali dengan Bismillaahirrahmaanirrahim maka akan terputus dari barokah”. (HR Abu Daud dan dihasankan oleh Ibnu Shalah ).\r?…\"Saat Malaikat Jibril datang kepadaku, yang pertama diberikannya kepadaku ialah Bismillaahir rahmaanir rahiimi.\"(Darulquthni dan Ibnu Umar r.a. ).\rARTI HURUF BA (BI) PADA BASMALAH\rHuruf ba (bi) adalah huruf jar yang memiliki ta’aluq (ikatan) pada kalimat sebelumnya yang dalam basmalah ini ta’alluqnya dibuang, bila ditampakkan kira-kira berbunyi ABTADI-U \"aku memulai\", Sehingga bismillah berarti \"saya atau kami memulai dengan nama Allah\". Dengan demikian kalimat tersebut menjadi semacam doa atau pernyataan dari pengucap. Atau dapat juga diartikan sebagai perintah dari Allah (walaupun kalimat tersebut tidak berbentuk perintah), \"Mulailah dengan nama Allah!\".","part":1,"page":294},{"id":295,"text":"Huruf bi yang diterjemahkan dengan kata \"dengan, bersama\" itu dikaitkan dalam benak dengan kata \"kekuasaan dan pertolongan\". Dengan demikian pengucap basmalah seakan-akan berkata, \"dengan kekuasaan Allah dan pertolongan-Nya, pekerjaan yang sedang saya lakukan ini dapat terlaksana\".\rPengucapnya seharusnya sadar bahwa tanpa kekuasaan Allah dan pertolongan-Nya, apa yang sedang dikerjakannya itu tidak akan berhasil. Ia menyadari kelemahan dan keterbatasan dirinya tetapi pada saat yang sama-setelah menghayati arti basmalah ini, ia memiliki kekuatan dan rasa percaya diri karena ketika itu dia telah menyandarkan dirinya dan bermohon bantuan Allah Yang Maha Kuasa itu.\rDalam kitab tafsir Mariful Qur’an, Mufti Shafi Usmani RA memberikan analisa secara bahasa tentang makna kata bismillah. Menurut beliau kata bismillah terdiri dari 3 suku kata ba, ism dan Allah. Kata ba memiliki 3 konotasi dalam bahasa Arab :\r1. Mengekspresikan kedekatan antara dua benda yang satu dengan lainnya hampir tidak memiliki jarak.\r2. Mencari pertolongan dari seseorang atau sesuatu\r3. Mencari berkah dari seseorang atau sesuatu\rSungguh luas bila seseorang mendalami sekedar arti BA' yang terdapat pada basmalah seperti apa yang pernah di tuturkan oleh Sayyidina Ali Kw. yang dikutip dalam kitab ‘Iaanah Atthoolibiin “Jika mau aku akan membebani delapan puluh unta untuk memuat makna dari huruf ba dalam kalimat basmalah.”","part":1,"page":295},{"id":296,"text":"Seperti halnya pernyataan Imam Assyarbiiny dalam kitab Al-Iqnaa’, “Allah menurunkan sebanyak seratus empat kitab kepada tujuh orang Nabi-Nya, dan seluruh kitab tersebut terkumpul dalam empat kitab, yaitu al-Quran, Taurat, Injil dan Zabur. Dari keempat kitab tersebut terkumpul dalam satu kitab yaitu al-Quran. Dan semua surat yang ada dalam al-Qur`an terkumpul dalam satu surat yaitu al-Fatihah, dan seluruh ayat yang terdapat dalam al-Fatihah terkumpul dalam bismillahir rahmanir rahim. Ada riwayat lain yang menyebutkan bahwa semua yang terdapat dalam kalimat basmalah terkumpul dalam huruf ba dan semua yang terdapat dalam huruf ba terkumpul dalam titiknya”.","part":1,"page":296},{"id":297,"text":"( فَائِدَةٌ ) قَالَ النَّسَفِيُّ فِي تَفْسِيرِهِ قِيلَ الْكُتُبُ الْمُنَزَّلَةُ مِنْ السَّمَاءِ إلَى الدُّنْيَا مِائَةٌ وَأَرْبَعَةٌ صُحُفُ شِيثٍ سِتُّونَ وَصُحُفُ إبْرَاهِيمَ ثَلَاثُونَ وَصُحُفُ مُوسَى قَبْلَ التَّوْرَاةِ عَشْرَةٌ وَالتَّوْرَاةُ وَالْإِنْجِيلُ وَالزَّبُورُ وَالْفُرْقَانُ وَمَعَانِي كُلِّ الْكُتُبِ أَيْ غَيْرِ الْقُرْآنِ مَجْمُوعَةٌ فِي الْقُرْآنِ وَمَعَانِي كُلِّ الْقُرْآنِ مَجْمُوعَةٌ فِي الْفَاتِحَةِ وَمَعَانِي الْفَاتِحَةِ مَجْمُوعَةٌ فِي الْبَسْمَلَةِ وَمَعَانِي الْبَسْمَلَةِ مَجْمُوعَةٌ فِي بَائِهَا وَمَعْنَاهَا أَيْ الْإِشَارِيُّ بِي كَانَ مَا كَانَ وَبِي يَكُونُ مَا يَكُونُ زَادَ بَعْضُهُمْ وَمَعَانِي الْبَاءِ فِي نُقْطَتِهَا ا هـ قَالَ شَيْخُنَا ، وَالْمُرَادُ بِهَا أَوَّلُ نُقْطَةٍ تَنْزِلُ مِنْ الْقَلَمِ الَّتِي يُسْتَمَدُّ مِنْهَا الْخَطُّ لَا النُّقْطَةُ الَّتِي تَحْتَ الْبَاءِ خِلَافًا لِمَنْ تَوَهَّمَهُ وَمَعْنَاهَا الْإِشَارِيُّ أَنَّ ذَاتَهُ تَعَالَى نُقْطَةُ الْوُجُودِ الْمُسْتَمَدُّ مِنْهَا كُلُّ مَوْجُودٍ ا هـ .","part":1,"page":297},{"id":298,"text":"Arti makna BASMALAH termuat dalam huruf Ba nya : Menurut Syekh Ibrahim dalam kitab Jauharotut Tauhid artinya \"BIMAA SYAA-A ALLAAHU KAAN, WA BIMAA LAM YASYA' LAM YAKUN\" apa yang di kehendaki Allah pasti wujud, dan yang tidak di kehendakiNya tidak akan wujud, Ada juga yang mengartikan sebagai wujud kata isyarat dari \"BII KAANA MAA KAANA, WA BII YAKUUNU MAA YAKUUNU\" Hanya sebab Aku (Allah) segala yang telah terjadi dan hanya sebab Aku (Allah) segala yang akan terjadi. Sebagian Ulama ada juga yang menambahkan Makna yang terkandung dalam huruf BA teringkas pada NUQTHOH, titik yang ada pada ALQOLAM (di lauhil mahfuudz) yang menunjukkan bahwa Dzat Allah adalah pusat dari segala sesuatu yang wujud. [ Tuhfatul Habiib I/30-33 ]. Wallaahu A'lam.\rومما يتعلق بالبسملة من المعاني الدقيقة ما قيل إن الباء بهاء الله والسين سناء الله والميم مجد الله وقيل الباء بكاء التائبين والسين سهو الغافلين والميم مغفرته للمذنبين\rAda yang mengartikan rahasia di balik makna basmalah :\rBA = BAHAA-ULLAAH = Keagungan Allah\rSIN = SANAA-ULLAAH = Kemegahan Allah\rMIM = MAJDULLAAH = Kemuliaan Allah\rAda juga yang mengartikan :\rBA = BUKAA-UT TAAIBIIN = Tangisan orang-orang yang bertaubat\rSIN = SAHWUL GHOOFILIIN = Kealpaan orang-orang yang lalai\rMIM = MAGHFIROTUHUU LIL MUDZNIBIIN = Ampunan Allah untuk mereka yang berbuat dosa\rDalam arti seberapapun besar dosa seorang hamba dan kealpaan dia asal dia bertaubat dan menyesal dengan bersimpuh dan menangis dihadapanNya, ampunan Allah selalu terbuka. [ Iaanah At-Thoolibiin I/4 ].\rDiantara pemaknaan ar-Rahmaan dan ar-Rahiim pada BASMALAH memang demikian","part":1,"page":298},{"id":299,"text":"?…ar-Rahmaan : al-Mun'iim bi jalaa-ilin ni'am (Sang Pemberi dengan agung-agungnya kenikmatan)\r?…ar-Rahiim : al-Mun'im bi daqaa-iqin ni'am (Sang Pemberi dengan rahasia-rahasianya kenikmatan)\rBila menilik secara tekstual yang ada pada kitab I'aanah, uraiannya semacam ini :\rوالحكمة في أن الله سبحانه وتعالى جعل افتتاح البسملة بالباء دون غيرها من الحروف وأسقط الألف من اسم وجعل الباء في مكانها أن الباء حرف شفوي تنفتح به الشفة ما لا تنفتح بغيره ولذلك كان أول انفتاح فم الذرة الإنسانية في عهد ألست بربكم بالباء في جواب بلى\rHikmah Allah menjadikan permulaan BASMALAH dengan huruf BA bukan dengan huruf lainnya dan menghilangkan huruf Alif pada kalimat ISMUN dan meletakkan huruf ba di tempatnya : Huruf BA adalah huruf yang keluar dari bibir yang saat mengucapkannya bibir terbuka berbeda dengan huruf bibir lainnya (Mim dan Wau) seperti halnya saat terbukanya bibir embrio janin manusia kala kala dalam rahim ibunya saat mengikat janji dengan Allah \"Bukankah aku Tuhanmu ? janin tersebut menjawab dengan kalimat yang diawali dengan BA juga yaitu BALAA yang artinya, Ya Engkaulah Tuhanku. (Iaanah Atthoolibiin I/5).\rأن الباء حرف شفوي تنفتح به الشفة ما لا تنفتح بغيره ولذلك كان أول انفتاح فم الذرة الإنسانية في عهد ألست بربكم بالباء في جواب بلى وأنها مكسورة أبدا\rفلما كانت فيها الكسرة والانكسار في الصورة والمعنى وجدت شرف العندية من الله تعالى كما قال أنا عند المنكسرة قلوبهم بخلاف الألف فإن فيها ترفعا وتكبرا وتطاولا فلذلك أسقطت","part":1,"page":299},{"id":300,"text":"Huruf Ba adalah huruf JAR yang senantiasa dibaca KASRAH (pecah, kalah) menunjukkan keagungan Tuhan dan kebutuhan seorang hamba yang hatinya senantiasa diliputi rasa gelisah (baca pecah) seperti dalam setiap munajat seorang hamba \"Aku adalah hamba yang hatinya selalu terpecah\" berbeda dengan alif yang menunjukkan arti tinggi, sombong, panjang, karenanya alif digugurkan dalam lafadz BASMALAH. [ Iaanah Atthoolibiin I/5 ].\rMenurut sebuah pendapat :\rوقيل: لما أسقطوا الألف ردوا طول الألف على الباء ليكون دالا على سقوط الألف، ألا ترى أنه لما كتبت الألف في اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ ( 1-العلق ) ردت الباء إلى صيغتها ولا تحذف الألف إذا أضيف الاسم إلى غير الله ولا مع غير الباء\rDikatakan : Alasan alif tidak digugurkan dalam surat al-Alaq karena ISMI yang ada disana tidak diidhofahkan pada lafadz Allah... Gugurnya alif batasannya bila ISMI diidhofahkan pada lafadz Allah dan di jarkan dengan huruf Ba'. [ Tafsiir Baghowy ].\rhttp://www.qurancomplex.org/Quran/tafseer/Tafseer.asp?l=arb&t=baghawi&nSora=1&nAya=1&print=1\rF0009. KAJIAN SAFINAH ANNAJAH (2) : ARTI LAFADZ ISMI BASMALAH\rOleh Masaji Antoro\rبِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ\rDengan Asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang\rARTI LAFADZ “ISMI” PADA BASMALAH","part":1,"page":300},{"id":301,"text":"Menurut Ulama Basyrah lafadz ISMI berasal dari kata SUMUWWI atau SIMUWWI yang bermakna luhur dalam arti sesuatu yang disandari kata ismi haruslah sesuatu yang luhur, tidak memiliki sisi negative dan pusat terhimpunnya penghormatan, perhitungan dan kebijakan. Madzhab Ahli Sunnah wal Jamaah cenderung memilih pendapat ini seperti pernyataan Imam AlQurtubi “Allah Ta’aalaa senantiasa bersifatan dengan asma dan sifat baik sebelum atau sesudah terciptanya makhluq bahkan setelah kemusnahan semua makhluk sekalipun tidak akan mempengaruhi sedikitpun akan keberadaan Allah pada Asmaa dan sifat-sifatNya”.\rBerbeda dengan pendapat yang menyatakan bahwa lafadz ISMI berasal dari kata WASMI yang artinya adalah tanda, menurut mereka Allah hanyalah tanda yang di adakan setelah adanya makhluk, sebelum terciptanya makhluk Allah tidak memiliki nama dan sifat begitu juga setelah musnahnya semua makhluk, pendapat ini adalah pendapat Golongan Mu’tazilah, namun secara keseluruhan dua pendapat ini sepakat bahwa ismi hanyalah kata yang bisa berbentuk mufrad (tunggal) atau jamak dan berarti hanyalah hawadits (barang baru) berbeda dengan Dzat Allah sendiri yang Azali.\rMenurut Imam Syamsuddin Muhammad bin Abil ‘Abbas Ahmad bin Hamzah Ibnu Syihabuddin Ar-Ramli dalam kitab An-Nihaayah penamaan atas sesuatu (biasanya) di pengaruhi oleh 9 unsur :\r1.…Nama yang sesuai kenyataan melihat bentuknya secara keseluruhan (seperti orang yang dikehendaki bisa berguna di kemudian hari diberi nama ADJI, Hehe)","part":1,"page":301},{"id":302,"text":"2.…Nama yang sesuai kenyataan melihat sebagian bentuk (seperti orang yang hobi memelihara jenggot yang kemudian di beri nama MBAH JENGGOT)\r3.…Nama yang sesuai kenyataan melihat sifat bawaan aslinya (seperti orang yang terlahir dengan warna kulit hitam di beri nama si BLACK)\r4.…Nama yang sesuai kenyataan melihat sifat tambahan (seperti orang yang sulit merapatkan kedua bibirnya di beri nama NGOWOH)\r5.…Nama yang sesuai kenyataan melihat sifat negatifnya (seperti orang yang hobi nonton sepakbola diberi nama GIBOL)\r6.…Nama yang sesuai kenyataan melihat sifat asli dan sifat tambahan (BLACK NGOWOH)\r7.…Nama yang sesuai kenyataan melihat asli dan sifat negative (BLACK GIBOL)\r8.…Nama yang sesuai kenyataan melihat tambahan dan sifat negatif (GINGGO = GIBOL NGOWOH)\r9.…Nama yang sesuai kenyataan melihat sifat asli, sifat tambahan dan sifat negatifnya (BAGINGGO = BLACK GIBOL NGOWOH)\rBersambung.... insya Alah..\rUraian sebelumnya :\rwww.fb.com/photo.php?fbid=185194548195089&set=o.196355227053960&type=1&theater&refid=13&m_sess=1qA9kw-eBvrGOLW\rF0076. Terjemah Matan Kitab Safinatun Najah Bagian 1\rOleh : Habib Mumu Bsa\rTerjemah Matan kitab safinatun najah (bahtera keselamatan) yang membahas masalah fikih dan ushuluddin. Oleh syaikh al alim al fadhil salim bin sumair hadromi.\r(Muqoddimah)","part":1,"page":302},{"id":303,"text":"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Segala puji hanya kepada Allah Tuhan semesta alam, dan kepadaNya jualah kita memohon pertolongan atas segala perkara dunia dan akhirat. Dan shalawat serta salamNya semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW Penutup para nabi, juga terhadap keluarga, sahabat sekalian. Dan tiada daya upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Perkasa.\r(BAB I) “Aqidah”\r(Fasal Satu) Rukun Islam ada lima perkara, yaitu:\r1. Bersaksi bahwa tiada ada tuhan yang haq kecuali Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusanNya.\r2. Mendirikan sholat (lima waktu).\r3. Menunaikan zakat.\r4. Puasa Romadhan.\r5. Ibadah haji ke baitullah bagi yang telah mampu melaksanakannya.\r(Fasal Dua) Rukun iman ada enam, yaitu:\r1. Beriman kepada Allah SWT.\r2. Beriman kepada sekalian Mala\"ikat\r3. Beriman dengan segala kitab-kitab suci.\r4. Beriman dengan sekalian Rosul-rosul.\r5. Beriman dengan hari kiamat.\r6. Beriman dengan ketentuan baik dan buruknya dari Allah SWT.\r(Fasal Tiga)\rAdapun arti “La ilaha illah”, yaitu: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah dalam kenyataan selain Allah.\r(BAB II) “Thoharoh” (Bersuci)\r(Fasal Satu) Adapun tanda-tanda baligh (mencapai usia remaja) seseorang ada tiga, yaitu:\r1. Berumur seorang laki-laki atau perempuan lima belas tahun.\r2. Bermimpi (junub) terhadap laki-laki dan perempuan ketika melewati sembilan tahun.\r3. Keluar darah haidh sesudah berumur sembilan tahun.\r(Fasal Dua) Syarat boleh menggunakan batu untuk beristinja ada delapan, yaitu:\r1. Menggunakan tiga batu.","part":1,"page":303},{"id":304,"text":"2. Mensucikan tempat keluar najis dengan batu tersebut.\r3. Najis tersebut tidak kering.\r4. Najis tersebut tidak berpindah.\r5. Tempat istinja tersebut tidak terkena benda yang lain sekalipun tidak najis.\r6. Najis tersebut tidak berpindah tempat istinja (lubang kemaluan belakang dan kepala kemaluan depan) .\r7. Najis tersebut tidak terkena air .\r8. Batu tersebut suci.\r(Fasal Tiga) Rukun wudhu ada enam, yaitu:\r1. Niat.\r2. Membasuh muka\r3. Membasuh kedua tangan serta siku.\r4. Menyapu sebagian kepala.\r5. Membasuh kedua kaki serta buku lali.\r6. Tertib.\r(Fasal Empat)\rNiat adalah menyengaja suatu (perbuatan) berbarengan (bersamaan) dengan perbuatannya didalam hati. Adapun mengucapkan niat tersebut maka hukumnya sunnah, dan waktunya ketika pertama membasuh sebagian muka. Adapun tertib yang dimaksud adalah tidak mendahulukan satu anggota terhadap anggota yag lain (sebagaimana yang telah tersebut).\r(Fasal Lima)\rAir terbagi kepada dua macam; Air yang sedikit. Dan air yang banyak. Adapun air yang sedikit adalah air yang kurang dari dua qullah . Dan air yang banyak itu adalah yang sampai dua qullah atau lebih. Air yang sedikit akan menjadi najis dengan sebab tertimpa najis kedalamnya, sekalipun tidak berubah. Adapun air yang banyak maka tdak akan menjadi najis kecuali air tersebut telah berubah warna, rasa atau baunya.\r(Fasal Enam) Yang mewajibkan mandi ada enam perkara, yaitu:\r1. Memasukkan kemaluan (kepala dzakar) ke dalam farji (kemaluan) perempuan.\r2. Keluar air mani.\r3. Mati.\r4. Keluar darah haidh [datang bulan].\r5. Keluar darah nifas [darah yang keluar setelah melahirkan].","part":1,"page":304},{"id":305,"text":"6. Melahirkan.\r(Fasal Tujuh) Fardhu–fardhu (rukun) mandi yang diwajibkan ada dua perkara, yaitu:\r1. Niat mandi wajib.\r2. Menyampaikan air ke seluruh tubuh dengan sempurna.\r(Fasal Delapan) Syarat– Syarat Wudhu` ada sepuluh, yaitu:\r1. Islam.\r2. Tamyiz (cukup umur dan ber\"akal).\r3. Suci dari haidh dan nifas.\r4. Lepas dari segala hal dan sesuatu yang bisa menghalang sampai air ke kulit.\r5. Tidak ada sesuatu disalah satu anggota wudhu` yang merubah keaslian air.\r6. Mengetahui bahwa hukum wudhu` tersebut adalah wajib.\r7. Tidak boleh beri`tiqad (berkeyakinan) bahwa salah satu dari fardhu–fardhu wudhu` hukumnya sunnah (tidak wajib).\r8. Kesucian air wudhu` tersebut.\r9. Masuk waktu sholat yang dikerjakan.\r10. Muwalat .\rDua syarat terakhir ini khusus untuk da`im al-hadats (orang yang selalu hadats setiap saat) .\r(Fasal Sembilan) Yang membatalkan wudhu` ada empat, yaitu :\r1. Apa bila keluar sesuatu dari salahsatu kemaluan seperti angin dan lainnya, kecuali air mani.\r2. Hilang akal seperti tidur dan lain lain, kecuali tidur dalam keadaan duduk rapat bagian punggung dan pantatnya dengan tempat duduknya, sehingga yakin tidak keluar angin sewaktu tidur tersebut\r3. Bersentuhan antara kulit laki–laki dengan kulit perempuan yang bukan muhrim baginya dan tidak ada penghalang antara dua kulit tersebut seperti kain dll.\r”Mahram”: (orang yang haram dinikahi seperti saudara kandung).\r4. Menyentuh kemaluan orang lain atau dirinya sendiri atau menyentuh tempat pelipis dubur (kerucut sekeliling) dengan telapak tangan atau telapak jarinya.","part":1,"page":305},{"id":306,"text":"(Fasal Sepuluh) Larangan bagi orang yang berhadats kecil ada tiga, yaitu:\r1. Shalat, fardhu maupun sunnah.\r2. Thowaaf (keliling ka`bah tujuh kali).\r3. Menyentuh kitab suci Al-Qur`an atau mengangkatnya.\rLarangan bagi orang yang berhadats besar (junub) ada lima, yaitu:\r1. Sholat.\r2. Thowaaf.\r3. Menyentuh Al-Qur`an.\r4. Membaca Al-Qur`an.\r5. I`tikaf (berdiam di masjid).\rLarangan bagi perempuan yang sedang haidh ada sepuluh, yaitu:\r1. Sholat.\r2. Thowaaf.\r3. Menyentuh Al-Qur`an.\r4. Membaca Al-Qur`an.\r5. Puasa\r6. I\"tikaf di masjid.\r7. Masuk ke dalam masjid sekalipun hanya untuk sekedar lewat jika ia takut akan mengotori masjid tersebut.\r8. Cerai, karena itu, di larang suami menceraikan isterinya dalam keadaan haidh.\r9. Jima`.\r10. Bersenang – senang dengan isteri di antara pusar dan lutut.\r(Fasal Sebelas) Sebab – Sebab yang membolehkan tayammum ada tiga hal, yaitu:\r1. Tidak ada air untuk berwudhu`.\r2. Ada penyakit yang mengakibatkan tidak boleh memakai air.\r3. Ada air hanya sekedar mencukupi kebutuhan minum manusia atau binatang yang Muhtaram (diangap mulia).\rAdapun selain Muhtaram ada enam macam, yaitu:\r1. Orang yang meninggalkan sholat wajib.\r2. kafir Harbiy (yang boleh di bunuh).\r3. Murtad.\r4. Penzina dalam keadaan Ihshan (orang yang sudah ber\"aqad nikah yang sah).\r5. Anjing yang menyalak (tidak menta`ati pemiliknya atau tidak boleh dipelihara).\r6. Babi.\r(Fasal Dua Belas) Syarat–Syarat mengerjakan tayammum ada sepuluh, yaitu :\r1. Bertayammum dengan tanah.\r2. Menggunakan tanah yang suci tidak terkena najis.\r3. Tidak pernah di pakai sebelumnya (untuk tayammaum yang fardhu).","part":1,"page":306},{"id":307,"text":"4. Murni dari campuran yang lain seperti tepung dan seumpamanya.\r5. Mengqoshod atau menghendaki (berniat) bahwa sapuan dengan tanah tersebut untuk dijadikan tayammum.\r6. Masuk waktu shalat fardhu tersebut, sebelum tayammum.\r7. Bertayammum tiap kali sholat fardhu tiba.\r8. Berhati – hati dan bersungguh – sungguh dalam mencari arah qiblat sebelum memulai tayammum.\r9. Menyapu muka dan dua tangannya dengan dua kali mengusap tanah tayammum secara masing – masing (terpisah).\r10. Menghilangkan segala najis di badan terlebih dahulu.\r(Fasal Tiga Belas) Rukun-rukun tayammum ada lima, yaitu:\r1. Memindah debu.\r2. Niat.\r3. Mengusap wajah.\r4. Mengusap kedua belah tangan sampai siku.\r5. Tertib antara dua usapan.\r(Fasal Empat Belas) Perkara yang membatalkan tayammum ada tiga, yaitu:\r1. Semua yang membatalkan wudhu\".\r2. Murtad.\r3. Ragu-ragu terdapatnya air, apabila dia bertayammum karena tidak ada air.\r(Fasal Lima Belas) Perkara yang menjadi suci dari yang asalnya najis ada tiga, yaitu:\r1. Khamar (air yang diperah dari anggur) apabila telah menjadi cuka.\r2. Kulit binatang yang disamak.\r3. Semua najis yang telah berubah menjadi binatang.\r(Fasal Enam Belas) Macam macam najis ada tiga, yaitu :\r1. Najis besar (Mughallazoh), yaitu Anjing, Babi atau yang lahir dari salah satunya.\r2. Najis ringan (Mukhaffafah), yaitu air kencing bayi yang tidak makan, selain susu dari ibunya, dan umurnya belum sampai dua tahun.\r3. Najis sedang (Mutawassithoh), yaitu semua najis selain dua yang diatas.\r(Fasal Tujuh Belas) Cara menyucikan najis-najis :","part":1,"page":307},{"id":308,"text":"Najis besar (Mughallazoh), menyucikannya dengan membasuh sebanyak tujuh kali, salah satunya menggunakan debu, setelah hilang „ayin (benda) yang najis. Najis ringan (Mukhaffafah), menyucikannya dengan memercikkan air secara menyeluruh dan menghilangkan „ayin yang najis. Najis sedang (Mutawassithoh) terbagi dua bagian, yaitu:\r1. Ainiyyah yaitu najis yang masih nampak warna, bau, atau rasanya, maka cara menyucikan najis ini dengan menghilangkan sifat najis yang masih ada.\r2. Hukmiyyah, yaitu najis yang tidak nampak warna, bau dan rasanya, maka cara menyucikan najis ini cukup dengan mengalirkan air pada benda yang terkena najis tersebut.\r(Fasal Delapan Belas)\rDarah haid yang keluar paling sedikit sehari semalam, namun pada umumnya selama enam atau tujuh hari, dan tidak akan lebih dari 15 hari. Paling sedikit masa suci antara dua haid adalah 15 hari, namun pada umumnya 24 atau 23 hari, dan tidak terbatas untuk masa sucinya. Paling sedikit masa nifas adalah sekejap, pada umumnya 40 hari, dan tidak akan melebihi dari 60 hari.\rF0084. TERJEMAH MATAN KITAB SAFINATUN NAJAH BAGIAN 2\r(BAB III) “SHALAT”\r(Fasal Satu) Udzur sholat:\r1. Tidur .\r2. Lupa.\r(Fasal Dua) Syarat sah shalat ada delapan, yaitu:\r1. Suci dari hadats besar dan kecil.\r2. Suci pakaian, badan dan tempat dari najis.\r3. Menutup aurat.\r4. Menghadap kiblat.\r5. Masuk waktu sholat.\r6. Mengetahui rukun-rukan sholat.\r7. Tidak meyakini bahwa diantara rukun-rukun sholat adalah sunnahnya\r8. Menjauhi semua yang membatalkan sholat.","part":1,"page":308},{"id":309,"text":"Macam-macam hadats: Hadats ada dua macam, yaitu: Kecil dan Besar. Hadats kecil adalah hadats yang mewajibkan seseorang untuk berwudhu\", sedangkan hadats besar adalah hadats yang mewajibkan seseorang untuk mandi.\rMacam macam aurat: Aurat ada empat macam, yaitu:\r1. Aurat semua laki-laki (merdeka atau budak) dan budak perempuan ketika sholat, yaitu antara pusar dan lutut.\r2. Aurat perempuan merdeka ketika sholat, yaitu seluruh badan kecuali muka dan telapak tangan.\r3. Aurat perempuan merdeka dan budak terhadap laki-laki yang ajnabi (bukan muhrim), yaitu seluruh badan.\r4. Aurat perempuan merdeka dan budak terhadap laki-laki muhrimya dan perempuan, yaitu antara pusar dan lutut.\r(Fasal Tiga) Rukun sholat ada tujuh belas, yaitu:\r1. Niat.\r2. Takbirotul ihrom (mengucapkan “Allahuakbar).\r3. Berdiri bagi yang mampu.\r4. Membaca fatihah.\r5. Ruku\" (membungkukkan badan).\r6. Thuma\"ninah (diam sebentar) waktu ruku\".\r7. I\"tidal (berdiri setelah ruku\").\r8. Thuma\"ninah (diam sebentar waktu i\"tidal).\r9. Sujud dua kali.\r10. Thuma\"ninah (diam sebentar waktu sujud).\r11. Duduk diantara dua sujud.\r12. Thuma\"ninah (diam sebentar ketika duduk).\r13. Tasyahud akhir (membaca kalimat-kalimat yang tertentu).\r14. Duduk diwaktu tasyahud.\r15. Sholawat (kepada nabi).\r16. Salam (kepada nabi).\r17. Tertib (berurutan sesuai urutannya).\r(Fasal Empat) Niat itu ada tiga derajat, yaitu:\r1.…Jika sholat yang dikerjakan fardhu, diwajibkanlah niat qasdul fi\"li (mengerjakan shalat tersebut), ta\"yin (nama sholat yang dikerjakan) dan fardhiyah (kefardhuannya).","part":1,"page":309},{"id":310,"text":"2.…Jika sholat yang dikerjakan sunnah yang mempunyai waktu atau mempunyai sebab, diwajibkanlah niat mengerjakan sholat tersebut dan nama sholat yang dikerjakan seperti sunah Rowatib (sebelum dan sesudah fardhu-fardhu).\r3.…Jika sholat yang dikerjakan sunnah Mutlaq (tanpa sebab), diwajibkanlah niat mengerjakan sholat tersebut saja. Yang dimaksud dengan qasdul fi\"li adalah aku beniat sembahyang (menyenghajanya), dan yang dimaksud ta\"yin adalah seperti dzuhur atau asar, adapun fardhiyah adalah niat fardhu.\r(Fasal Lima) Syarat takbirotul ihrom ada enam belas, yaitu:\r1. Mengucapkan takbirotul ihrom tersebut ketika berdiri (jika sholat tersebut fardhu).\r2. Mengucapkannya dengan bahasa Arab.\r3. Menggunakan lafal “Allah”.\r4. Menggunakan lafal “Akbar”.\r5. Berurutan antara dua lafal tersebut.\r6. Tidak memanjangkan huruf “Hamzah” dari lafal “Allah”.\r7. Tidak memanjangkan huruf “Ba” dari lafal “Akbar”.\r8. Tidak mentaysdidkan (mendobelkan/mengulang) huruf “Ba” tersebut.\r9. Tidak menambah huruf “Waw” berbaris atau tidak antara dua kalimat tersebut.\r10. Tidak menambah huruf “Waw” sebelum lafal “Allah”.\r11. Tidak berhenti antara dua kalimat sekalipun sebentar.\r12. Mendengarkan dua kalimat tersebut.\r13. Masuk waktu sholat tersebut jika mempuyai waktu.\r14. Mengucapkan takbirotul ihrom tersebut ketika menghadap qiblat.\r15. Tidak tersalah dalam mengucapkan salah satu dari huruf kalimat tersebut.\r16. Takbirotul ihrom ma\"mum sesudah takbiratul ihrom dari imam.\r(Fasal Enam) Syarat-syarat sah membaca surat al-Fatihah ada sepuluh, yaitu:","part":1,"page":310},{"id":311,"text":"1. Tertib (yaitu membaca surat al-Fatihah sesuai urutan ayatnya).\r2. Muwalat (yaitu membaca surat al-Fatihah dengan tanpa terputus).\r3. Memperhatikan makhroj huruf (tempat keluar huruf) serta tempat-tempat tasydid.\r4. Tidak lama terputus antara ayat-ayat al-Fatihah ataupun terputus sebentar dengan niat memutuskan bacaan.\r5. Membaca semua ayat al-Fatihah.\r6. Basmalah termasuk ayat dari al-fatihah.\r7. Tidak menggunakan lahan (lagu) yang dapat merubah makna.\r8. Memabaca surat al-Fatihah dalam keaadaan berdiri ketika sholat fardhu.\r9. Mendengar surat al-Fatihah yang dibaca.\r10. Tidak terhalang oleh dzikir yang lain.\r(Fasal Tujuh) Tempat-tempat tasydid dalam surah al-fatihah ada empat belas, yaitu:\r1. Tasydid huruf “Lam” jalalah pada lafal (الله ).\r2. Tasydid huruf “Ra’” pada lafal (( الرّحمن .\r3. Tasydid huruf “Ra’” pada lapal ( الرّحيم).\r4. Tasydid “Lam” jalalah pada lafal\r( الحمد لله).\r5. Tasydid huruf “Ba’” pada kalimat\r(ربّ العالمين ).\r6. Tasydid huruf “Ra’” pada lafal (الرّحمن ).\r7. Tasydid huruf “Ra’” pada lafal ( الرّحيم).\r8. Tasydid huruf “Dal” pada lafal (الدّين ).\r9. Tasydid huruf “Ya’” pada kalimat\r( إيّاك نعبد) .\r10. Tasydid huruf “Ya” pada kalimat\r(وإيّاك نستعين ).\r11. Tasydid huruf “Shad” pada kalimat\r( اهدنا الصّراط المستقيم).\r12. Tasydid huruf “Lam” pada kalimat\r(صراط الّذين ).\r13. Tasydid “Dhad” pada kalimat\r(ولا الضالين).\r14. Tasydid huruf “Lam” pada kalimat\r(ولا الضالين).\r(Fasal Delapan) Tempat disunatkan mengangkat tangan ketika shalat ada empat, yaitu:\r1. Ketika takbiratul ihram.\r2. Ketika Ruku\".\r3. Ketika bangkit dari Ruku\" (I\"tidal).","part":1,"page":311},{"id":312,"text":"4. Ketika bangkit dari tashahud awal.\r(Fasal Sembilan) Syarat sah sujud ada tujuh, yaitu:\r1. Sujud dengan tujuh anggota.\r2. Dahi terbuka (jangan ada yang menutupi dahi).\r3. Menekan sekedar berat kepala.\r4. Tidak ada maksud lain kecuali sujud.\r5. Tidak sujud ketempat yang bergerak jika ia bergerak.\r6. Meninggikan bagian punggung dan merendahkan bagian kepala.\r7. Thuma\"ninah pada sujud.\rPenutup : Ketika seseorang sujud anggota tubuh yang wajib di letakkan di tempat sujud ada tujuh, yaitu:\r1. Dahi.\r2. Bagian dalam dari telapak tangan kanan.\r3. Bagian dalam dari telapak tangan kiri.\r4. Lutut kaki yang kanan.\r5. Lutut kaki yang kiri.\r6. Bagian dalam jari-jari kanan.\r7. Bagian dalam jari-jari kiri.\r(Fasal Sepuluh)\rDalam kalimat tasyahud terdapat dua puluh satu harakah (baris) tasydid, enam belas di antaranya terletak di kalimat tasyahud yang wajib di baca, dan lima yang tersisa dalam kalimat yang menyempurnakan tasyahud (yang sunah dibaca), yaitu:\r1. “Attahiyyat”: harakah tasydid terletak di huruf “Ta\"”.\r2. “Attahiyyat”: harakah tasydid terletak di huruf “Ya\"”.\r3. “Almubarakatusshalawat”: harakah tasydid di huruf “Shad”.\r4. “Atthayyibaat”: harakah tasydid di huruf “Tha\"”.\r5. “Atthayyibaat”: harakah tasydid di huruf “ya\"”.\r6. “Lillaah”: harakah tasydid di “Lam” jalalah.\r7. “Assalaam”: di huruf “Sin”.\r8. “A\"laika ayyuhannabiyyu”: di huruf “Ya\"”.\r9. “A\"laika ayyuhannabiyyu”: di huruf “Nun”.\r10. “A\"laika ayyuhannabiyyu”: di huruf “Ya\"”.\r11. “Warohmatullaah”: di “Lam” jalalah.\r12. “Wabarakatuh, assalaam”: di huruf “Sin”.\r13. “Alainaa wa\"alaa I\"baadillah”: di “Lam” jalalah.","part":1,"page":312},{"id":313,"text":"14. “Asshalihiin”: di huruf shad.\r15. “Asyhaduallaa”: di “Lam alif”.\r16. “Ilaha Illallaah”: di “Lam alif”.\r17. “Illallaah”: di “Lam” jalalah.\r18. “Waasyhaduanna”: di huruf “Nun”.\r19. “Muhammadarrasulullaah”: di huruf “Mim”.\r20. “Muhammadarrasulullaah”: di huruf “Ra\"”.\r21. “Muhammadarrasulullaah”: di huruf “Lam” jalalah.\r(Fasal Sebelas)\rSekurang-kurang kalimat shalawat nabi yang memenuhi standar kewajiban di tasyahud akhir adalah Allaahumma shalli a\"laa Muhammad. (Adapun).harakat tasydid yang ada di kalimat shalawat nabi tersebut ada di huruf “Lam” dan “Mim” di lafal “Allahumma”. Dan di huruf “Lam” di lafal “Shalli”. Dan di huruf “Mim” di Muhammad.\r(Fasal Dua Belas)\rSekurang-kurang salam yang memenuhi standar kewajiban di tasyahud akhir adalah Assalaamu\"alaikum. Adpun Harakat tasydid yang ada di kalimat tersebut terletak di huruf “Sin”.\r(Fasal Tiga Belas) Waktu waktu shalat.\r1. Waktu shalat dzuhur:\rDimulai dari tergelincirnya matahari dari tengah-tengah langit kearah barat dan berakhirketika bayangan suatu benda menyamai ukuran panjangnya dengan benda tersebut.\r2. Waktu salat Ashar:\rDimulai ketika bayangan dari suatu benda melebihi ukuran panjang dari benda tersebutdan berakhir ketika matahari terbenam.\r3. Waktu shalat Magrib:\rBerawal ketika matahari terbenam dan berakhir dengan hilangnya sinar merah yang muncul setelah matahari terbenam.\r4. Waktu shalat Isya","part":1,"page":313},{"id":314,"text":"Diawali dengan hilangnya sinar merah yang muncul setelah matahari terbenam danberakhir dengan terbitnya fajar shadiq. Yang di maksud dengan Fajar shadiq adalah sinaryang membentang dari arah timur membentuk garis horizontal dari selatan ke utara.\r5. Waktu shalat Shubuh:\rDi mulai dari timbulnya fajar shadiq dan berakhir dengan terbitnya matahari. Warna sinar matahari yang muncul setelah matahari terbenam ada tiga, yaitu: Sinar merah, kuning dan putih. Sinar merah muncul ketika magrib sedangkan sinarkuning dan putih muncul di waktu Isya. Disunnahkan untuk menunda atau mangakhirkan shalat Isya sampai hilangnya sinarkuning dan putih.\r(Fasal Empat Belas)\rShalat itu haram manakala tidak ada mempunyai sebab terdahulu atau sebab yang bersamaan (maksudnya tanpa ada sebab sama sekaliseperti sunat mutlaq) dalam beberapa waktu, yaitu:\r1. Ketika terbit matahari sampai naik sekira-kira sama dengan ukuran tongkat atau tombak.\r2. Ketika matahari berada tepat ditengah tengah langit sampai bergeser kecuali hari Jum\"at.\r3. Ketika matahari kemerah-merahan sampai tenggelam.\r4. Sesudah shalat Shubuh sampai terbit matahari.\r5. Sesudah shalat Asar sampai matahari terbenam.\r(Fasal Lima Belas) Tempat saktah (berhenti dari membaca) pada waktu shalat ada enam tempat, yaitu:\r1. Antara takbiratul ihram dan do\"a iftitah (doa pembuka sesudah takbiratul ihram).\r2. Antara doa iftitah dan ta\"awudz (mengucapkan perlindungan dengan Allah SWT darisetan yang terkutuk).\r3. Antara ta\"awudz dan membaca fatihah.\r4. Antara akhir fatihah dan ta\"min (mengucapkan amin).\r5. Antara ta\"min dan membaca surat (qur\"an).","part":1,"page":314},{"id":315,"text":"6. Antara membaca surat dan ruku\".\rSemua tersebut dengan kadar tasbih (bacaan subhanallah), kecuali antara ta\"min dan membaca surat, disunahkan bagi imam memanjangkan saktah dengan kadar membaca fatihah.\r(Fasal Enam Belas) Rukun-rukun yang diwajibkan didalamnya tuma\"ninah ada empat, yaitu:\r1. Ketika ruku\".\r2. Ketika i\"tidal.\r3. Ketika sujud.\r4. Ketika duduk antara dua sujud.\rTuma\"ninah adalah diam sesudah gerakan sebelumnya, sekira-kira semua anggota badan tetap(tidak bergerak) dengan kadar tasbih (membaca subhanallah).\r(Fasal Tujuh Belas) Sebab sujud sahwi ada empat, yaitu:\r1. Meninggalkan sebagian dari ab\"adhus shalat (pekerjaan sunnah dalam shalat yang burukjika seseorang meniggalkannya).\r2. Mengerjakan sesuatu yang membatalkan (padahal ia lupa), jika dikerjakan dengansengaja dan tidak membatalkan jika ia lupa.\r3. Memindahkan rukun qauli (yang diucapkan) kebukan tempatnya.\r4. Mengerjakan rukun Fi\"li (yang diperbuat) dengan kemungkinan kelebihan.\r(Fasal Delapan Belas) Ab\"adusshalah ada enam, yaitu:\r1. Tasyahud awal\r2. Duduk tasyahud awal.\r3. Shalawat untuk nabi Muhammad SAW ketika tasyahud awal.\r4. Shalawat untuk keluarga nabi ketika tasyahud akhir.\r5. Do\"a qunut.\r6. Berdiri untuk do\"a qunut.\r7. Shalawat dan Salam untuk nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabat ketika do\"a qunut.\r(Fasal Sembilan Belas) Perkara yang membatalkan shalat ada empat belas, yaitu:\r1. Berhadats (seperti kencing dan buang air besar).\r2. Terkena najis, jika tidak dihilangkan seketika, tanpa dipegang atau diangkat (dengan tangan atau selainnya).\r3. Terbuka aurat, jika tidak dihilangkan seketikas.","part":1,"page":315},{"id":316,"text":"4. Mengucapkan dua huruf atau satu huruf yang dapat difaham.\r5. Mengerjakan sesuatu yang membatalkan puasa dengn sengaja.\r6. Makan yang banyak sekalipun lupa.\r7. Bergerak dengan tiga gerakan berturut-turut sekalipun lupa.\r8. Melompat yang luas.\r9. Memukul yang keras.\r10. Menambah rukun fi\"li dengan sengaja.\r11. Mendahului imam dengan dua rukun fi\"li dengan sengaja.\r12. Terlambat denga dua rukun fi\"li tanpa udzur.\r13. Niat yang membatalkan shalat.\r14. Mensyaratkan berhenti shalat dengan sesuatu dan ragu dalam memberhentikannya.\r(Fasal Dua Puluh) Diwajibkan bagi seorang imam berniat menjadi imam terdapat dalam empat shalat, yaitu:\r1. Menjadi Imam jum\"at\r2. Menjadi imam dalam shalat i`aadah (mengulangi shalat).\r3. Menjadi imam shalat nazar berjama`ah\r4. Menjadi imam shalat jamak taqdim sebab hujan\r(Fasal Dua Puluh Satu) Syarat – Syarat ma`mum mengikut imam ada sebelas perkara, yaitu:\r1. Tidak mengetahui batal nya shalat imam dengan sebab hadats atau yang lain nya.\r2. Tidak meyakinkan bahwa imam wajib mengqadha` shalat tersebut.\r3. Seorang imam tidak menjadi ma`mum .\r4. Seorang imam tidak ummi (harus baik bacaanya).\r5. Ma`mum tidak melebihi tempat berdiri imam.\r6. Harus mengetahui gerak gerik perpindahan perbuatan shalat imam.\r7. Berada dalam satu masjid (tempat) atau berada dalam jarak kurang lebih tiga ratus hasta.\r8. Ma`mum berniat mengikut imam atau niat jama`ah.\r9. Shalat imam dan ma`mum harus sama cara dan kaifiyatnya\r10. Ma`mum tidak menyelahi imam dalam perbuata sunnah yang sangat berlainan atau berbeda sekali.\r11. Ma`mum harus mengikuti perbuatan imam.","part":1,"page":316},{"id":317,"text":"(Fasal Dua Puluh Dua) Ada lima golongan orang–orang yang sah dalam berjamaah, yaitu:\r1. Laki –laki mengikut laki – laki.\r2. Perempuan mengikut laki – laki.\r3. Banci mengikut laki – laki.\r4. Perempuan mengikut banci.\r5. Perempuan mengikut perempuan.\r(Fasal Dua Puluh Tiga) Ada empat golongan orang – orang yang tidak sah dalam berjamaah, yaitu:\r1. Laki – laki mengikut perempuan.\r2. Laki – laki mengikut banci.\r3. Banci mengikut perempuan.\r4. Banci mengikut banci.\r(Fasal Dua Puluh Empat) Ada empat, syarat sah jamak taqdim (mengabung dua shalat diwaktu yang pertama), yaitu:\r1. Di mulai dari shalat yang pertama.\r2. Niat jamak (mengumpulkan dua shalat sekali gus).\r3. Berturut – turut.\r4. Udzurnya terus menerus.\r(Fasal Dua Puluh Lima) Ada dua syarat jamak takhir, yaitu:\r1. Niat ta\"khir (pada waktu shalat pertama walaupun masih tersisa waktunya sekedarlamanya waktu mengerjakan shalat tersebut).\r2. Udzurnya terus menerus sampai selesai waktu shalat kedua.\r(Fasal Dua Puluh Enam) Ada tujuh syarat qasar, yaitu:\r1. Jauh perjalanan dengan dua marhalah atau lebih (80,640 km atau perjalanan seharisemalam).\r2. Perjalanan yang di lakukan adalah safar mubah (bukan perlayaran yang didasari niatmengerja maksiat ).\r3. Mengetahui hukum kebolehan qasar.\r4. Niat qasar ketika takbiratul `ihram.\r5. Shalat yang di qasar adalah shalat ruba`iyah (tidak kurang dari empat rak`aat).\r6. Perjalanan terus menerus sampai selesai shalat tersebut.\r7. Tidak mengikuti dengan orang yang itmam (shalat yang tidak di qasar) dalam sebagian shalat nya.\r(Fasal Dua Puluh Tujuh) Syarat sah shalat Jum\"at ada enam, yaitu:","part":1,"page":317},{"id":318,"text":"1. Khutbah dan shalat Jum\"at dilaksanakan pada waktu Dzuhur.\r2. Kegiatan Jum\"at tersebut dilakukan dalam batas desa.\r3. Dilaksanakan secara berjamaah.\r4. Jamaah Jum\"at minimal berjumlah empat puluh (40) laki-laki merdeka, balig dan penduduk asli daerah tersebut.\r5. Dilaksanakan secara tertib, yaitu dengan khutbah terlebih dahulu, disusul dengan shalat Jum\"at.\r(Fasal Dua Puluh Delapan) Rukun khutbah Jum\"at ada lima, yaitu:\r1. Mengucapkan “الحمد لله” dalam dua khutbah tersebut.\r2. Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam dua khutbah tersebut.\r3. Berwasiat ketaqwaan kepada jamaah Jum\"at dalam dua khutbah Jum\"at tersebut.\r4. Membaca ayat al-qur\"an dalam salah satu khutbah.\r5. Mendo\"akan seluruh umat muslim pada akhir khutbah.\r(Fasal Dua Puluh Sembilan) Syarat sah khutbah jum\"at ada sepuluh, yaitu:\r1. Bersih dari hadats kecil (seperti kencing) dan besar seperti junub.\r2. Pakaian, badan dan tempat bersih dari segala najis.\r3. Menutup aurat.\r4. Khutbah disampaikan dengan berdiri bagi yang mampu.\r5. Kedua khutbah dipisahkan dengan duduk ringan seperti tuma\"ninah dalam shalatditambah beberapa detik.\r6. Kedua khutbah dilaksanakan dengan berurutan (tidak diselangi dengan kegiatan yanglain, kecuali duduk).\r7. Khutbah dan sholat Jum\"at dilaksanakan secara berurutan.\r8. Kedua khutbah disampaikan dengan bahasa Arab.\r9. Khutbah Jum\"at didengarkan oleh 40 laki-laki merdeka, balig serta penduduk asli daerahtersebut.\r10. Khutbah Jum\"at dilaksanakan dalam waktu Dzuhur\r3199. TERJEMAH NADZOM KITAB TAUHID AQIDATUL AWAAM\rPERTANYAAN :\r> Janie Jane","part":1,"page":318},{"id":319,"text":"Assalamualaikum, mohon tanya yai, nadhzom waqobla hijrotin nabiyil isro min makkatin lailan liqudsin yudro itu dalam kitab madarijusshu'ud bukan ya?\rJAWABAN :\r> Ical Rizaldysantrialit\rWa'alaikum salam. Silahkan dibaca, semoga bermanfaat\rعَقِيْدَةِ الْعَوَامِ نَظْمُ الشَّيْخِ أَحْمَدَ الْمَرْزُوْقِيِّ اْلمَالِكِيِّ ( 1205- 1281 هـ)\rأَبْدَأُ بِاسْمِ اللهِ وَالرَّحْمَنِ * وَبِالرَّحِيْمِ دَائِمِ اْلإِحْسَانِ\rSaya mulai dengan asmanya Allah;yang Pengasih Sayang artinya bismillah\rفَالْحَمْدُ ِللهِ الْقَدِيْمِ اْلأَوَّلِ * اَلآخِرِ الْبَاقِيْ بِلاَ تَحَوُّلِ\rMaka segala puji miliknya Allah;Yang Dulu, Awal, Akhir, Kekal tak b'rubah\rثُمَّ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ سَرْمَدَا * عَلَى النَّبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ وَحَّدَا\rSalawat dan salam kekal selamanya;Atas Nabi, orang terbaik tauhidnya\rوَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعْ * سَبِيْلَ دِيْنِ الْحَقِّ غَيْرَ مُبْتَدِعْ\rKeluarga dan sahabat dan yang ikut;Jalan agamanya yang haq dan yang patut\rوَبَعْدُ فَاعْلَمْ بِوُجُوْبِ الْمَعْرِفَهْ * مِنْ وَاجِبٍ ِللهِ عِشْرِيْنَ صِفَهْ\rKemudian ketahui dengan wajib;Sifat dua puluhnya Allah yang wajib\rفَاللهُ مَوْجُوْدٌ قَدِيْمٌ بَاقِي * مُخَالِفٌ لِلْخَلْقِ بِاْلإِطْلاَقِ\rAllah wujud, qidam dulu, baqa' kekal;Tak serupa dengan makhluk yang tak kekal.\rوَقَائِمٌ غَنِيْ وَوَاحِدٌ وَحَيّ * قَادِرْ مُرِيْدٌ عَالِمٌ بِكُلِّ شَيْ\rDan dzat yang Maha Berdiri pada Dzatnya;Yang Esa dan Berkehendak dan Kuasa.Maha Melihat segala sesuatu;Maha Hidup tanpa dibatasi waktu.\rسَمِيْعٌ اْلبَصِيْرُ وَالْمُتَكَلِّمُ * لَهُ صِفَاتٌ سَبْعَةٌ تَنْتَظِمُ\rMaha Mendengar, Melihat, dan Berfirman;Bagi-Nya tujuh sifat yang terpaparkan","part":1,"page":319},{"id":320,"text":"فَقُدْرَةٌ إِرَادَةٌ سَمْعٌ بَصَرْ * حَيَاةٌ الْعِلْمُ كَلاَمٌ اسْتَمَرْ\rQudrat Kuasa, Irodah Berkehendak;Bashar M'lihat, dan Mendengar atau Sama'Hayat Hidup, Ilmu Allah tak terhingga;Kalam Allah Berfirmannya telah nyata\rوَجَائِزٌ بِفَضْلِهِ وَ عَدْلِهِ * تَرْكٌ لِكُلِّ مُمْكِنٍ كَفِعْلِهِ\rBerkat keagungan Allah dan adil-Nya;Jaiz kerjakan atau meninggalkannya.\rأَرْسَلَ أَنْبِيَا ذَوِي فَطَانَهْ * بِالصِّدْقِ وَالتَبْلِيْغِ وَاْلأَمَانَهْ\rAllah utus para nabi dengan cerdas;Jujur, tabligh, amanah mereka jelas.\rوَجَائِزٌ فِي حَقِّهِمْ مِنْ عَرَضِ * بِغَيْرِ نَقْصٍ كَخَفِيْفِ الْمَرَضِ\rJaiz Rasul punya sifat manusia; Seperti sakit yang tidak seberapa.\rعِصْمَتُهُمْ كَسَائِرِ الْمَلاَئِكَهْ * وَاجِبَةٌ وَفَاضَلُوا الْمَلاَئِكَهْ\rRasul dijaga seperti malaikat;Bahkan melebihi para malaikat.\rوَالْمُسْتَحِيْلُ ضِدُّ كُلِّ وَاجِبِ * فَاحْفَظْ لِخَمْسِيْنَ بِحُكْمٍ وَاجِبِ\rSifat mustahil lawan sifat yang wajib;Hapalkanlah lima puluh s'cara wajib.\rتَفْصِيْلُ خَمْسَةٍ وَعِشْرِيْنَ لَزِمْ * كُلَّ مُكَلَّفٍ فَحَقِّقْ وَاغْتَنِمْ\rWajib tahu nama Rasul dua lima;Yakini dan ambillah keuntungannya.\rهُمْ آدَمٌ اِدْرِيْسُ نُوْحٌ هُوْدُ مَعْ * صَالِحْ وَإِبْرَاهِيْمُ كُلٌّ مُتَّبَعْ\rNabi Adam, Idris, Nuh, Soleh serta Hud;Selanjutnya Nabi Ibrahim berikut.\rلُوْطٌ وَاِسْمَاعِيْلُ اِسْحَاقُ كَذَا * يَعْقُوبُ يُوسُفُ وَأَيُّوْبُ احْتَذَى\rNabi Luth, Ismail, Ishaq serta Ya'qub;Nabi Yusuf selanjutnya Nabi Ayyub\rشُعَيْبُ هَارُوْنُ وَمُوْسَى وَالْيَسَعْ * ذُو الْكِفْلِ دَاوُدُ سُلَيْمَانُ اتَّبَعْ\rNabi Syuaib, Harun, Musa, dan Alyasa';Dzulkifli, Dawud, dan Sulaiman yang bijak.","part":1,"page":320},{"id":321,"text":"إلْيَاسُ يُوْنُسْ زَكَرِيَّا يَحْيَى * عِيْسَى وَطَهَ خَاتِمٌ دَعْ غَيَّا\rIlyas, Yunus, Zakariya, serta Yahya;Isa, dan Muhammad penutup semua.\rعَلَيْهِمُ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ * وَآلِهِمْ مَا دَامَتِ اْلأَيَّامُ\rBagi mereka salam dan sejahtera;Dan k'luarganya untuk sepanjang masa.\rوَالْمَلَكُ الَّذِيْ بِلاَ أَبٍ وَأُمْ * لاَ أَكْلَ لاَ شُرْبَ وَلاَ نَوْمَ لَهُمْ\rMalaikat tanpa bapak tanpa ibu;Tidak makan, minum, tidur sepertiku.\rتَفْصِيْلُ عَشْرٍ مِنْهُمُ جِبْرِيْلُ * مِيْكَالُ اِسْرَافِيْلُ عِزْرَائِيْلُ\rJumlahnya sepuluh dimulai Jibril;Lalu Mikail, Israfil, dan Izrail.\rمُنْكَرْ نَكِيْرٌ وَرَقِيْبٌ وَكَذَا * عَتِيْدٌ مَالِكٌ ورِضْوَانُ احْتَذَى\rMunkar, Nakir, dan Raqib disusul pula;Atid, Malik, serta Ridwan berikutnya.\rأَرْبَعَةٌ مِنْ كُتُبٍ تَفْصِيْلُهَا * تَوْارَةُ مُوْسَى بِالْهُدَى تَنْزِيْلُهَا\rEmpat kitab ini dia rinciannya;Taurat Musa yang berisi petunjuk-Nya.\rزَبُوْرُ دَاوُدَ وَاِنْجِيْلُ عَلَى * عِيْسَى وَفُرْقَانُ عَلَى خَيْرِ الْمَلاَ\rZabur Dawud, lalu Injil bagi Isa;Kitab Quran ‘tuk sebaik manusia.\rوَصُحُفُ الْخَلِيْلِ وَالْكَلِيْمِ * فِيْهَا كَلاَمُ الْحَكَمِ الْعَلِيْمِ\rAda shuhuf Nabi Ibrahim dan Musa;Merupakan firman Allah bijaksana.\rوَكُلُّ مَا أَتَى بِهِ الرَّسُوْلُ * فَحَقُّهُ التَّسْلِيْمُ وَالْقَبُوْلُ\rDan semua yang dibawa oleh Rasul;Harus diyakini benar dan diqabul\r.إِيْمَانُنَا بِيَوْمِ آخِرٍ وَجَبْ * وَكُلِّ مَا كَانَ بِهِ مِنَ الْعَجَبْ\rKita harus iman pada hari akhir;Mentakjubkan sesuatu jangan mungkir.\rخَاتِمَةٌ فِي ذِكْرِ بَاقِي الْوَاجِبِ * مِمَّا عَلَى مُكَلَّفٍ مِنْ وَاجِبِ","part":1,"page":321},{"id":322,"text":"Akhir penuturan lainnya yang wajib;Bagi orang mukallaf termasuk wajib.\rنَبِيُّنَا مُحَمَّدٌ قَدْ أُرْسِلاَ * لِلْعَالَمِيْنَ رَحْمَةً وَفُضِّلاَ\rNabi Muhammad t'lah diutus ke dunya;Pembawa rahmat alam dan seisinya.\rأَبُوْهُ عَبْدُ اللهِ عَبْدُ الْمُطَّلِبْ * وَهَاشِمٌ عَبْدُ مَنَافٍ يَنْتَسِبْ\rAbdullah bin Abdul Muthallib ayahnya;Bani Hasyim, Abdu Manaf silsilahnya.\rوَأُمُّهُ آمِنَةُ الزُّهْرِيَّهْ * أَرْضَعَتْهُ حَلِيْمَةُ السَّعْدِيَّهْ\rAminah Zuhriyah adalah ibunya;Halimah Sakdiyah itu penyusunya.\rمَوْلِدُهُ بِمَكَّةَ اْلأَمِيْنَهْ * وَفَاتُهُ بِطَيْبَةَ الْمَدِيْنَهْ\rDilahirkan di kota Makkah sentosa;Di Madinah adalah tempat wafatnya.\rأَتَمَّ قَبْلَ الْوَحْيِ أَرْبَعِيْنَا * وَعُمْرُهُ قَدْ جَاوَزَ السِّتِّيْنَا\rT'rima wahyu umur empat puluh tahun;Umur Nabi lebih enam puluh tahun.\rوَسَبْعَةٌ أَوْلاَدُهُ فَمِنْهُمُ * ثَلاثَةٌ مِنَ الذُّكُوْرِ تُفْهَمُ\rPutra Nabi semuanya ada tujuh;Tiga lelaki harus dipaham penuh.\rقَاسِمْ وَعَبْدُ اللهِ وَهْوَ الطَّيِّبُ * وَطَاهِرٌ بِذَيْنِ ذَا يُلَقَّبُ\rPertama Qasim, dan kedua Abdullah;Thayib dan Thahir panggilan ‘tuk Abdullah.\rأَتَاهُ إبْرَاهِيْمُ مِنْ سُرِّيَّهْ * فَأُمُّهُ مَارِيَّةُ الْقِبْطِيَّهْ\rKetiga Ibrahim dari istri Amah;ibunya bernama Maria Qibtiyah.\rوَغَيْرُ إِبْرَاهِيْمَ مِنْ خَدِيْجَهْ * هُمْ سِتَةٌ فَخُذْ بِهِمْ وَلِيْجَهْ\rIbu s'lain Ibrahim itu Khadijah;Jumlah enam jadikan karib yang indah.\rوَأَرْبَعٌ مِنَ اْلإِنَاثِ تُذْكَرُ * رِضْوَانُ رَبِّي لِلْجَمِيْعِ يُذْكَرُ\rPutri Nabi semuanya ada empat;Kerelaan Tuhan tetaplah didapat.\rفَاطِمَةُ الزَّهْرَاءُ بَعْلُهَا عَلِيْ * وَابْنَاهُمَا السِّبْطَانِ فَضْلُهُمُ جَلِيْ","part":1,"page":322},{"id":323,"text":"Pertama Fatimah isterinya Ali;Dengan Hasan Husein kebagusan pasti.\rفَزَيْنَبٌ وَبَعْدَهَا رُقَيَّهْ * وَأُمُّ كُلْثُومٍ زَكَتْ رَضِيَّهْ\rKedua Zainab, Ruqayyah ketiga;Keempat Ummu Kultsum suci diridla.\rعَنْ تِسْعِ نِسْوَةٍ وَفَاةُ الْمُصْطَفَى * خُيِّرْنَ فَاخْتَرْنَ النَّبِيَّ الْمُقْتَفَى\rNabi wafat para isteri memilih;Menganut Nabi Muhammad yang terpilih.\rعَائِشَةٌ وَحَفْصَةٌ وَسَوْدَةُ * صَفِيَّةٌ مَيْمُوْنَةٌ وَ رَمْلَةُ\rMereka Aisyah, Khafsah, dan Saudah;Lalu Sofiyah, Maimunah, dan Romlah.\rهِنْدٌ وَ زَيْنَبٌ كَذَا جُوَيْرِيَهْ * لِلْمُؤْمِنِيْنَ أُمَّهَاتٌ مَرْضِيَّهْ\rHindun dan Zainab serta Juwairiya;Bagi mukmin m'reka ibu yang diridla.\rحَمْزَةُ عَمُّهُ وعَبَّاسٌ كَذَا * عَمَّتُهُ صَفِيَّةٌ ذَاتُ احْتِذَا\rHamzah dan Abbas adalah paman Nabi;Sofiyah bibi Nabi yang mengikuti.\rوَقَبْلَ هِجْرَةِ النَّبِيِّ اْلإِسْرَا * مِنْ مَكَّةَ لَيْلاً لِقُدْسٍ يُدْرَى\rSeb'lum hijrah Nabi isra' dari Makkah;Malam hari ke Bayt Maqdis yang diberkah.\rوَبَعْدَ إِسْرَاءٍ عُرُوْجٌ لِلسَّمَا * حَتَّى رَأَى النَّبِيُّ رَبًّا كَلَّمَا\rNabi naik ke langit setelah isra';M'lihat Tuhan berfirman secara nyata.\rمِنْ غَيْرِكَيْفٍ وَانْحِصَارٍ وَافْتَرَضْ * عَلَيْهِ خَمْسًا بَعْدَ خَمْسِيْنَ فَرَضْ\rTanpa bagaimana Nabi dapat p'rintah;Salat lima waktu tak perlu dibantah.\rوَبَلَّغَ اْلأُمَّةَ بِاْلإِسْرَاءِ * وَفَرْضِ خَمْسَةٍ بِلاَ امْتِرَاءِ\rNabi c'rita tentang isra' agar tahu;P'rintah salat lima waktu tanpa ragu.\rقَدْ فَازَ صِدِّيْقٌ بِتَصْدِيْقٍ لَهُ * وَبِالْعُرُوْجِ الصِّدْقُ وَافَى أَهْلَهُ\rAbu Bakar b'runtung membenarkan Nabi;Kebenaran mi'raj s'suai para ahli.","part":1,"page":323},{"id":324,"text":"وَهَذِهِ عَقِيْدَةٌ مُخْتَصَرَهْ * وَلِلْعَوَامِ سَهْلَةٌ مُيَسَّرَهْ\rPenjelasan ini akidah yang ringkas;Bagi awam gampang, mudah, serta jelas.\rنَاظِمُ تِلْكَ أَحْمَدُ الْمَرْزُوْقِيْ * مَنْ يَنْتَمِي لِلصَّادِقِ الْمَصْدُوْقِ\rPengarangnya adalah Ahmad Marzuki;Termasuk orang yang benar dan yang pasti.\rوَ الْحَمْدُ ِللهِ وَصَلَّى سَلَّمَا * عَلَى النَّبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ عَلَّمَا\rPuji bagi Allah yang memberi rahmat;Pada Nabi yang mengajar orang s'lamat.\rوَاْلآلِ وَالصَّحْبِ وَكُلِّ مُرْشِدِ * وَكُلِّ مَنْ بِخَيْرِ هَدْيٍ يَقْتَدِيْ\rKeluarga, sahabat, dan orang baik;Serta pengikut petunjuknya yang baik.\rوَأَسْأَلُ الْكَرِيْمَ إِخْلاَصَ الْعَمَلْ * ونَفْعَ كُلِّ مَنْ بِهَا قَدِ اشْتَغَلْ\rKumohon Allah 'kan keikhlasan ini;Dan manfaat bagi orang yang atensi.\rأَبْيَاتُهَا ( مَيْزٌ ) بِعَدِّ الْجُمَلِ * تَارِيْخُهَا ( لِيْ حَيُّ غُرٍّ ) جُمَلِ\rLima tujuh jumlah semua baitnya;Dua belas lima d'lapan selesainya.\rسَمَّيْتُهَا عَقِيْدَةَ الْعَوَامِ * مِنْ وَاجِبٍ فِي الدِّيْنِ بِالتَّمَامِ\rKunamakan ini Aqidatul Awam;Sempurna agama s'bagai kewajiban.\rLINK DISKUSI :\rwww.fb.com/groups/piss.ktb/776985492324261/\r1178. KITAB-KITAB KARANGAN IMAM AL-GHOZALI\rOLEH : 'aLa Kulli Haal","part":1,"page":324},{"id":325,"text":"Semua kitab fiqh yang kita baca sekarang asalnya dari kitab karangan imam ghozali yaitu \"AL BASITH\"Dari albasith ini lahirlah kitab-kitab, Almuhith, bahrul muhith, mathlab ali. Dan imam ghozali juga mengarang kitab lain lagi, Yaitu AL WASITH, kemudian AL WAJIZ, Dari alwajiz ini lah pengembangan ilmu fiqh syafi'i dmulai, Lalu imam rofi'i melahirkan kitab fathul aziz, Imam lain nya juga ada,seperti ibriz,dan ta'jiz, Dan fathul aziz ini dringkas, lalu fathul aziz ini mendapat gelar di kitab-kitab fiqh menjadi \"ASHLUR RAUDHAH, dan juga ada ringkasan fathul aziz, yaitu hawi quzwaini\rKemudian imam gozali juga ada mengarang kitab fiqh \"khulashah\",dan dari kitab ini imam rofi'i melahirkan kitab muharrar, dan muharrar ini adalah \"ASHLUL MINHAJ\",Dan pasti kalian semua tau,yang mensyarahkan minhaj imam nawawi ini puluhan ulama, sampainya kitab-kitab yang kita baca sekarang adalah ringkasan-ringkasan pendapat dari pensyarah minhaj,\rJadi Ashal kitab fiqh syafi'i yang kita temui skarang itu asal puncaknya dari semua karangan imam gozali,karena itu beliau bergelar hujjatul islam, Bahkan ada ulama brpendapat,beliau adalah sayyidul mushannif qutbul ulum, Ada lagi ulama mengatakan bahwa kitab kitab fiqh, tasawuf, tafsir dll yang dikarang ulama setelah imam gozali adalah puncaknya menjiplak karangan imam gozali, tidak ada satu kitab pun yang tak ada nama imam ghozali, bahkan kitab wahabi,skalipun dalam kitab mereka mencela beliau, tapi kan tetap ada nama beliau dsebut orang,","part":1,"page":325},{"id":326,"text":"Diriwayatkan dari orang-orang yang pernah bermimpi rasul,bahwa Orangyang hendak bertemu rasulullah dalam keadaan bngun,maka ia wajib melewati 27999 maqam, misalnya maqam syukur,shobar,hilm,pemurah,toat,hafizh,qori dan bnyak lagi maqam-maqamnya,dan dalam kitab ihya semua maqam ini dsebutkan,tinggal kita amalkan smua isinya,maka kita akan bisa bertemu nabi dalam mimpi mau bangun, dan bahkan imam gozali dari kecil sampai umur balig udah melewati smua maqam ini,dan beliau dapat bertemu lgsg dengan rasul waktu bangun, sehingga beliau mulhaq bishshahabat dan boleh memarfukan hadist langsung ke rasulullah tanpa sanad, tidak ada hukum mursal, tadlis, munkar, matruk, dhoif dalam semua riwayat beliau, pokoknya hadist apapun yang datang dari beliau semuanya shohih lizatihi, karena setiap detik rasulullah ada di samping beliau,\rKalau ada yang tidak percya dengan yang saya katakan, maka saya jamin di akhir hayat nya dia akan mati suu-ul khatimah,dan akan menempati neraka selamanya,tidak akan mendapat syafaat sedikit pun,\rAdapun para ulama mentakhrij hadist ihya itu hanya skedar zhohirnya saja,agar supaya Allah menampakkan mana yang suka mei'tirodh wali nya mana yang brpegang teguh kepada walinya,dan para imam itu mereka tidak akan mei'tirodh imam gozali,karena mereka juga tau bahwa imam gozali lgsg ngambl hadist ke rasulullah dalam keadaan bangun,tp ini harus di sembunyikan agar tidak akan bnyak orang yang kualat dengan walinya,karena i'tirodh dengan hal ihwal imam gozali\rSumber : www.fb.com/groups/piss.kitab/348816148474533/","part":1,"page":326},{"id":327,"text":"3636. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( I )\rKUTIPAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL-GHOZALI DAN TERJEMAHNYA\rالحمدلله حق حمده، والصلاة والسلام على خير خلقه، محمد رسوله وعبده، وعلى آله وصحبه من بعده.أما بعد: فاعلم أيها الحريص المقبل على اقتباس العلم، المظهر من نفسه صدق الرغبة، وفرط التعطش إليه.. أنك إن كنت تقصد بالعلم المنافسة، والمباهاة، والتقدم على الأقران، واستمالة وجوه الناس إليك، وجمع حطام الدنيا؛ فأنت ساع في هدم دينك، وإهلاك نفسك، وبيع آخرتك بدنياك؛ فصفقتك خاسرة، وتجارتك بائرة، ومعلمك معين لك على عصيانك، وشريك لك في خسرانك، وهو كبائع سيف لقاطع طريق، كما قال صلى الله عليه وسلم: (من أعان على معصية ولو بشطر كلمة كان شريكا فيها).\rAl imam, syaikh hujjatul islam algozzali berkata,Segala puji bagi Allah. Salawat dan salam atas makh luk-Nya termulia, Muhammad, Rasul dan hamba-Nya, serta atas keluarga dan sahabat beliau.Ketahuilah wahai manusia yang ingin mendapat curahan ilmu, yang betul-betul berharap dan sangat haus kepadanya, bahwa jika engkau menuntut ilmu guna bersaing, berbangga, mengalahkan teman sejawat, meraih simpati orang, dan mengharap dunia, maka sesungguhnya engkau sedang berusaha menghancurkan agamamu, membinasakan dirimu, dan menjual akhirat dengan dunia.","part":1,"page":327},{"id":328,"text":"Dengan demikian, engkau mengalami kegagalan, perdaganganmu merugi, dan gurumu telah membantumu dalam berbuat maksiat serta menjadi sekutumu dalam kerugian tersebut. Gurumu itu seperti orang yang menjual pedang bagi perompak jalanan, sebagaimana Rasul saw. bersabda, \"Siapa yang membantu terwujudnya perbuatan maksiat walaupun hanya dengan sepenggal kata, ia sudah menjadi sekutu baginya dalam per buatan tersebut.\"\rوإن كانت نيتك وقصدك، بينك وبين الله تعالى، من طلب العلم: الهداية دون مجرد الرواية؛ فأبشر؛ فإن الملائكة تبسط لك أجنحتها إذا مشيت، وحيتان البحر تستغفر لك إذا سعيت. ولكن ينبغي لك أن تعلم، قبل كل شيء، أن الهداية التي هي ثمرة العلم لها بداية ونهاية، وظاهر وباطن، ولا وصول إلى نهايتها إلا بعد إحكام بدايتها، ولا عثور على باطنها إلا بعد الوقوف على ظاهرها.\rJika niat dan maksudmu dalam menuntut ilmu un tuk mendapat hidayah, bukan sekadar mengetahui riwa yat, maka bergembiralah. Sesungguhnya para malaikat membentangkan sayapnya untukmu saat engkau ber jalan dan ikan-ikan paus di laut memintakan ampunan bagimu manakala engkau berusaha. Tapi, engkau harus tahu sebelumnya bahwa hidayah merupakan buah dari ilmu pengetahuan. Hidayah memiliki permulaan dan akhir serta aspek lahir dan batin. Untuk mencapai titik akhir tersebut, permulaannya harus tersusun rapi. Be gitu pula, untuk menyingkap aspek batinnya, harus di ketahui terlebih dahulu aspek lahirnya.","part":1,"page":328},{"id":329,"text":"وهأنا مشير عليك ببداية الهداية؛ لتجرب بها نفسك، وتمتحن بها قلبك، فإن صادفت قلبك إليها مائلا، ونفسك بها مطاوعة، ولها قابلة؛ فدونك التطلع إلى النهايات والتغلغل في بحار العلوم.وإن صادفت قلبك عند مواجهتك إياها بها مسوفا، وبالعمل بمقتضاها مماطلا؛ فاعلم أن نفسك المائلة إلى طلب العلم هي النفس الأمارة بالسوء، وقد انتهضت مطيعة للشيطان اللعين ليدليك بحبل غروره؛ فيستدرجك بمكيدته إلى غمرة الهلاك،\rOleh karena itu, di sini akan aku tunjukkan padamu permulaan dari sebuah hidayah agar engkau bisa men coba dirimu dan menguji hatimu. Apabila engkau men dapati hatimu condong pada hidayah tersebut lalu di rimu berusaha untuk menggapainya, maka setelah itu engkau bisa melihat perjalanan akhir darinya yang me laju dalam lautan ilmu. Sebaliknya, jika engkau men dapati hatimu berat dan lengah dalam mengamalkan apa yang menjadi konsekuensinya, ketahuilah bahwa jiwa yang mendorongmu untuk menuntut ilmu tersebut adalah jiwa al-ammaarah bi as-su' (yang memerintahkan pada keburukan). Jiwa tersebut bangkit karena taat ke pada setan terkutuk untuk dijerat dengan tali tipuannya. Ia terus memberikan tipudayanya kepadamu sampai engkau betul-betul binasa.\rوقصده أن يروج عليك الشر في معرض الخير حتى يلحقك (بِالأخسَرينَ أَعمالاً، الَّذين ضَلَ سَعيُهُم في الحَياةِ الدُنيا وَهُم يَحسَبونَ أَنَّهُم يُحسِنونَ صُنعا). وعند ذلك يتلو عليك الشيطان فضل العلم ودرجة العلماء، وما ورد فيه من الأخبار والآثار. ويلهيك عن قوله صلى الله عليه وسلم: (من ازداد علما ولم يزدد هدى، لم يزدد من الله إلا بعدا)، وعن قوله صلى الله عليه وسلم: (أشد الناس عذابا يوم القيامة عالم لم ينفعه الله بعلمه)","part":1,"page":329},{"id":330,"text":"Ia ingin agar engkau mem perbanyak kejahatan dalam bentuk kebaikan sehingga ia bisa memasukkanmu dalam kelompok orang yang me rugi dalam amalnya. Yaitu, mereka yang sesat di dunia ini, yang mengira bahwa mereka telah melakukan suatu perbuatan baik. Saat itu setan menceritakan padamu tentang keutamaan ilmu, derajat para ulama, serta berba gai riwayat di seputarnya. Namun, setan tersebut membuatmu lalai dari sabda Nabi saw., \"Siapa yang ber tambah ilmu, tapi tidak bertambah hidayah, ia hanya bertambah jauh dari Allah.\" Juga dari sabda Nabi saw. yang berbunyi, \"Orang yang paling keras siksanya di hari kiamat, adalah orang alim yang ilmunya tak Allah berikan manfaat padanya.\"\rوكان صلى الله عليه وسلم يقول: (اللهم إنى أعوذ بك من علم لا ينفع، وقلب لا يخشع، وعمل لا يرفع، ودعاء لا يسمع).وعن قوله صلى الله عليه وسلم: (مررت ليلة أسرى بي بأقوام تقرض شفاههم بمقارض من نار، فقلت: من أنتم? قالوا: كنا نأمر بالخير ولا نأتيه وننهى عن الشر ونأتيه).فإياك يا مسكين أن تذعن لتزويره فيدليك بحبل غروره، فويل للجاهل حيث لم يتعلم مرة واحدة، وويل للعالم حيث لم يعمل بما عمل ألف مرة.\rNabi saw. berdoa:Allahumma innii a'udzubika min 'ilmi laa yanfa'u wa qalbin laa yakhsya' wa 'amalin laa yurfa'u wa du'ain laa yusma'u\"Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari amal yang tak diterima, dan dari doa yang tak didengar.\"","part":1,"page":330},{"id":331,"text":"Sabda Nabi saw., \"Di malam aku melakukan Israk, aku melewati sekelompok kaum yang bibir mereka digun ting dengan gunting api neraka. Lalu aku bertanya, 'Sia pa kalian?' Mereka menjawab, 'Kami adalah orang-orang yang memerintahkan kebaikan tapi tidak melakukan nya, dan mencegah keburukan tapi kami sendiri me ngerjakannya!\"Oleh karena itu, jangan engkau serahkan dirimu untuk diperdaya oleh jerat tipuannya. Celaka sekali bagi orang bodoh, karena ia tidak belajar. Tapi celaka seribu kali bagi orang alim yang tak mengamalkan ilmunya!\rواعلم أن الناس في طلب العلم على ثلاثة أحوال: رجل طلب العلم ليتخذه زاده إلى المعاد، ولم يقصد به إلا وجه الله والدار الآخرة؛ فهذا من الفائزين.ورجل طلبه ليستعين به على حياته العاجلة، وينال به العز والجاه والمال، وهو عالم بذلك، مستشعر في قلب ركاكه حاله وخسة مقصده، فهذا من المخاطرين. فإن عاجله أجله قبل التوبة خيف عليه من سوء الخاتمة، وبقي أمره في خطر المشيئة؛ وإن وفق للتوبة قبل حلول الأجل، وأضاف إلى العلم العمل، وتدارك ما فرط منه من الخلل- التحق بالفائزين، فإن التائب من الذنب كمن لا ذنب له.\rKetahuilah bahwa dalam menuntut ilmu, manusia terbagi atas tiga jenis:\r(1) Seseorang yang menuntut ilmu guna dijadikan bekal untuk akhirat dimana ia ha nya ingin mengharap rida Allah dan negeri akhirat. Ini termasuk kelompok yang beruntung;\r(2) Seseorang yang menuntut ilmu guna dimanfaatkan dalam kehidupan nya di dunia sehingga ia bisa memperoleh kemuliaan, kedudukan, dan harta. Ia tahu dan sadar bahwa keada annya lemah dan niatnya hina. Orang ini termasuk ke dalam kelompok yang berisiko.","part":1,"page":331},{"id":332,"text":"Jika ajalnya tiba sebelum sempat bertobat, yang dikhawatirkan adalah peng habisan yang buruk (su' ul-khatimah) dan keadaannya menjadi berbahaya. Tapi jika ia sempat bertobat sebe lum ajal tiba, lalu berilmu dan beramal serta menutupi kekurangan yang ada, maka ia termasuk orang yang beruntung pula. Sebab, orang yang bertobat dari dosa nya seperti orang yang tak berdosa;\rورجل ثالث استحوذ عليه الشيطان؛ فاتخذ علمه ذريعة إلى التكاثر بالمال، والتفاخر بالجاه، والتعزز بكثرة الأتباع، يدخل بعلمه كل مدخل رجاء أن يقضى من الدنيا وطره،ن وهو مع ذلك يضمر في نفسه أنه عند الله بمكانة، لاتسامه بسمة العلماء، وترسمه برسومهم في الزى والمنطق، مع تكالبه على الدنيا ظاهرا وباطنا.. فهذا من الهالكين، ومن الحمقى المغرورين؛ إذ الرجاء منقطع عن توبته لظنه أنه من المحسنين، وهو غافل عن قوله تعالى (يَأيُها الَّذين آمنوا لِمَ تَقولونَ مالا تَفعَلون). وهو ممن قال فيهم رسول الله: (أنا من غير الدجال أخوف عليكم من الدجال) فقيل: وما هو يارسول الله?، فقال: (علماء السوء)\r(3) Seseorang yang terperdaya oleh setan. Ia pergunakan ilmunya sebagai sarana untuk memperbanyak harta, serta untuk berbang ga dengan kedudukannya dan menyombongkan diri de ngan besarnya jumlah pengikut. Ilmunya menjadi turn puan untuk meraih sasaran duniawi. Bersamaan dengan itu, ia masih mengira bahwa dirinya mempunyai posisi khusus di sisi Allah karena ciri-ciri, pakaian, dan ke pandaian berbicaranya yang seperti ulama, padahal ia begitu tamak kepada dunia lahir dan batin.Orang dari kelompok ketiga di atas termasuk golongan yang binasa, dungu, dan tertipu.","part":1,"page":332},{"id":333,"text":"Ia tak bisa diharap kan bertobat karena ia tetap beranggapan dirinya ter masuk orang baik. Ia lalai dari firman Allah Swt. yang berbunyi, \"Wahai orang-orang yang beriman. Mengapa ka lian mengatakan apa-apa yang tak kalian lakukan?!\" (Q.S. ash-Shaff: 2). Ia termasuk mereka yang disebutkan Rasul saw., \"Ada yang paling aku khawatirkan dari kalian ke timbang Dajjal.\" Beliau kemudian ditanya, \"Apa itu wahai Rasulullah?\" Beliau menjawab, \"Ulama su' (bu ruk).\"\rوهذا لأن الدجال غايته الإضلال، ومثل هذا العالم وإن صرف الناس عن الدنيا بلسانه ومقاله فهو دافع لهم إليها بأعماله وأحواله، ولسان الحال أفصح من لسان المقال، وطباع الناس إلى المساعدى في الأعمال أميل منها إلى المتابعة في الأقوال؛ فما أفسده هذا المغرور بأعماله أكثر مما أصلحه بأقواله، إذ لا يستجرىء الجاهل على الرغبة في الدنيا إلا باستجراء العلماء، فقد صار علمه سببا لجرأة عباد الله على معاصيه، ونفسه الجاهلة مذلة مع ذلك تمنيه وترجيه، وتدعوه إلى أن يمن على الله بعلمه، وتخيل إليه نفسه أنه خير من كثير من عباد الله.\rHal ini diSebabkan Dajal memang bertujuan menyesatkan, se dangkan ulama ini, walaupun lidah dan ucapannya me malingkan manusia dari dunia, tapi amal perbuatan dan keadaannya mengajak manusia ke sana.Padahal, realita lebih berbekas dibandingkan ucapan. Tabiat manusia lebih terpengaruh oleh apa yang dilihat ketimbang meng ikuti apa yang diucap. Kerusakan yang ditimbulkan oleh perbuatannya lebih banyak daripada perbaikan yang di sebabkan oleh ucapannya. Karena, biasanya orang bo doh mencintai dunia setelah melihat si alim cinta pada dunia.","part":1,"page":333},{"id":334,"text":"Ilmu pengetahuan yang dimilikinya, menjadi fak tor yang menyebabkan para hamba Allah berani ber maksiat pada-Nya. Nafsunya yang bodoh tertipu, tapi masih memberi angan-angan dan harapan padanya. Bahka, ia mengajaknya untuk mempersembahkan sesuatu untuk Allah dengan ilmunya. Nafsu tersebut membuat nya beranggapan bahwa ia lebih baik dibandingkan hamba Allah yang lain.\rفكن أيها الطالب من الفريق الأول، واحذر أن تكون من الفريق الثاني، فكم من مسوف عاجله الأجل قبل التوبة فخسر، وإياك ثم إياك أن تكون من الفريق الثالث، فتهلك هلاكا لا يرجى معه فلاحك، ولا ينتظر صلاحك.\rMaka dari itu, jadilah engkau ter masuk golongan yang pertama. Waspadalah agar tidak menjadi golongan kedua karena betapa banyak orang yang menunda-nunda, ternyata ajalnya tiba sebelum ber taubat sehingga akhirnya rugi dan kecewa. Lebih dari itu, waspadalah! Jangan sampai engkau menjadi golong an ketiga karena engkau betul-betul akan binasa, tak mungkin selamat dan bahagia.\rفإن قلت: فما بداية الهداية لأجرب بها نفسي، فاعلم أن بدايتها ظاهرة التقوى، ونهايتها باطنة التقوى؛ فلا عاقبة إلا بالتقوى، ولا هداية إلا للمتقين.والتقوى، عبارة عن امتثال أوامر الله تعالى، واجتناب نواهيه، فهما قسمان، وهأنا أشير عليك بجمل مختصرة من ظاهر علم التقوى في القسمين جميعا، وألحق قسما ثالثا ليصير هذا الكتاب جامعا مغنيا والله المستعان.","part":1,"page":334},{"id":335,"text":"Apabila engkau bertanya, \"Apa permulaan dari hida yah tersebut sehingga aku bisa menguji diriku dengan nya?\" Maka ketahuilah bahwa hidayah bermula dari ketakwaan lahiriah dan berakhir dengan ketakwaan ba tiniah. Tak ada balasan kecuali dengan takwa dan tak ada hidayah kecuali bagi orang-orang bertakwa. Takwa adalah ungkapan yang mengandung makna melaksana kan perintah Allah Swt. dan menghindarkan larangan- larangan-Nya. Masing-masing ada dua bagian. Di sini aku akan menunjukkan kepadamu secara ringkas aspek lahiriah dari takwa dalam dua bagian tersebut secara bersamaan. Aku masukkan bagian ketiga agar tulisan menjadi lengkap dan cukup. Wallohul musta'an. [ Terj. Oleh Mas Hamzah, BERSAMBUNG ].\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/759446790775403\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/759898250730257\r3637. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( II )\rKUTIPAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI DAN TERJEMAHNYA\rالقسم الأول في الطاعات\rاعلم أن أوامر الله تعالى فرائض ونوافل؛ فالفرض رأس المال، وهو أصل التجارة وبه تحصل النجاة، والنفل هو الربح وبه الفوز بالدرجات،\rA. Bagian Pertama: Amal-amal Ketaatan\rKetahuilah bahwa perintah Allah ada yang wajib dan ada yang sunah. Yang wajib merupakan harta po kok. Dia adalah modal perdagangan yang dengannya na bisa selamat. Sementara yang sunah merupakan laba yang dengannya kita bisa meraih derajat mulia.","part":1,"page":335},{"id":336,"text":"قال صلى الله عليه وسلم: (يقول الله تبارك وتعالى: (ما تقرب إلي المتقربون بمثل أداء ما افترضت عليهم، ولا يزال العبد يتقرب إلى بالنوافل حتى أحبه، فإذا أحببته كنت سمعه الذي يسمع به، وبصره الذي يبصر به، ولسانه الذي ينطق به، ويده التي يبطش بها، ورجله التي يمشي بها).\rNabi saw. bersabda, \"Allah Swt. berfirman, 'Tidaklah orang -orang mendekatkan diri pada-Ku dengan melaksanakan apa yang Kuwajibkan pada mereka, dan tidaklah se orang hamba mendekatkan diri padaku dengan amal -amal sunah, sehingga Aku mencintainya. Jika Aku su dah mencintainya, maka Aku menjadi telinganya yang mendengar, matanya yang melihat, lidahnya yang ber bicara, tangannya yang memegang, dan kakinya yang berjalan.\"\rولن تصل أيها الطالب إلى القيام بأوامر الله تعالى إلا بمراقبة قلبك وجوارحك في لحظاتك وأنفاسك، حين تصبح إلى حين تمسى. فاعلم أن الله تعالى مطلع على ضميرك، ومشرف على ظاهرك وباطنك، ومحيط بجميع لحظاتك، وخطراتك، وخطواتك، وسائر سكناتك وحركاتك؛ وأنك في مخالطتك وخلواتك متردد بين يديه؛ فلا يسكن في الملك والملكوت ساكن، ولا يتحرك متحرك، إلا وجبار السموات والأرض مطلع عليه،\rEngkau tidak akan dapat menegakkan perintah Allah, kecuali dengan senantiasa mengawasi hati dan anggota badanmu pada setiap waktu dan pada setiap tarikan nafasmu, dari pagi hingga sore. Ketahuilah bahwa Allah Swt. menangkap isi hatimu, mengawasi lahir dan batin mu, mengetahui semua lintasan pikiranmu, langkah-lang kahmu, serta diam dan gerakmu. Saat bergaul dan me nyendiri, engkau sedang berada di hadapan-Nya. Tidak ada yang diam, dan tak ada yang bergerak, melainkan semuanya diketahui oleh Penguasa langit, Allah Swt.","part":1,"page":336},{"id":337,"text":"يعلم خائنة الأعين وما تخفي الصدور، ويعلم السر وأخفى؛ فتأدب أيها المسكين ظاهرا وباطنا بين يدي الله تعالى تأدب العبد الذليل المذنب في حضرة الملك الجبار القهار، واجتهد ألا يراك مولاك حيث نهاك، ولا يفقدك حيث أمرك.\r\"Dia mengetahui khianatnya mata dan apa yang disembunyi kan hati\" (Q.S. Ghafir: 19),\"Dia Maha Mengetahui yang rahasia dan tersembunyi\" (Q.S. Thaha: 7).Oleh karena itu, hendaklah engkau beradab di hadapan Allah Swt. de ngan adab seorang hamba yang hina dan berdosa di hadapan-Nya. Berusahalah agar Allah tidak melihatmu sedang melakukan sesuatu yang dilarang dan tidak me laksanakan apa-apa yang diperintah.\rولن تقدر على ذلك إلا بأن توزع أوقاتك، وترتب أورادك من صباحك إلى مسائك، فاصغ إلى ما يلقى إليك من أوامر الله تعالى عليك من حين تستيقظ من منامك إلى وقت رجوعك إلى مضجعك.\rHal itu hanya bisa terwujud jika engkau bisa membagi waktu dan meng atur wirid-wiridmu dari pagi hingga petang. Jagalah perintah Allah Swt. yang diwajibkan kepadamu, sejak dari bangun tidur hingga engkau kembali ke pemba ringan.\rفصل في آداب الاستيقاظ من النوم\rفإذا استيقظت من النوم، فاجتهد أن تستيقظ قبل طلوع الفجر، وليكن أول ما يجري على قلبك ولسانك ذكر الله تعالى؛ فقل عند ذلك: الحمدلله الذي أحيانا بعدما أماتنا وإليه النشور، أصبحنا وأصبح الملك لله، والعظمة والسلطان لله، والعزة والقدرة لله رب العالمين،\rFasal menerangkan adabnya bangun dari tidur.","part":1,"page":337},{"id":338,"text":"Ketika engkau terbangun dari tidur , maka berusahalah agar engkau bangun sebelum keluarnya fajar, dan jadikanlah permulaan yang terucap dalam hati dan lisanmu adalah dzikir kepada Allah ta'ala, ucapkanlah ketika terbangun dari tidur ,\" alhamdulillahil ladzi ahyaana ba'da maa amaatanaa wailaihin nusuur \"Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit.\r\" Asbahna wa asbahal mulku lillah, wal'udhmamtu was sulthonu lillah, wal 'izzatu wal qudrotu lillahi robbil 'aalamiin ,\"Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, keagungan dan kekuasaan hanya milik Allah, kemuliaan dan kekekuasaan hanyalah milik Allah penguasa alam.\rأصبحنا على فطرة الاسلام، وعلى كلمة الاخلاص، وعلى دين نبينا محمد صلى الله عليه وسلم، وعلى ملة أبينا إبراهيم حنيفا مسلما وما كان من المشركين؛\r\" Asbahna 'alaa fitrotil islam , wa 'alaa kalimatil ikhlas, wa 'alaa diini nabiyyinaa muhammad shollallohu 'alaihi wasallam, wa 'alaa millati nabiina ibraahim hanifam muslimau wamaa kaana minal musyrikin \"kamitelah memasuki waktu pagi dalam keadaan fitrah islam, diatas kalimat ikhlas, di dalam agamanya nabi kita muhammad shollallohu 'alaihi wasallam, dan pada agamanya ayah kita ibrahim agama yang hanif, sebagai orang muslim dan nabi ibrahim itu bukanlah termasuk sebgian dari orang-orang yang musyrik.\r؛ اللهم بك أصبحنا، وبك أمسينا، وبك نحيا، وبك نموت، وإليك النشور؛ اللهم إنا نسألك أن تبعثنا في هذا اليوم إلى كل خير، ونعوذ بك أن نجترح فيه سوءا أو نجره إلى مسلم، أو يجره أحد إلينا؛ نسألك خير هذا اليوم وخير مافيه ونعوذ بك من شر هذا اليوم وشر ما فيه.","part":1,"page":338},{"id":339,"text":"\" All?humma bika ash-bahna, wa bika amsaynaa, wa bika nahyaa, wabika namuut, wa ilaykann nusyuur \"Ya Allah, dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan perto-longanMu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan pertolonganMu kami hidup dan dengan kehendakMu kami mati. Dan kepadaMu kebangkitan (bagi semua makhluk).\rYaa Allah kami mohon kepadamu untuk mengutus kepada kami di hari ini kepada semua kebaikan, dan kami memohon perlindungan kepada-Mu agar kami tidak melakukan keburukan di hari ini, atau kami menyuruh keburukan kepada orang muslim, atau seseorang menyuruh keburukan kepada kami, kami mohon kebaikannya hari ini dan kebaikan yang yang ada di hari ini, dan kami memohon perlindungan kepada-Mu dari buruknya hari ini dan keburukan yang ada di dalamnya.\rفإذا لبست ثيابك فانو به امتثال أمر الله تعالى في ستر عورتك، واحذر أن يكون قصدك من لباسك مراءاة الخلق فتخسر.\rKetika engkau menggunakan baju maka niatkanlah mengikuti perintah Allah ta'ala yaitu untuk menutupi auratmu, dan berhati hatilah dari adanya niatmu memakai baju yaitu pamer terhadap mahluk, maka engkau menjadi rugi.\rباب آداب دخول الخلاء\rفإذا قصدت بيت الماء لقضاء الحاجة، فقدم في الدخول رجلك اليسرى، وفي الخروج رجلك اليمنى، ولا تستصحب شيئا عليه اسم الله تعالى ورسوله. ولا تدخل حاسر الرأس، ولا حافي القدمين.","part":1,"page":339},{"id":340,"text":"Bab menerangkan adabnya masuk jamban : ketika engkau mau masuk ke jamban untuk meunaikan hajatmu maka dahulikanlah kaki mu yang sebelah kiri ketika masuk, dan ketika keluar dahulukanlah kaki yang kanan,janganlah kau bawa sesuatu yang bertuliskan asma Allah dan rasulnya, janganlah masuk dalam keadaan tidak bertutup kepala, dan janganlah masuk dlm keadaan tidak bertutup kedua telapaan kaki.\rوقل عند الدخول: باسم الله، أعوذ بالله من الرجس النجس، الخبيث المخبث، الشيطان الرجيم.وعند الخروج: غفرانك، الحمدلله الذي أذهب عني ما يؤذيني وأبقى في ما ينفعني.\rKetika masuk jamban ucapkanlah,\" bismillah, audzubillahi minar rijzis najsi , al khobisi al mukhbisi as syaitoonir rojiim \"dengan meyebut nama Allah, aku berlindung kepada Allah dari kotoran yang najis, yang buruk dan memburukkan yaitu syaiton yang terkutuk.\rKetika keluar dari jamban ucapkanlah,\" gufronaka, alhamdulillahil ladzi adzhaba anni maa yu'dziini wa abqoo fii maa yanfa'uni \"kami memohon ampunanmu, segala puji bagi Allah dzat yang telah menghilangkan sesuatu yang menyakitkan ku dariku, dan dan meninggalkan untukku sesuatu yang memberikan manfaat untkku.\rوينبغي أن تعدل النبل قبل قضاء الحاجة، والا تستنجي بالماء في موضع قضاء الحاجة، وأن تستبرىء من البول بالتنحنح والنتر ثلاثا، وبإمرار اليد اليسرى على أسفل القضيب.وإن كنت في الصحراء، فابعد عن عيون الناظرين واستتر بشيء إن وجدته، ولا تكشف عورتك قبل الانتهاء إلى موضع الجلوس.","part":1,"page":340},{"id":341,"text":"Sebaiknya mempersiapkan batu-batu sebelum menunaikan hajat, jika tidak maka istinjak (membersihkan tempat kluanya kotoran ) dengan air di tempat menunaikan hajatnya, istibro' (minta pembebasan) dari kencing yaitu dengan berdehem dan menarik narik tiga kali, mngurut urut dengan tangan kiri dibagian bawahnya batang penis, jika engkau di tempat lapang maka menjauhlah dari pandangan orang-orang dan tutpilah dirimu dengan sesuatu jika menemukannya, dan janganlah kau buka auratmu sebelum sampai ke tempat menunaikan hajatmu.\rولا تستقبل الشمس ولا القمر، ولا تستقبل القبلة ولا تستدبرها، ولا تجلس في متحدث الناس، ولا تبل في الماء الراكد وتحت الشجرة المثمرة، ولا في الجحر، واحذر الارض الصلبة ومهب الريح، احترازا من الرشاش لقوله صلى الله عليه وسلم: (إن عامة الوسواس منه).\rJanganlah menghadap matahari jg bulan, jangan menghadap qiblat jg membelakanginya, jangan duduk di tempatnya orang-orang yang berbicara, jangan kencing di air yang diam, di bawah pohon yang berbuah dan jangan pula di lubang, berhati hatilah thd tanah yang keras dan tempat berhembusnya angin karena menjaga dari cipratan juga karena dawuhnya rasululloh shollallohu alaihi wasallam \" sesungguhnya kebanyakan was was itu dari cipratan tersebut \"\rواتكىء في جلوسك على الرجل اليسرى، ولا تبل قائما إلا عن ضرورة، واجمع في الاستنجاء بين استعمال الحجر والماء، فإذا أردت الاقتصار على أحدهما فالماء أفضل، وإذا اقتصرت على الحجر فعليك أن تستعمل ثلاثة أحجار طاهرة منشفه للعين، تمسح القضيب في ثلاثة مواضع من حجر، فإن لم يحصل الإنقاء بثلاثة فتمم خمسة أو سبعة إلى أن ينقى بالإيتار؛ فالإيتار مستحب والانقاء واجب. ولا تستنج إلا باليد اليسرى.","part":1,"page":341},{"id":342,"text":"Dan bertelakanlah dalam dudukmu diatas kaki kiri, jangan kencing dengan berdiri kecuali darurat, ketika istinjak kumpulkanlah antara batu dan air , jika ingin meringkas salah satunya maka air lebih baik, jika engkau meringkas dengan batu saja maka wajib bagimu menggunakan 3 batu yang suci yang bisa menghilangkan keadaan kotoran tersebut, engkau usapkan penis dlm 3 tempat dari batu, jika tidak bisa bersih dengan 3 batu tersebut maka sempurnakanlah menjadi 5 atau 7 hingga menjadi bersih dengan yang ganjil, ganjil itu disunnahkan dan bersih itu diwajiblkan, dan janganlah beristinjak kecuali menggunakan tangan kiri,\rوقل عند الفراغ من الاستنجاء: اللهم طهر قلبيى من النفاق وحصن فرجي من الفواحش. وادعك يدك بعد تمام الاستنجاء بالارض أو بحائط ثم اغسلها.\rDan ketika selesai istinjak maka ucapkanlah,\" allahumma tohhir qolbii minan nifaaqi wa hassin farjii minal fawaahis \"Yaa Allah sucikanlah hatiku dari kemunafikan dan jagalah farjiku dari keburukan. Dan setelah sempurna istinjakmu usapkanlah tanganmu ke tanah atau tembok kemudian basuhlah dengan air. [Terj. Oleh Mas Hamzah, BERSAMBUNG]\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/760365850683497\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/760801617306587\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/761739110546171\r3665. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( III )\rTERJEMAH KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL-GHOZALI\rباب آداب الوضوء","part":1,"page":342},{"id":343,"text":"فإذا فرغت من الاستنجاء، فلا تترك السواك؛ن فإنه مطهرة للفم، ومرضاة للرب، ومسخطة للشيطان وصلاة بسواك أفضل من سبعين صلاة بلا سواك. وروي عن أبي هريرة رضى الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (لولا أن أشق على أمتي لأمرتهم بالسواك في كل صلاة)، وعنه صلى الله عليه وسلم: (أمرت بالسواك حتى خشيت أن يكتب علي).\rBab menerangkan adabnya wudhu'. Ketika engkau telah selesai beristinjak maka janganlah kau tinggalkan bersiwak, karena bersiwak itu bisa membersihkan mulut dan diridhoi Tuhan serta dibenci syetan, sekali sholat dengann bersiwak itu lebih utama dari pada 70 kali sholat tanpa siwak. Diriwayatkan dari abu hurairoh rodhiyallohu 'anhu berkata, rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam bersabda, \" jikalau tidak memberatkan terhadap umatku pasti akan ku perintahkan mereka bersiwak di setiap sholatnya.\"dan juga dari nabi, \" aku diperintahkan bersiwak shg aku hawatir jika diwajibkan terhadapku.\"\rثم اجلس للوضوء مستقبل القبلة على موضع مرتفع كي لا يصيبك الرشاش، وقل بسم الله الرحمن الرحيم، رب أعوذ بك من همزات الشياطين وأعوذ بك رب بأن يحضرون.\rSetelah bersiwak duduklah untuk wudhu dengann menghadap kiblat ditempat yang tinggi supaya tidak terkena air cipratannya.dan ucapkanlah ,\" dengann menyebit nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, Yaa Tuhanku aku berlindung kepada-Mu dari goaan syetan dan aku berlindung kepada-Mu dari kedatangannya.\"\rثم اغسل يديك ثلاثا قبل أن تدخلهما الإناء، وقل: اللهم إني أسألك اليمن والبركة، وأعوذ بك من الشؤم والهلكة.","part":1,"page":343},{"id":344,"text":"Kemudian basuhlah ke dua tanganmu 3 kali sebelum memasukkannya kedalam wadah dan ucapkanlah,\" Yaa Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keberuntungan dan keberkahan, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan dan kerusakan \"\rثم انو رفع الحدث واستباحة الصلاة، ولا ينبغي أن تعزب نيتك قبل غسل الوجه، فلا يصح وضؤوك.\rKemudian niatlah menghilangkan hadas dan niat kewenangan sholat dan tidak dianjurkan menghilangkan niatmu sebelum membasuh wajah maka bisa menyebabkan wudhumu tidak sah.\rثم خذ غرفة لفمك وتمضمض بها ثلاثا، وبالغ في رد الماء إلى الغلصمة إلا أن تكون صائما فترفق، وقل اللهم أعني على تلاوة كتابك وكثرة الذكر لك، وثبتني بالقول الثابت في الحياة الدنيا وفي الآخرة.\rKemudian ambillah air satu cakupan tangan untuk berkumur dimulutmu sebanyak 3 kali, dan berusaha keraslah dalam menggerakkan air(yang didalam mulut) sampai pangkal tenggorokan kecuali bagi yang berpuasa maka pelan saja.dan ucapkanlah \" Yaa Allah tolonglah aku untuk membaca kitab-Mu dan memperbanyak dzikir kepada-Mu dan tetapkanlah diriku dengann ucapan yang tetap di kehidupan dunia dan akhirat.\"\rثم خذ غرفة لأنفك واستنشق بها ثلاثا، واستنثر ما في الأنف من رطوبة، وقل في الاستنشاق: اللهم أرحني رائحة الجنة وأنت عني راض، وفي الاستنثار: اللهم إني أعوذ بك من روائح النار وسوء الدار.","part":1,"page":344},{"id":345,"text":"Kemudian ambillah air satu cakupan tangan dan gunakanlah untuk menyesapnya kedalam hidung sebanyak 3 kali, dan semprotkanlah kotoran basah yang ada di dalam hidung, dan ucapkanlah ketika istinsyaq (menyerap air kedalam hidung)\" Yaa Allah semoga engkau menciumakaan aku wewangian syurga dan engkau ridho padaku.\"dan ketika menyemprotkan keluar mengucapkan,\" Yaa Allah aku berlindung kepada-Mu daRi baunya neraka dan keburukan rumah \"\rثم خذ غرفة لوجهك، فاغسل بها من مبتدأ تسطيح الجبهة إلى منتهى ما يقبل من الذقن في الطول، ومن الأذن في العرض، وأوصل الماء إلى موضع التجديفوهو ما يعتاد النساء تنحية الشعر عنه، وهو ما بين رأس الأذن إلى زاوية الجبين، أعني ما يقع منه في جبهة الوجه،\rKemudian ambillah satu cakupan air untuk wajahmu ,basuhlah wajahmu dari permulaan lebarnya dahi sampai belakangnya janggut ini dalam ukuran panjangnya wajah , dan dari telinga dalam ukuran lebarnya wajah.dan sampaikanlah air tersebut ke tempat tajdiif.yang dimaksud tempat tajdif adalah tempat yang biasanya seorang perempuan itu menyingkirkan rambutnya dari situ,yaitu tempat diantara telinga sampai pinggirnya dahi,maksudku tempat jatuhnya rambut dari dahinya wajah.\rوأوصل الماء إلى منابت الشعور الأربعة: الحاجبين، والشاربين، والأهداب، والعذران (وهما ما يوازيان الأذنين، من مبتدأ اللحية)،\rDan sampaikanlah airnya ke tempat 2 tumbuhnya rambut yang 4, yaitu dua alis, dua kumis, bulu mata dan rambut ditepi pipi,maksudya 'idzron (rambut ditepi pipi) adalah rambut yang menghadapi telinga dari tempat permulan tumbuhnya jenggot.","part":1,"page":345},{"id":346,"text":"ويجب إيصال الماء إلى منابت الشعر من اللحية الخفيفة، دون الكثيفة؛ وقل عند غسل الوجه: اللهم بيض وجهي بنورك يوم تبيض وجوه أوليائك، ولا تسود وجهي بكلماتك يوم تسود وجوه أعدائك.. ولا تترك تخليل اللحية الكثيفة.\rDan wajib sampainya air ke tempat-tempat tumbuhnya rambut yaitu jenggot yang tipis klo yang tebal tidak wajib. Dan ketika membasuh wajah ucapknlah,\" Yaa Allah putihkanlah wajahku dengann cahaya-Mu dihari putihnya wajah para walimu, dan janganlah Engkau hitamakaan wajahku dengann kalammu dihari hitamnya wajah musuh-Mu \"dan jangnlah kau tinggalkan mensela2 i jenggot yang tebal.\rثم اغسل يدك اليمنى، ثم اليسرى مع المرفقين إلى أنصاف العضدين، فإن الحلية في الجنة تبلغ مواضع الوضوء. وقل عند غسل اليد اليمنى: أعطني كتابي بيميني، وحاسبني حسابا يسيرا، وعند غسل الشمال: اللهم إني أعوذ بك أن تعطيني كتابي بشمالي أو من وراء ظهري.\rKemudian basuhlah tanganmu yang kanan, kemudian yang kiri beserta kedua sikunya sampai pertengahan lengan sebelah atas, karena sesungguhnya perhiasan disyurga nanti sampai di tempat-tempat yang terkena air wudhu.dan ketika membasuh tangan kanan ucapkanlah,\" Semoga Engkau berian kitabku dengann tangan kananku dan hisab (penghitungan amal) lah diriku dengann hisab yang ringan. \"dan ketika membasuh tangan kiri mengucapkan,\" Yaa Allah aku berlindung kepada-Mu dari pemberian-Mu terhadap kitabku dengan tangan kiriku atau dari belakang punggungku.\"","part":1,"page":346},{"id":347,"text":"ثم استوعب رأسك بالمسح، بأن تبل أيداك وتلصق رؤوس أصابع يدك اليمنى باليسرى، وتضعهما على مقدمة الرأس، وتمررهما إلى القفا، ثم ترددهما إلى المقدمة، فهذه مرة، تفعل ذلك ثلاث مرات، وكذلك في سائر الأعضاء، وقل: اللهم غشني برحمتك، وأنزل على من بركاتك، وأظلني تحت ظل عرشك يوم لا ظل إلا ظلك، اللهم حرم شعري وبشرى على النار.\rkemudian ratakanlah kepalamu dengann mengusap, caranya yaitu dengann membasahi kedua tanganmu dan menempelkan pucunya jari-jari kanan dengann pucuknya jari-jari kiri dan meletakkannya di depan kepala lalu menjalankannya sampai tengkuk, dan dikembalikan lagi sampai depan kepala, ini baru dihitung satu, lakukanlah hal tersebut 3 kali, begitu juga dengan anggota yang lain (3 kali ) dan ketika mengusap kepala ucapkanlah,\" Yaa Allah selubungilah aku dengann rahmat-Mu , dan turunkanlah berkah-Mu kepadaku , dan naungilah aku di bawah naungan-Mu dihari tiada naungan kecuali naungan-Mu, Yaa Allah halangilah rambut dan kulitku dari api neraka.\"\rثم امسح أذنيك ظاهرهما وباطنهما بماء جديد، وأدخل مسبحتك في صماخ أذنيك، وأمسح أذنيك ببطن إبهاميك، وقل: اللهم اجعلني من الذين يستمعون القول فيتبعون أحسنه، اللهم أسمعني منادى الجنة في الجنة مع الأبرار.ثم امسح رقبتك، وقل: اللهم فك رقبتي من النار، وأعوذ بك من السلاسل والأغلال.","part":1,"page":347},{"id":348,"text":"Kemudian usaplah kedua telingamu luar dan dalamnya dengann air yang baru, dan masukkanlah jari telunjukmu kedalam lubang telingamu dan usaplah kedua telingamu dengann sebelah dalamnya kedua jempolanmu .dan ucapkanlah,\" Yaa Allah semoga Engkau menjadikan aku termasuk dari orang-orang yang mendengarkan ucapan kemudian mengikuti yang terbaik dari ucapan tersebut, Yaa Allah perdengarkanlah aku panggilan syurga disyurga nanti bersama para abror : \"kemudian usaplah lehermu dan ucapkanlah, \" Yaa Allah lepaskanlah leherku dari api neraka, dan aku berlindung kepada-Mu dari rantai dan belenggu. \"\rثم اغسل رجلك اليمنى ثم اليسرى مع الكعبين، وخلل بخنصر اليسرى أصابع رجلك اليمنى مبتدئا بخنصرها، حتى تختم بخنصر اليسرى، وتدخل الأصابع من أسفل، وقل: اللهم ثبت قدمي على الصراط المستقيم مع أقدام عبادك الصالحين.. وكذلك تقول عند غسل اليسرى: اللهم إني أعوذ بك آن تزول قدمي على الصراط في النار يوم تزل أقدام المنافقين والمشركين. وارفع الماء إلى أنصاف الساقين، وراع التكرار ثلاثا في جميع أفعالك.\rkemudian basuhlah kakimu yang kanan kemudian yang kiri beserta kedua mata kakinya, dan sela-selailah jari-jari kaki yang kanan dengann jari kelingking tangan kiri dimulai dari jari kelingkingnya kaki kanan sampai jari kelingkingnya kaki kiri, dan engkau masukkan jari kelingking tangan kirimu dari sebelah bawahnya jari-jari kaki tadi, dan ucapkanlah ,\" Yaa Allah tetapkanlah kedua telapak kakiku di atas shirotol mustaqim (jembatan yang lurus) bersama telapak kakinya hamba-Mu yang sholih.\"","part":1,"page":348},{"id":349,"text":"begitu juga engkau ucapkan ketika membesuh kaki yang kiri,\" Yaa Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari terpelesetnya kedua telapak kakiku dari shirot di neraka dihari terpelesetnya telapak2 kainya orang-orang munafiq dan orang-orang musyrik.\"dan naikkanlah airnya sampai pertengahan kedua betis, dan jagalah mengulangi 3 kali di seluruh pekerjaanmu.\rفإذا فرغت فارفع بصرك إلى السماء، وقل: اشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمد عبده ورسوله، سبحانك اللهم وبحمدك، أشهد أن لا إله إلا أنت، أنت التواب الرحيم، اللهم اجعلني من التوابين؛ واجعلني من المتطهرين، واجعلني من عبادك الصالحين واجعلني صبورا، شكورا، واجعلني أذكرك ذكرا كثيرا، وأسبحك بكرة وأصيلا.فمن قرأ هذه الدعوات في وضوئه خرجت خطاياه من جميع أعضائه، وختم على وضوئه بخاتم، ورفع له تحت العرش، فلم يزل يسبح الله تعالى ويقدسه، ويكتب له ثواب ذلك إلى يوم القيامة.\rKetika engkau telah selesai maka naikanlah pandanganmu ke langit dan ucapkanlah,\" aku bersaksi bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah yang esa dan tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba-Mu dan juga utusan-Mu, maha suci Engkau Yaa Allah dan pujian bagi-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau , Engkau maha menerima taubat dan maha asih, Yaa Allah jadikanlah aku termasuk sebagian dari orang-orang yang bertaubat, dan jadikanlah aku sebagian dari orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagian dari orang-orang yang sholih , jadikanlah aku orang yang banyak bersabar, banyak bersyukur, jadikanlah aku berdzikir kepada-Mu dengann dzikr yang banyak, dan bertasbih kepada-Mu dipagi hari dan sorenya.\"","part":1,"page":349},{"id":350,"text":"Barang siapa yang membaca doa-doa ini dalam wudhunya maka keluarlah semua kesalahan dari seluruh anggota wudhunya, dan diberi tanda terhadap wudhunya dengann cincin, dan di angkat baginya sampai dibawah 'arsy, terus menerus bertasbih kepada Allah ta'ala dan mensucikan-Nya, dan ditulis pahalanya tersebut baginya sampai hari kiamat.\rواجتنب في وضوئك سبعا: لاتنفض يديك فترش الماء، ولا تلطم وجهك ورأسك بالماء لطما، ولا تتكلم في أثناء الوضوء، ولا تزد في الغسل على ثلاث مرات، ولا تثكر صب الماء من غير حاجة بمجرد الوسوسة، فلموسوسين شيطان يضحك بهم يقال له (الولهان) ولا تتوضأ بالماء المشمس ولا من الأواني الصفرية، فهذه السبعة مكروهه في الوضوء.وفي الخبر أن : (من ذكر الله عند وضوئه طهر الله جسده كله، ومن لم يذكر الله لم يطهر منه إلا ما أصابه الماء).\rDan jauhilah 7 perkara di dalam wudhumu :\r1. janganlah kau kibaskan tanganmu maka airnya jadi menciprat.\r2. janganlah kau benturkan wajahmu dan juga kepalamu dengann air.\r3. jangan ngobrol di tengah wudhu\r4. jangan melebihi 3 kali ketika membasuh.\r5. jangan berlebihan ketika mencurahkan air tanpa ada hajat walaupun itu was was, karena syetan tertawa tawa terhadap orang yang was was setan tersebut bernama walhan.\r6. jangan berwudhu dengann air yang dijemur di bawah matahari.\r7. jangan pula berwudhu dari air yang berada dalam wadah emas.\rketujuh hal tersebut hukumnya makruh didalam wudhu.\rdan dalam hadis disebuntukan,\" barang siapa yang berdzikir ketika wudhunya maka Allah akan mensucikan seluruh jasadnya, dan barang siapa yang tidak berdzikir kepada Allah maka tidak akan suci kecuali apa yang terkena air saja.\"","part":1,"page":350},{"id":351,"text":"آداب الغسل فإذا أصابتك جنابة، من احتلام أو وقاع، فخذ الإناء إلى المغتسل، واغسل يديك أولا ثلاثا، وأزل ما على بدنك من قذر، وتوضأ كما سبق في وضوئك للصلاة مع جميع الدعوات، وأخر غسل قدميك، كيلا يضيع الماء\rAdabnya mandi. Ketika engkau lagi junub sebab mimpi basah atau sebab hubungan badan, maka ambillah wadah ketempat mandi, pertama kali basuhlah kedua tanganmu 3 kali dan hilangkanlah kotoran yang ada di badanmu, kemudian berwudhulah seperti wudhu untuk sholat yang telah diterangkan di depan beserta seluruh doanya, dan akhirkanlah membasuh kedua telapak kakimu agar tidak menyianyiakan airnya.\rفإذا فرغت من الوضوء فصب الماء على راسك ثلاثا وأنت ناو رفع الحدث من الجنابة، ثم على شقك الأيمن ثلاثا، ثم على الأيسر ثلاثا، وادعك ما أقبل من بدنك وما أدبر ثالثا، وخلل شعر رأسك ولحيتك، وأوصل الماء إلى معاطف البدن ومنابت الشعر ما خفف منه وما كثف.\rKetika selesai dari wudhu siramakaanlah air ke kepalamu 3 kali dan saat itu engkau berniat menghilangkan hadas dari janabat, kemudian siramakaanlah air ke sebelah tubuhmu yang kanan 3 kali, kemudian sebelah yang kiri 3 kali juga, kemudian sebelah yang depan dan juga belakangnya badanmu 3 kali.\rSela-selai lah rambut kepalamu dan juga jenggotmu, sampaikanlah airnya ke lipatan-lipatan badan dan juga tempat tumbuhnya rambut yang tipis maupun rambut yang tebal.\rواحذر أن تمس ذكرك بعد الوضوء فإن أصابته يدك فأعد الوضوء.والفريض من جملة ذلك كله: النية، وإزالة النجاسة، واستيعاب البدن بالغسل.\rBerhati hatilah dari tersentuhnya dzakarmu setelah wudhu, jika tanganmu menyentuhnya maka ulangilah wudhumu.","part":1,"page":351},{"id":352,"text":"yang di wajibkan dalam mandi tersebut adalah : niat, menghilangkan najis, dan meratakan air keseluruh badan.\rوفرض الوضوء: غسل الوجه واليدين مع المرفقين، ومسح بعض الرأس، وغسل الرجلين إلى الكعبين مرة، مع النية والترتيب.وما عداها سنن مؤكدة فضلها كثير، وثوابها جزيل والمتهاون بها خاسر، بل هو بأصل فرائضه مخاطر، فإن النوافل جوابر للفرائض.\rYang diwajibkan dalam wudhu adalah : membasuh wajah, membasuh kedua tangan beserta ke dua sikunya, mengusap sebagian kepala,membasuh kedua kaki beserta kedua mata kakinya, semuanya sekali, beserta niat dan tartib (urut)dan yang selain hal tersebut hukumnya sunnah muakkad dan fadhilahnya banyak serta berpahala besar, yang menganggapnya enteng akan rugi, bahkan kesunahan tersebut hampir mendekati asalnya kewajiban, karena sesungguhnya yang sunnah itu untuk menambal yang fardhu. [Terj. Oleh Mas Hamzah, BERSAMBUNG]\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/762209343832481\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/763085300411552\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/765330950186987\rwww.fb.com/notes/885677854788357\r3694. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( IV )\rTERJEMAH KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI\rآداب التيمم\rفإن عجزت عن استعملا الماء لفقده بعد الطلب، أو لعذر من مرض، أو لمانع من الوصول إليه من سبع أو حبس، أو كان الماء الحاضر تحتاج إليه لعطشك أو لعطش رفيقك، أو ملكا لغيرك ولم يبع إلا بأكثر من ثمن المثل، أو كان بك جراحة أو مرض تخاف منه على نفسك- فاصبر حتى يدخل وقت الفريضة،\rAdab Tayammum","part":1,"page":352},{"id":353,"text":"Jika engkau tidak mampu untuk menggunakan air sebab tidak ada setelah mencari, atau sebab udzur dari sakit, sebab ada yang mencegah dari datangnya air misalnya karena ada hewan buas atau dipenjara, atau airnya ada tapi dibutuhkan untuk minum dahagamu atau dahaga temanmu, atau sebab dimilik oleh orang lain dan tidak dijual kecuali dengan harga yang lebih tinggi dari harga umumnya, atau sebab ada luka atau sakit yang engkau khawatir thd dirimu sendiri,maka bersabarlah hingga masuknya waktu faridhoh atau wajib.\rثم اقصد صعيدا طيبا عليه تراب خالص طاهر لين، فاضرب عليه بكفيك ضاما بين أصابعك، وانو استباحة فرض الصلاة، وامسح بهما وجهك كله مرة، ولا تتكلف إيصال الغبار إلى منابت الشعر خف أو كثف،\rSetelah masuk waktu wajib kemudian tujulah debu yang baik yang ada debunya yang bersih, suci serta lembut. tempelkanlah kedua telapakmu di debu tersebut dan antara jari-jarimu ditempelkan dan berniatlah untuk kebolehan fardhunya sholat.usaplah wajahmu seluruhnya dengan kedua telapak tangan td sekali, dan janganlah engkau membebani sampainya debu ke tempat tumbuhnya rambut baik yang tipis maupun yang tebal.\rثم انزع خاتمك، واضرب ضربة ثانية مفرجا ما بين أصابعك، واسمح بهما يديك بمع مرفقيك، فإن لم تستوعبهما فاضرب ضربة أخرى إلى أن تستوعبهما، ثم امسح إحدى كفيك بالأخرى، وامسح ما بين أصابعك بالتخليل.","part":1,"page":353},{"id":354,"text":"Kemudian copotlah cincinmu, dan tempelkan telapak tanganmu untuk kedua kalinya, posisi jari-jari dibuka, kemudian usaplah kedua tanganmu besrta kedua sikunya dengan kedua telapak td, jika belum rata maka temeplkanlah lagi sampai rata dengan kedua telapak tangan td, kemudian usaplah salah satu kedua telapakmu dengan yang lainnya dan usaplah diantara jari-jarimu dengan mensela-selai.\rوصل به فرضا واحدا وما شئت من النوافل، فإن أردت فرضا ثانيا فاستأنف تيمما آخر.\rGunakanlah tayammum itu untuk sekali sholat fardhu dan sholat sunnah sesukamu (boleh lebih dari sekali) ,jika engkau ingin melakukan ibadah fardhu untuk kedua kalinya maka mulailah lg tayammum yang lain.\rآداب الخروج إلى المسجد\rفإذا فرغت من طهارتك فصل في بيتك ركعتي الصبح إن كان الفجر قد طلع، كذلك كان يفعل رسول الله صلى الله عليه وسلم ثم يتوجه إلى المسجد.\rAdab keluar menuju masjid\rketika engkau telah selesai dari bersucimu maka sholatlah 2 rokaat dirumahmu yaitu dua rokaat subuh (sholat sunnah) itu jika fajar sudah muncul, seperti itulah yang dilakukan oleh Rasululloh shollallohu alaihi wasallam, kemudian keluar menuju ke arah masjid.\rولا تدع الصلاة في الجماعة، لا سيما الصبح (فصلاة الجماعة تفضل على الفرد خمسة وعشرين درجة) فإن كنت تتساهل في مثل هذا الربح فأي فائدة لك في طلب العلم? وإنما ثمرة العلم العمل به.\rDan janganlah kau tinggalkan sholat berjamaah, apalagi jamaah sholat subuh, sholat jamaah itu melebihi sholat sendirian 25 derjat, jika engkau menyepelekan keuntungan yang seperti ini maka fedah apakah yang kamu dapatkan ketika mencari ilmu ? padahal buah dari ilmu itu adalah mengamalkan ilmu tersebut.","part":1,"page":354},{"id":355,"text":"فإذا سعيت إلى المسجد، فامش على هينة وتؤدة وسكينة، ولا تعجل وقل في طريقك: اللهم إني أسألك بحق السائلين عليك، وبحق الراغبين إليك، وبحق ممشاى هذا إليك؛ فإني لم أخرج أشرا ولا بطرا، ولا رياء، ولا سمعة، بل خرجت اتقاء سخطكن، وابتغاء مرضاتك فأسألك أن تنقذني من النار، وأن تغفر لي ذنوبي؛ فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت.\rKetika engkau berjalan meuju masjid maka berjalanlah dengan santai, pelan dan tenang serta jangan tergesa gesa, dan ucapkanlah ketika diperjalannmu,\" Ya Allah sesungguhnya aku memintamu melalui orang-orang yang memintamu dan melalui langkahku ini, bahwa aku tidak keluar untuk kejelekan, untuk kekerasan, untuk riya dan sombong, aku keluar karena takut murkaMu dan karena mencari ridlaMu, maka aku memintaMu agar Kau selamatkan dari neraka, agar Kau ampuni dosaku sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali diriMu\"\rآداب دخول المسجد\rفإذا أردت الدخول إلى المسجد، فقدم رجلك اليمنى، وقل: اللهم صل على محمد وعلى آل محمد وصحبه وسلم؛ اللهم اغفر لي ذنوبي وافتح لي أبواب رحمتك.ومهما رأيت في المسجد من يبيع أو يبتاع، فقل: لا أربح الله تجارتك. وإذا رأيت فيه من ينشد ضالة، فقل: لا ردّ الله عليك ضالتك- كذلك أمر رسول الله صلى الله عليه وسلم.\rAdab masuk masjid","part":1,"page":355},{"id":356,"text":"Ketika engkau menginginkan masuk kedalam masjid maka dahulukanlah kakimu yang sebelah kanan dan ucapkanlah,\" Yaa Allah smoga engkau curahkan rahmat kepada Muhammad , keluarga dan juga para sahabatnya beserta keselamatan, Yaa Allah semoga Engkau ampuni dosa-dosaku dan bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu .\". Dan ketika engkau melihat ada orang yang berjual beli didalam masjid maka ucapkanlah,\" semoga Allah tidak memberikan keuntungan kepadamu.\"dan jika engkau melihat didakam masjid ada orang yang sdg mencari barangnya yang hilang maka ucapkanlah,\" semoga Allah tidak mengembalikan barangmu yang hilang.\"seperti itulah yang diperintahkan oleh Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam.\rفإذا دخلت المسجد، فلا تجلس حتى تصلي ركعتي التحية،فإن لم تكن على طهارة أو لم ترد فعلها كفتك الباقيات الصالحات ثلاثا، وقيل أربعا، وقيل ثلاثا للمحدث وواحدة للمتوضىء. فإن لم تكن صليت في بيتك ركعتي الفجر، فيجزئك أداؤهما عن التحية.\rKetika engkau telah masuk masjid maka janganlah duduk dulu sebelum engkau melaksanakan 2 rokaat sunnah tahiyatul masjid, jika engkau tidak dalam keadaan suci atau tidak ingin melaksanakannya maka cukuplah membaca al baqiyat as sholihat ( yaitu bacaan subhaa nalloh, wal hamdulillah , wa laa ilaaha illalloh, wallohu akbar ) sebanyak 3 kali, ada pendapat yang mengatakan dibaca 4 kali, pendapat yang lain mengatakan bagi yang berhadas 3 kali bagi yang punya wudhu cukup sekali.\rjika dirumah tadi kamu belum melaksanakan 2 rokaat fajar maka cukuplah melakukan 2 rokaat tersebut sebagai pengganti solat sunnah tahiyat masjid.","part":1,"page":356},{"id":357,"text":"فإذا فرغت من الركعتين، فانو الاعتكاف وادع بما دعا به رسول الله صلى الله عليه وسلم بعد ركعتي الفجر\rJika engkau telah selesai melaksanakan 2 rokaat maka niatlah untuk i'tikaf dan berdoalah seperti doanya Rasululloh sholallohu 'alaihi wasallam setelah 2 rokaat sholat fajar.\rDoa Rasululloh setelah sholat 2 rokaat fajar\rاللهم إني أسألك رحمة من عندك، تهدي بها قلبي، وتجمع بها شملي، وتلم بها شعثي، وترد بها ألفتي وتصلح بها ديني وتحفظ بها غائبي، وترفع بها شاهدي، وتزكي بها عملي، وتبيض بها وجهي، ولتهمني بها رشدي، وتقضي لي بها حاجتي، وتعصمني بها من كل سوء\r\" Yaa Allah ! Sesungguhnya aku bermohon pada Engkau rahmat dari sisi Engkau, yang Engkau beri petunjuk dengan dia akan hatiku. Engkau kumpulkan dengan dia akan yang bercerai-berai bagiku. Engkau himpun-kan dengan dia yang berpisah-pisah padaku, Engkau tolak dengan dia segala fitnah daripadaku. Engkau perbaiki dengan dia akan agamaku. Engkau pelihara dengan dia yang jauh daripadaku.Engkau tinggikan dengan dia akan penyaksianku.Engkau sucikan dengan dia akan amalanku. Engkau putihkan dengan dia wajahku. Engkau ilhamakaan dengan dia petunjuk kepadaku dan Engkau peliharakan aku dengan dia daripada tiap-tiap kejahatan.\"\rاللهم إني أسألك إيمانا خالصا دائما يباشر قلبي، ويقينا صادقا، حتى أعلم أنه لن يصيبني إلا ما كتبته على، ورضني بما قسمته لياللهم إني أسألك إيمانا صادقا، ويقينا ليس بعده كفر؛ وأسألك رحمة أنال بها شرف كرامتك في الدنيا والآخرة","part":1,"page":357},{"id":358,"text":".\" Ya Allah, aku ini mohon padaMu iman yang kekal yang melekat terus di hati, keyakinan yang sungguh-sungguh sehingga aku dapat mengetahui bahwa tiada suatu yang menimpa daku selain dari yang telah Engkau tetapkan bagiku. Jadikanlah aku rela terhadap apapun yang Engkau bagikan padaku.Ya Allah berikanlah kepadaku iman yang jujur / sungguh-sungguh dan keyakinan yang tidak diikuti oleh kekafiran dan rahmat yang dengannya aku memperoleh kemuliaan-Mu di dunia dan di akhirat.\"\rاللهم إني أسألك الفوز عند اللقاء والصبر عند القضاء، ومنازل الشهداء وعيش السعداء والنصر على الأعداء، ومرافقة الأنبياء؛ اللهم إني أنزل بك حاجتي، وإن ضعف رأيي وقصر عملية، وافتقرت إلى رحمتك فأسألك يا قاضي الأمور وياشافي الصدور، كما تجير بين البحور أن تجيرني من عذاب السعير، ومن دعوة الثبور ومن فتنة القبور\r\" Ya Allah aku memohon kepada-Mu kesabaran ketika menerima keputusan (dari-Mu), keberuntungan ketika perjumpaan (dengan-Mu), derajat para syuhada, kehidupan orang-orang yang bahagia, pertolongan atas musuh, dan berdampingan dengan para Nabi (di surga).Ya Allah, sesungguhnya aku menyerahkan hajatku kepada-Mu, meskipun lemah pendapatku, pendek angan-anganku, dan perlunya aku akan rahmati, maka aku mohon wahai Sang Pemutus segala perkara, penyembuh segala dada (yakni: hati), sebagaimana Engkau menjauhkan antar laut, agar Engkau juga menjauhkanku dari azab neraka Sa’iir, juga dari seruan kecelakaan, dan fitnah kubur.\"","part":1,"page":358},{"id":359,"text":"اللهم ما قصر عنه رأيي، وضعف عنه عملي، ولم تبلغه نيتي وأمنيتي، من خير وعدته أحدا من عبادك أو خير أنت معطيه أحدا من خلقك فإني أرغب إليك فيه، وأسألك إياه يارب العالميناللهم اجعلنا هادين مهتدين، غير ضالين ولا مضلين؛ حربا لأعدائك سلما لأوليائك نحب بحبك الناس، ونعادي بعداوتك من خالفك من خلقك\r\" Ya Allah, apapun yang pikiranku lemah darinya, dan angan-anganku pendek darinya, serta niat dan cita-citaku tak sampai padanya daripada segala kebaikan yang yang telah Engkau janjikan kepada salah seorang dari hamba-hamba-Mu, atau kebaikan yang Engkau berikan kepada salahs eorang dari makhluk-Mu, maka sesungguhnya aku sangat mendambakannya juga kepada-Mu, dan memohon kepada-Mu kebaikan tersebut, wahai Tuhan Penguasa seluruh alam semesta.Ya Allah jadikanlah kami orang-orang yang membawa petunjuk dan selalu ditunjuk, bukan orang yang sesat dan bukan pula menyesatkan, kami memerangi musuh-Mu, dan kami berdamai dengan para kekasih-Mu, kami mencintai manusia karena kecintaan pada-Mu, dan kami memusuhi karena permusuhan-Mu kepada siapa saja yang menyalahi (perintah)-Mu dari makhluk-Mu.\"\rاللهم هذا الدعاء وعليك الإجابة وهذا الجهد وعليك التكلان، وإنا لله وإنا إليه راجعون ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم؛ اللهم ذا الحبل الشديد، والأمر الرشيد، أسألك الأمن يوم الوعيد، والجنة يوم الخلود مع المقربين الشهود، والركع السجود، الموفين لك بالعهود؛ إنك رحيم ودود وإنك تفعل ما تريدُ","part":1,"page":359},{"id":360,"text":"\" Ya Allah ini adalah doa dan dari-Mu lah penerimaan, dan ini adalah kadar usaha kami dan kepada-Mu lah berserah diri, dan sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami hanya akan kembali kepada-Nya, dan tiada daya (untuk menghindar dari kemaksiatan) dan tiada upaya (untuk melakukan ketaatan) kecuali dengan (pertolongan) Allah Yang Maha Luhur lagi Maha Agung. Dia Yang Memiliki tali (agama) yang kuat, dan perkara yang penuh petunjuk, aku memohon kepada-Mu keamanan pada hari datangnya ancaman (hari kiamat), dan surga pada hari kekekalan, bersama dengan orang-orang yang didekatkan lagi menyaksikan (Allah), yang ahli ruku’ dan ahli sujud, dan menepati janji, sesungguhnya Engkau Maha Penyayang Lagi Mencintai, dan Engkau Maha Memperbuat apa yang Engkau kehendaki.\"\rسبحان من تعطف بالعز وقال به، سبحان من لبس المجد وتكرم به، سبحان من لا ينبغي التسبيح إلا له، سبحان ذي الفضل والنعم، سبحان ذي الجود والكرم، سبحان الذي أحصى كل شيء بعمله؛\r\"Maha Suci Allah Yang Berlembut dengan keperkasaan-Nya dan Berfirman dengan keperkasaan itu, Maha Suci Allah Yang Mengenakan Kemuliaan dan berbuat dermawan dengannya, Maha Suci Allah Yang mana tidak layak pensucian kecuali untuk-Nya, Maha Suci Allah Sang Pemilik karunia dan nikmat-nikmat, Maha Suci Allah Yang Memiliki kekuasaan dan kedermawanan, Maha Suci Allah Yang Memiliki keagungan dan kemuliaan, Maha Suci Allah Yang Menghitung segala sesuatu dengan ilmu-Nya.\"","part":1,"page":360},{"id":361,"text":"اللهم اجعل لي نورا في قلبي، ونورا في قبري، ونورا في سمعي ونورا في بصري ونورا في شعري، ونورا في بشري، ونورا في لحمي، ونورا في دمي، ونورا في عظامي، ونورا من بين يدي، ونورا من خلفي ونورا من يمين ونورا عن شمالي ونورا من فوق ونورا من تحتي؛ اللهم زدني نورا، وأعطني نورا أعظم نور، واجعل لي نورا برحمتك يا أرحم الراحمين.\r\" Ya Allah jadikanlah bagiku cahaya dihatiku dan cahaya dikuburku, cahaya di pendengaranku dan cahaya di penglihatanku, cahaya di rambuntuku dan cahaya di kulitku, cahaya di dagingku, cahaya di darahku, cahaya di tulang-belulangku, dan cahaya di urat-uratku, cahaya di hadapanku, cahaya di belakangku, cahaya di kananku, cahaya di kiriku, cahaya di atasku, dan cahaya di bawahku. Ya Allah tambahkanlah untukku cahaya, berikanlah aku cahaya, dan jadikanlah bagiku cahaya,dengan rahmat-Mu wahai dzat Yang Maha Kasih sayang. \". Aamiin.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/notes/896402200382589\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/766571253396290\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/767039520016130\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/767798243273591\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/768871916499557\r3695. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( V )\rTERJEMAH KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI\rفإذا فرغت من الدعاء، فلا تشتغل إلى وقت الفرض إلا بفكر وتسبيح أو قراءة قرآن. فإذا سمعت الأذان في أثناء ذلك فاقطع ما أنت فيه واشتغل بجواب المؤذن.\rKetika engkau telah selesai berdoa maka janganlah kamu sibuk sampai datangnya kefardhuan (sholat subuh) kecuali dengan tafakkur, membaca tasbih atau membaca al qur'an,jika engkau mendengar adzan ketika itu maka hentikanlah wiridmu dan jawablah adzn tersebut.","part":1,"page":361},{"id":362,"text":"فإذا قال المؤذن: الله أكبر، فقل مثل ذلك، وكذلك في كل كلمة غلا في الحيعلتين فقل فيهما: لا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم.\rKetika muadzin mengucapkan \" Allahu akbar \" maka ucapkanlah seperti yang di ucapkannya, begitu jg setiap kalimat yang di ucapkan oleh muadzin kecuali dalam dua kalimat hayya 'ala ( hayya 'alas sholat, dan hayya 'alal falah)ketika muadzin mengucapkan 2 kalimat hayya 'ala maka jawablah \" laa haula walaa quwwata illa billahil 'aliyyil 'adhiim \"\rفإذا قال: الصلاة خير من النوم، فقل: صدقت وبررت وأنا على ذلك من الشاهدين\rKetika muadzin mengucapkan \" assholatu khoirum minan naum \"maka jawablah, \" shodaqta wabarirta wa ana 'alaa dzaalika minas syahidiin \"\" engkau benar dan tidak berdusta dan terhadap hal tersebut aku menjadi saksinya\"\rفإذا سمعت الاقامة فقل مثل ما يقول، إلا في قوله: قد قامت الصلاة، فقل: أقامها الله وأدامها ما دامت السموات والأرض.\rKetika engkau mendengar iqomat maka ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan oleh muqim kecuali dalam ucapannya \" qod qomatis sholah \" maka ketika itu ucapkanlah \" aqoomahalloh wa adaamaha maa daamatis samaawatu wal ardh \"\" semoga Allah mendirikan dan melanggengkannya selama ketujuh langit dan bumi masih langgeng \"\rفإذا فرغت من جواب المؤذن فقل: اللهم إني أسألك عند حضور صلاتك وأصوات دعاتك، وإدبار ليلك، وإقبال نهارك: أن تؤتي محمدا الوسيلة والفضيلة والدرجة الرفيعة وابعثه المقام المحمود الذي وعدته إنك لا تخلف الميعاد يا أرحم الراحمين.","part":1,"page":362},{"id":363,"text":"Ketika engkau telah selesai menjawabi muadzin maka ucapkanlah,\" Allahumma inni as aluka inda huduuri sholatika wa aswati du'aika, wa idbaari lailika. wa iqbaali nahaaarika, An tu'tiya muhammadanil wasilata wal fadhilata waddarojatar rofi'ah, wab'asthul maqomal mahmuudanil ladzi wa'adtah innaka laa tukhliful mii'aad, Yaa Arhamar Roohimiin \"\rYaa Allah sesungguhnya aku memohon kepadamu ketika datangnya sholat dan panggilan-Mu , ketika perginya malam dan datangnya siang-Muagar Engkau memberikan wasilah, fadhilah dan derajat yang tinggi, dan berilah kepadanya maqom al mahmuud yang telah Engkau janjikan , sesungguhnya Engkau tidak akan mengingkari janji wahai dzat yang Maha Kasih Sayang. \"\rفإذا سمعت الأذان وأنت في الصلاة فتمم الصلاة، ثم تدارك الجواب بعد السلام على وجهه.\rKetika engkau mendengar adzan dan engkau sedang sholat maka sempurnakanlah sholatmu kemudian susullah jawaban muadzin setelah engkau salam .\rفإذا أحرم الإمام بالفرض، فلا تشتغل إلا بالاقتداء به وصل الفرض كما سيتلى عليك في كيفية الصلاة وآدابها فإذا فرغت فقل: اللهم صلى على محمد وعلى آل محمد وسلم، اللهم أنت السلام، ومنك السلام، وإليك يعود السلام، فحينا ربنا بالسلام، وأدخلنا الجنة دار السلام؛ تباركت يا ذا الجلال والإكرام ؛ سبحان ربي العلى الأعلى الوهاب، لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك، وله الحمد، يحيى ويميت، وهو حي لا يموت، بيده الخير، وهو على كل شيء قدير، لا إله إلا الله، أهل النعمة والفضل والثناء الحسين، لا إله إلا الله، ولا نعبد إلا إياه مخلصين له الدين ولو كره الكافرون.","part":1,"page":363},{"id":364,"text":"Ketika imam melakukan takbirotul ihram sholat fardhu maka janganlah kamu sibuk kecuali mengikuti imam dan sholatlah fardhu sebagaimana yang akan kubacakan cara dan adabnya sholat kepadamu nanti.ketika telah selesai sholat maka ucapkanlah,\" Allahumma sholli alaa muhammad wa alaa alii muhammad wa sallim, Allahumma antas salaam wamingkas salaam wailaika ya'udus salaam fahayyina robbanaa bis salaam wa adkhilnal jannata daaros salaam.\"Yaa Allah semoga rahmat dan keselamatan Engkau curahkan kepada Muhammad dan jg keluarganya, Ya Allah Yang Memberikan segala keselamatan, dari Engkaulah segala keselamatan, dan kepada Engkaulah kembalinya keelamatan maka hidupkanlah kami dalam keselamatan dan masukkanlah kami kedalam surga yaitu rumah keselamatan .\" tabarokta yaa dzal jalaali wal ikroom, subhaana robbiyal aliyyil a'laa al wahhab, laa ilaaha illalloh wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiit wahua hayyun laa yamuut, biyadihil khoir wahua 'alaa kulli sayiing qodiir.\"Engkau Maha Tinggi, Wahai Zat yang memiliki kekayaan dan kemuliaan,Mahasuci Tuhanku Yang Tinggi, Mahatinggi, Mahapemberi. Tiada yang disembah, selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan, bagiNya pujian Yang maha menghidupkan dan mematikankan dan DIA maha hidup dan tidak mati Dia Mahakuasa atas tiap-tiap sesuatu.\" laa ilaaha illalloh ahlun ni'mah walfadhl wats tsana' al hasiin , laa ilaaha illalloh, wala na'budu illa iyyahu mukhlisiina lahud diin walaukarihal kaafiruun.\"tiada tuhan selain Allah yang mempunyai kenikmatan, anugrah dan pujian y baik, tiada tuhan selain Allah dan","part":1,"page":364},{"id":365,"text":"kami tidak menyembah keculi kepada-Nya dengan ikhlas , bagi-Nya agama walaupun orang-orang kafir tidak menyukainya.\rثم ادع بعد ذلك بالجوامع الكوامل، وهو ما علمه رسول الله صلى الله عليه وسلم- عائشة رضي الله عنها، فقل: (اللهم إني أسألك من الخير كله عاجله وآجله ما علمت منه وما لم أعلم، وأعوذ بك من الشر كله عاجله وآجله ما علمت منه وما لم أعلم، وأسألك الجنة وما يقرب إليها من قول وعمل ونية واعتقاد، وأعوذ بك من النار وما يقرب إليها من قول وعمل ونية واعتقاد، وأسألك من خير ما سألك منه عبدك ونبيك محمد صلى الله عليه وسلم، وأعوذ بك من شر ما استعاذك منه عبدك ونبيك محمد صلى الله عليه وسلم، وما قضيت على من أمر فاجعل عاقبته رشدا).","part":1,"page":365},{"id":366,"text":"Kemudian setelah itu berdoalah dengan doa kesempurnaan yang mengumpulkan yaitu doa yang diajarkan oleh Rasululloh shollallohu alaihi wasallam kepada aisyah rodhiyallohu anha , ucapkanlah:\" Allahumma inni as'aluka minal khoiri kullihi 'aajilihi wa ajilihi maa alimtu minhu wamaa lam a'lam, wa a'udzubika minas syarri kullihi 'aajilihi wa ajilihi maa alimtu minhu wamaa lam a'lam.\"Ya Allah, sesungguhnya aku mohon padaMu seluruh kebaikan, baik yang cepat dan yang lambat, baik yang aku ketahui dan yang tidak aku ketahui, dan aku berlindung kepadaMu dari seluruh kejelekan, baik yang cepat dan yang lambat, baik yang aku ketahui dan yang tidak aku ketahui.\" wa as'alukal jannata wama yuqorribu ilaihaa ming qoulin wa amalin waniyatin wa'tiqoodin, wa a'udzubika minan naari wamaa yuqorribu ilaihaa ming qoulin wa amalin waniyatin wa'tiqoodin,\"dan aku memohon kepada-Mu surga dan apa yang bisa mendekatkannya dari ucapan, amalan, niyat dan jg i'tikad, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan apa yang bisa mendekatkannya dari ucapan, amalan, niatan dan juga i'tikad.\" wa as'aluka ming khoirimaa sa'alaka minhu abduka wa nabiyyuka muhammadun shollallohu alaihi wasallam, wa a'udzubika ming syarrimaas ta'aadzaka minhu abduka wa nabiyyuka muhammadun shollallohu alaihi wasallam , wamaa qodhoita alayya min amrin faj'al 'aaqibatahuu rusydaa \"dan aku mohon kepadaMu kebaikan apa saja yang dimohonkan oleh hambaMu dan nabiMu yaitu Muhammad shollallohu alaihi wasallam dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekan apa saja yang dimohonkan perlindungannya oleh hambaMu dan nabiMu yaitu Muhammad shollallohu","part":1,"page":366},{"id":367,"text":"alaihi wasallam, dan apa saja yang engkau putuskan untukku semoga Engkau jadikan kebaikan pada akhirannya.\rثم ادع بما أوصى به رسول الله صلى الله عليه وسلم فاطمة رضي الله عنها، فقل: (يا حي يا قيوم، يا ذا الجلال والإكرام، لا إله إلا أنت برحمتك أستغيث، ومن عذابك أستجير، لا تكلني إلى نفسي، ولا إلى أحد من خلقك طرفة عين، وأصلح لي شأني كله بما أصلحت به الصالحين).\rKemudian berdoalah denga doa yang diwasiyatkan oleh nabi shollallohu alaihi wasallam kepada fatimah rodhiyallohu anha, maka ucapkanlah\" Yaa Hayyu Yaa Qoyyuum Yaa Dzal jalaali wal ikroom, laa ilaaha illa anta birohmatika astagiits, wa min 'adzabika astajiir , laa takilnii ilaa nafsii walaa ilaa ahadin torfata ainin, wa aslihlii sya'nii kullahu bimaa aslahta bihis shoolihiin \"Wahai Allah yang maha hidup dan berdiri sendiri Wahai Tuhan pemilik segala kegagahan dan kemuliaan, tiada tauhan selain Engkau dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan, dari siksa-Mu aku memohon keselamatan, janganlah Engkau serahkan aku sekejabpun kepda nafsuku dan jangan Engkau serahkan pula kepada salah seorang dari makhluk-Mu, semoga Engkau memperbagus seluruh tingkahku sebagaimana Engkau membuat bagus terhadap orang-orang yang sholih,.\rثم قل ما قاله عيسى على نبينا وعليه الصلاة والسلام.اللهم إني أصبحت لا أستطيع دفع ما أكره، ولا أملك نفع ما أرجو، وأصبح الأمر بيدك لا بيد غيرك، وأصبحت مرتهنا بعملي؛ فلا فقير أفقر مني إليك، ولا غنى أغنى منك عني، اللهم لا تشمت بي عدوى، ولا تسؤ بي صديقي، ولا تجعل مصيبتي في ديني، ولا تجعل الدنيا أكبر همي ولا مبلغ علمي، ولا تسلط علي بذنبي من لا يرحمني.","part":1,"page":367},{"id":368,"text":"Kemudian ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh nabi isa ala nabiyyina wa alaihis sholaatu wassalam,\" Allahumma inni asbahtu laa astatii'u daf'a maa ukrihu, walaa amliku naf'a maa arjuu, wa asbahal amru biyadika laa biyadi goirik, wa asbahtu murtahinan bi amalii, walaa faqiirun afqoru minni ilaika, walaa goniyyun agnaa mingka anni, Allahumma laa tusyammit bii aduwwi, wa laa tasu’ubii shodiiqii wa laa taj’al mushiibatii fii diinii wa laa taj’alid-dunyaa akbaro hammii wa laa tusallith ‘alayya bidzambii man laa yarhamunii \"Wahai Allah Tuhanku! Sesungguhnya adalah aku, tiada sanggup menolak apa yang aku tiada sukai dan tiada aku miliki kemanfa'atan apa yang aku harapkan. Dan jadilah urusan itu ditangan yang Iain dari aku dan jadilah aku tergadai dengan perbuatanku. Maka tiadalah orang yang miskin, yang lebih miskin dari aku! Wahai Allah Tuhanku! Janganlah Engkau jadikan musuhku mencaci aku dan janganlah Engkau jadikan temanku berbuat jahat kepadaku. Dan janganlah Engkau jadikan bahaya bagiku pada agamaku dan janganlah Engkau jadikan dunia cita-citaku yang terbesar. Dan janganlah Engkau memberikan kekuasaan kepada orang yang tiada berbelas-kasihan kepadaku, wahai Yang Hidup, wahai Yang berdiri-sendiri!\"\rثم ادع بما بدا لك من الدعوات المشهورات ، واحفظها مما أوردنا في كتاب الدعوات من كتاب (إحياء علوم الدين).\rKemudian berdoalah dengan doa yang sudah jelas bagimu yaitu doa yang sudah masyhur, dan hafalkanlah dari doa yang kami tuliskan di kitab doa dari kitab ihya' ulumuddin.","part":1,"page":368},{"id":369,"text":"ولتكن أوقاتك بعد الصلاة إلى طلوع الشمس، موزعة على أربع وظائف: وظيفة في الدعوات، ووظيفة في الأذكار والدعوات؛ وتكررها في مسبحة، ووظيفة في قراءة القرآن، ووظيفة في التفكر، فتفكر في ذنوبك وخطاياك وتقصيرك في عبادة مولاك، وتعرضك لعقابه الأليم وسخطه العظيم.\rDan jadikanlah waktumu setelah sholat sampai munculnya matahari terbagi dalam 4 tugas,tugas pertama untuk doa,tugas kedua untuk dzikir dan doa, dan mengulang ulanginya dengan tasbih,tugas ketiga untuk membaca alqur'an,tugas ke empat untuk tafakkur, yaitu mentafakkuri dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan mu serta kemalasanmu dalam beribadah terhadap Tuanmu, dan jg tafakkur ttg amalmu yang mendatangkan siksa yang menyakitkan dan kemurkaan-Nya yang Agung.\rوترتب بتدبيرك أورادكن في جميع يومك لتتدارك به ما فرط من تقصيرك، وتحترز من التعرض لسخط الله تعال الأليم في يومك، وتنوي الخير لجميع المسلمين وتعز ألا تشغل في جميع نهارك إلا بطاعة الله تعالى، وتقصد في قلبك الطاعات التي تقدر عليها وتختار أفضلها، وتتأمل تهيئة أسبابها لتشتغل بها؛ ولا تدع عنك التفكر في قرب الأجل، وحلول الموت القاطع للأمل، وخروج الأمر عن الاختيار، وحصول الحسرة والندامة بطول الاغترار.","part":1,"page":369},{"id":370,"text":"Dan uruntukanlah dengan cara mengatur wirid-wiridmu dalam seluruh hari-harimu untuk menutupi kelalaian dari kesalahan-kesalahanmu, dan jagalah dirimu dari datangnya murka Allah ta'ala yang menyakitkan didalam hari-harimu, niatkanlah kebaikan untuk seluruh muslimin dan janganlah engkau menyibukkan dirimu diseluruh siangmu kecuali untuk taat kepada Allah ta'ala, dan niatlah dlm hatimu untuk ketaatan yang kamu mampu melaksanakannya dan pilihlah yang paling afdhol, dan fikirkalah persiapan-persiapan sebab-sebab amal tersebut agar kamu bisa sibuk dengan amalan itu,dan janganlah kau tinggalkan tafakkur tentang dekatnya ajal dan datangnya maut yang bisa memutuskan angan-angan, bisa mengeluarkan perkara dari pilihan, dan hasilnya kerugian, penyesalan sebab lamanya ketertipuan.\rوليكن من تسابيحك، وأذكارك عشر كلمات: إحداهن: لا إله إلا الله، وحده لا شريك له، له الملك، له الحمد، يحيى ويميت، وهو حي لا يموت، بيده الخير، وهو على كل شيء قدير.الثانية: لا إله إلا الله الملك الحق المبين.الثالثة: لا إله إلا الله الواحد القهار، رب السموات والأرض وما بينهما العزيز الغفار.\rDan jadikanlah bacaan tasbih dan dzikir-dzikirmu itu sepuluh kalimat, salah satunya adalah laa ilaaha illalloh wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiit wahuwa hayyun laa yamuut biyadihil khoir wahua alaa kulli syaiing qodiir.kedua : laa ilaaha illalloh al malikul haqqul mubiinketiga: laa ilaaha illalloh al waahidul qohhar robbus samaawaati wal ardhi wamaa baina humal azizul goffaar.","part":1,"page":370},{"id":371,"text":"الرابعة: سبحان الله، والحمدلله، ولا إله إلا الله، والله أكبر، ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم.الخامسة: سبوح قدوس رب الملائكة والروح.السادسة: سبحان الله وبحمده، سبحان الله العظيم.السابعة: أستغفر الله العظيم الذي لا إله إلا الله هو الحي القيوم، وأسأله التوبة والمغفرة.\rKeempat : subhaanalloh wal hamdulillah walaa ilaaha illalloh wallohu akbar walaa haula walaa quwwata illa billahil aliyyil adhiim.kelima : subbuhung quddusur robbul malaikati war ruuh.keenam : subhaanalloh wabihamdih subhaanallohil adhim.ketujuh : astagfirullohal adhiim alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qoyyuum wa as aluhut taubata wal magfiroh.\rالثامنة: اللهم لا مانع لما أعطيت ولا معطي لما منعت، ولا راد لما قضيت ولا ينفع ذا الجد منك الجد.التاسعة: اللهم صلى على محمد، وعلى آل محمد وصحبه وسلم.العاشرة: بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيء في الأرض ولا في السماء، وهو السميع العليم.\rKedelapan : Allahumma laa mani'a lima a'toita walaa mu'tia limaa mana'ta , walaa roodda lima qodhoita wala yangfa'u dzal jaddi mingkal jadd.kesembilan : Allahumma sholli 'alaa muhammad wa 'alaa ali muhammad wasohbihi wasallim.kesepuluh : bismillaahilladzi laa yadhurru ma'as mihii syaiun fil ardhi walaa fis samaa' wahuwas sammi'ul aliim.\rكرر كل واحدة من هذه الكلمات إما مائة مرة أو سبعين مرة، أو عشر مرات، وهو أقله، ليكون المجموع مائة. ولازم هذه الاوراد، ولا تتكلم قبل طلوع الشمس؛ ففي الخبر أن ذلك أفضل من اعتاق ثمان رقاب من ولد اسماعيل- على نبينا وعليه الصلاة والسلام- أعني الاشتغال بالذكر إلى طلوع الشمس من غير أن يتخلله كلام.","part":1,"page":371},{"id":372,"text":"Ulang ulangilah setiap satu dari kalimat ini bisa 100, 70 ataupun 10 kali , 10 ini yang paling sedikit agar jumlahnya menjadi 100. dan jg tetapilah wirid ini.janganlah berbicara sebelum keluarnya matahari, dalam hadis dikatakan bahwa hal tersebut itu lebih utama dari pada memerdekakan 8 budak dari anak turunya nabi ismail ( sholawat dan salam semoga tercurah kepada nabi kita dan nabi ismail ) maksudku adalah menyibukkan diri dengan dzikir sampai keluarnya matahari tanpa menyelinginya dengan pembicaraan.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/notes/896404637049012\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/769896379730444\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/770343949685687\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/771125789607503\r3696. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( VI )\rTERJEMAH KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI\rآداب ما بعد طلوع الشمس إلى الزوال\rفإذا طلعت الشمس وارتفعت قدر رمح، فصل ركعتين، وذلك عند زوال وقت الكراهة للصلاة؛ فإنها مكروهة من بعد فريضة الصبح إلى ارتفاع الشمس.فإذا أضحى النهار، ومضى منه قريب من ربعه، صل صلاة الضحى أربعا أو ستا أو ثمانية، مثنى، مثنى،؛ فقد نقلت هذه الاعداد كلها عن رسول الله صلى الله عليه وسلم.\rAdab setelah keluarnya mata hari sampai bergeser dari tengah langit","part":1,"page":372},{"id":373,"text":"ketika matahari telah terbit dan naik sekitar satu tombak maka sholatlah dua rokaat, sholat ini dilakukan setelah hilangnya waktu makruh untuk sholat karena setelah sholat subuh itu dimakruhkan untuk melakukan sholat hingga naiknya matahari, ketika telah masuk waktu dhuhanya siang, dan telah lewat sekitar seperempatnya maka sholatlah dhuha 4,6 atau 8 dengan setiap 2 rokaat salam, hitungan semua ini telah dinukil dari Rasululloh shollallohu alaihi wasallam.\rوالصلاة خير كلها فمن شاء فليستكثر، ومن شاء فليستقلل، فليس بين طلوع الشمس والزوال راتبة من الصلاة إلا هذه؛ فما فضل منها من أوقاتك فلك فيه أربع حالات:\rالحالة الأولى وهي الافضل: أن يصرفه في طلب العلم النافع في الدين، دون الفصول الذي أكب الناس عليه وسموه علما.\rSholat semuanya itu baik, barang siapa yang ingin memperbanyak silahkan, yang mau mempersedikit juga silahkan, dan diantara keluarnya matahari sampai bergesernya dari tengah langit itu tidak ada sholat rowatib kecuali sholat dhuha ini saja.jika waktumu masih ada yang tersisa (setelah dhuha) maka dalam waktu ini ada 4 hal yang bisa kamu lakukan, hal yang pertama adalah yang paling utama yaitu mnggunakan waktu tersebut untuk mencari ilmu yang bermanfaat bagi agama, bukan fasal fasal yang ditekuni oleh orang yang kemudian mereka menyebutnya sebagai ilmu.","part":1,"page":373},{"id":374,"text":"والعلم النافع هو ما يزيد في خوفك من الله تعالى، ويزيد في بصيرتك بعيوب نفسك، ويزيد في معرفتك بعبادة ربك، ويقلل من رغبتك في الدنيا، ويزيد في رغبتك فني الآخرة، ويفتح بصيرتك بآفات أعمالك حتى تحترز منها، ويطلعك على مكايد الشيطان وغروره، وكيفية تلبيسه على علماء السوء،ن حتى عرضهم لمقت الله تعالى وسخطه؛ن حيث أكلوا الدنيا بالدين، واتخذوا العلم ذريعة ووسيلة الى أخذ اموال السلاطين، وأكل أموال الاوقاف واليتامى والمساكين، وصرفوا همتهم طول نهارهم إلى طلب الجاه والمنزلة في قلوب الخلق، واضطرهم ذلك إلى المراءاة والممراة، والمشاقة في الكالم والمباهاة.\rIlmu yang bermanfaat adalah ilmu yang bisa menambah dalam ketakutanmu kepada Allah ta'ala, bisa menambah pengetahuan batinmu ttg cacatnya dirimu, bisa menambah ma'rifatmu dalam beribadah kepada Tuhanmu, isa mengurangi rasa cintamu thd dunia, dan menambah rasa cinta thd akherat, bisa membuka mata hatimu untuk melihat bahayanya amalmu sehingga engkau bisa menjaga dari bahaya tersebut, bisa memperlihatkanmu thd tipu daya setan, bisa memperlihatkanmu caranya menyamarkannya setan thd ulama' su' yang menjdikan mereka mendapatkan Murka Allah ta'ala, yaitu ulama' yang memakan dunia dengan agamanya, mereka mengambil ilmu sebagai perantara untuk mendapatkan harta dari raja, memakan harta wakaf, anak yatim dan orang2 miskin, dan mereka menggunakan waktu panjang siangnya untuk mencari pangkat dan derajat di hati makhluq, yang menjadikan mereka menjadi pamer, adu domba berlebihan dalam ucapan dan juga sombong.","part":1,"page":374},{"id":375,"text":"وهذا الفن من العلم النافع، قد جمعناه في كتاب (إحياء علوم الدين) فإن كنت من أهله فحصله واعمل به ثم علمه وادع إليه؛ فمن علم ذلك وعمل به، ثم علمه ودعا إليه فذلك يدعى عظيما في ملكوت السموات بشهادة عيسى عليه السلام.\rIni adalah cabang ilmu yang bermanfaat, kami telah mengumpulkannya dalam kitab ihya' ulumuddin, jika kamu termasuk ahlinya maka pelajarilah dan amalkan serta ajarilah dan ajaklah orang lainnya, barang siapa yang mengetahuinya dan mengamalkannya kemudia mengajarkan serta mengajak orang lain untuk mempelajarinya maka orang tersebut akan disebut sebagai orang yang agung di kerajaan langit dengan persaksiannya Nabi Isa alaihis salaam.\rفإذا أفرغت من ذلك كله، وفرغت من إصلاح نفسك ظاهرا وباطنا، وفضل شيء من أوقاتك، فلا بأس أن تشتغل بعلم المذهب في الفقه لتعرف به الفروع النادرة في العبادات، وطريق التوسط بين الخلق في الخصومات عند انكبابهم على الشهوات.. فذلك أيضا بعد الفراغ من هذه المهمات من جملة فروض الكفايات.\rKetika engkau telah menyelesaikan semuanya itu dan telah selesai juga dari memperbaiki dirimu dari segi lahir maupun batin dan masih ada tersisa waktu maka tidak menjadi masalah jika kamu menyibukkan dirimu dengan mempelajari ilmu madzhab fiqh, agar mengetahui cabang yang langka dalam hal ibadah, dan jalan pertengahan diantara makhluk di dalam permusuhan mereka ketika mereka sedang tekun terhadap syahwat.mempelajari ilmu tersebut setelah selesai dari perkara yang penting tadi juga termasuk jumlahnya fardhu kifayah.","part":1,"page":375},{"id":376,"text":"فإن دعتك نفسك إلى ترك ما ذكرناه من الأوراد والأذكار استثقالا لذلك، فاعلم أن الشيطان اللعين قد دس في قلبك الداء الدفين، وهو حب المال والجاه فإياك أن تغتر به، فتكون ضحكة له، فيهلكك، ثم يسخر منك.\rJika nafsumu mengajak untuk meninggalkan wirid dan dzikir yang telah kusebutkan karena merasa berat misalnya, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya setan yang dilaknat telah memasukkan penyakit yang disembunyikan dalam hatimu yaitu penyakit cinta harta dan cinta pangkat, maka berhati2lah dirimu jangan sampai tertipu, karena setan akan mentertawakanmu jika kamu rusak kemudian dia akan menghinamu.\rفإن جربت نفسك مدة في الاوراد والعبارات، فكانت لا تستثقلها كسلا عنها، لكن ظهرت رغبتك في تحصيل اعلم النافع، ولم ترد به إلا وجه الله تعالى والدار الآخرة، فذلك أفضل من نوافل العبادات مهما صحت النية. ولكن الشأن في صحة النية فإن لم تصح النية فهو معدن غرور الجهال، ومزلة أقدام الرجل.\rJika engkau telah mencobai dirimu tentang wirid walaupun sebentar dan tidak merasa berat atai malas tetapi malah terlihat menyukainya untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan juga tidak mengharaokan kecuali karena dzatnya Allah ta'ala dan akherat maka hal itu lebih utama dari pada ibadah sunnah jika memang niatnya benar. jika niatnya tidak benar maka hal itu juga termasuk sumbernya tipuan bagi orang bodoh dan juga tempatnya tergelincirnya telapak kaki.\rالحالة الثانية:\rألا تقدر على تحصيل اعلم النافع في الدين، ولكن تشتغل بوظائف العبادات من الذكر والتسبيح والقراءة والصلاة فذلك من درجات العابدين، وسير الصالحين، وتكون أيضا بذلك من الفائزين.\rHal kedua :","part":1,"page":376},{"id":377,"text":"Yaitu jk kamu tidak mampu untuk menghasilkan ilmu yang bermanfaat dlm agama tetapi kamu menyibukkan diri dengan tugas ibadah misalnya dzikir, bertasbih, membaca alqur'an, dan sholat ini adalah derajatnya abidin (orang ahli ibadah) dan juga jalannya sholihin (orang yang sholeh) dan juga menjadi orang yang beruntung sebab dzikir tasbih qiro'ah dan sholat tadi.\rالحالة الثالثة:\rأن تشتغل بما يصل منه خير إلى المسلمين، ويدخل به سرور على قلوب المؤمنين، أو تتيسر به الأعمال الصالحة للصالحين: كخدمة الفقهاء والصوفية وأهل الدين، والتردد في أشغالهم، والسعي في إطعام الفقراء والمساكين، والتردد مثلا على المرضى بالعيادة، وعلى الجنائز بالتشييع، فكان ذلك أفضل من النوافل؛ فإن هذه عبادات، وفيها رفق للمسلمين.\rHal yang ketiga :\rYaitu menyibukan dirimu dengan sesauatu yang bisa menghasilkan kebaikan bagi muslimin dan bisa membuat senang hatinya mukminin, atau mempermudah amalan kebaikan bagi orang sholeh contohnya seperti membantu para ulama' ahli fiqh atau tasawuf dan ahli agama dan meringankan kesibukan mereka dengan cara sedia melayani mereka, atau memberi makan thd faqir miskin, mengunjungi orang yang sakit, mengiring jenazah, dan semuanya itu lebih utama dari pada ibadah sunnah karena sesungguhnya hal tersebut juga adalah ibadah dan juga terdapat manfaat terhadap muslimin.\rالحالة الرابعة:\rألا تقوى على ذلك، فاشتغل بحاجاتك اكتسابا على نفسك أو على عيالك، وقد سلم المسلمون منك وآمنوا من لسانك ويدك، وسلم لك دينك، إذا لم ترتكب معصية؛ فتنال بذلك درجة أصحاب اليمين، إن لم تكن من أهل الترقي إلى مقامات السابقين.\rHal ke empat :","part":1,"page":377},{"id":378,"text":"yaitu engkau tidak mampu thd semua yang disebut tadi, maka sibukkanlah dirimu dengan hajatmu yaitu bekerja untuk dirimu sndiri atau untuk keluargamu, hal ini bisa menjadikan orang muslim selamat darimu dan juga aman dari lisan dan tanganmu, dan selamat juga agamamu hal itu jika kamu tidak melakukan kemaksiatan.dengan hal ini lah engkau akan mencapai derajatnya ashabul yamiin jika tidak termasuk orang yang ahli naik dalam tingkatan sabiqiin.\rفهذا أقل الدرجات في مقامات الدين، وما بعد هذا فهو من مراتع الشياطين؛ وذلك بأن تشتغل- والعياذ بالله- بما يهدم دينك، أو تؤذي به عبدا من عباد الله تعالى؛ فهذه رتبة الهالكين؛ فإياك أن تكون في هذه الطبقة.\rini adalah derajat terendah dalam tingkatan agama, dan derajat setelah ini termasuk dalam tempat penggembalaaan setan yaitu kamu menyibukkan dirimu (perlindungan hanya dari Allah ) dengan sesuatu yang bisa merusak agamamu , atau menyakiti salah seorang hamba dari hamba-hambanya Allah ta'ala, ini adalah tingkatanya orang-orang yang rusak, maka berhati hatilah dirimu jangan sampai menjadi orang dalam tingkatan ini.\rواعلم أن العبد في حق دينه على ثلاث درجات: إما سالم.. وهو المقتصر على أداء الفرائض وترك المعاصي.أو رابح.. وهو المتطوع بالقربات والنوافل.أو خاسر.. وهو المصر عن اللوازم.فإن لم تقدر أن تكون رابحا، فاجتهد أن تكون سالما، وإياك ثم إياك أن تكون خاسرا.\rKetahuilah bahwa sesungguhnya seorang hamba di dalam hak beragamanya itu ada 3 derajat :\r1.…pertama derajatnya orang yang selamat, yaitu orang yang hanya melakukan kewajiban dan meninggalkan maksiat,","part":1,"page":378},{"id":379,"text":"2.…kedua derajatnya orang yang mendapat untung yaitu (selain melakukan kewajiban dan meninggalkan maksiat) dia juga melakukan kesunahan dengan melakukan ibadah sunnah.\r3.…ketiga adalah derajatnya orang yang rugi, yaitu yang melanggengkan kewajiban saja (tidak meninggalkan maksiayt) jika engkau tidak mampu menjadi orang yang beruntung maka bersungguh sungguhlah untuk menjadi orang yang selamat , dan berhati-hati lah dari menjadi orang yang merugi.\rوالعبد في حق سائر العباد له ثلاث درجات: الأولى: أن ينزل في حقهم منزلة الكرام البررة من الملائكة، وهو أن يسعى في أغراضهم؛ رفقا بهم، وإدخالا للسرور على قلوبهم.الثانية: أن ينزل في حقهم منزلة البهائم والجمادات؛ فلا ينالهم خيره، ولكن عنهم شره.الثالثة: أن ينزل في حقهم منزلة العقارب والحيات والسباع الضاريات، لا يرجى خيره، ويتقى شره.\rSeorang hamba dalam haknya terhadap seluruh hamba yang lainnya terdapat 3 tingkatan:\r1.…pertama adalah menempati dalam hak mereka sebagai tempatnya orang-orang yang mulia dan baik yaitu para malaikat, misalnya dengan melayani kebutuhan2 mereka, menolong mereka, dan menggembirakan hati mereka.\r2.…kedua adalah menempati dalam hak mereka sebagai tempatnya hewan dan benda mati, mereka tidak mendapatkan kebaikan dari hamba tersebut dan juga tidak mendapatkan keburukannya.\r3.…ketiga adalah menempati dalam hak mereka sebagai tempatnya kala jengking, ular dan hewan buas yang merugikan yang tidak bisa diharapkan kebaikannya tetapi malah menjaga diri dari keburukannya.","part":1,"page":379},{"id":380,"text":"فإن لم تقدر على أن تلتحق بأفق الملائكة، فاحذر أن تنزل عن درجة البهائم والجمادات إلى درجة العقارب والحيات والسباع الضاريات. فإن رضيت لنفسك النزول من أعلى عليين، فلا ترض لها من الهوى إلى أسفل سافلين، فلعلك تنجو كفافا لا لك ولا عليك.\rJika engkau tidak mampu untuk menempati klompoknya malaikat maka berhati hatilah jangan sampai engkau turun dari derajatnya hewan dan benda mati ke derajatnya kala jengking, ular dan hewan buas yang merugikan.jika engkau rela terhadap dirimu untuk turun dari derajat yang paling tinggi maka janganlah kamu rela untuk turun ke derajat yang paling rendah, semoga saja engkau selamat sebagai kecukupan yaitu tidak adanya manfaat untukmu dan tidak adanya madhorot atasmu.\rفعليك في بياض نهارك الا تشتغل إلا بما ينفعك في معادك أو معاشك الذي لا تستغنى عن الاستعانة به على معادك. فإن عجزت عن القيام بحق دينك مع مخالطة الناس، وكنت لا تسلم، فالعزلة أولى، فعليك بها؛ ففيها النجاة والسلامة.\rBerhati-hatilah terhadap waktu siangmu jangan sampai engkau sibukkan dengan sesuatu yang tidak bermanfaat untuk tempat kembalimu (akherat) atau kau gunakan untuk sibuk dengan mata pencaharianmu yang tidak bisa kau gunakan untuk menolong terhadap tempat kembalimu. Jika engkau tidak mampu untuk menjalankan hak agamamu dengan bercampurnya orang-orang dan engkau tidak bisa selamat maka uzlah itu lebih baik bagimu, karena dalam uzlah terdapat keselamatan.","part":1,"page":380},{"id":381,"text":"فإن كانت الوساوس في العزلة تجاذبك إلى مالا يرضى الله تعالى، ولم تقدر على قمعها بوظائف العبادات فعليك بالنوم فهو أحسن أحوالك وأحوالنا إذا عجزنا عن الغنيمة رضينا بالسلامة في الهزيمة. فأحسن بحال من سلامة دينه في تعطيل حياته إذ النوم أخو الموت، وهو تعطيل الحياة والتحاق بالجمادات.\rjika ketika uzlah terdapat was was yang bisa menarik terhadap sesuatu yang tidak diridhoi oleh Allah ta'ala dan engkau tidak mampu untuk menghajarnya dengan kegiatan ibadah maka tidurlah saja karena ini sebaik-baik keadaanmu dan keadaanku ketika kita tidak mampu untuk mendapat untung maka kita pun rela dengan selamat dari kekalahan. Suatu hal indah yang mengherankan, keselamatan agamanya di dalam kekosongan hidupnya, karena tidur adalah saudaranya kematian, dan tidur ini mengkosongkan kehidupan dan menyerupai benda mati.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/notes/896408033715339\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/772323549487727\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/773657809354301\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/774051205981628\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/774547102598705\r3720. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( VII )\rTERJEMAH KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL-GHOZALI\rآداب الاستعداد لسائر الصلوات\rينبغي أن تستعد لصلاة الظهر قبل الزوال، فتقدم الفيلولة إن كان بك قيام في الليل، أو سهر في الخير؛ فإن فيها معونة على قيام الليل، كما أن في السحور معونة على صيام النهار، والقيلولة من غير قيام بالليل كالسحور من غير صيام بالنهار.\rAdabnya bersiap-siap untuk sholat-sholat yang lainnya.","part":1,"page":381},{"id":382,"text":"Sebaiknya engkau mempersiapkan diri untuk melakukansholat dhuhur sebelum tergelincirnya matahari dari tengah langit, maka dahulukanlah qoilulah ( tidur sebentar sebelum waktu dhuhur) itu jika kamu biasanya melakukan sholat malam atau jaga malam dalam hal kebaikan, karena sesungguhnya tidur qaelulah itu bisa menolong untuk sholat malam seperti sahur yang bisa menolong puasa disiang hari.tidur qaelulah tanpa melakukan sholat malam bagaikan sahur tanpa puasa disiang harinya.\rفإذا قلت، فاجتهد أن تستيقظ قبل الزوال، وتتوضأ وتحضر المسجد، وتصلي تحية المسجد، وتنتظر المؤذن فتجيبه، ثم تقوم فتصلي أربع ركعات عقب الزوال، كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يطولهن ويقول: (هذا وقت تفتح فيه أبواب السماء، فأحب أن يرفع لي فيه عمل صالح). وهذه الأربع قبل الظهر سنة مؤكدة؛ ففي الخبر: (من صلاهن فأحسن ركوعهن وسجودهنن صلى معه سبعون ألف ملك يستغفرون له إلى الليل).","part":1,"page":382},{"id":383,"text":"Jika engkau tidur qaelulah maka berusahalah agar engkau bangun sebelum tergelincirnya matahari dari tengah langit , kemudian berwudhulah dan datang kemasjid serta sholat tahiyatul masjid, tunggulah muadzin mengumandangkan adzan dan jawabilah dia, kemudian sholatlah 4 rokaat ( dengan setiap 2 rokaat salam ) setelah tergelincirnya matahari, dahulu Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam memperpanjang sholat ini dan beliau bersabda,\" ini adalah waktunya pintu-pintu langit dibuka maka aku suka agar amal-amal sholehku diangkat ke langit .\"4 rokaat sebelum dhuhur ini termasuk sunnah muakkad, dalam hadis disebuntukan,\" barang siapa yang sholat 4 rokaat ini kemudian memperbagus rukuk dan sujudnya maka 70.000 malaikat akan melakukan sholat bersamanya serta memintakan ampun untuknya sampai malam hari.\"\rثم صل الفرض مع الإمام، ثم صل بعد الفرض ركعتين فهما من الرواتب الثابتة.ولا تشتغل إلى العصر إلا بتعلم علم أو إعانة مسلم، أو قراءة قرآن أو سعي في معاش لتستعين به على دينك، ثم صل أربع ركعات قبل العصر؛ فهي سنة مؤكدة؛ فقد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (رحم الله امرأ صلى أربعا قبل العصر) فاجتهد أن ينالك دعاؤه صلى الله عليه وسلم.","part":1,"page":383},{"id":384,"text":"Kemudian sholatlah fardhu (dhuhur) bersama imam, kemudian setelah sholat fardhu sholatlah 2 rokaat , ini termasuk rowatib yang tetap juga, janganlah sibuk sampai waktu ashar kecuali dengan belajar suatu ilmu atau menolong sesama muslim, atau membaca qur'an atau melakukan pekerjaan yang bisa menolong agamamu,kemudian sholatlah 4 rokaat sebelum asar, ini juga sunnah muakkad, Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam bersabda,\" semoga Allah merahmati seseorang yang melakukan sholat 4 rokaat sebelum asar.\"bersungguh sungguhlah agar engkau mendapatkan doanya Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam.\rولا تشتغل بعد العصر إلا بمثل ما سبق قبله، ولا ينبغي أن تكون اوقاتك مهملة فتشتغل في كل وقت بما اتفق كيف اتفق، بل ينبغي أن حاسب نفسك وترب أورادك في ليلك ونهارك، وتعين لكل وقت شغلا لا تتعداه، ولا تؤثر فيه سواه فبذلك تظهر بركة الأوقات.\rDan janganlah engkau sibuk setelah asar kecuali dengan semisal yang terdahulu tadi, dan tidak dianjurkan untuk mengkosongkan waktumu, maka sibukkanlah setiap wktumu dengan sesuatu yang cocok , bahkan yang dianjurkan adalah menghisab dirimu sendiri dan uruntukanlah wirid-wirid malam dan siangmu, perjelaslah setiap waktumu untuk kesibukan yang telah engkau persiapkan dan jangnlah kau pilih yanglainnya, kalau bisa seperti itu maka berkahlah waktumu.\rفأما إذا تركت نفسك سدى مهملا إهمال البهائم لا تدري بماذا تشتغل في كل وقت، فينقضي أكثر أوقاتك ضائعا، وأوقاتك عمرك، وعمرك رأس مالك، وعليه تجارتك، وبه وصولك إلى نعيم دار الأبد في جوار الله تعالى؛ فكل نفس من أنفاسك جوهرة لا\rقيمة لها؛ن إذ لا بدل له فإذا فات فلا عود له","part":1,"page":384},{"id":385,"text":"Adapun jika engkau meninggalkan dirimu dengan kekosongan dan nganggur seperti nganggurnya hewan, tidak tahu digunakan untuk kesibukan apakah setiap waktunya, maka jadilah kebanyakan waktunya itu sia-sia, waktumu adalah umurmu dan umurmu adalah modalmu, modalmu itu adalah barang daganganmu, dengan umurmu itu kamu bisa mencapai rumah kenikmatan yang abadi di samping Allah ta'ala, maka setiap satu nafas dari nafas-nafasmu adalah permata yang tak ternilai harganya karena tiada gantinya, ketika telah terlewat maka tdk bisa kembali lg.\rفلا تكن كالحمقى المغرورين الذين يفرحون كل يوم بزيادة أموالهم مع نقصان أعمارهم، فأي خير في مال يزيد وعمر ينقص! ولا تفرح إلا بزيادة علم أو عمل صالح؛ فإنهما رفيقاك يصحبانك في القبر حيث يتخلف عنك أهلك ومالك، وولدك، وأصدقاؤك.\rJanganlah kamu menjadi seperti orang bodoh yang tertipu, yang merasa senang setiap hari dengan bertambahnya harta serta berkurangnya umur mereka, kebaikan yang manakah di dalam harta yang bertambah sedangkan umurnya berkurang ! janganlah kamu merasa senang kecuali dengan bertambahnya ilmu atau amal sholih, karena ilmu dan amal sholih itulah temanmu yang menemani di kuburanmu sewaktu keluarga, harta, anak dan teman-temanmu meninggalkanmu sedirian.\rثم إذا اصفرت الشمس، فاجتهد أن تعود إلى المسجد قبل الغروب، وتشتغل بالتسبيح والاستغفار؛ فإن فضل هذا الوقت كفضل ما قبل الطلوع، قال الله تعالى: (وَسَبِح بِحَمدِ رَبِك قَبلَ طُلوع الشَمس وَقَبلَ غُروبِ","part":1,"page":385},{"id":386,"text":"Kemudian ketika matahari sdh menguning maka bersegeralah ke masjid sebelum matahari tenggelam, sibuklah dengan membaca tasbih dan istigfar, karena sesungguhnya keutamaan waktu ini seperti keutamaan waktu sebelum munculnya matahari,Allah ta'ala berfirman,\" dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya).\"qof ayat 39.\rواقرأ قبل غروب الشمس أربع سور من القرآن هي: والشمس وضحاها والليل إذا يغشى، والمعوذتين.ولتغرب عليك الشمس وأنت في الاستغفار، فإذا سمعت الأذان فاجبه، وقل بعده: اللهم إني أسألك عند إقبال ليلك، وإدبارك نهارك، وحضور صلاتك، وأصوات دعاتك: أن تؤتي محمد الوسيلة- الدعاء كما سبق.\rDan sebelum terbenamnya matahari bacalah 4 surat dari alqur'an yaitu was syamsi wadhuhaha, wallalili idza yagsya dan surat muawwidzatain.dan ketika matahari terbenam usahakan ketika itu kamu masih dalam membaca istigfar,ketika engkau mendengar adzan maka jawabilah , dan setelah adan selesai ucapkanlah doa,\" Allahumma inni as aluka inda iqbaali lailik wa idbaari naharik, wa huduri sholatik, wa aswati du'aik, an tu'tiya muhammadanil wasilata...dst yaitu doa setelah adzan yang telah disebut dahulu.Yaa Allah sesungguhnya aku memohon kepadamu ketika datangnya malam-Mu, perginya siang-Mu, datangnya waktu sholat-Mu, dan suaranya panggilan-Mu yaitu engkau berikanlah wasilah kepada Muhammad....\rثم صل الفرض بعد جواب المؤذن والاقامة، وصل بعده قبل أنتتكلم ركعتين، فهما راتبتا المغرب وإن صليت بعدهما أربعا تطيلهن، فهن أيضا سنة.","part":1,"page":386},{"id":387,"text":"Kemudian sholatlah fardhu (magrib) setelah menjawab adzan dan iqomat, dan sholatlah 2 rokaat setelah maghrib dan sebelum berbicara karena 2 rokaat ini termasuk rowatibnya maghrib, jika engkau sholat 4 rokaat setelah maghrib dengan memperpanjang rokaatnya maka ini juga termasuk sunnah.\rوإن أمكنك أن تنوي الاعتكاف إلى العشاء، وتحيى ما بين العشاءين بالصلاة فافعل، فقد ورد في فضل ذلك ما لا يحصى، وهي ناشئة الليل؛ لأنه أول نشأه، وهي صلاة الأوابين، وسئل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن قوله تعالى: (تَتَجافى جُنوبُهُم عَنِ المَضاجِع) فقال: (هي الصلاة ما بين العشاءين؛ فإنها تذهب بملاغات النهار).\rJika memungkinkan bagimu untuk niatl i'tikaf sampai waktu isya' dan hidupkanlah waktu di antara magrib dan isya' dengan sholat maka lakukanlah,karena telah ada hadis yang menerangkan fadhilahnya hal tersebut yang tdk terhitung jumlahnya, sholat ini adalah sholat nasiatul lail, yaitu sholat awwabiin ( sholatnya orang-orang yang kembali kepada Allah), pernah Rasul ditanya mengenai ayat \" Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya \" (as sajdah ayat 16) rasul menjawab \" itu adalah sholat antara maghrib dan isya' \"dan sholat ini bisa menghilangkan perkara-perkara yang rusak di siang hari.\rدخل وقت العشاء، فصل أربع ركعات قبل الفرض إحياء لما بني الأذانين ففضل ذلك كثير وفي الخبر: (أن الدعاء بين الأذان والاقامة لا يرد)\rSetelah masuk waktu isya' maka sholatlah 4 rokaat sebelum sholat fardhu untuk menghidupkan waktu antara adzan dan iqomat, fadhilahnya waktu tersebut sangat banyak, dalam hadis disebutkan, \" doa di antara adzan dan iqomat itu tdklah ditolak.\"","part":1,"page":387},{"id":388,"text":"ثم صل الفرض وصل الراتبة ركعتين، واقرأ فيهما سورة الم السجدة، وتبارك الملك أو سورة يس، والدخان فذلك مأثور عن رسول الله صلى الله عليه وسلم.\rKemudian sholatlah fardhu (isya') dan sholatlah rowatib 2 rokaat, bacalah surat alif lam mim sajdah dan tabaroka almulk, atau suray yasin dan dukhon di dua rokaat tersebut, semuanya itu telah ma'tsur dari Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam.\rوصل بعدهما أربع ركعات، ففي الخبر ما يدل على عظم فضلهن. ثم صل الوتر بعدها ثلاثا بتسليمتين أو بتسليمة واحدة. وكان رسول الله صلى الله عليه وسلم يقرأ فيها سورة سبح اسم ربك الأعلى، وقل يأيها الكافرون، والاخلاص والمعوذتين.فإن كنت عازما على قيام الليل، فأخر الوتر، ليكون آخر صلاتك وترا.\rSetelah 2 rokaat tersebut sholatlah 4 rokaat , dalam hadis ada dalil yang menunjukkan tentang agungnya fadhilah 4 rokaat tersebut, kemudian sholatlah witir 3 rokaat dengan 2 kali salam, atau dengan sekali salam, dulu Rasululloh sholallohu 'alaihi wasallam membaca surat sabbihis dan alkafirun, surat al ikhlas dan muawwidzatain didalam sholat witir, jika engkau berniat sholat malam maka akhirkanlah witirmu agar akhir sholatmu itu adalah sholat witir.\rثم اشتغل بعد ذلك بمذاكرة علم أو مطالعة كتاب، ولا تشتغل باللهو واللعب فيكبون ذلك خاتمة أعمالك قبل نومك؛ فإنما الأعمال بخواتيمها.\rKemudian setelah itu sibukkanlah dirimu dengan belajar ilmu atau mutola'ah kitab, janganlah kamu sibuk dengan bercandan dan bermain-main, maka jadilah kegiatan-kegiatan tersebut sebagai pungkasan amal-amalmu sebelum tidur, karena sesungguhnya amalan itu tergantung akhirannya.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/776968692356546","part":1,"page":388},{"id":389,"text":"www.fb.com/PISS.KTB/posts/777856412267774\rwww.fb.com/notes/902205153135627\r3721. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( VIII )\rTERJEMAH KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI\rآداب النوم\rفإذا أردت النوم، فابسط فراشك مستقبل القبلة، ونم على يمينك كما يضطجع الميت في الحده\rAdabnya Tidur\rJika engkau ingin tidur, hamparkan tempat tidurmu dengan menghadap kiblat. Lalu tidurlah diatas sisi kananmu seperti tidurnya mayit di liang kuburnya.\rواعلم أن النوم مثل الموت، فكن مستعدا للقائه، بأن تنام على طهارة، وتكون وصيتك مكتوبة تحت رأسك، وتنام تائبا من الذنوب، مستغفرا، عازما على ألا تعود إلى معصية. واعزم على الخير لجميع المسلمين إن بعثك الله تعالى، وتذكر أنك ستضجع في اللحدن كذلك وحيدا فريدا ليس معك إلا عملك، ولا تجزى إلا بسعيك.ولا تستجلب النوم تكلفا بتمهيد الفرش الوطيئة؛ فإن النوم تعطيل لحياة، إلا إذا كانت وبالا عليك؛ فنومك سلامة لدينك.","part":1,"page":389},{"id":390,"text":"Ketahuilah bahwa tidur adalah bagaikan kematian dan terjaga adalah bagaikan bangkit. Bisa jadi, Allah meng genggam rohmu di malam itu. Maka dari itu, bersiap -siaplah untuk menghadapinya dengan tidur dalam ke adaan suci dan usahakan agar wasiatmu telah tertulis di bawah kepalamu. Engkau tidur seraya bertobat dan meminta ampunan dari semua dosa dengan tekad tidak akan berbuat maksiat lagi. Bertekadlah untuk berbuat baik kepada semua muslim jika Allah membangunkanmu. Ingatlah bahwa engkau akan berbaring di liang ku bur seperti itu seorang diri, hanya ditemani oleh amal mu. Engkau hanya akan dibalas sesuai dengan amal perbuatanmu itu.Jangan sampai engkau menghendaki tidur yang ba nyak dengan menghampar kasur empuk karena tidur adalah menghentikan kehidupan. Kecuali, jika bangun mu justru menjadi bencana bagimu sehingga tidur ter sebut lebih membuat agamamu selamat.\rواعلم أن الليل والنهار أربع وعشرون ساعة، فلا يكن نومك بالليل والنهار أكثر من ثماني ساعات، فيكفيك إن عشت مثلا ستين سنة أن تضيع منها عشرين سنة وهو ثلث عمرك.وأعد عند النوم سواكك وطهورك، واعزم على قيام الليل، أو على القيام قبل الصبح، فركعتان في جوف الليل كنز من كنوز البر؛ فاستكثر من كنوزك ليوم فقرك، فلن تغني عنك كنوز الدنيا إذا مت.","part":1,"page":390},{"id":391,"text":"Ketahuilah bahwa malam dan siang seluruhnya berjumlah dua pu luh empat jam. Jangan sampai tidurmu sepanjang siang dan malam lebih dari delapan jam. Karena, jika engkau berumur sekitar enam puluh tahun cukup bagimu mem buang dua puluh tahun darinya, atau sepertiga dari umurmu itu.Ketika tidur, kembalilah bersiwak dan bersuci. Ber tekadlah untuk bangun malam atau bangun sebelum subuh. Dua rakaat di tengah malam merupakan salah satu harta kekayaan yang berharga mulia. Perbanyaklah harta kekayaanmu itu gunamenghadapi hari miskinmu. Sebab, harta kekayaan dunia sama sekali tak akan ber guna jika engkau binasa.\rوقل عند نومك: باسمك ربي وضعت جنبي وباسمك أرفعه، فاغفر لي ذنبي؛ اللهم قني عذابك يوم تبعث عبادك، اللهم باسم أحيا وأموت؛ أعوذ بك اللهم من شر كل ذي شر، ومن شر كل دابة أنت آخذ بناصيتها، إن ربي على صراط مستقيم؛\rketika akan tidur ucapkalah,\" bismika robbi wadho'tu jambii wa bismika arfa'uhu, fagfirlii dzambii, Allahumma qinii 'adzaabaka yauma tab'atsu 'ibaadak, Allahumma bismika ahyaa wa amuut, a'udzubika Allahumma ming syarri kulli dzi syarrin waming syarri kulli dzzbbatin anta akhidhum binasiyatihaa, inna robbii 'alaa shirotim mustaqiim.\"\rdengan menyebut namaMu wahai tuhanku akau letakkan lambungku dan dgn namaMu aku mengangkatnya, maka ampunilah dosaku, Yaa Allah jagalah aku dari siksaaMu di hari engkau bangkitkan hamba-hambaMu, Yaa Allah dgn namaMu aku hidup dan mati, aku berlindung kepadaMu Yaa Allah dari keburukannya semua pemilik keburukan dan dari keburukannya hewan melata yang ubun2nya Engkau pegang, sesungguhnya Tuhanku berada dijalan yang lurus.","part":1,"page":391},{"id":392,"text":"اللهم أنت الأول فليس قبلك شيء، وأنت الآخر فليس بعدك شيء، وأنت الظاهر فليس فوقك شيء، وأنت الباطن فليس دونك شيء، اقض عني الدين، وأغنني من الفقر؛ اللهم أنت خلقت نفسي وأنت تتوفاها، لك مماتها ومحياها، إن أمتها فاغفر لها، وإن أحييتها فاحفظها بما تحفظ به عبادك الصالحين؛\r\" Allahumma antal awwal falaisa qoblaka syai', wa antal aakhir falaisa ba'daka syai', wa anta dhohir falaisa fauqoka syai', wa antal baathin falaisa duunaka syai', iqdhi annid diin, wa agninii minal faqri, Allahumma anta kholaqta nafsii wa anta tatawaffahaa, lala mamatahaa wa mahyaahaa, in amattahaa fagfirlii wa in ahyaitahaa fahfadzhaa bima tahfadzu bihi ibaadakas shoolihiin.\"\rYaa Allah Engkau adalah dzat yang paling pertama maka tdk ada sesuatu sebelumMu, Engakau adalah dzat yang paling akhir maka tdk ada sesuatu sesudahMu, Engkau adalah dzat yang maha dhohir maka tdk ada sesuatu diatasMu, Engkau adalah dzat yang maha bathin maka tdk ada sesuatu dibawahMu.semoga Engkau tunaikan hutangku dan perkayalah diriku dari kefakiran, Yaa Allah Engkaulah yang menciptakan nyawaku Engkau pula yang mematikannya, bagiMulah hidup dan matinya nyawaku, jika Engkau mematikannya semoga Engkau mengampunku, jika Engkau menghidupkannya maka jagalah sebagaimana Engkau menjaga hamba2Mu yang sholeh2.\rاللهم إني أسألك العفو والعافية في الدين والدنيا والآخرة؛ اللهم أيقظني في أحب الساعات إليك، واستعملني بأحب الاعمال إليك، لتقربني إليك زلفى، وتبعدني عن سخطك بعدا، أسألك فتعطيني، وأستغفرك فتغفر لي، ، وأدعوك فتستجيب لي.","part":1,"page":392},{"id":393,"text":"\" Allahumma inni as alukal 'afwa wal 'aafiyah fid diin wad dunnya wal aakhiroh, Allahumma aiqodhnii fii ahabbis saa'ati ilaika was ta'milnii bi ahabbil a'mal ilaika lituqorribunii ilaika zulfaa, wa tab'adu nii an sukhtika bu'daa, as aluka fatu'tinii, wa astagfiruka fatagfirlii, wa ad'uuka fayas tajiibu lii.\"\rYaa Allah sesungguhnya aku memohon ampunan dan keselamatan dalam agama, dunia dan akherat, Yaa Allah bangunkanlah aku di waktu yang paling Engkau sukai, dan jalankanlah diriku ini dengan amalan yang paling Engkau sukai pula agar bisa mendekatkanku kepadaMu dengan sedekat2nya dan menjauhkanku dari murkaMu sejauh2nya, aku meminta kepadaMu maka Engkau memberinya, aku memohon ampun kpdMu maka Engkau mengampuniku, dan aku berdoa kepadamu maka Engkau mengijabahinya.\rثم اقرأ آية الكرسي، وآمن الرسول إلى آخر السورة، والاخلاص، والمعوذتين، وتبارك الملك.ويأخذك النوم وأنت على ذكر الله وعلى الطهارة.فمن فعل ذلك عرج بروحه إلى العرش، وكتب مصليا إلى أن يستيقظ.\rKemudian bacalah ayat al-Kursi dan amana ar-rasalu (surat al-Baqarah: 285) sampai akhir surat. Lalu surat al- Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas, serta al-Mulk. Usahakan engkau tidur dalam keadaan berzikir pada Allah SWT. dan dalam keadaan suci karena siapa yang melakukan itu, ia akan naik berserta rohnya ke arasy, dan dicatat sebagai orang yang sedang salat sampai bangun kem bali.\rفإذا استيقظت، فارجع إلى ما عرفتك أولا، وداوم على هذا الترتيب بقية عمرك. فإن شقت عليك المداومة، فاصبر صبر المريض على مرارة الدواء انتظارا للشفاء، وتفكر في قصر عمرك، وإن عشت مثلا مائة سنة فهي قليلة بالاضافة إلى مقامك في الدار الآخرة وهي أبد الآباد،","part":1,"page":393},{"id":394,"text":"Apabila engkau sudah bangun, lakukanlah apa yang telah kujelaskan sebelumnya padamu. Hendaklah engkau hidup teratur seperti itu dalam sisa umurmu. Apabila engkau tak bisa melakukannya secara konsisten, sabarlah sebagaimana sabarnya orang sakit ketika me nahan pahitnya obat dan ketika menunggu saat kesem buhan. Renungkanlah umurmu yang berusia pendek. Jika engkau hidup seratus tahun misalnya, maka usia tersebut sangat pendek jika dibandingkan dengan lama-mu tinggal di negeri akhirat karena ia merupakan nege ri keabadian.\rوتأمل أنك كيف تتحمل المشقة والذل في طلب الدنيا شهرا أو سنة رجاء أن تستريح بها عشرين سنة مثلا، فكيف لا تتحمل ذلك أيام قلائل رجاء الاستراحة أبد الآباد! ولا ت طول أملك فيثقل عليك عملك، وقر قرب الموت، وقل في نفسك: إني أتحمل المشقة اليوم فلعلي أموت الليلة، وأصبر الليلة فلعلى أموت غدا؛ فإن الموت لا يهجم في وقت مخصوص، وحال مخصوص، فلا بد من هجومه؛ فالاستعداد له أولى من الاستعداد للدنيا،\rPerhatikan bahwa jika engkau bisa bersa bar menghadapi beban penderitaan dan kehinaan dalam mencari kehidupan dunia selama sebulan atau setahun karena berharap bisa beristirahat sesudahnya selama dua puluh tahun misalnya, lalu bagaimana engkau tak mau bersabar selama beberapa hari untuk ibadah guna meng harap kehidupan abadi? Jangan perpanjang angan- anganmu, karena hal itu akan memberatkanmu dalam beramal.","part":1,"page":394},{"id":395,"text":"Perhitungkanlah dekatnya kematianmu lalu ka takan pada dirimu: Jika aku bisa bersabar menghadapi penderitaan hari ini barangkali aku mati malam nanti, dan aku akan bersabar pada malamnya karena barang kali aku mati esok hari. Sesungguhnya kematian tidak hanya datang pada saat tertentu, kondisi tertentu, atau pada usia tertentu. Yang jelas, ia pasti datang dan harus siap dihadapi. Bersiap-siap menghadapi kematian lebih utama ketimbang bersiap-siap menghadapi dunia.\rوأنت تعلم أنك لا تبقى فيها إلا مدة يسيرة، ولعله لم يبق من أجلك إلا يوم واحد، أو نفس واحد؛ فقدر هذا في قلبك كل يوم، وكلف نفسك الصبر على طاعة الله يوما فيوما، فإنك لو قدرت البقاء خمسين سنة، وألزمتها الصبر على طاعة الله تعالى نفرت واستعصت عليك. فإن فعلت ذلك فرحت عند الموت فرحا لا آخر له. وإن سوفت وتساهلت جاءك الموت في وقت لا تحتسبه، وتحسرت تحسرا لا آخر له، وعند الصباح يحمد القوم السرى، وعند الموت يأتيك الخبر اليقين، ولتعلمن نبأه بعد حين.\rEng kau tahu bahwa dirimu tidak akan lama tinggal di da lam dunia. Oleh karena itu, yang tersisa dari hidupmu barangkali hanya tinggal satu hari atau satu tarikan na fas. Tanamkan hal ini dalam hatimu setiap hari. Pak sakan dirimu untuk bersabar dalam taat kepada Allah SWT. hari demi hari. Jika engkau memperhitungkan akan hidup selama lima puluh tahun, maka engkau akan su lit untuk bisa bersabar dalam menaati Allah SWT.","part":1,"page":395},{"id":396,"text":"Manakala engkau bisa bersabar selalu setiap hari, ketika meninggal engkau akan mendapati kebahagiaan yang tak ada habis-habisnya. Sementara jika engkau me nunda-nunda dan meremehkan, kematian itu akan men datangimu pada waktu yang tak kau duga sehingga engkau akan menyesal dengan penyesalan yang tak ber ujung. Ketika pagi, sekelompok makhluk mulia bertahmid dan ketika mati datang berita yang benar itu kepada mu, \"Setelah beberapa waktu, engkau akan mengetahui kebenaran berita Alquran tersebut\" (Q.S. Shaad: 88).\rوإذا أرشدناك إلى ترتيب الأوراد، فلنذكر لك كيفية الصلاة والصوم وآدابهما، وآداب الإمامة والقدوة والجمعة\rJika sebelumnya kami sudah menunjukkan urutan wirid padamu, kami akan sebutkan di sini bagaimana cara dan adab-adab melaksanakan salat dan puasa serta bagaimana adab menjadi imam dan panutan, juga ba gaimana melaksanakan salat jumat.\rآداب الصلاة\rفإذا فرغت من طهارة الحدث، وطهارة الخبث، في البدن، والثياب، والمكان ومن ستر العورة من السرة إلى الركبة.. فاستقبل القبلة قائما مزاوجا بين قدميك لا تضمهما، واستو قائما، واقرأ (قل أعوذ برب الناس) تحصنا بها من الشيطان الرجيم.\rAdabnya Shalat\rApabila engkau telah selesai membersihkan kotoran dan najis yang terdapat di badan, pakaian, dan tempat salat, juga engkau telah menutup aurat dari pusar sam pai dengkul, maka berdirilah menghadap ke arah kiblat dengan kaki yang lurus tapi tidak dirapatkan sedang kan engkau berada dalam posisi tegak. Lalu bacalah surat an-Naas guna berlindung dari setan yang terku tuk.","part":1,"page":396},{"id":397,"text":"وأحضر قلبك ما أنت فيه، وفرغه من الوسواس، وانظر بين يدي من تقوم، ومن تناجي، واستح أن تناجى أن تناجى مولاك بقلب غافل، وصدر مشحون بوساوس الدنيا وخبائث الشهوات.\rHadirkan hatimu ketika itu. Buanglah segala bisik an dan rasa was-was. Perhatikan kepada siapa engkau sedang menghadap dan bermunajat sekarang. Hendak nya engkau malu untuk bermunajat kepada Tuhan de ngan hati yang lalai dan dada yang penuh dengan bi sikan dunia beserta kebejatan syahwat.\rواعلم أنه تعالى مطلع على سريرتك وناظر إلى قلبك، فإنما يتقبل الله من صلاتك بقدر خشوعك وخضوعك وتواضعك وتضرعك، واعبده في صلاتك كأنك تراه؛ فإن لم تكن تراه فإنه يراك.\rSadarlah bahwa Allah Swt. mengetahui semua yang tersembunyi di da lam dirimu dan melihat hatimu. Allah hanya menerima salatmu sesuai dengan kadar kekhusyukan, ketundukan, dan ketawaduanmu.Sembahlah Allah dalam salatmu seakan-akan engkau melihat-Nya. Apabila engkau tak melihat-Nya, sesung guhnya Dia melihatmu.\rفإن لم يحضر قلبك ولم تسكن جوارحك لقصور معرفتك بجلال الله تعالى، فقدر أن رجلا صالحا من وجوه أهل بيتك ينظر إليك ليعلم كيف صلاتك، فعند ذلك يحضر قلبك وتسكن جوارحك، ثم ارجع إلى نفسك وقل: يا نفس السوء الا تستحين من خالقك ومولاك، إذ قدرت اطلاع عبد ذليل من عباده عليك، وليس بيده ضرك ولا نفعك خشعت جوارحك وحسنت صلاتك، ثم إنك تعلمين أنه مطلع عليك، ولا تخشعين لعظمته، أهو- تعالى- عندك أقل من عباده?! فما أشد طغيانك وجهلكّ وما أعظم عداوتك لنفسك. وعالج قلبك بهذه الحيل فعسى أن يحضر معك في صلاتك؛ فإنه ليس لك من صلاتك إلا ما عقلت منها، وأما ما أتيت مع الغفلة والسهو فهو إلى الاستغفار والتكفير أحوج.","part":1,"page":397},{"id":398,"text":"Jika hatimu tidak hadir dan ang gota badanmu tidak bisa tenang maka hal itu disebab kan engkau tidak betul-betul mengenal keagungan-Nya maka Bayangkanlah jika ada seorang saleh di antara keluargamu yang melihatmu ketika engkau salat. Pada saat itu, pasti hatimu akan khusyuk dan anggota badanmu akan te nang.Lalu, tanyakan pada dirimu, \"Wahai jiwa yang buruk, tidakkah engkau malu kepada Pencipta dan Tu anmu?\"\rApabila engkau mampu salat secara khusyuk dan tenang karena dilihat seorang hamba yang hina, yang tak bisa memberikan manfaat atau bahaya pada mu, sedang engkau mengetahui bahwa Dia melihatmu tapi engkau tak takut pada keagungan-Nya, apakah Allah SWT. lebih rendah dibandingkan hamba-Nya itu? Betapa durhaka dan bodohnya engkau! Betapa engkau memusuhi dirimu itu! Obatilah hatimu dengan cara itu, barangkali ia akan menjadi hadir dalam salatmu. Salatmu hanyalah saat engkau sadar kepadanya. Adapun salat yang engkau kerjakan dengan hati yang lalai dan lupa, maka ia butuh pada istigfar dan perenungan.\rفإذا حضر قلبك، فلا تترك الإقامة، وإن كنت وحدك. وإن انتظرت حضور جماعة فأذن، ثم أقم\rManakala hatimu sudah hadir, jangan lupa meng ucapkan iqamah kalau engkau salat sendirian. Tapi, jika engkau menunggu datangnya jamaah yang lain hendak nya engkau melakukan adzan lalu iqamah.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/779356588784423\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/779871358732946\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/780247698695312\rwww.fb.com/notes/902207216468754\r3744. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( VII )\rTERJEMAH KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL-GHOZALI","part":1,"page":398},{"id":399,"text":"آداب الاستعداد لسائر الصلوات\rينبغي أن تستعد لصلاة الظهر قبل الزوال، فتقدم الفيلولة إن كان بك قيام في الليل، أو سهر في الخير؛ فإن فيها معونة على قيام الليل، كما أن في السحور معونة على صيام النهار، والقيلولة من غير قيام بالليل كالسحور من غير صيام بالنهار.\rAdabnya bersiap-siap untuk sholat-sholat yang lainnya.\rSebaiknya engkau mempersiapkan diri untuk melakukansholat dhuhur sebelum tergelincirnya matahari dari tengah langit, maka dahulukanlah qoilulah ( tidur sebentar sebelum waktu dhuhur) itu jika kamu biasanya melakukan sholat malam atau jaga malam dalam hal kebaikan, karena sesungguhnya tidur qaelulah itu bisa menolong untuk sholat malam seperti sahur yang bisa menolong puasa disiang hari.tidur qaelulah tanpa melakukan sholat malam bagaikan sahur tanpa puasa disiang harinya.\rفإذا قلت، فاجتهد أن تستيقظ قبل الزوال، وتتوضأ وتحضر المسجد، وتصلي تحية المسجد، وتنتظر المؤذن فتجيبه، ثم تقوم فتصلي أربع ركعات عقب الزوال، كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يطولهن ويقول: (هذا وقت تفتح فيه أبواب السماء، فأحب أن يرفع لي فيه عمل صالح). وهذه الأربع قبل الظهر سنة مؤكدة؛ ففي الخبر: (من صلاهن فأحسن ركوعهن وسجودهنن صلى معه سبعون ألف ملك يستغفرون له إلى الليل).","part":1,"page":399},{"id":400,"text":"Jika engkau tidur qaelulah maka berusahalah agar engkau bangun sebelum tergelincirnya matahari dari tengah langit , kemudian berwudhulah dan datang kemasjid serta sholat tahiyatul masjid, tunggulah muadzin mengumandangkan adzan dan jawabilah dia, kemudian sholatlah 4 rokaat ( dengan setiap 2 rokaat salam ) setelah tergelincirnya matahari, dahulu Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam memperpanjang sholat ini dan beliau bersabda,\" ini adalah waktunya pintu-pintu langit dibuka maka aku suka agar amal-amal sholehku diangkat ke langit .\"4 rokaat sebelum dhuhur ini termasuk sunnah muakkad, dalam hadis disebuntukan,\" barang siapa yang sholat 4 rokaat ini kemudian memperbagus rukuk dan sujudnya maka 70.000 malaikat akan melakukan sholat bersamanya serta memintakan ampun untuknya sampai malam hari.\"\rثم صل الفرض مع الإمام، ثم صل بعد الفرض ركعتين فهما من الرواتب الثابتة.ولا تشتغل إلى العصر إلا بتعلم علم أو إعانة مسلم، أو قراءة قرآن أو سعي في معاش لتستعين به على دينك، ثم صل أربع ركعات قبل العصر؛ فهي سنة مؤكدة؛ فقد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (رحم الله امرأ صلى أربعا قبل العصر) فاجتهد أن ينالك دعاؤه صلى الله عليه وسلم.","part":1,"page":400},{"id":401,"text":"Kemudian sholatlah fardhu (dhuhur) bersama imam, kemudian setelah sholat fardhu sholatlah 2 rokaat , ini termasuk rowatib yang tetap juga, janganlah sibuk sampai waktu ashar kecuali dengan belajar suatu ilmu atau menolong sesama muslim, atau membaca qur'an atau melakukan pekerjaan yang bisa menolong agamamu,kemudian sholatlah 4 rokaat sebelum asar, ini juga sunnah muakkad, Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam bersabda,\" semoga Allah merahmati seseorang yang melakukan sholat 4 rokaat sebelum asar.\"bersungguh sungguhlah agar engkau mendapatkan doanya Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam.\rولا تشتغل بعد العصر إلا بمثل ما سبق قبله، ولا ينبغي أن تكون اوقاتك مهملة فتشتغل في كل وقت بما اتفق كيف اتفق، بل ينبغي أن حاسب نفسك وترب أورادك في ليلك ونهارك، وتعين لكل وقت شغلا لا تتعداه، ولا تؤثر فيه سواه فبذلك تظهر بركة الأوقات.\rDan janganlah engkau sibuk setelah asar kecuali dengan semisal yang terdahulu tadi, dan tidak dianjurkan untuk mengkosongkan waktumu, maka sibukkanlah setiap wktumu dengan sesuatu yang cocok , bahkan yang dianjurkan adalah menghisab dirimu sendiri dan uruntukanlah wirid-wirid malam dan siangmu, perjelaslah setiap waktumu untuk kesibukan yang telah engkau persiapkan dan jangnlah kau pilih yanglainnya, kalau bisa seperti itu maka berkahlah waktumu.\rفأما إذا تركت نفسك سدى مهملا إهمال البهائم لا تدري بماذا تشتغل في كل وقت، فينقضي أكثر أوقاتك ضائعا، وأوقاتك عمرك، وعمرك رأس مالك، وعليه تجارتك، وبه وصولك إلى نعيم دار الأبد في جوار الله تعالى؛ فكل نفس من أنفاسك جوهرة لا\rقيمة لها؛ن إذ لا بدل له فإذا فات فلا عود له","part":1,"page":401},{"id":402,"text":"Adapun jika engkau meninggalkan dirimu dengan kekosongan dan nganggur seperti nganggurnya hewan, tidak tahu digunakan untuk kesibukan apakah setiap waktunya, maka jadilah kebanyakan waktunya itu sia-sia, waktumu adalah umurmu dan umurmu adalah modalmu, modalmu itu adalah barang daganganmu, dengan umurmu itu kamu bisa mencapai rumah kenikmatan yang abadi di samping Allah ta'ala, maka setiap satu nafas dari nafas-nafasmu adalah permata yang tak ternilai harganya karena tiada gantinya, ketika telah terlewat maka tdk bisa kembali lg.\rفلا تكن كالحمقى المغرورين الذين يفرحون كل يوم بزيادة أموالهم مع نقصان أعمارهم، فأي خير في مال يزيد وعمر ينقص! ولا تفرح إلا بزيادة علم أو عمل صالح؛ فإنهما رفيقاك يصحبانك في القبر حيث يتخلف عنك أهلك ومالك، وولدك، وأصدقاؤك.\rJanganlah kamu menjadi seperti orang bodoh yang tertipu, yang merasa senang setiap hari dengan bertambahnya harta serta berkurangnya umur mereka, kebaikan yang manakah di dalam harta yang bertambah sedangkan umurnya berkurang ! janganlah kamu merasa senang kecuali dengan bertambahnya ilmu atau amal sholih, karena ilmu dan amal sholih itulah temanmu yang menemani di kuburanmu sewaktu keluarga, harta, anak dan teman-temanmu meninggalkanmu sedirian.\rثم إذا اصفرت الشمس، فاجتهد أن تعود إلى المسجد قبل الغروب، وتشتغل بالتسبيح والاستغفار؛ فإن فضل هذا الوقت كفضل ما قبل الطلوع، قال الله تعالى: (وَسَبِح بِحَمدِ رَبِك قَبلَ طُلوع الشَمس وَقَبلَ غُروبِ","part":1,"page":402},{"id":403,"text":"Kemudian ketika matahari sdh menguning maka bersegeralah ke masjid sebelum matahari tenggelam, sibuklah dengan membaca tasbih dan istigfar, karena sesungguhnya keutamaan waktu ini seperti keutamaan waktu sebelum munculnya matahari,Allah ta'ala berfirman,\" dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya).\"qof ayat 39.\rواقرأ قبل غروب الشمس أربع سور من القرآن هي: والشمس وضحاها والليل إذا يغشى، والمعوذتين.ولتغرب عليك الشمس وأنت في الاستغفار، فإذا سمعت الأذان فاجبه، وقل بعده: اللهم إني أسألك عند إقبال ليلك، وإدبارك نهارك، وحضور صلاتك، وأصوات دعاتك: أن تؤتي محمد الوسيلة- الدعاء كما سبق.\rDan sebelum terbenamnya matahari bacalah 4 surat dari alqur'an yaitu was syamsi wadhuhaha, wallalili idza yagsya dan surat muawwidzatain.dan ketika matahari terbenam usahakan ketika itu kamu masih dalam membaca istigfar,ketika engkau mendengar adzan maka jawabilah , dan setelah adan selesai ucapkanlah doa,\" Allahumma inni as aluka inda iqbaali lailik wa idbaari naharik, wa huduri sholatik, wa aswati du'aik, an tu'tiya muhammadanil wasilata...dst yaitu doa setelah adzan yang telah disebut dahulu.Yaa Allah sesungguhnya aku memohon kepadamu ketika datangnya malam-Mu, perginya siang-Mu, datangnya waktu sholat-Mu, dan suaranya panggilan-Mu yaitu engkau berikanlah wasilah kepada Muhammad....\rثم صل الفرض بعد جواب المؤذن والاقامة، وصل بعده قبل أنتتكلم ركعتين، فهما راتبتا المغرب وإن صليت بعدهما أربعا تطيلهن، فهن أيضا سنة.","part":1,"page":403},{"id":404,"text":"Kemudian sholatlah fardhu (magrib) setelah menjawab adzan dan iqomat, dan sholatlah 2 rokaat setelah maghrib dan sebelum berbicara karena 2 rokaat ini termasuk rowatibnya maghrib, jika engkau sholat 4 rokaat setelah maghrib dengan memperpanjang rokaatnya maka ini juga termasuk sunnah.\rوإن أمكنك أن تنوي الاعتكاف إلى العشاء، وتحيى ما بين العشاءين بالصلاة فافعل، فقد ورد في فضل ذلك ما لا يحصى، وهي ناشئة الليل؛ لأنه أول نشأه، وهي صلاة الأوابين، وسئل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن قوله تعالى: (تَتَجافى جُنوبُهُم عَنِ المَضاجِع) فقال: (هي الصلاة ما بين العشاءين؛ فإنها تذهب بملاغات النهار).\rJika memungkinkan bagimu untuk niatl i'tikaf sampai waktu isya' dan hidupkanlah waktu di antara magrib dan isya' dengan sholat maka lakukanlah,karena telah ada hadis yang menerangkan fadhilahnya hal tersebut yang tdk terhitung jumlahnya, sholat ini adalah sholat nasiatul lail, yaitu sholat awwabiin ( sholatnya orang-orang yang kembali kepada Allah), pernah Rasul ditanya mengenai ayat \" Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya \" (as sajdah ayat 16) rasul menjawab \" itu adalah sholat antara maghrib dan isya' \"dan sholat ini bisa menghilangkan perkara-perkara yang rusak di siang hari.\rدخل وقت العشاء، فصل أربع ركعات قبل الفرض إحياء لما بني الأذانين ففضل ذلك كثير وفي الخبر: (أن الدعاء بين الأذان والاقامة لا يرد)\rSetelah masuk waktu isya' maka sholatlah 4 rokaat sebelum sholat fardhu untuk menghidupkan waktu antara adzan dan iqomat, fadhilahnya waktu tersebut sangat banyak, dalam hadis disebutkan, \" doa di antara adzan dan iqomat itu tdklah ditolak.\"","part":1,"page":404},{"id":405,"text":"ثم صل الفرض وصل الراتبة ركعتين، واقرأ فيهما سورة الم السجدة، وتبارك الملك أو سورة يس، والدخان فذلك مأثور عن رسول الله صلى الله عليه وسلم.\rKemudian sholatlah fardhu (isya') dan sholatlah rowatib 2 rokaat, bacalah surat alif lam mim sajdah dan tabaroka almulk, atau suray yasin dan dukhon di dua rokaat tersebut, semuanya itu telah ma'tsur dari Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam.\rوصل بعدهما أربع ركعات، ففي الخبر ما يدل على عظم فضلهن. ثم صل الوتر بعدها ثلاثا بتسليمتين أو بتسليمة واحدة. وكان رسول الله صلى الله عليه وسلم يقرأ فيها سورة سبح اسم ربك الأعلى، وقل يأيها الكافرون، والاخلاص والمعوذتين.فإن كنت عازما على قيام الليل، فأخر الوتر، ليكون آخر صلاتك وترا.\rSetelah 2 rokaat tersebut sholatlah 4 rokaat , dalam hadis ada dalil yang menunjukkan tentang agungnya fadhilah 4 rokaat tersebut, kemudian sholatlah witir 3 rokaat dengan 2 kali salam, atau dengan sekali salam, dulu Rasululloh sholallohu 'alaihi wasallam membaca surat sabbihis dan alkafirun, surat al ikhlas dan muawwidzatain didalam sholat witir, jika engkau berniat sholat malam maka akhirkanlah witirmu agar akhir sholatmu itu adalah sholat witir.\rثم اشتغل بعد ذلك بمذاكرة علم أو مطالعة كتاب، ولا تشتغل باللهو واللعب فيكبون ذلك خاتمة أعمالك قبل نومك؛ فإنما الأعمال بخواتيمها.\rKemudian setelah itu sibukkanlah dirimu dengan belajar ilmu atau mutola'ah kitab, janganlah kamu sibuk dengan bercandan dan bermain-main, maka jadilah kegiatan-kegiatan tersebut sebagai pungkasan amal-amalmu sebelum tidur, karena sesungguhnya amalan itu tergantung akhirannya.\rآداب النوم","part":1,"page":405},{"id":406,"text":"فإذا أردت النوم، فابسط فراشك مستقبل القبلة، ونم على يمينك كما يضطجع الميت في الحده\rAdabnya Tidur\rJika engkau ingin tidur, hamparkan tempat tidurmu dengan menghadap kiblat. Lalu tidurlah diatas sisi kananmu seperti tidurnya mayit di liang kuburnya.\rواعلم أن النوم مثل الموت، فكن مستعدا للقائه، بأن تنام على طهارة، وتكون وصيتك مكتوبة تحت رأسك، وتنام تائبا من الذنوب، مستغفرا، عازما على ألا تعود إلى معصية. واعزم على الخير لجميع المسلمين إن بعثك الله تعالى، وتذكر أنك ستضجع في اللحدن كذلك وحيدا فريدا ليس معك إلا عملك، ولا تجزى إلا بسعيك.ولا تستجلب النوم تكلفا بتمهيد الفرش الوطيئة؛ فإن النوم تعطيل لحياة، إلا إذا كانت وبالا عليك؛ فنومك سلامة لدينك.\rKetahuilah bahwa tidur adalah bagaikan kematian dan terjaga adalah bagaikan bangkit. Bisa jadi, Allah meng genggam rohmu di malam itu. Maka dari itu, bersiap -siaplah untuk menghadapinya dengan tidur dalam ke adaan suci dan usahakan agar wasiatmu telah tertulis di bawah kepalamu. Engkau tidur seraya bertobat dan meminta ampunan dari semua dosa dengan tekad tidak akan berbuat maksiat lagi. Bertekadlah untuk berbuat baik kepada semua muslim jika Allah membangunkanmu. Ingatlah bahwa engkau akan berbaring di liang ku bur seperti itu seorang diri, hanya ditemani oleh amal mu. Engkau hanya akan dibalas sesuai dengan amal perbuatanmu itu.Jangan sampai engkau menghendaki tidur yang ba nyak dengan menghampar kasur empuk karena tidur adalah menghentikan kehidupan. Kecuali, jika bangun mu justru menjadi bencana bagimu sehingga tidur ter sebut lebih membuat agamamu selamat.","part":1,"page":406},{"id":407,"text":"واعلم أن الليل والنهار أربع وعشرون ساعة، فلا يكن نومك بالليل والنهار أكثر من ثماني ساعات، فيكفيك إن عشت مثلا ستين سنة أن تضيع منها عشرين سنة وهو ثلث عمرك.وأعد عند النوم سواكك وطهورك، واعزم على قيام الليل، أو على القيام قبل الصبح، فركعتان في جوف الليل كنز من كنوز البر؛ فاستكثر من كنوزك ليوم فقرك، فلن تغني عنك كنوز الدنيا إذا مت.\rKetahuilah bahwa malam dan siang seluruhnya berjumlah dua pu luh empat jam. Jangan sampai tidurmu sepanjang siang dan malam lebih dari delapan jam. Karena, jika engkau berumur sekitar enam puluh tahun cukup bagimu mem buang dua puluh tahun darinya, atau sepertiga dari umurmu itu.Ketika tidur, kembalilah bersiwak dan bersuci. Ber tekadlah untuk bangun malam atau bangun sebelum subuh. Dua rakaat di tengah malam merupakan salah satu harta kekayaan yang berharga mulia. Perbanyaklah harta kekayaanmu itu gunamenghadapi hari miskinmu. Sebab, harta kekayaan dunia sama sekali tak akan ber guna jika engkau binasa.\rوقل عند نومك: باسمك ربي وضعت جنبي وباسمك أرفعه، فاغفر لي ذنبي؛ اللهم قني عذابك يوم تبعث عبادك، اللهم باسم أحيا وأموت؛ أعوذ بك اللهم من شر كل ذي شر، ومن شر كل دابة أنت آخذ بناصيتها، إن ربي على صراط مستقيم؛\rketika akan tidur ucapkalah,\" bismika robbi wadho'tu jambii wa bismika arfa'uhu, fagfirlii dzambii, Allahumma qinii 'adzaabaka yauma tab'atsu 'ibaadak, Allahumma bismika ahyaa wa amuut, a'udzubika Allahumma ming syarri kulli dzi syarrin waming syarri kulli dzzbbatin anta akhidhum binasiyatihaa, inna robbii 'alaa shirotim mustaqiim.\"","part":1,"page":407},{"id":408,"text":"dengan menyebut namaMu wahai tuhanku akau letakkan lambungku dan dgn namaMu aku mengangkatnya, maka ampunilah dosaku, Yaa Allah jagalah aku dari siksaaMu di hari engkau bangkitkan hamba-hambaMu, Yaa Allah dgn namaMu aku hidup dan mati, aku berlindung kepadaMu Yaa Allah dari keburukannya semua pemilik keburukan dan dari keburukannya hewan melata yang ubun2nya Engkau pegang, sesungguhnya Tuhanku berada dijalan yang lurus.\rاللهم أنت الأول فليس قبلك شيء، وأنت الآخر فليس بعدك شيء، وأنت الظاهر فليس فوقك شيء، وأنت الباطن فليس دونك شيء، اقض عني الدين، وأغنني من الفقر؛ اللهم أنت خلقت نفسي وأنت تتوفاها، لك مماتها ومحياها، إن أمتها فاغفر لها، وإن أحييتها فاحفظها بما تحفظ به عبادك الصالحين؛\r\" Allahumma antal awwal falaisa qoblaka syai', wa antal aakhir falaisa ba'daka syai', wa anta dhohir falaisa fauqoka syai', wa antal baathin falaisa duunaka syai', iqdhi annid diin, wa agninii minal faqri, Allahumma anta kholaqta nafsii wa anta tatawaffahaa, lala mamatahaa wa mahyaahaa, in amattahaa fagfirlii wa in ahyaitahaa fahfadzhaa bima tahfadzu bihi ibaadakas shoolihiin.\"","part":1,"page":408},{"id":409,"text":"Yaa Allah Engkau adalah dzat yang paling pertama maka tdk ada sesuatu sebelumMu, Engakau adalah dzat yang paling akhir maka tdk ada sesuatu sesudahMu, Engkau adalah dzat yang maha dhohir maka tdk ada sesuatu diatasMu, Engkau adalah dzat yang maha bathin maka tdk ada sesuatu dibawahMu.semoga Engkau tunaikan hutangku dan perkayalah diriku dari kefakiran, Yaa Allah Engkaulah yang menciptakan nyawaku Engkau pula yang mematikannya, bagiMulah hidup dan matinya nyawaku, jika Engkau mematikannya semoga Engkau mengampunku, jika Engkau menghidupkannya maka jagalah sebagaimana Engkau menjaga hamba2Mu yang sholeh2.\rاللهم إني أسألك العفو والعافية في الدين والدنيا والآخرة؛ اللهم أيقظني في أحب الساعات إليك، واستعملني بأحب الاعمال إليك، لتقربني إليك زلفى، وتبعدني عن سخطك بعدا، أسألك فتعطيني، وأستغفرك فتغفر لي، ، وأدعوك فتستجيب لي.\r\" Allahumma inni as alukal 'afwa wal 'aafiyah fid diin wad dunnya wal aakhiroh, Allahumma aiqodhnii fii ahabbis saa'ati ilaika was ta'milnii bi ahabbil a'mal ilaika lituqorribunii ilaika zulfaa, wa tab'adu nii an sukhtika bu'daa, as aluka fatu'tinii, wa astagfiruka fatagfirlii, wa ad'uuka fayas tajiibu lii.\"","part":1,"page":409},{"id":410,"text":"Yaa Allah sesungguhnya aku memohon ampunan dan keselamatan dalam agama, dunia dan akherat, Yaa Allah bangunkanlah aku di waktu yang paling Engkau sukai, dan jalankanlah diriku ini dengan amalan yang paling Engkau sukai pula agar bisa mendekatkanku kepadaMu dengan sedekat2nya dan menjauhkanku dari murkaMu sejauh2nya, aku meminta kepadaMu maka Engkau memberinya, aku memohon ampun kpdMu maka Engkau mengampuniku, dan aku berdoa kepadamu maka Engkau mengijabahinya.\rثم اقرأ آية الكرسي، وآمن الرسول إلى آخر السورة، والاخلاص، والمعوذتين، وتبارك الملك.ويأخذك النوم وأنت على ذكر الله وعلى الطهارة.فمن فعل ذلك عرج بروحه إلى العرش، وكتب مصليا إلى أن يستيقظ.\rKemudian bacalah ayat al-Kursi dan amana ar-rasalu (surat al-Baqarah: 285) sampai akhir surat. Lalu surat al- Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas, serta al-Mulk. Usahakan engkau tidur dalam keadaan berzikir pada Allah SWT. dan dalam keadaan suci karena siapa yang melakukan itu, ia akan naik berserta rohnya ke arasy, dan dicatat sebagai orang yang sedang salat sampai bangun kem bali.\rفإذا استيقظت، فارجع إلى ما عرفتك أولا، وداوم على هذا الترتيب بقية عمرك. فإن شقت عليك المداومة، فاصبر صبر المريض على مرارة الدواء انتظارا للشفاء، وتفكر في قصر عمرك، وإن عشت مثلا مائة سنة فهي قليلة بالاضافة إلى مقامك في الدار الآخرة وهي أبد الآباد،","part":1,"page":410},{"id":411,"text":"Apabila engkau sudah bangun, lakukanlah apa yang telah kujelaskan sebelumnya padamu. Hendaklah engkau hidup teratur seperti itu dalam sisa umurmu. Apabila engkau tak bisa melakukannya secara konsisten, sabarlah sebagaimana sabarnya orang sakit ketika me nahan pahitnya obat dan ketika menunggu saat kesem buhan. Renungkanlah umurmu yang berusia pendek. Jika engkau hidup seratus tahun misalnya, maka usia tersebut sangat pendek jika dibandingkan dengan lama-mu tinggal di negeri akhirat karena ia merupakan nege ri keabadian.\rوتأمل أنك كيف تتحمل المشقة والذل في طلب الدنيا شهرا أو سنة رجاء أن تستريح بها عشرين سنة مثلا، فكيف لا تتحمل ذلك أيام قلائل رجاء الاستراحة أبد الآباد! ولا ت طول أملك فيثقل عليك عملك، وقر قرب الموت، وقل في نفسك: إني أتحمل المشقة اليوم فلعلي أموت الليلة، وأصبر الليلة فلعلى أموت غدا؛ فإن الموت لا يهجم في وقت مخصوص، وحال مخصوص، فلا بد من هجومه؛ فالاستعداد له أولى من الاستعداد للدنيا،\rPerhatikan bahwa jika engkau bisa bersa bar menghadapi beban penderitaan dan kehinaan dalam mencari kehidupan dunia selama sebulan atau setahun karena berharap bisa beristirahat sesudahnya selama dua puluh tahun misalnya, lalu bagaimana engkau tak mau bersabar selama beberapa hari untuk ibadah guna meng harap kehidupan abadi? Jangan perpanjang angan- anganmu, karena hal itu akan memberatkanmu dalam beramal.","part":1,"page":411},{"id":412,"text":"Perhitungkanlah dekatnya kematianmu lalu ka takan pada dirimu: Jika aku bisa bersabar menghadapi penderitaan hari ini barangkali aku mati malam nanti, dan aku akan bersabar pada malamnya karena barang kali aku mati esok hari. Sesungguhnya kematian tidak hanya datang pada saat tertentu, kondisi tertentu, atau pada usia tertentu. Yang jelas, ia pasti datang dan harus siap dihadapi. Bersiap-siap menghadapi kematian lebih utama ketimbang bersiap-siap menghadapi dunia.\rوأنت تعلم أنك لا تبقى فيها إلا مدة يسيرة، ولعله لم يبق من أجلك إلا يوم واحد، أو نفس واحد؛ فقدر هذا في قلبك كل يوم، وكلف نفسك الصبر على طاعة الله يوما فيوما، فإنك لو قدرت البقاء خمسين سنة، وألزمتها الصبر على طاعة الله تعالى نفرت واستعصت عليك. فإن فعلت ذلك فرحت عند الموت فرحا لا آخر له. وإن سوفت وتساهلت جاءك الموت في وقت لا تحتسبه، وتحسرت تحسرا لا آخر له، وعند الصباح يحمد القوم السرى، وعند الموت يأتيك الخبر اليقين، ولتعلمن نبأه بعد حين.\rEng kau tahu bahwa dirimu tidak akan lama tinggal di da lam dunia. Oleh karena itu, yang tersisa dari hidupmu barangkali hanya tinggal satu hari atau satu tarikan na fas. Tanamkan hal ini dalam hatimu setiap hari. Pak sakan dirimu untuk bersabar dalam taat kepada Allah SWT. hari demi hari. Jika engkau memperhitungkan akan hidup selama lima puluh tahun, maka engkau akan su lit untuk bisa bersabar dalam menaati Allah SWT.","part":1,"page":412},{"id":413,"text":"Manakala engkau bisa bersabar selalu setiap hari, ketika meninggal engkau akan mendapati kebahagiaan yang tak ada habis-habisnya. Sementara jika engkau me nunda-nunda dan meremehkan, kematian itu akan men datangimu pada waktu yang tak kau duga sehingga engkau akan menyesal dengan penyesalan yang tak ber ujung. Ketika pagi, sekelompok makhluk mulia bertahmid dan ketika mati datang berita yang benar itu kepada mu, \"Setelah beberapa waktu, engkau akan mengetahui kebenaran berita Alquran tersebut\" (Q.S. Shaad: 88).\rوإذا أرشدناك إلى ترتيب الأوراد، فلنذكر لك كيفية الصلاة والصوم وآدابهما، وآداب الإمامة والقدوة والجمعة\rJika sebelumnya kami sudah menunjukkan urutan wirid padamu, kami akan sebutkan di sini bagaimana cara dan adab-adab melaksanakan salat dan puasa serta bagaimana adab menjadi imam dan panutan, juga ba gaimana melaksanakan salat jumat.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/notes/907625909260218\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/776968692356546\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/777856412267774\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/779356588784423\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/779871358732946\r3745. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( VIII )\rTERJEMAH KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL-GHOZALI\rآداب الصلاة\rفإذا فرغت من طهارة الحدث، وطهارة الخبث، في البدن، والثياب، والمكان ومن ستر العورة من السرة إلى الركبة.. فاستقبل القبلة قائما مزاوجا بين قدميك لا تضمهما، واستو قائما، واقرأ (قل أعوذ برب الناس) تحصنا بها من الشيطان الرجيم.\rAdab Shalat","part":1,"page":413},{"id":414,"text":"Apabila engkau telah selesai membersihkan kotoran dan najis yang terdapat di badan, pakaian, dan tempat salat, juga engkau telah menutup aurat dari pusar sam pai dengkul, maka berdirilah menghadap ke arah kiblat dengan kaki yang lurus tapi tidak dirapatkan sedang kan engkau berada dalam posisi tegak. Lalu bacalah surat an-Naas guna berlindung dari setan yang terku tuk.\rوأحضر قلبك ما أنت فيه، وفرغه من الوسواس، وانظر بين يدي من تقوم، ومن تناجي، واستح أن تناجى أن تناجى مولاك بقلب غافل، وصدر مشحون بوساوس الدنيا وخبائث الشهوات.\rHadirkan hatimu ketika itu. Buanglah segala bisik an dan rasa was-was. Perhatikan kepada siapa engkau sedang menghadap dan bermunajat sekarang. Hendak nya engkau malu untuk bermunajat kepada Tuhan de ngan hati yang lalai dan dada yang penuh dengan bi sikan dunia beserta kebejatan syahwat.\rواعلم أنه تعالى مطلع على سريرتك وناظر إلى قلبك، فإنما يتقبل الله من صلاتك بقدر خشوعك وخضوعك وتواضعك وتضرعك، واعبده في صلاتك كأنك تراه؛ فإن لم تكن تراه فإنه يراك.\rSadarlah bahwa Allah Swt. mengetahui semua yang tersembunyi di da lam dirimu dan melihat hatimu. Allah hanya menerima salatmu sesuai dengan kadar kekhusyukan, ketundukan, dan ketawaduanmu.Sembahlah Allah dalam salatmu seakan-akan engkau melihat-Nya. Apabila engkau tak melihat-Nya, sesung guhnya Dia melihatmu.","part":1,"page":414},{"id":415,"text":"فإن لم يحضر قلبك ولم تسكن جوارحك لقصور معرفتك بجلال الله تعالى، فقدر أن رجلا صالحا من وجوه أهل بيتك ينظر إليك ليعلم كيف صلاتك، فعند ذلك يحضر قلبك وتسكن جوارحك، ثم ارجع إلى نفسك وقل: يا نفس السوء الا تستحين من خالقك ومولاك، إذ قدرت اطلاع عبد ذليل من عباده عليك، وليس بيده ضرك ولا نفعك خشعت جوارحك وحسنت صلاتك، ثم إنك تعلمين أنه مطلع عليك، ولا تخشعين لعظمته، أهو- تعالى- عندك أقل من عباده?! فما أشد طغيانك وجهلكّ وما أعظم عداوتك لنفسك. وعالج قلبك بهذه الحيل فعسى أن يحضر معك في صلاتك؛ فإنه ليس لك من صلاتك إلا ما عقلت منها، وأما ما أتيت مع الغفلة والسهو فهو إلى الاستغفار والتكفير أحوج.\rJika hatimu tidak hadir dan ang gota badanmu tidak bisa tenang maka hal itu disebab kan engkau tidak betul-betul mengenal keagungan-Nya maka Bayangkanlah jika ada seorang saleh di antara keluargamu yang melihatmu ketika engkau salat. Pada saat itu, pasti hatimu akan khusyuk dan anggota badanmu akan te nang.Lalu, tanyakan pada dirimu, \"Wahai jiwa yang buruk, tidakkah engkau malu kepada Pencipta dan Tu anmu?\"\rApabila engkau mampu salat secara khusyuk dan tenang karena dilihat seorang hamba yang hina, yang tak bisa memberikan manfaat atau bahaya pada mu, sedang engkau mengetahui bahwa Dia melihatmu tapi engkau tak takut pada keagungan-Nya, apakah Allah SWT. lebih rendah dibandingkan hamba-Nya itu? Betapa durhaka dan bodohnya engkau! Betapa engkau memusuhi dirimu itu! Obatilah hatimu dengan cara itu, barangkali ia akan menjadi hadir dalam salatmu. Salatmu hanyalah saat engkau sadar kepadanya. Adapun salat yang engkau kerjakan dengan hati yang lalai dan lupa, maka ia butuh pada istigfar dan perenungan.","part":1,"page":415},{"id":416,"text":"فإذا حضر قلبك، فلا تترك الإقامة، وإن كنت وحدك. وإن انتظرت حضور جماعة فأذن، ثم أقم\rManakala hatimu sudah hadir, jangan lupa meng ucapkan iqamah kalau engkau salat sendirian. Tapi, jika engkau menunggu datangnya jamaah yang lain hendak nya engkau melakukan adzan lalu iqamah.\rفإذا أقمت فانو وقل في قلبك: أؤدي فرض الظهر لله تعالى، وليكن ذلك حاضرا في قلبك عند تكبيرك. ولا تغرب عنك النية قبل الفراغ من التكبير، وارفع يديك عند التكبير- بعد إرسالهما أولا- إلى حذو منكبيك وهما مبسوطتان، وأصابعهما منشورة، ولا تتكلف ضمهما ولا تفريجهما، بحيث تحاذى بإبهاميك شحمتى أذنيك، وبكفيك منكبيك، فإذا استقرتا في مقرهما فكبر، ثم أرسلهما برفق.\rApabila eng kau sudah mengucapkan iqamah, berniatlah dan bacalah dalam hatimu, \"Aku laksanakan salat fardhu dhuhur karena Allah Swt.\" Usahakan niat tersebut hadir dalam hatimu ketika engkau bertakbir. Jangan sampai niatmu tak kau sadari sebelum takbir selesai. Angkatlah tanganmu saat bertakbir ke arah pipi dan pundakmu dengan jari-jari yang tidak dihimpitkan. Jangan terlalu menempel atau pun menjauh. Yang penting ibu jarimu berada di hadapan kedua cuping telingamu, ujung-ujung jarimu berada di atas kuping, serta telapak tangan di atas pundak. Jika kedua telapak tanganmu sudah berada pada posisi ter sebut bertakbirlah lalu turunkan kembali dengan perla han.\rولا تدفع يديك عند الرفع والإرسال إلى قدام دفعا، ولا إلى خلف رفعا، ولا تنفضهما يمينا ولا شمالا. فإذا أرسلتهما فاستأنف رفعهما إلى صدرك، وأكرم اليمنى بوضعها على اليسرى، وانشر أصابع اليمنى على طول ذراعك اليسرى، واقبض بها على كوعها.","part":1,"page":416},{"id":417,"text":"Saat diangkat atau diturunkan, jangan kau hentak kan tanganmu ke depan secara keras dan jangan pula diangkat sampai ke belakang. Selain itu, jangan kau gerakkan ia ke kanan atau ke kiri. Ketika diturunkan, mulailah engkau meletakkan tanganmu di atas dada. Iangan kanan berada di atas yang kiri. Renggangkan jari-jari kananmu di lengan tangan yang kiri. Genggam di atas siku.\rوقل بعد التكبير: الله أكبر كبيرا، والحمدلله كثيرا، وسبحان الله بكرة وأصيلا، ثم اقرأ: وجهت وجهي للذي فطر السموات والأرض حنيفا مسلما وما أنا من المشركين، إن صلاتي ونسكي ومحياى ومماتى لله رب العالمين لا شريك له وبذلك أمرت وأنا من المسلمين.\rSetelah takbir ucapkanlan :Allahu akbar kabiiran walhamduilllah katsiiran wa subhanalla bukrattan wa ashiilla, inni wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samawati wal ardha haniifan musliman wa ma ana minal musyrikin. Inni shalatii wa nusukii wa mahyaya wamamatii lillahi rabbil ‘alamiin laa syarikallahuwa bi dzalika umirtu wa ana minal muslimiin.\r\"Allah Mahabesar dengan segala sifat kebesaran-Nya. Pujian bagi Allah sebanyak-banyaknya dan Mahasuci Allah pada tiap pagi dan sore. Aku hadapkan wajahku pada Tuhan yang mencipta langit dan bumi dengan lu rus dan aku bukan dari golongan yang musyrik. Se sungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku semata-mata karena Tuhan seru sekalian alam. Tiada sekutu bagi-Nya. Begitulah aku diperintah dan aku ter masuk dari golongan Islam (menyerah dan patuh).\"\rثم قل: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، ثم أقرأ الفاتحة بتشديداتها، واجتهد في الفرق ببين الضاد والظاء في قراءتك في الصلاة، وقل آمين، ولا تصله بقولك: ولا الضالين-","part":1,"page":417},{"id":418,"text":"Kemudian ucapkanlah :a'uudzubillahi minas syaitonirrojiim, Setelah itu, bacalah al-Fatihah dengan tasydidnya. Usahakan untuk membedakan antara huruf dhad dan zha'dalam bacaan salatmu. Lalu ucapkan amin se cara terpisah dengan kata wala ad-dhaliin.\rواجهر بالقراءة في الصبح والمغرب، والعشاء، أعني في الركعتين الأوليين إلا أن تكون مأموما واقرأ في الصبح بعد الفاتحة من السور الطوال من المفصل، وفي المغرب من قصاره، وفي الظهر والعصر والعشاء من أوساطه، نحو: (وَالسَماءِ ذَاتِ البُروج) وما قاربها من السور، وفي الصبح في السفر: (قُل يَأَيُها الكَافِرون)، و (قُل هُوَ الله أَحَد). ولا تصل آخر السورة بتكبيرة الركوع، ولكن افصل بينهما بمقدار سبحان الله.\rNyaringkan bacaanmu pada salat subuh, magrib, dan isya. Maksudnya, pada dua rakaat yang pertama, ke cuali jika engkau menjadi makmum. Jika menjadi mak mum, nyaringkan bacaan amin. Lantas, dalam salat subuh, bacalah salah satu surat yang panjang setelah bacaan surat al-Fatihah. Sementara pada waktu magrib, cukup surat yang pendek.Adapun pada salat lohor, asar, dan isya, bacalah surat yang pertengahan. Misalnya su rat al-Buruj dan yang semisalnya. Ketika salat subuh yang dilaksanakan dalam perjalanan, bacalah surat al -Kafirun dan surat al-Ikhlas. Jangan engkau sambungkan akhir bacaan surat dengan takbir untuk rukuk, tapi pi sahkan antara keduanya dengan seukuran bacaan subhanallah.\rوكن في جميع قيامك مطرقا، قاصرا نظرك على مصلاك؛ فذلك أجمع لهمك، وأجدر لحضور قلبك وإياك أن تلتفت يمينا وشمالا في صلاتك.","part":1,"page":418},{"id":419,"text":"Ketika berdiri, usahakan untuk senantiasa menunduk dengan hanya memandang tempat salatmu. Hal itu, akan membuatmu lebih berkonsentrasi dan membuat hatimu lebih khusyuk. Jangan engkau menoleh ke kiri atau ke kanan pada saat sedang salat.\rثم كبر للركوع وارفع يديك كما سبق، ومد التكبير إلى انتهاء الركوع، ثم ضع راحتيك على ركبتيك وأصابعك منشورة، وانصب ركبتيك، ومد ظهرك وعنقك ورأسك مستويا كالصحيفة الواحدة، وجاف مرفقيك عن جنبيك والمرأة لا تفعل ذلك بل تضم بعضها إلى بعض، وقل: سبحان ربي العظيم- ثلاثا. وإن كنت منفردا، فالزيادة إلى سبع اوعشرحسنة.\rLalu bertakbirlah untuk rukuk. Angkat tanganmu dengan cara yang sudah dijelaskan sebelumnya. Pan jangkan bacaan takbir sampai engkau berada pada po sisi rukuk. Lalu, letakkan telapak tanganmu di atas lu tut sementara jari-jemarimu berada pada posisi yang renggang. Tegakkan lututmu serta bentangkan pung gung, leher, dan kepalamu secara lurus. Lantas, jauhkan sikumu dari pinggang. Sementara untuk wanita tidak demikian karena mereka hendaknya menempelkan yang satu dengan yang lain.Lalu ucapkan:Subhana rabbiyal ‘azhiim\"Mahasuci Tuhanku Yang Mahaagung.\"Bacaan tersebut diucapkan sebanyak tiga kali. Jika engkau salat sendirian, bagus pula kalau ditambah sam pai menjadi tujuh atau sepuluh kali.\rثم ارفع رأسك حتى تعتدل قائما، وارفع يديك قائلا: سمع الله لمن حمده، فإذا استويت قائما فقل: ربنا لك الحمد ملء السموات وملء الارض وملء ما شئت من شي بعد. وإن كنت في فريضةالصبح فاقرأ القنوت في الركعة الثانية في اعتدالك من الركوع.","part":1,"page":419},{"id":420,"text":"Kemudian angkat kepalamu sampai berdiri tegak seraya mengangkat ta ngan dan membaca:Sami ‘allahu liman hamidah\"Allah mendengar siapa yang memuji-Nya.\"Apabila engkau telah berdiri tegak lurus, ucapkan:Rabbana lakal hamdu mil'as samawati wa mil ardhi wa mil ama syi’ta min syai’in ba’du\"Wahai Tuhan kami, segala puji bagi-Mu sepenul langit dan bumi dan sepenuh apa yang Kau kehendak sesudah itu.\"Apabila engkau sedang dalam melakukan salat subuh, bacalah doa qunut pada rakaat kedua ketika dalan posisi i'tidal.\rثم اسجد مكبرا غير رافع اليدين، وضع أولا على الأرض ركبتيك، ثم يديك ثم جبهتك مكشوفة، وضع أنفك مع الجبهة وجاف مرفقيك عن جنبيك، وأقل بطنك عن فخذيك، والمرأة لا تفعل ذلك، وضع يديك على الأرض حذو منكبيك، ولا تفرض ذراعيك على الارض، وقل: سبحان ربي الاعلى- ثلاثا أو سبعا أو عشرا، إن كنت منفردا.\rLalu, sujudlah dengan bertakbir tanpa mengangkat kedua tangan. Pertama-tama, letakkanlal kedua lututmu diikuti kemudian oleh kedua tanganmu lalu dahimu yang berada dalam keadaan terbuka. Letakkan hidung beserta dahimu. jauhkan sikumu daripinggang dan angkat perutmu dari paha (Hal ini tidak berlaku bagi wanita). Letakkan kedua tanganmu di atas tanah sejajar dengan pundakmu. Jangan kau bentangkan lenganmu di atas tanah. Dan ucapkan:Subhana rabbiyal ‘alaa\"Mahasuci Tuhanku Yang Mahatinggi\"Doa di atas dibaca sebanyak tiga kali, tujuh kali, atau sepuluh kali jika engkau salat sendirian.","part":1,"page":420},{"id":421,"text":"ثم ارفع رأسك من السجود مكبرا حتى تعتدل جالسا، واجلس على رجلك اليسرى، وانصب قدمك اليمنى، وضع يديك على فخذيك، والأصابع منشورة، وقل: رب اغفر لي، وارحمني، وارزقني، واهدني، واجبرني وعافني واعف عني. ثم اسجد سجدة ثانية كذلك..ثم اعتدل جالسا للاستراحة في كل ركعة لا تشهد عقبها،\rLalu, angkat kepalamu dari sujud seraya bertakbir sampai engkau duduk dengan tegak. Duduklah di atas kaki kiri. Tegakkan kaki kananmu. Letakkan kedua ta nganmu di atas paha dengan jari-jemari yang renggang. Lantas ucapkan (minimal): ‘rabbighfirlii warhamnii warzuqni wahdini wajburnii wa ‘afinii wa ‘afuanii\"Ya Tuhan, ampunilah aku, sayangilah aku, berikar rezeki padaku, berilah petunjuk padaku , tambahkan kekurang anku, dan maafkanlah daku.\"Kemudian lakukan sujud yang kedua sama seperti sebelumnya. Lalu duduk tegak sebentar untuk istirahat pada setiap rakaat yang tak disertai tasyahud.\rثم تقوم وتضع اليدين على الأرض، ولا تقدم إحدى رجليك في حال الارتفاع، وابتدىء بتكبيرة الارتفاع عند القرب من حد جلسة الاستراحة، ومدها إلى انتصاف ارتفاعك إلى قيامك ولتكن هذه الجلسة جلسة خفيفة مختطفة.\rSetelah itu, engkau berdiri dan meletakkan kedua tangan di atas tanah. Jangan engkau mendahulukan sa lah satu kakimu ketika berdiri. Mulailah dengan takbir untuk berdiri saat hampir selesai dari duduk istirahat. Panjangkan bacaan takbir tersebut sampai pada posisi setengah berdiri. Usahakan agar duduk istirahat tersebut berlangsung sebentar.","part":1,"page":421},{"id":422,"text":"وصل الركعة الثانية كالأولى، وأعد التعوذ في الابتداء، ثم اجلس في الركعة الثانية للتشهد الأول، وضع اليد اليمنى في جلة التشهد الاول على الفخذ اليمنى مقبوضة الأصابع إلا المسبحة والإبهام فترسلها، وانشر مسبحة يمناك عند قولك: (إلا الله) لا عند قولك: (لا إله)\rLalu, laksanakan rakaat ke dua seperti rakaat pertama. Ulangi membaca taawud ketika memulai. Lalu duduklah pada rakaat kedua un tuk membaca tasyahud pertama. Saat duduk tasyahud, letakkan tangan kananmu di atas paha kanan dengan jari yang tergenggam kecuali jari telunjuk dan ibu jari. Berilah isyarat dengan jari telunjukmu yang kanan saat membaca illallah (kecuali Allah), bukan pada kata-kata Iaa ilaha (tiada Tuhan)\rوضع اليد اليسرى منشورة الاصابع على الفخذ اليسرى، واجلس على رجلك اليسرى في هذا التشهد كما بين السجدتين،\rSementara itu, engkau letakkan tangan kirimu dengan jari jari terbuka di atas paha kiri. Duduklah di atas kaki kiri dalam tasyahud pertama ini seperti ketikaduduk antara dua sujud.\rوفي التشهد الاخير متوركا. واستكمل الدعاء المعروف المأثور بعد الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم. واجلس فيه على وركك الأيسر،وضع رجلك اليسرى خارجة من تحتك، وانصب القدم اليمنى، ثم قل بعد الفراغ: السلام عليكم ورحمة الله- مرتين، من الجانبين، والتفت بحيث يرى بياض خدك من جانبيك، وانو الخروج من الصلاة، وانو السلام على من بجانبك من الملائكة والمسلمين.وهذه هيئة صلاة المنفرد..","part":1,"page":422},{"id":423,"text":"Adapun pada tasyahud akhir, duduklah secara tawaruk (di atas pang kal paha). Setelah mengucapkan shalawat atas Nabi shollallohu alaihi wasallam, bacalah doa yang sudah ma'tsur. Duduklah di atas pang kal paha yang kiri sementara kaki kirimu keluar dari sisi bawah. Tegakkan posisi kaki kananmu lalu ucapkan salam dua kali dari ke kanan dan kiri. Menolehlah hing ga tampak putihnya kedua pipimu dari kedua sisi. Ber niatlah untuk menyudahi salat dan arahkan salammu pada para malaikat dan kaum muslim yang berada di sampingmu.Begitulah gerakan salat sendirian.\rوعماد الصلاة الخشوع، وحضور القلب مع القراءة والذكر بالتفهم.قال الحسن البصري- رحمة الله تعالى: كل صلاة لا يحضر فيها القلب فهي إلى العقوبة أسرع.\rTiang penopang salat adalah kekhusyukan dan ke hadiran hati disertai bacaan, dan pemahaman.Ha san al-Basri rahimahullahberkata, \"Setiap salat yang tidak disertai oleh kehadiran hati akan cepat terkena hukum an.\"\rوقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (إن العبد ليصلي الصلاة فلا يكتب له منها سدسها ولا عشرها، وإنما يكتب للعبد من صلاته بقدر ما عقل منها).\rRasul shollallohu alaihi wasallam bersabda, \"Seorang hamba adakalanya melakukan salat tapi ia tidak mendapat seperenam atau sepersepuluh dari shalatnya. Karena, ganjaran salat bagi seorang hamba sesuai dengan kadar kekhusyu'kannya.\"\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/notes//907625952593547\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/780247698695312\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/781534608566621\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/782379705148778\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/782857581767657\r3754. KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL GHOZALI ( IX )","part":1,"page":423},{"id":424,"text":"TERJEMAH KITAB BIDAYATUL HIDAYAH KARYA IMAM AL-GHOZALI\rآداب الإمامة والقدوة\rينبغي للإمام أن يخفف الصلاة، قال أنس بن مالك رضي الله عنه: ما صليت خلف أحد صلاة أخف ولا أتم من صلاة رسول الله صلى الله عليه وسلم.\rAdab imam dan makmum\rSeorang imam hendaknya meringankan salat. Anas bin Malik r.a. berkata : \"Aku tidak melakukan salat di belakang seorang pun yang lebih ringan dan lebih sem purna shalatnya dari pada shalat Rasulullah shollallohu alaihi wasallam\".\rلا يكبرما لم يفرغ المؤذن من الاقامة، وما لم تتسو الصفوف، ويرفع الإمام صوته بالتكبيرات، ولا يرفع المأموم صوته إلا بقدر ما يسمع نفسه، وينوي الإمام الإمامة لينال الفضل، فإذا لم ينو صحت صلة القوم إذا نووا الاقتداء به، ونالوا فضل القدوة.\rSeorang imam hendaknya tidak bertakbir sebelum muazin membacakan iqamah dan sebelum shaf salat lu rus sempurna. Ia harus meninggikan suara ketika ber takbir, sementara makmum tidak meninggikan suara kecuali sebatas yang bisa ia dengar sendiri. Imam harus berniat menjadi imam guna memperoleh keutamaan. Ji ka sang imam tak berniat, salat para jamaah tetap sah apabila mereka telah berniat mengikutinya. Mereka ju ga memperoleh pahala bermakmum.\rويسر الإمام بدعاء الاستفتاح والتعوذ كالمنفرد، ويجهر بالفاتحة والسورة في جميع الصبح، وأوليى المغرب والعشاء، وكذلك المنفرد، ويجهر بقوله: (آمين) في الجهرية، وكذلك المأموم، ويقرن المأموم تأمينه بتأمين الإمام معا تعقيبا له، ويسكت الإمام سكتة عقب الفاتحة ليثوب غليه نفسه، ويقرأ المأموم الفاتحة في الجهرية في هذه السكتة، ليتمكن من الاستماع عند قراءة الإمام، ولا يقرأ المأموم السورة في الجهرية إلا إذا لم يسمع صوت الإمام.","part":1,"page":424},{"id":425,"text":"Imam tidak boleh menyaringkan bacaan iftitah dan ta'awudz sebagaimana dalam salat sendirian. Tapi ia menyaringkan bacaan al -Fatihah dan surat sesudahnya dalam salat-salat subuh, serta dalam dua rakaat pertama magrib dan isya. Dalam salat jahar(yang dibaca secara keras), makmum menya ringkan ucapan amin dengan bersama-sama imam, bu kan sesudah imam.Lalu, imam diam sejenak setelah membaca surat al-Fatihah. Di saat itulah makmum membaca surat al-Fatihah agar sesudahnya ia bisa men dengarkan bacaan imam.Pada salat jahar, makmum ti dak membaca surat kecuali jika ia tidak mendengar su ara imam.\rولا يزيد الإمام على ثلاث في تسبيحات الركوع والسجود، ولا يزيد في التشهد الأول بعد قوله: (اللهم صل على محمد) ويقتصر في الركعتين الأخيرتين على الفاتحة، ولا يطول على القوم، ولا يزيد دعاؤه في التشهد الأخير على قدر تشهده وصلاته على رسول الله صلى الله عليه وسلم، وينوي الإمام عند التسليم السلام على القوم، وينوي القوم بتسليمهم جوابه.\rHendaknya seorang imam tidak membaca tasbih dalam rukuk dan sujud lebih dari tiga kali dan juga tidak memberikan tambahan dalam tasyahud awal setelah membaca salawat kepada Nabi. Pada dua rakaat terakhir, imam cukup membaca surat al-Fatihah, tidak usah menambah-nambahnya lagi. Juga ketika tasyahud akhir imam cukup membaca tasyahud dan salawat ke pada Rasulullah Shollallohu alaihi wasallam. Ketika bersalam, imam hendaknya berniat memberikan salam kepada semua jamaah se dangkan jamaah atau makmum dengan salamnya berniat menjawab salam imam.","part":1,"page":425},{"id":426,"text":"ويلبث الإمام ساعة بعد ما يفرغ من السلام ويقبل على الناس بوجهه، ولا يلتفت إن كان خلفه نساء حتى ينصرفن أولا.ولا يقوم أحد من القوم حتى يقوم الإمام . وينصرف الإمام حيث شاء عن يمينه أو شماله، واليمن أحب إلي.\rSetelah itu imam berdiam se bentar dan menghadap kepada para jamaah. Jika yang ada di belakangnya adalah para wanita, maka ia tidak usah menoleh sampai mereka bubar. Hendaknya mak mum tidak berdiri sampai imam berdiri, lalu imam per gi entah ke arah kanan atau ke arah kiri,tapi ke arah kanan lebih kusukai.\rولا يخص الإمام نفسه بالدعاء في قنوت الصبح، بل يقول: (اللهم اهدنا)ن ويجهر به، ويؤمن القوم ولا يرفعون أيديهم إذ لم يثبت ذلك في الاخبار، ويقرأ المأموم بقية القنوت من قوله: (إنك تقضي ولا يقضى عليك).ولا يقف المأموم وحده، بل يدخل في الصف، أو يجر إلى نفسه غيره، ولا ينبغي للمأموم أن يتقدم على الإمام في أفعاله أو يساويه، بل ينبغي أن يتأخر عنه، ولا يهوي للركوع إلا إذا انتهى الإمام إلى حد الركوع، ولا يهوى للسجود ما لم تصل جبهة الامام إلى الارض.\rImam tidak boleh berdoa untuk dirinya sendiri da lam membaca qunut subuh tapi hendaknya ia meng ucapkan Allahumma ihdina (Ya Allah, tunjukkan kami) dengan suara nyaring, sedangkan para makmum mengamininya tanpa mengangkat tangan mereka ka rena hal itu tak terdapat dalam riwayat. Selebihnya makmum membaca sendiri sisa dari doa qunut tersebut, yakni dimulai dari Innaka la yaqdhi wa la yuqdha 'alaika.","part":1,"page":426},{"id":427,"text":"Makmum tidak boleh berdiri sendirian secara terpisah, Ia harus masuk ke dalam barisan atau menarik orang lain untuk membuat barisan dengannya. Makmum tak boleh berdiri di depan iman, mendahului, atau bergerak secara bersamaan dengan gerakan imam. Tapi, Ia harus melakukannya sesudah imam. Ia tak boleh ru kuk kecuali setelah imam sempurna dalam posisi rukuk. Begitu pun, ia tak boleh sujud selama dahi imam belum sampai di tanah.\rآداب الجمعة\rاعلم أن الجمعة عيد المؤمنين، وهو يوم شريف خص الله عزوجل به هذه الامة، وفيه ساعة مبهمة لا يوافقها عبد مسلم يسال الله تعالى فيها حاجة إلا أعطاه إياها.فاستعد لهبا من يوم الخميس؛ بتنظيف الثياب، وبكثرة التسبيح والاستغفار عشية الخميس، فإنها ساعة توازى في الفضل ساعة يوم الجمعة.وانو صوم يوم الجمعة، لكن مع الخميس أو السبت؛ إذ جاء في افراده نهى.\rAdab Salat Jum'at\rKetahuilah bahwa Jum'at merupakan hari raya bagi orang-orang yang beriman. Ia merupakan hari mulia yang khusus diperuntukkan Allah bagi umat ini. Di da lamnya ada saat-saat penting yang apabila seorang muk min meminta kebutuhannya kepada Allah SWT, pasti Allah akan mengabulkan.Oleh karena itu, persiapkan lah dirimu untuk menghadapi hari raya tersebut semen jak hari Kamis dengan cara membersihkan pakaian dan banyak bertasbih dan istigfar pada Kamis petang (sore)-nya, karena keutamaan saat itu sama dengan keutamaan hari Jumat.Berniatlah untuk berpuasa untuk hari Jumat. Te tapi harus dengan hari Kamis atau hari Sabtu, tidak boleh dikerjakan pada hari Jumat saja.","part":1,"page":427},{"id":428,"text":"فإذا طلع عليك الصبح، فاغتسل؛ن غسل الجمعة أي ثابت مؤكد. ثم تزين بالثياب البيض؛ فإنها أحب الثياب إلى الله تعالى، واستعمل من الطيب أطيب ما عندك، وبالغ في تنظيف بدنك بالحلق والقص والسواك وسائر أنواع النظافة وتطييب الرائحة.\rJika subuh telah tiba, mandilah dengan niat mandi Jumat karena mandi pada hari Jumat hukumnya sunah muakkad. Kemudian berhiaslah dengan memakai pakai an putih karena itulah pakaian yang paling dicintai Allah Swt, lalu pakailah parfum yang paling wangi yang ka mu miliki, dan bersihkan badanmu dengan bercukur rambut, menggunting kuku, bersiwak, dan yang lainnya.\rثم بكر إلى الجامع، واسع إليها على الهينة والسكينة، فقد قال صلى الله عليه وسلم: (نمن راح إلى الجمعة في الساعة الاولى فكأنما قرب بدنة، ومن راح في الساعة الثانية فكأنما قرب بقرة، ومن راح في الساعة الثالثة فكأنما قرب كبشا أقرن، ومن راح في الساعة الرابعة فكأنما قرب دجاجة، ومن راح في الساعة الخامسة فكأنما قرب بيضة. فإذا خرج ا لإمام طوت الصحف، ورفعت الاقلام، واجتمعت الملائكة عند المنبر يستمعون الذكر). ويقال إن الناس في قربهم عند النظر إلى وجه الله تعالى على قدر بكورهم إلى الجمعة.","part":1,"page":428},{"id":429,"text":"Kemudian segeralah bergegas (berangkat pagi-pagi) menuju masjid dan berjalanlah dengan perlahan dan tenang. Nabi Saw. ber sabda, \"Siapa yang pergi untuk salat Jumat di waktu yang pertama seakan-akan ia telah berkurban unta, si apa yang pergi pada waktu kedua seakan-akan ia ber kurban sapi betina, siapa yang pergi di waktu ketiga, seakan-akan ia berkurban kambing kibas, siapa yang pergi di waktu ke empat seakan-akan ia berkurban ayam, siapa yang pergi di waktu kelima seakan-akan ia ber kurban telur.Jika imam sudah keluar atau naik mim bar, maka lembaran-lembaran itu pun dilipat dan pena -pena diangkat, sementara para malaikat berkumpul di mimbar untuk mendengarkan zikir / peringatan.\"\rDisebutkan bahwa kedekatan manusia ketika memandang wajah Allah SWT, bergantung pada cepatnya mereka menuju salat Jumat.\rثم إذا دخلت الجامع، فاطلب الصف الاول، فإذا اجتمع الناس فلا تتخط رقابهم، ولا تمر بين أيديهم وهم يصلون، واجلس بقرب حائط أو اسطوانة حتى لا يمروا بين يديك، ولا تقعد حتى تصلي التحية، والأحسن ان تصلي أربع ركعات، تقرأ في كل ركعة بعد الفاتحة الاخلاص خمسين مرة، ففي الخبر: (أن من فعل ذلك لم يمت حتى يرى مقعده من الجنة أو يرى له). ولا تترك التحية وإن كان الإمام يخطب.","part":1,"page":429},{"id":430,"text":"Kemudian, apabila engkau berada di mesjid, usahakan untuk berada di shaf yang pertama. Jika manusia sudah banyak berkerumun, jangan mele wati pundak mereka dan jangan pula lewat di hadapan mereka yang sedang salat. Duduklah dekat tembok agar mereka tidak lewat di depanmu. Sebelum itu lakukan lah salat tahiyyatul masjid. Lebih baik lagi, kalau engkau salat sebanyak empat rakaat.Dalam setiap rakaat, sete lah membaca surat al-Fatihah, engkau membaca surat al- Ikhlas sebanyak lima puluh kali. Disebutkan dalam satu riwayat bahwa siapa yang melakukan amalan tersebut, ia tidak akan meninggal dunia sampai melihat tempat du duknya di surga atau hal itu diperlihatkan padanya. Jangan sampai engkau meninggalkan salat tahiyyatul masjid walaupun imam sedang berkhotbah.\rويستحب في هذا اليوم أو في ليلته أن يصلى أربع ركعات بأربع سور: سورة الانعام، والكهف، وطه، ويس، فإن لم تقدر فسورة يس والدخان، و (الم) السجدة، وسورة الملك. ولا تدع قراءة هذه السورة ليلة الجمعة؛ ففيها فضل كثير. ومن لم يحسن ذلك فليكثر من قراءة سورة الاخلاص. وأكثر من الصلاة على رسول الله صلى الله عليه وسلم في هذا اليوم خاصة.","part":1,"page":430},{"id":431,"text":"Disunahkan dihari jum'at ini atau malamnya sholat empat rakaat dengan membaca empat surat, yaitu surat al- An'am, surat al-Kahfi, surat Thaha, dan surat Yasin. Jika tidak mampu, engkau bisa membaca surat Y?sin, surat ad-Dukhan', surat Alif Lam Mim, as-Sajadah, dan surat al-Mulk.Sebaiknya engkau membaca surat tersebut pa da malam Jumat karena di dalamnya banyak sekali ke utamaan. Siapa yang tak bisa, perbanyaklah membaca surat al-Ikhlas.Perbanyaklah membaca salawat atas Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam. khususnya pada hari tersebut.\rومتى خرج الامام، فاقطع الصلاة والكلام، واشتغل بجواب المؤذن ثم استماع الخطبة والاتعاظ بها، ودع الكلام رأسا في الخطبة، ففي الخبر: (ان من قال لصاحبه- والإمام يخب- أنصت، أو صه؛ فقد لغا، نومن لغا فلا جمعة له)، آي لأن قوله أنصت: كلام، فينبغي أن ينهىغيره بالاشارة لا باللفظ.\rManakala imam atau khatib sudah naik mimbar, berhentilah dari membaca sholawat dan berbicara. Sibukkan dirimu dengan menjawab panggilan azan serta dengan mendengarkan khotbah dan ceramah.Sama sekali tak boleh berbicara ketika khatib sedang berkhotbah. Dalam riwayat disebutkan, \"Siapa yang ber kata kepada temannya, `Diamlah” saat imam berkhot bah maka ia telah berbuat sia-sia. Dan siapa yang ber buat sia-sia, maka ia tak mendapat keutamaan Jumat.\"itu karena perintah diam itu sendiri berbentuk ucapan. Sebaiknya larangan diberikan dalam bentuk isyarat, bu kan dengan kata-kata.","part":1,"page":431},{"id":432,"text":"ثم اقتد بالإمام كما سبق. فإذا فرغت وسلمت، فاقرأ الفاتحة قبل أن تتكلم سبع مرات، والاخلاص سبعا، والمعوذتين سبعا سبعا، فذلك يعصمك من الجمعة الاخرى، ويكون حرزا لك من الشيطان، وقل بعد ذلك: يا غني، يا حميد، يا مبدىء، يا معيد، يا رحيم، يا ودود؛ أغنني بحلالك عن حرامك، وبطاعتك عن معصيتك، وبفضلك عمن سواك.ثم صل بعد الجمعة ركعتين أو أربعا أو ستا، مثنى، مثنى، فكل ذلك مروي عن رسول الله صلى الله عليه وسلم في أحوال مختلفة.\rLalu ikutilah perbuatan imam seperti telah disebut kan sebelumnya. Apabila telah selesai (dari sholat jum'aat), sebelum berbi cara bacalah surat al-Fatihah, surat al-Ikhlas, surat al-Falaq dan surat an-Naas, masing-masing tujuh kali. Itu akan melindungimu dari Jumat ke Jumat, juga akan menjagamu dari setan. Setelah itu, bacalah:“Allahumma yaa ghaniyy yaa hamiid yaa Mubdii yaa mu’iid yaa rahiimi yaa waduud aghninii bihalalika ‘an haramika wa bi to'atika ‘an ma’shiyatika wabifadhlika ‘amman siwaak.”\"Ya Allah wahai Zat Yang Mahakaya, Maha Terpuji, Maha Memulai, Maha Mengembalikan, Maha Penya yang, dan Maha Pemberi. Berilah kecukupan padaku dengan yang halal bukan yang haram; dengan taat, bu kan maksiat; dan dengan karunia-Mu, bukan selain-Mu.\"Setelah itu, lakukanlah salat dua rakaat atau enam rakaat yang dilakukan dengan dua-dua. Semua itu ter dapat dalam riwayat yang berasal dari Rasulullah shollallohu 'alaihi wsallam. dalam kondisi yang berbeda-beda.","part":1,"page":432},{"id":433,"text":"ثم لازم المسجد إلى المغرب أو إلى العصر، وكان حسن المراقبة للساعة الشريفة؛ فإنها مبهمة في جميع اليوم، فعساك أن تدركها وأنت خاشع لله تعالى متذلل متضرع.ولا تحضر في الجامع مجالس الحلق، ولا مجالس القصاص، بل مجلس العلم النافع، وهو الذي يزيد في خوفك من الله تعالى، وينقص من رغبتك في الدنيا، فكل علم لا يدعوك من الدنيا إلى الآخرة فالجهل أعود عليك منه؛ فاستعذ بالله من علم لا ينفع.\rKemudian menetaplah di mesjid sampai waktu maghrib atau asar. Hendaknya engkau selalu memperhatikan waktu yang mulia. Sebab, waktu mulia tersebut terdapat sepanjang hari itu, tapi tidak ditentukan secara pasti. Mudah-mudahan engkau memperolehnya ketika sedang berada dalam kondisi yang khusyuk dan tunduk kepa da Allah SWT.Selama di mesjid, jangan engkau mende kati majelis cerita dan kisah. Tapi, hendaknya engkau menghampiri majelis yang berisi ilmu yang bermanfaat. Majelis itulah yang bisa membuatmu lebih takut kepada Allah dan membuatmu kurang cinta pada dunia. Jika suatu ilmu tak mampu mengajakmu untuk meninggal kan dunia menuju akhirat, maka lebih baik tak usah mengetahui ilmu tersebut. Berlindunglah kepada Allah dari ilmu yang tak bermanfaat.\rوأكثر من الدعاء عند طلوع الشمس، وعند الزوال، وعند الغروب، وعند الإقامة، وعند صعود الخطيب المنبر، وعند قيام الناس إلى الصلاة، فيوشك أن يكون الساعة الشريفة في بعض هذه الاوقات.\rPerbanyaklah berdoa ketika matahari terbit, tergelin cir, dan terbenam, ketika khatib naik mimbar, dan ke tika orang-orang berdiri untuk menunaikan salat, karena kemungkinan besar itulah waktu-waktu yang mulia.","part":1,"page":433},{"id":434,"text":"واجتهد أن تتصدق في هذا اليوم بما تقدر عليه وإن قل، فتجمع بين الصلاة والصوم والصدقة والقراءة والذكر والاعتكاف والرباط.واجعل هذا اليوم من الاسبوع خاصة لآخرتك؛ فعساه أن يكون كفارة لبقية الاسبوع.\rBerusahalah untuk bersedekah semampumu pada hari tersebut walaupun sedikit. Dengan demikian, eng kau telah mengumpulkan antara salat, puasa, sedekah, membaca Alquran, zikir, dan i'tikaf. Jadikan hari ter sebut sebagai waktu yang khusus kau peruntukkan bagi akhiratmu ; barangkali ia menjadi penebus dosa bagi hari-hari lainnya dalam seminggu.\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/notes/907625762593566\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/783696071683808\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/784714511581964\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/785184481534967\r3638. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 1)\r1. BENTUK TUBUH RASULULLOH\r«كان رسول الله صلى الله عليه وسلم ليس بالطويل البائن، ولا بالقصير، ولا بالأبيض الأمهق، ولا بالآدم ولا بالجعد القطط ولا بالسبط، بعثه الله تعالى على رأس أربعين سنة، فأقام بمكة عشر سنين، وبالمدينة عشر سنين، وتوفاه الله تعالى على رأس ستين سنة، وليس في رأسه ولحيته عشرون شعرة بيضاء».","part":1,"page":434},{"id":435,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bukanlah orang yang berperawakan terlalu tinggi, namun tidak pula pendek. Kulitnya tidak putih bule juga tidak sawo matang. Rambutnya ikal, tidak terlalu keriting dan tidak pula lurus kaku. Beliau diangkat Allah (menjadi rasul) dalam usia empat puluh tahun. Beliau tingal di Mekkah (sebagai Rasul) sepuluh tahun dan di madinah sepuluh tahun. Beliau pulang ke Rahmatullah dalam usia permulaan enam puluh tahun. Pada kepala dan janggutnya tidak terdapat sampai dua puluh lembar rambut yang telah berwarna putih.\". (diriwayatkan oleh Abu Raja' Qutaibah bin Sa'id, dari Malik bin Anas, dari Rabi'ah bin Abi `Abdurrahman yang bersumber dari Anas bin Malik r.a)\r«ما رأيت من ذي لمة في حلة حمراء أحسن من رسول الله، له شعر يضرب منكبيه، بعيد ما بين المنكبين، لم يكن بالقصير ولا بالطويل».\r\"Aku tak pernah orang yang berambut panjang terurus rapi, dengan mengenakan pakaian merah, yang lebih tampan dari Rasulullah saw. Rambutnya mencapai kedua bahunya.Kedua bahunya bidang. beliau bukanlah seorang yang berperawakan pendek dan tidak pula terlampau tinggi.\". (diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Waki',dari Sufyan, Dari Abi Ishaq, yang bersumber dari al Bara bin `Azib r.a)","part":1,"page":435},{"id":436,"text":"«لم يكن رسول الله بالطويل الممغط، ولا بالقصير المتردد، وكان ربعة من القوم، لم يكن بالجعد القطط، ولا بالسبط، كان جعدا رجلا، ولم يكن بالمطهم ولا بالمكلثم، وكان في وجهه تدوير أبيض مشرب، أدعج العينين، أهدب الأشفار، جليل المشاش والكتد، أجرد ذو مسربة، شثن الكفين والقدمين، إذا مشى تقلع كأنما ينحط في صبب، وإذا التفت التفت معا، بين كتفيه خاتم النبوة، وهو خاتم النبيين، أجود الناس صدرا، وأصدق الناس لهجة، وألينهم عريكة، وأكرمهم عشرة، من رآه بديهة هابه، ومن خالطه معرفة أحبه، يقول ناعته: لم أر قبله ولا بعده مثله صلى الله عليه وسلم»","part":1,"page":436},{"id":437,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam. tidak berperawakan terlalu tinggi dan tidak pula terlalu pendek. Beliau berperawakan sedang diantara kaumnya. Rambut tidak keriting bergulung dan tidak pula lurus kaku, melainkan ikal bergelombang. Badannya tidak gemuk, dagunya tidak lancip dan wajahnya agak bundar. Kulitnya putih kemerahmerahan. Matanya hitam pekat dan bulu matanya lentik. Bahunya bidang. beliau memiliki bulu lebat yang memanjang dari dada sampai ke pusat. Tapak tangan dan kakinya terasa tebal. Bila Beliau berjalan, berjalan dengan tegap seakanakan Beliau turun ke tempat yang rendah. Bila Beliau berpaling maka seluruh badannya ikut berpaling. Diantara kedua bahunya terdapat Khatamun Nubuwah, yaitu tanda kenabian. Beliau memiliki hati yang paling pemurah diantara manusia. Ucapannya merupakan perkataan yang paling benar diantar semua orang. Perangainya amat lembut dan beliau paling ramah dalam pergaulan. Barang siapa melihatnya, pastilah akan menaruh hormat padanya. Dan barang siapa pernah berkumpul dengannya kemudian kenal dengannya tentulah ia akan mencintainya. Orang yang menceritakan sifatnya, pastilah akan berkata: \"Belum pernah aku melihat sebelum dan sesudahnya orang yang seistimewa Beliau shollallohu alaihi wasallam. \"\r(Diriwayatkan oleh Ahmad bin `Ubadah ad Dlabi al Bashri, juga diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr dan Abu Ja'far bin Muhammad bin al Husein, dari `Isa bin Yunus, dari `Umar bin `Abdullah, dari Ibrahim bin Muhammad, dari salah seorang putera `Ali bin Abi Thalib ra yang bersumber dari `Ali bin Abi Thalib ra.)","part":1,"page":437},{"id":438,"text":"«عرض علي الأنبياء، فإذا موسى عليه السلام ضرب من الرجال، كأنه من رجال شنوءة، ورأيت عيسى ابن مريم عليه السلام، فإذا أقرب من رأيت به شبها عروة بن مسعود، ورأيت إبراهيم عليه السلام، فإذا أقرب من رأيت به شبها صاحبكم، يعني نفسه، ورأيت جبريل عليه السلام فإذا أقرب من رأيت به شبها دحية».\r\"Telah diperlihatkan kepadaku para Nabi. Adapun Nabi Musa a.s. bagaikan seorang laki laki dari suku Syanu'ah. Kulihat pula Nabi `Isa bin Maryan a.s. ternyata orang yang pernah kulihat mirip kepadanya adalah `Urwah bin Mas'ud, Kulihat pula Nabi Ibranim a.s. ternyata orang yang mirip kepadanya adalah kawan kalian ini (yaitu Nabi saw sendiri). Kulihat jibril ternyata orang yang pernah kulihat mirip kepadanya adalah Dihyah*.\"\r(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'ad dari Laits bin Sa'id, dari Abi Zubair yang bersumber dari Jabir bin `Abdullah r.a.)\r«كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أفلج الثنيتين، إذا تكلم رئي كالنور يخرج من بين ثناياه».\r\"Rasulullah mempunyai gigi seri yang renggang. Bila Beliau berbicara terlihat seperti ada cahaya yang memancar keluar antara kedua gigi serinya itu.\"\r(Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari Ibrahim bin Mundzir al Hizami, dari `Abdul `Aziz bin Tsabit az Zuhri, dari Ismail bin Ibrahim, dari Musa bin `Uqbah, dari Kuraib yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/738733619513387\r3639. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 2)\r2. BENTUK KHOTAM (TANDA/CAP) NUBUWWAH\r«رأيت الخاتم بين كتفي رسول الله صلى الله عليه وسلم غدة حمراء مثل بيضة الحمامة».","part":1,"page":438},{"id":439,"text":"\"Aku pernah melihat khatam (kenabian)…. Ia terletak antara kedua bahu Rasulullah saw. Bentuknya seperti sepotong daging berwarna merah sebesar telur burung dara.\". (Diriwayatkan oleh Sa'id bin Ya'qub at Thalaqani dari Ayub bin Jabir, dari Simak bin Harb yang bersumber dari Jabir bin Samurah r.a.)\rكان علي، إذا وصف رسول الله صلى الله عليه وسلم- فذكر الحديث بطوله- وقال: «بين كتفيه خاتم النبوة، وهو خاتم النبيين».\r\"Apabila `Ali r.a menceritakan sifat Rasulullah shollallohu alaihi wasallam maka ia akan bercerita panjang lebar. Dan ia akan berkata: `Diantara kedua bahunya terdapat Khatam kenabian, yaitu khatam para Nabi. (Diriwayatkan oleh Ahmad bin `Ubadah ad Dlabi `Ali bin Hujr dan lainnya, yang mereka terima dari Isa bin Yunus dari `Umar bin `Abdullah, dari `Ibrahim bin Muhammad yang bersumber dari salah seorang putera `Ali bin Abi Thalib r.a.)\rقال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: «يا أبا زيد، ادن مني فامسح ظهري»، فمسحت ظهره، فوقعت أصابعي على الخاتم قلت: وما الخاتم؟ قال: «شعرات مجتمعات».\rDalam suatu riwayat, Alba'bin Ahmar al Yasykuri mengadakan dialog dengan Abu Zaid `Amr bin Akhthab al Anshari r.a. sbb: \"Abu Zaid berkata: `Rasulullah saw bersabda kepadaku : `Wahai Abu Zaid mendekatlah kepadaku dan usaplah punggungku'. Maka punggungnya kuusap, dan terasa jari jemariku menyentuh Khatam. Aku (alba' bin Ahmar al Yasykuri) bertanya kepada Abu Zaid: `Apakah Khatam itu?' Abu Zaid menjawab: `kumpulan bulu-bulu. (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Abu `Ashim dari `Uzrah bin Tsabit yang bersumber dari Alba'bin Ahmar al Yasykuri).\r3. RAMBUT RASULULLOH","part":1,"page":439},{"id":440,"text":"عَنْ أنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: كَانَ شَعَرُ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِلَى نِصْفِ أُذُنَيْهِ.\r\"Rambut Rasulullah shollallohu alaihi wasallam mencapai pertengahan kedua telinganya.\". (Diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr, dari Ismail bin Ibrahim, dari Humaid yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\rعَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَرْبُوعًا، بَعِيدَ مَا بَيْنَ الْمِنْكَبَيْنِ، وَكَانَتْ جُمَّتُهُ تَضْرِبُ شَحْمَةَ أُذُنَيْهِ.\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam adalah seorang yang berbadan sedang, kedua bahunya bidang, sedangkan rambutnya menyentuh kedua daun telinganya.\". (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani', dari Abu Qathan, dari Syu'bah dari Abi Ishaq yang bersumber dari al Bara' bin `Azib r.a.)\rعَنْ قَتَادَةَ، قَالَ: قُلْتُ لأَنَسٍ: كَيْفَ كَانَ شَعَرُ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم؟ قَالَ: لَمْ يَكُنْ بِالْجَعْدِ، وَلا بِالسَّبْطِ، كَانَ يَبْلُغُ شَعَرُهُ شَحْمَةَ أُذُنَيْهِ.\r\"Rambut Rasulullah shollallohu alaihi wasallam tidak terlampau keriting, tidak pula lurus kaku, rambutnya mencapai kedua daun telingannya. \". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Wahab bin Jarir bin Hazim, dari Hazim yang bersumber dari Qatadah)","part":1,"page":440},{"id":441,"text":"عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُسْدِلُ شَعَرَهُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ الْمُبَارَكِ، عَنْ يُونُسَ بْنِ يَزِيدَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ: حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللهِ بْوَكَانَ الْمُشْرِكُونَ يَفْرِقُونَ رُؤُوسَهُمْ، وَكَانَ أَهْلُ الْكِتَابِ يُسْدِلُونَ رُؤُوسَهُمْ، وَكَانَ يُحِبُّ مُوَافَقَةَ أَهْلِ الْكِتَابِ فِيمَا لَمْ يُؤْمَرْ فِيهِ بِشَيْءٍ، ثُمَّ فَرَقَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم رَأْسَهُ.\r\"Sesungguhnya Rasulullah sjollallohu alaihi wasallam dulunya menyisir rambutnya ke belakang, sedangkan orang-orang musyrik menyisir rambut mereka ke kiri dan ke kanan, dan Ahlul Kitab menyisir rambutnya ke belakang. Selama tidak ada perintah lain, Rasulullah saw. Senang menyesuaikan diri dengan Ahlul Kitab. Kemudian,Rasulullah saw. menyisir rambutnya ke kiri dan ke kanan.\". (Diriwayatkan oleh Suwaid bin Nashr dari `Abdullah bin al Mubarak, dari Yunus bin Yazid, dari az Zuhri, dari `Ubaidilah bin `Abdullah bin `Utbah, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/739139989472750\r3640. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 3)\r4. CARA BERSISIR RASULULLOH\rعن أنس بن مالك قال: «كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يكثر دهن رأسه وتسريح لحيته، ويكثر القناع حتى كأن ثوبه ثوب زيات».","part":1,"page":441},{"id":442,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam. sering meminyaki rambutnya, menyisir janggutnya dan sering waktu menyisir rambutnya beliau menutupi (bahunya) dengan kain kerudung. Kain kerudung itu demikian berminyak seakan-akan kain tukang minyak.\". (Diriwayatkan oleh Yusuf bin'Isa, dari Rabi' bin Shabih, dari Yazid bin aban ar Raqasyi*, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\r* Aban ar Raqasyi dikenal sebagai orang yang dinilai munkar periwayatannya. Hadist ini sangat berlawanan dengan kebanyakan hadist shahih, yang menerangkan tentang kebersihan dan penampilan terpuji dari Rasulullah saw. (Muhammad `Afif az Za'bi).\rعن عبد الله بن مغفل، قال: «نهى رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الترجل إلا غبا».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam melarang bersisir kecuali sekali-kali. \". (Diriwayatkan oleh Muhammad Basyar, dari Yahya bin Sa'id,dari Hisyam bin Hasan, dari al Hasan Bashri, yang bersumber dari `Abdullah bin Mughaffal r.a.*)\r* Yang dilarang ialah bersisir layaknya wanita pesolek.• 'Abdullah bin Mughaffal r.a. dalah sahabat Rasulullah saw. Yang masyhur, ia adalah salah seorang peserta \"Bai'tusSyajarah\", wafat pada tahun 60 H ada pula yang mengatakan tahun 57 H.\r5. UBAN RASULULLOH\rعن قتادة قال: قلت لأنس بن مالك: هل خضب رسول الله صلى الله عليه وسلم؟ قال: «لم يبلغ ذلك، إنما كان شيبا في صدغيه» «ولكن أبو بكر، خضب بالحناء والكتم».","part":1,"page":442},{"id":443,"text":"Qatadah bertanya kepada Anas bin Malik r.a.: \"Pernahkah Rasulullah shollallohu alaihi wasallam menyemir rambutnya yang telah beruban?\" Anas bin Malik menjawab:\"Tidak sampai demikian. Hanya beberapa lembar uban saja di pelipisnya. Namun Abu Bakar r.a. pernah mewarnai (rambutnya yang memutih) dengan daun pacar dan katam.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Abu Daud, dari Hamman yang bersumber dari Qatadah)\r- Katam adalah sejenis tumbuh-tumbuhan yang biasa digunakan untuk memerahi rambut sedangkan warnanya merah tua.\rعن أنس قال: «ما عددت في رأس رسول الله صلى الله عليه وسلم ولحيته إلا أربع ع شرة شعرة بيضاء».\rAnas berkata : \" tiadalah aku menghitung di kepala Rasululloh shollallohu alaihi wasallam dan jg jenggotnya kecuali ada 14 rambut berwarna putih.\". (diriwayatkan oleh ishaq bin mansur, dari yahya bin musa, keduanya dari abdurrazzak, dari ma'mar, dari tsabit bersumber dari anas binmalik )\rعن ابن عباس قال: قال أبو بكر: يا رسول الله، قد شبت، قال: «شيبتني هود، والواقعة، والمرسلات، وعم يتساءلون، وإذا الشمس كورت».\rDalam suatu riwayat Ibnu `Abbas r.a. mengemukakan: Abu Bakar r.a. berkata: \"Wahai Rasulullah, sungguh Anda telah beruban!\" Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda: \"Surah Hud, Surah al Waqi'ah, Surah al Mursalat, Surah Amma Yatasa'alun dan Surah Idzasy-Syamsu kuwwirat, menyebabkan aku beruban.\" (Diriwayatkan oleh Abu Kuraib Muhammad bin al A'la, dari Mu'awiyah bin Hisyam, dari Syaiban, dari Ishaq, dari Ikrimah, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/739697026083713","part":1,"page":443},{"id":444,"text":"3641. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 4)\r6. SEMIR RAMBUT RASULULLOH\rعن الجهدمة، امرأة بشر ابن الخصاصية، قالت: «أنا رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم يخرج من بيته ينفض رأسه وقد اغتسل، وبرأسه ردع من حناء» أو قال: «ردغ» شك في هذا الشيخ.\rAl Jahdzamah r.a., isteri Busyair bin al Khaskhashiyyah pernah bercerita: \"Aku melihat Rasulullah shollallohu alaihi wasallam. keluar dari rumahnya mengibaskan rambut sehabis mandi. Dan di kepalanya terdapat bekas daun inai\", atau \"bekas celupan\"(rawi ragu). (Diriwayatkan oleh Ibrahim bin Harun, dari Nadlr bin Zararah*, dari Abi Jinab , dari Iyad bin Laqith, yang bersumber dari Jahdzamah r.a.)\rعن أنس قال: «رأيت شعر رسول الله صلى الله عليه وسلم مخضوبا».\r\"Aku melihat rambut Rasulullah shollallohu alaihi wasallam disemir.\" (Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari `Amr bin `Ashim, dari Hammad bin Salamah, dari Humaid, yang bersumber dari Anas r.a.).\r7. CELAK MATA RASULULLOH\rعن ابن عباس، أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «اكتحلوا بالإثمد فإنه يجلو البصر، وينبت الشعر». وزعم «أن النبي صلى الله عليه وسلم كانت له مكحلة يكتحل منها كل ليلة ثلاثة في هذه، وثلاثة في هذه».\rDalam sebuah riwayat yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a. dikemukakan: Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda: \"Bercelaklah kalian dengan Itsmid*, karena ia dapat mencerahkan penglihatan dan menumbuhkan bulu mata.\"","part":1,"page":444},{"id":445,"text":"\"Sungguh Nabi Mempunyai tempat celak mata yang digunakannya untuk bercelak pada setiap malam. Tiga olesan di sini dan tiga olesan di sini.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Humaid ar Razi, dari Abu Daud at Thayalisi, dari Abbad bin Manshur, dari Ikrimah yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)\r* Itsmid adalah batu celak biasanya berupa serbuk. Warnanya hitam atau biru. Serbuk itsmid dioleskan pada bulu mata atau disapukan di sekeliling mata. * Yang dimaksud di sini adalah tiga olesan di mata sebelah kanan dan tiga olesan di mata sebelah kiri.\r8. PAKAIAN RASULULLOH\rعن أم سلمة، قالت: «كان أحب الثياب إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم القميص».\r\"Pakaian yang paling disenangi Rasulullah shollallohu alaihi wasallam adalah Gamis.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Humaid ar Razi, dari al Fadhal bin Musa, diriwayatkan pula oleh Abu Tamilah dan Zaid bin Habab, ketiganya menerima dari `Abdul Mu'min bin Khalid, dari `Abdullah bin Buraidah, yang bersumber dari Ummu Salamah r.a.)\rعن أنس بن مالك، أن النبي صلى الله عليه وسلم خرج وهو يتكئ على أسامة بن زيد عليه ثوب قطري قد توشح به، فصلى بهم\r\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam keluar (dari rumahnya) dengan bertelekan kepada `Usamah bin Zaid. Beliau memakai pakaian Qithri yang diselempangkan di atas bahunya, kemudian beliau shalat bersama mereka.\". (Diriwayatkan oleh `Abd bin Humaid , dari Muhammad bin al Fardhal, dari Hammad bin Salamah, dari Habib bin as Syahid, dari al Hasan, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\r* Qithri adalah sejenis kain yang terbuat dari katun yang kasar. Kain ini berasal dari Bahrain tepatnya dari Qathar","part":1,"page":445},{"id":446,"text":"عن أنس بن مالك قال: «كان أحب الثياب إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم يلبسه الحبرة».\rDalam sebuah riwayat Anas bin Malik r.a. mengemukakan: \"Pakaian yang paling disenangi Rasulullah saw. ialah kain Hibarah*.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Mu'adz bin Hisyam dari ayahnya, dari Qatadah, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\r* Kain Hibarah ialah kain keluaran Yaman yang terbuat dari katun.\rعن ابن عباس قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «عليكم بالبياض من الثياب ليلبسها أحياؤكم، وكفنوا فيها موتاكم، فإنها من خير ثيابكم».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda: \"Hendaklah kalian berpakaian putih, untuk dipakai sewaktu hidup. Dan jadikanlah ia kain kafan kalian sewaktu kalian mati. Sebab kain putih itu sebaik- baik pakaian bagi kalian.\". (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Basyar bin al Mufadhal, dari `Utsman Ibnu Khaitsam, dari Sa'id bin Jubeir, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)\rعن سمرة بن جندب قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «البسوا البياض؛ فإنها أطهر وأطيب، وكفنوا فيها موتاكم».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda : \"Pakailah pakaian putih, karena ia lebih suci dan lebih bagus. Juga kafankanlah ia pada orang yang meninggal diantara kalian.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan, dari Habib bin Abi Tsabit, dari Maimun bin Abi Syabib yang bersumber dari Samurah bin Jundub r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/740262426027173\r3642. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 5)\r9. KHUF RASULULLOH","part":1,"page":446},{"id":447,"text":"عن ابن بريدة، عن أبيه، أن النجاشي أهدى للنبي صلى الله عليه وسلم خفين أسودين ساذجين، فلبسهما ثم توضأ ومسح عليهما.\rSesungguhnya raja *an-Najasyi menghadiahkan sepasang khuf hitam pejat kepada Nabi shollallohu alaihi wasallam lalu Nabi saw. memakainya dan kemudian ia berwudlu dengan (hanya) menyapu keduanya (yakni tidak membasuh kaki).\". (Diriwayatkan oleh Hinad bin Siri, dari Waki', dari Dalham bin Shalih, dari Hujair bin `Abdullah, dari putera Buraidah, yang bersumber dari Buraidah r.a.)\r* Khuf ialah sejenis kaos kaki tapi terbuat dari kulit binatang. Khuf dibuat amat tipis dan tingginya menutupi mata kaki. Khuf biasanya hanya digunakan pada musim dingin untuk mencegah agar kulit kaki tidak pecah-pecah. Biasanya, orang memakai khuf ketika musafir di musim dingin dan masih memakai sepatu luar lagi. Sepatu ini namanya \"jurmuq\". Para Ulama Indonesia sering menggunakan istilah Muzah untuk terjemahan khuf. Tapi kadangkadang diterjemahkan juga dengan \"sepatu khuf\".\r* An najasyi menurut literature barat umumnya disebut Negust. Negust adalah gelar raja-raja di Abesina (Habsyi), sekarang dikenal \"Ethiopia\".\r10. SANDAL RASULULLOH\rعن قتادة قال: قلت لأنس بن مالك: كيف كان نعل رسول الله صلى الله عليه وسلم؟ قال: «لهما قبالان».\r\"Bagaimanakah sandal Rasulullah shollallohu alaihi wasallam itu?\" Anas menjawab : \"Kedua belahnya mempunyai tali qibal*.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Abu Daud at Thayalisi, dari Hamman yang bersumber dari Qatadah)\r* Tali qibal adalah tali sandal yang bersatu pada bagian mukanya dan terjepit di antara dua jari kaki","part":1,"page":447},{"id":448,"text":"عن أبي هريرة، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «لا يمشين أحدكم في نعل واحدة، لينعلهما جميعا أو ليحفهما جميعا»\r\"Janganlah diantara kalian berjalan dengan sandal sebelah. Hendaklah memakai keduanya atau tdk memakai keduanya \". (Diriwayatkan oleh Ishaq bin Musa al Anshari, dari Ma'an, dari Malik, dari Abiz Zinad, dari al A'raj yang bersumber dari Abu Hurairah r.a.)\rعن جابر، أن النبي صلى الله عليه وسلم نهى أن يأكل، يعني الرجل، بشماله، أو ي مشي في نعل واحدة.\r\"Sesungguhnya Nabi sholla llohu alaihi wasallammelarang seorang laki-laki makan dengan tangan kiri dan berjalan dengan sandal sebelah.\". (Diriwayatkan oleh Ishaq bin Musa, dari Ma'an, dari Malik, dari Abi Zubair, yang bersumber dari Jabir r.a.)\rعن أبي هريرة، أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «إذا انتعل أحدكم فليبدأ باليمين، وإذا نزع فليبدأ بالشمال، فلتكن اليمين أولهما تنعل وآخرهما تنزع».\r\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda : \"Bila salah seorang diantara kalian hendak memakai sandal hendaklah ia memulainya dari yang sebelah kanan. Dan bila ia melepasnya, maka hendaklah dimulai dari yang sebelah kiri. Hendaklah posisi kanan dijadikan yang pertama kali dipasangi sandal dan yang terakhir kali dilepas.\". (Diriwayatkan oleh Qutaibah, dari Malik, dan diriwayatkan pula oleh Ishaq bin Musa ,dari Ma'an, dari Malik, dari Abu Zinad, dari A'raj yang bersumber dari Abu Hurairah r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/740739799312769\r3643. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 6)\r11. CINCIN RASULULLOH","part":1,"page":448},{"id":449,"text":"عن أنس بن مالك قال: «كان خاتم النبي صلى الله عليه وسلم من ورق، وكان فصه حبشيا».\r\"Cincin Rasulullah shollallohu alaihi wasallam terbuat dari perak sedangkan batu matanya dari Abessina (Habsyi)\". (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id dan sebagainya, dari `Abdullah bin Wahab, dari Yunus, dari Ibnu Syihab, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.).\rعن أنس بن مالك قال: «لما أراد رسول الله صلى الله عليه وسلم أن يكتب إلى العجم قيل له: إن العجم لا يقبلون إلا كتابا عليه خاتم، فاصطنع خاتما فكأني أنظر إلى بياضه في كفه».\r\"Tatkala Rasulullah shollallohu alaihi wasallam hendak menulis surat kepada penguasa bangsa `Ajam (asing), kepadanya diberitahukan: \"Sungguh bangsa `Ajam tidak akan menerimanya, kecuali surat yang memakai cap. Maka Nabi dibuatkan sebuah cincin (untuk cap surat). Terbayanglah dalam benakku putihnya cincin itu di tangan Rasululloh .\". (Diriwayatkan oleh Ishaq bin Manshur, dari Mu'adz bin Hisyam, dari ayahnya, dari Qatadah, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\rعن أنس بن مالك قال: «كان نقش خاتم رسول الله صلى الله عليه وسلم: محمد سطر، ورسول سطر، والله سطر».\r.\"Ukiran yang tertera di cincin Rasulullah shollalohu alaihi wasallam adalah \"Muhammad\" satu baris ,\"Rasul\" satu baris, dan \"Allah\" satu baris\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Yahya, dari Muhammad bin `abdullah al Anshari, dari ayahnya, dari Tsumamah, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\rعن ابن عمر قال: «اتخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم خاتما من ورق، فكان في يده ثم كان في يد أبي بكر، ويد عمر، ثم كان في يد عثمان، حتى وقع في بئر أريس نقشه: محمد رسول الله».","part":1,"page":449},{"id":450,"text":"\" Rasululloh membuat cincin dari perak, dulu ditangan Rasul, kemudian ditangan abu bakar, dan tangan umar, kemudian ditangan usman hingga terjatuh di sumur aris, ukiran cincin tersebut bertuliskan \" Muhammad Rasululloh\". ( diriwayatkan oleh ishaq bin mansur dari abdulloh bin numair dari ubaidillah bin umar dari nafi' dari ibnu umar ).\r12. CARA BERCINCIN RASULULLOH\rعن علي بن أبي طالب: أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يلبس خاتمه في يمينه\r\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam memakai cincin di jari tangan kanannya.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Sahl bin `Asakir al Baghdadi, dan diriwayatkan pula oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, keduanya menerima dari Yahya bin Hisan, dari Sulaiman bin Bilal, dari Syarik bin `Abdullah bin Abi Namir, dari Ibrahim bin `Abdullah bin Hunain, dari bapaknya, yang bersumber dari `Ali bin Abi Thalib ra)\r13. PEDANG RASULULLOH\rعن أنس قال: «كانت قبيعة سيف رسول الله صلى الله عليه وسلم من فضة».\r\"Salut hulu pedang Rasulullah shollallohu alaihi wasallam. terbuat dari perak.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Wahab bin Jarir, dari ayahnya dari Qatadah, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\rعن ابن سيرين قال: «صنعت سيفي على سيف سمرة بن جندب، وزعم سمرة أنه صنع سيفه على سيف رسول الله صلى الله عليه وسلم وكان حنفيا»","part":1,"page":450},{"id":451,"text":"\"Samurah mengaku bahwa ia membuat pedangnya meniru pedang Rasulullah shollallohu alaihi wasallam Sedangkan pedang Rasulullah itu berbentuk Hanafiyya*.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin syuja' al Baghdad, dari Abu `Ubaidah al Haddad, dari `Utsman bin Sa'id, yang bersumber dari Ibnu Sirin r.a.) * Pedang Hanafiyya adalah pedang yang di buat oleh suku Bani Hanifah. Pedang buatan Bani Hanafiah terkenal bagus dan halus pembuatannya.\r14. BAJU BESI RASULULLOH\rعن السائب بن يزيد، «أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان عليه يوم أحد درعان، قد ظاهر بينهما».\r\"Sesungguhnya Rasulullah shollallohu alaihi wasallam pada waktu ghazwah Uhud memakai dua baju besi. Sungguh beliau memakai keduanya secara rangkap.\". (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Umar, dari Shufyan bin `Uyainah, dari Yazid bin Khushaifah, yang bersumber dari Saib bin Yazid)\r15. TOPI BESI RASULULLOH\rعن أنس بن مالك: أن النبي صلى الله عليه وسلم دخل مكة وعليه مغفر، فقيل له: هذا ابن خطل متعلق بأستار الكعبة، فقال: «اقتلوه».\r\"Sewaktu Rasulullah shollallohu alaihi wasallam memasuki kota Mekkah (dihari Pembebasan), beliau memakai topi besi. Kemudian ditunjukkan orang kepadanya : `ini Ibnu Khathal* bersembunyi di dinding Ka'bah (disebabkan takut). Nabi bersabda : \"Bunuhlah dia!\". (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Malik bin Anas, dari Ibnu Syihab, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.) Sebenarnya terjemahan topi besi tersebut kurang tepat sebab yang dimaksud topi besi di sini adalah rantai besi yang dijalin rapi, dibuat dengan ukuran kepala kemudian di pasang di dalam kopiah.","part":1,"page":451},{"id":452,"text":"* Ibnu Khatal ialah seorang dari empat penjahat yang amat memusuhi Islam dan tidak mendapatkan pengampunan umum dari Rasulullah saw. Tiga lainnya ialah Huwairits bin Nuqaid, `Abdullah bin Abi Sarh dan Muqais bin Shababah. Namun, sebelum eksekusi, `Abdullah bin Abi Sarh masuk Islam. Dengan demikian `Abdullah bin Abi Sarh selamat dari hukuman. [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/741991735854242\r3644. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 7)\r16. SURBAN RASULULLOH\rعن جابر قال: «دخل النبي صلى الله عليه وسلم مكة يوم الفتح وعليه عمامة سوداء».\r\"Nabi shollallohu alaihi wasallam memasuki kota Mekkah pada waktu pembebasan kota Mekkah, beliau memakai serban hitam.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Hammad bin Salamah. Hadist inipun diriwayatkan pula oleh Mahmud bin Ghailan, dari Waki', dari Hammad bin Salamah, dari Abi Zubair, yang bersumber dari Jabir r.a.)\rعن جعفر بن عمرو بن حريث، عن أبيه، «أن النبي صلى الله عليه وسلم خطب الناس وعليه عمامة سوداء».\r\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam berpidato dihadapan umat, beliau memakai serban hitam.\". (Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dan diriwayatkan pula oleh Yusuf bin `Isa, keduanya menerima dari Waki', dari Musawir al Waraq, dari Ja'far bin `Amr bin Huraits,yang bersumber dari bapaknya.)\r17. SARUNG RASULULLOH\rعن أبي بردة قال: أخرجت إلينا عائشة، كساء ملبدا وإزارا غليظا، فقالت: «قبض روح رسول الله صلى الله عليه وسلم في هذين».","part":1,"page":452},{"id":453,"text":"\"'Aisyah r.a. memperlihatkan kepada kami pakaian yang telah kumal serta sarung yang kasar, seraya berkata : \"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam dicabut ruhnya sewaktu memakai kedua pakaian ini\". (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani', dari Ismail, dari Ayub, dari Humaid bin Hilal, dari Abi Burdah yang bersumber dari bapaknya).\rعن إياس بن سلمة بن الأكوع، عن أبيه قال: كان عثمان بن عفان، يأتزر إلى أنصاف ساقيه، وقال: «هكذا كانت إزرة صاحبي»، يعني النبي صلى الله عليه وسلم.\r\"'Utsman bin Affan r.a. memakai sarung yang tingginya mencapai setengah betisnya. `Utsman berkata : \"Demikianlah cara bersarung sahabatku (yakni Nabi shollallohu alaihi wasallam)\". (Diriwayatkan oleh Suwaid bin Nashr, dari `Abdullah bin al Mubarak, dari Musa bin `Ubaidah, dari Ayas bin Salamah bin al Akwa' yang bersumber dari bapaknya).\rعن حذيفة بن اليمان قال: أخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم بعضلة ساقي أو ساقه فقال: «هذا موضع الإزار، فإن أبيت فأسفل، فإن أبيت فلا حق للإزار في الكعبين».\r\"Rasulullah saw. memegang otot betis kakiku dan betis kakinya, lalu bersabda: \"inilah tempat batas sarung. Jika kau tidak suka di sini, maka boleh juga diturunkan lagi. Jika kau tidak suka juga, maka tidak ada hak lagi bagi sarung menutup kedua mata kaki\". (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Abul Ahwash, dari Abi Ishaq, dari Muslim binNadzir, yang bersumber dari Hudzaifah Ibnul Yaman r.a.)\r18. CARA BERJALAN RASULULLOH","part":1,"page":453},{"id":454,"text":"عن أبي هريرة قال: «ولا رأيت شيئا أحسن من رسول الله صلى الله عليه وسلم كأن الشمس تجري في وجهه، وما رأيت أحدا أسرع في مشيته من رسول الله صلى الله عليه وسلم كأنما الأرض تطوى له إنا لنجهد أنفسنا وإنه لغير مكترث».\r\"Tiada satupun kulihat lebih indah daripada Rasulullah shollallohu alaihi wasallam, seolah-olah mentari beredar di wajahnya. Juga tiada seorangpun yang kulihat lebih cepat jalannya daripada Rasulullah shollallohu alaihi wasallam, seolah-olah bumi ini dilipat-lipat untuknya. sungguh, kami harus bersusah payah melakukan hal itu, sedangkan Rasulullah Tidak mempehatikankan. \". (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Ibnu Luhai'fah, dari Abi Yunus, yang bersumber dari Abu Hurairah r.a.)\rعن علي بن أبي طالب قال: «كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا مشى تكفأ تكفؤا كأنما ينحط من صبب».\r\"Bila Nabi shollallohu alaihi wasallam berjalan, maka ia berjalan dengan merunduk seakan-akan jalanan menurun.\". (Diriwayatkan oleh Shufyan bin Waki', dari ayahnya, dari al Masudi, dari `Utsman bin Muslim bin Hurmuz, dari Nafi' bin Jubair bin Muth'im, yang bersumber dari `Ali bin Abi Thalib ra)\r19. KAIN PENYEKA RASULULLOH\rعن أنس بن مالك قال: «كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يكثر القناع كأن ثوبه ثوب زيات».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam sering menyeka (minyak di kepalanya), seakan-akan kain penyeka kepalanya seperti kain penyeka tukang minyak.\". (Diriwayatkan oleh Yusuf bin `Isa, dari Waki', dari Rabi' bin Shabih, dari *Yazid bin Aban ar Raqasi, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)","part":1,"page":454},{"id":455,"text":"* Yazid bin Aban ar Raqasy dikenal sebagai orang yang dinilai munkar periwatannya. Hadits ini sangat berlawanan dengan hadist Shahih, yang menerangkan tentang kebersihan dan penampilan terpuji dari Rasulullah shollallohu alaihi wasallam (Muhammad `Afif az Za'bi). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/742616149125134\r3645. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 8)\r20. SIKAP DUDUK RASULULLOH\rأنها رأت رسول الله صلى الله عليه وسلم في المسجد وهو قاعد القرفصاء قالت: «فلما رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم المتخشع في الجلسة أرعدت من الفرق».\r\"Ia (Qabilah) melihat Rasulullah shollallohu alaihi wasallam di masjid sedang duduk *qurfasha.\" Qabilah berkata :\"Manakala aku melihat Rasulullah shollallohu alaihi wasallam sedang duduk dengan khusyu', maka akupun dibawa oleh perasaan takjub karena wibawanya.\". (Diriwayatkan oleh'Abd bin Humaid, dari `Affan bin Muslim, dari `Abdullah bin Hasan, dari kedua orang anaknya, yang bersumber dari Qabilah binti Makhramah)\r* Duduk Qurfasha yakni duduk bertumpu pada pinggul, kedua paha merapat ke perut dan tangan memegang betis.\rعن عمه، «أنه رأى النبي صلى الله عليه وسلم مستلقيا في المسجد واضعا إحدى رجليه على الأخرى».\r\"Sesungguhnya ia melihat Rasulullah shollallohu alaihi wasallam berbaring telentang di masjid, dan salah satu kakinya ditumpangkan pada kaki lainnya.\". (Diriwayatkan oleh Sa'id bin `Abdurrahman al Makhzumi dan lainnya, mereka menerima dari Sufyan, dari Zuhri, dari `Abbad bin Tamim yang bersumber dari pamannya*)","part":1,"page":455},{"id":456,"text":"* Ia adalah `Abdullah bin Zaid bin `Ashim bin Muhammad, ia adalah seorang sahabat dan dikatakan bahwa ia yang membunuh Musailamah al Kadzdzab (Nabi palsu)\rعن جده أبي سعيد الخدري قال: «كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا جلس في المسجد احتبى بيديه».\r\"Apabila Rasulullah shollallohu alaihi wasallam duduk di masjid, maka ia duduk secara *ihtiba dengan kedua tangannya.\". (Diriwayatkan oleh Salamah bin Syabib, dari `Abdullah bin Ibrahim al Madini, dari Ishaq bin Muhammad al Anshari, dari Rabih bin `Abdurrahman bin Abi Sa'id, dari bapaknya yang bersumber dari kakeknya Abi Sa'id al Khudri r.a).\r* Ihtaba adalah duduk Qurfasha sambil bersandar\r21. TEMPAT BERTELEKAN RASULULLOH\rعن جابر بن سمرة قال: «رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم متكئا على وسادة على يساره».\r\"Aku pernah melihat Rasulullah sholla llohu alaihi wasallam duduk bertelekan pada sebuah bantal di sebelah kirinya.\". (Diriwayatkan oleh `Abbas bin Muhammad ad Dauri al Baghdadi, dari Ishaq bin Manshur, dari Israil, dari simak bin Harb, yang bersumber dari Jabir bin Samurah r.a.).\rعن علي بن الأقمر قال: سمعت أبا جحيفة يقول: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «لا آكل متكئا».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda : \"Aku tak mau makan sambil bertelekan \". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan, dari `Ali bin al `Aqmar, yang bersumber dari Abu Juhaifah r.a.)\rعن جابر بن سمرة قال: «رأيت النبي صلى الله عليه وسلم متكئا على وسادة»","part":1,"page":456},{"id":457,"text":"\"Aku melihat Rasulullah shollallohu alaihi wasallam duduk bertelekan pada sebuah bantal.\". (Diriwayatkan oleh Yusuf bin `Isa, dari Waki', dari Ismail, dari Simak bin Harb, yang bersumber dari Jabir bin Samurah r.a.).\r22. CARA BERTELEKAN RASULULLOH\rعن أنس: «أن النبي صلى الله عليه وسلم كان شاكيا فخرج يتوكأ على أسامة بن زيد وعليه ثوب قطري قد توشح به فصلى بهم».\r.\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam sedang dalam keadaan sakit. Beliau keluar (dari rumahnya) dengan bertelekan kepada Usamah bin Zaid. Waktu itu beliau memakai kain Qithri (buatan Qatar) yang diselempangkan. Kemudian Beliaushalat bersama mereka (para sahabat).\". (Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari `Amr `Ashim, dari Hammad bin Salamah, dari Humaid, yang bersumber dari Anas r.a.)\r، عن الفضل بن عباس قال: دخلت على رسول الله صلى الله عليه وسلم في مرضه الذي توفي فيه وعلى رأسه عصابة صفراء فسلمت عليه، فقال: «يا فضل» قلت: لبيك يا رسول الله قال: «اشدد بهذه العصابة رأسي» قال: ففعلت، ثم قعد فوضع كفه على منكبي، ثم قام فدخل في المسجد","part":1,"page":457},{"id":458,"text":"\"Aku masuk ke rumah rasulullah shollallohu alaihi wasallam tatkala beliau sedang sakit yang membawa ajalnya. Di kepalanya ada balutan kain kuning. Kepadanya kuucapkan salam, kemudian beliau bersabda : \"Wahai Fadlal, apa kabarmu?\" Aku menjawab : \"Baik wahai Rasulullah !\" Rasulullah bersabda : \"Kuatkan balutan yang ada di kepalaku ini !\" Fadlal meneruskan ceritanya :\"Maka kulakukan perintah Rasulullah itu. Kemudian beliau duduk, lalu meletakkan tangannya di atas bahuku, kemudian beliau berdiri lalu masuk ke masjid.\". ( Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari Muhammad bin al Mubarak, dari `Atha'bin Muslim al Khaffaf al Halabi,dari Ja'far bin Furqan, dari `Atha' bin Abi Rabbah,yang bersumber dari al Fadlal bin `Abbas r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/743555402364542\r3646. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 9)\r23. CARA MAKAN RASULULLOH\rعن أبيه، «أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يلعق أصابعه ثلاثا»\r\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam menjilati jari jemarinya (sehabis makan) tiga kali.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan, dariSa'id bin Ibrahim, dari salah seorang anak Ka'ab bin Malik, yang bersumber daribapaknya.).\rعن أنس قال: «كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا أكل طعاما لعق أصابعه الثلاث».\r.\"Bila Nabi shollallohu alaihi wasallam selesai makan, beliau menjilati jari jemarinya yang tiga*.\". (Diriwayatkan oleh al Hasan bin `Ali al Khilali, dari `Affan, dari Hammad bin Salamah, dariTsabit, yang bersumber dari Anas r.a.).","part":1,"page":458},{"id":459,"text":"* Yang dimaksud jari yang tiga ,yakni: jari tengah, jari telunjuk dan ibu jari.\r24. JENIS ROTI YANG DIMAKAN RASULULLOH\rعن عائشة، أنها قالت: «ما شبع آل محمد صلى الله عليه وسلم من خبز الشعير يومين متتابعين حتى قبض رسول الله صلى الله عليه وسلم».\r\"Keluarga Nabi shollallohu alaihi wasallam tidak pernah makan roti sya'ir* sampai kenyang dua hariberturut-turut hingga Rasulullah shollallohu alaihi wasallam wafat.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Matsani, dan diriwayatkan pula oleh Muhammad binBasyar, keduanya menerima dari Muhammad bin Ja'far, dari Syu'bah, dari Ishaq, dari`Abdurrahman bin Yazid, dari al Aswad bin Yazid, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\r* Sya'ir, khintah dan bur, semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa Indinesia dengan\"gandum\" sedangkan sya'ir merupakan gandum yang paling rendah mutunya. Kadang kala ia dijadikan makanan ternak, namun dapat pula dihaluskan untuk makanan manusia. Roti yangterbuat dari sya'ir kurang baik mutunya.\rعن أنس قال: «ما أكل رسول الله صلى الله عليه وسلم على خوان ولا أكل خبزا مرققا حتى مات».\r.\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam tidak pernah makan di atas meja dan tidak pernah makan roti gandum yang halus, hingga wafatnya.\". (Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari'Abdullah bin `Amr –Abu Ma'mar-,dari `Abdul Warits, dari Sa'id bin Abi `Arubah, dari Qatadah, yang bersumber dari Anasr.a.).\r25. LAUK PAUK RASULULLOH\rعن عائشة، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «نعم الإدام الخل» قال عبد الله بن عبد الرحمن، في حديثه: «نعم الإدام أو الأدم الخل».","part":1,"page":459},{"id":460,"text":"\"Sesungguhnya Rasulullah bersabda: \"Lauk yang paling enak adalah cuka.\" `Abdullah bin `Abdurrahman berkata :\"lauk yang paling enak adalah cuka.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Shal bin `Askar dan `Abdullah bin `Abdurrahman,keduanya menerima dari Yahya bin Hasan, dari Sulaiman bin Hilal, Hisyam bin `Urwah, dari bapaknya yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\rعن أبي أسيد قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «كلوا الزيت وادهنوا به؛ فإنه من شجرة مباركة».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi.\". (Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, daari Abu Ahmad az Zubair, dan diriwayatkanpula oleh Abu Nu'aim, keduanya menerima dari Sufyan, dari ` Abdullah bin `Isa, dari seorang laki-laki ahli syam yang bernama Atha', yang bersumber dari Abi Usaid r.a.)\rعن أنس بن مالك قال: «كان النبي صلى الله عليه وسلم يعجبه الدباء فأتي بطعام، أو دعي له فجعلت أتتبعه فأضعه بين يديه لما أعلم أنه يحبه».\r\"Nabi shollallohu alaihi wasallam menggemari labu maka (pada suatu hari) beliau diberi makanan itu, atau diundang untuk makan makanan itu (labu). Aku pun mengikutinya, maka makanan itu (labu) kuletakkan dihadapannya, karena aku tahu beliau menggemarinya. (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Muhammad bin Ja'far, dan diriwayatkan pula oleh `Abdurrahman bin Mahdi, keduanya menerima dari Syu'bah, dari Qatadah yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.).\rعن عائشة قالت: «كان النبي صلى الله عليه وسلم يحب الحلواء والعسل»","part":1,"page":460},{"id":461,"text":"\"Nabi shollallohu alaihi wasallam menyenangi kue-kue manis (manisan) dan madu.\". (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Ibrahim ad Daruqi, juga diriwayatkan oleh Salamah bin Syabib dan diriwayatkan pula oleh Mahmud bin Ghailan, mereka menerimanya dari AbuUsamah, dari Hisyam bin `Urwah yang bersumber dari `Aisyah r.a.).\rعن أبي هريرة قال: «أتي النبي صلى الله عليه وسلم بلحم فرفع إليه الذراع وكانت تعجبه فنهس منها».\r\"Nabi shollallohu alaihi wasallam diberi makan daging, maka diambilakn baginya bagian dzir'an Bagian dzir'an kesukaannya. Maka Rasulullah shollallohu alaihi wasallam Mencicipi sebagian daripadanya. \". (Diriwayatkan oleh Washil bin `Abdul A'la, dari Muhammad bin Fudlail, dari Abi Hayyan at Taimi, dari Abi Zar'ah, yang bersumber dari Abu Hurairah r.a.)\r* Dzir'an adalah bagian tubuh binatang dari dengkul sampai bagian kaki.\rسمعت عبد الله بن جعفر يقول: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: «إن أطيب اللحم لحم الظهر».\r\"Daging yang paling baik adalah punggung.\". (Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Ahmad, dari Mis'ar, dari Syaikhan, dari Fahm,* yang bersumber dari `Abdullah bin Ja'far r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/745208158865933\r3647. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 10)\r26. WUDHU RASULULLOH\rعن سلمان قال: قرأت في التوراة أن بركة الطعام الوضوء بعده، فذكرت ذلك للنبي صلى الله عليه وسلم، وأخبرته بما قرأت في التوراة، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «بركة الطعام الوضوء قبله والوضوء بعده».","part":1,"page":461},{"id":462,"text":"\"Kubaca dalam Taurat bahwa berkah makanan itu karena berwudlu sebelum makan dan berwudlu sesudahnya\". Hal tersebut kukatakan kepada Nabi shollallohu alaihi wasallam dan kukabarkan apa yang pernah kubaca dalam Taurat itu, maka Rasulullah shollallohu alaihi wasallam Bersabda : \"Berkah makanan itu disebabkan berwudlu sebelum makan serta sesudahnya.\". (Diriwayatkan oleh Yahya bin Musa, dari `Abdullah bin Numair, dari Qeis bin Rabi'. Hadist inipun diriwayatkan pula oleh Qutaibah, dari `Abdul Karim al Jurjani, kedua riwayat itu bersumber dari Qeis bin Rabi', dari Abi Hisyam Adahzadan yang bersumber dari Salman r.a.).\r27. DO'A SEBELUM MAKAN DAN SESUDAH MAKAN\rعن أبي أيوب الأنصاري قال: كنا عند النبي صلى الله عليه وسلم يوما، فقرب طعاما، فلم أر طعاما كان أعظم بركة منه، أول ما أكلنا، ولا أقل بركة في آخره، فقلنا: يا رسول الله، كيف هذا؟ قال: «إنا ذكرنا اسم الله حين أكلنا، ثم قعد من أكل ولم يسم الله تعالى فأكل معه الشيطان».","part":1,"page":462},{"id":463,"text":"\"Pada suatu hari, kami berada di rumah Rasulullah shollallohu alaihi wasallam maka Beliau menyuguhkan suatu makanan. Aku tidak mengetahui makanan yang paling besar berkahnya pada saat kami mulai makan dan tidak sedikit berkahnya di akhir kami makan.\". Abu Ayub bertanya : \"Wahai Rasulullah, bagaimanakah caranya hal ini bisa terjadi?\". Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"Sesungguhnya kami membaca nama Allah waktu akan makan, kemudian duduklah seseorang yang makan tanpa menyebut nama Allah, maka makannya disertai syetan.\" (Diriwayatkan oleh Qutaibah Dari Ibnu Luhai'ah, dari Yazid bin Abi Habib, dari Rasyad binJandal al Yafi'I, dari Hubeib bin Aus, yang bersumber dari Abu Ayub al Anshari r.a.).\rعن عائشة، قالت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «إذا أكل أحدكم فنسي أن يذكر الله تعالى على طعامه فليقل: بسم الله أوله وآخره».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"bila salah seorang dari kalian makan, tapi lupa menyebut nama Allah atas makanan itu, maka hendaklah ia membaca :\"Bismillahi awwalahu wa akhirahu.\" (Dengan nama Allah pada awal dan akhirnya). (Diriwayatkan oleh Yahya bin Musa, dari abu Daud, dari Hisyam ad Distiwai, dari Budail al `Aqili, dari `Abdullah bin `Ubaid bin `Umair, dari Ummu Kultsum, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\rعن أبي سعيد الخدري قال: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا فرغ من طعامه قال: «الحمد لله الذي أطعمنا وسقانا وجعلنا مسلمين».","part":1,"page":463},{"id":464,"text":"\"Apabila Rasulullah shollallohu alaihi wasallam selesai makan, maka Beliau membaca : \"Alhamdulillahilladzi ath'amana wa saqana wa ja'alana muslimin.\" (Segala puji bagi Allah Yang memberi makan kepada kami, memberi minum kepada kami dan menjadikan kami orang-orang islam). (Diriwayatkan oleh Mahmud Ghailan, dari Abu Ahmad az Zubairi, dari Sufyan as Tsauri, dari Abu Hasyim, dari Ibnu Isma'il bin Riyah, dari bapaknya (Riyah bin `Ubaid), yang bersumber dari Abu Sa'id al khudri r.a.)\rعن أبي أمامة قال: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا رفعت المائدة من بين يديه يقول: «الحمد لله حمدا كثيرا طيبا مباركا فيه غير مودع ولا مستغنى عنه ربنا».\r\"Adapun Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bila hidangan makan telah diangkat dari hadapannya,maka beliau membaca :\"Alhamdulillahi hamdan katsiran thayyiban mubarakan fihi, ghaira muwadda'iw wa la mustaghnan `anhu Rabbana.\" (Segala puji bagi Allah, puji yang banyak tiada terhingga. Puji yang baik lagi berkah padanya.Puji yang tidak pernah berhenti. Dan puji tidak akan mampu lisan menuturkannya, ya Allah Rabbal `Alamin). (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Yahya bin Sa'id, dari Tsaur bin Yazid, dari Khalid bin Ma'danyang bersumber dari Abu Umamah r.a.).\r28. TEMPAT MINUM RASULULLOH\rعن ثابت قال: أخرج إلينا أنس بن مالك، قدح خشب غليظا مضببا بحديد فقال: «يا ثابت، هذا قدح رسول الله صلى الله عليه وسلم».","part":1,"page":464},{"id":465,"text":"\"Anas bin Malik r.a. memperlihatkan kepada kami tempat minuman yang terbuat dari kayu. Tempat minuman itu tebal dan dililit dengan besi\". kemudian anas r.a. menerangkan : \"Wahai Tsabit! Inilah tempat minum Rasulullah shollallohu alaihi wasallam.\". (Diriwayatkan oleh al Husain bin al Aswad al Baghdadi, dari `Amr bin Muhammad, dari `Isa bin Thuhman, yang bersumber dari Tsabit r.a.).\rعن أنس قال: «لقد سقيت رسول الله صلى الله عليه وسلم بهذا القدح الشراب كله، الماء والنبيذ والعسل واللبن».\r\"Sungguh ke dalam cangkir ini telah kutuangkan berbagai minuman untuk Rasulullah shollallohu alaihi wasallam, baik itu air, nabidz*, madu ataupun susu.\". (Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari Hammad bin Salamah, dari Humaid dan Tsabit, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\r* Nabidz adalah air kurma, yakni beberapa biji kurma dimasukkan ke dalam air kemudian dibiarkan (semalam) sampai airnya terasa manis.\r* Anas bin malik pernah melayani Rasululloh selama 10 tahun.\r29. BUAH-BUAHAN YANG DI MAKAN RASULULLOH\rعن عبد الله قال: «كان النبي صلى الله عليه وسلم يأكل القثاء بالرطب».\r\"Nabi shollallohu alaihi wasallam memakan qitsa* dengan kurma (yang baru masak).\". (Diriwayatkan oleh Isma'il bin Musa al Farazi, dari Ibrahim bin Sa'id, dari ayahnya yang bersumber dari `Abdullah bin Ja'far r.a.)\r* Qitsa adalah sejenis buah-buahan yang mirip mentimun tetapi ukurannya lebih besar (Hirbis)\rعن عائشة: «أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يأكل البطيخ بالرطب».","part":1,"page":465},{"id":466,"text":"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihiwasallam. memakan semangka dengan kurma (yang baru masak).” (Diriwayatkan oleh `Ubadah bin `Abdullah al Khaza'i al Bashri, dari Mu'awiyah bin Hisyam, dari Sufyan, dari Hisyam bin `Urwah, dari bapaknya, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\r30. MINUMAN RASULULLOH\rعن عائشة، قالت: «كان أحب الشراب إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم الحلو البارد».\r\"Minuman yang paling disukai Rasulullah shollallohu alaihi wasallam adalah minuman manis yang dingin.\" (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Umar, dari Sufyan, dari Ma'mar, dari Zuhairi, dari `Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\r31. CARA MINUM RASULULLOH\rعن ابن عباس: «أن النبي صلى الله عليه وسلم شرب من زمزم وهو قائم».\r\"Sesungguhnya Rasulullah shollallohu alaihi wasallam minum air zamzam sambil berdiri.\". (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani', dari Husyaim, dari `Ashim al Ahwal dan sebagainya, dari Sya'bi, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)\rعن جده قال: «رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم يشرب قائما وقاعدا».\r\" Aku melihat Rasulullah shollallohu alaihi wasallam minum dengan berdiri dan duduk\". (Diriwayatkan oleh qutaibah dari muhammad bin jakfar dari husain dari ma'mar dari ayahnya dari kakeknya )\rعن أنس بن مالك، أن النبي صلى الله عليه وسلم: كان يتنفس في الإناء ثلاثا إذا شرب، ويقول: «هو أمرأ وأروى».","part":1,"page":466},{"id":467,"text":"\"Sesungguhnya Rasulullah shollallohu alaihi wasallam menarik nafas tiga kali pada bejana bila Beliau minum. Beliau bersabda :\"Cara seperti ini lebih menyenangkan dan menimbulkan kepuasan.\". (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dan diriwayatkan pula oleh Yusuf bin Hammad, keduanya menerima dari `Abdul Warits bin Sa'id, dari Abi `Ashim, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/746047675448648\r3648. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 11)\r32. MINYAK WANGI RASULULLOH\rعن أبي هريرة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «طيب الرجال ما ظهر ريحه وخفي لونه، وطيب النساء ما ظهر لونه وخفي ريحه»\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"Wewangian laki-laki ialah yang harum baunya dan tersembunyi warnanya. Sedangkan wewangian wanita ialah yang cemerlang warnanya dan tersembunyi baunya.\". (Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Daud al Hafariyyi, dari Sufyan, dari al Jurairi, dari Abi Nadhrah, dari seseorang*, yang bersumber dari Abu Hurairah r.a.)\r* Dalam riwayat lain yang juga bersumber dari Abu Hurairah r.a., sanadnya adalah: Diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr, dari Isma'il bin Ibrahim, dari al Jurairi, dari Abi Nadhrah, dari at Thawafi, yang bersumber dari Abu hurairah r.a.\r33. CARA BICARA RASULULLOH\rعن عائشة، قالت: «ما كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يسرد سردكم هذا، ولكنه كان يتكلم بكلام بين فصل، يحفظه من جلس إليه».","part":1,"page":467},{"id":468,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam tidak berbicara cepat sebagaimana kalian. Tetapi beliau berbicara dengan kata-kata yang jelas dan tegas. Orang yang duduk bersamanya akan dapat menghafal (kata-katanya) (Diriwayatkan oleh Humaid bin Mas'adah al Bashriyyi, dari Humaid al Aswad, dari Usamah bin Zaid, dari Zuhri, dari `Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\rعن أنس بن مالك قال: «كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يعيد الكلمة ثلاثا لتعقل عنه».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam suka mengulang kata-kata yang diucapkannya sebanyak tiga kali agar dapat dipahami.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Yahya, dari Abu Qutaibah –Muslim bin Qutaibah-. dari `Abdullah bin al Mutsani, dari Tsumamah, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\r34. TERTAWA RASULULLOH\rعن جابر بن سمرة قال: «كان في ساقي رسول الله صلى الله عليه وسلم حموشة، وكان لا يضحك إلا تبسما، فكنت إذا نظرت إليه قلت: أكحل العينين وليس بأكحل».\r\"Betis Rasulullah shollallohu alaihi wasallam kecil (tidak gemuk). Beliau tidak tertawa kecuali tersenyum. Bila aku memandang kepadanya, aku berkata (dalam hati); \"Betapa hitam pelupuk matanya, padahal tidak dihitami.\" (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani', dari `Abbad bin al `Awwam, dari al Hajjaj –Ibnu Arthah-, dari Simak bin Harb, yang bersumber dari Jabir bin Samurah r.a.)\rعن عبد الله بن الحارث قال: «ما كان ضحك رسول الله صلى الله عليه وسلم إلا تبسما»","part":1,"page":468},{"id":469,"text":"\"Tiadalah tertawa Rasulullah shollallohu alaihi wasallam kecuali tersenyum.\". (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Khalid al Khilal, dari Yahya bin Ishaq, as Sailihani, dari Laits bin Sa'id, dari Yazid bin Abi Habib, yang bersumber dari `Abdullah bin al Harits r.a)\r35. BERCANDANYA RASULULLOH\rعن أنس بن مالك قال: إن كان رسول الله صلى الله عليه وسلم ليخالطنا حتى يقول لأخ لي صغير: «يا أبا عمير، ما فعل النغير؟»\r\"Sesungguhnya Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bergaul akrab dengan kami, sehingga beliau bersabda kepada adikku yang masih kecil :\"Wahai Abu `Umair (bapak `Umair), apa yang dapat dikerjakan burung sekecil itu*?\". (Diriwayatkan oleh Hannad bin asSariyyi, dari Waki', dari Syu'bah, dari Abit Tayyah, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\r* Imam Tirmidzi berkata :\" Maksud Hadist ini, Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bergurau. Di dalam pergurauannya, beliau memberi gelar kepad seorang anak kecil dengan sebutan bapak:\"Wahai Abu `Umair (Wahai bapak `Umair).\rPada hadist inipun terdapat suatu hukum, bahwa memberi mainan kepada anak-anak berupa burung tidak apa-apa. Nabi bersabda:\"Wahai Abu `Umair apa yang dapat dikerjakan oleh burung sekecil itu ?\" Maksudnya adalah : Anak kecil itu mempunyai burung kecil sebagai mainannya. Kemudian burung itu mati , maka anak tersebut berduka cita karenanya. Untuk mengobati dukanya Nabi bersenda gurau kepadanya.\rعن أبي هريرة قال: قالوا: يا رسول الله إنك تداعبنا قال: «إني لا أقول إلا حقا».","part":1,"page":469},{"id":470,"text":". \"Mereka (para sahabat) bertanya: \"Wahai Rasulullah! apakah Anda suka bergurau kepada kami?\" Beliau bersabda :\"Benar! Hanya saja apa yang kukatakan, tidak lain hanyalah kebenaran.\". (Diriwayatkan oleh `Abbas bin Muhammad ad Duri, dari `Ali bin al Hassan bin Syaqiq, dari `Abdullah bin al Mubarak, dari Usamah Ibnu Zaid, dari Sa'id al Maqbari, yang bersumber dari Abu Hurairah r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/747685111951571\r3649. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 12)\r36. SYAIR YANG DIBACA RASULULLOH\rعن عائشة، قالت: قيل لها: هل كان النبي صلى الله عليه وسلم يتمثل بشيء من الشعر؟ قالت: كان يتمثل بشعر ابن رواحة، ويتمثل بقوله: «ويأتيك بالأخبار من لم تزود».\rAisyah r.a.ditanya :\"Apakah Rasulullah shollallohu alaihi wasallam. pernah membaca syi'ir?\" Ia menjawab :\"Beliau pernah membaca Syi'ir Ibnu Rawahah r.a.dan juga pernah membaca syi'ir yang berbunyi: \"Berita-berita akan datang kepadamu Dibawa oleh orang yang tak kau beri bekal*.\". (Diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr, dari Syarik, dari al Miqdambin Syuraih, dari bapaknya, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\r* Permulaan baitnya berbunyi: Hari demi hari akan menyingkap kejelasan bagimu. Walau kau sebelumnya tidak tahu.\rعن أبي هريرة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «إن أصدق كلمة قالها الشاعر كلمة لبيد: ألا كل شيء ما خلا الله\rباطل، وكاد أمية بن أبي الصلت أن يسلم».","part":1,"page":470},{"id":471,"text":"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"Syi'ir yang terbaik (paling benar) yang pernah dibacakan seorang penya'ir adalah Syi'ir Labid* (bin Abi Rabi'ah al Amiri), yang berbunyi: \"Ingat! Segala sesuatu selain Allah pasti binasa.\" Dan hampir sajaUmmayah bin Abis Shalt* menjadi muslim (karena syi'ir-syi'irnya) .\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan as Tsauri, dari `Abdul Malik bin `Umair, dari Abu Salamah, yang bersumber dari Abu Hurairah r.a.)\r* Pada masa jahiliyah, Labid adalah seorang yang mulia demikian pula setelah ia masuk Islam. Ia merupakan penyair Arab yang terkenal saat itu. Namun setelah turun ayat-ayat Al- Qur'an ia berhenti membuat syi'ir dan ia hanya mencukupkan dengan al-Qur'an saja. Ia wafat pada tahun 41 H pada usia 140 tahun.\r* Tentang Ummayah bin Abis Shalt, Rasulullah pernah bersabda: \"Syi'irnya beriman, namun hatinya tetap kafir.\"\rعن جابر بن سمرة قال: «جالست النبي صلى الله عليه وسلم أكثر من مائة مرة وكان أصحابه يتناشدون الشعر ويتذاكرون أشياء من أمر الجاهلية وهو ساكت وربما تبسم معهم».\r\"aku sering duduk bersama nabi shollallohu alaihi wasallam lebih dari seatus kali, para sahabat Rasululloh membacakan syair dan menceritakan perkara perkara zaman jahiliyah dulu dan Rasululloh diam saja terkadang Rasul terenyum bersama mereka.\". (Diriwayatkan oleh ali bin hajar dari suraik dari harb dari jabir bin samuroh )","part":1,"page":471},{"id":472,"text":"عن أبيه قال: كنت ردف النبي صلى الله عليه وسلم فأنشدته مائة قافية من قول أمية بن أبي الصلت الثقفي، كلما أنشدته بيتا قال لي النبي صلى الله عليه وسلم: «هيه» حتى أنشدته مائة- يعني بيتا- فقال النبي صلى الله عليه وسلم: «إن كاد ليسلم».\r\"Aku pernah berada di belakang Nabi shollallohu alaihi wasallam (dibonceng), kepadanya kubacakan seratus qafiah (sajak) Syi'ir gubahanUmmayah bin Abis Shalt as Tsaqaf. Manakala kubacakan kepadanya sebait syi'ir, Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"Tambahkan lagi!\" Sehingga kepadanya kubacakan seratus bait syi'ir, kemudian Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"Sesungguhnya Ummayah itu hampir saja menjadi muslim.\". (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani', dari Marwan bin Mu'awiyah*, dari `Abdullah bin`Abdurrahman at Thaifi, dari `Amr bin Syarid, yang bersumber dari ayahnya)\rعن عائشة، قالت: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يضع لحسان بن ثابت منبرا في المسجد يقوم عليه قائما يفاخر عن رسول الله صلى الله عليه وسلم- أو قال: ينافح عن رسول الله صلى الله عليه وسلم- ويقول صلى الله عليه وسلم: «إن الله يؤيد حسان بروح القدس ما ينافح أو يفاخر عن رسول الله صلى الله عليه وسلم»","part":1,"page":472},{"id":473,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam meletakkan mimbar untuk Hasan bin Tsabit di dalam masjid agar ia bersyi'ir yang membesarkan hati Rasulullah shollallohu alaihi wasallam , atau (perawi ragu) agar ia mempertahankan Rasulullah . Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"Sesungguhnya Allah subhanahu wata'ala menolong Hasan lewat Jibril tatkala ia mempertahankan (atau membesarkan hati) Rasulullah shollallohu alaihi wasallam (dengan syi'irnya).\". (Diriwayatkan oleh Isma'il bin Musa al Fazari, dan diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr (semakna), keduanya menerima dari `Abdurrahman bin Zinad, dari Hisyam bin `Urwah, dari bapaknya (`Urwah), yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\r37. TIDUR RASULULLOH\rعن البراء بن عازب، أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا أخذ مضجعه وضع كفه اليمنى تحت خده الأيمن، وقال: «رب قني عذابك يوم تبعث عبادك»\r\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam bila berbaring di tempat tidurnya, beliau letakkan telapak tangannya yang kanan di bawah pipinya yang kanan, seraya berdo'a: \"Rabbi qini `adzabaka yauma tab'atsu `ibadaka.\" (Ya Rabbi, peliharalah aku dariazab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu). (Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Matsani, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Israil, dari Abi Ishaq, dari `Abdullah bin Yazid, yang bersumber dari al Bara bin `Azib r.a.)\rعن حذيفة قال: كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا أوى إلى فراشه قال: «اللهم باسمك أموت وأحيا»، وإذا استيقظ قال: «الحمد لله الذي أحيانا بعدما أماتنا وإليه النشور».","part":1,"page":473},{"id":474,"text":"\"Bila Rasulullah shollallohu alaihi wasallam berbaring di tempat tidurnya, maka beliau berdo'a : \"Allahumma bismika amutu wa ahya'. (Ya Allah, dengan nama-Mu aku mati dan aku hidup). Dan bila Beliau bangun, maka Beliau membaca :\"Alhamdulillahilla dziahyana ba'dama amatana wailaihin nusyur.\" (Segala puji bagi Allah, yang telah menghidupkan aku kembali setelah mematikan daku dan kepada-Nya tempat kembali). (Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari `Abdurrazaq, dari Sufyan, dari `Abdul Malik bin `Umair, dari Ruba'I bin Hirasyi, yang bersumber dari Hudzaifah r.a.)\rعن أبي قتادة: «أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا عرس بليل اضطجع على شقه الأيمن، وإذا عرس قبيل الصبح نصب ذراعه، ووضع رأسه على كفه».\r\"Sesungguhnya bila Nabi shollallohu alaihi wasallam istirahat dalam musafirnya di malam hari, Beliau berbaring ke sebelah kanan. Dan bila Beliau istirahat pada musafirnya menjelang subuh, maka Beliau tegakkan lengannya dan diletakkannya kepalanya diatas tangannya.\". (Diriwayatkan oleh alHusein bin Muhammad al Hariri, dari Sulaiman bin Harb, dari Hammad bin Salamah, dari Humaid, dari Bakr bin `Abdullah al Mazini, dari `Abdullah binRabbah, yang bersumber dari Abi Qatadah r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/748209071899175\r3650. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 13)\r38. IBADAH RASULULLOH\rعن المغيرة بن شعبة قال: صلى رسول الله صلى الله عليه وسلم حتى انتفخت قدماه فقيل له: أتتكلف هذا وقد غفر الله لك ما تقدم من ذنبك وما تأخر؟ قال: «أفلا أكون عبدا شكورا».","part":1,"page":474},{"id":475,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam berdiri (shalat) sampai bengkak kedua kakinya. Kepadanya ditanyakan: \"Mengapa Anda membebani diri dengan hal yang demikian? Bukankah Allah swt. Telah mengampuni Anda dari segala dosa Anda, baik yang terdahulu maupun yang akan datang?\". Rasulullah shollallohu alaihi wasallam . Bersabda :\"Tidak patutkah saya menjadi hamba Allah yang banyak bersyukur?\". (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, juga oleh Basyar bin Mu'adz, dari Abu `Awanah, dari Ziyad bin `Alaqah, yang bersumber dari al Mughirah bin Syu'bah r.a.)\rعن ابن عباس قال: «كان النبي صلى الله عليه وسلم يصلي من الليل ثلاث عشرة ركعة».\r\"Rasululloh shollallohu alaihi wasallam shalat malam hari tiga belas rakaat.\". (Diriwayatkan oleh Abu Kuraib- Muhammad bin al A'la-, dari Waki', dari Syu'bah, dari Abi Jamrah,yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)\rعن عائشة: «أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا لم يصل بالليل منعه من ذلك النوم، أو غلبته عيناه صلى من النهار ثنتي عشرة ركعة».\r\"Sesungguhnya apabila Nabi shollallohu alaihi wasallam . tidak sempat shalat malam hari karena tertidur atau berat rasa kantuknya, maka beliau lakukan shalat dua belas rakaat di siang hari.\". (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Abu `Awanah, dari Qatadah, dari Zurarah bin Aufa, dari Sa'id bin Hisyam, yang bersumber dari `Aisyah r.a.).\rعن عائشة: «أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يصلي من الليل إحدى عشرة ركعة يوتر منها بواحدة، فإذا فرغ منها اضطجع على شقه الأيمن»","part":1,"page":475},{"id":476,"text":"\"Sesungguhnya Rasulullah shollallohu alaihi wasallam melaksanakan shalat di malam hari sebelas raka'at. Beliau lakukan shalat witir (ganjil) satu raka'at. Apabila beliau selesai melakukan shalat itu, beliau berbaring dengan lambung kanannya di sebelah bawah.\". (Diriwayatkan oleh Ishaq bin Musa, dari Ma'an, dari Malik, dari Ibnu Syibab, dari Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\rأن عائشة، أخبرته «أن النبي صلى الله عليه وسلم لم يمت حتى كان أكثر صلاته وهو جالس».\r\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam tidak wafat, sampai kebanyakan shalatnya (shalat sunnat) dilaksanakan dalam keadaan duduk.\". (Diriwayatkan oleh al Hasan bin Muhammad azZa'farani, dari al Hajjaj bin Muhammad, dari Ibnu Juraih, dari `Utsman bin Abi Sulaiman, dari Abu Salamah bin `Abdurrahman, yang bersumber dari `Aisyah r.a.).\rعن ابن عمر قال: «حفظت من رسول الله صلى الله عليه وسلم ثماني ركعات: ركعتين قبل الظهر، وركعتين بعدها، وركعتين بعد المغرب، وركعتين بعد العشاء» قال ابن عمر: «وحدثتني حفصة بركعتي الغداة، ولم أكن أراهما من النبي صلى الله عليه وسلم».","part":1,"page":476},{"id":477,"text":"Aku pelihara amalan-amalan Rasulullah shollallohu alaihi wasallam berupa shalat delapan raka'at. dua raka'at sebelum shalat Dhuhur, dua raka'at sesudahnya, dua raka'at sesudah shalat Magrib dan dua raka'at sesudah shalat Isya'.\" Selanjutnya Ibnu `Umar berkata :\"Hafshah* menceritakan kepadaku perihal dua raka'at shalat fajar. Tapi aku tak pernah* melihatnya dilakukan Rasulullah shollallohu alaihi wasallam .\". (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Marwan bin Mu'awiyah al Farazi, dari Ja'far bin Burqaq, dari Maimun bin Mihran, yang bersumber dari Ibnu `Umar r.a).\r* Hafshah (isteri Rasulullah shollallohu alaihi wasallam ) dan Ibnu `Umar adalah kakak beradik, keduanya adalah putera `Umar bin Khathab r.a.\r* Disebabkan Rasulullah melakukan shalat fajar di rumahnya, maka Ibnu `Umar tidak pernah melihatnya. [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/749213505132065\r3651. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 14)\r39. SHOLAT DHUHA RASULULLOH\rقلت لعائشة: أكان النبي صلى الله عليه وسلم يصلي الضحى؟ قالت: «نعم، أربع ركعات ويزيد ما شاء الله عز وجل».\r\"Aku mendengar Mu'adzah (binti `Abdullah al- `Adawiyah) sebagai berikut: \"Aku bertanya kepada `Aisyah r.a. : \"Apakah Rasulullah shollallohu alaihi wasallam mengerjakan shalat pada waktu dhuha?\". Aisyah r.a. menjawab : \"Benar, beliau melakukan empat raka'at.Dan terkadang beliau menambah lagi sebanyak yang dikehendaki Allah Azza wa Jalla.\". (Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Daud at Thayalisi, dari Syu'bah, dari Yazid ar Risyk, yang bersumber dari Mu'adzah r.a.)","part":1,"page":477},{"id":478,"text":"عن عبد الله بن السائب، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يصلي أربعا بعد أن تزول الشمس قبل الظهر وقال: «إنها ساعة تفتح فيها أبواب السماء، فأحب أن يصعد لي فيها عمل صالح».\r\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam melakukan shalat empat raka'at sesudah tergelincir matahari, sebelum shalat Dhuhur.\" Beliau bersabda: \"Sesungguh nya waktu itu merupakan saat pintu-pintu langit terbuka. Maka aku menyukai amal salehkudiangkat saat itu.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Mutsana, dari Abu Daud, dari Muhammad bin Muslimbin Abil Wadldlah, dari `Abdul Karim al Jazari, dari Mujahid, yang bersumber dari `Abdullah bin as Saib r.a.)\r40. SHOLAT SUNAH DI RUMAH RASULULLOH\rعن عمه عبد الله بن سعد قال: سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الصلاة في بيتي والصلاة في المسجد قال: «قد ترى ما أقرب بيتي من المسجد، فلأن أصلي في بيتي أحب إلي من أن أصلي في المسجد إلا أن تكون صلاة مكتوبة».\r\"Aku bertanya kepada Rasulullah shollallohu alaihi wasallam tentang shalat di rumah dan shalat di masjid.\" Beliau bersabda : \"Sungguh, kau melihat sendiri, alangkah dekatnya rumahku dengan masjid. Sungguh aku lebih suka shalat di rumah daripadashalat di masjid, kecuali shalat itu shalat fardhu.\". (Diriwayatkan oleh `Abbas al Anbari, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Mu'awiyah bin Shalih, dari al A'la bin Harits, dari Haram bin Mu'awiyah, yang bersumber dari pamannya `Abdullah bin Sa'ad r.a.)\r41. PUASA SUNAH RASULULLOH\rعن أم سلمة، قالت: «ما رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يصوم شهرين متتابعين إلا شعبان ورمضان»","part":1,"page":478},{"id":479,"text":"\"Tidaklah Aku melihat Rasulullah shollallohu alaihi wasallam shaum dua bulan berturut-turut kecuali pada bulan Sya'ban dan Ramadhan.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan, dari Manshur, dari Salim bin Abil Ja'di, dari Abi Salamah, yang bersumber dari Ummu Salamah r.a.)\r، عن عبد الله قال: «كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصوم من غرة كل شهر ثلاثة أيام وقلما كان يفطر يوم الجمعة».\r\"Rasululloh shollallohu alaihi wasallam shaum pada awal bulan selama tiga hari pada setiap bulannya, dan jarang sekali beliau berbuka pada hari Jum'at.\". (Diriwayatkan oleh al Qasim bin Dinar al Kufi, dari `Ubaid bin Musa, dan diriwayatkan pula oleh Thalaq bin Ghanam, dari Syaibani, dari `Ashim, dari Zirin bin Hubaisy, yang bersumber dari `Abdullah r.a.)\rعن عائشة، قالت: «كان النبي صلى الله عليه وسلم يتحرى صوم الاثنين والخميس».\rNabi shollallohu alaihi wasallam bersungguh-sungguh mengamalkan shaum hari Senin dan Kamis.\" (Diriwayatkan oleh Abu Hafsah –`Umar bin `Ali-, dari `Abdullah bin Daud, dari Tsaur bin Yazid, dari Khalid bin Ma'dan, dari Rabi'ah al Jarsyi, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\rعن عائشة، قالت: «كان عاشوراء يوما تصومه قريش في الجاهلية، وكان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصومه، فلما قدم المدينة صامه وأمر بصيامه، فلما افترض رمضان كان رمضان هو الفريضة وترك عاشوراء، فمن شاء صامه ومن شاء تركه».","part":1,"page":479},{"id":480,"text":"\"Hari Asyura (sepuluh Muharram) adalah hari yang dishaumi kaum Quraisy pada zaman jahiliyah. Rasulullah shollallohu alaihi wasallam pun shaum pada hari itu. Manakala beliau tiba di Madinah, beliau shaum pada hari itu dan beliau perintahkan agar hari itu dishaumi. Manakala bulan Ramadhan diwajibkan untuk shaum, maka shaum Ramadhanlah yang menjadi kewajiban, dan beliau tinggalkan hari `Asyura. Barang siapa ingin shaum silahkan dan barang siapa yang tidak mau shaum tinggalkanlah.\". (Diriwayatkan oleh Harun bin Ishaq, al Hamdzani, `Abdah bin Sulaiman, dari Hisyam bin`Urwah, dari bapaknya, yang bersumber dari `Aisyah r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/749890755064340\r3652. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 15)\r42. MEMBACA QUR'ANNYA RASULULLOH\rعن قتادة، قال: قلت لأنس بن مالك: كيف كانت قراءة رسول الله صلى الله عليه وسلم؟ فقال: «مدا».\r\"Aku bertanya kepada Anas bin Malik r.a. :\"Bagaimanakah bacaan (Al Qur'an) Rasulullah shollallohu alaihi wasallam ?\" Ia menjawab :\"Bermad (bertajwid). \". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Wahab bin Jurair bin Hazim, dari ayahnya, yang bersumber dari Qatadah r.a.)\rعن أم سلمة، قالت: كان النبي صلى الله عليه وسلم يقطع قراءته يقول: {الحمد لله رب العالمين} ثم يقف، ثم يقول: {الرحمن الرحيم} ثم يقف، وكان يقرأ {ملك يوم الدين}.","part":1,"page":480},{"id":481,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam memotong bacannya (pada setiap ayat). Beginilah cara membacanya:\"Alhamdulillahi Rabbil `Alamin \", kemudian beliau berhenti. Selanjutnya dibaca :\"Arrahmanirrahim\" , kemudian beliau berhenti. Selanjutnya dibaca :\"Maliki yaumiddin,\".(Diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr, dari Yahya bin Sa'id al Umawi, dari Ibnu Juraij, dari Ibnu Abi Mulaikah, yang bersumber dari Ummu Salamah r.a.).\r43. TANGISAN RASULULLOH\rعن عبد الله بن مسعود قال: قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: «اقرأ علي» فقلت: يا رسول الله، أقرأ عليك وعليك أنزل قال: «إني أحب أن أسمعه من غيري»، فقرأت سورة النساء، حتى بلغت {وجئنا بك على هؤلاء شهيدا} قال: فرأيت عيني رسول الله تهملان.\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda kepadaku:\"Bacakan al Qur'an untukku!\" \"Wahai Rasulullah shollallohu alaihi wasallam! Mana mungkin aku membacakannya kepada Anda, bukankah ia diturunkan kepada Anda?\". Beliau bersabda:\"Sungguh aku inginmendengarkannya dari selain-ku.\" Maka kubacakan surat an Nisa, sampai ayat: \"Waji'na bika `ala ha ula-I syahida.\" (Dan Kami mendatangkan kamu sebagai saksi atas mereka). (Q.S. 4 an- Nisa: 41). Abdullah bin Mas'ud berkata :\"Maka kulihat kedua mata Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bercucuran air mata.\". (Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan , dari Mua'wiyah bin Hisyam, dari Sufyan, dari al A'masy, dari Ibrahim, dari `Ubaid, yang bersumber dari `Abdullah bin Mas'ud r.a.)\rعن عائشة: «أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قبل عثمان بن مظعون وهو ميت وهو يبكي» أو قال: «عيناه تهراقان».","part":1,"page":481},{"id":482,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam mencium `Utsman bin Madh'un tatkala ia telah wafat. Dan ketika itu beliau menangis.\" Atau (kata perawi ragu): \"Kedua matanya berlinang air mata.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan, dari `Ashim bin `Ubaidilah*, dari Qasim bin Muhammad*, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\r44. KETAWADHU'AN RASULULLOH\rعن عمر بن الخطاب قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «لا تطروني كما أطرت النصارى ابن مريم إنما أنا عبد فقولوا: عبد الله ورسوله».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"Janganlah kalian berlebihan memuji-ku sebagaimana kaum Nasrani yang berlebihan memuji anak Maryam. Aku hanyalah seorang hamba, oleh sebab itu katakanlah (panggillah) `Abdullah (hamba Allah) dan Rasul-Nya.\". (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani', diriwayatkan pula oleh Sa'id bin `Abdurrahman al Makhzumi dan sebagainya, mereka menerima dari Sufyan bin `Uyainah, dari Zuhri, dari `Ubaidilah, dari Ibnu `Abbas r.a., yang bersumber dari `Umar bin Khattab r.a.)\rعن أنس بن مالك قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «لو أهدي إلي كراع لقبلت، ولو دعيت عليه لأجبت».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda :\"Sekalipun kepadaku hanya dihadiahkan betis binatang, tentu akan kuterima. Dan sekiranya aku diundang makan betis binatang, tentu akan kukabulkan undangannya. \" (Diriwayatkan oleh Muhammad bin `Abdullahbin Bazi', dari Basyar bin al Mufadlal, dari Sa'id dari Qatadah, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)","part":1,"page":482},{"id":483,"text":"قيل لعائشة: ماذا كان يعمل رسول الله صلى الله عليه وسلم في بيته؟ قالت: «كان بشرا من البشر، يفلي ثوبه، ويحلب شاته، ويخدم نفسه».\r`Aisyah r.a. ditanya:\"Apakah yang dikerjakan Rasulullah shollallohu alaihi wasallam Di rumahnya ?\" `Aisyah r.a. menjawab:\"Beliau adalah seorang manusia biasa, beliau adalah seorang yang mencuci bajunya sendiri, memerah susu kambingnya sendiri, dan melayani dirinya sendiri.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Isma'il, dari'Abdullah bin Shalih, dari Mu'awiyah bin Shalih, dari Yahya bin Sa'id, yang bersumber dari `Amrah). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL:\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/750943711625711\r3666. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 16)\r45. BUDI PEKERTI RASULULLOH\rعن عائشة، أنها قالت: «لم يكن رسول الله صلى الله عليه وسلم فاحشا ولا متفحشا ولا صخابا في الأسواق، ولا يجزىء بالسيئة السيئة، ولكن يعفو ويصفح».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bukanlah orang yang keji, beliau tidak membiarkan kekejian, tiada mengeluarkan suara keras di pasar-pasar dan tidak membalas kejahatan orang lain dengan kejahatan. Beliau suka memaafkan dan berjabat tangan.\". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Muahammad bin Ja'far, dari Syu'bah, dari Abi Ishaq, dari Abi `Abdullah al Jadali, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\rعن عائشة، قالت: «ما ضرب رسول الله صلى الله عليه وسلم بيده شيئا قط إلا أن يجاهد في سبيل الله، ولا ضرب خادما أو امرأة».","part":1,"page":483},{"id":484,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam tidak pernah memukul sesuatu dengan tangannya, kecuali tatkala beliau berjihad fi sabilillah. Beliau pun tidak pernah memukul pembantu dan wanita.\"(Diriwayatkan oleh Harun bin Ishaq al Handzani, dari `Ubadah, dari Hisyam bin `Urwah, dari bapaknya, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\rعن محمد بن المنكدر قال: سمعت جابر بن عبد الله يقول: «ما سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم شيئا قط فقال: لا».\r\"Aku mendengar Jabir bin `Abdullah r.a. berkata: `Tak pernah kudengar Rasulullah shollallohu alaihi wasallam dimintai sesuatu, kemudian beliau berkata \"tidak\".'(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan,yang bersumber dari Muhammad bin al Munkadir r.a.)\rعن أنس بن مالك قال: «كان النبي صلى الله عليه وسلم لا يدخر شيئا لغد».\r\"Nabi shollallohu alaihi wasallam. tidak menyimpan sesuatu untuk hari esok.\"(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dari Ja'far bin Sulaiman, dari Tsabit, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\rعن عائشة: «أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يقبل الهدية ويثيب عليها».\r\"Sesungguhnya Nabi shollallohu alaihi wasallam menerima hadiah dan membalas hadiah.\"(Diriwayatkan oleh `Ali bin Khasyram dan lainnya, dari `Isa bin Yunus, dari Hisyam bin `Urwah, dari bapaknya, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\r46. SIFAT MALU RASULULLOH\rعن أبي سعيد الخدري قال: «كان النبي صلى الله عليه وسلم أشد حياء من العذراء في خدرها، وكان إذا كره شيئا عرفناه في وجهه».","part":1,"page":484},{"id":485,"text":"\"Nabi shollallohu alaihi wasallam . sangat malu melebihi anak dara pada pingitannya. Apabila beliau tidak menyenangi sesuatu, kami dapat mengetahuinya dari perubahan air mukanya.\"(Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Daud, dari Syu'bah, dari Qatadah, dari `Abdullah bin Abi `Utbah, yang bersumber dari Abu Sa'id al Khudri r.a.)\rقالت عائشة: «ما نظرت إلى فرج رسول الله صلى الله عليه وسلم» أو قالت: «ما رأيت فرج رسول الله صلى الله عليه وسلم قط».\r`Aisyah berkata :\"Aku tidak pernah memandang kemaluan Rasulullah shollallohu alaihi wasallam.\" Atau ia berkata :\"Sekali-kali aku tidak pernah melihat kemaluan Rasulullah shollallohu alaihi wasallam \"(Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Waki', dari Sufyan, dari Manshur, dari Musa bin `Abdullah bin Yazid al Khathimi, dari Maula `Aisyah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)\r47. BEKAM RASULULLOH\rسئل أنس بن مالك عن كسب الحجام، فقال: احتجم رسول الله صلى الله عليه وسلم حجمه أبو طيبة، فأمر له بصاعين من طعام، وكلم أهله فوضعوا عنه من خراجه وقال: «إن أفضل ما تداويتم به الحجامة»، أو «إن من أمثل دوائكم الحجامة».","part":1,"page":485},{"id":486,"text":"\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam berbekam, yang membekamnya adalah Abu Thaibah, maka beliau memerintahkan untuk memberinya dua sha'* makanan. Rasulullah shollallohu alaihi wasallam berbicara kepada tuannya (tuan tukang bekam), lalu mereka mengugurkan kharajnya*.\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam .bersabda :\"Sesungguhnya cara pengobatan kalian yang paling afdhal ialah berbekam.\" Atau (perawi ragu) :\"Sesungguhnya cara pengobatan kalian yang utama adalah berbekam.\"(Diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr, dari Isma'il bin Ja'far, dari Humaid, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)\r• Abu Thaibah adalah nama panggilan bagi Nafi', ia adalah budak Bani Haritsah atau budak kepunyaan Abu Mas'ud al Anshari.\r• Sha'(gantang) adlah takaran. Satu Sha'sama dengan empat mud, sedangkan satu mud sama dengan tujuh ons.\r• Kharaj ialah suatu kesepakatan antara tuan dengan budak untuk membayar kepada tuannya sejumlah uang, sewaktu budak tidak bekerja pada tuannya.\rDalam peristiwa ini Abu Thaibah seharusnya membayar tiga Sha', tapi karena ia telah membayar dua Sha', hasil membekam Rasulullah shollallohu alaihi wasallam Maka yang satu Sha'lagi digugurkan oleh tuannya setelah Rasulullah shollallohu alaihi wasallam berbicara dengan tuannya.\rعن علي: «أن النبي صلى الله عليه وسلم احتجم وأمرني فأعطيت الحجام أجره».\r.\r\"Nabi shollallohu alaihi wasallam berbekam dan memerintahkan kepadaku (untuk membayar), maka kuberikan pada tukang bekam upahnya.\"(Diriwayatkan oleh `Amr bin `Ali, dari Abu Daud, dari Waraqa' bin `Umar, dari `Abdil A'la, dari Abi Jamilah, yang bersumber dari `Ali RA)","part":1,"page":486},{"id":487,"text":"عن أنس بن مالك قال: «كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يحتجم في الأخدعين والكاهل، وكان يحتجم لسبع عشرة وتسع عشرة وإحدى وعشرين».\r\"Rasulullah shollallohu alaihi wasallam pernah berbekam pada dua urat leher dan tengkuk. Beliau berbekam pada tanggal 17,19, dan 21.\"(Diriwayatkan oleh `Abdul Quddus bin Muhammad al `Athar al Bashri, dari `Amr bin `Ashim, dari Hamman, dan diriwayatkan pula oleh Jarir bin Hazm, keduanya menerimanya dari Qatadah, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.). [Terj. Oleh Mas Hamzah].\rLINK ASAL :\rwww.fb.com/PISS.KTB/posts/753113508075398\rwww.fb.com/notes/886349611387848\r3667. KAJIAN KITAB AS SYAMAIL KARYA IMAM TURMUDZI Bil Ikhtishor (BAGIAN 17)\r48. NAMA NAMA RASULULLOH\rعن أبيه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «إن لي أسماء» «أنا محمد، وأنا أحمد، وأنا الماحي الذي يمحو الله بي الكفر، وأنا الحاشر الذي يحشر الناس على قدمي، وأنا العاقب والعاقب الذي ليس بعده نبي».\rRasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda: \"Sesungguhnya bagiku ada beberapa nama, Yaitu: Aku Muhammad, aku Ahmad dan aku al Mahi, maksudnya: denganku Allah membasmi kekafiran. Aku juga digelari al Hasyir, yang maksudnya: umat manusia dihimpun di belakangku. Akupun digelari al `Aqib (penerus para Nabi)\" al Aqib adalah yang tiada diiringi di belakangnya oleh hadirnya seorang Nabi.\". (Diriwayatkan oleh Sa'id bin `Abdurrahman al Makhzumi dan lainnya, dari Sufyan, dari azZuhri, dari Muhammad bin Jabir bin Muth'im bin `Adi*, yang bersumber dari bapaknya).","part":1,"page":487},{"id":488,"text":"عن حذيفة قال: لقيت النبي صلى الله عليه وسلم في بعض طرق المدينة فقال: «أنا محمد، وأنا أحمد، وأنا نبي الرحمة، ونبي التوبة، وأنا المقفى، وأنا الحاشر، ونبي الملاحم»\rHudzaifah berkata : \"Aku bertemu dengan Nabi shollallohu alaihi wasallam pada suatu jalan di Madinah. Ia bersabda:\"Aku Muhammad, aku Ahmad, aku Nabiyur-Rahmah( Nabi pembawa Rahmat) dan aku Nabiyut-Thaubah (Nabi pengajar taubah). Aku al Muqaffi (yang datang mengikuti jejak para Nabi). Aku al Hasyir dan Nabiyul Malahim (Nabi yang mengalami beberapa peperangan). \". (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Tharif al Kufi, dari Abu Bakar bin `Iyyasy , dari `Ashim, dari Abi Wa'il, yang bersumber dari Hudzaifah r.a.).","part":1,"page":488}],"titles":[{"id":1,"title":"Piss-Ktb (51)","lvl":1,"sub":0}]}